> I ) Subjek: Kaitan Tugas belajar dengan Sertifikasi Dosen
> Date: Tue, 14 Dec 2010 08:29:13 +0800
> Assalaamu’alaikum wr.wb.
> Mau tanya Bu, kalau aturan bahwa dosen yang sedang mendapatkan beasiswa dari pemerintah untuk studi lanjut tidak bisa mengajukan sertifikasi atau sebaliknya dosen yang sudah sertifikasi tidak boleh mengajukan beasiswa melanjutkan studi itu aturannya yang mana ya? Terima kasih atas penjelasannya Bu.
> Wassalaamu’alaikum wr.wb.
> DDS
>
Dari: fitrith@…
Tanggal: Selasa, 14 Desember, 2010, 10:08 AM

Walaikumsalam Wr. Wb. Pak DD,
Larangan mengikuti Serdos bagi yang tugas belajar terdapat di :
A) UU no 14 tahn 2005 (UU Guru dan Dosen) pasal 47 ayat (1) b salah satu persyaratan peserta serdos harus memiliki jabatan fungsional minimal AA.
Sebagaimana kita ketahui yang melaksanakan tugas belajar berstatus non aktif/dibebaskan sementara dari jabatan fungsional dosen sehingga tak memenuhi persyaratan serdos dengan kata lain dalam keadaan tak memiliki Jabatan Fungsional Dosen.
B) Penjelasan Kepala Bagian Mutasi Dosen Kemendiknas tentang studi lanjut bagi PNS Dosen dalam kaitannya dengan kenaikan jabatan, kepangkatan, sertifiksi Dosen, dan evaluasi beban kerja Dosen
http://www.kopertis3.or.id/html/wp-content/uploads/2010/06/trisno-zuardi-studi-lanjut-bagi-pns-dosen.pdf
Di Bab III. di bawah judul Sertifikasi item no 1 :
PNS dosen yang sedang tugas belajar tidak dapat diikutkan sebagai peserta serdos.

Larangan tersebut diatas pemakaikannya tak bisa dengan membalikkan kalimatnya, dosen yang sudah memiliki serdos tak ada larangan untuk mengajukan beasiswa untuk tugas belajar/studi lanjut, Hanya selama tugas belajar tidak bisa menerima tunjangan profesi dosen bila masa tugas belajar lebih dari 6 bulan (diberhentikan tunjangan mulai bulan ke 7)
Larangan pengajuan beasiswa hanya untuk kelompok ini :
Permendiknas no 48 tahun 2009
http://www.kemdiknas.go.id/media/101932/permen_48_2009.pdf
Pasal 17 q
1) tidak sedang menjalankan cuti di luar tanggungan negara;
2) tidak sedang mengajukan upaya hukum keberatan ke badan pertimbangan
kepegawaian (BAPEK);
3) tidak sedang/dalam proses penjatuhan hukuman disiplin tingkat sedang
atau tingkat berat;
4) tidak sedang menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau tingkat berat;
5) tidak sedang dalam proses perkara pidana, baik tindak pidana kejahatan
maupun pelanggaran;
6) tidak sedang melaksanakan kewajiban ikatan dinas;
7) tidak sedang/dalam melaksanakan pendidikan dan pelatihan penjenjangan;
8). tidak pernah gagal dalam tugas belajar yang disebabkan oleh kelalaiannya;
9) tidak pernah dibatalkan mengikuti tugas belajar karena kesalahannya.
Sekian penjelasan saya,
Salam, Fitri

>>>>>>>>>>>>>

II ) Subjek : Beban Kerja Dosen untuk yang tugas belajar
Date: Thu, 2 Dec 2010 14:36:55 +0700
Subject: RE: [DG] Mohon pencerahan pengisian Kinerja Dosen

>Mohon pencerahannya bagaimana mengisi poin poin untuk lembar kinerja dosen bagi dosen yang baru menyelesaikan pendidikan (S2 atau S3).
>Ketika diisi ke unsur pendidikan langsung 12 dan yang lain 0 maka kesimpulannya T atau tidak memenuhi kepatutan. Jika mau dipilah pilah maka berapa yang harus >dicantumkan ke pendidikan, penelitian, pengabdian dan penunjang?
>mohon pencerahannya karena di panduan pengisian belum ada informasi jika dosen yang akan mengisi lembar kinerja tersebut baru pulang sekolah dan belum kebagian >mengajar dikarenakan misalnya pulang sekolah di saat semester sudah berjalan beberapa minggu.
>terima kasih atas pencerahannya.
>Salam,
>NY
To: …@yahoogroups.com
From Nurfitri
Dear Bu NY,
bagi dosen yang baru selesai tugas belajar tak perlu isi BKD karena masih NOL sksnya. Akhir semester depan aja baru lapor. Penjelasan ini terdapat di :
http://www.kopertis3.or.id/html/wp-content/uploads/2010/06/trisno-zuardi-studi-lanjut-bagi-pns-dosen.pdf
IV. EVALUASI BEBAN KERJA DOSEN
Tugas Belajar :
1.
Selama melaksanakan tugas belajar, maka PNS dosen yang bersangkutan tidak perlu dievaluasi pelaksanaan beban kerja dosennya, karena statusnya sebagai dosen sedang non aktif.
2. Yang perlu dievaluasi oleh pimpinan PT yang bersangkutan adalah Laporan kemajuan studi setiap semester yang disampaikan oleh PNS dosen yang sedang tugas belajar.
3 Bagi PNS dosen yang telah aktif kembali sebagai dosen pada tengah atau akhir semester gasal dalam tahun evaluasi beban kerja, maka pada akhir tahun evaluasi beban kerja yang dilaporkan untuk dievaluasi hanya pencapaian beban kerja minimal pada semester genap berikutnya. ( ada salah ketik di pedoman itu, bukan semester ganjil, semester genap maksudnya.)
Untuk perhitungan sks silahkan berpedoman pada lampiran BKD dosen (perhitungan sksnya berbeda dengan perhitungan angka kredit dosen), dalam perhitungan BKD ijazah S2/S3 atau pelaksanaan pendidikan S2/S3 nol sksnya, yang dapat sks hanya yang tugas belajar untuk akta mengajar. Silahkan baca tabel I kegiatan bidang pendidikan dan pengajaran, tabel II adalah kegiatan bidang penelitian tercetak dengan nama kegiatan bidang  pendidikan dan pengajaran, tabel III kegiatan bidang pengabdian kepada Masyarakat, tabel IV kegiatan bidang penunjang.
http://www.kopertis3.or.id/html/wp-content/uploads/2010/03/lampiran-beban-kerja-2010.pdf
Salam, Fitri
>>>>>>>>>>>>>
III) Subjek : Ikatan Dinas Bagi yang Selesai Tugas Belajar
> Date: Fri, 17 Dec 2010 11:00:22 +0800
> From: mumxxxx
> Subject: Ikatan kerja
> Selamat siang bu, mudah-mudahan selalu dalam Lindungan Allah SWT
> Mohon penjelasannya PNS Dosen Dpk mengikuti pendidikan S2
> dengan biaya BPPS 2009/2010 – 2010/2011, dan dari institusi pengirim (PTS) tidak
> memberikan bantuan sepeserpun.
> 1. Apakah kewajiban 2n+1 diartikan wajib kembali ke institusi pengirim atau
> boleh mutasi ke PTS lain asalkan masih dibawah naungan Dikti?
> 2. Apabila tetap ingin mutasi dengan keinginan sendiri, apakah harus
> mengembalikan biaya BPPS?
> 3. Bila ya, Bagaimana mekanisme pengembalian biaya BPPS tersebut?
> Terima kasih atas penjelasannya.
>
Dari: Nurfitri Thio
Terkirim: Jum, 17 Desember, 2010 11:57:14
Judul: RE: Ikatan kerja
Siang, langsung ya :
1) Ikatan Dinas untuk BPPS lamanya 1n + 1, n = lamanya masa tugas belajar, yang 2n + 1 utk beasiswa Dikti program LN.
Sesuai dengan Perjanjian Tugas Belajar yang telah anda teken, selepas tugas belajar anda harus kembali ke unit kerja asal (PT pengirim), silakan baca lampira II permendiknas no 48 tahun 2009 pasal 4 ayat 2.
Biaya tugas belajar sudah terdapat di BPPS yang didanai Dikti yang sumbernya dari APBN, PTS pengirim tak ada kewajiban keluarkan dana lagi.
2) Harus, karena sama dengan melanggar perjanjian tugas belajar
3) Harus kembalikan semua biaya tugas belajar plus 100% dan beresiko dijatuhi hukuman dispin.
Ini sumber hukumnya :

http://www.kemdiknas.go.id/media/101932/permen_48_2009.pdf

Permendiknas no 48 tahun 2009
Pasal 1
19. Perjanjian tugas belajar adalah perjanjian tertulis antara pegawai pelajar dengan
pimpinan Unit Kerja yang memuat syarat-syarat, hak dan kewajiban para pihak
sesuai peraturan perundang-undangan.
22. Ikatan dinas adalah masa wajib kerja pada unit kerja asal bagi PNS yang telah
berakhir masa tugas belajarnya.
Pasal 15
(2) Kewajiban ikatan dinas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) k dilaksanakan
selama 2n + 1 bagi Pegawai Pelajar di luar negeri dan 1n + 1 bagi pegawai pelajar
di dalam negeri (BPPS)

Lampiran II
Pasal 3
a. PIHAK PERTAMA berhak atas :
a. pelaksanaan ikatan dinas PIHAK KEDUA di unit kerja asal;
b. pembayaran sejumlah ganti rugi atas biaya pendidikan yang telah dikeluarkan PIHAK
PERTAMA kepada PIHAK KEDUA apabila PIHAK KEDUA lalai melaksanakan kewajibannya
Pasal 4 ayat 2
j. berkewajiban melaksanakan ikatan dinas di unit kerja asal menurut lamanya mengikuti tugas belajar;
Pasal 7
(1) PIHAK KEDUA yang tidak melaksanakan kewajibannya dikenakan sanksi :
a. hukuman disiplin berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku; dan
b. mengembalikan/menyetor ke kas negara sejumlah biaya yang telah dikeluarkan selama
tugas belajar ditambah 100%.

Salam, Fitri
>From Mumxxxx
Date: Fri, 17 Dec 2010 14:36:06 +0800
>Subject: Bls: Ikatan kerja
>Terima kasih atas penjelasannya, ada pertanyaan lanjutan bu….
>Tahun 2008-2009 Saya pernah mendapat BPPS on going namun selama kuliah di S2 saya tetap diharuskan bekerja oleh PTS pengirim bahkan harus mau menjadi kaprodi (secara >lisan saya diintimidasi bila menolak akan dilaporkan ke kopertis) waktu itu saya menerima saja karena takut dan belum tahu aturan. sekarang saya ingin mutasi ke PTS lain dan >disetujui Kopertis. Apakah masa kerja saya sewaktu kuliah dg BPPS on going dihitung atau n+1 tetap berlaku setelah lulus? terima kasih >banyak

From: fitrith@….
To: …@yahoo.co.id
Subject: RE: Bls: Ikatan kerja
Date: Fri, 17 Dec 2010 13:47:40 +0700
Dosen yang menerima BPPS dibebaskan sementara dari jabatan fungsional dosen/dinon-aktifkan selama melaksanakan tugas belajar , ikatan dinas n+1 dihitung setelah selesai tugas belajar (setelah peroleh ijazah, perhatikan permendiknas no 48 tahun 2009 pasal 1 item no 22), jadi masa kerja sewaktu kuliah dengan BPPS on going tidak bisa  diperhitungkan sebagai masa menjalankan ikatan dinas.
Salam, Fitri