1 ) SNMPTN Jalur Undangan Prioritaskan Sekolah Negeri
Jumat, 21 Januari 2011, 17:58 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang dilakukan melalui jalur undangan akan mengutamakan peserta dari sekolah menengah atas berstatus negeri dengan akreditasi A dan B. “Peserta yang berasal dari sekolah negeri akan menjadi prioritas untuk mengikuti jalur seleksi yang baru dilakukan tahun ini,” kata Sekretaris Eksekutif Panitia SNMPTN lokal Bandung Asep Gana Suganda, di Bandung, Jumat. Ia mengatakan, syarat akreditasi ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan standar universitas yang juga beragam.”Standar universitas juga berbeda sehingga harus diikuti oleh sekolah asal peserta, sehingga mau tidak mau peserta nantinya kebanyakan akan berasal dari sekolah negeri,” katanya pada acara sosialisasi SMNPTN Panitia Lokal Bandung di kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) Jalan Dipatiukur Bandung. Menurutnya, dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.34/ 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan mengisyaratkan proses penerimaan mahasiswa baru di sebuah perguruan tinggi negeri ialah sebanyak 60 persen dari SNMPTN dan sisanya 40 persen dari jalur mandiri atau khusus.

…dst

2 ) Seleksi Mandiri Akomodasi Putra Daerah
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/01/22/135060/Seleksi-Mandiri-Akomodasi-Putra-Daerah

22 Januari 2011
SEMARANG-Jalur seleksi mandiri untuk penerimaan calon mahasiswa baru, lebih mengakomodasi putra daerah sekitar perguruan tinggi negeri (PTN). Hal ini berbeda dari jalur seleksi nasional masuk PTN yang sering kali diserbu mahasiswa dari daerah lain, sehingga putra daerah yang berjumlah sedikit kurang terakomodasi. “Meski demikian, ujian mandiri memiliki kelebihan dan kekurangan,” kata pakar pendidikan dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) Dr Nugroho, di Semarang, Kamis (20/1) menanggapi keputusan Kemendiknas yang akan menghapus jalur mandiri PTN pada 2012 mendatang. Menurutnya, dalam jalur SNMPTN, mahasiswa yang masuk bisa berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan cenderung merata. Padahal, seharusnya diimbangi dengan pengakomodasian potensi masyarakat sekitar kampus. “Kalau semua mahasiswa diambil dari jalur nasional, bisa jadi tidak akan ada mahasiswa asal Semarang yang kuliah di Unnes atau Universitas Diponegoro yang memang terletak di Semarang,” tuturnya.

…dst

3 ) Kemendiknas Betuk Tim Usut Penyimpangan Anggaran Pendidikan Rp 2,3 T
http://bl151w.blu151.mail.live.com/default.aspx?wa=wsignin1.0

Jumat, 21/01/2011 12:15 WIB
Jakarta – Kementerian Pendidikan Nasional menargetkan dapat menuntaskan kasus dugaan penyimpangan anggaran pendidikan sebesar Rp 2,3 triliun pada Maret mendatang. Tim kerja dibentuk untuk menelusuri keberadaan dana tersebut sekaligus mengembalikannya kepada kas negara.”Untuk menuntaskan temuan BPK tentang anggaran Kemendiknas 2009, kita sudah membentuk gugus tugas untuk memanggil dan meminta klarifikasi beberapa pimpinan perguruan tinggi,” ungkap Wukir Ragil, plt Inspektur Jenderal Kemendiknas di Kantor Kemendiknas, Jl Sudirman, Jakarta, Jumat (21/1/2011). Menurutnya, tim kerja menyampaikan laporannya setiap 2 minggu sekali. Bila dinilai ada perkembangan yang mencolok, Kemendiknas akan menyampaikan kepada masyarakat seperti yang digelar pada pagi ini. “Di Universitas Airlangga ada penyimpangan Rp 39 miliar, kemarin sudah mengembalikan Rp 11,7 miliar. Kami terus pantau sampai benar-benar tuntas,” paparnya. Sejumlah temuan yang juga masih dalam penelusuran adalah temuan penyimpangan senilai Rp 19,5 miliar di Universitas Mataram. Demikian juga yang dilakukan terhadap temuan yang belum dapat dipastikan nilai keselurahannya di ITS, Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Jakarta. Dia mengingatkan temuan adanya penyimpangan pengunaan dana tidak serta merta berarti pidana korupsi. Bisa jadi penyebabnya adalah kesalahan dalam administrasi. Agar tepat aksi penanganannya, maka Kemendiknas menggandeng Kementerian Keuangan.

…dst

4 ) Dugaan Korupsi Kemdiknas
Mendiknas Pun Bentuk Satgas Usut Korupsi
http://edukasi.kompas.com/read/2011/01/21/20150783/Mendiknas.Pun.Bentuk.Satgas.Usut.Korupsi

Jumat, 21 Januari 2011 | 20:15 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh membentuk satuan tugas untuk menuntaskan dugaan penyimpangan anggaran pendidikan tahun 2009 yang ditemukan Badan Pemeriksa Keuangan sekitar Rp 2,3 triliun di tubuh Kementerian Pendidikan Nasional. Upaya pengusutan satgas tersebut ditargetkan selesai pada Maret 2011. Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan Nasional Wukir Ragil di Jakarta, Jumat (21/1/2011), mengatakan, dalam dugaan penyimpangan dana di sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) itu, satgas sudah memanggil beberapa pimpinan PTN. Tim tersebut telah melakukan klarifikasi terhadap unit-unit kerja yang tercatat dalam rekomendasi BPK dan mengusahakan secepatnya mengembalikan segala bentuk tanggungan ke kas negara.

…dst

5 ) Penyimpangan Dana Rp300 M di PTN Diselidiki
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/377427/38/

Saturday, 22 January 2011
JAKARTA (SINDO) – Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) menelusuri penyimpangan keuangan di perguruan tinggi negeri (PTN) yang mencapai Rp300 miliar. Inspektorat Jenderal (Irjen) Kemendiknas Wukir Ragil mengatakan, temuan laporan keuangan yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memang berjumlah Rp2,3 triliun, tapi penyimpangan yang terjadi di PTN sekitar Rp300 miliar. Di antaranya temuan yang terjadi di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan denda keterlambatan Rp400 juta. Begitupula di Universitas Brawijaya (UB) Malang dengan denda keterlambatan Rp109 juta. Wukir menjelaskan, pihaknya sudah bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menindak temuan yang mengarah ke ranah korupsi. “Kami akan atasi temuan yang sebatas ganti rugi saja,” jelasnya di gedung Kemendiknas kemarin. Wukir menjelaskan, salah satu temuan BPK adalah pembangunan RS pendidikan di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya dan Universitas Mataram (Unram). Di Unair, ada temuan senilai Rp39 miliar untuk pembelian alat kesehatan. Berdasarkan pertemuan yang dilakukan Kemendiknas dan Rektor Unair, hingga Kamis (20/1) sore Unair sudah menyetorkan denda Rp13,65 miliar.

…dst

6 ) Unair Bayar Denda Keterlambatan
http://kampus.okezone.com/read/2011/01/21/373/416446/unair-bayar-denda-keterlambatan

Jum’at, 21 Januari 2011 – 13:46 wib
JAKARTA – Salah satu kasus yang disoroti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) adalah penyimpangan anggaran dalam uji fungsi alat kesehatan Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Universitas Airlangga (Unair) senilai Rp39 miliar. Ketua Satuan Tugas yang dibentuk Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) atas temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap penyimpangan anggaran pendidikan 2009-2010 Wukir Ragil menjelaskan, hingga 20 Januari kemarin, rekanan Unair yang diminta mengembalikan dana telah menyetor ke kas negara Rp15,5 miliar. Jumlah tersebut disetor tiga kali dengan rincian setoran pertama Rp11,7 miliar, setoran kedua Rp1,5 miliar, dan setoran ketiga Rp1,95 miliar. Uji fungsi alat kesehatan sendiri sudah dimulai Unair.”Setelah uji fungsi dan semua berjalan baik, maka masalah alat kesehatan tersebut selesai, lalu tinggal pemanfaatan dan pemeliharaan,” ujar Wukir di Gedung Kemendiknas Jakarta, Jumat (21/1/2011). Dia menambahkan, kelebihan pembayaran Rp2,4 miliar telah dilakukan pada 25 Oktober 2010.(fmh)

…dst

7 ) USU Masuk Peringkat 100 Dunia Versi Webometrics
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita/11/01/21/159988-usu-masuk-peringkat-100-dunia-versi-webometrics

Jumat, 21 Januari 2011, 21:48 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,MEDAN–Universitas Sumatera Utara berhasil masuk peringkat 100 dunia versi Webometrics untuk Kategori Repositori Institusional. Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Syahril Pasaribu di Medan, Jumat, mengatakan, berhasilnya USU masuk dalam 100 perguruan tinggi di dunia versi Webometrics tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika. Selain USU, perguruan tinggi negeri di Indonesia lainnya yang juga masuk 100 dunia versi Webometrics adalah Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang “Kita tentunya gembira mendengar berita bahwa USU bisa menembus 100 dunia.Ini tidak lepas dari upaya kerja keras kita semua selama ini,” katanya. Dalam “Ranking Web of World Repositories” Webometrics edisi Januari 2011, USU menempati peringkat 91 dunia. Posisi tersebut masih berada diatas peringkat unversitas terkenal di Asia lainnya seperti Tokyo Gakugei University, dan Hirosima University di Jepang, serta University of Sydney di Australia yang masing masing berada pada peringkat 93, 98 dan 99 dunia.

…dst

8 ) ITS Peringkat 100 Besar Dunia Versi Webometric
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita/11/01/21/159977-its-peringkat-100-besar-dunia-versi-webometric

Jumat, 21 Januari 2011, 20:40 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,SURABAYA–Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya bersama dua perguruan tinggi negeri (PTN) lain di Indonesia masuk peringkat “100 besar” versi Webometric (pemeringkatan publikasi ilmiah melalui web/laman universitas se-dunia). “Penilaian itu masih bersifat kuantitatif dalam bentuk pemeringkatan, jadi perlu ditindaklanjuti dengan peningkatan kualitas pembelajaran di ITS sendiri,” kata Pembantu Rektor (PR) I ITS Prof Arif Djunaedi di Surabaya, Jumat. Ia mengemukakan hal itu menanggapi pemeringkatan versi Webometric dengan posisi ITS pada peringkat ke-60, kemudian Universitas Diponegoro (Undip) Semarang pada peringkat ke-70 dan Universitas Sumatera Utara (USU) Medan pada peringkat ke-91. Webometrics merupakan pemeringkatan laman (web) yang disusun oleh Cybermetrics Lab sebagai grup lembaga penelitian yang menjadi bagian dari “Consejo Superior de Investigaciones Cientificas” (CSIC) atau badan penelitian masyarakat terbesar di Spanyol.

…dst

9 ) Kembangkan Ilmu Keindonesiaan
http://cetak.kompas.com/read/2011/01/22/04244313/.kembangkan.ilmu.keindonesiaan

Sabtu, 22 Januari 2011 | 04:24 WIB
YOGYAKARTA, KOMPAS – Perguruan tinggi di Indonesia masih minim mengembangkan ilmu-ilmu berbasis keindonesiaan. Akibatnya, perguruan tinggi tak berdaya dan tak mampu menawarkan solusi berbagai permasalahan bangsa saat ini. Guru Besar Sosiologi Universitas Gadjah Mada Sunyoto Usman mengatakan, saat ini perguruan tinggi di Indonesia hanya menjadi konsumen dari ilmu dan metodologi yang dikembangkan Barat. “Ilmu sosial yang diajarkan di perguruan tinggi sekarang ini sifatnya sangat instan. Tidak berangkat dari kondisi riil di Indonesia,” katanya di Yogyakarta, Jumat (21/1). Minimnya pengembangan ilmu berbasis keindonesiaan ini, lanjut Sunyoto, membuat Indonesia mengalami stagnasi ilmu sosial. Solusi-solusi sosial yang ditawarkan perguruan tinggi tak relevan karena tak sesuai kehidupan nyata. Hal itu membuat perguruan tinggi Indonesia hanya menjadi pasar dan konsumen dari produk pendidikan dari luar negeri. Akibatnya, perguruan tinggi Indonesia tertinggal dari perguruan tinggi asing yang telah lama mengembangkan ilmu tersebut. Padahal, tak semua ilmu dan metodologi yang dikembangkan Barat bisa digunakan untuk melihat kondisi Indonesia. Misalnya, kandidat kepala daerah dalam teori Barat tak memasukkan ikatan primordialisme. Di Indonesia, ikatan primordial masih sangat menentukan seseorang menjadi kepala daerah.

…dst

10 ) UMY Kembangkan Alat Deteksi Dini Tanah Longsor
http://www.antaranews.com/berita/1295514260/umy-kembangkan-alat-deteksi-dini-tanah-longsor

21-01-2011
Yogyakarta – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mengembangkan alat deteksi dini tanah longsor yang mampu mendeteksi curah hujan dan tekanan air dalam tanah. “Alat itu juga dilengkapi sensor yang akan mengeluarkan suara nyaring seperti sirine ketika tanah bergerak dalam jarak tertentu,” kata dosen Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Iswanto di Yogyakarta, Kamis. Selain sirine, menurut dia, alat itu juga akan langsung mengirimkan pesan melalui “sms” yang melaporkan potensi tanah longsor. Untuk mencegah respons atau jaringan “sms” yang padat, alat itu juga dilengkapi fungsi telepon. Dengan demikian, ketika terjadi potensi longsor alat itu langsung menghubungi nomor telepon yang sebelumnya sudah disimpan dan diatur cara kerjanya. Misalnya, nomor telepon kepala desa atau aparat desa yang lain. “Kami berharap melalui alat tersebut korban jiwa akibat tanah longsor dapat ditekan. Melalui alat itu diharapkan tidak banyak korban jiwa ketika terjadi tanah longsor karena sudah diberikan peringatan terlebih dulu,” katanya.

…dst

11 ) Bermodal Rp 50 Ribu, Mahasiswa Makassar Ciptakan Usaha Beromzet Puluhan Juta Rupiah
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita/11/01/21/159943-bermodal-rp-50-ribu-mahasiswa-makassar-ciptakan-usaha-beromzet-puluhan-juta-rupiah

Jumat, 21 Januari 2011, 18:30 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR – Mahasiswa asal Makassar, Andi Arham Bunyamin, terpilih sebagai pemenang kedua wirausahawan terbaik bidang usaha industri dan jasa mandiri secara nasional dan berhak memperoleh uang tunai sebesar Rp 20 juta. Marketing Manager Bank Mandiri Kanwil X Makassar, Sugiamin, di Makassar, Jumat, mengatakan, Arham bersama 13 pemenang lainnya telah mampu menyingkirkan ribuan mahasiswa dari 412 perguruan tinggi di 33 provinsi di Indonesia. Mahasiswa kelahiran Makassar, 30 Oktober 1989 ini dianggap telah mampu mengelola usaha percetakannya selama dua tahun terakhir telah mampu membukukan laba bersih hasil usahanya Rp 78 juta dengan omzet mencapai Rp 100 juta. Sugiamin mengungkapkan, usaha yang dirintis mahasiswa Universitas Hasanuddin ini hanya bermodal Rp 50 ribu sekitar empat tahun. Sempat mengalami pasang surut, namun berkat ketekunan dan kerja kerasnya akhirnya ia mampu memperoleh penghargaan Wirausaha Mandiri (WM) 2010. Penghargaan WM 2010 itu diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa yang didampingi beberapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, Kamis, (20/1).

…dst

12 ) BEASISWA-Kopertis 2 Kucurkan Rp 19 Miliar
http://edukasi.kompas.com/read/2011/01/21/14221053/Kopertis.Kucurkan.Rp.19.Miliar.

Jumat, 21 Januari 2011 | 14:22 WIB
PALEMBANG, KOMPAS.com – Sebanyak Rp 19 miliar dana beasiswa Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) dikucurkan untuk tahun 2011 ini. Alokasi beasiswa tersebut diperuntukkan untuk 4.525 mahasiswa. Ketua Kopertis Wilayah II Prof Diah Natalisa mengatakan, beasiswa dibagi dua kategori, yaitu 2.000 orang untuk beasiswa BBM (Bantuan Belajar Mahasiswa) bagi mahasiswa dengann Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) kurang dari 3,0 tapi dari keluarga tak mampu. “Beasiswa lainnya adalah Peningkatan Prestasi Akademik bagi 2.525 orang,” kata Diah saat menyerahkan secara simbolis dana beasiswa bagi mahasiswa Universitas Bina Darma, Jumat (21/1/2011).

>>>

13 ) Rektor PTN Se-Jateng dan DIY Bahas SNMPTN
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/01/22/135057/Rektor-PTN-Se-Jateng-dan-DIY-Bahas-SNMPTN

22 Januari 2011
SEMARANG-Rektor perguruan tinggi negeri serta para pembantu rektor perguruan tinggi negeri (PTN) se-Jawa tengah dan DIY, sejak Jumat (21/1) kemarin hingga hari ini, melakukan pertemuan di Hotel Gumaya, Semarang. Di antara persoalan yang dibahas ikhwal Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). “Pemahaman terhadap SNMPTN memang menjadi bahasan paling diusulkan oleh para pimpinan perguruan tinggi negeri. Lebih-lebih ketika belakangan ini, hal tersebut mendapatkan perhatian secara khusus dari teman-teman pers,” kata Prof Dr Sudijono Sastroatmodjo, rektor Unnes yang bertindak selaku penyelenggara. Hadir dalam pertemuan tersebut pucuk pimpinan dari UGM, Undip, UNS, Unsoed, dan UNY. Selain itu, Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, ISI Yogyakarta, dan Politeknik Negeri Semarang. Hadir pula pimpinan Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) DIY dan Jawa Tengah.

…dst

14 ) Wartawan Bandung Biokot Pemberitaan Tentang UPI
http://www.antaranews.com/berita/1295590853/wartawan-bandung-biokot-pemberitaan-tentang-upi

Jumat, 21 Januari 2011 13:20 WIB
Bandung (ANTARA News) – Solidaritas Wartawan Pendidikan Bandung menyatakan akan memboikot segala pemberitaan tentang Univeristas Pendidikan Indonesia (UPI) terkait aksi pengusiran tiga orang wartawan oleh salah seorang guru besarnya.”Selama UPI tidak meminta maaf, wartawan akan melancarkan aksi boikot pemberitaan terkait kampus bagi para calon guru tersebut,” kata Koordinator Solidaritas Wartawan Pendidikan Bandung Anwar Siswadi, Jumat. Keputusan untuk memboikot segala pemberitaan tentang UPI Bandung dilakukan setelah pertemuan antara puluhan wartawan melakukan pertemuan dengan pihak rektorat UPI tidak membuahkan kesepakatan. Wartawan meminta agar guru besar UPI Bandung yang melakukan pengusiran terhadap wartawan, yakni Abin Syamsuddin Makmun) agar menyampaikan langsung permohonan maafnya kepada tiga wartawan yang telah diusir oleh dirinya. Menurut Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kemitraan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof Dr Dadang Sunendar M Hum, Abin Syamsudin Makmum sedang berada di luar kampus UPI sehingga tidak bisa hadir dalam pertemuan tersebut.

…dst

15 ) JHS Siapkan Konsep Taman Pendidikan Merapi
http://www.antaranews.com/berita/1295570193/jhs-siapkan-konsep-taman-pendidikan-merapi

Jumat, 21 Januari 2011 07:36 WIB
Yogyakarta (ANTARA News) – Jogja Heritage Society menyiapkan konsep Taman Pendidikan Merapi dalam rangka memberikan proses pembelajaran bagi masyarakat tentang daerah yang mengalami kerusakan akibat erupsi gunung berapi itu. “Kami menyiapkan konsep tata ruang kawasan Merapi sebagai taman pembelajaran. Kawasan luar biasa untuk belajar bagaimana kerusakan yang ditimbulkan akibat erupsi Merapi,” kata Ketua Jogja Heritage Society (JHS) Laretna T Adhisakti di Yogyakarta, Jumat.Menurut dia, artefak-artefak berupa kerusakan tersebut perlu diselamatkan dan dikumpulkan untuk dijadikan peninggalan yang bisa dipelajari dan dikenang di kemudian hari. Jika daerah itu sudah hijau, orang sudah lupa bagaimana kerusakan sebelumnya. “Area Taman Pendidikan Merapi meliputi museum tertutup dan museum komunitas, baik dalam ruangan maupun luar ruangan. Semua artefak akan dikumpulkan dan ditempatkan di museum-museum kecil yang didirikan di setiap dusun yang pernah mengalami kerusakan, seperti museum gempa di Kobe Jepang,” katanya.

…dst

16 ) Tim UI Gali Bata Kuno Bojonegoro
http://www.antaranews.com/berita/1295526560/tim-ui-gali-bata-kuno-bojonegoro

Kamis, 20 Januari 2011 19:29 WIB
Bojonegoro (ANTARA News) – Tim Universitas Indonesia yang diketuai Dr Ali Akbar dijadwalkan menggali batu bata kuno yang diduga candi peribadatan di situs Kayangan Api di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jawa Timur. “Tim UI sudah datang ke Bojonegoro, rencananya langsung mulai melakukan penggalian,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bojonegoro Djindan Muhdin, Kamis. Beberapa waktu yang dibutuhkan untuk menggali, Djindan mengakui, tidak tahu. Namun, pihaknya meminta penggalian oleh Tim UI bisa menyeluruh dapat terlihat wujud bangunan yang diduga candi peribadatan pada era Majapahit itu.”Permintaan kami penggalian temuan batu bata kuno tersebut dilakukan sampai rampung,” jelasnya. Sementara ini, Pemkab menyediakan dana untuk penggalian sebesar Rp40 juta dari APBD 2011.

…dst

17 ) Pendidikan Profesi Bebani Guru
Diminta Biayai Sendiri
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/01/22/135056/Pendidikan-Profesi-Bebani-Guru

22 Januari 2011
JAKARTA-Keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI No 126/P/2010 tentang Penetapan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Pendidikan (LPTK) Penyelenggara Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Guru dalam Jabatan, menimbulkan keberatan Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI). “PGRI keberatan dengan diktum ketiga Kepmendiknas tertanggal 25 Oktober, yang berbunyi biaya pendidikan profesi guru bagi guru dalam jabatan tidak dibebankan pada anggaran Kemdiknas,” kata Ketua Umum PB PGRI Sulistyo kepada Suara Merdeka, Jumat (21/1). Padahal, menurutnya, biaya pendidikan profesi guru bagi guru dalam jabatan mencapai Rp 10 juta hingga Rp 12 juta per guru dalam setahun. Selain itu, guru dalam jabatan sebenarnya tidak diperlukan persyaratan PPG. “Jika mereka diberi kesempatan, semestinya tidak diminta membayar sendiri. Di sisi lain, jika PPG adalah dalam rangka sertifikasi, bisa menimbulkan berbagai persoalan,” ujarnya.

…dst

18 ) SKOI, Pertama di Indonesia
http://www.kaltimprov.go.id/kaltim.php?page=detailberita&id=4208

21-01-2011
SAMARINDA – Gubernur Kaltim, Dr H Awang Faroek Ishak meninjau Sekolah Khusus Olahraga Bertaraf Internasional (SKOI) Kaltim. Kunjungan ini dilakukan berkaitan dengan kesiapan sekolah itu, terkait jadwal peresmian yang akan dihadiri oleh tiga menteri, yakni, Menpora, Andi Malarangeng, Mendiknas, HM Nuh dan Menkokesra, Agung Laksono yang dijadwalkan pada 31 Januari 2011. “Kunjungan itu dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan sekolah ini yang segera dilaunching pada akhir Januari ini. Sekolah olahraga ini merupakan satu-satunya dan pertama di Indonesia,” kata Awang Faroek di sela-sela peninjauan SKOI Kaltim di Komplek Stadion Madya Sempaja Samarinda, Kamis (20/1).
Menurut Awang, sekolah olahraga ini merupakan integrasi (sekolah terpadu) antara pendidikan dengan olahraga. Siswa-siswinya di sekolah ini terdiri dari pelajar sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) yang juga atlet berprestasi dan andalan yang berasal dari kabupaten dan kota se-Kaltim.

…dst

19 ) Wonderful Indonesia” Bergaung di ASEAN Tourism Forum 2011
http://www.deplu.go.id/Pages/News.aspx?IDP=4352&l=id

21-01-2011
“Wonderful Indonesia”. Branding yang secara resmi diperkenalkan sebagai tema kepariwisataan Indonesia mulai tahun 2011 tersebut menghiasi anjungan Indonesia di Travel Exchange (TRAVEX) 30th ASEAN Tourism Forum (ATF) yang berlangsung di Phnom Penh, 15-21 Januari 2011. Branding tersebut diharapkan dapat menggambarkan pengalaman wisata yang akan diperoleh wisatawan yang berkunjung ke Indonesia. Selain TRAVEX yang memamerkan sekitar 500 booth pariwisata negara ASEAN, sebelumnya telah diselenggarakan Pertemuan Pejabat Senior dan Pertemuan Tingkat Menteri dimana Indonesia menjadi co-chair bersama dengan tuan rumah Kamboja. Pada kesempatan kunjungan para menteri Pariwisata ASEAN kepada Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, Menbudpar RI Jero Wacik mendapat kehormatan untuk berbicara mewakili para menteri ASEAN lainnya. Menjawab pertanyaan mengenai dampak krisis finansial yang dapat mempengaruhi tingkat kunjungan wisatawan Eropa ke ASEAN, Menbudpar RI Jero Wacik optimis bahwa hal tersebut dapat dikompensasi oleh peningkatan turis intra ASEAN melalui program pariwisata “ASEAN for ASEAN” yang mendorong saling kunjung wisatawan dari sesama negara anggota ASEAN. Pada 19 Januari 2011, diiringi meriahnya pukulan alat musik tradisional Sulawesi Utara, kolintang, Menbudpar RI secara resmi mengumumkan Manado sebagai tuan rumah 31th ASEAN Tourism Forum (ATF) pada 2012.

…dst

20 ) Lain-Lain
Bencana LN
Tak Ada WNI Korban Banjir di Brazil-Australia
Bencana DN
Separuh Jalan Magelang–Yogya Tergerus Lahar
Asean
Menanti Gebrakan Indonesia di ASEAN
Papua
Papua Kembangkan Kawasan Ekonomi Hijau
Antasari Case
Marwan: Antasari Berpeluang Ajukan PK
Polri Bantah Tuduhan Rekayasa Kasus Antasari
Gayus-Satgas
Dikritik Gayus, Satgas Atur Strategi
Seputar Kebohongan
Inilah Lokasi Posko Anti Kebohongan
Bilang Pemerintah Bohong Harusnya Langsung ke SBY dan Tertutup
SBY Curhat Gaji Presiden Belum Naik
Presiden: Lumrah, Tak Capai Sasaran
Jangan Bohong Lagi, Sayang!