Laporan Aktivitas G.Merapi tgl 06 Npv 2010 pukul 12:00wib sampai dengan pukul 18:00 wib

>>>

Jaringan Informasi Lingkar Merapi
http://merapi.combine.or.id

>>>

Peta radius rawan Merapi
http://merapi.combine.or.id/posko

>>>

Infografik: Indonesia Ladang Bencana

Gempa, tsunami dan gunung berapi. Daerah mana saja rawan bencana?
Jum’at, 5 November 2010, 21:35 WIB
http://sorot.vivanews.com/news/read/187142-infografik–indonesia-ladang-bencana

>>>

Kompas Cetak, 06/11/2020
Merapi Peras Air Mata
Sabtu, 6 November 2010 | 03:01 WIB
http://cetak.kompas.com/read/2010/11/06/03012652/merapi.peras.air.mata.

Yogyakarta, Kompas – Letusan eksplosif Gunung Merapi sepanjang Kamis (4/11) pukul 23.00 hingga Jumat petang memeras air mata penduduk DI Yogyakarta dan Jawa Tengah. Peristiwa itu sangat mencekam, mengacaukan, dan membawa korban tewas 64 orang, puluhan sapi mati, serta belasan rumah terbakar akibat awan panas atau runtuh akibat banjir lumpur.

…dst

Bangkitnya Spirit Nasi Bungkus dari Jogja…
Sabtu, 6 November 2010 | 03:02 WIB
http://cetak.kompas.com/read/2010/11/06/03020575/bangkitnya.spirit..nasi.bungkus.dari.jogja…

Eny Prihtiyani dan Mawar Kusuma
Nasi bungkus, makanan rakyat jelata itu, hadir di tengah bencana letusan Gunung Merapi. Ketika pengungsi membeludak dan berhamburan tak tentu arah, nasi bungkus menjadi sumber kekuatan. Warga pelosok pedesaan hingga GKR Hemas Permaisuri Keraton Yogyakarta menyatakan solidaritas mereka bagi pengungsi Merapi melalui nasi bungkus.
Kelihatannya hanya nasi bungkus, tetapi dalam bencana letusan Merapi yang bertubi-tubi saat ini, ia jadi simbol betapa solidaritas warga Yogyakarta begitu kuatnya. Entah apa yang menggerakkan spirit mereka. Tanpa perintah, setiap warga di segala penjuru Provinsi DI Yogyakarta serentak memberikan pertolongan apa saja

…dst

DUKA MERAPI
Saturday, 06 November 2010
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/362279/38/

YOGYAKARTA(SINDO) – Gunung Merapi tidak berhenti mengamuk. Bahkan letusan yang terjadi pada dini hari kemarin,pukul 00.35 WIB,lebih dahsyat dibandingkan rangkaian letusan sebelumnya. Awan panas yang dimuntahkan gunung teraktif di dunia tersebut meluncur sampai sejauh 15 km ke arah Kali Gendol, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Begitu dahsyatnya awan panas atau wedhus gembel itu, hampir separuh luas Kecamatan Cangkringan, Sleman,terbakar. Berdasarkan laporan tim SAR kepada Balai Penyelidikan dan Pengembangan Kegunungapian (BPPTK), tiga desa di daerah tersebut terbakar. Tiga desa dimaksud adalah Argomulyo yang mempunyai 22 dusun, Desa Kepuharjo (8 dusun),dan Desa Umbulharjo (9 dusun). Dusun terjauh yang menjadi korban awan panas berada di Desa Argomulyo yang berjarak sekitar 15 km dari puncak Merapi.

…dst

>>>

Detik News, 06/11/2010
  • Jumat, 05/11/2010 16:05 WIB
    UGM Tampung Pengungsi Merapi
  • Antara, 06/11/2010
  • >>>
    Inilah, 06/11/2010
    06/11/2010 04:29 | Gunung Merapi
    06/11/2010 05:09 | Gunung Merapi
    >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
    >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

    Message bodyhttp://www.jpnn.com/read/2010/11/06/76385/Korban-Terbanyak-dari

    Sabtu, 06 November 2010 , 06:11:00
    JOGJA- Korban letusan Merapi kembali berjatuhan. Setelah Merapi meletus Jumat (5/10) dini hari, hingga tadi malam sebanyak 102 orang dinyatakan meninggal dan diperkirakan bakal terus bertambah. Kebanyakan adalah warga Argomulyo yang tidak sempat menyelamatkan diri saat awan panas menyambar. Desa Argomulyo yang terletak 18 kilometer dari puncak Merapi pada awalnya dinyatakan sebagai daerah aman. Para warga yang tinggal di daerah tersebut sempat mendengar sirine tanda bahaya berbunyi. Tapi tidak semuanya sempat menyelamatkan diri.
    Terlambatnya upaya penyelamatan diri oleh para warga adalah penyebab tingginya jumlah korban jiwa pada letusan kali ini. Dari 69 korban jiwa yang berada di RSUP Dr Sardjito, tujuh di antaranya adalah anak-anak. Jenazah korban yang meninggal ditempatkan di ruang forensic RSUP Dr. Sardjito, namun hingga saat ini, jenazah belum bisa diidentifikasi. Pihak keluarga yang merasa kehilangan keluarganya dipersilakan datang untuk mengenali para jenazah.

    …dst