1 ) Kalangan Senat Universitas Kecewa DPR Abaikan Permendiknas
http://www.antaranews.com/

Minggu, 6 Maret 2011 19:59 WIB
Jakarta (ANTARA News) – Anggota Senat ITS Surabaya Prof Djauhar Manfaat merasa kecewa dengan DPR yang tidak merespon kerisauan kalangan universitas terhadap Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) nomor 24/2010. Dalam rapat kerja antara Mendiknas dengan Komisi X DPR, ujarnya kepada pers di Jakarta, Minggu, masalah Permendiknas 24/2010 ini dianggap “angin lalu” karena tidak dimasukkan dalam kesimpulan rapat. “Terus terang, saya pribadi kecewa. Namun demikian, kami masih berharap DPR masih bisa memperjuangkan aspirasi rakyat. Bahwa Permendiknas 24/2010 ini merupakan bentuk intervensi, tidak bisa dibantah. Ini masalah nasional dan bukan hanya terjadi di ITS,” tegasnya.
Permendiknas 24/2010 yang menetapkan adanya 35 persen suara menteri dalam pemilihan rektor, ternyata kurang mendapat respon DPR karena masalah ini dianggap hanyalah sektoral. Secara terpisah, anggota Komisi X dari F-PDIP, Tb Dedi Gumelar, mengakui bahwa pendukung Permendiknas 24/2010 itu sangat kuat. “Dalam rapat kerja dengan Mendiknas (Rabu, 2/3), kesimpulan soal Permendiknas itu dihapus karena pendukungnya lebih banyak. Saya dan beberapa teman, sudah perjuangkan. Namun kandas juga,” tegasnya.

…dst

2 ) BEASISWA BIDIK MISI
Kuota di Sejumlah PTN Alami Kekosongan
http://www.pikiran-rakyat.com/node/137284

SENIN, 07/03/2011 – 00:27
BANDUNG, (PRLM).- Kuota beasiswa bidik misi di sejumlah perguruan tinggi negeri mengalami kekosongan. Kesulitan mencari calon mahasiswa tidak mampu tetapi berprestasi secara akademik menjadi salah satu alasannya. Di Institut Teknologi Bandung, dari total kuota 450 beasiswa di tahun 2010, hanya terisi 400 orang. Di Universitas Padjadjaran, dari kuota 500 beasiswa terisi 486 orang. Hal yang sama juga terjadi di Universitas Indonesia dan Institut Pertanian Bogor. Di UI dari kuota 500 orang hanya terisi 398 orang, sementara di IPB dari kuota 500 terisi 495. Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Institut Teknologi Bandung Wawan Gunawan menuturkan, untuk mencapai jumlah 400, ITB bahkan harus menurunkan standar agar tidak terlalu banyak jatah beasiswa yang kosong. “Tidak mudah memang mencari yang pandai tetapi tidak mampu. Kami juga tidak tahu, mungkin sosialisasi kami masih belum optimal. Maka dari itu kami meminta media juga untuk menyosialisasikannya,” ujarnya saat ditemui di Kampus ITB belum lama ini. (A-157/das)***

>>>

3 ) Beasiswa Mahasiswa PTN tidak Mampu Naik Rp600 Ribu per Bulan
http://www.mediaindonesia.com/read/2011/03/06/208182/88/14/Beasiswa-Mahasiswa-PTN-tidak-Mampu-Naik-Rp600-Ribu-per-Bulan-

Minggu, 06 Maret 2011 20:54 WIB
MAGELANG–MICOM: Pemerintah akan menaikkan besarnya beasiswa untuk mahasiswa perguruan tinggi negeri dari semula sebesar Rp100.000 menjadi Rp600.000/bulan. Kepastian itu disampaikan Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh usai meresmikan SMP Syubbanul Wathon Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (6/3). Pada 2010, mahasiswa penerima beasiswa sebanyak 20.000 orang. Mereka dari kalangan keluarga kurang mampu, tetapi memiliki prestasi akademik memadai.
Seleksi mahasiswa penerima beasiswa itu dilakukan masing-masing perguruan tinggi negeri. Yang lolos seleksi akan menerima beasiswa selama empat tahun. Menurutnya, penyelenggaraan beasiswa merupakan bagian tanggung jawab pemerintah. Karena itu besarnya beasiswa pun dinaikan. “Maka dari itu, bagi keluarga kurang mampu jangan khawatir untuk menyekolahkan anaknya hingga perguruan tinggi,” ujarnya. (OL-5)

…dst

4 ) Wakili Indonesia UGM Ciptakan Mobil Formula
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/385670/

Sunday, 06 March 2011
Satu lagi prestasi membanggakan berhasil ditorehkan pelajar Indonesia. Setelah berturut-turut berhasil menggaet medali di ajang internasional,kini pelajar Indonesia kembali dipercaya ikut serta dalam ajang bergengsi. Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta,menjadi satu-satunya wakil Indonesia dalam ajang 9th Students Formula SAE(Society of Automotive Engineers) Japan 2011.Sebanyak 16 mahasiswa Jurusan Teknik UGM yang tergabung dalam Tim Bima Sakti tersebut akan berkompetisi membuat kendaraan formula bermesin 600 cc. Ajang 9th Students Formula SAE(Society of Automotive Engineers) Japan 2011merupakan kompetisi yang melombakan seluruh proses pembuatan kendaraan formula. “Dalam kompetisi ini yang akan dilombakan mulai dari penyusunan analisis biaya, engineering design,presentasi, akselerasi kendaraan,fuel efficiency, endurance, autocross, dan skid-pad,”ungkap Kepala Humas dan Protokol UGM Suryo Baskoro di Yogyakarta kemarin. Meski kompetisi baru akan berlangsung awal September 2011,jauh hari Tim Bima Sakti telah dipersiapkan secara khusus.

…dst

5 ) Pemerintah Minta Yayaasan Trisakti Segera Gelar Pemilihan Rektor
http://www.mediaindonesia.com/read/2011/03/07/208224/88/14/Pemerintah-Minta-Yayaasan-Trisakti-Segera-Gelar-Pemilihan-Rektor-

Senin, 07 Maret 2011 02:56 WIB
JAKARTA–MICOM: Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) menyarankan Yayasan Trisakti segera melakukan persiapan untuk menggelar pemilihan rektor baru menjelang eksekusi Pengadilan Negeri Jakarta Barat. “Sebaiknya yayasan segera melakukan persiapan untuk menggelar pemilihan rektor. Karena tidak baik jika jabatan rektor tersebut kosong dalam waktu yang lama. Lebih cepat lebih baik,” kata Dirjen Pendidikan Tinggi Kemdiknas Djoko Santoso, di Jakarta, Minggu (6/3). Menurut dia, hal ini untuk mengantisipasi kekosongan jabatan rektor pasca lengsernya Thoby Mutis di Universitas Trisakti paska putusan MA No 410K tahun 2004 yang diperkuat dengan putusan PK 63PK dan 821K tahun 2010. Djoko menegaskan bahwa pemilihan rektor baru ini juga berkaitan dengan wisuda yang akan dilakukan oleh Universitas Trisakti pada tanggal 19 April 2011. “Apapun bentuk atau bagaimana seorang rektor itu turun dari jabatannya, maka selama masih ada yayasan yang merupakan lembaga hukum yang sah, ijazah mahasiswa tetap sah dan dinyatakan legal,” lanjutnya.

…dst

6 ) Jalur Undangan SNMPTN Mulai Ramai Dipadati Pendaftar
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita/11/03/06/167656-jalur-undangan-snmptn-mulai-ramai-dipadati-pendaftar

Ahad, 06 Maret 2011, 16:10 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA – Menjelang berakhirnya pendaftaran Seleksi Nasional Jalur Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) lewat jalur undangan, jumlah pendaftar mengalami peningkatan. Hal itu sesuai prediksi panitia yang mengatakan pendaftar akan berbondong-bondong datang menjelang penutupan pada 12 Maret mendatang. Di Surabaya, hanya Universitas Airlangga (Unair) yang tidak membuka jalur undangan. Tiga kampus negeri lainnya, Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel, tetap membuka jalur undangan dengan alokasi berbeda. Pembantu Rektor bidang Akademik Unesa, Kisyani Laksono, mengatakan peningkatan jumlah pendaftar terlihat sejak hingga akhir pekan lalu, meski jumlah pastinya belum diketahui. Unesa menyediakan 1.734 kursi untuk mahasiswa dari jalur undangan dan lebih 2.000 pendaftar yang menjadikan Unesa sebagai pilihan pertama. Meski jumlah pendaftar melebihi kuota, namun sebarannya di masing-masing jurusan tidak merata. “Angka pendaftar sudah di atas kuota. Karena menggunakan sistem online maka pergerakan terus berlangsung,” kata Kisyani, Ahad (6/2).

…dst

7 ) Sekolah Swasta Alami Berbagai Kendala
Pendaftaran Jalur Undangan
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/03/07/139073/Sekolah-Swasta-Alami-Berbagai-Kendala-

07 Maret 2011
SEMARANG-Sejumlah sekolah swasta di Kota Semarang mengeluhkan kendala saat mendaftarkan siswanya dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur undangan. Selain itu, kendala yang dialami yakni di sekolah swasta tidak banyak siswa yang berminat mendaftar pada jalur tersebut. Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Sultan Agung 1 Semarang Sarjana mengatakan, pihaknya mengalami kendala bersifat teknis, yakni tidak bisa mengirimkan data siswa.
“Sebenarnya, ketika memasukkan data siswa ke situs pendaftaran dari jurusan IPA dan Bahasa lancar. Tapi ketika memasukkan jurusan IPS tidak bisa masuk seluruhnya,” ungkapnya, kemarin.

…dst

8 ) Birokratis, Administrasi Mahasiswa Asing
http://cetak.kompas.com/read/2011/03/07/03461661/birokratis.administrasi.mahasiswa.asing

Senin, 07 Maret 2011
Medan, Kompas – Sistem administrasi bagi mahasiswa dan dosen asing yang hendak belajar atau mengajar di Indonesia dinilai sangat birokratis. Selain ketentuan lapor ke berbagai instansi pemerintah, waktu pengurusan dokumen dan biaya tidak jelas. Ribetnya pengurusan administrasi kependudukan dikhawatirkan akan menurunkan ketertarikan mahasiswa asing menempuh studi di Indonesia. Hal ini mengemuka dalam pertemuan tentang pelayanan dan pengawasan bagi orang asing secara administrasi yang diselenggarakan Pemerintah Kota Medan bersama instansi terkait seperti Universitas Sumatera Utara, Imigrasi, Kementerian Pendidikan Nasional, dan kepolisian, Kamis (3/3) di Medan. Pembantu Rektor IV Universitas Sumatera Utara Prof Dr Ningrum Sirait mencontohkan, di kantor Imigrasi, mahasiswa atau dosen asing yang datang dengan visa kunjungan sosial budaya (VKSB) harus mengalihkan menjadi visa tinggal terbatas (vitas). Proses pengalihan ini memakan waktu lama.

…dst

9 ) LPTK Tunggu Kepastian Pemerintah
Program PPG
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/03/07/139074/LPTK-Tunggu-Kepastian-Pemerintah

07 Maret 2011
SEMARANG- Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang ditunjuk pemerintah, masih menunggu kejelasan petunjuk pelaksanaan hingga pendanaan program pendidikan profesi guru dari Kementerian Pendidikan Nasional. Penyampaian nantinya melalui Dinas Pendidikan Kota atau Kabupaten dan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi.
LPTK IKIP PGRI Semarang melalui Rektor Muhdi SH MHum mengatakan, LPTK butuh kepastian secepatnya dari pemerintah, selain perihal pembiayaan dari pemerintah atau pribadi guru, juga masalah proses penerimaan secara detail. “Termasuk apakah guru mendaftar langsung ke LPTK atau Dinas Pendidikan. Ini penting untuk mempersiapkan sistem dan kurikulum PPG di tingkat LPTK,” kata dia, kemarin. Menurutnya, sertifikasi melalui PPG untuk mempercepat proses terselesaikannya sertifikasi guru yang harus tuntas pada 2015. Untuk itu, sudah seharusnya pemerintah menanggung penuh biaya pelaksanaan PPG, karena tujuan akhirnya adalah pengembangan kompetensi dan profesionalisme guru.

…dst

10 ) Mahasiswa Indonesia Balik ke Mesir
http://www.kemdiknas.go.id/list_berita/2011/3/mesir.aspx

06 Maret 2011 | Laporan oleh ahmad_dj
Jakarta – Pemerintah akhirnya mengirim kembali mahasiswa Indonesia ke Mesir, setelah mereka balik ke Tanah Air awal Februari lalu. Kelompok pertama diterbangkan Jumat (4/03/2011), melalui VIP room Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal dan Wakil KSAU Sukirno melepas 22 orawarga Indonesia. Mereka terdiri dari 11 orang laki-laki dan sembilan perempuan, serta dua orang bayi. Sukirno menjelaskan, pengiriman mahasiswa kembali ke Mesir kelompok pertama ini menggunakan jasa penerbangan reguler. Begitu juga untuk kelompok kedua yang akan diterbangkan besok (5/03) dengan jumlah 40 orang. Sukirno mengatakan, jumlah WNI yang akan kembali ke Mesir lebih sedikit dari jumlah yang balik. “Dari 2436, sudah sekitar 2150 yang sudah mendaftar,” katanya.

…dst

11 ) Mahasiswa Wajib Dibekali Ilmu Kewirausahaan
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/385667/

Sunday, 06 March 2011
MAKASSAR – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa meminta seluruh universitas di Indonesia untuk membekali mahasiswanya dengan pendidikan kewirausahaan sejak dini. Hal itu diungkapkan Hatta saat menyampaikan kuliah umum di Auditorium Al-Amin Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kemarin. Hatta mengatakan, pemerintah melakukan percepatan target pengembangan ekonomi 2025 pada 2015, atau bersamaan dengan penerapan Komunitas Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Community/ AEC). Saat itu, jelasnya, negara AEC akan memberi kemudahan lalu-lintas barang,investasi, dan migrasi pencari kerja antarbangsa. Hanya, sejak beberapa tahun terakhir, terjadi ketidakseimbangan ekonomi dunia. Hal ini mengakibatkan perekonomian sejumlah negara tak mampu bersaing dengan yang lain. “Indonesia masuk sebagai salah satu dari sepuluh negara yang menjadi new emerging economyatau negara dengan daya tarik tinggi di dunia.Untuk itu, kita harus mempersiapkan diri dari sekarang agar mampu bersaing dengan negara lain pada 2015.

…dst

12 ) Unand Kembangkan Bahan Baku Pupuk Organik
http://www.mediaindonesia.com/read/2011/03/03/208159/88/14/-Unand-Kembangkan-Bahan-Baku-Pupuk-Organik

Minggu, 06 Maret 2011 15:27 WIB
PADANG–MICOM: Universitas Andalas Padang, Sumatra Barat, terus mengembangkan tanaman tithonia atau Tithonia diversifolia sebagai
bahan baku pupuk organik. “Tithonia perlu dikembangkan karena pupuk organik bisa menghemat pemakaian pupuk buatan hingga 50 persen,” kata Pakar Pertanian Unand Prof Nurhajati Hakim di Padang, Minggu.
Ia mengatakan, tithonia belum banyak dimanfaatkan petani sebagai usaha yang menggiurkan mengingat tanaman tersebut memiliki manfaat cukup besar sebagai bahan baku pupuk. Sementara itu ketersediaan thitonia di Sumbar cukup banyak dan mudah ditanam. Menurut dia, pengolahan tithonia menjadi pupuk buatan dapat dilakukan dengan cara tanaman thitonia tersebut dipangkas lalu dipotong-potong atau dicincang kecil-kecil kemudian dikomposkan. “Setelah itu kompos tithonia bisa digunakan sebagai pupuk organik. Keuntungan pengembangan tithonia tersebut antara lain dapat meningkatkan produksi pupuk organik, menyerap tenaga kerja yang pada akhirnya juga meningkatkan pendapatan petani,” katanya.

…dst

13 ) TKI Diberi Kesempatan Kuliah
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/385724/38/

Monday, 07 March 2011
TAIPEI – Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Taiwan kelak tidak hanya berkutat pada pekerjaan. Mereka akan diberi kesempatan mengikuti perkuliahan untuk meningkatkan pengetahuan dan keahlian. Perkuliahan bagi TKI tersebut digagas Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Taiwan. Mereka berencana membuka cabang Universitas Terbuka (UT) di Taiwan. “Saat ini kami sedang mengurus izin pada UT di Indonesia. Pembantu Rektor IV UT sudah memberikan respons baik kepada kami. Kini hanya menunggu keputusan dari Rektor UT,”ujar Ketua PPI Taiwan Alief Wikarta kepada SINDO pada acara pelantikan pengurus PPI Taiwan di Kantor Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei,Sabtu (3/5). Alief menjelaskan, diperkirakan, pada Agustus 2011 UT Taiwan akan dibuka untuk para TKI. Mengenai sistem pendidikan, para TKI nantinya akan diberikan modul untuk belajar. Sesuai dengan ketentuan, mereka tetap harus menjalani pertemuan sebanyak delapan jam pelajaran dengan dosen serta menjalani ujian.”Dosen pembimbing mereka nantinya adalah teman-teman dari PPI Taiwan.

…dst

14 ) Sanksi Finansial BOS Tahun Depan
http://www.mediaindonesia.com/read/2011/03/03/208179/88/14/Sanksi-Finansial-BOS-Tahun-Depan

Minggu, 06 Maret 2011 20:23 WIB
JAKARTA–MICOM: Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh menyatakan sanksi finansial bagi pemerintah kabupaten dan kota yang mbalelo soal dana BOS dipersiapkan pada 2012. Pasalnya, dana tersebut telah masuk ke pemerintah daerah dari Kementerian Keuangan. “Kemungkinan sanksi finansial tahun 2012 bagi pemerintah daerah dan kota yang tidak serius dan tepat waktu mencairkan dana BOS,” kata M Nuh menjawab Media Indonesiausai peresmian sekolah sekolah berbasis pesantren di Magelang, Jawa Tengah, Minggu (6/3). Menurut dia, sanksi pada 2011 tidak dapat diterapkan karena pencairan BOS dari Kementerian Keuangan sudah disalurkan ke daerah sejak 26 Desember 2010. Berbagai alasan daerah lamban mencairkan dana itu sulit diterima karena pihaknya telah memberikan asistensi dan sosialisasi.

…dst

15 ) Momentum untuk Menata Ulang Birokrasi
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/385662/

Sunday, 06 March 2011
Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi akan mewajibkan pegawai negeri sipil (PNS) eselon I–IV (setara dirjen,sekjen,dan sebagainya) untuk melaporkan harta kekayaannya kepada negara. Kebijakan ini bertujuan untuk melakukan reformasi birokrasi dan mencegah PNS melakukan korupsi. Karena itu, kebijakan ini perlu disosialisasikan dan dilaksanakan secara serius. Sudah seharusnya kebijakan pelaporan harta kekayaan diterapkan bagi PNS yang tergolong pejabat menengah dan tinggi. Kewajiban tersebut otomatis akan mendorong upaya reformasi birokrasi yang selama ini jalan di tempat. Maksud pemerintah menerapkan kebijakan ini tentu memiliki iktikad baik, bukan untuk mengontrol PNS secara berlebihan. Birokrasi di Indonesia memang memiliki banyak masalah sehingga perlu untuk ditata secara berkala dan intensif.

…dst