1 ) Mahfud: Pembeli Gelar Akademis Berpeluang Jadi Koruptor
http://www.antaranews.com/berita/248504/mahfud-pembeli-gelar-akademis-berpeluang-jadi-koruptor

Kamis, 3 Maret 2011 22:59 WIB
Jakarta (ANTARA News) – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan, pembeli gelar akademis berpeluang besar menjadi koruptor. “Orang yang suka melanggar etika akademis, etika keilmuan, misalnya dengan membeli gelar, suka mencuri karya keilmuan orang lain, maka orang-orang ini jadi calon-calon koruptor,” kata Mahfud dalam orasi ilmiahnya pada acara wisuda sarjana Universitas Nasional (UNAS) periode I tahun akademik 2010/2011, di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Kamis. Mahfud mengatakan, orang yang membeli gelar akademis merupakan orang yang tidak keberatan untuk membohongi diri sendiri. Apabila seseorang bisa membohongi diri sendiri, maka dia tidak sungkan untuk membohongi orang lain dan hal tersebut merupakan ciri calon koruptor. Ketua MK itu mencontohkan banyak orang membeli gelar kesarjanaan agar bisa menjadi anggota DPR atau DPRD. Dia merasa prihatin melihat fenomena pembelian gelar akademis karena hal tersebut merusak dunia pendidikan. “Kita seharusnya mengedepankan etika akademik. Orang boleh merasa memiliki gelar akademik jika ditempuh dengan cara yang benar dan tidak mencuri,” kata Mahfud menegaskan. Oleh karena itu, Mahfud mengajak agar mengembalikan kemurnian dunia pendidikan dengan menjunjung etika akademis dan kembali ke konstitusi.

…dst

2 ) Kemdiknas Dorong Penelitian Energi Terbarukan
http://www.kemdiknas.go.id/list_berita/2011/energi-terbarukan.aspx

03 Maret 2011 | Laporan oleh widhi
Jakarta – Kekayaan alam Indonesia sangat berlimpah. Namun penggunaan sumber daya masih terfokus pada sumber daya yang tidak bisa diperbarukan. Pengelolaan sumber daya yang terbarukan masih sangat minim. Atas dasar itulah, Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral serta Indonesia-Netherlands Association membicarakan langkah-langkah untuk memanfaatkan energi terbarukan. Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal mengatakan, sangat penting saat ini menyadarkan masyarakat betapa pentingnya mengubah kebiasaan menggunakan energi dari fosil seperti minyak bumi yang tidak terbarukan…cut…
Saat ini, minat mahasiswa Indonesia terhadap penelitian sudah sangat besar. Hal tersebut dapat dilihat dari peningkatan yang sangat besar pada jumlah proposal penelitian yang masuk. Fasli mengatakan, jika 5-6 tahun lalu hanya seratusan orang yang mengirimkan proposal, dan 4 tahun lalu meningkat menjadi 800 orang, maka pada 2010 meningkat menjadi 14 ribu proposal yang diterima Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. “Dari 14 ribu proposal tersebut, 3.000-3.500 proposal diberi block grant. Dan yang terbaik dibawa ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas),” katanya.

…dst

3 ) Mahasiswa Indonesia Ramaikan Debat di Dubai
http://www.mediaindonesia.com/read/2011/03/04/207673/88/14/Mahasiswa-Indonesia-Ramaikan-Debat-di-Dubai

Jumat, 04 Maret 2011 02:29 WIB
SEMARANG–MICOM: Lima mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia akan mengikuti ajang debat Education Without Border (EWB) di Dubai, Uni Emirat Arab, pada 27-31 Maret 2011. “Kami berlima akan mempresentasikan paper dengan berbagai tema yang berbeda,” kata Sri Hindriyastuti, delegasi dari Universitas Diponegoro Semarang, Jawa Tengah, Kamis (3/3). Sri akan berangkat bersama empat rekannya, yakni Dede Supriatna dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Agung S Wibowo (Universitas Paramadina), Asma Omar dan Edwinnata (Universitas Al Azhar Indonesia). Ia menjelaskan EWB merupakan ajang diskusi dan debat mahasiswa berbagai negara dengan topik seputar pendidikan, sosial, kewirausahaan, dan politik dalam kancah internasional. Menurut dia, EWB merupakan ajang dua tahunan yang diprakarsai oleh Higher Colleges of Technology, Uni Emirat Arab yang sudah berlangsung lima kali sejak 2001 lalu. “Tema yang ditampilkan dalam setiap ajang EWB selalu berbeda-beda, dan untuk tahun ini EWB mengambil tema ‘Innovative Solutions to Global Challenges’,” katanya.

…dst

4 ) Shell Eco Marathon 2011
UGM Kirim Dua Kendaraan Hemat Energi
http://edukasi.kompas.com/read/2011/03/03/14322744/UGM.Kirim.Dua.Kendaraan.Hemat.Energi.

Kamis, 3 Maret 2011 | 14:32 WIB
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Tim Semar Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta akan meluncurkan dua mobil hemat energi untuk mengikuti kompetisi Shell Eco Marathon 2011 di Sirkuit Sepang, Malaysia, 6-9 Juli 2011 mendatang. Kedua mobil hemat energi itu adalah Semar Prototype dan Semar Urban. Pembimbing tim Semar UGM, Jayan Sentanuhady, di Yogyakarta, Kamis (3/3/2011), mengungkapkan, pada kompetisi tahun ini tim Semar menargetkan pencapaian efisiensi bahan bakar dengan jarak tempuh semaksimal mungkin. Kedua mesin kendaraan tersebut telah didesain dengan efisiensi panas dan volume semaksimal mungkin pada titik keseimbangan tertentu. “Mesin itu berspesifikasi long stroke dengan karakteristik high torque pada putaran mesin yang rendah agar bisa menekan konsumsi bahan bakar,” kata dosen Jurusan Teknik Mesin dan Industri Fakultas Teknik UGM itu.

…dst

5 ) Lulusan SMP Terbuka Masuk ITB
http://www.kemdiknas.go.id/list_berita/2011/-lulusan-smp-terbuka-masuk-itb.aspx

02 Maret 2011
Bandung – Kesulitan hidup bukanlah hambatan bagi yang mau bersekolah. Setidaknya itulah yang dirasakan ketiga mahasiswa yang masing-masing kuliah di Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjajaran, dan Universitas Pendidikan Indonesia. Adalah Mardalita Anugrowati (UPI), Cucun Kurniati (ITB), dan Suwanda Mahyudin (Unpad), tiga mahasiswa dari keluarga berekonomi lemah yang mendapat kunjungan dari Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh, Senin (28/02/2011), sebagai penerima bidik misi tahun 2010.
Kisah mereka selengkapnya silakan klik link di atas.

>>>

6 ) UAD Siapkan Pembangunan Kampus IV
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita/11/03/03/167293-uad-siapkan-pembangunan-kampus-iv

Kamis, 03 Maret 2011, 16:26 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta terus berkembang dengan pesat. Saat ini jumlah mahasiswa aktif yang belajar di kampus milik Muhammadiyah tersebut telah mencapai 13 ribu orang. Jumlah yang besar untuk sebuah perguruan tinggi swasta. Karenanya untuk menampung seluruh kegiatan dan mengembangkan kegiatan akademis yang ada, pada tahun ini UAD tengah mempersiapkan pembangunan kampus keempatnya di wilayah Ring Road Selatan Yogyakarta. Rektor UAD, Kasiyarno mengatakan saat ini pihaknya telah membebaskan lahan seluas 3,5 hektar di wilayah Ring Road Selatan Tamanan, Banguntapan, Bantul. “Kita masih bergerak untuk terus memperluas, karena ke depan wilayah ini akan kita jadikan kampus utama UAD,” terangnya saat serah terima pembangunan gedung untuk perkuliahan, penelitian dan ruang dosen di Kampus 3 Jalan Soepomo, Janturan, Yogyakarta, Kamis (3/3).

…dst

7 ) Lulusan Binus Graduate Program Berkualitas Global
http://kampus.okezone.com/read/2011/03/03/373/431169/lulusan-binus-graduate-program-berkualitas-global

Kamis, 3 Maret 2011 – 18:23 wib
JAKARTA – Dengan pengalaman sebagai salah satu institusi pendidikan terkemuka berbasis Information Technology (IT), Binus University mempersembahkan Binus Graduate Progam. Binus Graduate Program menawarkan dua program studi, yaitu Magister Teknik Informatika (MTI) dan Magister Manajemen Sistem Informasi (MMSI). Berbeda dengan program pascasarjana IT lain, materi pembelajaran Binus Graduate Program dititikberatkan 70 persen pada bidang IT dan 30 persen pada kompetensi bidang manajerial. Selain itu, yang istimewa, Binus Graduate Program menerapkan kurikulum berstandar internasional dengan pendekatan analytical skill. Ini menjadikan setiap lulusannya memiliki kualitas global. Binus Graduate Progam akan mempersiapkan mahasiswa dengan berbagai kompetensi di bidang IT

…dst

8 ) Saling Mendidik Mahasiswa dan Masyarakat
http://edukasi.kompas.com/read/2011/03/03/17095333/Saling.Mendidik.Mahasiswa.dan.Masyarakat

Kamis, 3 Maret 2011 | 17:09 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Tahun ini Prasetya Mulya Business School (PMBS) kembali akan menjalankan program pembinaan wirausaha, yaitu Community Development (Comdev). Pembinaan kewirausahaan tersebut akan dilaksanakan di Desa Babakan Sari dan Desa Sukaluyu, Cianjur, Jawa Barat. Koordinator Comdev 2011 Dudut Urip Prasetyo di Jakarta, Kamis (3/3/2001), mengatakan, pada dasarnya PMBS mengembangkan konsep kewirausahaan berdasarkan potensi di daerah tersebut. Saat suatu desa sudah mulai mapan, Comdev akan mencari lahan baru lainnya untuk dibina. “Setiap mitra didampingi oleh mahasiswa kita dan diberikan beberapa materi sederhana seperti pembukuan sederhana dan lain-lainnya,” kata Dudut. Tahun ini, sebanyak 133 mahasiswa program S-1 dibagi dalam 19 kelompok untuk menjalankan Comdev sejak awal Februari 2011 lalu.

…dst

9 ) BEASISWA PELATIHAN
Mau, Beasiswa Khusus Pembela Perempuan?
http://edukasi.kompas.com/read/2011/03/03/15431767/Mau.Beasiswa.Khusus.Pembela.Perempuan.

Kamis, 3 Maret 2011 | 15:43 WIB
KOMPAS.com – Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Hari Perempuan Internasional 2011 dan menyambut Hari Kartini 2011, Rifka Annisa Research and Training Center (RA-RTC) kembali menawarkan Program Beasiswa Pelatihan Tingkat Nasional bertema Manajemen Women’s Crisis Center. Sepuluh beasiswa penuh ditawarkan untuk mengikuti pelatihan yang akan dilaksanakan April 2011 mendatang…cut…Bagi yang berminat, syarat dan tata cara pendaftaran beasiswa ini bisa dilihat di http://rifka-annisa.or.id/ Batas waktu pengiriman aplikasinya ditunggu sampai 18 Maret 2011.

…dst

10 ) Direktori ITB, BINUS, IPB dan IKJ
Institut Teknologi Bandung
Universitas Bina Nusantara
Institut Pertanian Bogor
Institut Kesenian Jakarta

>>>
11 ) Dana Ujian Nasional tak Juga Cair
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita/11/03/03/167338-dana-ujian-nasional-tak-juga-cair

Kamis, 03 Maret 2011, 19:30 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Ujian Nasional diselenggarakan satu setengah bulan lagi. Namun, dana pelaksanaan ujian belum juga cair. Hal ini karena Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Ujian Nasional tak juga turun. Padahal, daerah sudah memulai proses lelang pencetakan soal. Pencetakan ini harus sudah mulai dilakukan pertengahan bulan Maret. Menurut Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Djemari Mardapi, pihaknya telah berkomunikasi dengan daerah. Ia menyatakan hampir semuanya mengaku dana Ujian Nasional belum cair. `’Dana belum cair, akan tetapi itu minggu lalu, untuk minggu ini saya belum mengetahuinya,” ungkapnya kepada wartawan, Jakarta, Kamis (3/3). Ia sendiri menyatakan tidak tahu alasan belum cairnya anggaran. Dirinya berharap, dana tersebut segera dicairkan sehingga daerah memiliki banyak waktu untuk mempersiapkan pelaksanaan Ujian Nasional, khususnya masalah pencetakan naskah soal.

…dst

12 ) DPR Minta Segera Wujudkan Sentralisasi Pendidikan
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita/11/03/03/167313-dpr-minta-segera-wujudkan-sentralisasi-pendidikan

Kamis, 03 Maret 2011, 17:43 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Bagi komisi X Dewan Perwakilan Rakyat, otonomi daerah ialah produk reformasi. Akan tetapi bagi Komisi X, desentralisasi gagal dalam upaya memajukan pendidikan bangsa. Salah satu kasusnya ialah telatnya ratusan kabupaten / kota dalam mengucurkan dana BOS ke sekolah di wilayahnya. `’Saat ini Kemdiknas tak punya kaki-kaki untuk menjangkau daerah,” ungkap Dedi Gumelar, anggota Komisi X dalam rapat kerja dengan Kementerian Pendidikan Nasional, Rabu (2/3)…cut…Ia mencontohkan ketika seorang guru, kepala sekolah atau Kepala Dinas pendidikan yang berkualitas seringkali tak membantu atau memilih calon kepala daerah. Kemudian ketika calon tersebut naik menjadi kepala sekolah, maka guru atau kepala sekolah bisa dimutasi atau diturunkan.`’Bayangkan saja ada Kepala Sekolah ada yang diturunkan jadi guru biasa atau Kepala Dinas diturunkan jadi staf, ini kan aneh,” paparnya.

…dst

13 ) Mendiknas Ultimatum Bupati-Wali Kota
Yang Tak Segera Cairkan Dana BOS
http://www.jpnn.com/read/2011/03/04/85737/Mendiknas-Ultimatum-Bupati-Wali-Kota-

Jum’at, 04 Maret 2011 , 06:16:00
JAKARTA – Kening Mendiknas M. Nuh semakin berkerut. Sebab, dia mendapati data tentang masih banyaknya kabupaten/kota yang tidak menyalurkan dana bantuan operasional sekolah (BOS). Di Jawa Timur (Jatim), tercatat separo lebih kabupaten/kota yang belum menyalurkan dana BOS. Berdasar data di Kemendiknas, hingga Kamis (3/3) pukul 11.00 ada 96 kota/kabupaten se-Indonesia yang melapor sudah menyalurkan dana BOS. Sisanya, 401 kabupaten/kota, masih nggandoli dana untuk biaya operasional pendidikan tersebut. “Itu tidak bisa dibiarkan. Harus cepat diselesaikan,” kata Nuh kemarin.

…dst

14 ) 2012, BOS Naik Disesuaikan Kemahalan di Daerah
http://www.jpnn.com/read/2011/03/04/85731/2012,-BOS-Naik-Disesuaikan-Kemahalan-di-Daerah-

Jum’at, 04 Maret 2011 , 04:24:00
JAKARTA–Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) akan menaikkan satuan nilai Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada tahun 2012 mendatang. Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh mengatakan, kenaikan besaran satuan nilai BOS tersebut untuk disesuaikan dengan indeks kemahalan barang di masing-masing daerah. “Untuk struktur anggarannya sendiri, juga akan diubah tahun depan. Sehingga, unit costnya akan mampu membiayai seluruh dana operasional sekolah yang saat ini hanya mampu meng-cover 70 persen saja,” ungkap Nuh di Gedung Kemdiknas, Jakarta, Kamis (3/3).

…dst

15 ) Kemdiknas Rilis Buku Presiden RI
http://www.jpnn.com/read/2011/03/03/85641/Kemdiknas-Rilis-Buku-Presiden-RI-

Kamis, 03 Maret 2011 , 05:05:00
JAKARTA – Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh mengatakan pihaknya telah merencanakan untuk membuat buku yang menceritakan atau membahas mengenai semua tokoh yang pernah menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. Buku tersebut nantinya termasuk dalam kategori buku pengayaan dan merupakan paket buku wajib yang akan disebarluaskan ke seluruh sekolah di Indonesia.

…dst

16 ) Beberapa Berita dalam Negeri
Indonesia akan Bantu Timor Leste Masuk ASEAN
SBY Setujui Timor Leste Gabung ASEAN
Harga Obat Generik Tidak Akan Naik
527.850 Siswa Sekolah Dasar Putus Sekolah
Kredit Tak Dicairkan Capai Rp 554,7 Triliun
Putusan MK Buka Peluang Penetapan di Yogyakarta
Parpol yang Ditendang dari Koalisi Bisa Raih Simpati
PKS Lebih Rentan Dikeluarkan dari Koalisi
PKS Diminta Sadar Posisi
Terus Bujuk PDIP, SBY Dinilai Tidak Pede
Dubes RI di Swiss: Nurdin Halid Bohong
FIFA Minta PSSI Konsisten soal Statuta
FIFA Beri Batas Waktu Kongres PSSI 30 April
FIFA Ancam Bekukan PSSI
Libya Hari ini
Obama: Khadafi Sudah Kehilangan Legitimasi untuk Memimpin
Korban Tewas 6.000 Orang
Negara-Negara Kaya Bantu Evakuasi Massa Meninggalkan Libya
Ssst…Anak-anaknya Desak Gaddafi Mundur
Kadhafi Kerahkan Tentara Bayaran Afrika
Kanada Janjikan Lima Juta Dolar Untuk Bantuan Kemanusiaan di Libya
Penuntut ICC Akan Selidiki Kekerasan di Libya