Laporan Aktivitas G.Merapi tanggal 7 November 2010 pukul 12:00 wib sampai dengan pukuo 18:00 wib
http://www.merapi.bgl.esdm.go.id/pdf/2010/11/00_ac8fe5.pdf

>>>
Situs Jalin Merapi menyuguhkan beragam informasi penting terkait Gunung Merapi.
Disini Anda bisa mendapatkan informasi langsung secara real-time melalui streaming siaran radio Pos Pemantauan Balerante
>>>
Info Titik Aman Minimal dapat mengirimkan
SMS ke 081804389000 dengan format MERAPI<spasi>isi pesan
Bagi yang ingin mengetahui info tentang Merapi, seperti misalnya titik aman minimal dari puncak Merapi atau abu vulkanik sudah sampai di kota mana
>>>
Peta sebaran posko pengungsian dan zona
>>>
Daftar kebutuhan per posko pengaduan
>>>
>>>

Komandan Tagana: 4 Relawan Tewas, 1 Selamat

http://www.detiknews.com/read/2010/11/07/183505/1488751/10/komandan-tagana-4-relawan-tewas-1-selamat?n991101605

Minggu, 07/11/2010 18:35 WIB

Jakarta – Tim relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) berduka. Empat Orang (sebelumnya ditulis lima) personelnya gugur saat berusaha mengevakuasi para pengungsi Gunung Merapi. Sedangkan 1 relawan lainnya berhasil selamat dari amukan awan panas atau wedhus gembel. “Temen-teman yang meninggal ini bagian dari Tim Tagana DIY,” kata Komandan Tagana, Andi Anindito, kepadadetikcom, Minggu (7/11/2010).
Menurut Andi, keempat relawan yang tewas bernama Ariatno, Samiyo, Supriyadi, dan Supriyanto. Jenazah Ariatno dan Samiyo sudah berhasil ditemukan dan kini berada di Rumah Sakit dr Sardjito, Sleman, Yogyakarta. Sedangkan jenazah Supriyadi dan Supriyanto belum bisa dievakuasi. Dikatakan Andi, keempat relawan itu tewas saat terjadi letusan Gunung Merapi yang sangat dahsyat pada Kamis (4/11) malam hingga Jumat keesokan harinya. Mereka sedang bertugas untuk mengevakuasi penduduk di Glagaharjo, Cangkringan, Sleman. “Mereka berusaha untuk memback-up penduduk, tapi Tuhan berkehendak lain. Karena warga sulit diajak turun, mereka berupaya untuk merayu. Ternyata musibah datang lebih cepat,” katanya.
Andi menuturkan, tim Tagana hingga kini masih berupaya menembus lokasi untuk mencari jenazah korban yang belum berhasil dievakuasi. Keluarga korban sudah meminta agar jenazah Supriyadi dan Supriyanto segera ditemukan. “Teman-teman Tagana yang masih sehat sudah berusaha keras untuk mencapai lokasi, tapi belum bisa,” ungkapnya.

>>>

Berita Sore :

Merapi Meletus Komandan Tagana: 4 Relawan Tewas, 1 Selamat ( DetikNews, 07/11/2010  18:30 wib)

26 Dusun di 2 Kecamatan Porak Poranda Akibat Wedhus Gembel

Liang Lahat untuk Pemakaman Massal Korban Merapi Disiapkan

SBY Janji Bangun Rumah Penduduk yang Rusak

Pengaruhi Penerbangan, Laporan Cuaca Australia Disayangkan PT AP II

SBY Minta Pengungsi Merapi Jangan Buru-buru Pulang

SBY Minta Pengungsi Tak Percaya Isu Menyesatkan Soal Merapi

Kunjungi BPPTK, SBY Tanyakan Sampai Kapan Merapi Meletus

Jarak Pandang Salaman Magelang ke Purworejo Cuma 7 Meter

SBY Bermalam di Akpol Semarang

Aria Bima: Tanpa Keputusan Jelas, Percuma Presiden Ngantor di Yogya

PMI Terjunkan Kendaraan Segala Medan Hagglunds untuk Evakuasi Korban Merapi

Larangan Membangun pada Zona Rawan Bencana

>>>

Identitas Lima Relawan Merapi yang Tewas ( (ViVaNews, 07/11/2010 18:47 wib)

Letusan Merapi 5 November Terbesar Sejak 1872

SBY Janji Ganti Semua Kerusakan Pengungsi

SBY: Beredar SMS Tak Bertanggungjawab

Awan Panas Merapi Hari Ini Capai 8 Kilometer

SBY Tanyakan Kondisi Terkini Merapi

Video Keganasan Wedhus Gembel di Argomulyo

BMKG: SMS Gempa Menyesatkan
07/11/2010 09:26
Liputan6.com, Jakarta:
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah dengan beredarnya isu melalui pesan pendek (Short Message Service/SMS) yang menginformasikan bahwa akan ada gempa bumi melanda pantai selatan Jawa dari tanggal 8-11 November 2010.
SMS yang mengatasnamakan dari seorang pegawai BMKG dan sebuah media massa, ini dianggap menyesatkan, “Isu tersebut tidak benar dan menyesatkan,” ujar Deputi Bidang Geofisika BMKG Prih Harjadi, melalui perss releasenya kepada liputan6.com, Ahad (7/11). Menurut Prih, tidak ada pegawai BMKG yang pernah menyatakan akan terjadinya suatu gempa bumi besar ke depan.
…dst
>>>
Berita Siang :
DetikNews, 7 November 2010  14:11 Wib
>>>
>>>
>>>
VIVanews, Minggu, 7 November 2010
>>>
Saya Gagal Menangani Letusan Merapi
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/362401/ Sunday, 07 November 2010
ERUPSI Gunung Merapi akhir-akhir ini membuat Surono,Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sibuk. Kepada SINDO,Surono menceritakan berbagai hal tentang dirinya.Berikut petikan wawancaranya.
Sejak Merapi meletus, Anda kini termasuk orang paling sibuk?
Sebetulnya tidak sibuk juga. Yang saya lakukan di Yogyakarta sudah bagus.Saya datang di Yogyakarta sejak Gunung Merapi berstatus awas atau pada 21 Oktober lalu.Kenapa saya turun langsung menangani ini, karena Merapi itu memang beda. Merapi itu satusatunya gunung yang jika sampai statusnya siaga,maka penanggung jawabnya itu diserahkan kepada pejabat eselon tiga.Itulah Merapi.
Sudah berapa kejadian letusan gunung api yang Anda tangani?
Dihitung sejak saya mulai dari staf,sudah banyak letusan gunung berapi telah saya tangani.Saya belajar banyak saat dari staf,memulai dari yang kecil. Nah, fenomena besar letusan gunung berapi yang saya tangani itu adalah saat letusan Gunung Galunggung di Jawa Barat pada 1982, letusan Gunung Colo Sulawesi Tengah tahun 1983, Gunung Kelud Jawa Timur tahun 2007, Gunung Sinabung Sumatera Utara tahun 2010,Gunung Merapi tahun 2006 dan 2010.
Dari yang Anda tangani itu, letusan Merapi tahun 2010 yang paling besar?
Letusan Gunung Galunggung sebenarnya besar,dampaknya juga luar biasa. Tapi diukur dari segi risiko, letusan Merapi memang yang sangat besar.Kenapa risikonya besar, karena penduduk di sekitar Merapi itu banyak sehingga tingkat risikonya juga besar. Jarak permukiman penduduk di lereng Gunung Merapi mulai dari Sleman, Klaten, Boyolali hingga Magelang itu sangat banyak penduduknya. Jadi memang bisa dibilang risiko letusan Merapi itu lebih tinggi dibandingkan risiko gunung yang lain.

…dst