1 ) PP 66 Diberlakukan Awal Tahun
Monday, 11 October 2010
BALIKPAPAN(SINDO) – Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh menegaskan,seluruh perguruan tinggi negeri (PTN) wajib menerapkan Peraturan Pemerintah (PP) 66 pada Januari 2011. Mendiknas mengatakan, bulan ini hingga Desember 2010,Kemendiknas akan terus melakukan sosialisasi kepada PTN di Indonesia. Bentuknya, bisa dalam diskusi ataupun penjelasan langsung mengenai substansi PP 66 tahun 2010 mengenai Penyelenggaraan dan Pengelolaan Pendidikan tersebut. Seperti diberitakan, pemerintah melalui Kemendiknas telah menerbitkan PP 66 tahun 2010 tentang Penyelenggaraan dan Pengelolaan Pendidikan. PP ini merupakan aturan pengganti atas ditolaknya Undang-Undang (UU) BHMN oleh Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu.
Selain sosialisasi, Kemendiknas sedang menyusun peraturan menteri (permen) yang berisi petunjuk teknis atas PP 66 yang ditandatangani presiden pada 28 September 2010 tersebut. Setelah perguruan tinggi membaca permen tersebut,maka tidak akan ada lagi perbedaan pendapat maupun penolakan. “Umur PP ini masih baru, jadi wajar kalau ada penolakan. Kami akan terus sosialisasi dan memberikan pemahaman,”tegas Nuh seusai menghadiri seminar pendidikan karakter di Balikpapan kemarin. Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika ini mengatakan, isi permen tersebut akan mengatur mengenai bagaimana sistem penerimaan mahasiswa sebesar 60% melalui seleksi nasional. Permen tersebut, jelasnya, masih memberikan kuota kemandirian bagi perguruan tinggi untuk membuka seleksi penerimaan sendiri. Menurut Mendiknas, sebenarnya penerimaan mahasiswa sebesar 60% itu akan menghapus kesenjangan ekonomi dan membuka lebar pintu kesempatan bagi mahasiswa miskin agar dapat mengenyam pendidikan yang lebih tinggi. Nuh menyatakan, permen tersebut juga akan mengatur mengenai mekanisme pemberian beasiswa miskin sebesar 20%.

…dst

Sumber : http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/356432/

2 ) Evaluasi Perguruan Tinggi Harus Independen
http://www.mediaindonesia.com/read/2010/10/10/174133/88/14/Evaluasi-Perguruan-Tinggi-Harus-Independen

Minggu, 10 Oktober 2010 16:12 WIB
JAKARTA–MICOM: Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) mengkaji usulan permintaan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) untuk mengevaluasi keberadaan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). “Bapak Mendiknas dan jajarannya akan mengkaji usulan APTISI tersebut,” kata Staf Khusus Mendiknas Bidang Komunikasi Media, Sukemi, di Jakarta, Minggu (10/10. Menurut Sukemi, Mendiknas M Nuh berpendapat seandainya tim penilai itu dianggap kurang, maka jumlahnya akan ditambah tetapi tetap menjaga independensinya. “BAN PT itu memiliki asesor atau tim penilai yang sudah layak. Nah, kalau ada keinginan adanya lembaga lain selain BAN maka harus dikaji secara serius dan matang. Apakah mampu menjaga independensi dan apakah tidak melanggar Undang Undang,” kata Sukemi. Menurutnya, seandainya ada dua atau tiga lembaga seperti BAN harus mempunyai kredibilitas yang sama dari sudut independensi. Bila kinerja BAN PT selama ini dinilai kurang, perlu ditingkatkan dengan menambah jumlah anggotanya yang kredibel dan independen. “Pergantian anggota dan pengurus BAN PT ada ketentuannya sesuai aturan yang berlaku,” cetusnya.

…dst

3 ) Pendirian Kampus ITB di Kawasan Jatinangor Butuh Rp 1 Triliun
http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=159509

BANDUNG, (PR) 11 Oktober 2010
Pembangunan fisik Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) di kawasan Jatinangor membutuhkan biaya sampai Rp 1 triliun. Selain meminta bantuan pemerintah pusat, ITB juga akan berupaya melibatkan swasta dalam pembangunan kampus yang sebelumnya merupakan Universitas Winaya Mukti tersebut. Hal itu dikatakan Rektor ITB Akhmaloka, saat ditemui di sela-sela kegiatan Pasar Seni ITB di Jln. Ganeca, Bandung, Minggu (10/10). Dia mengatakan, saat ini ITB berusaha mencari dana untuk pembangunan Kampus Unwim tersebut. “Jika pembangunan sesuai dengan apa yang kita rencanakan maka membutuhkan dana sebanyak Rp 1 triliun untuk pembangunan fisiknya saja,” katanya. Untuk mencari dana tersebut, Institut Teknologi Bandung telah melakukan pembicaraan dengan Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) serta Kementerian Pendidikan Nasional. Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan bantuan dana tersebut juga berasal dari swasta. Misalnya dari alumni seperti yang sudah sering dilakukan untuk pembangunan Kampus ITB.

…dst

4 ) Pasar Seni, Kreativitas Luar Biasa
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/356542/

Monday, 11 October 2010
SEORANGpengunjung Pasar Seni ITB 2010, Didi, 26, mengaku tidak merasakan perbedaan signifikan antara Pasar Seni 2006 dan 2010. Menurut dia, tidak ada terobosan dan inovasi berarti pada kegiatan empat tahunan ini. “Sama-sama saja sih.Tidak ada wahana yang wah. Tapi dari sisi kreativitas, luar biasa sekali,” ungkap warga Kota Cimahi ini. Sementara pengunjung lainnya, Tari, 22,warga Tamansari, mengaku sangat menikmati Pasar Seni ITB tahun ini.”Saya banyak berbelanja. Banyak barang karya seni yang unik dan bagus.Harganya pun murah,”tukasnya. Pasar Seni ITB yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga pukul 18.00 WIB kemarin dibuka oleh Menbudpar Jero Wacik,disaksikan Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda, Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Lex Laksamana, Rektor ITB Akhmaloka,dan Dekan Fakultas Seni dan Desain (FSRD) ITB Biranul Anas.

…dst

5 ) Panitia Pasar Seni ITB Minta Maaf ke Masyarakat
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/356461/

Monday, 11 October 2010
SEMENTARA itu, dampak dari digelarnya Pasar Seni ITB 2010 di Kampus ITB, Jalan Ganeca, mengakibatkan kawasan sekitar kampus ITB hingga Jalan Dr Djunjunan mengalami kemacetan total. Pantauan SINDO, ditutupnya Jalan Ganeca mengakibatkan kendaraan dariarah Tamansari,JalanIrHDjuanda (Dago),dan sekitarnya menjadi terkonsentrasi di satu titik. Kemacetan pada siang hari di Jalan Tamansari mencapai 2 kilometer. Bahkan, kemacetan meluber hingga Jalan Diponegoro dan Jalan Trunojoyo yang lokasinya relatif jauh dari kampus ITB. Ketua Umum Pasar Seni ITB 2010 Tisna Sanjaya mengungkapkan permintaan maafnya terhadap kemacetan tersebut. “Tapi, kemacetan ini bukan diakibatkan oleh sesuatu yang bukan untuk kepentingan masyarakat, melainkan untuk kesenian,” ujarnya kepada SINDO.

…dst

6 ) Undip-UNY Butuh Tambahan Dosen
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/356479/

Monday, 11 October 2010
SEMARANG(SINDO) – Universitas Diponegoro (Undip) Semarang dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali membuka penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2010. Formasi yang dibutuhkan adalah staf pengajar dan tenaga teknis. Kepala UPT Humas Undip Agus Naryoso mengatakan,CPNS tahun ini disediakan sebanyak 96 formasi untuk tenaga dosen dan teknis.Untuk jabatan dosen, tingkat pendidikan pelamar bisa S1,S2, atau Spesialis (Sp). Khusus pendidikan sarjana IP kumulatif minimal 3.00. Sementara untuk pendidikan S2 atau Sp, kualifikasi akademik ijazah harus linier (sejalur) dengan IP kumulatif minimal 3.25. Syarat untuk tenaga teknis tak jauh berbeda.Pendidikan pelamar minimal bisa DIII atau S1 sesuai dengan bidang yang dibutuhkan. IP kumulatif berkisar antara 2.75 hingga 3.00. “Waktu pendaftaran mulai tanggal 11 sampai dengan 16 Oktober 2010 dengan jadwal Senin-Kamis pukul 8.30-15.00 WIB, Jumat pukul 8.30-14.00 WIB, sedangkan Sabtu pukul 8.30-12.00 WIB,”kata Agus Naryoso kemarin.

…dst

7 ) Sumber Daya IT Masih Terbatas
http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=159508

BANDUNG, (PR) 11 Oktober 2010
Sumber daya manusia Indonesia yang ahli dalam bidang informasi dan teknologi (IT) masih sangat terbatas. Padahal, kebutuhan SDM IT sangat mendesak mengingat perkembangan IT yang terus berubah setiap saat. “Setiap enam menit selalu ada teknologi baru yang muncul. Bahkan, setiap hari ada satu juta serangan ke internet. Ini harus disikapi dengan penyediaan SDM IT yang andal,” kata Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (Aptikom) Prof. Richardus Eko Indrajit di sela-sela Musyawarah Nasional Aptikom di Hotel Horison Bandung, Jumat (8/10). Saat ini di Indonesia terdapat sekitar 730 perguruan tinggi komputer dengan jumlah program studi sekitar 1.600. Dari jumlah lembaga tinggi tersebut sekitar 170 perguruan tinggi berada di Jawa Barat. “Sampai saat ini kita belum memiliki profesi standar seperti halnya profesi kedokteran dengan spesialisasi yang jelas. Padahal, di negara luar sudah lama standar profesi lulusan IT ini ada. Misalnya sarjana IT dengan spesialisasi pengamanan atau security IT dan lain-lain,”katanya.

…dst

8 ) Undip Sambut 83 Mahasiswa Asing
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2010/10/11/126276/Undip-Sambut-83-Mahasiswa-Asing

11 Oktober 2010
SEMARANG- Undip menyambut 83 mahasiswa asing dari berbagai negara yang sedang menempuh studi di sejumlah fakultas dalam acara Inter-cultural Night di Gedung Pascasarjana Undip, akhir pekan lalu. Mahasiswa asing itu berasal dari Timor Leste, Singapura, Palestina, Libya, Jepang, Vietnam,Korea Selatan, Amerika Serikat, Turki, Prancis, Syria, Jerman, Malaysia, Turkmenistan, Belanda, dan Thailand. Rektor Undip Prof Dr dokter Susilo Wibowo MS Med SpAnd mengungkapkan, Inter-cultural night ini diharapkan bisa menjadi ajang bagi mahasiswa asing untuk lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan serta masuk menjadi keluarga besar Undip. “Meski dihadapkan pada berbagai budaya dan kepercayaan, marilah kita berusaha menyatukan kepercayaan ini dan sebagai keluarga besar dituntut sebuah harmoni dari berbagai budaya yang ada,” kata Prof Susilo dalam sambutannya.

…dst

9 ) Kiprah Mahasiswa Fikom dari Masa ke Masa
http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=159504

11 Oktober 2010
UPACARA Dies Natalis ke-50 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran akan dilaksanakan Selasa (12/10). Berikut kisah bagaimana geliat dan kiprah mahasiswa Fikom Unpad dari masa ke masa. Aktivitas mahasiswa Fikom Unpad zaman Fakultas Publisistik cukup menonjol di tingkat universitas. Di era ’60-an di tingkat universitas sudah dikenal ketua Senat Mahasiswa Fakultas Publisistik seorang perempuan, yakni Betty Fatimah Sabur. Dia menjadi perempuan pertama yang menjadi ketua senat mahasiswa. Betty (kini Ketua Program Doktor Komunikasi Unpad) dulu juga dikenal sebagai aktivis Dewan Mahasiswa. Selain Betty, banyak juga aktivis mahasiswa yang amat dikenal, di antaranya Rudi Jamil, sosok host alias pembawa acara kocak yang selalu tampil dalam berbagai acara di universitas. Sosok mahasiswa yang cukup kritis juga terbilang banyak, satu di antaranya Soegeng Sarjadi, salah seorang aktivis mahasiswa Fakultas Publisistik yang cukup disegani di zamannya. Itu belum termasuk para mahasiswa yang belakangan berkiprah di dunia media massa seperti Sakti Alamsyah, Atang Ruswita, atau adik kelasnya, Ahmad Saelan. Ketiganya dikenal sebagai sosok jurnalis andal.

…dst

10 ) Kedubes RI Hadiri Pembentukan PPI Portugal
http://kampus.okezone.com/read/2010/10/10/373/380931/kedubes-ri-hadiri-pembentukan-ppi-portugal
Minggu, 10 Oktober 2010 – 12:01 wib

PORTUGAL – Menyusul pembentukan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di luar negeri, mahasiswa di Portugal menggelar Kongres I Perhimpunan Pelajar Indonesia di Portugal (PPI Portugal) untuk mendirikan organisasi serupa. Bertempat di auditorium Universidade do Minho-Braga, Sabtu (9/10/2010) kemarin, kongres dihadiri Duta Besar RI di Portugal Albert Matondang dan staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Dalam sambutannya, Ketua Panitia Puji Sumarsono mengungkapkan pembentukan PPI Portugal dijiwai nasionalisme mahasiswa di Portugal serta mengimbangi semangat gerakan mahasiswa lain di luar atau dalam negeri. “Berdasarkan catatan, jumlah mahasiswa Indonesia yang saat ini berada di Portugal berjumlah 23 orang. Alhamdulillah dengan jumlah tersebut PPI Portugal bisa terbentuk. Semoga semangat ini bisa membakar semangat mahasiswa lain di dalam maupun luar negeri. Terlebih gerakan mahasiswa di tanah air yang mulai lesu,” terang pria yang menjadi staf pengajar di Universitas Muhammadiyah Malang.

…dst

11 ) Pengajaran Sains Perlu Dirombak
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2010/10/11/126278/Pengajaran-Sains-Perlu-Dirombak

11 Oktober 2010
SOLO – Sains merupakan bidang keilmuan yang lebih sulit dipelajari dibandingkan dengan bidang keilmuan lain. Kendati demikian, masih banyak tenaga pengajar baik di sekolah maupun perguruan tinggi menguasai metode mengajar yang baik. Guru Besar Fisika Bumi FMIPA Institut Tekhnologi Bandung (ITB) Lilik Hendrajaya menekankan, kunci utama mempelajari sains adalah pada cara guru mengajar dan menyampaikan materi kepada anak didik. Sayang, jalan pintas yang digunakan untuk menguasai materi dilakukan dengan menghafal. Pengajar tidak banyak memedulikan seberapa jauh pemahaman murid atas pelajaran yang sudah disampaikan di dalam kelas.

…dst

12 ) Tim Geologi UGM Duga Ada Sungai Bawah Tanah
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/356470/

Monday, 11 October 2010
KULONPROGO (SINDO) – Tim Peneliti dari Fakultas Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menengarai adanya sungai bawah tanah sebagai penyebab amblesnya tanah di Sabrang Kidul,Purwosari, Girimulyo, Kulonprogo. Untuk memastikannya, tim akan memasang alat deteksi geo radar di lokasi rekahan. Kepala Jurusan Tehnik Geodesi UGM Dwi Korita menjelaskan, selama dua hari kemarin, timnya telah melakukan penelitian. Selain di lokasi amblesnya tanah, juga meneliti sepanjang rekahan. Hasil sementara, antara Gunung Si Bolong hingga dataran rendah di sekitar Sabrang Kidul terdapat gua dan airnya mengalir melalui bawah tanah. ” Kemungkinan aliran air tanah ini melewati bawah lokasi yang ambles,” jelasnya. Menurut Dwi Korita,untuk memastikan kondisi ini akan dipasang alat berupa geo radar. Alat ini berfungsi mendeteksi lapisan tanah dan bebatuan yang ada di bawahnya. Saat ini alat tersebut masih dipasang di Karangbolong, Gunungkidul.

…dst

13 ) Wow, Beasiswa S-2 dan S-3 ke Perancis!
http://edukasi.kompas.com/read/2010/10/10/10241295/Wow..Beasiswa.S.2.dan.S.3.ke.Perancis..

Minggu, 10 Oktober 2010 | 10:24 WIB
KOMPAS.com – Pemerintah Perancis melalui Kedutaan Besar Perancis di Jakarta telah merilis beasiswa untuk periode 2011. Beasiswa yang ditawarkan tersebut merupakan beasiswa penuh (full scholarship) untuk program Master dan Doktoral. Beasiswa Pemerintah Perancis (BGF) tersebut diberikan kepada pegawai negeri, dosen, serta mahasiswa (terutama yang terlibat dalam program kerjasama antara Perancis dan Indonesia) untuk mengikuti dua jenis program pendidikan, yaitu Master (full scholarship) dan Doktoral (full scholarship selama 18 bulan). Bagi yang berminat, juri akan memberikan prioritas kepada kandidat yang telah melakukan identifikasi program, baik master atau doktoral, dan telah memiliki respon positif atau rekomendasi dari profesor Perancis atau surat penerimaan. Aplikasi beasiswa ini harus diserahkan paling lambat 31 Maret 2011. Informasi lengkap mengenai beasiswa ini bisa diunduh di situs ini http://indonesia.campusfrance.org/IMG/pdf/flyer_2011_pdf.pdf

…dst

OOT :

14 ) Ulama Ingatkan Masyarakat Hati-hati Memaknai 10-10-10
http://id.news.yahoo.com/antr/20101010/tpl-ulama-ingatkan-masyarakat-hati-hati-cc08abe.html

Antara – Senin, 11 Oktober
Padang (ANTARA) – Ulama Sumatera Barat Gusrizal Gazahar mengingatkan kepada masyarakat khususnya umat Muslim yang melangsungkan pernikahan pada Minggu (10-10-2010) agar hati-hati dalam memaknainya, karena hal itu dapat menjerumuskan seseorang dalam kurafat yang menjurus pada kesyirikan. “Dalam Islam tidak ada pengkhususan tentang hari pernikahan, apalagi memaknai hari dan tanggal tertentu dengan keistimewaan tertentu,” katanya di Padang, Minggu. Ia mengatakan, hari ataupun tanggal tidak dapat dikatakan memiliki keistimewaan kecuali ada landasan syar`i di dalamnya, baik melalui Al-Quran dan Hadist. Ia mencontohkan, seperti hadis Rasulullah tentang keutamaan hari Jumat, yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.

…dst