Mahasiswa Bisa Menyandang Gelar Doktor di Usia 23 Tahun
http://www.pikiran-rakyat.com/node/149262

SENIN, 20/06/2011 – 15:40
DEPOK, (PRLM).- Universitas Indonesia (UI) merintis program Fast Track, dimana para mahasiswa sarjananya dapat langsung menempuh program doktor di Universitas di Jerman dan Prancis dalam waktu tiga tahun. Dengan demikian, dalam usia 23 sampai dengan 25 tahun, para mahasiswa Indonesia sudah bisa menyandang gelar doktor.

“Sebagai ilustrasi, di Israel, per 50 penduduk terdapat 1 orang doktor,” ujar Kepala Kantor Sekretariat Pimpinan UI, Devie Rahmawati, saat ditemui “PR” di Kampus Depok, Senin, (20/6).

Dengan mengikuti program tersebut, kata dia, mahasiswa sarjana UI akan mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan program pendidikan master dan doktor yang akan ditempuh hanya dalam waktu tiga tahun. Mereka kana melanjutkan pendidikan pascasarjana etrsebut di negara Eropa. “Kami mengkombinasikan beasiswa antara beasiswa Dikti untuk beasiswa pasca sarjana, dengan beasiswa dari Perancis atau Jerman untuk biaya hidupnya,” ujar dia.

Meskipun demikian, tidak sembarang mahasiswa yang bisa mengikuti program ini. Peserta yang akan mengikuti program tersebut harus memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) diatas 3,5 dengan masa pendidikan maksimal 3,5 tahun atau cum laude. Tidak sampai di sana, UI juga akan melakukan kompetisi pada para peserta tersebut. “Tidak semua yang cum laude bisa masuk, kita akan mengadakan kompetisi lagi bagi mereka,” ujarnya.

Setelah lulus seleksi di UI, mereka pun harus dipastikan diterima di Universitas partner.”Jadi mereka juga dipastikan merupakan orang yang mampu menyelsaikan pendidikan di sana selama tiga tahun,” kata dia.

Untuk program pertama, kata Devie, baru akan dilakukan pada fakultas teknik terlebih dahulu. Meskipun demikian, program tersebut rencananya akan dilanjutkan pada semua fakultas di UI. Selain belajar, mahasiswa yang mengikuti program ini juga bisa menjadi dosen tamu untuk mengajar di perguruan tinggi tersebut.

Menurut devie, terbentuknya program tersebut merupakan hasil penandatanganan kerja sama dengan 15 perguruan tinggidi empat negara yaitu Perancis, Jerman, Italia, Spanyol pada awal Juni 2011. Meskipun demikian, untuk saat ini program fast track baru diikuti oleh perguruan tinggi di dua negara.

Dengan ditandatanganinya payung kerjasama dengan universitas-universitas tersebut, Indonesia juga berpeluang menambah devisa negara dengan hadirnya para dosen dan mahasiswa asing ke Indonesia. Total mahasiswa asing di UI saat ini ialah sejumlah 1000 mahasiswa. Tahun depan UI menargetkan pertambahan hingga 2000 mahasiswa asing. (A-185/A-147)***