1 ) Robot PENS ITS Juarai KRI Regional IV
http://www.antaranews.com/berita/257669/robot-pens-its-juarai-kri-regional-iv

Minggu, 8 Mei 2011 16:35 WIB
Surabaya (ANTARA News) – Tim robot “P-Next” dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) ITS Surabaya akhirnya menjuarai Kontes Robot Indonesia (KRI) 2011 Regional IV (Jawa Timur dan Bali) di Gedung Pusat Robotika, Kompleks Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Minggu. “Tim robot P-Next (PENS-ITS) mendapatkan nilai 182, karena mampu merangkai krathong (karangan bunga) dalam posisi Sala dan meletakkan petal krathong danflower ke river, sedangkan lawannya Harm-Vy dari ITS Surabaya hanya meraih nilai 70,” kata Ketua Dewan Juri KRI, Prof Wahidin Wahab. (*)

…dst

2 ) Tim Robot PENS Nyaris Gagal ke Final
http://edukasi.kompas.com/read/2011/05/08/13543522/Tim.Robot.PENS.Nyaris.Gagal.ke.Final

Minggu, 8 Mei 2011 | 13:54 WIB
SURABAYA, KOMPAS.com – Tim robot “P-Next” dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) ITS Surabaya nyaris gagal melaju ke babak final Kontes Robot Indonesia (KRI) 2011 bertajuk “Larungan” di Gedung Pusat Robotika, Kompleks ITS Surabaya, Minggu (8/5/2011). “Tim robot P-Next (PENS-ITS) mendapatkan nilai 80, tapi kena penalti, sehingga dikurangi menjadi 60, sedangkan tim robot Deviana (STMIK Asia Malang) juga mendapatkan nilai 60,” kata Ketua Dewan Juri KRI Prof Dr Ir Wahidin Wahab. Hasil itu akhirnya membuat Dewan Juri melakukan rapat selama 20 menit dengan menyaksikan rekaman video untuk mengetahui tim yang paling cepat menuju posisi “Sala” untuk meletakkan “petal krathong” (karangan bunga) dan “flower” (bunga) menjelang peletakan ke “river”. “Kami sudah mengecek rekeman video dan ternyata tim robot Deviana menempuh waktu 2 menit 31 detik, sedangkan tim robot P-Next menempuh waktu 2 menit 15 detik, sehingga pemenangnya adalah P-Next,” katanya.

…dst

3 ) Beasiswa Double Degree dari UI & Universitas Canberra
http://kampus.okezone.com/read/2011/05/07/368/454464/beasiswa-double-degree-dari-ui-universitas-canberra

Minggu, 08 Mei 2011 10:12 wib
JAKARTA – Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dengan Faculty of Information Sciences and Engineering, University of Canberra (ISE-UC) menyediakan beasiswa double degree bagi mahasiswa terpilih. Program double degree ini merupakan program pendidikan vokasi yang bertujuan mengembangkan lulusan master untuk tenaga pengajar politeknik, khususnya bidang Teknologi Informasi (TI) terapan. Para peserta program beasiswa ini akan dibiayai sepenuhnya oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas). Peserta program akan menempuh masa studi dua tahun. Tahun pertama perkuliahan ditempuh di Magister Teknologi Informasi Universitas Indonesia (MTI-UI). Tahun berikutnya, peserta menempuh studi di Master of Information Technology University of Canberra (MIT-UC) termasuk untuk penyelesaian tesis/karya akhir. Namun, program ini bukanlah program terminal, sehingga lulusan program ini berhak untuk melanjutkan ke jenjang doktoral.

…dst

4 ) Beasiswa & Biaya Riset di ITS
http://kampus.okezone.com/read/2011/05/07/368/454465/beasiswa-biaya-riset-di-its

Minggu, 08 Mei 2011 08:12 wib
JAKARTA – Salah satu program magister yang tercantum dalam program beasiswa unggulan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) adalah Jurusan Teknik Industri (JTI) di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya. Prodi yang berada dalam naungan Program Magister Teknik Industri ITS ini kembali membuka kesempatan meraih beasiswa unggulan Kemendiknas kepada para alumni S-1 dari berbagai jurusan. Mereka yang bisa mendaftar beasiswa ini adalah alumnus atau para mahasiswa S-1 ITS yang akan diwisuda semester ini dalam bidang Teknik, Matematika, Statistika, Manajemen, Akuntansi, Pertanian, Teknologi Informasi, dan jurusan relevan lainnya dari PTN/PTS berakreditasi Kemdiknas.

…dst

5 ) Menuju Ekonomi USD 1 Triliun
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/397585/38/

Monday, 09 May 2011
Pekan lalu Badan Pusat Statistik (BPS) mengeluarkan data kinerja perekonomian Indonesia kuartal I/2011. Produk domestik bruto (PDB) yang dihasilkan pada kuartal itu mencapai Rp1.732,3 triliun dan menunjukkan pertumbuhan riil 6,5% dibandingkan kuartal yang sama 2010. Angka ini berada pada ujung bawah prediksi yang saya tulis di koran ini, Rabu (4/5). Dalam tulisan itu, saya memprediksi PDB nominal akan berada di antara Rp1.725 triliun hingga Rp1.800 triliun. Sementara pertumbuhan ekonomi berada di antara 6,5–7,5%. Yang menarik, dalam penjelasan kepada pers, Kepala BPS Rusman Heriawan menyatakan, untuk 2011 ini PDB nominal bisa mencapai Rp7.400 triliun. Jika ratarata nilai tukar berada pada angka Rp8.800 per dolar Amerika Serikat (AS), dengan jumlah penduduk 241 juta jiwa, akan diperoleh PDB per kapita sebesar USD3.550. Ini berarti, total PDB nominal dalam dolar AS mencapai USD855 miliar, lebih tinggi dibandingkan dengan prediksi majalah Economist (The World in 2011, Desember 2010) yang memperkirakan PDB Indonesia pada 2011 ini akan mencapai USD806 miliar.

…dst

OOT: Masih adakah Rasa Keadilan Di Indonesia ?

Antasari Hanya jadi Kambing Hitam
http://www.jpnn.com/read/2011/05/09/91420/Antasari-Hanya-jadi-Kambing-Hitam-

Senin, 09 Mei 2011 , 05:15:00
JAKARTA – Sejak Nasrudin Zulkarnaen tewas ditembak, Andi Syamsuddin penasaran. Adik Nasrudin itu tidak percaya bahwa kakaknya ditembak tanpa alasan kuat. Apalagi, selama ini Nasrudin bukan pribadi yang punya banyak musuh. “Saya putuskan untuk investigasi sendiri setelah kakak meninggal,” kata Syamsuddin saat dihubungi dari Jakarta, Minggu (8/5). Syamsuddin juga tidak percaya ketika polisi menyatakan bahwa Antasari Azhar menjadi aktor intelektual di balik pembunuhan tragis itu. Setelah kematian Nasrudin, Syamsuddin menemui sejumlah pihak yang mengetahui kasus tersebut. Mulai Rani Juliani, sejumlah penyidik, bahkan juga Antasari. Terakhir dia menemui Antasari pada pertengahan Maret lalu. “Saya akhirnya percaya bukan dia pelakunya. Ada dalang di balik kasus ini. Itu yang harus diungkap,” katanya. Syamsuddin mengatakan, investigasi yang dia lakukan menunjukkan bahwa bukan Antasari otak penembakan tersebut. Apa lagi dengan diperkuat pesan dari almarhum kepada dirinya. “Antasari memiliki kartu truf yang berbahaya kalau diungkap. Itulah mengapa diperkarakan,” ujarnya. Antasari, kata Syamsuddin, hanya pihak yang dijadikan kambing hitam atas pembunuhan tersebut. Orang-orang yang berada di sekelilingnya dibikin sedemikian rupa untuk memperkuat dugaan bahwa lelaki kelahiran Bangka Belitung itulah yang merencanakan pembunuhan.

…dst

Pakar IT: Antasari Tak Balas SMS Nasrudin
http://www.jpnn.com/read/2011/05/06/91240/Pakar-IT:-Antasari-Tak-Balas-SMS-Nasrudin-

Jum’at, 06 Mei 2011 , 13:40:00
JAKARTA- Ahli IT Institute Teknologi Bandung (ITB), Dr Agung Harsoyo menjelaskan mendapati 4 aliran data dari nomor ponsel Almarhum Nasrudin Zulkarnain ke Antasari Azhar dan tidak ditemukan aliran data balasan dari ponsel Antasari Azhar. “Kalau terkait dengan substansinya terus terang saya tidak tahu. Di dalam catatan operator itu hanya mencatat nomor pengirim siapa dan dituju nomor berapa,” katanya usai pemeriksaan di gedung KY, Jumat (6/5).

…dst

KY Minta Keterangan Ahli IT ITB
Jum’at, 06 Mei 2011 , 13:03:00
http://www.jpnn.com/read/2011/05/06/91237/KY-Minta-Keterangan-Ahli-IT-ITB-

JAKARTA- Juru bicara Komisi Yudisial (KY) Asep Rahmat Fajar mengatakan bahwa pihaknya meminta keterangan ahli Informati dan Teknologi (IT) dari Teknik Elektro Institute Teknologi Bandung (ITB) untuk mengungkap data ponsel yang ada pada Antasari Azhar. Dikatakan, pengungkapan data dalam ponsel itu penting karena menjadi salah satu materi laporan terkait dugaan pelenggaran kode etik hakim kasus Antasari. “KY meminta keterangan dosen Teknik Elektro Institute Teknologi Bandung (ITB), Dr. Agung Harsoyo terkait dugaan pelenggaran kode etik hakim kasus Antasari,” kata Asep di gedung KY, Jumat (6/5).

…dst
6 ) Sekilas dalam Negeri
Antasari Case
Antasari Hanya jadi Kambing Hitam
Hakim Perkara Antasari Kompak Mangkir
Sudah Dua Saksi Ahli Bela Antasari
Periksa Ahli IT, KY Disindir Ketua MA
Pakar IT: Antasari Tak Balas SMS Nasrudin
KY Minta Keterangan Ahli IT ITB
KTT-ASEAN
Menuju Ekonomi USD1 Triliun
Boediono: Ukuran Ekonomi ASEAN Naik 4 Kali Lipat
ASEAN Sepakat Hilangkan Kesenjangan Ekonomi
Komisi Iptek ASEAN Punya Enam Program Unggulan
Bersatunya Ekonomi ASEAN
ASEAN Percepat Konektivitas Regional
ME ASEAN Tetap Tahun 2015
KTT ASEAN – Pertukaran Seni Budaya Antar Negara ASEAN Ditingkatkan
Mediasi Thailand-Kamboja Buntu
KTT ASEAN – Yudhoyono Pertemukan PM Thailand dan PM Kamboja
Indonesia Berpotensi Besar Kembangkan Nuklir
olmpiade Fisika
Pelajar Indonesia Raih Medali Emas
Evan Raih Emas di Olimpiade Fisika
Prestasi
WNI Juarai Lomba Menyanyi di Taiwa
UNAS-SD
Penetapan Nilai Kelulusan di Tangan ProvinsiIsitilah Berubah Menjadi Unas SD
Musibah Merpati
Empat Korban Masih dalam Pencarian
Merpati Buatan China Pernah Ditolak JK
Kerugian Bencana Alam
Kerugian Bencana Garut Ratusan Miliar
Semburan Lumpur Lapindo Kian Menurun
DPR
DPR Tolak Jabatan Sultan Diperpanjang
Laporan Anggaran DPR Lemah
Kebobolan Bank Mega
Bank Mega Jababeka Diduga Tempat Pencucian Uang
Kesehatan
20 Persen Kanker Disebabkan Infeksi
Lain-Lain
Kanker Tak Menghalangi Profesor ini Mengajar
OSAMA BIN LADEN
Fidel Castro Sebut Pembunuhan Osama Bin Laden `Tindakan Menjijikkan`
Rumah Osama Jadi Pusat Komando
Mertua Meninggal, Istri-Anak Ditahan
Amerika tekan Pakistan soal Osama
AS Rilis Video Osama bin Laden
Libya hari ini
Pemimpin NATO: “Permainan Selesai” Buat Gaddafi
Khadafi Gencarkan Serangan
Kapal Pengungsi Libya Tabrak Karang. Penumpang Panik Terjun ke Laut
500 Pengungsi Libya Nyaris Tewas di Italia
Kepala Suku Libya Imbau Amnesti
Loyalis Qaddafi Luluhlantahkan Tangki-tangki Minyak Di Misrata
Pasukan Gaddafi Hancurkan Tangki-Tangki Minyak di Misrata
Khadafy Hancurkan Misrata
Tunisia Berang Libya Terus-terusan Langgar Perbatasan
Italia Bantah Pasok Senjata ke Pemberontak Libya
Gunakan Lambang Palang Merah, Helikopter Qadafi Tebar Ranjau