1 ) UI Dapat Penghargaan dari Eropa
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita-pendidikan/11/07/21/looqmw-ui-dapat-penghargaan-dari-eropa

Kamis, 21 Juli 2011 20:25 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK – Universitas Indonesia (UI) memperoleh penghargaan di ajang The European Internasional Model United Nations (TEIMUN) yang berlangsung pada 11-17 Juli 2011 di ROC Mondriaan, The Hague, Belanda. “Kemenangan mahasiswa UI dalam berbagai kompetisi internasional merupakan salah satu wujud kontribusi UI dalam mengharumkan nama Indonesia di forum internasional melalui beragam pencapaian,” kata Kepala Kantor Komunikasi UI, Vishnu Juwono di Depok, Kamis (21/7). Untuk itu, UI mendukung berbagai kegiatan mahasiswa baik dalam bidang akademis maupun nonakademis yang bersifat nasional atau internasional. Ketujuh mahasiswa UI berhasil memenangkan empat penghargaan untuk bangsa Indonesia di antara 200 peserta berasal lebih dari 50 Negara. Vishnu mengatakan dengan tema ‘Defining the Future of Global Governance’, penghargaan yang diperoleh yaitu Best Delegate of General Assembly oleh Hanifah Ahmad (FISIP). Selanjutnya Best Delegate of Economic and Social Council oleh Rizki Yuniarini (FISIP), Best Delegate of Historical Council oleh Dian Aditya Ning Lestari (FISIP).

…dst

2 ) UGM Tuan Rumah Debat Nasional
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/414539/

Friday, 22 July 2011
YOGYAKARTA – Sebanyak 240 mahasiswa dari 33 universitas se-Indonesia akan ambil bagian dalam turnamen debat nasional Java Overland Varsity English Debate (JOVED) 2011 yang digelar Universitas Gadjah Mada (UGM), 22–26 Juli 2011. Kompetisi debat berbahasa Inggris ini makin populer di kalangan mahasiswa. Banyak pihak menilai kompetisi semacam ini menjadi ajang strategis menempa kemampuan berpikir kritis serta kemampuan public speaking. “Sejak enam bulan yang lalu, komite JOVED telah bekerja keras demi kelancaran turnamen sehingga peserta debat bisa berkompetisi dengan maksimal,” kata ketua pelaksana JOVED 2011 Jhendra A Samodra. JOVED menggunakan sistem lomba Asian Parliamentary, yakni peserta terbagi dalam tim-tim yang terdiri atas tiga pembicara.

…dst

3 ) Dirjen Dikti : Pemalsuan Nilai TOEFL Pelanggaran Berat!
http://kampus.okezone.com/read/2011/07/21/373/482454/dirjen-dikti-pemalsuan-nilai-toefl-pelanggaran-berat

Kamis, 21 Juli 2011 13:05 wib
JAKARTA – Kasus pemalsuan nilai Test of English as Foreign Language (TOEFL) di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) oleh 151 mahasiswa sebagai salah satu syarat wisuda tentu saja mencoreng wajah pendidikan Indonesia. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Djoko Santoso mengatakan, tindakan pemalsuan tersebut sudah merupakan pelanggaran berat. “Pemalsuan seperti ini sudah bukan pelanggaran ringan melainkan masuk kategori pelanggaran berat,” katanya ketika dihubungi okezone, Kamis (21/7/2011). Menurut Djoko, para mahasiswa yang menggunakan jasa TOEFL aspal tersebut harus diberikan sanksi. “Tentu saja harus diberikan sanksi karena mereka sudah berlaku tidak jujur. Namun, pengenaan sanksi dikembalikan pada kebijakan dan peraturan kampus,” ujar Djoko.Mantan Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) ini menegaskan, penyedia TOEFL aspal tersebut juga harus mendapatkan sanksi yang tegas. “Kalau memang terkait orang dalam atau bagian dari lembaga pendidikan tersebut, bisa dikenakan sanksi berdasarkan Peraturan Kependidikan yang ada,” kata Djoko menjelaskan.

…dst

4 ) Indonesia Urutan Pertama Aksi Demonstrasi
http://id.berita.yahoo.com/indonesia-urutan-pertama-aksi-demonstrasi-162319076.html

Kamis, 21 Juli 2011
Makassar (ANTARA) – Indonesia menduduki peringkat pertama jumlah demonstrasi terbanyak dilakukan mahasiswa dari 113 Negara dalam kurun waktu 3 tahun terakhir. Hal itu diungkapkan Guru Besar Ilmu Politik Universitas Airlangga Surabaya, Prof Dr Kacung Marinjan, saat menjadi pembicara diskusi Pekan Ilmiah Nasional, di Makassar, Kamis. Hadir Pihak kepolisian, Pemerhati Pendidikan, Akademisi dan Mahasiswa. Menurut dia, saat ini mahasiswa sulit dikendalikan lantaran doktrinasi yang bersifat merusak dalam tatanan kekerasan, termasuk bagaimana menata kelembagaan mahasiswa ditingkat Perguruan Tinggi telah masuk dalam bagian kelembagaan. “Penjemputan mahasiswa baru sebagai wadah untuk memberikan hal positif ataukah negatif yang mampu diserap mahasiswa. Hal ini harus dikaji lebih dalam untuk meredam kekerasan mahasiswa,” ungkapnya.

…dst

5 ) Pliss deh…Ribut Soal Satu Kata, Rapat Komisi X dan Kemendiknas Molor Berjam-Jam
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita-pendidikan/11/07/21/lonzif-pliss-dehribut-soal-satu-kata-rapat-komisi-x-dan-kemendiknas-molor-berjamjam

Kamis, 21 Juli 2011 10:39 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Rapat dengar pendapat (hearing) antara Komisi X DPR dengan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) tak ubahnya seperti dagelan.Bagaimana tidak, rapat yang berlangsung Rabu (20/7) pukul 20.00 WIB hingga Kamis (21/7) pukul 1.30 WIB, banyak diisi hal remeh-temeh. Agenda rapat itu adalah evaluasi penilaian Badan Pemerika Keuangan (BPK) yang memberi penilaian Disclaimer kepada Kemdiknas.Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi X Rully Chairul Azwar. Adapun dari Kemdiknas hadir Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh, Wakil Mendiknas Fasli Jalal, dan Dirjen Dikti Djoko Santoso, dan para rektor dari perguruan tinggi negeri (PTN).Berdasarkan pengamatan Republika, hampir separuh waktu terbuang untuk debat hal yang tidak perlu. Masa pembukaan dan penutupan rapat menjadi momen lawak yang mengundang tawa peserta, wartawan, dan staf keamanan DPR. Rully mengaku pusing memimpin sidang tersebut sebab anggotanya sulit diatur. Hal itu bermula dari penulisan saran sebagai hasil rapat tersebut oleh Komisi X DPR. Ada legislator yang usul menggunakan kata `Menyesalkan’ untuk mengungkapkan ekspresi Komisi X DPR terhadap nilai Disclaimer yang diterima Kemdiknas.

…dst

6 ) DPR Kritik Anggaran Kemendiknas
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/414662/

Friday, 22 July 2011
JAKARTA – Komisi X DPR mengkritik anggaran Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) yang selalu mendapatkan opini disclaimer oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Padahal,Kemendiknas mendapatkan alokasi dana terbesar sesuai dengan amanat peraturan perundangan. Anggota Komisi X DPR Irsal Yunus mengatakan, tidak seharusnya Kemendiknas mendapatkan opini buruk karena unit di lingkungan Kemendiknas, termasuk perguruan tinggi negeri (PTN), memiliki orang yang ahli dalam bidang akuntansi pemerintahan. Apalagi, penilaian ini bersifat teknis yang seharusnya tidak ada faktor kelalaian. Menurut dia, pengawasan keuangan di Kemendiknas sangat lemah. Hal itu terlihat jelas karena terjadi dalam satu periode anggaran.Seharusnya, ujarnya, pemeriksaan terhadap kejanggalan bisa dideteksi sejak awal. Yang lebih memprihatinkan lagi, ungkap politikus PDIP ini, kelalaian pemakaian terjadi dari atas sampai ke bawah. “Ini tidak akan terjadi kalau manajer (pimpinan) bekerja baik,”tegas Irsal di Jakarta kemarin.

…dst

7 ) Beasiswa Erasmus Mundus
Beasiswa Rp 47 M dari UE untuk Indonesia
http://edukasi.kompas.com/read/2011/07/21/16262266/Beasiswa.Rp.47.M.dari.UE.untuk.Indonesia

Kamis, 21 Juli 2011 | 16:26 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Uni Eropa (UE) mengucurkan dana beasiswa sebesar total Rp 47 miliar pada tahun 2011 bagi mahasiswa asal Indonesia untuk melanjutkan studi ke berbagai perguruan tinggi di Eropa. Hal itu disampaikan Wakil Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Charles Whiteley, Kamis (21/7/2011), dalam jumpa pers seusai “Erasmus Mundus Scholarship Programme Awards Ceremony 2011″ di Crowne Plaza Hotel, Jakarta. Pada tahun ini, sebanyak 118 kandidat dari Indonesia terpilih untuk menerima beasiswa Erasmus Mundus yang didanai Uni Eropa.”Tahun 2011 ini, Indonesia mendapatkan 47 miliar,” kata Charles.Indonesia sendiri, dari sisi jumlah penerima beasiswa menempati urutan teratas untuk wilayah Asia Tenggara, peringkat ketiga di Asia, dan peringkat ketujuh dari 160 negara penerima beasiswa. Untuk tahun ini, tercatat 2000 mahasiswa dari seluruh dunia menerima beasiswa Erasmus Mundus.

…dst

8 ) Beasiswa Erasmus Mundus
118 Mahasiswa Indonesia ke Eropa
http://edukasi.kompas.com/read/2011/07/21/15190279/118.Mahasiswa.Indonesia.ke.Eropa

Kamis, 21 Juli 2011 | 15:19 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Sebanyak 118 kandidat dari Indonesia mendapatkan kesempatan belajar dari Uni Eropa (UE) melalui beasiswa Erasmus Mundus. Mereka akan mengikuti program studi S-1, S-2, S-3, dan post-doctoral, baik untuk program gelar maupun non-gelar jangka pendek di berbagai perguruan tinggi di Eropa mulai tahun akademik 2011. Sebesar 50 persen dari penerima beasiswa Erasmus Mundus pada tahun ini akan menempuh pendidikan di sekurang-kurangnya dua perguruan tiIndonesia terbesar di ASEAN untuk penerima beasiswa tahun ini, ketiga di Asia, dan ketujuh terbanyak dari 160 negara di seluruh dunianggi yang berlainan dan terletak di negara Eropa yang berbeda. Sementara, 50 persen penerima beasiswa Erasmus Mundus lainnya memperoleh beasiswa dari hasil proyek kerjasama antarperguruan tinggi yang melibatkan berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

…dst

9 ) Daftar Beasiswa S-2 Studi Lingkungan dan Seni, Yuk!
http://kampus.okezone.com/read/2011/07/21/368/482563/daftar-beasiswa-s-2-studi-lingkungan-dan-seni-yuk

Kamis, 21 Juli 2011 17:10 wib
JAKARTA – Kamu punya kepedulian yang tinggi di bidang lingkungan hidup atau gairah di dunia seni? Mungkin beasiswa yang ditawarkan oleh Grup CIMB ini bisa menghela dahagamu di bidang yang tengah kamu pelajari. CIMB ASEAN menawarkan program beasiswa penuh bagi mahasiswa lulusan S-1 untuk melanjutkan studi dengan persyaratan yang cukup mudah. Program beasiswa ini mencakup semua biaya akademis, seperti pendaftaran dan pemeriksaan biaya, tunjangan buku, serta biaya lainnya seperti akomodasi, tiket pesawat, dan dokumen perjalanan.Berikut persyaratan dan cakupan beasiswa yang perlu kamu perhatikan:

…dst

10 ) Sampoerna Foundation Siapkan Dana Pinjaman Bea Kuliah
http://www.jpnn.com/read/2011/07/21/98677/Sampoerna-Foundation-Siapkan-Dana-Pinjaman-Bea-Kuliah-

Kamis, 21 Juli 2011 , 19:08:00
BOGOR– Sebanyak 1,5 juta remaja di Indonesia tidak dapat melanjutkan pendidikan atau putus sekolah. Hal tersebut disebabkan karena masalah ekonomi. Managing Director Putera Sampoerna Foundation, Nenny Soemawinata menyebutkan, 54 persen dari 1,5 juta remaja tersebut terpaksa berhenti sekolah karena tidak memiliki biaya. “Sedangkan 9,8 persen tidak melanjutkan sekolah karena bekerja atau membantu orang tua mencari nafkah,” ungkap Nenny di dalam acara peluncuran Sampoerna Academy Bogor Campus, Kamis (21/7).Nenny mengungkapkan, data tersebut didapat berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional. Dari data itu, lanjut dia, artinya rata-rata masyarakat Indonesia hanya mengecap pendidikan sampai tingkat awal Sekolah Menengah Pertama (SMP). “Dan hanya 10 persen yang melanjutkan pendidikan ke universitas,” tukasnya.

…dst

11 ) FIB UI Jalin Kerja Sama dengan Malaysia
http://www.antaranews.com/berita/268324/fib-ui-jalin-kerja-sama-dengan-malaysia

Kamis, 21 Juli 2011 18:45 WIB
Depok (ANTARA News) – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Indonesia (UI) menjalin kerja sama dengan Malaysia untuk semakin mendekatkan dan memahami kebudayaan serumpun tersebut. “Kita tidak akan terjebak hanya sebatas wacana, harus ada langkah kongkrit menjalin kerja sama,” kata Dekan FIB-UI Bambang Wibarata, dalam diskusi dengan Organisasi Massa (Ormas), dan Senator Malaysia di Depok, Jabar, Kamis.Sebanyak 18 Ormas Malaysia berkunjung ke FIB UI untuk melakukan dialog kerja sama budaya. Ormas tersebut antara lain Dewan Amal Islam, Jaringan Melayu Malaysia, Institut Insani Sosial, Profesional Muda Selangor, dan Perwakilan Keduadataan Malaysia.Bambang mengatakan yang perlu memahami kedua kebudayaan tersebut bukan hanya kalangan muda saja, tetapi juga para politisi agar mereka dapat bersikap bijak jika menghadapi perselisihan kedua negara anggota Asean tersebut.

…dst

12 ) Gubernur Aceh Peroleh Gelar Doktor HC dari Malaysia
http://www.antaranews.com/berita/268373/gubernur-aceh-peroleh-gelar-doktor-hc-dari-malaysia

Jumat, 22 Juli 2011 00:27 WIB
Banda Aceh (ANTARA News) – Gubernur Aceh Irwandi Yusuf akan dianugerahi gelar doktor kehormatan (Honoris Causa) dalam bidang kepemimpinan dan pembangunan pendidikan dari Universitas Pendidikan Sultan Indris, Tanjung Malim, Negara bagian Perak Malaysia.Kabag Humas Pemerintah Aceh, Usamah El-Madny di Banda Aceh, Kamis, mengatakan penganugerahan gelar tersebut berdasarkan penilaian atas keberhasilannya terutama dalam membangun dunia pendidikan Aceh yang sempat terpuruk akibat konflik berkepanjangan dan bencana tsunami 26 Desember 2004.”Penghargaan yang diberikan perguruan tinggi luar negeri kepada Gubernur Aceh ini merupakan representasi dari pengakuan dunia luar terhadap kualitas dan keberhasilan kepemimpinanya,” kata Usamah El-Madny. Usamah mengatakan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf dijadwalkan akan berada di Malaysia, pada , Selasa, (26/7) untuk menerima penganugerahan gelar kehormatan dalam acara Wisuda Akbar (convocation) ke 13 Universitas Pendidikan Sultan Idris.

…dst

13 ) Seribu Sarjana Ditantang Berperan di Desa
http://www.jpnn.com/read/2011/07/21/98617/Seribu-Sarjana-Ditantang-Berperan-di-Desa-

Kamis, 21 Juli 2011 , 09:02:00
JAKARTA-Seribu pemuda sarjana dari 33 provinsi akan menjadi kader pembangun pedesaan di seluruh Indonesia. Mereka akan ditantang menjadi peranan penting sebagai pembangun pemuda di pedesaan. Hal itu disampaikan Menpora Andi A. Mallarangeng dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Program Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan di Pedesaan (PSP-3) antara Menpora, 33 perguruan tinggi dan dirut BRI tahun 2011 di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat, kemarin (20/7) siang. Menpora mengatakan, seribu pemuda sarjana menjadi kader-kader penggerak pembangunan pedesaan. Mereka sarjana akan tinggal selama 2 tahun, menjadi guru, mengolah pertanian, perikanan dan perkebunan atau bidang apa saja yang bermanfaat bagi masyarakat pedesaan. ”Kami kerja sama dengan rektor dan termasuk dalam hal penempatannya nanti. Sarjana ini ditempatkan di bukan asalnya. Untuk mengenal negerinya sendiri dan mereka harus selalu ingat dengan desa,” katanya kepada wartawan.

…dst

14 ) Aset Universitas Trisakti Milik Negara?
http://id.berita.yahoo.com/aset-universitas-trisakti-milik-negara-140151398.html

21 Juli 2011
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) diminta merespon persoalan yang tengah terjadi di kampus Universitas Trisakti, Jakarta. Anggota Komisi X DPR Djamal Aziz juga minta Mendiknas M Nuh untuk mengamankan Universitas Trisakti (Usakti) agar seluruh aset yang dimiliki kampus ini menjadi milik negara.”Universitas Trisakti itu sejarahnya didirikan Bung Karno. Kampus ini milik negara, dan asetnya harus dikejar,” ujar politikus PKS tersebut saat rapat dengar pendapat dengan Mendiknas, Kamis (21/7). Djamal menyarankan, Kemdiknas bertindak aktif dalam mengamankan aset Usakti. Apalagi jajaran rektorat Usakti memastikan diri ingin berubah status menjadi PTN. Meski ia tak memungkiri hal itu juga disebabkan sengketa di internal Usakti. Sehingga membuat rektorat memutuskan ingin kembali ke pangkuan negara. “Tapi memang kalau dilacak kampus ini statusnya harus PTN. Jangan sampai aset di depan mata ini hilang,” kata Djamal.

…dst

15 ) Mutasi PNS Dibatasi Golongan
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/414664/

Friday, 22 July 2011
JAKARTA– Rencana pemerintah pusat untuk memutasi pegawai negeri sipil (PNS) ternyata tidak secara keseluruhan. Mutasi itu hanya diterapkan untuk golongan tertentu saja.Kemungkinan besar, mutasi antarprovinsi hanya diterapkan untuk PNS dengan golongan IV,sedangkan PNS golongan II dan III masih bersifat lokal. “Kemungkinan ada pembatasan golongan, itu akan menjadi aspek yang dipertimbangkan. Kita memang punya mimpi agar PNS yang sudah golongan IV itu mutasinya sudah harus nasional, bisa dipindah ke manamana. Kalau golongan II dan III itu mutasinya masih lokal saja,” ungkap Sekretaris Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) Tasdik Kinanto di Jakarta kemarin.Dengan demikian,jelasnya, proses mutasi yang akan dilakukan nanti hanya bersifat internal untuk golongan II dan III. Artinya, mutasi pegawai masih dalam satu daerah. Misalnya, dari satu dinas ke dinas yang lain, tapi masih dalam satu provinsi.Selain itu,mutasi juga bisa antarinstansi atau antardaerah, termasuk nasional, yakni antarprovinsi.

…dst

16 ) Sekilas dalam Negeri
Pendidikan
Pelajar Indonesia Juarai Olimpiade Kimia Dunia
DPR: Otonomi Pendidikan Gagal
Kasus Pak Antasari
Tiap Malam Antasari Merasa Kesepian
Nasib Hakim Kasus Antasari Diputus Agustus
Kasus Nazaruddin
Nazaruddin Pintar Hindari Pelacakan Telepon
JK: Nazaruddin Harusnya Mudah Dilacak
Adik Kandung Nazaruddin Juga Dicekal
Kalla: Semoga Nyanyian Nazaruddin Salah
Nazaruddin Mempermalukan Pemerintah
Mulai Muncul Desakan Anas Non Aktif
Anas Tuding Nazaruddin Berhalusinasi
Empat Orang Terlilit Kasus Nazaruddin Dicekal
Kasus Andi Nurpati
Pemalsuan Surat MK: Mashuri Berdalih Tak Punya Motivasi
Andi Nurpati Semakin Tersudut
Panja Mafia Pemilu: Semua Keterangan Andi Nurpati Terbantahkan
Berurai Air Mata, Hasan Curhat di Depan Panja Mafia Pemilu
Hasan Ungkap Peran Neshawaty
Tiga Orang Minta Hasan Kirim Surat Palsu MK
Biaya Kampanye Politik
JK: Biaya Kampanye Politik Naik 10 Kali Lipat
Pemerintah Didesak Batasi Dana Kampanye
Kisruh PSSI
PSSI Baru akan Bahas Kontrak Riedl Senin Depan
Pejabat Daerah Dilarang Rangkap Jabatan di KONI 
Malaysia
Malaysia Selamatkan 46 WNI
Libya
Gaddafi Kesampingkan Pembicaraan Dengan Pemberontak Libya
Libya Sambut Upaya Rusia Perundingan Perdamaian