1 ) PTN: Tidak Wajib, UN Menjadi Acuan Masuk PTN
Senin, 13 Desember 2010, 19:36 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Beberapa Perguruan Tinggi Negeri menyatakan, peraturan bahwa Ujian Nasional (UN) menjadi acuan masuk Perguruan Tinggi negeri (PTN) bukan suatu kewajiban. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Pertanian Bogor (IPB), Yonny Koesmaryono mengatakan, berdasarkan PP No. 60 Tahun 2010 pasal 5, hasil UN dapat dipertimbangkan untuk dapat menjadi acuan masuk PTN. Dengan kata “dapat dipertimbangkan” itu, kata Yonny, PTN bisa menggunakan nilai UN dan bisa juga tidak. Menurut Yonny, dalam Permen No. 34 disebutkan bahwa PTN harus mengundang mahasiswa kurang mampu yang berprestasi. Salah satu acuan yang dapat digunakan adalah menggunakan nilai UN. “Tahun depan baru mulai akan diberlakukan, panitia akan mengundang secara nasional siapa saja calon mahasiswa miskin berprestasi yang bisa masuk PTN, tapi yang menyeleksi tetap PTN,” kata dia. Yonny menjelaskan, berdasarkan PP No. 60 Tahun 2010, penerimanaan mahasiswa baru 60 persen dari seleksi nasional. Di IPB, kata Yommy, 40 persen calon mahasiswa akan direkrut melalui sistem undangan dan 20 persennya akan direktrut melalui seleksi tulis. “Calon mahasiswa melalui sistem undangan akan diseleksi secara nasional melalui nilai rapor dan UN, serta peringkat sekolahnya,” jelas Yonny.
…dst

Sumber : http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita/10/12/13/152064-ptn-tidak-wajib-un-menjadi-acuan-masuk-ptn
>>>

2 ) IPB Temukan Susu Anti H5N1
http://www.antaranews.com/berita/1292258436/ipb-temukan-susu-anti-h5n1

Senin, 13 Desember 2010 23:40 WIB
Bogor (ANTARA News) – Peneliti Institut Pertanian Bogor berhasil menemukan fomulasi susu berkhasiat anti flu burung atau H5N1 dan anti diare. Formuliasi susu anti flu burung dan anti diare ini adalah hasil penelitian Rahmat Hidayat, Dosen Fakultas Kedokteran Hewan, Ilmu Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner IPB yang dipaparkan dalam Seminar hasil-hasil penelitian IPB di IPB International Convention Center, Senin. Rahmat berhasil menemukan formula susu berkhasiat anti flu burung dan anti diare merupakan tahun pertama penelitian dari dua tahun yang direncanakan. “Tujuan akhirnya berupa formulasi susu segar yang berkhasiat anti flu burung dan anti diare,” katanya. Ia menyebutkan anti diare untuk mencegah diare dua jenis diare yakni Escherichia coli dan Salmonella enteritidis. Rahmat menjelaskan, dipilihnya susu sebagai formula anti flu burung dan anti diari adalah untuk meningkatkan kualitas konsumsi susu pada masyarakat sekaligus memberikan manfaat dengan adanya anti flu burung dan diare.

…dst

3 ) Dana Penelitian Dikelola Daerah
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/369777/

Monday, 13 December 2010
YOGYAKARTA (SINDO) – Dana bantuan penelitian dari Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) mulai 2012 akan dikelola oleh daerah. Perguruan Tinggi Swasta (PTS) diharapkan dapat memanfaatkan kebijakan tersebut sebaik-baiknya. Koordinator Kopertis Wilayah V Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Bambang Supriyadi mengatakan, dengan pengelolaan dana bantuan penelitian di daerah, pihaknya menargetkan dapat menyerap separuh dari dana hibah tersebut untuk PTS. “Persaingan menjadi khusus lokal daerah. Kalau DIY ya hanya antara empat PTN dan 15 PTS yang ada di DIY. Jadi lebih mudah dilalui,” katanya kemarin. Pemindahan pengelolaan dana bantuan tersebut dilakukan agar penelitian yang dilakukan di kalangan akademisi lebih sesuai dengan kebutuhan daerah. Hal itu tidak akan tercapai, jikat olokukur seleksi jenis penelitian dilakukan secara nasional. Menurutnya, di masa transisi 2011 mendatang,Kopertis V akan mencoba menyusun berbagai tema penelitian yang dapat dijadikan seleksi proposal penelitian tersebut. “Kita coba susun tema-temanya yang sesuai dengan kebutuhan DIY,”ujar Bambang. Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Janabadra Yogyakarta Cungki Kusdarjito membenarkan adanya kemudahan untuk mengakses dana bantuan penelitian jika dikelola oleh Kopertis.

…dst

4 ) JURNAL ILMIAH
Penelitian Masih Tumpang Tindih
http://edukasi.kompas.com/read/2010/12/13/11095326/Penelitian.Masih.Tumpang.Tindih

Senin, 13 Desember 2010 | 11:09 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Selain persoalan kuantitas dan kualitas, penelitian sejumlah lembaga penelitian di Indonesia sering kali tumpang tindih. Akibatnya, penelitian yang dilakukan kurang menghasilkan kemajuan berarti karena mengulang-ulang penelitian yang dilakukan lembaga lain. Ketua Dewan Riset Nasional Andrianto Handojo mengatakan, lembaga yang melakukan penelitian di Indonesia cukup banyak. Lembaga itu terdiri dari 114 perguruan tinggi negeri, 301 perguruan tinggi swasta, 8 badan usaha milik negara, 8 badan usaha milik swasta, 76 lembaga penelitian departemen, 91 lembaga penelitian nondepartemen, dan 24 lembaga penelitian pembangunan daerah. Jumlah peneliti yang bekerja di sejumlah lembaga tersebut belum bisa dirinci secara pasti. “Kalau pemerintah ingin riset itu maju, persoalan regulasi dan koordinasi riset harus dituntaskan terlebih dahulu,” ujarnya. Pola pikir pemerintah mengenai kegiatan riset juga perlu dibenahi. Selama ini, sistem anggaran dari pemerintah untuk riset masih disamakan dengan belanja barang.

…dst

5 ) JURNAL ILMIAH
Hanya Dua, Jurnal Ilmiah Berakreditasi A
http://edukasi.kompas.com/read/2010/12/13/09573567/Hanya.Dua..Jurnal.Ilmiah.Berakreditasi.A

Senin, 13 Desember 2010 | 09:57 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Jumlah jurnal ilmiah nasional yang berakreditasi A atau “Sangat Baik” masih sangat rendah. Kondisi itu membuat upaya menjadikan jurnal nasional berstandar internasional dan menjadi rujukan ilmuwan mancanegara masih sangat sulit. Hasil penilaian Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional periode II tahun 2010 terhadap jurnal berkala ilmiah terbitan perguruan tinggi, lembaga penelitian, ataupun organisasi profesi pada November lalu menunjukkan, hanya dua jurnal yang terakreditasi A dan 26 jurnal terakreditasi B. Sebanyak 46 jurnal, beberapa di antaranya berasal dari perguruan tinggi ternama, tidak terakreditasi. Jurnal terakreditasi A itu adalah The South East Asian Journal of Management yang diterbitkan Pusat Penelitian Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, dan Microbiology Indonesia terbitan Perhimpunan Mikrobiologi Indonesia, Jakarta.

…dst

6 ) IPB Hasilkan Ratusan Riset Selama 2010
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/369854/38/
Tuesday, 14 December 2010

BOGOR (SINDO) – Karya penelitian akademisi Institut Pertanian Bogor (IPB) terusmengalamipeningkatan dari tahun ke tahun. Sepanjang 2010, IPB telah menghasilkan 201 riset dari 330 yang ditargetkan.
Sebanyak 44 di antaranya masuk dalam karya inovatif Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek). “Sejak 2008, IPB terbanyak dalam menyumbangkan karya inovatif dan prospektif Kemenristek.Pada 2008 terdapat 21 riset,2009 sebanyak 24,dan pada 2010 ini ada 44 riset,” ungkap Rektor IPB Herry Suhardiyanto di sela-sela seminar hasil- hasil riset IPB 2010 di IPB International Convention Center (IICC), Bogor, kemarin. Herry mengatakan, seminar hasil-hasil riset ini terbagi dalam lima kelompok yakni bidang energi,sumber daya alam,dan lingkungan; pangan; sosial,ekonomi, dan budaya; teknologi dan rekayasa; serta biologi dan kesehatan. Wakil Rektor Bidang Riset IPB Anas Miftah Fauzi menambahkan, hasil-hasil penelitian tersebut diharapkan layak dipublikasikan kemudian memperkaya materi pendidikan.

…dst

7 ) Kuliah Umum SBY 14 Desember 2010 di ITS soal Akselerasi Inovasi Teknologi
http://www.mediaindonesia.com/read/2010/12/13/187984/88/14/Kuliah-Umum-SBY-di-ITS-soal-Akselerasi-Inovasi-Teknologi

Senin, 13 Desember 2010 23:49 WIB
SURABAYA-MICOM: Rektor ITS Surabaya Priyo Suprobo dan Mendiknas Mohammad Nuh merupakan sosok yang mampu menghadirkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke ITS untuk menghadiri HUT ke-50 atau HUT Emas ITS. “Saya kira, kehadiran Bapak Presiden ke ITS berkat jasa Pak Rektor ITS dan Mendiknas yang juga mantan Rektor ITS,” kata Pembantu Rektor (PR) IV ITS Prof Eko Budi Djatmiko di Surabaya, Senin (13/12). Bagi ITS kehadiran Presiden Yudhoyono merupakan kebanggaan tersendiri,.Sebab kehadiran Presiden menandai ulang tahun ke-50 dari universitas teknik yang diresmikan Presiden Soekarno pada 10 Nopember 1960 itu. “Beliau akan menyampaikan kuliah umum yang bertajuk `Akselerasi Inovasi Teknologi dalam rangka Mencapai Keunggulan Ekonomi Nasional`,” katanya. Kuliah umum itu akan diikuti sekitar 2.000 peserta dari kalangan dosen, mahasiswa, karyawan dan alumni. Selain itu juga hadir sejumlah pejabat sipil, militer, dan tokoh masyarakat di Jawa Timur. Setelah itu, Presiden akan meninjau pameran teknologi yang merupakan karya teknologi dari mahasiswa dan dosen ITS di Grha ITS.

…dst

8 ) Setahun Binus Tv, Siap-siap Berbayar
http://edukasi.kompas.com/read/2010/12/13/10453959/Setahun.Binus.Tv..Siap.siap.Berbayar

Senin, 13 Desember 2010 | 10:45 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Kehadiran televisi kampus sebagai stasiun televisi komunitas diharapkan mampu memberikan kontribusi yang mencerdaskan kehidupan bangsa lewat program-program tayangannya. Bermacam tayangannya yang bersifat edukatif dapat dijadikan alternatif tayangan televisi yang belakangan ini semakin didominasi dengan program-program hiburan Demikian diungkapkan Head of Bina Nusantara (Binus) TV Donny de Kaizer, di Jakarta, Sabtu ( 11/12/2010), menyambut hari ulang tahun pertama Binus Tv yang berdiri pada 7 Desember 2009 lalu. Ia mengatakan, saat ini bukan hanya stasiun televisi nasional dan lokal yang meramaikan kancah dunia penyiaran Indonesia, melainkan juga stasiun televisi komunitas. Setelah satu tahun berdirinya, lanjut dia, Binus Tv diharapkan dapat memberikan program-program yang berkarakter edukatif lewat acara yang dikemas secara menarik. Apalagi, saat ini Binus Tv telah menjadi media televisi komunitas pendidikan berbasis streaming dengan 12 jam waktu siaran per hari. Donny menambahkan, pihaknya juga telah bekerja sama dengan beberapa televisi lokal dan nasional dalam hal mendukung isi program di stasiun televisi tersebut. Saat ini, stasiun tv tersebut telah memiliki lebih dari 25 program reguler yang tayang setiap hari di www.binus.tv. ( http://www.binus.tv/Default.aspx )…dst
Baca juga :
http://kampus.okezone.com/read/2010/12/13/373/402881/hip-hip-hura-binus-tv-genap-satu-tahun
Senin, 13 Desember 2010 – 18:10 wib
JAKARTA- Siapa bilang mahasiswa enggak bisa mendirikan dan mengelola sebuah stasiun televisi? Civitas akademika di Universitas Bina Nusantara (Binus) membuktikan anggapan tersebut salah. Binus TV yang mereka dirikan bahkan telah genap berusia satu tahun pada 7 Desember lalu.

…dst

9 ) AMIKOM dan Jogja Edu Gelar Pameran
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/369776/

Monday, 13 December 2010
YOGYAKARTA (SINDO) – Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) AMIKOM bekerja sama dengan 17 perguruan tinggi (PT) di Yogyakarta yang tergabung dalam Jogja Edu,mengikuti pameran pendidikan di Tuban, Jawa Timur,selama dua hari,kemarin. Di pameran tersebut,AMIKOM banyak menampilkan berbagai kreasi teknologi informasi (TI) dari para mahasiswa. Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) STMIK AMIKOM Yogyakarta Erik Hadi Saputera mengatakan, dalam upaya promosi dan memberikan edukasi tentang IT kepada pelajar, lembaganya bersama Jogja Edu secara continue menggelar expo di sejumlah tempat. Event kali ini, pihaknya diundang oleh Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) Kabupaten Tuban. “Acara cukup sukses. Banyak pelajar yang antusias khususnya denganproduk-produkITyangdihasilkan mahasiswa AMIKOM,”ungkapnya kepada SINDO kemarin.

…dst

10 ) Mahasiswa Harus Introspeksi Diri
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/369825/

Tuesday, 14 December 2010
MAKASSAR(SINDO) – Aksi unjuk rasa yang kerap berujung anarkis di Kota Makassar seharusnya menjadi bahan introspeksi diri bagi mahasiswa.Pasalnya, aksi tersebut sangat merugikan banyak pihak dan bisa mengganggu stabilitas dan keamanan daerah. “Harusnya aksi-aksi kekerasan seperti ini menjadi bahan introspeksi bagi mahasiswa. Jangan sampai, unjuk rasa mulia itu malah mendapatkan cemohan dan makian dari masyarakat,”ungkap psikolog Universitas Negeri Makassar (UNM) Widyastuti kepada Seputar Indonesia,kemarin. Menurutnya, aksi-aksi anarkis satu pekan terakhir di Kota Makassar sudah berada diluar nalar masyarakat. Bahkan,beberapa kalangan bertanya-tanya,apakah betul kasus kekerasan dan anarkis ini bisa dilakukan oleh para kaum intelek ini. Bahkan, kekerasan yang dipertontonkan tersebut bisa menimbulkan biasnya pemaknaan dari unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa. “Intinya apa sih yang ingin dicapai dibalik itu semua? Harusnya kalau mau berjuang, harus membuat mendapatkan dukungan dari seluruh pihak.Tapi kalau sudah begini, mau diapa lagi,” ujarnya kepada SINDO.

…dst

11 ) Mendiknas Terima Formula UN Versi DPR
http://www.jpnn.com/read/2010/12/13/79507/Mendiknas-Terima-Formula-UN-Versi-DPR-

13 Desember 2010
JAKARTA — Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh mengungkapkan, pihaknya untuk sementara ini menerima usulan formula ujian nasional (UN) yang diberikan oleh Panitia Kerja (Panja) UN Komisi X DPR RI, meskipun akan dibahas kembali. ..cut…
Formula baru UN yang akan dilaksanakan adalah menggabungkan nilai UN dengan Nilai Sekolah (NS). Dijelaskan, nilai sekolah adalah gabungan nilai ujian sekolah ditambah nilai rapor semester 1 – 4. Selain itu, nilai gabungan antara nilai sekolah dengan UN ditetapkan minimal 5,5. “Nilai sekolah dan UN mempunyai bobot masing-masing yang akan ditentukan oleh pemerintah. Bobotnya akan ditentukan, namun bobot nilai sekolah itu tentunya akan lebih kecil dari bobot UN,” jelas Mendiknas. Dengan adanya formula baru ini, Mendiknas juga sempat mengatakan bahwa UN ulangan akan ditiadakan tahun depan.

…dst