1 ) Pembagian Dosen Mampu Tingkatkan Jumlah Mahasiswa di PTS
http://www.republika.co.id/

Pembagian Dosen Mampu Tingkatkan Jumlah Mahasiswa di PTS Senin, 28 Februari 2011, 14:35 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Rencana Kementerian Pendidikan untuk mentransfer dosen PNS ke kampus swasta dinilai mampu meningkatkan jumlah mahasiswa baru di kampus swasta. Dengan meningkatnya jumlah mahasiswa, maka mampu membantu target angka partisipasi kasar (APK) perguruan tinggi yang ingin dicapai Kementerian Pendidikan. “Menurut saya ini langkah bagus karena sudah lama ini terhenti,” Ungkap Edy Suhandi Hamid, Rektor Universitas Islam Indonesia, ketika dihubungi Republika lewat telepon, Senin (28/2). Menurut Edy, kampus swasta seringkali tak menarik jumlah mahasiswa terlalu banyak untuk menjaga rasio antara dosen dan mahasiswanya. “Kampus swasta karena kurangnya dosen sering menolak mahasiswa yang masuk, itu untuk menjaga rasio,” paparnya. Rasio dosen dan mahasiswa sendiri yang ditetapkan Pemerintah, itu untuk non eksakta 1:20 dan untuk eksakta 1:25. Maka dengan kebijakan ini kampus swasta bisa menambah jumlah mahasiswa dan bisa memperbaiki rasio antara mahasiswa dan dosen. “Bukan tak mungkin kampus swasta bisa membuka program studi baru,” paparnya.

…dst

2) Dosen PNS Akan Disebar ke Kampus Swasta
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita/11/02/28/166508-dosen-pns-akan-disebar-ke-kampus-swasta

Senin, 28 Februari 2011, 13:13 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Pendidikan memiliki target besar untuk mengangkat angka partisipasi lulusan sekolah menengah masuk ke perguruan tinggi. Akan tetapi target 25 persen angka partisipasi kasar (APK) perguruan tinggi, jika komposisi dosen di kampus negeri dan swasta tidak merata. Oleh karena itu, Kementerian pun berencana membuat kebijakan baru untuk menyebar dosen pegawai negeri sipil (PNS) ke perguruan tinggi swasta (PTS). Menurut Dirjen Pendidikan Tinggi Djoko Santoso, sebenarnya pembagian dosen negeri ke kampus swasta sudah berjalan. Akan tetapi untuk mengejar target APK hingga 2014 mendatang, maka pemerintah perlu menambah jumlah dosen negeri di kampus swasta. Cara yang akan ditempuh Pemerintah, menurutnya, akan membuat peraturan baru untuk penyebarannya. Saat ini menurut Djoko, jumlah dosen PNS yang tercatat Kemdiknas berkisar antara 80 ribu hingga 90 ribu orang. Dari jumlah itu, yang mengajar di kampus swasta masih amat sedikit. “Target 25 persen, maka perlu digenjot dengan aturan baru penyebaran dosen ini,” ungkapnya Senin (28/1).

…dst

3 ) Akses Perguruan Tinggi Kian Meningkat
http://edukasi.kompas.com/read/2011/02/28/22591286/Akses.Perguruan.Tinggi.Kian.Meningkat.

Senin, 28 Februari 2011 | 22:59 WIB
BANDUNG, KOMPAS.com – Pemerintah mengklaim telah meningkatkan akses ke perguruan tinggi bagi mahasiswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu. Salah satunya dari program beasiswa yang ditawarkan setiap tahun. Hal itu diungkapkan Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh, Senin (28/2/2011) di Bandung, Jawa Barat. Nuh datang untuk bertemu dengan 150 orang perwakilan penerima beasiswa Bidik Misi di Universitas Padjadjaran bersama Rektor Ganjar Kurnia. Dia menuturkan, perguruan tinggi hanya bisa diakses 0,98 persen keluarga tidak mampu pada tahun 2003. Angka tersebut meningkat menjadi 3 persen pada tahun 2008. Akses juga meningkat menjadi 6 persen pada 2010. “Artinya masih ada 94 persen mahasiswa dari latar belakang keluarga menengah atas,” kata Nuh. Salah satu upaya yang diambil pemerintah dalam meningkatkan akses kepada perguruan tinggi adalah melalui program Bidik Misi. Beasiswa yang meliputi biaya belajar, uang buku, hingga uang saku dimulai pada 2010 untuk 20.000 mahasiswa dan tersebar ke seluruh perguruan tinggi.

…dst

4 ) Mendiknas: 40 Ribu Mahasiswa Miskin Terima Beasiswa
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita/11/02/28/166592-mendiknas-40-ribu-mahasiswa-miskin-terima-beasiswa

Senin, 28 Februari 2011, 17:07 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG–Semua masyarakat miskin di Indonesia, sekarang tidak perlu bingung melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi. Karena, Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) memiliki program bidik misi untuk semua mahasiswa tidak mampu. Menurut Mendiknas M Nuh, pada 2010 pihaknya membebaskan biaya pendidikan 20 ribu mahasiswa. Tahun ini, ada 20 ribu mahasiswa lagi yang akan memperoleh beasiswa melalui program bidik misi tersebut. `’Program ini memang dikhususkan untuk mahasiswa dari masyarakat menengah kebawah atau mahasiswa tidak mamapu. Mereka, sama sekali tidak bayar,” ujar M Nuh kepada wartawan usai mengunjungi salag satu mahasiswa UPI penerima program bidik misi, Senin (28/2). Menurut M Nuh, semua perguruan tinggi negeri harus menjalankan program bidik misi ini. Total Perguran Tinggi Negeri di Indonesia yang sudah menjalankan program bidik misi saat ini ada sekitar 100 perguruan tinggi. Depdiknas, pada 2010 menggarkan dana Rp 250 miliar untuk program ini. Tahun ini, anggaran tersebut bertambah menjadi Rp 500 miliar.

…dst

5 ) Uang Saku Mahasiswa Bidik Misi Naik Menjadi Rp 600ribu Per bulan

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/03/01/138485/Kuota-Beasiswa-Bidik-Misi-Ditambah

01 Maret 2011
BANDUNG – Pemerintah menambah kuota program beasiswa Bidik Misi pada 2011 bagi 10.000 mahasiswa. Sebelumnya, program yang diluncurkan pada tahun sebelumnya itu hanya mematok 20.000 penerima. Langkah penambahan tersebut diungkapkan Mendiknas M Nuh, seusai berdialog dengan 150 mahasiswa Unpad penerima beasiswa Bidik Misi di Kampus Dipati Ukur Bandung, Senin (28/2) kemarin. “Tahun 2011 akan ada paling tidak 20.000 lagi, sama seperti tahun sebelumnya. Tapi saya berharap ada tambahan 10.000 lagi, sehingga tahun ini bisa 30.000 mahasiswa penerima,” tandasnya. Dia mengatakan, mulai tahun ini pula, pemerintah menaikkan besaran uang saku yang diterima mahasiswa Bidik Misi. Dari semula Rp 500.000 menjadi Rp 600.000 per bulan per mahasiswa selama mengikuti progam tersebut, di luar tanggungan pemerintah atas biaya kuliah di universitas. Disinggung anggapan biaya kuliah di PT yang semakin mahal bahkan mencapai ratusan juta rupiah, M Nuh menyebut batasannya lebih kepada kewajaran. “Batasannya kewajaran saja, kalau sampai Rp 500 juta mending jadi modal usaha, wong belum tentu lulus kok,” jelasnya. (dwi-75)

…dst

6 ) Penerima Beasiswa Bidik Misi ITB Naik
http://www.pikiran-rakyat.com/node/136719

SELASA, 01/03/2011 – 01:51
BANDUNG,(PRLM).- Rektor ITB Prof. Akhmaloka menuturkan, tahun lalu penerima beasiswa bidik misi di ITB sekitar 450 orang. Sementara tahun ini meningkat jadi 650 orang. Secara keseluruhan, kata dia, ITB menetapkan kuota 20 persen untuk mahasiswa tidak mampu yang seluruh biaya kuliahnya akan dibebaskan. “Itu untuk semua jurusan termasuk SBM. Dan satu lagi dana bidik misi untuk ITB kami serahkan sepenuhnya untuk mahasiswa, termasuk yang Rp 10 juta per tahun selain yang Rp 800 ribu per bulan. SPP dan biaya kuliah kami gratiskan sepenuhnya,” ucapnya. Akhmaloka menambahkan, anggaran ITB tahun 2011 ini mencapai Rp 744 miliar. Sebanyak 30 persen berasal dari bantuan pemerintah sementara dari masyarakat sekitar 30 persen. “Jadi kami harus mencari sekitar 40 persen. Itu dari dosen artinya dari penelitian-penelitian. Jadi setelah dikalkulasikan biaya kulaih ITB sekitar Rp 108 juta untuk empat tahun,” katanya.

>>>

7 ) Pemerintah Diminta Tanggung Biaya Program Profesi Guru
http://www.mediaindonesia.com/read/2011/02/28/206650/88/14/Pemerintah-Diminta-Tanggung-Biaya-Program-Profesi-Guru

Senin, 28 Februari 2011 14:20 WIB
BOGOR–MICOM: Anggota Komisi X DPR Rohmani yang membidangi pendidikan, olahraga, dan kebudayaan meminta pemerintah menanggung biaya program profesi guru yang menjadi jembatan dalam memperbaiki mutu pendidikan nasional. “Program ini adalah investasi masa depan bangsa sehingga biaya pendidikan ini harus ditanggung oleh pemerintah. Beban pendidikan harus ditanggung oleh negara karena konstitusi mengatakan demikian. Negara berkewajiban mencerdaskan segenap rakyat Indonesia. Oleh karena itu, program profesi guru ini jangan dibebankan kepada masyarakat,” katanya, Senin (28/2). Menurut Rohmani, program profesi guru patut diapresiasi, mengingat mendesaknya tenaga pendidik yang profesional, berkualitas dan berkarakter. “Yang dibutuhkan dunia pendidikan kita saat ini salah satunya adalah guru yang berkualitas, profesional dan berkarakter. Anak-anak kita cerdas-cerdas, potensi ini harus didukung oleh guru yang bisa mengoptimalkan potensi itu.” “Bila program ini dikelola dengan baik, saya optimistis kita akan memiliki guru-guru yang berkualitas dari sisi akademik.

…dst

8 ) Dosen UGM Raih PII Award
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/384549/

Monday, 28 February 2011
YOGYAKARTA – Ahmad Agus Setiawan,dosen Jurusan Teknik Fisika Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), terpilih menjadi salah satu dari 20 penerima penghargaan dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII). Sekretaris Jurusan Teknik Fisika tersebut mendapatkan Adhicipta Pratama Emas untuk kategori enginering. Ahmad Agus Setiawan telah melakukan penelitian tentang pengembangan teknologi sistem pengangkatan air dengan tenaga matahari di Dusun Banyumeneng I, Desa Giriharjo, Panggang,Gunungkidul pada 2009. Inovasi tersebut dinilai PII menjadi sebuah pengembangan teknologi yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan teknologi yang dikembangkannya, masyarakat Dusun Banymeneng I kini tidak lagi mengalami kesulitan air bersih.Sebanyak 118 Keluarga telah mendapatkan suplai lebih dari 7.800 liter air bersih per harinya. Penghargaan ini diberikan untuk individu berusia kurang dari 35 tahun yang dinilai berhasil dalam mengembangkan karya teknologi,” kata Ahmad Agus Setiawan kemarin.

…dst

9 ) Jalin Kerjasama, Unpad Terima Durian dan Pisang dari UK Malaysia
http://bandung.detik.com/read/2011/02/28/141105/1581159/486/jalin-kerjasama-unpad-terima-durian-dan-pisang-dari-uk-malaysia?g991103485

Senin, 28/02/2011 14:11 WIB
Bandung – Universitas Padjajaran (Unpad) dan Universitas Kebangsaan Malasysia (UKM) memperpanjang kerjasamanya yang sudah terbentuk sejak tahun 2006 di bidang kedokteran. Penandatanganan MoU lanjutan kerjasama ini ditandai dengan pemberian cinderamata Kujang dari Unpad, dan buah Durian serta Pisang dari Malaysia. Hingga saat ini sudah ada 208 mahasiswa yang terbagi dalam 5 angkatan yang mengikuti program ini. “Sekarang angkatan pertama sudah masuk tahun ke 4 kuliah di UKM dan sedang akan menamatkan pelajaran pada tahun 2012,” ujar Naib Concelor UKM, TBhg Prof Tan Sri Dato’ Wira Dr Sharifah Hapsah Syed Hasan Shahabudin di Unpad, Jalan Dupatiukur Senin (28/2/2011). Nantinya, para mahasiswa yang mengikuti program ini akan mendapat dua ijazah yakni ijazah Sarjana Kedokteran (SKed) dari Unpad dan Ijazah Doktor Perubatan dari UKM. “Mahasiswa UKM yang ada di Unpad belajar hanya 3 tahun saja, sisanya mereka belajar langsung di rumah sakit di Malaysia,” terangnya. Di tingkat pascasarjana, kerjasama antara Fakultas Kedokteran Unpad dan Fakulti Perubatan UKM terjalin pada bidang ortopedi. “Kini terdapat pengajar ortopedik dari Unpad yang menjalani latihan klinikal di Jabatam Ortopedik UKM,” terangnya.

…dst

10 ) UNM Siap Cetak Wirausahawan Muda
http://kampus.okezone.com/read/2011/02/28/373/429828/unm-siap-cetak-wirausahawan-muda

Senin, 28 Februari 2011 – 18:57 wib
MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) menandatangani Nota Kesepahaman Kerja Sama Pelatihan Wirausahawan Muda Mahasiswa dengan Dinas Koperasi dan UKM Propinsi 1Sulawesi Selatan. Penandatanganan dilakukan di Hotel La Macca UNM Jl. AP Pettarani Senin (28/2/2011). Rektor UNM Professor Arismunandar dan Kepala Dinas Koperasi UMKM Sulsel AM Yamin menandatangani nota itu. Mereka disaksikan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Asisten Deputi Urusan Pengembangan Koperasi Kewirausahaan Kementian Koperasi dan UMKM Taty Ariaty, serta sejumlah akademisi UNM. Kepada okezone, Rektor UNM Prof. Arismunandar mengatakan, sasaran kegiatan itu adalah agar lebih banyak mahasiswa UNM yang menjadi wirausahawan. “Mereka bisa mandiri saat keluar ke dunia kerja. Kami dan pemprov hanya memfasilitasi saja, ” ujarnya. Arismunandar berharap, sedikitnya empat persen dari 20 ribu mahasiswa UNM dapat menjadi wirausahawan mandiri di masa datang.

…dst

11 ) Teknik Kimia Undip Gunakan Kurikulum Internasional
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita/11/02/28/166652-teknik-kimia-undip-gunakan-kurikulum-internasional

Senin, 28 Februari 2011, 20:01 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG – Guna meningkatkan standar kompetensi lulusan, Jurusan Teknik Kimia Universitas Diponegoro (Undip) akan menggunakan standar kurikulum Internasional, mulai tahun perkuliahan 2011/ 2012. Menurut Ketua Jurusan Teknik Kimia Undip, Dr Ir Abdullah MS, perubahan kurikulum ini merupakan langkah Undip untuk meningkatkan kompetensi lulusan dari jurusan teknik kimia. Kebijakan ini juga dimaksudkan untuk mendorong program Double Degree Jurusan Teknik Kimia yang telah dirintis Undip bersama universitas di luar negeri, sejak setahun terakhir. Harapannya, dengan kurikulum berstandar internasional ini maka jika lulusan Teknik kimia undip akan melanjutkan di S2 atau double degree tidak akan terlalu sulit. “Karena mata kuliah yang diajarkan sudah sama dan aplikatif dengan standar baku internasional,” ungkap Abdullah MS, dalam keterangan persnya kepada wartawan, Senin (28/2). Untuk merintis kurikulum berstandar internasional ini, jelasnya, Undip telah melakukan sejumlah persiapan. Mulai dari pematangan materi kurikulum dan berbagai lokakarya.

…dst

12 ) Yuk, Budayakan Publikasi Hasil Penelitian
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita/11/02/28/166512-yuk-budayakan-publikasi-hasil-penelitian

Senin, 28 Februari 2011, 14:00 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG – Kalangan akademisi harus membudayakan publikasikan hasil penelitian ilmiah dan pengabdian masyarakat. Sehingga manfaat penelitian ini dapat diketahui secara luas. Pada saatnya hasil penelitian dan pengabdian masyarakat ini dapat diaplikasikan dan dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat luas sebagai perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Rektor Universitas Diponegoro (Undip), Prof Sudharto P Hadi PhD mengatakan, hasil penelitian harus disebarluaskan kepada masyarakat umum setidaknya melalui publikasi ilmiah. Pasalnya, kampus merupakan lembaga yang menyediakan ruang untuk melakukan berbagai kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. “Artinya, dunia akademisi memberikan teladan, mewujudkan gagasan atau cita-cita dan memberikan dorongan pemanfaatan hasil penelitian ilmiah dan pengabdian masyarakat ini,” ungkapnya di Semarang, Senin (28/2).

…dst

13 ) PT Diajak Kembangkan Desa Vokasi
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/03/01/138483/PT-Diajak-Kembangkan-Desa-Vokasi

01 Maret 2011
Libatkan Kadin
SEMARANG – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah menggandeng perguruan tinggi untuk mengembangkan desa vokasi di kabupaten/kota se-Jateng. Selain bekerja sama dengan perguruan tinggi, pihak lain yang ikut serta adalah Kadin Jateng. Langkah ini supaya target 245 desa pada tahun 2013 dapat tercapai. Desa vokasi merupakan program Pemerintah Provinsi Jateng yang dirintis sejak 2009 di 105 desa di seluruh kabupaten/kota. Tujuan program ini untuk mengurangi pengangguran, mengentaskan kemiskinan, dan menyejahterakan masyarakat. Kabid Pendidikan Non-Formal dan Perguruan Tinggi (PNF-PT) Drs Satoto Rahardjo MM mengatakan, untuk mengembangkan dan memberikan pembinaan kepada desa vokasi yang dipilih tiap kabupaten/kota, Dinas Pendidikan menggandeng beberapa perguruan tinggi, seperti Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan Universitas Diponegoro (Undip).

…dst

14 ) Lepaskan Ketergantungan pada Peneliti Asing
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/384610/

Tuesday, 01 March 2011
JAKARTA – Ketergantungan pada peneliti asing terutama untuk penyediaan data-data terkait lingkungan khususnya hutan harus dikurangi. Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, belum ada data yang tepat seberapa besar kerusakan hutan dan berapa jumlah hutan Indonesia yang tersisa. Sementara, data yang dimiliki saat ini justru merupakan hasil penelitian orang asing.”Selama ini untuk mengetahui berapa kerusakan lingkungan, baik itu hutan yang rusak atau yang tersisa,sangat tergantung pada datadata orang asing,”ungkap Kalla usai ikut melepas Tim Peneliti Ekspedisi Bukit Barisan di Markas Besar TNI Angkatan Darat,Jakarta,kemarin. Padahal, lanjut Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ini salah satu masalah terbesar yang akan dihadapi Indonesia ke depan justru berasal lingkungan. “Ke depan, untuk menata lingkungan secara lebih baik. Karena, penyakit kita ke depan adalah masalah lingkungan,”ujarnya. Karena itu, Kalla berharap para peneliti yang tergabung dalam ekspedisi Bukit Barisan, dapat melengkapi data-data yang lengkap tentang alam Indonesia termasuk segala permasalahan, sekaligus dapat memetakan potensi bencananya.” Ini masalah nasional dan potensi bencana di setiap daerah harus dipetakan dengan baik,”katanya.

…dst

15 ) Syaring dari dosen Unsyah:
Panduan Deteksi Awal Ancaman Internet Terhadap Anak

Bagi anak-anak Internet, dunia banyak manfaat dan ada juga ancaman. Yang susah adalah mencegah ancaman yang dapat datang dari Internet terhadap anak-anak. Dari sisi teknologi banyak tool untuk melindungi ancaman. Teknologi bisa bobol dan ada kelemahannya. Bagaimana mengetahui bahwa anak-anak telah terancam internet? FBI, US telah membuat satu Panduan yang bermanfaat untuk kita ketahui:
Panduan (Pdf) secara lengkap dapat dibaca disini :
http://topgan.cce.unsyiah.ac.id/parentsguideFBI.pdf

…dst

16 ) Beasiswa Dalam Negeri
Beasiswa Double Degree Ilmu Lingkungan di Unpad
http://kampus.okezone.com/read/2011/02/28/368/429621/beasiswa-double-degree-ilmu-lingkungan-di-unpad

Senin, 28 Februari 2011 – 13:06 wib
JAKARTA – Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka kesempatan beasiswa dalam Program Studi Magister Ilmu Lingkungan (PSMIL) bagi sarjana dari segala jurusan. Beasiswa double degree dengan CSTM University of Twente Belanda ini merupakan hasil kerja sama Unpad dengan Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) melalui program Beasiswa Unggulan. Program beasiswa terbagi dalam dua kategori, yakni single degree dan double degree. Peserta single degree menempuh studi di PSMIL Unpad selama 18 bulan. Pada program double degree, studi ditempuh selama 14 bulan di PSMIL dan 10 bulan di CSTM University of Twente Belanda. Untuk melamar beasiswa ini, kamu harus memiliki nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,4 dan nilai sertifikat institutional TOEFL minimal 475.

…dst

17 ) Kemenlu Bagi-Bagi Beasiswa Seni dan Budaya!
http://kampus.okezone.com/read/2011/02/18/368/426092/kemenlu-bagi-bagi-beasiswa-seni-dan-budaya

Jum’at, 18 Februari 2011 – 11:25 wib
JAKARTA – Beasiswa yang satu ini cukup unik, penerimanya akan ditempatkan di lima sanggar seni tradisi Indonesia, untuk mempelajari seni dan budaya Indonesia selama tiga bulan. Beasiswa rutin yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) ini dinamakan Program Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI). Ia ditawarkan bagi mahasiswa dari Indonesia, Australia, Selandia Baru, Papua Nugini, Filipina, Timor Leste, negara-negara Asia, Eropa, Amerika Serikat, dan Inggris. Program yang telah dilaksanakan sejak 2003 tersebut menunjukkan komitmen Indonesia dalam meningkatkan kerja sama dalam bidang sosial budaya antarberbagai negara di dunia. Program ini juga bertujuan menciptakan pemahaman yang lebih baik tentang keberagaman budaya Indonesia. Dalam jangka panjang, program BSBI merupakan sarana kerja sama dalam bidang budaya dan diplomasi antarnegara peserta. Tahun ini, program BSBI akan digelar pada 25 April-29 Juli 2011. Para penerima beasiswa akan ditempatkan di lima kelompok studi di lima sanggar seni tradisi Indonesia, yakni di Lampung, Bandung, Denpasar, Solo, dan Surabaya.

…dst

18 ) BEASISWA LUAR NEGERI
Beasiswa ke AS bagi Profesional Muda
http://edukasi.kompas.com/read/2011/02/28/14433248/Beasiswa.ke.AS.bagi.Profesional.Muda

Senin, 28 Februari 2011 | 14:43 WIB
KOMPAS.com – Program beasiswa Hubert H. Humphrey sudah dibuka dan ditawarkan bagi para profesional tingkat-menengah Indonesia untuk mengambil program nirgelar. Program ini menggabungkan perkuliahan tingkat pascasarjana dengan kegiatan pengembangan keprofesionalan di Amerika Serikat (AS) selama 9 bulan. Bagi yang berminat, pendaftar yang disyaratkan umumnya adalah lulusan S-1 yang bekerja sebagai tenaga administrator dalam posisi memimpin dan berpengalaman kerja sedikitnya 5 tahun di lembaga publik atau swasta nirlaba, termasuk Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berkomitmen pada pelayanan masyarakat. Selain bergelar Sarjana (S-1) …cut…Pelamar yang berminat, informasi beasiswa selengkapnya bisa dilihat di http://www.aminef.or.id Batas waktu penyerahan formulir beasiswa ini dibatasi sampai 15 April 2011.

…dst

19 ) Mendiknas Apresiasi CSR Telkom-Republika
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita/11/02/28/166643-mendiknas-apresiasi-csr-telkomrepublika

Senin, 28 Februari 2011, 19:38 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG—Program CSR Telkom-Republika berupa pelatihan guru yang bertajuk `Bagimu Negeri Kupersembahkan’ memperoleh apresiasi dari Mentri Pendidikan Nasional (Mendiknas), M Nuh. Menurut M Nuh, program serupa seharusnya lebih banyak digelar oleh perusahaan untuk menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan. `’Acara ini bagus. Sekarang trend masyarakat yang berpartisipasi ke dunia pendidikan memang semakin bagus. Salah satunya, ya seperti yang dilakukan Telkom ini,” ujar M Nuh kepada Republika, usai membuka program lanjutan `Bagimu Negeri Kupersembahkan’ di Gedung R&D PT Telkom, Senin (28/2). Mendiknas berharap program ini bisa dimanfaatkan oleh guru untuk meningkatkan pengetahuannya, khususnya terhadap pengetahuan teknologi informasi.

…dst

20 ) Babak Selanjutnya: Panja Susu Formula DPR
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/384641/

Tuesday, 01 March 2011
ATAS pernyataan Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih yang mengaku tidak memiliki data hasil penelitian IPB,Komisi IX DPR akhirnya berencana membentuk panitia kerja (Panja) Susu Formula. Ketua Komisi IX DPR Ribka Tjiptaning menyatakan, jika sikap penolakan untuk mengungkap merek dagang ini terus berlanjut, dia khawatir ada produsen susu formula dari luar negeri yang merajalela masuk ke Indonesia. Dengan kesimpulan raker yang menyatakan Menkes dan Kepala BPOM menolak melaksanakan putusan kasasi MA, dia akan mengambil langkah politik yang dimiliki parlemen. “Ya bisa saja kami mengajukan panja,pansus,hak angket,bahkan interpelasi. Hal ini nantinya akan dibahas pada rapat intern Komisi IX DPR. Kendati begitu, kami mendorong secepat mungkin Kemenkes dan BPOM melakukan penelitian dan segera memublikasikan hasilnya,” tuntutnya. Hal ini juga diungkapkan anggota Komisi IX DPR Nova Riyanti Yusuf. Nova menyatakan,Fraksi Partai Demokrat yang ada di Komisi IX DPR sepakat agar permasalahan susu formula ini ditangani panja.”Kami secara internal akan membahas lebih lanjut untuk follow up ke depannya.

…dst

21 ) Penelitian Ulang Bukan Solusi
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/384642/

Tuesday, 01 March 2011
Pernyataan Menteri Kesehatan dan Menteri Pendidikan Nasional bahwa Institut Pertanian Bogor (IPB) harus melakukan penelitian ulang terhadap berbagai merek susu formula seolah menjadi klimaks dari kontroversi ditemukannya bakteri berbahaya Enterobacter sakazakii pada sejumlahproduk asupan balita tersebut. PENELITIAN ulang sebenarnya benar-benar mengulangi langkah yang pernah dilakukan pemerintah lewat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada 2008 saat kontroversi susu formula berbahaya ini pertama kali mencuat.Saat itu,15 Maret 2008,BPOM memaparkan hasil penelitian lanjutan yang menyimpulkan 38 dari 98 sampel susu formula yang diuji dinyatakan bebas bakteri. Sisanya, 60 sampel susu formula masih diteliti. Ngototnya sikap Kementerian Kesehatan, BPOM,dan Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk tidak mematuhi putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) antara lain didasari alasan etika akademis.

…dst

22 ) Menanti Jaminan dari Pemerintah
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/384640/

Tuesday, 01 March 2011
PEMERINTAH diminta memberikan jaminan dan solusi jika ada anak yang ditemukan terkena dampak bakteri berbahaya Enterobacter sakazakii karena pernah mengonsumsi susu formula tertentu pada kurun waktu 2003–2006. Anggota Komisi IX DPR Surya Chandra Suropaty mengatakan, setidaknya pemerintah menanggung biaya kesehatan jika saat ini ada anak yang terkena dampak E-sakazakii. “Itu sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat,”ujarnya.

…dst

23 ) Ilmuwan Berjuang Menemukan Partikel Boson Higgs
http://www.pikiran-rakyat.com/node/136728

SELASA, 01/03/2011 – 05:16
PARIS, (PRLM).- Para ilmuwan yang bekerja di akselerator partikel Large Hadron Collider (LHC) memperkirakan partikel boson Higgs akan ditemukan akhir 2012. Kalau sampai akhir tahun depan bukti keberadaan partikel boson Higgs ini tidak ditemukan, para fisikawan mengatakan mereka harus mengubah pemahaman mereka tentang pembentukan alam semesta. Menurut teori, partikel boson Higgs menjelaskan mengapa partikel-partikel lain mempunyai massa, tetapi keberadaan partikel Higgs belum bisa diamati oleh para ilmuwan. Alat yang dipakai untuk membuktikan keberadaan partikel boson Higgs, yaitu LHC, berada di sebuah terowongan bawah tanah sepanjang 27 kilometer di perbatasan Prancis-Swiss. LHC mampu menabrakkan partikel proton yang melesat dengan kecepatan hampir sama dengan kecepatan cahaya untuk menguak rahasia alam semesta.

…dst

24 ) Kebaikan SBY hilang di Google
‘Kebaikan SBY’ Hilang di Google, PD Tuding Ada Rekayasa
Mengenang Mr Sjafruddin
209 Hari Pimpin PDRI, Mr Sjafruddin: I’m Only Doing My Job! (Pahlwan tanpa gelar Pahlawan)
Boediono: Penghargaan Buat Sjafruddin Belum Maksimal
Boediono Enggan Singgung Gelar Presiden ke-2 RI Mr Sjafruddin
Satu Abad Menkeu Sjafruddin Prawiranegara…
Seabad Mr Sjafruddin, Presiden RI ke-2 yang Terlupakan
Politik
Hanya Dilarang Bertugas di Reskrim, Hukuman Edmon Ilyas Dipertanyakan
Sebar Kader Serbu Facebook dan Twitter, PKS Incar Kalangan Menengah
Demokrat: Copot Tifatul dan Suswono (kader PKS)
Pemerintah Pertanyakan Prosedur Hukum Gugatan David Tobing (Garuda di kaos Timnas)
Pembatasan BBM
Pembatasan BBM Serentak Juli
Pendidikan/Kesehatan
“Gasing”, Konsep Mereformasi Matematika
Standar Mutu Bahan Jamu Harus Jelas
Kemenkes Klaim Berhasil Tanggulangi TB
Ilmuwan Berjuang Menemukan Partikel Boson Higgs
Keluhan BKN
BKN Keluhkan Kada Campuri Urusan PNS (kada=kepala daerah)
Rumah bebas PPN
Plafon Harga Rumah Bebas PPN Rp 70 Juta
Bisnis walaupun di Nusakambangan
“Jenderal Besar” di Nusakambangan
Polemik PSSI
KPSI Ambil Alih Tugas PSSI
Kebakaran Wisma Antara
Wapemred : Operasional Pemberitaan LKBN ANTARA Tak Terganggu
Wisma Antara Terbakar
Berita Libya Hari ini
Khadafi: Rakyat Libya Mencintai Saya
Khadafy Terus Ditekan
Qadhafi Bagi-bagi Uang
Sejumlah Perusahaan Indonesia Hengkang dari Libya
Perusahaan Indonesia Tarik Pekerja Dari Libya
Kloter Kedua WNI dari Libya Menuju Tunis