1 ) Kebijakan SMK 3+1
Industri Belum Tentu Siap
09 Februari 2011
SEMARANG – Dunia industri sebagai tempat magang siswa sekolah
menengah kejuruan (SMK) dipastikan belum tentu siap menghadapi Program “Tiga Plus Satu Tahun” atau 3+1. Di samping itu, bagi siswa SMK 3+1 yang akan melanjutkan ke politeknik dengan pendidikan satu tahun, juga tidak menjamin gaji yang diberikan saat bekerja akan berbeda dari lulusan SMK 3 tahun. Pakar dan Pengamat Pendidikan SMK Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Dr Samsudi MPd mengatakan, kebijakan atau program 3+1 perlu ditinjau ulang. “Sebab, tidak semua industri sebagai mitra SMK siap menampung siswa magang setahun di perusahaannya. Karena kenyataannya, pada program sebelumnya yakni format magang enam bulan di industri, banyak perusahaan yang menolak dan akhirnya tidak efektif bagi siswa,” jelasnya, Selasa (8/2).

…dst

2 ) SMK 3 plus 1 Tingkatkan Mutu Lulusan
http://cetak.kompas.com/read/2011/02/09/04222272/smk.3.plus.1.tingkatkan.mutu..lulusan

Jakarta, Kompas – Program SMK 3+1 atau belajar tiga tahun dan praktik kerja satu tahun diyakini bisa meningkatkan mutu lulusan sekolah menengah kejuruan. Ini sekaligus menjawab masalah yang dihadapi saat ini, yakni lulusan SMK terkendala ketika memasuki dunia kerja karena keahliannya yang belum memadai. Program SMK 3+1 adalah program pilihan yang diberikan kepada siswa, yakni siswa pada tahun keempat atau +1 diberi kesempatan praktik bermitra dengan industri, magang di laboratorium SMK atau politeknik. Armedi, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah Kejuruan (K3SK) DKI Jakarta, Selasa (8/2), mengatakan, tambahan satu tahun untuk siswa SMK sebenarnya menguntungkan untuk siswa, sekolah, dan dunia industri. Meski demikian, pelaksanaannya terpulang pada kebutuhan sekolah, apakah hendak memanfaatkannya untuk memperkuat magang siswa di dunia kerja atau menjalin kerja sama dengan politeknik untuk menjadikan lulusan memiliki pendidikan yang lebih tinggi yakni diploma satu.

…dst

3 ) Ini Dia Kendala Program Satu Tahun Plus bagi Lulusan SMK
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita/11/02/08/163017-ini-dia-kendala-program-satu-tahun-plus-bagi-lulusan-smk

Selasa, 08 Februari 2011, 17:14 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Program Tiga Plus Satu yang digulirkan Kementerian Pendidikan Nasional bagi peningkatan kualitas siswa SMK disambut baik para Kepala Sekolah SMK. Menurut Kepala Sekolah Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional SMKN 48 Jakarta, Waluyo Hadi, program tersebut bukan tidak memiliki kendala. Menurutnya, masalah utama dari program tersebut tidak hanya terbatas pada sarana dan prasarana, tapi di pengajar satu tahun plus tersebut. Untuk saat ini guru yang ada belum memenuhi kualifikasi yang ada untuk mengajar pendalaman satu tahun itu. “Jangankan untuk program Tiga Plus Satu, untuk kualifikasi sebagai RSBI, bahwa 30 persen pengajar harus lulusan S2 belum terpenuhi. Saat ini di sekolah kami baru menyampai 5 persen,” ungkapnya ketika ditemui Republika, Selasa (8/2). Untuk mengatasi hal ini, setahun ke depan kampus induk akan menyediakan dosen bantu ke sekolah tersebut. Kemudian untuk tahap selanjutnya guru-guru akan mendapat pelatihan dan beasiswa S2 dari kampus induk. “Akan ada upgrading guru, kalau guru harus S2 pakai biaya sendiri tampaknya cukup berat,'” ungkapnya.

…dst

4 ) Karya ICT STIMIK Amikom Pecahkan Rekor Muri
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/02/09/136505/Karya-ICT-STIMIK-Amikom-Pecahkan-Rekor-Muri

09 Februari 2011
YOGYAKARTA – Sebanyak 160 karya mahasiswa STMIK Amikom Yogyakarta di bidang ICT (information and communication technology) memecahkan rekor Muri. Karya-karya yang digelar di kampus, Selasa (8/2) ini tercatat menjadi rekor ke 4.737 sebagai pameran ICT dengan jenis terbanyak. “Setelah kami memantau pameran, ternyata mereka bisa memenuhi 160 karya seperti permintaan kami. Secara umum penilaian ini berdasarkan atas kategori superlatif atau paling banyak. Tetapi sebenarnya, setelah kami mengkaji satu per satu banyak karya yang layak direkorkan dari sisi penemuan atau inovator,” kata Senior Manager Muri, Paulus Pangka, seusai menilai karya. Karya-karya inovatif yang dimaksud Paulus antara lain sensor penghitung orang masuk ruangan, tester remote, dan multitouch pad. Selain itu karya-karya ICT yang dipamerkan sangat aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya alat pendeteksi kebocoran gas LPG untuk meningkatkan keamanan penggunaan gas di rumah tangga. Di samping produksi karya mahasiswa, Paulus juga menilai spirit wirausaha STIMIK Amikom juga berpotensi direkorkan.

…dst

5 ) “Pembajakan” Ilmuwan Masih Berlangsung
http://cetak.kompas.com/read/2011/02/09/04204263/pembajakan.ilmuwan.masih.berlangsung

09 Februari 2011
Jakarta, Kompas – Minimnya sarana dan pemanfaatan hasil riset serta lemahnya sistem penghargaan tidak menjadi kendala bagi sejumlah ilmuwan dalam mengembangkan keahlian. Namun, kondisi ini dimanfaatkan negara lain untuk “membajak” ilmuwan Indonesia. Sejumlah ilmuwan di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengatakan, ilmuwan yang diincar terutama dengan keahlian langka. “Iming-iming yang diberikan umumnya gaji tinggi dan fasilitas lengkap,” kata ahli mikrobiologi pada Pusat Penelitian Biologi LIPI, I Made Sudiana, Selasa (8/2) di Cibinong Science Center, Cibinong, Jawa Barat. Sudiana baru-baru ini mengembangkan riset isolasi dan pengembangbiakan mikroba tanah dari lereng Gunung Merapi. Tujuan riset untuk percepatan pengayaan unsur hara lereng Merapi pascaletusan tahun lalu. “Mungkin karena hasil riset ini, negara tetangga menawari bekerja dengan gaji Rp 40 juta sebulan,” kata Sudiana. Lebih dari tujuh kali lipat dari gaji sekarang.

…dst

6 ) Pusat Studi Internasional Hadir di Unpas
http://www.pikiran-rakyat.com/node/134649

Selasa, 08/02/2011 – 17:54
BANDUNG, (PRLM).- Lembaga Center for Strategic and International Studies (CSIS) Jakarta bekerja sama dengan Jurusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Pasundan, membuka perpustakaan di Kampus Unpas, Jln. Lengkong Besar, Bandung.
Ketua Jurusan HI Fisip Unpas Iwan Gunawan mengatakan, dengan nama Saung Buku CSIS Unpas, koleksi jurnal tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pengkaji di kawasan Bandung dan Jawa Barat. “pusat studi internasional ini tidak hanya sentral mahasiswa HI, akan tetapi bermanfaat pula bagi peneliti yang ingin melakukan studi kasus dengan aspek ekonomi, politik, ataupun budaya,” ujar Iwan, di Kampus Unpas, Bandung, Selasa (8/2). Saat ini, tambah Iwan, tersedia 500 koleksi perpustakaan yang terdiri atas karya jurnal, buku, dan kliping. Adapun karya tersebut berasal dari karya peneliti dan pakar nasional dan juga internasional. “Koleksi CSIS memberikan beragam pilihan perspektif dari karya-karya peneliti internasional,” ucapnya. (A-196/A-88)***

>>>

7 ) Peneliti Butuh Karya Jurnal Internasional
http://www.pikiran-rakyat.com/node/134696
Rabu, 09/02/2011 – 03:12
BANDUNG, (PRLM).- Para peneliti kajian hubungan internasional dari kalangan dosen dan mahasiswa seringkali kesulitan dalam mendapatkan materi dalam bentuk karya jurnal dan buku. Menurut Pembantu Dekan II Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Pasundan M. Budiana, referensi karya jurnal bahasan internasional dapat berguna tidak hanya bagi kajian hubungan internasional saja, namun, bidang lain seperti politik dan ekonomi. “Pada jurnal internasional tidak hanya bermaterikan hubungan antarnegara, tetapi juga akan banyak keterkaitan dengan aspek lain yang menyangkut kehidupan manusia,” tutur Budiana, di Kampus Unpas, Jln. Lengkong, Bandung, Selasa (8/2).
Ia menjelaskan, meskipun saat ini sudah memasuki era buku-elektronik (e-book), para peneliti masih membutuhkan koleksi buku ataupun jurnal dalam bentuk fisik. “Tidak semua karya yang dibutuhkan tersedia di internet,” katanya. Peneliti, mahasiswa, dan masyarakat umum yang membutuhkan karya jurnal internasional, tambah Budiana, dapat memanfaatkan perpustakaan dari lembaga Center for Strategic and International Studies (CSIS) Jakarta. (A-196/das)***

>>>

8 ) PT Rayon I Rumuskan Program Kerja
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/02/09/136502/PT-Rayon-I-Rumuskan-Program-Kerja

09 Februari 2011
SEMARANG – Pimpinan perguruan tinggi rayon I Jateng akan mengadakan rapat kerja di Hotel Jepara Indah, Jepara, 18-19 Februari. Kegiatan akan diikuti 80 perguruan tinggi dari wilayah Semarang, Kendal, Salatiga, Ungaran, Grobogan, Blora, Pati, Kudus, Demak, dan Jepara. Hal itu diungkapkan Ketua Rayon I Jateng, Iswoyo SPt MP, kemarin.
“Undangan telah kami sebar. Kami berharap semua peserta bisa hadir, karena raker ini penting khususnya untuk persiapan menghadapi pekan olahraga mahasiswa nasional,” kata Iswoyo yang juga menjabat sebagai PR III USM. Menurutnya, tujuan kegiatan antara lain merumuskan program kerja rayon I 2011, saling bertukar informasi dan kerja sama program-program kemahasiswaan. Selain itu juga persiapan seleksi pekan olahraga mahasiswa rayon I untuk pembentukan tim yang akan diterjunkan ke Pomprov dan Pomnas. “Dukungan semua peserta sangat diharapkan, karena Jateng menargetkan meraih juara umum pada Pomnas di Riau,” tuturnya.

…dst

9 ) Antisipasi Pengulangan Soal
http://www.jpnn.com/read/2011/02/08/83944/Antisipasi-Pengulangan-Soal-

Selasa, 08 Februari 2011 , 07:53:00
JAKARTA – Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) menetapkan, soal Ujian Nasional (UNAS) menjadi pertimbangan dan masukan penetapan kelulusan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Kemendiknas memastikan, tidak akan terjadi pengulangan dalam butir-butir soal tersebut. Wakil Mendiknas Fasli Jalal usai membuka dialog perubahan iklim di Jakarta kemarin (7/2) mengatakan, pembuatan butir-butir soal Unas 2011 sudah mulai dijalankan. Selama proses penyusunan, Fasli menjelaskan panitia Unas sudah menjalankan standar penyusunan soal. “Secara materi bisa menjadi acuan SNMPTN. Tetapi dari bentuk soalnya tidak boleh sama,” kata Fasli. Selama ini, tidak ada keberlanjutan antara pelaksanaan Unas dengan SNMPTN. Padahal, hasil dari evaluasi Kemendiknas, antara dua ujian tersebut harus bisa menjadi penghubung antara tingkat pendidikan menengah dengan pendidikan tinggi. Harapannya, melalui Unas bisa dipetakan kemampuan siswa yang akan masuk di perguruan tinggi. Upaya ini bisa menekan tenaga menyeleksi lebih mendalam dalam pelaksanaan SNMPTN.

…dst

10 ) Kairo Hari Ini
Gubernur Khawatirkan Nasib Warga Sumbar di Mesir
Demonstran Tak Gubris Rencana Transisi Pemerintahan Mesir
Massa Aksi Protes Mesir Capai Jumlah Terbesarnya
HRW: Sedikitnya 297 Tewas Dalam Demonstrasi di Mesir
Mubarak Berencana Lari ke Jerman, Warga Mesir Geram
Mubarak Perintahkan Selidiki Bentrokan Kairo
Diculik 2 Pekan, Eksekutif Google Mesir Ditahan dengan Mata Ditutup
Mesir Bebaskan 34 Tahanan Politik
TKW Kehilangan Pekerjaan Gara-Gara Foto Mubarak Diinjak
Insiden Ahmadiyah
Negara Gagal Lindungi Warga
Dianggap Gagal Mengatasi Kerusuhan Warga, Ini Jawaban Kapolri
Usut Tuntas Pelaku Anarki (Instruksi Presiden)
Kapolri: Massa dari Luar Temanggung
Kapolri: Penyerangan Sudah Direncanakan, Polisi Gagal Mencegah
Kapolda: Kerusuhan Akibat SMS Provokasi
Sultan: Masyarakat DIY Jangan Terpancing Insiden Temanggung
MUI : Aksi Kekerasan Jangan Saling Dikaitkan
Tokoh Agama: Ada Akumulasi Kekecewaan Masyarakat
Solusi Ahmadiyah Dikaji
Dua Jagoan di Rekaman jadi Tersangka
Polri Tangkap Satu Orang Terkait Kasus Temanggung
Ribuan Jamaah Ahmadiyah Resah
Keadilan Hukum
Penyidik Gayus Hanya Dihukum Minta Maaf
Siswa AMK Dituduh Mencuri Seekor Bebek Disidang
Polri Diminta Buka Rekening Gendut
Amien Rais Yakin Angket Pajak Bakal Menguap
Antisipasi Bencana Alam
Daerah Tidak Siap Tangani Bencana
Duh… Candi Prambanan Terancam Banjir Lahar Dingin
Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi Dinilai Perlu Diperluas
Kerugian Banjir Capai Miliaran Rupiah (Pati, Kudus, Jepara)
Ekonomi Tumbuh Tak Berkualitas
Lain-Lain
Pembatasan BBM Bersubsidi Minim Sosialisasi
Walah, Koleksi Wayang yang Dilindungi UNESCO Ternyata Palsu
Papua Kembangkan Paket Wisata Puncak Cartenz
Indonesia Sumbang Rp 20 Miliar untuk Bangun RS Jantung di Gaza
Mantan Panglima Tewas Bunuh Diri ( Malaysia )