Selasa, 21/12/2010 15:34 WIB
Mahfud Tagih Janji Buyung untuk Minta Refly Tanggung Jawab

http://www.detiknews.com/read/2010/12/21/153425/1529931/10/mahfud-tagih-janji-buyung-untuk-minta-refly-tanggung-jawab?n991102605

Jakarta – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD meminta agar Adnan Buyung Nasution memenuhi janjinya untuk meminta tanggung jawab Refly Harun. Mahfud menegaskan tulisan Refly soal MK yang tidak bersih tidak terbukti sepenuhnya benar. “Secara moral saya ada ikatan janji dari Abang Buyung. Tetapi jika ada dari tulisan Refly, ada hakim MK yang terlibat jual beli perkara, harus saya bersihkan dengan membawanya ke KPK. Tapi ternyata kalau tulisan Refly tidak benar, Abang Buyung akan meminta Refly mempertanggungjawabkan secara hukum,” kata Mahfud dalam jumpa pers di MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (21/12/2010).

…dst

Akil Muchtar Akan Laporkan Dugaan Penyuapan di MK ke KPKKamis, 09/12/2010 12:56 WIB

Jakarta – Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Muchtar berang atas tudingan Refly Harun dalam kasus dugaan suap di MK. Akil adalah hakim yang menangani perkara Pilkada Simalungun, di mana Refly juga menjadi pengacara Bupati Simalungun. Akil berencana melapor ke KPK. “Nanti aku laporkan Bupati Simalungun ke KPK,” kata Akil dalam pesan pendeknya kepada detikcom menanggapi konferensi pers tim investigasi internal, Kamis (9/12/2010). Bupati Simalungun saat ini dijabat JR Saragih. Dia dan pasangannya saat gugatan di MK dibela oleh Refly. Seperti diberitakan sebelumnya, Mahfud MD menyebut bupati tersebut diduga menunjukkan sejumlah uang kepada Refly Harun. Lalu terjadi tawar menawar antara Refly dan Bupati.

…dst
Pramono: Hasil Tim Investigasi Harus Membuat MK Lebih Kuat

Kamis, 09/12/2010 11:17 WIB

Jakarta – Dalam hasil investigasi tim independen yang dibentuk Refly Harun masih ditemukan beberapa masalah di MK. Hal itu harus menjadi cambuk agar MK menjadi lebih baik. “Pak Mahfud (Ketua MK) harus membuat lembaga yang kuat tidak terlibat politik uang,” kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (9/12/2010). Menurut politisi PDIP ini, MK adalah garda terdepan dalam persoalan konstitusi. Lembaga independen tersebut harus dijaga dari pengaruh politik praktis dan unsur suap karena kewenangannya sangat besar.”Bisa membatalkan produk legislasi yang dibuat oleh 560 orang di DPR, luar biasa itu,” ujarnya.

…dst

Mahfud MD Beber Investigasi Dugaan Suap MK
http://nasional.vivanews.com/news/read/192833-mahfud-md-beber-investigasi-dugaan-suap-mk

09 Desember 2010 07:55 wib
VIVAnews – Hasil investigasi dugaan suap di Mahkamah Konstitusi (MK) akan dibeberkan pagi ini. Ketua MK Mahfud MD dan Tim Investigasi yang dipimpin Refly Harun akan menggelar keterangan pers bersama.Informasi dari Biro Kehumasan MK, Mahfud MD dan Tim Investigasi akan mengumumkan hasil penyelidikan terkait dugaan suap di MK sekitar pukul 09.30 WIB di gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis 9 Desember 2010.

…dst

Ada Korupsi di Mahkamah Konstitusi
Tim Investigasi Beberkan Hasil Penyelidikan Hari Ini
http://www.jpnn.com/read/2010/12/09/79104/Ada-Korupsi-di-Mahkamah-Konstitusi-

Kamis, 09 Desember 2010 , 05:15:00
JAKARTA – Tim Investigasi isu suap di Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya mencapai tenggat waktu kemarin (8/12). Tim pimpinan advokat dan mantan staf ahli MK Refly Harun itu menepati janjinya untuk melaporkan hasil penyelidikan kepada Ketua MK Mahfud M.D.

…dst

>>

Mahfud: Kami Siap Digantung Bila MK Terbukti Terima Suap
http://www.tempointeraktif.com/hg/hukum/2010/11/13/brk,20101113-291630,id.html

Sabtu, 13 November 2010 | 11:41 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta – Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengaku siap dihukum bila tudingan praktek suap di institusi yang dipimpinnya itu benar adanya. “Kalau yang dikatakan itu betul kami siap digantung,” ujarnya dalam diskusi di Warung Daun Cikini, Sabtu 13 November 2010. Penegasan ini dilontarkan Mahfud terkait dengan tulisan opini Refly Harun, bekas staf ahli di Mahkamah Konstitusi yang menyebut adanya praktek suap-menyuap di lembaga penegak hukum tersebut. Refly dalam opini yang dimuat harian Kompas itu bahkan mengaku mendengar, dan melihat sendiri orang yang berniat mengantar uang ke salah satu hakim di MK. “Kami dibuat terpojok dan jadi perhatian masyarakat, karena itu kami tunjuk dia secara independen untuk bisa buktikan,” katanya.

…dst

MK Minta Tolong pada Refly
http://cetak.kompas.com/read/2010/11/10/0330258/mk.minta.tolong.pada.refly
Rabu, 10 November 2010 | 03:30 WIB
Moh Mahfud MD
Di pesawat Garuda rute Yogyakarta- Jakarta, 25 Oktober 2010 pagi, saya kaget dan lemas setelah membaca satu artikel di harian Kompas. Refly Harun, ahli hukum konstitusi yang cemerlang, menulis dengan gagah bahwa dirinya pernah mendengar dan melihat sendiri praktik suap dalam berperkara di Mahkamah Konstitusi.
Dia menulis bahwa dia mendengar pernyataan orang Papua yang pernah berperkara di MK yang harus menghabiskan uang Rp 10 miliar hingga Rp 12 miliar. Dia bertemu orang yang ditelepon oleh hakim MK agar menyerahkan uang Rp 1 miliar untuk keperluan perkaranya sehingga dia terpaksa menarik perkara itu karena tidak punya uang seperti diminta oleh hakim MK.
Dia juga mengaku melihat sendiri tumpukan uang senilai Rp 1 miliar dalam bentuk dollar AS yang katanya akan diserahkan kepada hakim MK. Membaca artikel itu jantung saya berdegup kencang, keringat dingin mengucur, kepala jadi pening. Saya minta secangkir teh panas kepada pramugari untuk menenangkan diri, kemudian saya tercenung karena sedih dan malu.
Refly Harun adalah aktivis penegakan hukum dan demokrasi yang dikenal cerdas dan kredibel. Tentu dia tak sembarangan menulis, pasti bisa dipertanggungjawabkan. Saya sedih dan malu karena ”permainan perkara” yang dilihat dan didengar Refly itu telah terjadi di MK.
Saya sedih dan malu karena selama dua tahun lebih memimpin MK saya selalu melakukan pengawasan. Banyak isu berseliweran bahwa ada suap di MK, tetapi setelah diselidiki dengan berbagai cara tak pernah ada buktinya. Jangankan bukti, indikasi saja tak ditemukan. Semua hanya bersumber dari pesan singkat (SMS) gelap, surat kaleng, dan isu dari mulut ke mulut yang tak bisa dirunut dan diruntut ujung dan pangkalnya.
Sudah berkali-kali saya umumkan di depan sidang resmi terbuka untuk umum bahwa siapa pun yang diminta uang oleh siapa pun dalam berperkara di MK supaya melapor kepada saya atau kepada polisi. Sudah puluhan kali saya melakukan jumpa pers, menjelaskan adanya penipuan dari orang yang mengaku pejabat dan hakim MK yang pelakunya menggunakan nomor telepon seluler (handphone) tertentu, tetapi setelah dilacak hilang. Nomor telepon seluler dan nama korbannya sudah saya umumkan di koran-koran dan dilaporkan kepada polisi.
Pola penipuan

…dst

JPPN, 08/11/2010

“Bung Refly Nulis Pasti Ada Dasarnya”

Mahfud dan Tim Investigasi Diminta Tak Berkoar-koar

Refly Minta Pertama Diperiksa

Refly Mengaku Kantongi Bukti

Minggu, 7 November 2010 | 22:55 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Praktisi hukum Refli Harun mengaku tidak khawatir jika Mahkamah Konstitusi (MK) mengancam akan melaporkannya ke kepolisian seandainya dugaan adanya makelar kasus dalam tubuh MK yang dimuat dalam tulisan Refli tidak terbukti. Refli yang ditunjuk sebagai ketua tim investigasi perkara markus MK tersebut mengaku berani mempertanggungjawabkan kebenaran tulisannya. “Sepanjang yang saya tulis, saya bisa pertanggungjawabkan. Ancaman akan dilaporkan ke kepolisian, saya menghormati Prof Mahfud (Ketua MK). Saya tidak khawatir diajukan ke polisi,” kata Refli usai menghadiri pemaparan hasil survei Lembaga Survei Indonesia, Jakarta, Minggu (7/11/2010).

…dst

Refly Harun: Awalnya MK Tulus, Kini Bergeser
Akhirnya Refly merasa arahnya sudah berubah.
http://nasional.vivanews.com/news/read/187403-refly-harun–awalnya-mk-tulus

SENIN, 8 NOVEMBER 2010, 05:20 WIB
VIVAnews – Pakar hukum tata negara Refly Harun menyadari dirinya akan diadili atas tulisannya. Ketika dihubungi Mahkamah Konstitusi (MK) untuk memimpin tim investigasi, Refly menangkap sinyal kuat untuk mengungkap kasus suap di lembaga itu. Tapi akhirnya Refly merasa arahnya sudah berubah. “Pada awalnya saya merasa ini memang niat tulus MK untuk mengungkap isu-isu mengenai suap dan pemerasan di kalangan MK,” kata Refly Harun di Jakarta, 7 November 2010. Refly Harun membuat tulisan dalam kolom opini 25 oktober 2010 lalu mengenai dugaan kasus suap di MK. “Tapi belakangan saya merasa ini bukan lagi mengarah ke niat tulus, tetapi mengarah pada ‘pengadilan’ terhadap apa yang saya tulis,” kata Refly.

…dst

Refly Sayangkan MK Akan Pidanakan Dirinya

Minggu, 07 November 2010 , 07:17:00
JAKARTA — Advokat Refly Harun menyayangkan upaya Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan memidanakan dirinya jika tak mampu mengungkap hakim konstitusi penerima suap. Sebagai ketua tim investigasi, dirinya hanya membantu lembaga pimpinan Mahfud M.D.itu untuk mengkonfirmasi isu suap tersebut. “MK bukan lembaga yang kebal kritik. Saya melakukan itu karena saya cinta MK. Apakah karena tulisan saya itu kemudian saya dipidanakan? Itu semata kritik untuk MK,” kata Refly saat dihubungi kemarin (6/11).
Seperti diwartakan, empat anggota tim investigasi dugaan suap di MK telah dibentuk. Mereka adalah Wakil Ketua Dewan Pers Bambang Harymurti, advokat senior Adnan Buyung Nasution, Bambang Widjojanto, dan pengamat hukum tata negara Saldi Isra. MK memberi waktu Refly dan anggota tim hingga akhir November untuk mencari hakim konstitusi penerima suap. Jika tidak mampu melakukannya, MK akan melaporkan Refly dengan pidana pencemaran nama baik, penyiaran berita bohong, dan fitnah. Dia bisa diancam hukuman dua tahun hingga sepuluh tahun.
Refly tetap bersikukuh bahwa tulisan itu murni masukan kepada MK. Dia tak pernah memiliki niat buruk untuk mencemarkan nama baik bahkan memfitnah. “Tidak ada niat buruk. Saya hanya ingin memberi kritikan yang membangun,” katanya. Saat ini, kata Refly, dia terus berupaya mengemban tugasnya sebagai ketua tim dengan baik. Dia sudah menghubungi beberapa anggota tim untuk komunikasi awal sebelum memeriksa para hakim konstitusi. Namun, kata dia, sampai saat ini SK pengangkatan para anggota tim belum diteken Ketua MK Mahfud M.D. Karena itu, rencana memeriksa hakim konstitusi besok (8/11) urung dilakukan. Tim investigasi, kata Refly, akan bertemu dengan para hakim konstitusi besok (8/11) malam. Mereka akan membicarakan kewenangan dan langkah-langkah yang akan dilakukan tim. “Mungkin Senin (8/11) siang anggota tim investigasi akan bertemu dulu sebelum menemui para hakim malamnya,” katanya. (aga)
>>>

Lusa, Hakim MK Mulai Diperiksa Mahfud MD Pilih BW dan Saldi Isra

Sabtu, 06 November 2010 , 07:14:00

JAKARTA — Isu hakim konstitusi penerima suap mulai memasuki babak baru. Ketua tim investigasi Refly Harun telah memilih dua anggota tim. Yakni, Wakil Ketua Dewan Pers Bambang Harymurti dan advokat Adnan Buyung Nasution. Mereka akan bekerja mulai Senin lusa (8/11).
’’Saya sudah dihubungi Refly. Dia sudah memilih dua anggota. Saya yakin keduanya orang yang tidak berpihak ke Refly, juga tidak berpihak ke MK. Mereka orang yang objektif,’’ kata Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud M.D. di gedung MK kemarin (5/11).

…dst

Refly Gandeng Adnan Buyung dan Bambang HarymurtiMasuk Tim Investigasi Dugaan Suap Hakim MK

Jum’at, 05 November 2010 , 19:01:00

JAKARTA – Refly Harun memenuhi janjinya untuk menuntaskan pembentukan tim investigasi dugaan kasus suap terhadap hakim Mahkamah Konstitusi. Hari ini, Refly mengumumkan dua orang dari luar yang dibawanya untuk masuk dalam tim investigasi.
Dua orang yang digandeng Refly adalah Adnan Buyung Nasution dan Bambang Harymurti. Refly mengumumkan hal itu melalui akun jejaring sosial Facebook.
“Alhamdulillah, saya sudah memperoleh dua nama yang akan mendampingi saya dalam tim investigasi MK. 1. Prof. Dr. Adnan Buyung Nasution. 2. Bambang Harymurti. Mohon doanya. Salam.”
…dst
>>>

Kamis, 04 November 2010 , 08:19:00

http://www.jpnn.com/read/2010/11/04/76235/

JAKARTA – Beberapa hakim konstitusi nampaknya sangat geram dituduh menerima suap seperti yang diungkapkan Refly Harun. Akil Mochtar misalnya. Dirinya mengaku tak mau diperiksa oleh tim investigasi yang diketuai oleh Refly jika pemeriksaan itu mengarah ke personal para hakim. Menurutnya tim yang dibentuk Ketua MK Mahfud MD bukanlah tim  pemeriksa, melainkan tim investigasi. Jadi, Refly sang ketua tidak berhak memeriksanya. “Emang siapa dia. Mau saya gampar apa,” ujar mantan Politisi Partai Golkar tersebut saat di temui di Gedung KPK kemarin. Dia pun menerangkan, proses pemeriksaan hakim sangat panjang dan prosedurnya sudah sangat jelas. Berdasarkan UU MK, pemeriksaan hakim harus ada perintah tertulis dari presiden atau jaksa agung. Tapi, lanjutnya jika kaitannya dengan kode etik, maka harus melalui majelis kehormatan hakim yang dibentuk oleh MK.

…dst

RELATED NEWS


>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Mahfud MD Siap Mundur
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/361637/

Wednesday, 03 November 2010
JAKARTA (SINDO) – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD siap mundur dari jabatannya jika ada mafia perkara yang melibatkan hakim MK, tetapi dirinya tidak bisa mengantar pelaku ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Kalau ada hakim konstitusi terbukti (terlibat suap),tapi ingkar janji ngga mau menyerahkan diri, saya yang mundur. Karena saya telah gagal menjaga lembaga MK,” kata Mahfud saat memberikan sambutan dalam acara peluncuran buku hukum acara MK di Jakarta kemarin. MK telah membentuk tim investigasi untuk menyelidiki kebenaran ada praktik mafia perkara di MK.
Tim investigasi tersebut dipimpin oleh praktisi hukum tata negara Refly Harun yang diberi waktu satu bulan. Pembentukan tim investigasi dilatarbelakangi salah satu tulisan Refly di media massa.Refly mengungkapkan ada dugaan permainan uang di MK. Dalam tulisannya itu Refly juga mengatakan ada orang Papua yang menyebutkan bahwa beperkara di MK mengeluarkan miliaran rupiah. Mahfud mengungkapkan,MK siap memfasilitasi Refly menjalankan tugasnya.
Termasuk menyiapkan pengamanan kepada Refly.Menurut Mahfud,hakim MK juga siap untuk dikonfrontir oleh Refly. “Hakim MK juga bergairah diperiksa Refly. Tak hanya diperiksa, tapi juga dikonfrontir dengan orang yang mengaku memberi uang,”katanya. Sementara ketika dihubungi, Refly mengaku akan membicarakan lebih detail tentang penugasan dirinya. “Saya harus bertemu Ketua MK dulu. Saya akan tanyakan hak, kewajiban, dan kewenangan dari tim ini. Karena dari suratnya sendiri tidak jelas. Surat ditandatangani sekjen, bukan Ketua MK,” ungkap Refly. (kholil)

>>>
Mahfud Minta Kapolri Tangkap Hakim MK
http://www.jpnn.com/read/2010/11/03/76168/Mahfud-Minta-Kapolri-Tangkap-Hakim-MK

Rabu, 03 November 2010 , 09:43:00
JAKARTA – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan bahwa dirinya sudah bertemu dengan Kapolri Timur Pradopo, di Istana Negara. Dia menyampaikan bahwa polisi harus siap-siap memeriksa hakim MK yang diduga menerima suap. “Saya ngomong dengan Kapolri barusan di Istana. Saya bilang Pak Kapolri, saya ingin menangkap hakim MK, katanya korupsi,” kata Mahfud di sela-sela acara Pertemuan Koordinasi MK dengan Asosiasi Pengajar Hukum Acara MK di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (2/11). Timur pun menjawab “Siapa pak, masa ada pak?,” kata Mahfud menirukan perkataan Timur.
“Katanya Refly ada, makanya bapak nanti siap-siap periksa Refly, saya yakin karena Refly yang ngomong,” jawab Mahfud.

…dst

Moh Mahfud MD
Hakim MK 1.000 Persen Bebas Suap

http://www.jpnn.com/read/2010/11/03/76154/Hakim-MK-1.000-Persen-Bebas-Suap

Rabu, 03 November 2010 , 07:35:00
KETUA Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD telah menunjuk pengamat hukum tata negara Refly Harun sebagai ketua Tim Investigasi dugaan makelar perkara di tubuh MK. Namun, Refly belum siap sepenuhnya menjalankan amanahnya tersebut. Refly meminta waktu tambahan. Seharusnya mulai efektif bekerja Senin, tapi ditunda Rabu. Di samping itu, menurut Mahfud, Refly juga meminta perangkat lainnya dalam menjalankan tugasnya sebagai ketua Tim Investigasi. Berikut petikan wawancara khusus INDOPOS (grup JPNN) dengan Mahfud MD di ruang kerjanya, 2 November 2010.

…dst

Suap Rp 1 M Hakim MK, Refly Tak Mengarang Cerita
http://nasional.inilah.com/read/detail/931352/suap-rp1-m-hakim-mk-refly-tak-mengarang-cerita

Nasional – Sabtu, 30 Oktober 2010 | 05:01 WIB
INILAH.COM, Jakarta – Pengamat Hukum dan Tata Negara, Margarito Kamis menyambut positif tindakan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD yang memilih Refly Harun sebagai Tim investigasi kasus suap hakim MK.
“Saya gembira sekali dengan respon Mahfud yang memilih Refly sebagai Ketua Tim Investigasi, itu bagus sekali,” kata Margarito ketika dihubungi oleh INILAH.COM, Jumat (29/10/2010) malam. Menurutnya, dalam tulisan Refly Harun yang dimuat di koran harian Kompas yang berjudul ‘MK masih Bersih?’, menunjukkan bahwa ada titik terang soal ada oknum yang berusaha melakukan praktik penyuapan sengketa pilkada. “Jadi apa yang dituliskan oleh Refly itu tidak ngarang-ngarang,” katanya. Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) dibuat kaget dengan Opini Refly Harun di Kompas, Senin 25 Oktober berjudul ‘MK Masih Bersih?’.

…dst

Ungkap Suap di MK, Mahfud Diminta Gandeng KPK
http://www.jpnn.com/read/2010/10/29/75829/Ungkap-Suap-di-MK,-Mahfud-Diminta-Gandeng-KPK

Jum’at, 29 Oktober 2010 , 19:19:00
JAKARTA – Keputusan Ketua Mahkamah Kontitusi (MK) Mahfud MD tentang pembentukan Tim Investigasi Kasus suap di MK yang dipimpin Refly Harun justru mengundang kritik. Pasalnya, bisa saja penunjukan Refly itu untuk meredam sikap kritis mantan wartawan yang kini menjadi praktisi hukum itu. Selain itu, sebenarnya lebih tepat jika Mahfud MD meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyelidikinya. Pengamat politik dari Reform Institute, Yudi Latief, mengatakan bahwa investigasi dugaan suap di tubuh MK sebaiknya diserahkan ke KPK. “Jadi bukan kepada orang yang melakukan kritikan kepada MK,” ucap Yudi saat ditemui usai menjadi pembicara diskusi di DPR RI, Jumat (29/10). Menurutnya, pembentukan tim investigasi sebenarnya sudah tepat. Namun soal orang yang duduk di tim, kata Yudi, jangan tanggung-tanggung. “Kalau eksternal, menurut saya (investigasi) harus dilakukan KPK. Jadi jangan sampai itu menjadi suatu cara untuk membungkam sikap kritis Refly Harun,” kata Yudi.

…dst

Refly Pasti Mau Membantu Usut Makelar Kasus di MK
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/360623/

Friday, 29 October 2010
Menulis opini bahwa dirinya pernah melihat dan mendengar langsung orang mengaku mengeluarkan miliaran rupiah untuk beperkara dan orang akan menyuap hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Refly Harun diangkat menjadi ketua tim investigasi untuk mengungkapnya. Ketua MK Mahfud MD menjelaskan hal itu kepada Seputar Indonesia(SINDO).
Mengapa MK menunjuk Refly Harun yang notabene orang luar MK untuk memimpin investigasi isu penyuapan di MK?
Karena dalam tulisannya di koran, Refly menyatakan mendengar sendiri dari orang yang pernah membayar uang,diminta uang, dan melihat tumpukan uang dolar yang akan dibayarkan kepada hakim MK. Jadi, MK minta tolong padanya untuk membongkar temuannya itu.Refly bertemu orangorang itu jadi gampang tinggal dipertemukan. Kalau mau menegakkan hukum, tidak boleh ada kepura- puraan.

…dst

Inilah Artikel Heboh Refly Soal Suap Hakim MK

MK Masih Bersih ?

http://nasional.kompas.com/read/2010/10/25/09201736/MK.Masih.Bersih

Senin, 25 Oktober 2010 | 09:20 WIB
Refly Harun
“Sampai pukul 12.46 tanggal 19 Oktober, kami bersih 100 persen! Siapa yang punya bukti (sebaliknya) silakan, akan kami bayarlah.” Begitu kutipan pernyataan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD dalam jumpa pers di kantor MK, 19 Oktober (www.kompas.com, 19/10). Mahfud dan kolega hakim MK rupanya merasa perlu menggelar jumpa pers karena rumor mafia perkara meresahkan mereka. Ada asap tentu ada api. Selentingan tentang MK yang mulai masuk angin kerap saya dengar. Ketika berkunjung ke Papua beberapa waktu lalu, saya mendengar keluhan dari peserta pertemuan bahwa pilkada tidak perlu lagi. Biayanya terlalu besar, baik bagi penyelenggara maupun kandidat. “Setelah habis banyak dalam pilkada, nanti habis juga untuk bersengketa di MK. Ada yang habis Rp 10 miliar-Rp 12 miliar untuk MK,” katanya.

…dst

Berita ViVanews :
Refly Ditenggat 1 Bulan Buktikan Markus di MK
Refly juga pernah mendengar ada orang yang ditunggu hakim MK, untuk kirim Rp1 miliar.

VIVAnews – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD menegaskan, praktisi Hukum Tata Negara, Refly Harun harus dapat mengungkap adanya mafia perkara di lembaga hukum MK.”Kalau mengatakan sulit membuktikan itu berarti omong kosong dia. Kan gampang sekali, wong katanya dia liat orangnya,” kata Mahfud usai audience dengan Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika di Gedung MK, Jakarta, Jumat 29 Oktober 2010.

…dst

Refly Harun Kaget Jadi Ketua Tim Antimafia MK
Refly diminta Ketua MK Mahfud MD membuktikan tulisannya.
VIVAnews – Praktisi Hukum Tata Negara Refly Harun mengaku terkejut diangkat sebagai ketua tim investigasi pengungkapan mafia hukum atau makelar kasus (markus) di Mahkamah Konstitusi (MK). Pengangkatan ini diumumkan Ketua MK Mahfud MD siang ini. “Kalau sudah diumumkan ya mau diapakan lagi. Sebenarnya ini kan biasa begitu, ibaratnya informal meskipun ada suratnya,” kata Refly saat dihubungi wartawan, Kamis 28 Oktober 2010.

…dst

Mahfud MD Kaget Opini Mafia Hukum di MK
Mahfud terkejut dengan opini berjudul ‘MK Masih Bersih?’. pada Senin 25 Oktober 2010.
Kamis, 28 Oktober 2010, 15:41 WIB
VIVAnews – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD mengangkat penulis opini di koran nasional bernama Refly Harun, menjadi ketua tim investigasi pengungkapan mafia hukum di Mahkamah Konstitusi (MK). Mahfud terkejut dengan opini berjudul ‘MK Masih Bersih?’. pada Senin 25 Oktober 2010. “Terkejut. Ada uang miliaran rupiah untuk berperkara di MK,” ujar Mahfud di kantornya, Kamis 28 Oktober 2010.

…dst