1 ) 761 Ribu Lowongan Kerja Tidak Terisi
Terkendala Rendahnya Tingkat Pendidikan
http://www.jpnn.com/read/2011/02/11/84187/761-Ribu-Lowongan-Kerja-Tidak-Terisi-

Jum’at, 11 Februari 2011 , 06:06:00
JAKARTA – Data yang cukup mengejutkan dirilis Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) terkait rendahnya penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Sebanyak 32 persen dari 2.381.841 jumlah lowongan kerja terdaftar ternyata tidak dapat terisi oleh para pencari kerja. Hal itu dipicu rendahnya tingkat pendidikan serta tidak sesuainya keahlian dan ketrampilan yang dimiliki pencari kerja dengan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan. “Ini masalah baru yang harus dipecahkan dalam waktu dekat. Karena setiap tahun jutaan sarjana berebut mencari pekerjaan,” ujar Menakertrans Abdul Muhaimin Iskandar saat membuka acara Career and Scholarship Expo XI yang diadakan di Kampus Universitas Indonesia, Depok Kamis (10/2). Menurut laporan Informasi Pasar Kerja (IPK )yang diterima Kemenakertrans dari Provinsi dan Kabupaten/Kota, pada 2010 lowongan kerja terdaftar mencapai 2.381.841 orang, namun penempatan tenaga kerja hanya 1.620.221 orang. Artinya sebanyak 32 persen lowongan kerja di perusahaan-perusahaan tidak dapat terisi. “Karena itu ya solusinya, perusahaan diberikan kesempatan untuk bergerilya ke kampus-kampus seperti ini,” kata dia.

…dst

2 ) LULUSAN PERGURUAN TINGGI
30 Persen Lowongan Kerja Tidak Terisi
http://cetak.kompas.com/read/2011/02/11/04352222/.30.persen.lowongan.kerja.tidak.terisi.

Jumat, 11 Februari 2011
Depok, Kompas – Data Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi menunjukkan, sekitar 30 persen lowongan kerja tahun 2010 tidak terisi. Padahal, jumlah pencari kerja melimpah. Karakter dan daya saing pencari kerja yang jadi masalah. Data dari provinsi, kabupaten, dan kota menunjukkan, terdaftar 4,12 juta pencari kerja. Adapun lowongan kerja tersedia bagi 2,38 juta orang, yang hanya terisi 1,62 juta orang (sekitar 70 persen). “Kondisi pasar kerja timpang. Lapangan kerja tak sebanding dengan pencari kerja. Yang ada pun tidak bisa terpenuhi karena kualifikasi tenaga kerja tak sesuai permintaan pasar kerja,” tutur Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, pada pembukaan UI Career & Scholarship Expo XI di Kampus Universitas Indonesia, Kamis (10/2). Ia menilai, ada masalah kompetensi tenaga kerja Indonesia.

…dst

3 ) Alumni, “Jembatan” yang Masih Dibutuhkan
http://edukasi.kompas.com/read/2011/02/10/18325255/Alumni.Jembatan.yang.Masih.Dibutuhkan

Kamis, 10 Februari 2011 | 18:32 WIB
DEPOK, KOMPAS.com – Selain faktor kualifikasi dan kompetensi, penyebab lain masih tingginya angka pengangguran adalah penyebaran informasi lowongan kerja yang masih perlu diperluas. Saat ini, perguruan-perguruan tinggi sudah semakin terbuka untuk menampung informasi lowongan kerja bagi lulusannya. “Banyak informasi lowongan kerja yang tidak sampai ke para lulusan. Seharusnya hal ini bisa dijembatani oleh alumni yang sudah bekerja,” ujar Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar, usai membuka penyelenggaraan “UI Career & Scholarship Expo XI-2011”, Kamis (10/2/2011), di Balairung UI, Kampus UI, Depok. Muhaimin mengatakan, dengan dijembatani oleh alumni, diharapkan perusahaan atau industri senantiasa menginformasikan lowongan pekerjaannya secara langsung ke kampus untuk diteruskan ke jejaring alumni kampus tersebut. Saat ini pun, kata Muhaimin, dalam upaya peningkatan pelayanan informasi pasar kerja dan mengembangkan bursa kerja online, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Ketenagakerjaan untuk menginformasikan lowongan kerja.

…dst

4 ) Sistem Pemilihan Rektor PTN Dipersoalkan
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/381154/

Thursday, 10 February 2011

Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) Edy Suandi Hamid.Menurut dia, adanya aturan pembagian kuota suara dalam pemilihan rektor sudah tidak dapat diadopsi lagi dalam era reformasi seperti sekarang ini.
Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta ini mengatakan, jika masih ada suara pemerintah dalam prosesi pemilihan rektor, pemerintah masih tidak percaya dengan kebijakan kampus yang seharusnya otonom. Persentase tersebut juga masih memberikan porsi dominan kepada pemerintah sehingga terlalu kuat intervensi yang bisa dilakukan pemerintah. Karena itu, tegas Ketua Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Islam Swasta (BK PTIS) ini, permendiknas tersebut perlu dikaji ulang. Pengamat Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Said Hamid Hasan juga berpendapat sama.Menurut dia, meski PTN milik pemerintah, rektor bukanlah wakil menteri. Rektor tetap harus memiliki kebebasan akademis tinggi dan kekuatan politik untuk mengelola perguruan tinggi yang dipimpinnya. Dalam hal ini,kata Said, mendiknas seharusnya hanya berperan secara formal atau dalam arti hanya berfungsi mengangkat dan mengesahkan rektor yang dipilih senat. Suara senat seharusnya memiliki integritas yang tinggi dalam pemilihan, bukan suara mendiknas. “Pemilihan rektor harus dilakukan terbuka. Bisa saja dipilih dari orang luar kampus tersebut,” tandasnya. Dia juga meminta sistem ini dikaji ulang karena tidak boleh seorang rektor terbatasi independensi dan otonominya.Pengkajian ulang ini juga dimaksudkan untuk mencegah intrik dalam pemilihan rektor.”Apalagi, jika ada manuver politik yang terlibat di dalamnya,” tegasnya.

…dst

5 ) Delapan PTN Gelar Lomba Penulisan Soal Lingkungan
http://kampus.okezone.com/read/2011/02/10/373/423405/delapan-ptn-gelar-lomba-penulisan-soal-lingkungan

Kamis, 10 Februari 2011 – 13:15 wib
DEPOK – Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (MAPITEK) menggandeng Danone Aqua menggelar pelatihan ilmiah populer untuk kalangan akademisi, khususnya mahasiswa, di Fakultas Ilmu Matematika dan IPA (FMIPA) Universitas Indonesia (UI). Kegiatan tersebut juga akan dilaksanakan di delapan perguruan tinggi negeri yakni UI,IPB,ITB,Universitas Dipenogoro,UGM,Universitas Sebelas Maret,Universitas Airlangga, dan Universitas Brawijaya. Pelatihan di delapan PTN tersebut akan berakhir pada April 2011 dan pemenang akan diumumkan pada 4 Juni 2011. Lomba penulisan berteakan pengelolaan sumber daya air air dan lingkunfan. Menurut Manager Water Rerosurces MAPITEK Iwan Setioko, pelatihan tersebut digelar untuk meningkatkan kemampuan menulis ilmiah populer juga untuk mendorong peserta membuat tulisan yang laik masuk di media massa. “Jumlah peserta setiap lokasi antara 20-30 orang. Pada akhir program akan ditetapkan 10 peserta terbaik,” katanya kepada wartawan, Kamis (10/02/11).

…dst

6 ) Yuk, Ikutan Lomba Esai dari Bank Dunia!
http://kampus.okezone.com/read/2011/02/10/373/423544/yuk-ikutan-lomba-esai-dari-bank-dunia

Kamis, 10 Februari 2011 – 17:13 wib
JAKARTA – Bank Dunia menantang para pemuda untuk mengemukakan ide mengenai migrasi kaum muda dalam International Essay Competition 2011. Jika kamu berusia 18-25 tahun, kamu bisa mengikuti kompetisi tahunan kerja sama Bank Dunia dengan beberapa mitra institusinya ini. Hadiah yang diperebutkan adalah uang US$3.000, US$2.000, US$1.000, dan hadiah lainnya. Kompetisi tahun ini mengusung tema Youth Migration (Migrasi Kaum Muda). Tema ini membicarakan bagaimana migrasi mempengaruhi diri, keluarga, komunitas, dan negaramu. Kamu juga bisa menulis tentang bagaimana keuntungan dari sebuah proses migrasi dibandingkan dengan risikonya. Atau, kamu bisa memberi rekomendasi bagi para generasi muda migran dalam mengembangkan kesempatan di negara asal maupun negara tujuan mereka.
Karyamu ditunggu hingga 17 Maret 2011. Pemenang akan diumumkan di acara konferensi Annual Bank Conference on Development Economics (ABCDE) di Paris pada tanggal 1 Juni mendatang. Tertarik ikutan? Simak informasi lengkapnya di http://www.essaycompetition.org.

>>>

7 ) Beasiswa dari GE Untukmu!
http://kampus.okezone.com/read/2011/02/10/368/423547/beasiswa-dari-ge-untukmu

Kamis, 10 Februari 2011 – 18:16 wib
GE Foundation adalah lembaga non-profit yang didirikan GE Corporation untuk mendukung berbagai kegiatan perusahaan dalam bidang non-bisnis, khususnya program-program dengan orientasi pendidikan. Program beasiswa bernama GE Foundation Scholar-Leaders Program ini mensyaratkan nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,00 (skala 4) bagi para pelamarnya. Saat ini, mahasiswa yang bisa mengajukan aplikasi untuk GE Foundation Scholar-Leaders Program adalah mereka yang tercatat minimal di semester tiga pada Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Brawijaya (UB), dan Universitas Padjadjaran (Unpad).  Para pelamar harus berasal dari bidang studi ekonomi, MIPA (matematika, fisika, Kimia), Ilmu Komputer, Ilmu Lingkungan, Teknik (Teknik Elektro, Teknik Fisika, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Komputer, Teknik Lingkungan, Teknik Mesin).

…dst

8 ) Berlanjut, Kasus Susu Berbakteri
http://cetak.kompas.com/read/2011/02/11/03251861/berlanjut.kasus.susu.berbakteri.

Jumat, 11 Februari 2011
Jakarta, Kompas – Komnas Perlindungan Anak akan mengajukan permohonan upaya paksa ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat agar dilakukan sita eksekusi atas hasil penelitian Institut Pertanian Bogor tahun 2008 mengenai susu formula yang terkontaminasi bakteri Enterobacter sakazakii. Selain itu, Komnas Anak juga akan melaporkan IPB, Menteri Kesehatan, serta Badan Peng- awas Obat dan Makanan (POM) ke kepolisian karena tidak melaksanakan putusan Mahkamah Agung. “Perbuatan itu jelas melawan hukum. Mereka juga mempertontonkan sikap tidak patuh terhadap hukum,” kata Arist Merdeka Sirait, Ketua Komnas Anak, di Kantor Komnas Anak, Jakarta, Kamis (10/2). Mahkamah Agung dalam sidang putusan kasasinya menyatakan menolak permohonan kasasi dari IPB, Badan POM, dan Menteri Kesehatan terkait dengan gugatan David ML Tobing terhadap tiga pihak itu. David, yang dua anaknya mengonsumsi susu formula, menggugat IPB, Badan POM, dan Menteri Kesehatan ke PN Jakarta Pusat karena ketiga pihak itu menolak memublikasikan hasil penelitian IPB tahun 2008 mengenai temuan kontaminasi Enterobacter sakazakii pada produk-produk susu formula yang beredar tahun 2003 sampai 2006.

…dst

9 ) Menkes: Belum Ada Kasus Infeksi Enterobacter Sakazakii
http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/kesehatan/11/02/10/163445-menkes-belum-ada-kasus-infeksi-enterobacter-sakazakii

Kamis, 10 Februari 2011, 14:43 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – Menteri Kesehatan, Endang Rahayu Sedyaningsih, dalam temu wartawan di Jakarta, Kamis (10/2), terkait penjelasan tentang susu formula terkontaminasi enterobacter sakazakiimengatakan bahwa belum ada kasus infeksienterobacter sakazakii di Indonesia. ”Hingga kini tidak ada laporan kasus infeksi enterobacter sakazakii,” tutur dia. Berdasarkan publikasi World Health Organization (WHO) pada 13 Februari 2004 dan laporan tahun 1961-2003, Endang mengatakan bahwa terdapat 48 bayi di seluruh dunia yang sakit karena terinfeksi enterobacter sakazakii. Endang menjelaskan bahwa enterobacter sakazakii memiliki karakteristik gampang mati.”Bakeri ini mati 15 detik dalam suhu 80 derajat. Jadi jika susu formula diaduk dalam air mendidih, itu mati dalam 15 detik,” kata Endang.

…dst

10 ) Menkes Tolak Umumkan Susu Bakteri
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/381155/

Thursday, 10 February 2011
JAKARTA(SINDO) – Kementerian Kesehatan,Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM),dan Institut Pertanian Bogor (IPB) bersikeras menolak mengumumkan produk susu yang diduga mengandung bakteri enterobacter sakazakii. Penolakan itu didasarkan pada beberapa alasan.Pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) beralasan bahwa penelitian itu murni dilakukan institusi IPB sehingga tidak ada kewenangan Kemenkes mencampurinya. Menteri Kesehatan (Menkes) Endang Rahayu Sedyaningsih menegaskan tidak bisa memaksa IPB sebagai peneliti untuk mengungkap hasil penelitiannya ke publik.Sebab,IPB sebagai institusi memiliki independensi sehingga tidak memiliki kewajiban memberikan laporan kepada Kemenkes maupun BPOM. “Mau dipaksa apa pun, kami baik Kemenkes dan BPOM tidak mengetahui nama-nama produk susu tersebut, jadi kami tidak bisa memberi tahu apa pun,” tegas Endang saat jumpa pers di Jakarta kemarin.

…dst

11 ) IPB Tolak Sebutkan Merek Susu Formula yang Tercemari Enterobacter Sakazakii
http://www.pikiran-rakyat.com/node/134865

KAMIS, 10/02/2011 – 14:44
JAKARTA, (PRLM).- Institut Pertanian Bogor (IPB) menolak menyebutkan merek susu formula yang dalam penelitiannya di tahun 2008 terbukti mengandung bakteri Enterobacter sakazakii. “IPB belum menerima salinan putusan dari MA sehingga belum dapat memenuhi permintaan ini,” kata Kepala Kantor Hukum dan Organisasi Dedi Muhammad Tauhid mewakili Rektor IPB dalam jumpa pers bersama di Kantor Kementerian Kominfo di Jakarta, Kamis (10/2) siang. Jumpa pers yang dimoderatori langsung Menteri Kominfo Tifatul Sembiring itu juga dihadiri Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Kustantinah, dan Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Badriul Hegar. Dalam pernyataannya, IPB mengklaim bahwa hingga 10 Februari 2011, pihaknya belum menerima “relaas” pemberitahuan putusan tersebut dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sebagai pengadilan tingkat pertama yang memutus perkara. “Jika kami telah menerima salinan putusan tersebut, tentu IPB akan melaksanakan hal-hal yang sudah diatur secara hukum, setelah melalui kajian dan pertimbangan-pertimbangan,” kata Dedi

…dst

12 ) Evakuasi WNI dari Mesir Rogoh APBN Rp 5 Miliar
http://www.jpnn.com/read/2011/02/10/84129/Evakuasi-WNI-dari-Mesir-Rogoh-APBN-Rp-5-Miliar-

Kamis, 10 Februari 2011 , 16:16:00
JAKARTA — Proses evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Mesir masih terus berjalan. Pemerintah secara khusus sudah mencarter pesawat untuk menjemput WNI yang terjebak di tengah kisruh politik untuk menumbangkan pemerintahan Hosni Mubarak. Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo, mengatakan dana untuk pemulangan WNI di Mesir menggunakan APBN. Dananya diambil dari pos darurat yang penyaluran anggarannya diserahkan melalui Kementrian Luar Negeri (Kemlu). “Di Kemlu, dana yang disiapkan untuk pemulangan WNI yang ada di Mesir kira-kira Rp5 miliar,” kata Agus. Bahkan bila nantinya dana ini kurang, Kemenkeu siap memberikan tambahan dana lagi hingga proses evakuasi seluruh WNI dari Mesir tuntas. Hal ini sesuai dengan instruksi Presiden SBY beberapa waktu lalu. “Kita siap mendukung dana-dana tambahan jika diminta oleh Kemlu. Tapi kita belum bisa secara final menyatakan berapa dana itu, yang penting sementara dana yang ada dipakai Kemenlu,” kata Agus.

…dst

13 ) MIKROBIOLOGI
Pembiakan Mikroba Tanah Merapi
http://cetak.kompas.com/read/2011/02/11/04374911/pembiakan..mikroba.tanah.merapi

Jumat, 11 Februari 2011
Bagaimana memanfaatkan lahan pertanian yang tertutup abu vulkanik pascaletusan Gunung Merapi 2010 lalu? Pertanyaan ini menjadi tantangan bagi I Made Sudiana, ahli mikrobiologi dari Pusat Penelitian Biologi LIPI. Apalagi, dari kajian sosial rekan sejawatnya, direkomendasikan agar tidak gegabah melakukan relokasi penduduk. Jika itu rekomendasinya, masyarakat sekitar Merapi harus didukung teknologi agar bisa bertahan hidup bersama ancaman bencana Merapi,” kata Sudiana, Senin (7/2) di Cibinong Science Center Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Cibinong, Jawa Barat. Langkah yang ia ambil salah satunya dengan mengembangkan teknologi isolasi (pemisahan) dan pengembangbiakan mikroba tanah Merapi pascaerupsi. “Ini supaya mempercepat pemulihan pertanian pada lahan yang masih tertutup abu dan pasir material vulkanik,” kata Sudiana.

…dst

14 ) UI dan USU Juarai Trust by Danone
http://kampus.okezone.com/read/2011/02/10/373/423626/ui-dan-usu-juarai-trust-by-danone

Kamis, 10 Februari 2011 – 18:52 wib
JAKARTA- Dalam ajang kompetisi bisnis Trust by Danone, Universitas Indonesia (UI) meloloskan dua tim sebagai finalis. Tidak tanggung-tanggung, kedua tim itu menyabet gelar juara pertama dan kedua pada kompetisi tahunan yang dihelat PT Danone tersebut. Posisi pertama diduduki tim Jayawijaya, disusul tim High Five di peringkat kedua. Tim Best USU dari Universitas Sumatra Utara (USU) didampuk menjadi juara tiga. USU juga mengukir sejarah dengan menjadi perguruan tinggi di luar Jawa yang pertama kali menjadi finalis. Tim Jayawijaya beranggotakan Ivan Cahyadi, Steven Lie, Ekky Gompa, Chandra Staria MUda, dan Shanty Debora Yutriny. Tim High Five digawangi oleh I Ketut Adi Putra, Bayu Pramudyo, Pamungkas Adi Wibowo, Maureen Natasha, dan Zivana Letisha Siregar. Anggota tim Best USU adalah Muhammad Aslam, Howard Lie, Hans Erawan, Ernal Salita, dan Martha Anna.

…dst

15 ) Beasiswa
Study Objective, Serius dan Jangan Lebay
http://edukasi.kompas.com/read/2011/02/10/16523581/Study.Objective.Serius.dan.Jangan.Lebay

Kamis, 10 Februari 2011 | 16:52 WIB
DEPOK, KOMPAS.com – Bobot paling tinggi namun sering dilupakan sebagian besar pelamar beasiswa adalah study objective. Padahal, kesungguhan kandidat membutuhkan beasiswa untuk studinya bisa dilihat jelas dari situ. “Biasanya pemberi beasiswa, terutama beasiswa dari pemerintah seperti Fullbright ini misalnya, ingin melihat sumbangan apa yang ingin diberikan penerima beasiswa kepada negaranya setelah selesai studi. Untuk itu, study objective itu harus dibuat nyata, tapi juga jangan berlebihan. Tak perlu lebay, istilahnya begitulah,” papar Antje M Harsono, Senior Advisor The American Indonesian Exchange Foundation (Aminef) Indonesia, saat menyampaikan presentasinya di seminar beasiswa Fullbrigth di “UI Career & Scholarship Expo XI” di Balairung UI, Kampus UI, Depok, Kamis (10/2/2011). Antje mengatakan, study objective (tujuan studi) masih dipandang klise oleh rata-rata orang Indonesia. Sementara bagi orang asing, khususnya pemberi beasiswa, tujuan studi justru merupakan modal awal sebelum penerima beasiswa jauh melangkah dalam menuntut ilmu di negeri orang.

…dst

16 ) Dokter Ogah ke Pelosok, Indonesia Sehat Hanya Mimpi
http://www.jpnn.com/read/2011/02/10/84156/Dokter-Ogah-ke-Pelosok,-Indonesia-Sehat-Hanya-Mimpi
Kamis, 10 Februari 2011 , 19:56:00
JAKARTA – Pemerintah dipastikan akan kesulitan menjadikan seluruh rakyatnya sehat. Pasalnya, banyak tenaga dokter yang masih ogah mengabdi di daerah pelosok maupun perbatasan, kendati diiming-imingi gaji yang tinggi. “Saya pesimis program Indonesia Sehat bisa tercapai. Bagaimana bisa sehat, kalau dokternya tidak merata penyebarannya?” kata Anshori Siregar, anggota Komisi IX DPR RI, di Gedung Senayan, Kamis (10/2). Banyaknya dokter yang menolak mengabdi di daerah pelosok dan perbatasan, menurut Anshori, sebenarnya ada hubungannya dengan keberadaan Dikti. Di mana menurutnya, sebagai lembaga yang menaungi perguruan tinggi, harusnya Dikti mengeluarkan aturan bagi seluruh Fakultas Kedokteran, agar menerima mahasiswa yang siap mengabdi di pelosok-pelosok. “Profesi dokter itu sangat mulia. Karena itu, yang jadi dokter harus mencintai profesinya. Bukan lantaran mengharapkan gaji (pendapatan) besar,” tandasnya.

…dst

17 ) KEADILAN
Ibu, 10 Tahun Penjara, 10 Miliar Rupiah
http://cetak.kompas.com/read/2011/02/11/03241036/ibu.10.tahun.penjara.10.miliar.rupiah

Jumat, 11 Februari 2011

Jika orang mengira Alanda dan keluarganya hidup mewah dari hasil bekerja di Century, Alanda bercerita hidup keluarganya biasa saja. Mobil keluarganya hanya satu, Grand Livina. Itu pun kini berganti menjadi Corolla tahun 1997. Ia bersekolah di SMA negeri, lalu masuk Universitas Bina Nusantara Jurusan Bisnis Internasional karena mendapat beasiswa.
Simpati mengalir
Alanda tidak berharap muluk dengan menulis di blog itu. Menulis adalah kesukaannya. Ia sudah menerbitkan tiga novel. “Aku bingung gimana mau bantu Ibu, belajar hukum juga enggak, ya jadi bantu nulis saja. Mungkin kalau yang doakan banyak, bisa terkabul,” ujar Alanda ketika ditemui Rabu malam di kawasan Kebayoran Baru. Selang dua jam setelah tulisannya, Ibu, 10 Tahun Penjara, 10 Milyar Rupiah,diunggah, blognya diakses ratusan orang dan dalam sehari menjadi 9.000 orang. Situsnya nyaris kolaps apabila tidak didukung pengelola situs yang menambah cuma-cuma bandwidth-nya. “Surprise juga sampai pukul tiga pagi ada banyak yang kasih komentar. Aku terima 500 e-mail, SMS, dan telepon,” ujarnya.

…dst

18 ) Orang Tua Siswa Keluhkan Mahalnya Biaya Pengayaan UN
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita/11/02/10/163439-orang-tua-siswa-keluhkan-mahalnya-biaya-pengayaan-un

Kamis, 10 Februari 2011, 14:22 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON – Menjelang pelaksanaan ujian nasional (UN), para pelajar sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) di Kota Cirebon diharuskan mengikuti pengayaan. Namun, para siswa diharuskan oleh pihak sekolah untuk membayar biaya pengayaan tersebut. Kebijakan pihak sekolah itupun dikeluhkan para orang tua siswa. Pasalnya, biaya pengayaan dinilai cukup mahal.Hal tersebut seperti yang diungkapkan salah satu orang tua yang anaknya bersekolah di sebuah SMP Negeri di Kota Cirebon. Orang tua yang enggan disebutkan namanya itu mengatakan, anaknya diharuskan membayar biaya pengayaan senilai Rp 650.000. “Itu kan mahal sekali,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, uang pengayaan yang harus dibayarnya itu digunakan untuk beberapa hal. Adapun rinciannya, yakni untuk membayar honor guru selama pelaksanaan pengayaan sebesar Rp 300.000. Sedangkan lamanya pengayaan yang diselenggarakan pihak sekolah adalah lima bulan.

…dst

19 ) Rupiah Dijaga di Rp 9.250
http://cetak.kompas.com/read/2011/02/11/03323072/rupiah.dijaga.di.rp.9.250

Jumat, 11 Februari 2011
Jakarta, Kompas – Pemerintah akan memastikan agar nilai tukar rupiah bisa kembali ke tingkatan rata-rata yang sama dengan asumsi dalam APBN 2011, yakni Rp 9.250 per dollar AS. Hal itu diyakini bisa terjadi meskipun saat ini posisi rupiah terus menguat di bawah Rp 9.000 per dollar AS. Pemerintah juga yakin Bank Indonesia akan ikut memastikan kembalinya nilai tukar rupiah ke level tersebut. “Kami menggunakan asumsi (dalam APBN 2011), misalnya, laju inflasi di level 5,3 persen, ICP (harga jual minyak mentah Indonesia) 80 dollar AS per barrel, dan nilai tukar Rp 9.250 per dollar AS. Itu merupakan jangkar asumsi. Itu membuat semua instansi terkait di pemerintah dan BI untuk mencapai asumsi itu,” ujar Menteri Keuangan Agus Martowardojo di Jakarta, Kamis (10/2). Menurut Agus, pemerintah belum berpikir untuk mengubah asumsi ekonomi makro dalam APBN 2011 karena percaya bahwa pergerakan nilai tukar yang ada saat ini masih sementara.

…dst

20 ) Kabar Mesir
Jutaan Demonstran Emosi Dengar Pidato Mubarak
Berpidato di Istana, Mubarak Serahkan Pemerintahan ke Militer
Tolak Mundur, Mubarak Cuma Serahkan Sebagian Kekuasaan Pada Wapres
Militer Mesir Isyaratkan Mubarak Akan Mundur
Pegawai Negeri Mesir Mogok
Mubarak Tidak Mundur
Obama: Amerika Ingin Generasi Muda Mesir Tahu Kami Mendukung Mereka
Obama Tegaskan AS Akan Bantu Masa Transisi di Mesir
China Ingatkan Dunia untuk Tak Ikut Campur
Mesir di Persimpangan Jalan
Evakuasi WNI dari Mesir Rogoh APBN Rp 5 Miliar
Kerusuhan
Status Ahmadiyah Diputuskan Pekan Depan
Ungkap Aktor Intelektual Kerusuhan
Kapolda: Identitas Pemberi Komando Penyerangan Sudah Diketahui
Ekonomi
Rupiah Dijaga di Rp 9.250
PT DI Dilanda Krisis, 5 Bulan Gaji Karyawan Telat Terus (BUMN pembuat pesawat terbang)
KPK
KPK Sepakat APBD Bukan untuk Klub Bola Profesional
Datangi Wagub Jabar, KPK Cari Info Sukses Persib Tanpa APBD
Luar Negeri
Indonesia Kirim TKI, Malaysia Kirim Wisatawan
Tragedi Pengacara Buta ( China )