Kemlu Jepang: Informasi Mengenai Pengukuran Hasil Radiasi di Jepang

Thursday, 17 March 2011 00:13
http://www2.indonesianembassy.jp/

Pemberitahuan Resmi Ministry of Foreign Affairs, Japan
Informasi Mengenai Pengukuran Hasil Radiasi di Jepang

Ministry of Education, Culture, Sports, Science and Technology (MEXT) Japan telah mempublikasikan informasi Environmental Radiation Measurement Result di Jepang dilengkapi dengan diagram “Radiation Exposure in Daily Life” yang sumber radiasi di beberapa alamat berikut
http://eq.yahoo.co.jp/
http://eq.sakura.ne.jp/
http://eq.wide.ad.jp/
(Official Notice MOFA Japan, 16 March 2011)

>>>

Rekomendasi ahli nuklir Indonesia di Jepang dalam rapat dengan KBRI Tokyo tentang kerusakan PLTN Fukushima dan dampaknya bagi WNI di Jepang

http://www2.indonesianembassy.jp/
Wednesday, 16 March 2011 12:30
Kecelakaan di reaktor Fukushima Unit 1 sampai 4 termasuk dalam skala 4 dalam INES (International Nuclear and Radiological Event Scale). Hal ini berarti lingkup kecelakaan masih berada di sekitar PLTN Fukushima. Kecelakaan ini telah mengakibatkan rusaknya gedung reaktor, suppression pool (kolam penurun tekanan) dan kebakaran pada gedung reaktor yang berfungsi untuk menyimpan bahan bakar bekas. Ledakan yang terjadi adalah gas hidrogen yang terakumulasi akibat reaksi air dengan selongsong bahan bakar pada suhu tinggi. Namun pengungkung reaktor masih terjaga integritasnya dan mampu menahan bahan bakar nuklir dan menjaga agar zat radioaktif yang keluar ke lingkungan minimal.
Terhadap kecelakaan ini Pemerintah Jepang memutuskan radius aman evakuasi sejauh 20 km dari PLTN dan menghimbau warganya yang berada antara 20-30 km untuk tetap tinggal di rumah. Kecelakaan ini tidak sampai mengakibatkan kecelakaan yang lebih serius seperti kejadian Chernobyl yang masuk dalam skala 7 maupun Three Mile Island yang masuk dalam skala 5 INES. Skala 5 menyebabkan lelehnya bahan bakar di teras. Pemerintah Jepang saat ini mengatakan bahwa beberapa bahan bakar rusak di kecelakaan ini, tetapi belum ada keterangan resmi apakah telah terjadi pelelehan bahan bakar. Dosis radiasi terukur saat ini adalah 400,000 mikroSv/jam di daerah yang berdekatan dengan reaktor Fukushima yang dapat menggangu kesehatan tubuh. Saat ini dosis terukur di Tokyo yang jaraknya sekitar 300 km adalah 0.147 mikroSv/jam (maksimum) dengan rata-rata 0,049 mikroSv/jam. Sedangkan dosis aman untuk penduduk adalah 1000 mikroSv/tahun. Sebagai perbandingan dosis radiasi untuk sekali rontgen adalah 600 mikroSv. Maka kami merasa bahwa kondisi ini masih jauh dari batas bahaya di daerah yang jauh dari reaktor nuklir, tetapi tidak boleh dianggap remeh. Oleh karena itu rekomendasi kami terhadap kecelakaan ini adalah: 

  • Ring 1 (0-50 km). Saat ini radius aman yang dikeluarkan oleh pemerintah Jepang adalah 30 km dan zona evakuasi yang dikeluarkan oleh NRC dan FEMA berkisar antara 16-80 km (10-50 mil). Oleh karena itu kami menganggap radius 50 km untuk mengantisipasi kejadian terburuk yang dapat terjadi di lapangan, karena sampai saat ini tidak dapat diprediksi apa yang akan terjadi di PLTN Fukushima. Sehingga kami merekomendasikan untuk mengevakuasi seluruh WNI di radius 50 km.
  • Ring 2 (50-100 km). Yang meliputi wilayah Ibaraki-ken (Kitaibaraki-shi, Takahagi-shi, Hitachi-shi), Miyagi-ken (Sendai-shi, Nattori-shi, Shiroishi-shi), Tochigi-ken (Nasushiobara-shi). Untuk ring 2 kami merekomendasikan:
  • memakai pelindung yang dapat melindungi paparan radiasi terhadap kulit seperti masker, syal, kaus tangan dll.
  • mengurangi keluar rumah jika tidak perlu
  • menghindari penggunaan exhaust fan
  • selalu menutup ruangan
  • hindari minum dari kran

Tokyo, 16 Maret 2011

>>>

Daftar Ahli Nuklir Peserta Rapat Keselamatan WNI Pasca Kecelakaan PLTN Fukushima di Jepang

http://www2.indonesianembassy.jp/

Wednesday, 16 March 2011 12:35

No. Nama Program Institusi
1 Teddy Ardiansyah, M. Eng S3 Nuclear Engineering Tokyo Institute of Technology
2 Dr. Eng Azizul Khakim S3 Nuclear Engineering (Badan Pengawas Tenaga Nuklir) Tokyo Institute of Technology
3 Deby Mardiansyah, M.Eng S2 Nuclear Engineering Tokai University
4 Syeilendra Pramudita, M. Eng S3 Nuclear Engineering Tokyo Institute of Technology
5 Asril Pramutadi A. Mustari, M.Eng S3 Nuclear Engineering Tokyo Institute of Technology
6 Dwi Irwanto, M.Si, M.Eng S3 Nuclear Engineering Tokyo Institute of Technology
7 Arnoldus Lambertus Dipu, M.Eng S3 Nuclear Engineering Tokyo Institute of Technology
8 Muhammad Kunta Biddinika, M. Eng S3 Nuclear Engineering Tokyo Institute of Technology
9 Liem Pheng Hong, Ph.D S3 Nuclear Engineering Tokyo Institute of Technology
10 Dr. Eng. Sidik Permana S3 Nuclear Engineering Tokyo Institute of Technology

>>>

Kemlu RI: Himbauan Kepada Warga Negara Indonesia Yang Berada Di Maupun Yang Akan Berkunjung Ke Jepang

http://www2.indonesianembassy.jp/
Tuesday, 15 March 2011 22:21

Terkait dengan dampak bencana gempa bumi dan Tsunami, kerusakan pada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Fukushima dan ancaman radiasi yang diakibatkannya, maka Pemerintah Indonesia menyampaikan himbauan sebagai berikut:

1. Warga Negara Indonesia  yang berada di Jepang dan WNI yang memiliki urusan penting untuk berkunjung ke Jepang agar selalu berkomunikasi dengan Kedutaan Besar RI di Tokyo dan/atau Kementerian Luar Negeri di Jakarta mengenai perkembangan terakhir situasi di Jepang.

2. Warga Negara Indonesia yang berada di Jepang juga agar senantiasa memperhatikan dan mematuhi himbauan yang disampaikan Pemerintah Jepang.

3. Warga Negara Indonesia yang memiliki urusan penting untuk berkunjung ke Jepang agar menghindari wilayah-wilayah yang paling parah terkena dampak gempa bumi dan Tsunami antara lain Perfektur Miyagi, Iwate, Fukushima dan Ibaraki.

4. Warga Negara Indonesia agar selalu mengikuti perkembangan terkini khususnya pengumuman-pengumuman yang dikeluarkan Pemerintah Jepang, Kementerian Luar Negeri RI dan KBRI Tokyo

>>>

Kondisi di Jepang/Berita Pagi 18 Maret 2011
139 WNI Masih Hilang Akibat Bencana di Jepang
Krisis Nuklir Kian Memburuk
Krisis Nuklir Jepang Picu Asing Eksodus
Tsunami Jepang, China Alihkan Pasar ke RI
PLTN Fukushima tersambung listrik
AS Kirim Pesawat Mata-mata Untuk Periksa Reaktor Jepang
Radius Aman 50 Km, Listrik Hilang se-Pulau Jawa
Obama: Saya Yakin Jepang Mampu Membangun Kembali
Travel Warning Berbagai Negara Terkait Bencana di Jepang
Uni Eropa Minta Anggotanya Periksa Makanan dari Jepang
10.000 Orang Jalani Pemeriksaan Kontaminasi Radioaktif
Pemerintah Jepang Minta 686 TKI Perawat Tak Pulang
11 Relawan Indonesia Berangkat ke Jepang
Indonesia Kirim 15 Orang Tim Evakuasi Tsunami Jepang
Krisis Nuklir Jepang, Sharapova jadi Ingat Chernobyl
Pelajar Nilai Pemberitaan Gempa di Jepang Meresahkan

>>>

Kondisi di Jepang/Berita Pagi 17 Maret 2011
Nuklir Jepang Lepas Kendali
Pakar Nuklir Sarankan WNI Dievakuasi Radius 50 Km dari PLTN Fukushima
Indonesia Bebas Radiasi
Pengatur Penerbangan Lansir Peringatan Radiasi Nuklir
WHO : Tidak Ada Bukti Penyebaran Radiasi Jepang
Gempa Jepang, 13 Ribu Korban Tewas dan Hilang
Tsunami Jepang Sudah Diprediksi Sebulan Sebelum Kejadian
Wikileaks: Jepang Sudah Diingatkan Soal Nuklir
Jepang Kehabisan Opsi Stop Krisis Nuklir
50 Pekerja Reaktor Fukushima Itu Jadi Benteng Terakhir Jepang
“Kami Membutuhkan Bantuan Dunia”
Jepang Minta Amerika Bantu Krisis Nuklir
AS Akan Kerahkan Peralatan Pemantau Radiasi di Daratan Jepang
Sikap Penduduk Jepang
Dalam Penyelamatan, Jepang Tak Pandang Suku
166 WNI Belum Terdeteksi
BNP2TKI: 17 TKI ABK Yahatu Maru Hilang
Indonesia Bantu Jepang USD 2 Juta