1) Sarjana Indonesia Bisa Langsung S-3 di Australia?
http://kampus.okezone.com/read/2011/03/14/373/434730/sarjana-indonesia-bisa-langsung-s-3-di-australia

Senin, 14 Maret 2011 – 17:13 wib
JAKARTA – Sebagai syarat kelulusan, mahasiswa S-1 di Indonesia diharuskan menulis skripsi. Sesuai sistem pendidikan tinggi di Australia, para sarjana Indonesia kemungkinan bisa langsung menempuh studi S-3 tanpa harus menyelesaikan S-2 terlebih dahulu. Kok bisa?
Di Australia, masa studi jenjang sarjana ditempuh dalam waktu tiga tahun dan tidak ada kewajiban penulisan skripsi. Alumninya menyandang gelar Bachelor atau Undergraduate yang hanya diakui sebagai Sarjana Muda di Indonesia. Namun, ada juga program undergraduate honours dengan penulisan skripsi (thesis). Mereka yang lulus dari program undergraduate honours ini bisa langsung menempuh studi S-3 tanpa melalui S-2.”Artinya, terkait dengan penyetaraan, lulusan S1 di Indonesia mungkin bisa langsung menempuh S3 di Australia sepanjang syarat nilai dan predikat kelulusan memadai,” demikian seperti dikutip dari keterangan tertulis Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia (PPIA), Senin (14/3/2011). Dalam diskusi yang digelar antara PPIA dengan Mendiknas M Nuh akhir pekan lalu di Canberra terungkap, contoh lulusan S-1 dari Indonesia bisa langsung S-3 di Australia telah ada.

…dst

2 ) Pak Menteri, Beasiswa Dikti Bisa Diperpanjang?
http://kampus.okezone.com/read/2011/03/14/373/434725/pak-menteri-beasiswa-dikti-bisa-diperpanjang

Senin, 14 Maret 2011 – 16:06 wib
JAKARTA – Terkadang, masa studi yang harus ditempuh seorang mahasiswa penerima beasiswa melebihi `jatah’ beasiswanya. Bisakah masa pemberian beasiswa itu diperpanjang? Beasiswa pascasarjana dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) misalnya, masa pemberian dana beasiswa adalah tiga tahun. Kemungkinan perpanjangan masa beasiswa, kata Mendiknas M Nuh, perlu dikaji secermat mungkin. Hal itu disampaikan Mendiknas dalam dialog dengan anggota Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia (PPIA) pada perayaan HUT PPIA ke-30 di Canberra, akhir pekan lalu. Menurut Nuh, jika memang perpanjangan itu dibutuhkan, maka harus ada alasan yang jelas dan bisa diterima. Terutama, harus ada rekomendasi yang jelas dan meyakinkan dari supervisor. Selain itu, waktu perpanjangan yang diajukan tentu saja harus masuk akal. “Jika perpanjangannya sampai dua tahun, tentu saja itu tidak masuk akal dan itu artinya kemajuan studinya tidak meyakinkan,” kata Nuh seperti dikutip dari keterangan tertulis PPIA, Senin (14/3/2011).

…dst

3) Hari Ini Terakhir Isi Borang SNMPTN Undangan
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/03/15/140015/Hari-Ini-Terakhir-Isi-Borang-SNMPTN-Undangan-

15 Maret 2011
SOLO – Meski pembayaran untuk mendaftar jalur undangan seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) ditutup Sabtu (15/3) lalu, pengisian borang masih bisa dilakukan sampai Selasa (15/3) ini. “Yang ditutup pada Sabtu itu pembayaran ke bank. Namun untuk mengisi borangnya, Selasa pukul 16.00 terakhir. Setelah itu tidak bisa lagi mengisi,” kata Munawar Kholil SH MH MSi, sekretaris SNMPTN Panitia Lokal 44 Solo. Dia menuturkan, jumlah pendaftar terakhir sesuai dengan data di bank ada 15.269 orang. Namun masih ada beberapa pendaftar yang belum mengklik secara sempurna borang pendaftaran. “Mereka belum mengklik pilihan akhir dan mencetak kartu peserta SNMPTN jalur undangan. Ini yang masih bisa ditunggu sampai Selasa. Mereka sudah mendapatkan PIN (personal identifications number), tapi belum mengklik sampai proses akhir,” ungkapnya.

…dst

4 ) 15.123 Calon Mahasiswa Serbu Unsoed
Prodi Pendidikan Dokter Jadi Favorit
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/03/15/140013/15.123-Calon-Mahasiswa-Serbu-Unsoed

15 Maret 2011
PURWOKERTO – Sebanyak 15.123 calon mahasiswa mendaftarkan diri ke Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto dalam Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2011 melalui jalur undangan. Data tersebut merupakan fata final yang dikeluarkan oleh Unsoed seusai batas waktu pendaftaran SNMPTN jalur undangan ditutup, Sabtu (12/3) lalu. Dari jumlah itu, calon mahasiswa dari Provinsi Jawa Tengah tercatat 2.549 pelamar, dari Jawa Barat (2.182), DKI Jakarta (345), Banten (185), dan Jawa Timur (112 pelamar). Sisanya tersebar di 26 provinsi di seluruh Indonesia. Sebanyak 5.691 calon mahasiswa menjadikan Unsoed sebagai pilihan utama, sisanya menjadi pilihan kedua. Yang menarik adalah Program Studi (Prodi) Pendidikan Dokter menjadi prodi paling favorit sebagai pilihan utama, yakni dengan jumlah 307 pendaftar.

…dst

5 ) ITB Tawarkan Penelitian untuk PT KA
http://bandung.detik.com/read/2011/03/14/171812/1591344/486/itb-tawarkan-penelitian-untuk-pt-ka?g991102485

Senin, 14/03/2011 17:18 WIB
Bandung – Institut Teknologi Bandung (ITB) menawarkan PT Kereta Api (KA) Indonesia untuk melakukan penelitian pengembangan kereta api. Rektor ITB Akhmaloka menuturkan, sudah seharusnya kereta api menjadi moda transportasi andalan di negeri ini. “Kereta api dimana-mana harusnya paling maju. Di luar negeri tidak ada yang moda transportasi keretanya tidak maju. Misalnya saja di jepan. Kalau di Indonesia ini, ya beginilah, masih dalam tahap pembangunan,” ujar Akhmaloka dalam cara Penandatanganan MoU dengan PT KA, di Gedung Rektorat, Senin (14/3/2011). Kereta api, kata Akhmaloka, memegang peranan penting di Indonesia untuk mengatasi masalah transportasi seperti kemacetan.
“Saya baru tau kalo kantor pusat PT KA itu ada di Bandung. Apalagi di Bandung ini setiap sabtu minggu terkenal macetnya. Seharusnya bisa dibuat trobosan untuk itu. Kita bisa saling share untuk kerjasama,” katanya. Perguruan tinggi, kata Akhmaloka, disamping sebagai lembaga pendidikan juga menjalakan kegiatan penelitian. Ia pun menawarkan kerjasama dengan melakukan penelitian.

…dst

6 ) ITB Buka Program Khusus Perkeretaapian
http://www.tempointeraktif.com/hg/pendidikan/2011/03/14/brk,20110314-319864,id.html

SENIN, 14 MARET 2011 | 14:20 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta -PT Kereta Api Indonesia dan Institut Teknologi Bandung bekerja sama membuka program studi khusus perkretapaian untuk jenjang pendidikan Diploma III. “Tujuan kami satu-satunya adalah mengembangkan kualitas sumber daya manusia yang akan menjalankan perkeretaapian ke depan,” kata Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Ignasius Jonan di Bandung, Senin 14 Maret 2011. Rencana pembukaan program studi itu dituangkan lewat nota kesepahaman yang diteken Jonan dan Rektor ITB Akhmaloka hari ini. Jonan mengatakan, program itu akan diprioritaskan bagi karyawan PT Kereta Api, kendati tidak menutup kemungkinan akan merekrut mahasiswa baru dari jalur umum.

…dst

7 ) Ratusan Karyawan PT KA Akan Jadi Mahasiswa ITB
http://bandung.detik.com/read/2011/03/14/123604/1591048/486/ratusan-karyawan-pt-ka-akan-jadi-mahasiswa-itb?g991103485

Senin, 14/03/2011 12:36 WIB
Bandung – Sebanyak 180 karyawan PT Kereta Api (PT KA) setiap tahunnya akan mengikuti pendidikan D3 di bawah pengajaran dosen-dosen ITB. Namun para karyawan itu tidak kuliah di kampus ITB, melainkan di kampus khusus yang disediakan PT KA di daerah Dago. Kerjasama ini langsung ditandatangani oleh Dirut PT KA Ignasius Jonan dan Rektor ITB Akhmaloka di Gedung Rapim A Rektorat ITB, Jalan Tamansari, Senin (14/3/2011). Kerjasama ini akan berlangsung lima tahun atau menghasilan tiga angkatan. Ada enam modul yang akan diikuti para karyawan tersebut yaitu modul sipil, sinyal dan telekomunikasi, operasi, properti manajemen, pelayanan, dan mesin. Menurut Direktur Personalia dan Umum PT KA Joko Sumarno setiap modul akan diikuti oleh 30 orang. “Kita buka buat umum, yang nantinya akan menjadi calon pegawai PT KA. Jadi karyawan 80 persen, umum 20 persen,” jelasnya. Lulusan D3 hasil didikan dosen ITB itu nantinya akan mengisi jajaran depan dan persiapan untuk menjadi junior manager. “Bagi karyawan yang ikut pendidikan ini, nantinya akan diseleksi oleh ITB. Kalau yang umum, diseleksi dulu oleh kami, lalu nanti diseleksi ITB,” papar Joko.

…dst

8 ) DUGAAN KORUPSI KEMDIKNAS
Rp 2,3 Triliun di Kemdiknas Belum Jelas
http://edukasi.kompas.com/read/2011/03/14/14071111/Rp.2.3.Triliun.di.Kemdiknas.Belum.Jelas

Senin, 14 Maret 2011 | 14:07 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Pemberitahuan hasil penyelidikan satuan tugas Kementerian Pendidikan Nasional (Satgas Kemdiknas) mengenai temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berupa dugaan korupsi di Kemdiknas senilai Rp 2,3 triliun akan digelar dalam waktu dekat dalam sebuah jumpa pers. Hal tersebut diungkapkan Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal, Senin (14/3/2011) siang, di Jakarta. “Jumpa pers terkait temuan BPK tersebut segera akan dilakukan,” kata Fasli. Dalam kesempatan berbeda, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Pendidikan Nasional (PIH Kemdiknas) Ibnu Hamad mengatakan, belum ada kepastian kapan jumpa pers tersebut akan dilaksanakan. “Sekarang saya belum bisa memberikan keterangan apa-apa mengenai jumpa pers tersebut,” kata Ibnu. Ia mengaku sempat menanyakan mengenai jumpa pers tersebut melalui surat yang diberikan kepada ketua satgas yang juga menjabat sebagai Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Nasional (Irjen Kemdiknas), Wukir Ragil.

…dst

9 ) ITB Batal Jajaki Kerjasama Nuklir dengan Jepang
http://bandung.detik.com/read/2011/03/14/135600/1591125/486/itb-batal-jajaki-kerjasama-nuklir-dengan-jepang?g991103485

Senin, 14/03/2011 13:56 WIB
Bandung – Gempa dan tsunami yang melanda Jepang Jumat lalu (11/3/2011), membuat rencana penjajakan kerjasama ITB dengan badan nuklir Jepang batal. Seharusnya Kamis pekan ini (17/3/2011), Rektor ITB Akhmaloka bertolak ke Jepang. Menurut Akhmaloka, kedatangannya ke Jepang untuk menghadiri seminar dan penjajakan kerjasama soal nuklir. “Ya kita batalkan saja, meskipun katanya mrk siap,” ujar Akhmaloka di sela-sela penandanganan kerjasama dengan PT KA di Gedung Rapim A Rektorat ITB, Jalan Tamansari, Senin (14/3/2011). Akhmaloka mengatakan penjajakan kerjasama dengan badan nuklir Jepang diperlukan, mengingat Indoensia akan mengembangkan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Ketika disinggung apakah ITB diminta pemerintah untuk pengembangan PLTN ini, Akhmaloka menyatakan belum ada tawaran. “Belum dapat tawaran itu, tapi untuk membangun memang masih memungkinkan, karena ada beberapa tempat yang memungkinbkan dibangun PLTN, seperti Kaltim yang sudah mengajukan,” kata dia. Lebih lanjut dia mengatakan saat terjadi gempa di Jepang, di ITB tengah dibahas mengenai gempa bumi oleh para ahlinya. “Eh malah terjadi gempa di Jepang, besar lagi,” kata dia. Dia mengungkapkan 11 mahasiswa ITB dari Fakultas Farmasi dan FMIPA di Hokaido diketahui aman. “Belum perlu dipulangkan, kondisi di sana aman,” katanya.

…dst

10 ) Nasib Dosen & Mahasiswa UGM di Jepang Tak Jelas
http://kampus.okezone.com/read/2011/03/14/373/434760/nasib-dosen-mahasiswa-ugm-di-jepang-tak-jelas

Senin, 14 Maret 2011 – 17:02 wib
YOGYAKARTA – Nasib pertukaran pelajar Universitas Gajah Mada Yogyakarta, baik dosen maupun mahasiswa yang berada di Jepang belum jelas. Sedikitnya, ada 41 dosen dan 13 mahasiswa yang berada di Negeri Matahari Terbit ini. “Kami masih mencari data pertukaran pelajar kami yang masih berada di sana. Belum diketahui kondisinya. Apakah berada di zona aman bencana atau tidak,” kata Kepala Kantor Internasional UGM Yogyakarta Rachmad Sriwijaya di kantornya, Senin (14/3/2011) sore. Sriwijaya menambahkan, dalam pertukaran pelajar ini ada 25 mahasiswa asal Jepang yang menuntut ilmu di Yogyakarta. Kebanyakan mereka belajar ilmu bahasa Indonesia. Dari 25 mahasiswa Jepang ini, keberadaannya juga berada di luar zona gempa dan tsunami. Sriwijaya menyamapaikan, UGM masih mengumpulkan data apakah ada dosen atau mahasiswa mereka yang berada di Jepang terkena dampak atau korban Gempa dan Tsunami. “Kami masih melakukan komunikasi dengan pihak perwakilan Indonesia yang berada di Jepang. Tim di sana masih melakukan pendataan, bisa jadi mereka sudah direlokasi oleh pemerintah Jepang. Tapi kami juga belum pastikan itu semua,” imbuhnya. Pihaknya juga mengaku kesulitan untuk melakukan komunikasi dengan para mahasiswa dan dosen yang masih berada di Jepang. “Menurut informasi terakhir, mereka sudah dipersiapkan pemerintah Jepang untuk dipulangkan. Ya mudah-mudah semuanya selamat,” katanya. (rfa)(rhs)

>>>

11 ) 6 Dosen Unsoed Selamat dari Gempa & Tsunami Jepang
http://www.detiknews.com/read/2011/03/14/141552/1591157/10/6-dosen-unsoed-selamat-dari-gempa-tsunami-jepang?n991102605

Senin, 14/03/2011 14:15 WIB
Purwokerto – Enam dosen Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah, yang sedang berada di Jepang, selamat dari gempa dan tsunami yang melanda negeri matahari terbit itu. Mereka saat ini tinggal di pengungsian. “Ada enam dosen yang kini tengah berkuliah. Mereka semuanya selamat. Namun untuk sementara harus tinggal di beberapa tempat pengungsian yang tidak ada penerangan listriknya. Mereka juga mengabarkan logistik dan pasokan air bersih sangat terbatas,” kata Humas Keluarga Alumni Unsoed, Alief Einstein, di Purwokerto, Senin (14/3/2011). Keenam dosen Unsoed tersebut adalah Suroso yang tinggal di Hamamats, Agus Maryoto yang tinggal di Nagaoka, Prita yang tinggal di Kyushu, Krisandi Wijaya yang tinggal di Ibaraki, Fatichin yang tinggal di Ehine, dan Uyi Sulaeman yang tinggal di Sendai.

…dst

12 ) Indonesia Terbuka Terhadap Tanaman Bioteknologi
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/riset/11/03/14/169367-indonesia-terbuka-terhadap-tanaman-bioteknologi

Senin, 14 Maret 2011, 19:52 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Pemerintah memberikan sikap positif dan terbuka terhadap tanaman bioteknologi atau rekayasa genetika (Genetically modified organism/GMO) untuk dikembangkan di Indonesia guna memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri. Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Bayu Krisnamurti, di Jakarta, Senin, mengatakan, selama ini Indonesia telah mengimpor produksi pertanian hasil rekayasa genetika tersebut seperti kedelai dan jagung. “Kira-kira 80-90 persen kedelai yang kita impor itu GMO. Beberapa negara sudah menggunakan benih GMO, bahkan Eropa yang selama ini menentang penggunaan GMO tapi beberapa negara sudah memanfaatkan teknologi ini,” ujarnya di sela-sela seminar Perspektif Global Tanaman Biotek/Rekayasa Genetika : 2010. Menurut dia, penelitian tanaman GMO yang sudah selesai dilakukan adalah tebu dan jagung, sedangkan untuk padi baru akan dilakukan pada 2013-2014, yakni untuk golden rice. Di Indonesia, tambahnya, sudah diimplementasikan teknolgi rekayasa genetika seperti tebu dan jagung yang dikaitkan dengan hibridanya. “Pemerintah sekarang mengambil posisi yang sangat terbuka tentang kemungkinan penggunaan transgenik untuk pengembangan ini. Karena bisa dikatakan sudah 148 juta hektar di seluruh dunia tahun 2010 yang menanam Genetically modified organisme tersebut,” katanya.

…dst

13 ) RAMP-IPB Kembangkan Technopreneurship
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/03/15/140005/RAMP-IPB-Kembangkan-Technopreneurship

15 Maret 2011
Semarang – Recognition and Mentoring Program Institut Pertanian Bogor (RAMP-IPB) bekerja sama dengan Politeknik Pratama Mulia Surakarta, mengajak mahasiswa di wilayah Jateng dan DIY untuk melakukan pelatihan dalam pengembangan program technopreneurship (kewirausahaan berbasis teknologi). Gagasan tersebut diilhami dari keberhasilan salah satu alumni Politeknik Pratama Mulia Surakarta, Tunggul Dian Santoso, yang menemukan alat pengusir hama wereng. Sebelum dipasarkan di masyarakat, saat ini alat tersebut baru dalam proses dipatenkan dan penyempurnaan. Hal itu disampaikan Direktur Politeknik Pratama Mulia Surakarta, Drs Ardi Widyatmoko, pada acara pembukaan workshop technopreneurship dengan mengambil tema “Teknologi Kerakyatan untuk Kesejahteraan”, yang berlangsung di Hotel Grand Setiakawan, baru-baru ini.

…dst

14 ) Pesta Pemuda Petani ala IPB
http://kampus.okezone.com/read/2011/03/14/373/434763/pesta-pemuda-petani-ala-ipb

Senin, 14 Maret 2011 – 18:09 wib
JAKARTA – Pesta yang satu ini bukan hura-hura, tapi justru ajang belajar dan meningkatkan keterampilan. Institut Pertanian Bogor (IPB) akan menggelar Pesta Pemuda Tani (Pestani) pada April mendatang. Di pesta ini, sekira 600 petani dan anggota Badan Pembina Desa (Babinsa) akan mengikuti berbagai pelatihan dalam bidang pertanian, kegiatan untuk meningkatkan motivasi dan dinamika kelompok, serta kunjungan lapangan. Pestani yang dihelat di Kampus IPB Darmaga juga akan memamerkan beragam produk, teknologi, dan inovasi pertanian. Pestani digelar atas kerja sama IPB dengan Kodam III Siliwangi untuk memberdayakan petani di wilayah Jawa Barat dan Banten. Perjanjian kerja sama dilakukan hari ini di IPB International Convention Center oleh Rektor IPB Prof. Herry Suhardiyanto, dan Pangdam III Siliwangi, Mayor Jenderal Moeldoko.

…dst

15 ) Pemerintah Dukung Universitas Trilogi
http://www.kemdiknas.go.id/list_berita/2011/3/trilogi.aspx

13 Maret 2011 | Laporan oleh aline
Jakarta – Dalam upayanya membentuk lulusan yang terampil dan berdaya guna di masyarakat, pemerintah mendukung terbentuknya universitas trilogi. Karena harus diakui bahwa lulusan yang terampil, akan melahirkan kesejahteraan bagi bangsanya. “Kampus trilogi ini sangat dekat dengan masyarakat. Mahasiswanya juga bisa belajar dari masyarakat, sehingga lulusannya bisa mengerti kebutuhan masyarakat,” demikian disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal pada talkshow mengenai universitas trilogi yang ditayangkan secara langsung oleh TVRI, Jumat malam (11/03/2011). Universitas trilogi adalah universitas yang menggabungkan antara kewirausahaan dengan kemandirian. Gabungan atau kolaborasi tersebut adalah kolaborasi pendidikan dengan industri dan masyarakat. Fasli menyebutkan, jumlah mahasiswa yang ada saat ini baru 18,7 persen dari jumlah penduduk usia 17-75 tahun. Angka tersebut relatif kecil jika dibandingkan dengan Malaysia (35 persen), Thailand (45 persen) dan Korea Selatan (91 persen). Jika Indonesia mampu meningkatkan angka partisipasi perguruan tingginya, terutama dengan mengedepankan keterampilan yang memadai, maka perekonomian bangsa juga akan meningkat.

…dst

Berita Terkait :
STEKPI Menjadi Universitas Trilogi
http://www.antaranews.com/berita/249581/stekpi-menjadi-universitas-trilogi
Jumat, 11 Maret 2011 21:32 WIB |
Jakarta (ANTARA News) – Sekolah Tinggi Ekonomi Keuangan dan Perbankan Indonesia (STEKPI) Jakarta berganti nama menjadi Universitas Trilogi yang peluncuran diresmikan Pembina Yayasan Pengembangan Pendidikan Indonesia Jakarta (YPPIJ) Prof Dr Haryono Suyono, Jumat.

…dst

16 ) Ribuan TKI Kuliah Jarak Jauh
http://www.mediaindonesia.com/read/2011/03/14/210017/88/14/Ribuan-TKI-Kuliah-Jarak-Jauh

Senin, 14 Maret 2011 10:21 WIB
JAKARTA MICOM: Kesadaran tenaga kerja Indonesia (TKI) dalam mengenyam pendidikan tinggi terus meningkat. Diperkirakan 1.500 TKI di luar negeri melanjutkan pendidikan tinggi jarak jauh di Universitas Terbuka (UT). “Umumnya TKI yang kuliah di UT sebagian besar bekerja di Malaysia, Hongkong,Arab dan Singapura.Kini sejumlah TKI yang bekerja di negara lain sedang mengajukan diri kuliah di UT,’” kata Rektor (UT) Prof Ir Tian Belawati MEd PhD, beberapa waktu lalu. Tian mengungkapkan dua tahun lalu, jumlah WNI yang kuliah di UT sekitar 200-an orang. Tahun ini jumlah WNI yang menempuh pendidikan di UT telah mencapaisekitar 1.500 orang. Ia menyatakan saat ini sudah ada permintaan untuk kuliah di UT dari TKI yang bekerja di Yunani, Brunei Darussalam, Uni Emirat Arab, dan Taiwan, serta beberapa negara lainnya.

…dst

17 ) Ayo, Rebut Rp75 Juta untuk Penelitianmu!
http://kampus.okezone.com/read/2011/03/14/368/434681/ayo-rebut-rp75-juta-untuk-penelitianmu

Senin, 14 Maret 2011 – 15:23 wib
JAKARTA – Biro Oktroi Roosseno (BOR) mencari peneliti muda untuk diberi dana penelitian Rp75 juta per proposal penelitian. Total, akan ada Rp300 juta dana penelitian yang akan mereka bagikan kepada empat pemenang. BOR adalah biro konsultan Hak Kekayaan Intelektual yang berkantor di Jakarta, di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI). Pemberian bantuan dana penelitian ini dilakukan dalam rangka peringatan HUT BOR ke-60. “Penawaran ini ditujukan untuk peneliti muda yang telah mapan di bidang penelitian yang ditekuni dan memerlukan dukungan dana untuk aspek tertentu dalam penelitiannya (ongoing research project). Penelitian yang diusulkan wajib dilakukan di sebuah fasilitas penelitian di Indonesia dan hasil yang dapat berkontribusi bagi kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi,” demikian seperti dikutip dari keterangan terulis BOR, Senin (14/3/2011).

…dst

18 ) SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL
Wamendiknas: RSBI itu Amanat Nasional!
http://edukasi.kompas.com/read/2011/03/14/16142891/Wamendiknas.RSBI.itu.Amanat.Nasional.

Senin, 14 Maret 2011 | 16:14 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Wakil Menteri Pendidikan Nasional (Wamendiknas) Fasli Jalal mengatakan, rintisan sekolah bertaraf internasional/sekolah berstandar internasional (RSBI/SBI) ini adalah amanat undang-undang. Jika RSBI/SBI terpaksa harus dihentikan, maka undang-undangnya juga harus diganti. “Sebetulnya ini adalah amanat nasional, jika harus distop berarti harus dirubah undang-undangnya,” kata Fasli di kantornya, Senin (14/3/2011), terkait evaluasi RSBI/SBI oleh Kementrian Pendidikan Nasional dan desakan masyarakat untuk menghentikannya. Fasli mengatakan, saat ini penghentian pemberian izin bagi RSBI/SBI sudah dilakukan. “Tidak ada lagi izin baru bagi SBI, karena sedang dievaluasi dan diperbaiki,” tambahnya.

…dst

19 ) Kepsek RSBI Dimutasi, Kemdiknas Siapkan Sanksi
Pemberian Dana Block Grant Bakal Dihentikan
http://www.jpnn.com/read/2011/03/14/86699/Kepsek-RSBI-Dimutasi,-Kemdiknas-Siapkan-Sanksi-

Senin, 14 Maret 2011 , 22:33:00
JAKARTA — Semakin maraknya mutasi dan penurunan jabatan kepala sekolah di sekolah berstatus Rintisan Sekolah Berstandar Internasional(RSBI), membuat Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) segera memberlakukan disinsentif atau dihentikannya penyaluran dana block grant (bantuan langsung) kepada sekolah-sekolah berlabel RSBI. Imbasnya, Pemerintah Daerah (Pemda) bakal merasakan akibatnya. Pelaksana tugas (plt) Dirjen Pendidikan Dasar Kemdiknas, Suyanto, menyatakan bahwa disinsentif tersebut akan dikenakan kepada sekolah RSBI yang terbukti memutasi kepala sekolah tanpa sepengetahuan pemerintah pusat. Tindakan tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi terhadap sekolah RSBI yang telah dilakukan Kemdiknas. “Pemerintah daerah sudah sewenang-wenang memindahkan kepala sekolah yang berprestasi baik dalam mengelola RSBI tanpa ada pemberitahuan lebih lanjut ke Kemendiknas selaku pemegang otoritas tertinggi dalam pengangkatan tersebut. Jika block grant distop, maka pemda secara tidak langsung juga akan merasakan akibatnya,” ungkap Suyanto ketika ditemui di Gedung Kemdiknas, Jakarta, Senin (14/3).

…dst

20 ) Kisah Hidup Dosen Teknik Mesin Universitas Syah Kuala yang sedang studi lanjut di Tohoku University
Dikejar Tsunami dari Aceh hingga Jepang
Selasa, 15 Maret 2011 | 07:32 WIB
Zahrul Fuadi (39) serta keluarganya harus mengalami gempa dan tsunami terdahsyat dalam catatan sejarah dua kali dalam hidup. Ia nyaris menjadi korban gempa dan tsunami yang menerjang Aceh, 26 Desember 2004, lalu kini mengalami gempa dan tsunami yang melanda Jepang pada Jumat (11/3). ”Kami dikejar tsunami dari Aceh hingga Jepang,” katanya.
Selengkapnya silakan klik link di atas atau di :
http://internasional.kompas.com/read/2011/03/15/07321838/Dikejar.Tsunami.dari.Aceh.hingga.Jepang
>>>

21 )  Berita Jepang
300 WNI di Jepang Tak Jelas Rimbanya
Seluruh Peserta Magang di Jepang Dilaporkan Selamat
Nasib Dosen & Mahasiswa UGM di Jepang Tak Jelas
103 WNI di Jepang Akan Dievakuasi ke Jakarta Hari ini
Ketakutan Radiasi Nuklir Meluas
IAEA: Tak Ada Indikasi Kebocoran Nuklir Jepang Saat ini
Siaga akibat reaktor nuklir Jepang
Khawatirkan Radiasi, Warga Asing Mulai Eksodus Tinggalkan Jepang
Khawatir Radiasi, Singapura Periksa Makanan
Reaktor Fukushima no.3 juga meledak
Ada Radiasi, Kapal Induk AS Menyingkir
Ledakan Kedua Terjadi di Reaktor Nuklir
Dua Kampus Amerika di Jepang Ditutup
Di Minamisanriku, Belum Ada Kabar dari Setengah Penduduk Kota
Kisah Warga Jepang Mencari Keluarga Mereka Setelah Tsunami
Citra Satelit Sebelum-Sesudah Tsunami
2.000 Jenazah Ditemukan di Miyagi
Wapres Buka Simulasi Penanganan Gempa & Tsunami di Manado
Berita Libya
Pasukan Gaddafi bombardir pemberontak
Pasukan Gaddafi Rebut Zuwarah, Kota Pantai di Libya Barat
Hillary di Paris Bahas Libya
DK-PBB Berselisih Soal Zona Larangan Terbang di Libya
KPK
KPK Tuntut Perampasan Semua Harta Hasil Korupsi
Kejagung Akan Kordinasi Dengan Kemenkeu Sita Aset Obligor BLBI
Duh, Pegawai KPK Asli Disangka Gadungan
Kepala LP Nusakambangan Akui Terima Duit dari Bandar Narkoba
The Age dan bocoran Wikileaks
Presiden: Pelaku Akan Terungkap
Berita “The Age” Justru Untungkan SBY
KPK Diminta Tindaklanjuti Berita The Age
Serikat Pekerja BUMN Bersatu Gugat The Age
Tomy Winata: Saya Tak Pernah Memberi Uang SBY dan Ibu Negara
Kejagung Kembali Tegaskan Tak Ada Kasus Atas Nama Taufik Kiemas
Zainal Arifin Muchtar: SBY Harus Buktikan Wikileaks Tak Benar
Kisah Pengumpulan Harta & Dominasi Politik TK
Rindu Dendam SBY-TK
Anggap Wikileaks Sampah, SBY-TK Susah Membantah
The Age: Gara-gara WikiLeaks, Obama Batal Telepon SBY
Jubir Istana Benarkan Obama Batal Telepon SBY
Tabir Kemesraan SBY-TK Tersingkap
WikiLeaks: SBY Menyalahgunakan Kekuasaan
Lain-lain
PMI Pergi, Warga Lereng Merapi Terancam Krisis Air Bersih
BNPB: Warga Pesisir Perlu Dilatih Terus Menerus Hadapi Tsunami
Lahan Makam di Jakarta Cukup Sampai Tahun 2030
Rupiah Terkuat Sejak Mei 2007
Indonesia Bakal Untung Besar Jika Ambil Alih Inalum
Mau Urus Perbatasan, Kalbar Butuh Rp 10 Triliun
UU Fakir Miskin Diharapkan Membuka Terobosan