SBY keluarkan 12 Inpres ” Gayus Tambunan”
SBY menunjuk Wapres Boediono mengawasi pelaksanaan inpres
Senin, 17 Januari 2011, 15:45 WIB
VIVAnews – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengeluarkan 12 instruksi Presiden (Inpres) khusus perkara mafia hukum Gayus Tambunan. Termasuk penjelasan perkembangan penanganan kasus Gayus Tambunan kepada publik.

Hal itu disampaikan Presiden SBY usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin 17 Januari 2011. Di bagian akhir inpres, Presiden SBY menunjuk Wakil Presiden Boediono untuk memimpin pengawasan, pemantauan, dan penilaian inpres kasus Gayus.

Berikut 12 Inpres ‘Gayus’ yang dikeluarkan Presiden SBY:
1. Instruksi Kepada kepolisian RI, Kejaksaan, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Hukum dan HAM, untuk mempercepat dan menuntaskan kasus hukum Gayus Tambunan.
2. Instruksi agar meningkatkan sinergi antara penegak hukum dengan melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan dan Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum. Komisi Pemberantasan Korupsi lebih dilibatkan dan lebih didorong untuk melakukan langkah-langkah pemeriksaan yang belum dilakukan Polri.
3. Instruksi audit kinerja penegak hukum untuk mengetahui pelanggaran di setiap lembaga-lembaga terkait, dalam hal ini di Kepolisian, Kejaksaan, dan Dirjen Pajak. SBY berharap, hal yang sama dilakukan lembaga penegak hukum yang tidak di bawah lembaga Presiden.
4. Instruksi penegakan hukum tidak pandang bulu. Sebanyak 149 perusahaan yang disebut dalam masalah perpajakan, bila ada bukti permulaan yang cukup, dalam arti melakukan pelanggaran, perlu dilakukan pemeriksaan.
5. Instruksi penggunaan metode pembuktian terbalik dapat dilakukan sesuai perundangan yang berlaku agar penanganan efektif.
6. Instruksi untuk mengamankan dan mengembalikan uang atau aset negara, termasuk uang yang diduga hasil korupsi dari kasus Gayus Tambunan.
7. Instruksi untuk melakukan tindakan administrasi dan disiplin di samping sanksi hukum bagi yang bersalah kepada semua pejabat yang nyata-nyata melakukan penyimpangan, pelanggaran, dan kejahatan. Termasuk mutasi dan pencopotan, bagi lembaga yang belum melakukan itu diharap bisa melakukan satu miggu ke depan.
8. Instruksi bagi organisasi atau lembaga yang sejumlah pejabatnya melakukan kesalahan dan penyimpangan, perlu dilakukan penataan ulang agar bisa dibersihkan dari unsur-unsur yang bisa melakukan hal serupa di masa depan. Untuk instruksi ini, SBY beri waktu satu bulan ke depan.
9. Instruksi peninjauan dan perbaikan secara serius pada lembaga hukum untuk mencegah terjadinya penyimpangan dan kejahatan serupa di masa depan.
10. Instruksi adanya laporan secara berkala dari kemajuan penuntasan kasus hukum Gayus Tambunan, termasuk pelaksanaan inpres, setiap dua minggu.
11. Instruksi untuk menjelaskan atau mengumumkan kepada masyarakat luas tentang kemajuan penanganan kasus Gayus Tambunan secara berkala, agar masyarakat dapat mengikuti apa yang sedang dan akan dilakukan jajaran penegak hukum, termasuk unsur pemerintah terkait.
12. Menugaskan Wakil Presiden memimpin kegiatan pengawasan, pemantauan, dan penilaian inpres ini dengan dibantu Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Fukum.

“Sebanyak 12 instruksi yang saya keluarkan hari ini, untuk dilakukan jajaran penegak hukum dan pemerintah, terkait kasus Gayus Tambunan,” ujar SBY. (umi)
• VIVAnews

>>>

Nasional – Senin, 17 Januari 2011 | 15:53 WIB
INILAH.COM, Jakarta – Satu kasus lagi yang menjadi perhatian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yakni kasus Bank Century.
Presiden memberikan empat instruksi soal penanganan kasus Bank Century, yang disampaikan di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/1/2011).
1. Tuntaskan semua kegiatan untuk merespons hasil pansus DPR.
2. Tuntaskan pembenahan regulasi sesuai kesimpulan DPR dan juga lakukan di jajaran BI.
3. Upayakan pemulihan dan pengembalian aset Bank Century yang diduga dibawa ke negara tertentu. Jika diperlukan, saya akan minta disiapkan surat presiden kepada pemerintah negara itu agar terwujud kerja sama yang baik sesuai konvensi PBB. Perkuat tim pengembalian aset itu dengan para ahli yang paham dengan negara bersangkutan. Tujuanya agar pengembalian aset berlangsung efektif
4. Sebagaimana kasus Gayus, beri penjelasan kepada masyarakat secara berkala mengenai tindak lanjut panitia angket KPK. Kalau memang ada dugaan korupsi, saya minta supaya dijelaskan secara gamblang. Pub bila tidak ditemukan dugaan korupsi, juga perlu dijelaskan secara gamblang, agar masyarakat tidak terus bertanya-tanya.

Sebelumnya, Presiden SBY memberikan 12 instruksi terkait penanganan kasus Gayus Tambunan. Presiden juga menyatakan dukungannya terhadap deponering kasus Bibit S Riyanto dan Chandra M Hamzah. [bar
>>>

Patrialis Siap Laksanakan Inpres untuk Kasus Gayus & Century
http://www.detiknews.com/read/2011/01/17/185216/1548680/10/patrialis-siap-laksanakan-inpres-untuk-kasus-gayus-century

17 Januari 2011
Presiden SBY sudah mengeluarkan instruksi agar kasus Gayus Tambunan dan Bank Century dapat cepat selesai. Menkum HAM Patrialis Akbar mengaku siap melaksanakan instruksi itu.
Baca selengkapnya.