Dora Akan Dirujuk ke Jakarta | Padang Today
http://padang-today.com/?mod=berita&today=detil&id=28888

Berkenan dengan penyakit yang diderita dora saat ini, tim medis di rumah sakit M. Djamil Padang menyerah karena keterbatasan alat medis untuk meneliti penyakit tersebut, untuk itu dora direncanakan akan diberangkat ke rumah sakit Cipto Mangunkusumo di Jakarta untuk mendapat perawatan yang lebih intensif. Penyakit Trombopati yang masih dalam dugaan sementara di idap oleh dora membuat tim medis di rumah sakit M. Djamil kota Padang kewalahan karena keterbatasan peralatan di rumah sakit tersebut.

Sementara itu jika harus menunggu hasil pemeriksaa sampel darah dora dari Jakarta juga akan membutuhkan waktu yang cukup lama, karena itu pihak dokter dan rumah sakit M. Djamil Padang akan memberangkatkan dora ke RSCM di Jakarta pada hari senin depan untuk mendapatkan pengobatan yang lebih efisien dan efektif, ungkap Gustafianof selaku humas rumah sakit M.Djamil Padang.

Menurut, Irza Wahyudi dokter spesialis penyakit dalam yang menangani penyakit dora ini penyakit yang tergolong langka ini baru pertama kali ditemukan di rumah sakit M.Djamil Padang bahkan juga di Indonesia.Mendengar hal tersebut dora hanya pasrah dan berharap kesembuhannya dan sesegera mungkin rencananya dora akan dibawa ke jakarta yang akan ditemani oleh tantenya
dari Padang.[]

Bagi yang belum sempat baca Kisah Perjuangan Dora Indriyanti Tri Murni (25),mahasiswa semester VI di Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta, Padang bisa baca di:

http://news.okezone.com/read/2011/06/05/340/464587/mengenal-lebih-dekat-sosok-si-keringat-darah

Informasi terkini dari Pak Indrawadi, Humas dan Pengelola Web UBH: Mahasiswa UBH sampai hari ini masih buka posko perduli di kampus, saat ini aksi pengumpulan dana di kampus sedang diliput TV Nasional. Minggu lalu Dora sempat tak sadar diri dan dirawat di ruang ICU.

Berita Hari Ini:

Ayah Dora (Mahasiswi UBH) Baru Tahu Putrinya Berkeringat Darah
http://www.detiknews.com/read/2011/06/06/182518/1654342/10/ayah-dora-baru-tahu-putrinya-berkeringat-darah?n991103605

Senin, 06/06/2011 18:25 WIB

Padang – Dora Indrayanti Trimurni (25), perempuan yang berkeringat darah, selama ini hidup mandiri mengasuh dua adiknya tanpa bantuan orangtua. Tak heran, ayah kandungnya pun tidak tahu kalau Dora menderita penyakit langka.”Saya baru banyak mengetahui apa yang dialaminya selama ini sejak ia dirawat di RS Djamil. Bahkan ketika dia masuk kuliah saya juga tidak tahu,” kata ayah Dora, Indra (51) kepada detikcom di RS M Djamil Padang, Senin (6/6/2001). Indra mengakui kalau mereka sudah hidup terpisah selama 5 tahun. Sejak berpisah, Dora mengasuh sendiri kedua adiknya.

“Dia sudah hidup mandiri dan ikut memperjuangkan pendidikan dua adiknya sejak SMA. Sejak lima tahun terakhir, Dora dan dua adiknya memang tidak lagi tinggal bersama saya. Saya menetap di Dumai dan mereka di Padang,” ujar Indra Dikatakan Indra, selama lima tahun itu dia hanya sesekali mengunjungi mereka. Alasan Indra adalah karena persoalan ekonomi yang sulit lantaran Indra bekerja serabutan. Dia tidak menyangka kalau anaknya menderita penyakit keringat darah. “Saya sampai susah berkata-kata, Dora selama ini selalu berusaha menyembunyikan penyakitnya dari saya. Bahkan kepada adik-adiknya pun dia tidak terbuka. Selama sakit, dia lebih sering pergi berobat sendirian,” kata dia. Indra menjelaskan, Dora memang mandiri dan pekerja keras. Dora pun belajar beladiri taekwondo sampai meraih sabuk hitam. “Cita-citanya dulu ingin bergabung dengan KOWAD dan pernah mendaftar waktu tamat SMA, hanya saja keinginannya itu gagal karena kurang tinggi,” cerita Indra.

Indra yakin, penyakit keringat darah yang dialami Dora bukanlah penyakit keturunan. “Sepengetahuan saya, tidak seorang pun dari anggota keluarga Dora, baik dari ayah maupun ibu yang mengalami penyakit seperti yang dialami Dora,” kata dia. Sementara itu, saat ditemui detikcom, Dora hanya tersenyum. Di lengan kanannya masih terpasang jarum infus. Tubuhnya terlihat lemas. Namun, dari wajahnya terpancar keyakinan dan semangat untuk sembuh yang luar biasa. “Terima kasih untuk semua bantuan, doa dan dukungannya. Selama mendapat perawatan di sini, saya merasa mendapatkan banyak sekali saudara. Saya senang sekali. Maaf kalau saya tidak bisa bicara terlalu banyak,” ujar Dora.

Tim dokter yang merawat Dora meminta gadis berambut cepak itu tidak banyak bicara dan berpikir keras karena bisa memicu keluarnya keringat darah dari kepalanya. Kepala Instalasi Humas dan Pengaduan Masyarakat RS M Djamil Padang, Gustafianof, mengatakan tim dokter RS M Djamil Padang akan merujuk pengobatan Dora ke RS Cipto Mangunkusumo Jakarta karena keterbatasan alat medis di Padang. “Kita sebenarnya memiliki cukup tenaga ahli namun memiliki keterbatasan di peralatan medis yang dibutuhkan. Harapan kita, paling lambat Rabu depan Dora sudah dapat dibawa ke Jakarta,” ujar Gustafianof.

Selama dua pekan dirawat di RS M Djamil Padang, sosok Dora Indrayanti Trimurni memang mendapat perhatian yang luas. Selain karena penyakit keringat darahnya yang terhitung langka, gadis muda yang tercatat sebagai mahasiswi semester VI Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta tersebut juga punya kisah hidup yang luar biasa. Perempuan cantik berambut cepak dan piatu di usia muda tersebut diketahui pernah menjadi tukang ojek, kuli bangunan, satpam, dan cleaning service untuk membiayai hidup dan pendidikannya. Dora juga bertanggungjawab terhadap kelangsungan hidup dan pendidikan dua adiknya.