Written by prayogo Tuesday, 25 September 2012 00:52

JAKARTA – Dari sekitar 165 ribu peserta tes kompetensi dasar (TKD) CPNS tahun 2012, hanya sekitar 40 ribu atau sekitar 35 persen yang memenuhi ambang batas (passing grade) kelulusan. Jumlah itu juga belum bisa memenuhi formasi jabatan, sehingga diperkirakan terdapat sejumlah formasi yang tidak terisi.

Kendati demikian, pemerintah tidak akan menurunkan passing grade. “Wakil Presiden sudah menegaskan agar passing grade tidak diturunkan. Kalau ada instansi yang minta menurunkan untuk jabatan tertentu, saya tidak merekomendasikan,” ujar Deputi SDM Aparatur Kementerian PAN dan RB Ramli E. Naibaho dalam rapat koordinasi dengan 41 instansi penyelenggara rekruitmen CPNS, di Jakarta, Senin (25/09).

Pasca penyerahan hasil pengolahan lembar jawaban komputer (LJK) tes kompetensi dasar (TKD) di BPPT, Rabu tanggal 19 September 2012, instansi penyelenggara rekruitmen CPNS diharapkan segera mengumumkan hasilnya. Namun ternyata sejumlah instansi menyikapinya secara beragam. Ada yang langsung bereaksi, lantaran banyak lembar jawaban komputer (LJK) yang tidak valid, dan melayangkan surat ke Kementerian PAN dan RB. Namun ada juga instansi yang sama sekali belum menyentuh hasil pengolahan LJK tersebut. Di pihak lain, harus diakui bahwa masyarakat, terutama peserta tes CPNS sangat menunggu hasilnya.

Sebenarnya, Kementerian PAN dan RB, melalui situs www.menpan.go.id juga telah merilis hasil TKD, yang bisa diakses dengan memasukkan nomor tes peserta. Tampilan yang muncul, adalah nilai hasil TKD tanpa ada penjelasan apakah peserta test tersebut lolos atau tidak.

Hal ini beralasan,  karena pihak yang berwenang mengumumkan lulus tidaknya peserta TKD adalah pejabat pembina kepegawaian (PPK) masing-masing instansi. “Namun kelulusan didasarkan pada nilai ambang batas atau passing grade hasil ujian kompetensi dasar,” ujar Ramli.

Seperti diatur dalam Peraturan Menteri PAN dan RB No. 233 tahun 2012,  apabila jumlah yang memenuhi nilai ambang batas melebihi jumlah formasi jabatan yang telah ditetapkan, maka penetapan selanjutnya berdasarkan rangking nilai tertinggi berurutan nilai berikutnya, sampai dengan jumlah alokasi formasi masing-masing jabatan.

Untuk instansi yang hanya menyelenggarakan TKD, bila jumlah peserta  yang mencapai nilai ambang batas kelulusan sama atau kurang dari jumlah alokasi formasi, maka peserta TKD yang mememuhi passing grade dinyatakan lulus. “Bisa jadi,  ada formasi yang tidak terisi, kalau ternyata jumlah peserta TKD yang lulus passing grade pada posisi dimaksud kurang dari jumlah formasi yang ditetapkan,” ujar Asisten Deputi SDM Aparatur Nurhayati.

Ditambahkan, kalau peserta yang nilai TKD-nya lebih dari jumlah alokasi formasi yang ditetapkan, maka penentuan kelulusan berdasarkan peringkat nilai tertinggi, mulai dari karakteristik pribadi, intelegensia umum dan wawasan kebangsaan.

Namun, apabila jumlah pelamar yang memenuhi passing grade kurang dari jumah alokasi formasi yang ditetapkan, kekurangan itu dapat diisi dari pelamar jabatan lain yang kualifikasi pendidikannya sama. “Tetapi juga harus memenuhi passing grade,” tambahnya.

Dijelaskan, untuk SLTA/sederajat, passing grade-nya 25 untuk tes karakteristik pribadi, dan masing-masing nilainya 5 untuk intelegensia umum, dan wawasan kebangsaan. Sedangkan untuk  DII/DIII/sederajat, kartakteristik pribadi ditetapkan 27,5; intelegensia umum dan wawasan kebangsaan masing-masing harus 7,5. Sementara untuk S1/ DIV ke atas, karakteristik pribadi minimal harus 30; intelegensia umum 15; dan wawasan kebangsaan 10. Ditambahkan, dari 200 soal dalam TKD, setiap jawaban yang benar mendapatkan nilai 0,5, sehingga kalau benar seluruhnya, total nilainya 100.

Selain passing grade, ada hal lain yang bisa menggugurkan peserta, yang dikategorikan invalid. “Ada ribuan peserta yang invalid,” ujar Nurhayati. Ini terjadi, antara lain karena tidak ada tandatangan di daftar hadir, kurang lengkap pengisian LJK, terbukti melakukan kecurangan dalam  ujian tulis, bisa juga karena  LJK tidak terbaca oleh komputer ketika proses scanning di BPPT,” ujarnya.

Nurhayati juga mengungkapkan, bagi instansi yang menyelenggarakan ujian kompetensi bidang atau test psikologi lanjutan,  peserta yang sudah memenuhi passing grade, dan memenuhi urutan rangking nilai, belum tentu lulus CPNS. Nilai kelulusan ditentukan berdasarkan peringkat nilai tertinggi dari gabungan nilai TKD dan TKB. Kalau setelah digabung, ternyata ada yang nilainya sama, maka yang lulus adalah peserta yang hasil TKD-nya lebih tinggi.

Dikatakan juga, ada beberapa instansi yang sebelum melaksanakan TKD sudah menyelenggarakan TKB. Misalnya Kementerian Hukum dan HAM yang menyelenggarakan tes kesamaptaan/tes fisik. Dalam hal ini, meski sudah lulus TKB, tetapi ternyata tidak lolos TKD, maka pelamar dimaksud harus dinyatakan tidak lulus. (ags/HUMAS MENPAN-RB)

 

NILAI AMBANG BATAS (PASSING GRADE) KELULUSAN  UJIAN KOMPETENSI DASAR SELEKSI CPNS TAHUN 2012

No

Tingkat Pendidikan

Nilai

ambang batas (Passing Grade)

Keterangan

1 SLTA/Sederajat

25

5

5

50 jawaban benar dari 100 soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP)10 jawaban benar dari 50 soal Tes Intelegensia Umum (TIU)

 

10 jawaban benar dari 50 soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

 

2 DII/DIII/Sederajat

27,5

7,5

7,5

55 jawaban benar dari 100 soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP)15 jawaban benar dari 50 soal Tes Intelegensia Umum (TIU)

 

15 jawaban benar dari 50 soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

 

3 SI/DIV, S2, S3 sederajat

30

15

10

60 jawaban benar dari 100 soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP)30 jawaban benar dari 50 soal Test Intelegensia Umum (TIU)

 

20 jawaban benar dari 50 soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

 

Sumber : http://www1.menpan.go.id/

>>>

Pengumuman CPNS 2012

Ini Hasil Tes Kemampuan Dasar CPNS 2012
Penulis : Hindra Liauw | Jumat, 28 September 2012 | 11:32 WIB
KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWANIlustrasi : Tes Calon Pegawai Negeri Sipil.

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, bekerja sama dengan Kompas.com, mengumumkan hasil tes kemampuan dasar (TKD) Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) 2012. Sedianya pengumuman hasil TKD ini diumumkan pada Senin 17 September 2012. Namun, hal ini mundur hingga Jumat, 21 September 2012.

Sedianya, Kemenpan sempat berencana tak hanya mengumumkan nilai TKD, tetapi juga informasi kelulusannya. Hingga Jumat (28/9/2012), belum ada kepastian soal hal tersebut.

Hasil TKD ini tak mencerminkan kelulusan calon peserta. Hasil TKD ini akan dikombinasikan oleh hasil tes kemampuan bidang yang digelar oleh kementerian atau instansi terkait.

Berikut ini adalah hasil TKD:

Kementerian dan Lembaga Negara

1. Kementerian Dalam Negeri
2. Kementerian Luar Negeri
3. Kementerian Hukum dan HAM
4. Kementerian Keuangan
5. Kementerian Perdagangan
6. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi
7. Kementerian Kesehatan
8. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
9. Kementerian Sekretaris Negara
10. Sekretariat Jenderal BPK
11. Sekretariat Mahkamah Agung
12. Badan Pusat Statistik (BPS)
13. Badan Intelijen Negara (BIN)
14. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)
15. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)
16. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)
17. Badan Pertanahan Nasional (BPN)
18. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)
19. Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
20. Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI)
21. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)
22. Badan Narkotika Nasional

Instansi Daerah

Pemerintah Provinsi
1. Provinsi Jawa Timur
2. Provinsi Bangka Belitung
3. Provinsi Kalimantan Tengah
4. Provinsi Bali

Kabupaten/Kota
1. Kota Sungai Penuh
2. Kota Lubuk Linggau
3. Kota Balikpapan
4. Kabupaten Banyuasin
5. Kabupaten Musi Rawas
6. Kabupaten Empat Lawang
7. Kabupaten Lebong
8. Kabupaten Bangka Barat
9. Kabupaten Bangka Tengah
10. Kabupaten Kepulauan Anambas
11. Kabupaten Bogor
12. Kota Bandung
13. Kabupaten Badung
14. Kabupaten Tojo Una Una
15. Kabupaten Manggarai Timur
16. Kabupaten Tulang Bawang
17. Kabupaten Kubu Raya

Selengkapnya dapat disimak di sini

Berita terkait CPNS dapat diikuti dalam topik “CPNS 2012

Editor :
Hindra
Bagikan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
 

Artikel Terkait :

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 

You must be logged in to post a comment.