Permenristekdikti No.33 Tahun 2018 tentang Penamaan Prodi pada Perguruan Tinggi ( Mecabut Permen Nomanklatur prodi no.15 Tahun 2017)

Tanggal Penetapan
31 August 2018

Nomor BN/LN
1266 Tahun 2018

Tanggal Pengundangan
12 September 2018

Download Produk Hukum

 33. SALINAN PERMENRISTEKDIKTI NOMOR 33 TAHUN 2018 PENAMAAN PROGRAM STUDI.pdf

Bisa juga unduh di:

SINI atau di SINI

Status

Mencabut dari Peraturan Menteri Nomor . 15 Tahun 2017

Dengan pemberlakuan Permen ini, semua program studi baru yang hendak diusulkan tidak lagi terikat pada Daftar Nomenklatur yang diatur dalam Kepmenristekdikti No.257 Tahun 2017 tentang Nama Program Studi pada Perguruan Tinggi, Hal ini dimaksudkan untuk mempercepat pergerakan perguruan tinggi untuk merespon revolusi industri 4.0.

Penamaan prodi menjadi fleksibel, penamaan diusul oleh kampus masing-masing sesuai kebutuhan masyarakat, diajukan ke Menteri untuk persetujuan dan penetapan.

Kendati demikian, walau sudah tak ada lagi keterikatan daftar nomenklatur, perlu ada kejelasan rumpun ilmu sesua UU PT jika perguruan tinggi ingin mengajukan penamaan suatu prodi baru. UU PT no.12 tahun 2012 pasal 10 sudah menetapkan Rumpun Ilmu Pengetahuan dan Teknologi terdiri dari :

a. rumpun ilmu agama;
b. rumpun ilmu humaniora;
c. rumpun ilmu sosial;
d. rumpun ilmu alam;
e. rumpun ilmu formal; dan
f. rumpun ilmu terapan.

Adapun Juknis dari Permen ini ditunggu Pedoman Pelaksanaan dari Dirjen Kelembagaan Ristekdikti.

Baca juga berita-berita terkait :

Perguruan Tinggi Kini Bisa Membuka Prodi Bidang Baru

Menristekdikti: Prodi Harus Sesuaikan Perkembangan Zaman

Usulan Prodi Baru tak akan Terikat Nomenklatur

Bagikan :
  •  
  • 229
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    229
    Shares
 

Artikel Terkait :

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 

You must be logged in to post a comment.