1 ) Standar Nilai UN Ditentukan Daerah
Senin, 18 Oktober 2010 – 17:40 wib
JAKARTA – Pemerintah melimpahkan kewenangan pemberian standar nilai hasil Ujian Nasional (UN) ke masing-masing provinsi.
Anggota Badan Standarisasi Nasional Pendidikan (BSNP) Eddy Mungin Wibowo mengatakan, penetapan standar kelulusan UN tidak lagi di bawah BSNP. Akan tetapi standar kelulusan ditentukan oleh kemampuan masing-masing sekolah di setiap daerah masing-masing. Pelimpahan ini, katanya, diberikan kepada sekolah yang masih berkategori standar atau yang belum mencapai standar nasional pendidikan yang ditentukan oleh pemerintah. “Penerapan standar kelulusan UN tidak lagi seluruhnya oleh BSNP namun provinsi bisa menetapkan sesuai kemampuan,” jelasnya kepada wartawan. Eddy menjelaskan, pelimpahan ini merupakan hasil rekomendasi Loka Karya UN yang dilaksanakan pekan lalu yang melibatkan Komisi X DPR, BSNP, sejumlah ahli pendidikan, kepala sekolah dan komite sekolah. Eddy melanjutkan, saat ini standar kelulusan UN untuk SMA dan SMP masih ditentukan oleh BSNP. Kisaran nilai yang ditentukan ialah 5,5. Pelimpahan kewenangan standar hasil UN ini, lanjutnya, dapat dilaksanakan tahun depan. Eddy menerangkan, setiap provinsi bisa menetapkan standar yang tidak terbatas. “Bisa saja mereka menentukan standar kelulusannya 3 atau 4,” ujarnya. Sementara jika melebihi standar nasional 5,5 misalkan ada yang dapat nilai 7 maka bobotnya sama dengan standar kelulusan tersebut.

…dst

Sumber : http://kampus.okezone.com/read/2010/10/18/373/383716/standar-nilai-un-ditentukan-daerah
atau : http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/358389/
>>>

2 ) Pemerintah Jangan Campur Tangan
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2010/10/19/127190/Pemerintah-Jangan-Campur-Tangan

19 Oktober 2010
SEMARANG- Berkaitan dengan keluarnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 66 Tahun 2010 sebagai perubahan atas PP Nomor 17/2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, beberapa perguruan tinggi negeri seperti Undip, Unnes, dan IAIN Walisongo, angkat bicara. Pengganti Sementara (Pgs) Rektor IAIN Walisongo Prof Dr Muhibbin mengatakan, semestinya pemerintah tidak campur tangan terlalu jauh terhadap PTN. Tata cara pemilihan, pengangkatan, dan pemberhentian pimpinan PTN oleh Menteri juga tidakberdasar. “Rektor sudah seharusnya dipilih sendiri oleh dewan senat institut, karena merekalah yang mengerti detail kondisi akademik kampus. Menteri hanya mengesahkan seperti selama ini,” katanya, Senin (18/10).

…dst

3 ) Unsoed Tidak Ada Masalah
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2010/10/19/127192/Unsoed-Tidak-Ada-Masalah-

19 Oktober 2010
PURWOKERTO- Rektor Universitas Jenderal Soedirman Prof Edy Yuwono PhD mengatakan, sampai sejauh ini Unsoed tidak ada masalah dengan dimunculkannya Peraturan Pemerintah (PP) No 66 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan. PP tersebut berbeda dari Undang-undang Badan Hukum Pendidikan (BHP) yang dianulir Mahkamah Konstitusi beberapa waktu lalu. Dia menjelaskan, jika pada UU BHP diperlakukan pada seluruh badan pendidikan dari berbagai jenjang, maka PP No 66 Tahun 2010 dikhususkan bagi pengelolaan Perguruan Tinggi. “Memang ada beberapa hal yang berubah seperti penetapan batas minimal mahasiswa yang tidak mampu berkuliah menjadi berkurang. Kalau pada UU BHP diminimalkan 30%, saat ini hanya 20% dari jumlah mahasiswa,” kata dia di ruang kerjanya, kemarin.

…dst

4 ) KKN UGM Curi Perhatian Akademisi Internasional
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita/10/10/18/140922-kkn-ugm-curi-perhatian-akademisi-internasional

Senin, 18 Oktober 2010, 18:01 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA –Kuliah Kerja Nyata yang merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa Universitas Gadjah Mada menarik perhatian akademisi asing. Menurut Kepala Bidang LPPM yang juga Ketua Tim DERU (Disaster Early Response Unit), Slamet Widiyanto MSc, akademisi asing melihat kegiatan ini sebagai kontribusi dunia pendidikan nasional terhadap upaya mengurangi kebodohan, kemiskinan, dan keterbelakangan. Tiap tahun, selalu ada mahasiswa asing yang terlibat dalam kegiatan ini. Tahun ini, dalam KKN-PPM bertema Pemberdayaan Masyarakat Kasongan Menuju Terciptanya Kawasan Wisata (edu-eco-tourism), Industri Kerajinan (Home Craft Industry) dan Pemukiman (Living Environment) yang Sinergis di Desa Bangunjiwo Kasihan Bantul, delapan mahasiswa asing mendaftarkan diri untuk turut serta.

…dst

5 ) ITS Tak Kejar Kuantitas Guru Besar, Tapi…
http://kampus.okezone.com/read/2010/10/18/373/383616/its-tak-kejar-kuantitas-guru-besar-tapi

Senin, 18 Oktober 2010 – 14:11 wib
SURABAYA – Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS) tidak memfokuskan diri pada jumlah guru besar. Tetapi lebih dari itu.
Hal itu dikatakan oleh Rektor ITS Prof. DR Ir Priyo Suprobo dalam Rapat Senat Terbuka Pengukuhan Tiga Guru Besar, Senin (18/10/2010).
Menurutnya, ITS tidak hanya menargetkan untuk menambah berapa banyak guru besar, melainkan bagaimana guru besar ini bisa bermanfaat.
“Jumlah guru besar di ITS saat ini, sebanyak 20 persen dari jumlah akademika,” jelasnya. Dalam pengukuhan tersebut, terdapat tiga akademisi yang menyandang guru besar, yakni Prof Dr Soeprijanto sebagai Guru Besar bidang Bioteknologi Pengolahan Limbah, Prof Dr Herman Sasongko sebagai Guru Besar bidang Aerodinamika Kompressor, dan Prof Dr Arief Widjaja sebagai Guru Besar bidang Teknologi Biokimia
Pengukuhan tiga guru besar ini merupakan yang ke-99 dari jumlah guru besar yang ada di kampus tersebut.(rhs)

…dst

6 ) Mendiknas Sebut Bahasa Bisa Jadi Penguat Komunitas ASEAN
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita/10/10/18/140958-mendiknas-sebut-bahasa-bisa-jadi-penguat-komunitas-asean

Senin, 18 Oktober 2010, 19:35 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA–Bahasa bukan sebagai aspek fungsional semata, tetapi juga memiliki peran penting sebagai identitas suatu bangsa. Bahasa juga merupakan cerminan kondisi terkini dan mendatang suatu bangsa serta dapat dijadikan penguat komunitas ASEAN. Hal tersebut dikemukakan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh saat membuka Governing Board Meeting Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Quality Improvement of Teacher and Education Personnel in Language (SEAMEO Regional Centre for QITEP in Language) di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Senin (18/10). Hadir pada acara SEAMEO Secretariat Dato Ahmad bin Sipon, Acting Director SEAMEO QITEP in Languange Muhammad Hatta, dan Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kemdiknas Baedhowi.

…dst

7 ) Ibunda Presiden Obama Raih Penghargaan
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/358406/38/

Tuesday, 19 October 2010
JAKARTA (SINDO) – Dr Ann Dunham Soetoro,ibunda Presiden Amerika Serikat Barack Obama,mendapatkan penghargaan atas kepeduliannya terhadap pengentasan masyarakat dari kemiskinan dan ekonomi kerakyatan. Penghargaan itu akan disampaikan dalam World Conference on Science, Education & Culture atau WISDOM 2010 di Yogyakarta, 8–11 November 2010. Konferensi dunia tentang sains, pendidikan, dan budaya yang diselenggarakan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan sejumlah universitas ini juga akan memberikan penghargaan kepada pakar ekonomi kerakyatan Prof Dr Mubyarto atas peranan dan konsistensinya mengatasi kemiskinan dengan ekonomi kerakyatan. Acara itu didukung Kementerian Budaya dan Pariwisata,Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pendidikan Nasional,Kementerian Kehutanan dan Kementerian Lingkungan Hidup serta Forum Rektor. Rektor UGM Sudjarwadi menegaskan, Ann Dunham layak mendapatkan kehormatan itu karena kepedulian dia terhadap pengentasan masyarakat dari kemiskinan melalui ekonomi kerakyatan.

…dst

8 ) ANTARIKSA
China Bantu Program Antariksa Indonesia
http://edukasi.kompas.com/read/2010/10/18/10023679/China.Bantu.Program.Antariksa.Indonesia

Senin, 18 Oktober 2010 | 10:02 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — China akan membantu Indonesia dalam program pembuatan roket pengorbit satelit yang akan diluncurkan pada 2014. Untuk itu, kini terbuka peluang bagi astronot Indonesia terlibat dalam program penerbangan China ke antariksa. Kesepakatan bidang ruang angkasa merupakan salah satu dari 12 bidang kerja sama kedua negara. Bidang itu, antara lain, adalah pengembangan varietas padi unggul, bioinsektisida, biodiesel, reaktor kogenerasi untuk pembangkit listrik, obat-obatan herbal, dan sel punca (stem cell). Hal ini dikatakan Deputi Menteri Bidang Jaringan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kementerian Riset dan Teknologi M Syamsa Ardisasmita di sela-sela acara dialog antara astronot China dan nakhoda kapal Yuanwang-5 dengan para pelajar SD hingga SMA dari beberapa sekolah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bandung, Sabtu (16/10/2010) di Pusat Peragaan (PP) Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Taman Mini Indonesia.

…dst

9 ) BEASISWA LUAR NEGERI
Mau, Beasiswa Harvard Kennedy School?
http://edukasi.kompas.com/read/2010/10/18/13250445/Mau..Beasiswa.Harvard.Kennedy.School

Senin, 18 Oktober 2010 | 13:25 WIB
KOMPAS.com – Harvard Kennedy School (HKS) Indonesia Program menawarkan beasiswa penelitian periode Januari-Juni 2011. Program beasiswa ini terbuka untuk para peneliti, akademisi maupun praktisi untuk mengikuti proyek-proyek penelitian independen di Rajawali Foundation Institute for Asia, yang merupakan bagian dari Ash Center for Democratic Governance and Innovation of the Harvard Kennedy School. Kandidat yang sukses dalam seleksi beasiswa ini akan bergabung dengan komunitas-komunitas peneliti Asia terkait isu-isu penelitian yang ditekankan dalam program beasiswa penelitian ini. Kandidat akan memulai program ini pada 15 Januari sampai 15 Juni 2011…cut…nformasi selengkapnya mengenai syarat dan ketentuan memperoleh beasiswa ini bisa lihat dan diunduh di situs www.ash.harvard.edu. Batas pengiriman aplikasi hanya sampai 29 Oktober 2010.

…dst

10 ) Angklung Diakui Unesco Sebagai Warisan Budaya Dunia
http://www.tempointeraktif.com/hg/pendidikan/2010/10/18/brk,20101018-285489,id.html

Senin, 18 Oktober 2010 | 15:24 WIB
TEMPO Interaktif, Bandung: Kesenian angklung mendapatkan pengakuan sebagai salah satu warisan budaya dunia dari Unesco. Prosesi pengukuhan rencannya akan dilangsungkan November mendatang. “Ya, dikukuhkan sebagai warisan budaya dunia yang berasal dari Indonesia,” kata Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk Unesco, Prof Arief Rachman di Bandung, Senin (18/10). Sebelum angklung, pengakuan serupa diterima Indonesia untuk sejumlah warisan budaya yaitu keris, wayang, dan batik. Sejumlah kesenian lainnya yang saat ini tengah diupayakan untuk mendapatkan pengakuan adalah Tari Saman asal Nangroe Aceh Darussalam serta budaya tenun. “Pengakuan ini untuk kepentingan pengetahuan dan kebudayaan,” katanya.

…ds

OOT :

11 ) Universitas Cambridge Hadapi Masalah Keuangan
http://kampus.okezone.com/read/2010/10/18/373/383665/universitas-cambridge-hadapi-masalah-keuangan

Senin, 18 Oktober 2010 – 15:34 wib
JAKARTA – Siapa yang sangka Universitas Cambridge mengalami masalah besar. Dikabarkan, universitas terbaik nomor satu di dunia itu tengah bermasalah dengan biaya pendidikan. Seorang sumber di lingkungan Universitas Cambridge membocorkan hal tersebut kepada The Sunday Times, seperti dikutip Senin (18/10/2010). “Anggaran kita defisit. Sedangkan kita harus bersaing dengan Harvard, Yale, Princeton dan Stanford,” tuturnya. Sumber tersebut membeberkan, bahwa universitas terpandang di dunia itu defisit USD152,2 juta atau setara dengan Rp2,155 triliun per tahun (Rp14.162 per poundsterling). Dengan adanya fenomena ini, dikhawatirkan biaya pendidikan di universitas tersebut akan meningkat. Sekadar diketahui, universitas di Inggris seperti Oxford membutuhkan dana sebesar 16 ribu poundstreling per tahun untuk mengajar setiap siswa.

…dst