1 ) Perguruan Tinggi Swasta Ajukan Uji Materi ke MA
BANDUNG,(PR) 26 Oktober 2010
Perguruan tinggi swasta (PTS) mengajukan uji materi terhadap Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 2010 kepada Mahkamah Agung. Hal itu karena dalam peraturan yang berisi tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan tersebut sama sekali tidak disinggung mengenai peran pemerintah dalam membantu perguruan tinggi swasta. Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) sekaligus Rektor universitas Pasundan Didi Turmudzi mengatakan, secara logika pemerintah beranggapan bahwa PTS tidak perlu banyak diatur sehingga hanya sedikit pasal yang menyinggung peran perguruan tinggi tersebut. “Namun bahasa halusnya, itu justru membuat PTS bisa mati pelan-pelan,” ujarnya di Bandung, Senin (25/10). Dia mengatakan, minimnya pasal yang membahas PTS dalam PP tersebut membuat pemerintah tidak memiliki kewajiban untuk membantu lembaga pendidikan swasta. Hal itu termasuk bantuan untuk dosen serta sarana dan prasarana.”Bahkan dalam bantuan dari pemerintah untuk swasta tidak ada satu pasal pun yang membahas apakah bantuan tersebut bisa berupa penelitian dan beasiswa dosen ataupun ketersediaan sarana dan prasarana. Kalau sudah begini, bagaimana peran dan fungsi swasta dalam membangun pendidikan di Indonesia,” katanya.

…dst

Sumber : http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=161586

>>>

2 ) Teknologi Informasi
UI Sapu Bersih Gemastik 2010
http://edukasi.kompas.com/read/2010/10/25/17065430/UI.Sapu.Bersih.Gemastik.2010.

Senin, 25 Oktober 2010 | 17:06 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Universitas Indonesia (UI) meraih gelar juara umum pada Pagelaran Mahasiswa Nasional bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Gemastik) 2010. Kontingen UI yang terdiri dari mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) dan Fakultas Teknik (FT), berhasil menyisihkan 400 mahasiswa dari 30 perguruan tinggi lain di ajang yang digelar di Insitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pada 5-8 Oktober 2010 itu. Tim Fasilkom UI berhasil menyapu bersih perolehan juara pertama di kategori Lomba Piranti Cerdas yang diraih oleh Tim Al-Fath (Faris Al Afif, Muhammad A. Ma’sum, Muhammad F. Rachmadi). Sementara kategori Lomba Pemprograman diraih oleh Tim Saklar Lhompat (Alham Fikri Aji, Ashar Fuadi, Berty Chrismartin Lumban Tobing), sedangkan kategori Lomba Desain Web dimenangkan Tim The Starbing yang terdiri dari Febrian Shandy Rifano, Luqman Syauqi Hidayat, dan Trianto Purnomo. Tim FT UI juga berhasil menyapu bersih perolehan juara 1 pada kategori Lomba Permainan Bisnis. Tim ini menamakan dirinya Tim Restu Mamah (Darussalam, Farid Akbar Harahap, dan Lukat Nur Halim).

…dst

3 ) Akreditasi Perguruan Tinggi
Akreditasi Dikeluhkan
http://cetak.kompas.com/read/2010/10/26/02550262/akreditasi.dikeluhkan.

Selasa, 26 Oktober 2010 | 02:55 WIB
Jakarta, Kompas – Sejumlah kalangan menilai Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi kewalahan dalam memproses akreditasi perguruan tinggi dan program studi. Tidak sebandingnya tenaga penilai dengan perguruan tinggi yang harus dinilai menyebabkan proses akreditasi lamban. Hingga saat ini baru 78 institusi perguruan tinggi dari sekitar 3.000 perguruan tinggi negeri dan swasta yang sudah diakreditasi. Selain itu, dari sekitar 15.000 program studi, masih ada sekitar 4.300 program studi yang belum terakreditasi.”Lambannya akreditasi merugikan perguruan tinggi dan mahasiswa,” kata Suharyadi, Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTSI), di Jakarta, Senin (25/10). Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada, Pratikno, mengatakan, pihaknya sangat setuju dengan dilakukannya akreditasi perguruan tinggi dan program studi. “Akreditasi untuk melindungi masyarakat agar mendapatkan pendidikan yang bermutu,” kata Pratikno. Namun, terbatasnya tenaga asesor menyebabkan proses akreditasi perguruan tinggi dan program studi tidak seperti yang diharapkan. Padahal, akreditasi hanya berlaku lima tahun dan setelah itu harus diakreditasi ulang. “Harus dicarikan solusi untuk mengatasi persoalan ini,” kata Pratikno. Ia mengusulkan agar perguruan tinggi terakreditasi A bisa melakukan proses akreditasi untuk program studi di universitasnya.

…dst

4 ) Terlalu Rumit Mengakreditasi Semuanya
http://edukasi.kompas.com/read/2010/10/25/17334689/Terlalu.Rumit.Mengakreditasi.Semuanya

Senin, 25 Oktober 2010 | 17:33 WIB
“Kemdiknas menargetkan BAN-PT agar seluruh perguruan tinggi dan program studi di seluruh Indonesia bisa terakreditasi di 2012, ini sangat rumit, karena jumlah perguruan tinggi dan program studi yang sangat banyak, sementara BAN-PT hanya ada satu,” ujar Suharyadi, yang menjabat Ketua Asosasi Perguruan tinggi Swasta Indonesia (APTISI).
Suharyadi mengatakan, untuk itu BAN-PT harus menambah badan akreditasi lain untuk membantu kerja mereka. “Karena fungsi akreditasi sangat penting untuk semua perguruan tinggi dan program studi, fungsi ini sebagai sistem penjamin mutu pendidikan di universitas masing-masing,” lanjut Suharyadi.

…dst

5 ) Standar Kualitas Kompetensi Dokter Ditingkatkan
Written by Doddy Zulkifli
http://www.dikti.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=1699:standar-kualitas-kompetensi-dokter-ditingkatkan&catid=143:berita-harian

Monday, 25 October 2010 14:44
Ekspansi jumlah penyeleggaraan pendidikan dokter, perawat dan bidan mengalami pertumbuhan yang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir. Namun demikian, kualitas program-program tersebut masih sangat perlu ditingkatkan. Banyak pihak bahkan mengkhawatirkan akan kualitas lulusan program-program tersebut karena rendahnya persentase lulusan program pendidikan dokter yang lulus uji kompetensi pada kesempatan pertama. Sementara itu dari 70 institusi pendidikan dokter, hanya 16 yang telah terakreditasi A, sementara 18 terakreditasi B, selebihnya terakreditasi C, sedang diproses untuk akreditasi ulang atau belum diakreditasi karena baru 2 tahun berjalan. Sejak tahun 2010 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemdiknas telah menggulirkan program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan professional kesehatan yang dikenal dengan nama Health Professional Education Quality Project (HPEQ). Progam ini dilakukan dalam rangka implementasi amanat UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) dan UU No. 29/2004 tentang Praktek Kedokteran. Oleh karena itu pada hari sabtu, 23 Oktober kemarin dilaksanakan penandatanganan kontrak Program Hibah Kompetisi-Peningkatan Kualitas Pendidikan Dokter (PHK-PHD) antara Perguruan Tinggi dengan Ditjen Dikti.

…dst

6 ) Kemendiknas Bentuk Badan Khusus Guru dan dosen
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/359776/

Monday, 25 October 2010
JAKARTA(SINDO) – Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) akhirnya membentuk badan baru sebagai pelaksana teknis untuk mengurusi kesejahteraan dan perlindungan guru. Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh mengatakan, ranah yang akan dikembangkan secara khusus di badan ini adalah perlindungan guru sebagai profesi. Selain itu, badan ini juga akan mengembangkan kode etik guru dan pengembangan pelaksanaan dari kode etik itu. Menurut Nuh, badan baru tersebut secara khusus juga akan mengembangkan profesionalitas guru dan dosen. “Semua tentang peningkatan kompetensi,kualifikasi, dan sertifikasi tidak lagi berada di bawah tanggung jawab direktorat jenderal, tetapi di bawah naungan badan ini yang juga di bawah komando Mendiknas. Ini merupakan realisasi dari empat prioritas program 2011 Kemendiknas,”tegas Nuh di Gedung DPR, Jakarta, kemarin.

…dst

7 ) Teknologi
USD kembangkan Alarm Gelombang Gempa
http://edukasi.kompas.com/read/2010/10/25/13321336/USD.Kembangkan.Alarm.Gelombang.Gempa

25 Oktober 2010
YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta mengembangkan alarm pendeteksi gelombang gempa yang dapat memberikan peringatan terjadi gempa bumi. “Alarm ini fungsinya bukan memprediksikan akan terjadi gempa, tapi hanya sebagai alarm atau peringatan terjadi gempa dan alarm ini berbunyi sesuai dengan gelombang gempa yang ditangkap alat ini,” kata pengelola alarm pendeteksi gelombang gempa USD, Rake, di Yogyakarta, Senin (25/10/2010). Di sela mengikuti pameran Volcano 2010 di gedung kantor Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, ia mengatakan alarm ini hanya mendeteksi gelombang yang ditimbulkan dari gempa, dan hanya berfungsi sebagai peringatan semata kepada masyarakat tentang kuat atau lemahnya getaran gelombang gempa.

…dst

8 ) Undip Intensifkan Double Degree
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2010/10/26/128030/Undip-Intensifkan-Double-Degree

26 Oktober 2010
SEMARANG-Fakultas Teknik (FT) Undip terus mengintensifkan double degree of Bachelor Program dengan menambah jumlah mahasiswa yang dikirim ke empat universitas di Belanda. Program yang telah dirilis sejak 2007 itu mengirim mahasiswa yang sudah menyelesaikan enam semester akan dikirim untuk kuliah selama satu tahun dalam program double degree di Belanda. Dekan Ir Sri Eko Wahyuni MS mengungkapkan, Agustus lalu ada 12 mahasiswa yang dikirim dan merupakan yang terbanyak dibanding sebelumnya. Hingga saat ini sudah ada enam orang yang lulus dengan mendapat gelar sarjana teknik dari Undip dan bachelor dari Belanda.

…dst

9 ) Penghargaan Peduli Perdamaian untuk Unas
http://kampus.okezone.com/read/2010/10/25/373/386207/penghargaan-peduli-perdamaian-untuk-unas

Senin, 25 Oktober 2010 – 19:34 wib
JAKARTA – Menciptakan dan menjaga perdamaian antarbangsa bisa dilakukan melalui pendidikan kebudayaan di perguruan tinggi.
Salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) yang secara intensif mendukung perdamaian dunia lewat pendidikan kebudayaan adalah Universitas Nasional (Unas). PTS tertua di Jakarta tersebut mewujudkan pendidikan kebudayaan tak hanya melalui kurikulum pada Fakultas Bahasa dan Sastra serta Akademi Bahasa Asing, tetapi juga lewat berbagai kegiatan kebudayaan yang rutin mereka selenggarakan. Konsistensi Unas pada pendidikan kebudayaan pun mengantarkan mereka meraih University Achievement Award for Global Peace dari Global Peace Festival Foundation (GPFF). Penghargaan ini diberikan untuk universitas yang telah berjasa mempromosikan visi perdamaian global dan menyebarkan budaya damai melalui kampanye Power of Rupiah.

…dst

10 ) Konser Amal UMY
http://kampus.okezone.com/read/2010/10/25/373/386110/konser-amal-umy

Senin, 25 Oktober 2010 – 17:28 wib
JAKARTA – Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) akan menggelar konser amal bertema Some Bloody to Love, Minggu, 31 Oktober mendatang. Konser yang dihelat oleh anggota Muhammadiyah Medical Student Activities (MMSA) tersebut merupakan bentuk kepedulian mereka terhadap anak-anak penderita penyakit darah seperti thalasemia, hemofilia dan leukemia. “Sejak 1997 hingga 2010, prevalensi penyakit ini selalu mengalami peningkatan sekira 30-40 persen tiap tahun. Jumlah ini diperkirakan lebih banyak lagi mengingat banyak keluarga pengidap penyakit darah dari level menengah ke bawah yang kesulitan atau tidak melakukan pengobatan karena kesulitan biaya,” beber koordinator acara Nur Rahmatullaili seperti dinukil dari situs UMY, Senin (25/10/2010).

…dst

11 ) Mekanisme Pemilihan Rektor Unpad Berubah
http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=161584

BANDUNG, (PR) 26 Oktober 2010
Terbitnya Permendiknas Nomor 24 Tahun 2010 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Rektor/Ketua/Direktur pada Perguruan Tinggi yang Diselenggarakan oleh Pemerintah, tahap pengambilan suara pemilihan Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) yang akan dilaksanakan pada 4 November mendatang akan mengalami perubahan. Menurut Pasal 6 Permendiknas 24/2010 ayat 2 huruf e, senat universitas memiliki 65 persen hak suara, dan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) 35 persen hak suara. Awalnya, dari delapan bakal calon dipilih lima bakal calon, lalu disaring lagi menjadi tiga calon rektor. Namun, dengan Permendiknas No. 24/2010, dari delapan bakal calon langsung dipilih tiga calon yang mendapat suara terbanyak. Ketua Panitia Pemilihan Calon Rektor Unpad 2011-2015, Prof. Dr. Johan S. Mashjur, dr., Sp.PD-KEMD, Sp.KN., di Bandubng, Senin (25/10) mengatakan, dengan proses pemilihan dari delapan calon langsung menjadi tiga calon, prosesnya menjadi lebih cepat dan lebih efektif.

…dst

12 ) Bisnis Manajemen dan Seni Rupa ITB Buka Kuota Penerimaan
http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=161587

BANDUNG, (PR) 26 Oktober 2010
Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) serta Sekolah Bisnis Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung akan membuka kuota penerimaan pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Hal ini dilakukan seiring dengan adanya keharusan perguruan tinggi negeri menyediakan kuota 60 persen untuk seleksi nasional seperti yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 2010. “Ya, tentunya secara bertahap akan masuk dalam SNMPTN. Kami juga akan lihat kesiapan dari panitia SNMPTN-nya, sebab FSRD dan SBM sangat khas sehingga selama ini memiliki jalur penerimaan tersendiri,” kata Rektor ITB Prof. Akhmaloka saat ditemui di Kampus ITB Jln. Ganeca Bandung, Senin (25/10).

…dst

13 ) Sidang PBB ala Mahasiswa
http://cetak.kompas.com/read/2010/10/26/03412011/sidang.pbb.ala.mahasiswa

Selasa, 26 Oktober 2010 | 03:41 WIB
Perserikatan Bangsa-Bangsa berulang tahun pada 24 Oktober lalu; dan Majelis Umum PBB, lewat Resolusi Nomor A/RES/64/432, mencanangkan tahun 2010-2011 sebagai International Year of Youth bertema Our Year Our Voice. Dengan resolusi itu, PBB memberikan mandat bahwa di setiap kegiatan yang diselenggarakan akan menonjolkan aspek kepemudaan…cut…
Sistem kerja
Untuk memasyarakatkan sistem kerja organisasi internasional dan meningkatkan partisipasi serta kepedulian pemuda akan permasalahan global, dibentuklah konferensi simulasi sidang PBB yang disebut Model United Nations (MUN). Kata “model” berarti meniru prosedur sidang PBB. MUN diumpamakan sebagai miniatur komite dan organ-organ PBB bagi mahasiswa dan pelajar tingkat menengah atas. Di sini peserta simulasi diberi peran dan tugas merepresentasikan berbagai negara untuk mendiskusikan permasalahan global, yang menghasilkan resolusi. Kegiatan ini bisa meningkatkan keterampilan negosiasi peserta dan memperluas pandangan serta pengetahuan mereka…cut…
MUN di Indonesia
Di kalangan mahasiswa di Indonesia, isu mengenai PBB dan permasalahan global acap diasosiasikan sebagai eksklusif dan terbatas. Mendalami organisasi PBB dan tata kerjanya belum menjadi tradisi. Pengetahuan dan informasi tentang MUN pun masih terbatas di kalangan mahasiswa dengan segmentasi studi hubungan internasional dan hukum internasional. Selain itu, mahasiswa Indonesia kesulitan mengikuti MUN yang hanya berkembang di luar negeri karena ini memerlukan biaya tinggi jika kita ingin berpartisipasi…cut…
Untuk memperkenalkan MUN kepada masyarakat, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia berinisiatif menyelenggarakan MUN bertajuk “Indonesia Model United Nations” (IndonesiaMUN), bertepatan dengan ulang tahun ke-65 PBB. Tema MUN berskala nasional pertama di Indonesia ini adalah “Challenging Future Challenges: Bringing Diplomacy Forward”. Ini selaras dengan tujuan IndonesiaMUN untuk mempersiapkan para pemimpin masa depan bangsa berskala internasional.

…dst

14 ) Ajang Latihan Menjadi Diplomat
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2010/10/26/128027/Ajang-Latihan-Menjadi-Diplomat

26 Oktober 2010
MESKIPUN hanya simulasi Sidang Umum PBB, sejumlah peserta mengaku sangat senang mengikuti Indonesia Model United Nations Conference. Lihat saja penuturan Kustomo Al Zilazafi. Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Negeri Semarang angkatan 2008 itu awalnya bingung. Apalagi dia belum paham dengan tata cara persidangan internasional.
“Selama acara berlangsung, bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa Inggris. Namun setelah ada penjelasan mengenai teknik, simulasi, dan prosedur sidang, saya menjadi sedikit lebih paham,” tutur Kustomo, sekaligus menggunakan ajang tersebut sebagai sarana melatih kemampuan berpidato dalam bahasa Inggris.
Kustomo juga merasa mendapatkan kesempatan terhormat ketika dirinya lolos untuk mengikuti IndonesiaMUN Conference. sebab, dia bisa belajar bagaimana teknik bernegosiasi dengan negara lain. “Tidak hanya itu. Sebab saya juga belajar bagaimana berdiplomasi, koalisi sampai menentukan resolusi akhir tentang topik yang sedang dibicarakan. Yaitu tentang penggunaan nuklir untuk perdamaian dan mengurangi dampak negatifnya jika salah dalam penggunaan,” paparnya.

…dst

OOT:

15 ) Dominic Brian Pemegang Rekor Dunia Kecerdasan
http://www.mediaindonesia.com/read/2010/10/25/177456/88/14/Dominic-Brian-Pemegang-Rekor-Dunia-Kecerdasan

Senin, 25 Oktober 2010 08:59 WIB
PALEMBANG–MICOM: Dominic Brian, 13, mengaku senang bisa memecahkan rekor dunia dalam kecerdasan mengingat 216 angka dengan cepat. “Saya senang untuk kedua kalinya memecahkan rekor dunia sehingga bisa masuk Guinness World Records dalam hal kecerdasan mengingat angka,” katanya, di Palembang, Sumatra Selatan, Minggu (24/10). Menurut dia, tidak banyak yang disiapkan untuk memecahkan rekor dunia ini selain berlatih konsentrasi dan meningkatkan kemampuan matematika. Pengakuan dunia atas prestasi tentunya sangat membanggakan bagi anak Indonesia, tambah Brian yang mengaku suka mengkonsumsi makanan junk food tersebut. Ia mengatakan, ayah dan ibunya sangat sayang kepadanya sehingga dia bisa memecahkan rekor dunia. “Saya merasakan kasih sayang mereka setiap hari sehingga ketika ditawari ikut memecahkan rekor museum rekor Indonesia tidak menolak bahkan sangat senang,” katanya. Brian yang lahir di Surabaya tetapi besar di Bali ini menjelaskan, sejak usia lima tahun sudah berhasil mengingat dengan cepat 100 angka. Biasanya panitia memberi waktu satu menit untuk membaca ratusan angka sekali lewat lantas dilapalkan dengan cepat, ujarnya.

…dst

16 ) Pendidkan Anak-anak TKI
Tenang, Pemerintah Tanggung Semua Biaya!
http://edukasi.kompas.com/read/2010/10/25/18385071/Tenang..Pemerintah.Tanggung.Semua.Biaya.

Senin, 25 Oktober 2010 | 18:38 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Indonesia akhirnya menanggung biaya pendidikan anak-anak tenaga kerja indonesia (TKI) di Malaysia. Selain membebaskan biaya sekolah, pemerintah juga akan memberikan bantuan kesejahteraan bagi pendidik yang selama ini melayani anak-anak tenaga kerja indonesia di jalur pendidikan nonformal. Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh di Jakarta, Senin (25/10/2010), mengatakan, mulai tahun ajaran ini anak-anak TKI yang dilayani di pusat kegiatan belajar masyarakat (PKM) akan mendapat biaya operasional sekolah, beasiswa untuk siswa miskin, dan bantuan manajemen mutu. Para guru relawan yang selama ini mendapat gaji dari siswa juga akan mendapatkan tunjangan guru seperti yang diterima guru di daerah terpencil atau perbatasan.

…dst

17 ) Data Orang Miskin Timbulkan Kontroversi
http://id.news.yahoo.com/antr/20101026/tpl-data-orang-miskin-timbulkan-kontrove-cc08abe.html

26 Oktober 2010
Jakarta (ANTARA) – Doktor Ekonomi Pembangunan yang juga Ketua Umum DPP Partai Damai Sejahtera, Denny Tewu mengatakan, data orang miskin versi Badan Pusat Statistik banyak menimbulkan kontroversi di ranah publik.
“Karenanya, Badan Pusat Statistik (BPS) perlu memberikan penjelasan secara transparan yang dimaksud dengan jumlah penduduk miskin kini sebesar 13,33 persen atau 31,02 juta orang pada Maret 2010 dengan asumsi pendapatan hanya Rp7.050 per hari,” katanya kepada ANTARA di Jakarta, Senin. Data BPS itu, menurut dia menunjukkan angka pendapatan per kapita per bulan sebesar Rp211.726 atau cuma Rp7.050 per hari.
“Ini sudah termasuk pendapatan untuk kebutuhan makanan dan bukan makanan. Pertanyaannya, apakah layak dan manusiawi dengan hanya perolehan seperti itu,” tanya doktor ilmu ekonomi dan pembangunan jebolan Universitas Hawai ini.

…dst

18 ) Gempa 7,2 SR, Warga Padang Panik
Sempat Ada Peringatan Tsunami
http://www.jpnn.com/read/2010/10/26/75455/Gempa-7,2-SR,-Warga-Padang-Panik-

Selasa, 26 Oktober 2010 , 00:30:00
PADANG – Gempa berkekuatan 7,2 SR mengguncang Kota Padang, dan daerah pantai di Sumbar, Senin (25/10) malam sekitar pukul 21. 45 WIB. Guncangan yang cukup kuat ditambah peringatan ancaman tsunami dari BMKG, membuat mayoritas masyarakat di dekat pantai, menuju ke lokasi yang aman. Hanya beberapa menit setelah gempa, jalan utama menuju lokasi yang lebih aman (arah perbukitan) menjadi macet. Sejumlah Stasiun Pengisian Bahanbakar Umum (SPBU) di Jalan By Pass (radius lima kilometer dari pantai Padang), antri. Biasanya SPBU – SPBU di kawasan itu sudah tutup saat senja. Kepala BMKG Sumbar, Muhammad Taufik menyebutkan, setelah 7,2 SR tercatat dua kali gempa susulan, 5,5 SR dan 5,0 SR dengan titik yang hampir sama di perairan Barat Daya Pagai Selatan, Mentawai dengan kedalaman 10 km, dan berjarak 78 km dari pantai Padang.

…dst