Jalin Merapi Penuhi Kebutuhan Informasi Warga

Situs Jalin Merapi menyuguhkan beragam informasi penting terkait Gunung Merapi
http://merapi.combine.or.id/

Peta sebaran posko pengungsian dan zona aman/Peta radius rawan Merapi
http://merapi.combine.or.id/posko

MINGGU, 7 NOVEMBER 2010, 15:14 WIB
VIVAnews – Perkumpulan jaringan radio komunitas di sekitar Merapi membuat sebuah situs yang memberikan informasi langsung dari lapangan. Situs ini juga memfasilitasi informasi yang datang maupun pertanyaan dari masyarakan seputar aktivitas gunung Merapi. Situs bernama Jaringan Informasi Lingkar (Jalin) Merapi ini berisikan update terbaru seputar keadaan di lapangan dari para relawan yang berasal dari seluruh Indonesia. Situs yang berdiri sejak tahun 2006 ini juga mengumpulkan dana serta relawan yang akan ditugaskan pada lokasi bencana Merapi.

Ahmad Nasir, kepala bagian media Jalin Merapi, mengatakan, tujuan utama pembentukan situs ini empat tahun lalu adalah karena kekecewaan terhadap pemberitaan media yang dinilai tidak akurat. Ia mengatakan, kebanyakan media kala itu hanya mengutip pejabat setempat yang seringkali informasinya tidak sesuai dengan yang ada di lapangan. “Situs yang dikerjakan oleh para radio komunitas ini bertujuan untuk mengimbangi pemberitaan media yang terkadang tidak akurat,” ujar Nasir saat dihubungi oleh VIVAnews, Minggu 7 November 2010.

Situs ini, ujar Nasir, juga bertujuan untuk mengumpulkan bantuan kepada para korban Merapi. Dia mengatakan bahwa koordinasi bantuan masih lemah, sehingga dibutuhkan para relawan yang turun langsung ke lapangan untuk memantau para korban. “Pada situs juga terdapat jumlah pasti dana yang terkumpul sehingga transparansinya jelas,” ujarnya. Ahmad mengatakan, situs tersebut memperoleh informasi seputar Merapi menggunakan beberapa teknologi. Untuk mengambil informasi dari masyarakat, dia mengatakan bahwa radio komunitas sangat berperan. Terdapat tujuh radio komunitas di Klaten, Magelang, Sleman dan Boyolali. “Seharusnya jangkauan radio komunitas hanya 2,5KM. Namun karena diletakkan di ketinggian, radio komunitas ini dapat mencapai beberapa kecamatan,” ujarnya.

Nasir mengatakan bahwa timnya juga terus berkomunikasi menggunakan VHF dengan petugas pemantau Merapi. Saat ini, Jalin Merapi menggunakan metode baru dalam menyebarkan informasinya, yaitu melalui Twitter dan Facebook. “Facebook kami pergunakan untuk koordinasi internal, sedangkan Twitter untuk siapa saja yang ingin menghubungi kami,” ujarnya.

Dari sisi antusiasme, ternyata sambutan masyarakat pada saat bencana sangat besar. Hal ini terlihat dari banyaknya masyarakat yang mendaftar menjadi relawan. Nasir mengatakan terdapat 1.600 orang yang telah mendaftar untuk menjadi relawan melalui situs ini. Namun, hanya 200 yang telah difungsikan di lapangan.“Jika bencana masih berlanjut, sisa relawan ini juga akan kami turunkan,” ujarnya.

Situs yang didanai oleh Combine Resource Institution ini juga memperoleh informasinya dari RRI dan Badan Nasional Penanggunalan Bencana (BNPB). Nasir mengatakan bahwa jika bencana ini telah usai, situs ini akan sangat berguna untuk mempromosikan potensi pariwisata dan ekonomi di sekitar gunung Merapi.“Situs ini nantinya tidak akan lagi hanya berbicara soal gunung, namun juga berbicara mengenai potensi-potensi lain di daerah ini,” ujarnya.
• VIVAnews

Bersama Combine Resource Institution, Jalin Merapi memperkenalkan situs informasi terkini.
VIVAnews – Aktivitas Gunung Merapi seolah tak berhenti hingga detik ini. Material vulkanik terus dimuntahkan ke segenap penjuru dan membuat banyak orang harus lintang-pukang menjauh dari gunung berapi teraktif di Indonesia itu. Mungkin tak banyak waktu Anda untuk mendapatkan informasi terbaru tentang aktivitas Merapi di televisi dan radio. Atau, Anda ingin mengetahui kondisi terbaru dari saudara atau kolega Anda. Untuk itu, LSM bernama Jalin Merapi bersama Combine Resource Institution memperkenalkan situs Jalin Merapi di alamat http://merapi.combine.or.id. Apa yang bisa ditemukan di situs ini?

Ya, situs Jalin Merapi menyuguhkan beragam informasi penting terkait Gunung Merapi. Anda bisa mendapatkan informasi langsung secara real-time melalui streaming siaran radio Pos Pemantauan Balerante. Selain itu, Anda juga dapat memantau informasinya melalui timeline akun Twitter @jalinmerapi yang terpampang di halaman depan website. Ada pula informasi-informasi yang dikumpulkan dari warga melalui Twitter dengan hashtag #merapi. Bagi yang ingin mengetahui info tentang Merapi, seperti misalnya titik aman minimal dari puncak Merapi atau abu vulkanik sudah sampai di kota mana, Anda dapat mengirimkan SMS ke 081804389000 dengan format MERAPI<spasi>isi pesan.

Menariknya, situs bilingual Indonsia-Inggris ini tak sekadar memajang info SMS, Twitter, dan siaran radio streaming. Jalin Merapi juga membuka kesempatan pada siapa pun yang ingin menjadi relawan. Anda yang ingin menyumbangkan bantuan pengelola juga membuka kesempatan di sini. Data dan informasi di situs ini juga semakin lengkap dengan adanya peta sebaran posko pengungsian dan zona aman. Tujuannya agar warga yang bermukim di sekitar lereng Merapi tetap berada dalam keadaan aman.

Bagi lembaga, institusi, atau seorang yang ingin mengetahui daftar kebutuhan per posko pengaduan, Anda dapat mengunjungi link berikut ini untuk mempermudah pendistribusian bantuan. Bagi pengguna BlackBerry, Anda juga bisa memperoleh informasi terbaru melalui perangkat Anda dengan mengunduh aplikasi yang dikembangkan oleh 7Langit melalui tautan berikut. (art) • VIVAnews
Semoga Berguna.