1 ) Mendiknas Lantik Tiga Pejabat Eselon I Kemdiknas
http://www.pikiran-rakyat.com/node/153105

25 Juli 2011
JAKARTA, (PRLM).- Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh melantik tiga pejabat eselon I di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), bertempat di Gedung Kemdiknas Senayan, Jakarta, Senin (25/7). Pengangkatan ini berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 131/M Tahun 2011. Tiga pejabat yang dilantik adalah Ainun Na’im sebagai Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemdiknas menggantikan pejabat lama Dodi Nandika. Sebelumnya, Ainun menjabat Wakil Rektor Senior Bidang Administrasi dan Sumber Daya Manusia Universitas Gadjah Mada (UGM.Kemudian, Hamid Muhammad dilantik sebagai Direktur Jenderal Pendidikan Menengah menggantikan pejabat lama Baedhowi. Sebelumnya, Hamid menjabat Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal Kemdiknas.Pejabat lain yang dilantik adalah Khairil Anwar Notodiputro sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemdiknas menggantikan pejabat lama Mansyur Ramli.

…dst

2 ) Menteri Nuh Berjanji Buka Hasil ‘Review’ Proyek di Kementeriannya
http://www.tempointeraktif.com/hg/hukum/2011/07/25/brk,20110725-348195,id.html

Senin, 25 Juli 2011 | 13:11 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta – Menteri Pendidikan Nasional M. Nuh berjanji membuka hasil review proyek pengadaan barang dan jasa di kementeriannya pada periode 2005 yang diduga sarat korupsi. Penelitian kembali ini tengah berjalan. “Review itu tidak bisa dilakukan sehari-dua hari,” kata Nuh saat ditemui di kantornya, Senin 25 Juli 2011.Ia menegaskan, kementerian yang berada di bawah pimpinannya itu akan mempertanggungjawabkan hasil review proyek. “Akan kami umumkan sebagai bentuk pertanggungjawaban,” ujarnya. Sebelumnya, Kementerian Pendidikan memutuskan mengevaluasi seluruh tender yang dilakukan di kantornya. Mereka akan melacak tender sejak 2005, termasuk yang melibatkan perusahaan bekas Bendaharam Umum Partai Demokrat M. Nazaruddin.Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga akan turut mengevaluasi tender pengadaan barang dan jasa yang melibatkan perusahaan Nazaruddin, yang kini menjadi tersangka dan buron kepolisian. Pengadaan barang dan jasa yang akan diaudit BPK periode 2008 sampai 2010.

…dst

3 ) Malaysia Perluas Kesempatan bagi Mahasiswa Indonesia
Universitas Utara Malaysia Gandeng 14 Perguruan Tinggi di Indonesia
http://www.jpnn.com/read/2011/07/25/98914/Malaysia-Perluas-Kesempatan-bagi-Mahasiswa-Indonesia-

Senin, 25 Juli 2011 , 01:01:00
JAKARTA – Malaysia terus membuka kesempatan bagi pelajar dan mahasiswa Indonesia untuk menimba ilmu di negeri jiran itu. Dengan menggandeng 14 perguruan tinggi di Indonesia, Universitas Utara Malaysia (UUM) berupaya mengintensifkan kerjasma pendidikan. Bertempat di Hotel Le Meriden, Jakarta, Sabtu (23/7) malam, UUM menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan 14 universitas di Indonesia untuk meningkatkan kerjasama dalam hal pertukaran mahasiswa, riset serta pengembangan sumber daya manusia. 14 perguruan tinggi di Indonesia yang menjalin MoU dengan UUM adalah Universitas 11 Maret Surakarta (UNS), Universitas Indonesia (UI), Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung), Universitas Udayana Denpasar Universitas Hasanuddin Makassar, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Paramadina, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Sanggabuana, Universitas Ibn Kaldun, Universitas 17 Agustus dan Universitas Islam Riau.

…dst

4 ) Universitas Asing Incar Pasar Indonesia
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/415615/

Tuesday, 26 July 2011
JAKARTA – Minat perguruan tinggi asing untuk membuka cabang di Indonesia masih tinggi. Mereka menilai,jumlah mahasiswa di Indonesia sangat potensial untuk direkrut. Sekretaris Ditjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) Harris Iskandar mengungkapkan, selama ini banyak perguruan tinggi asing yang mengajukan izin mendirikan cabang di Indonesia. Namun, pemerintah belum memberikan izin untuk pendirian itu. Tidak seperti di Malaysia dan Singapura yang lebih terbuka menerima perguruan tinggi asing, Indonesia, ujarnya, tetap mengambil langkah konservatif dengan menolak berbagai kerja sama dengan perguruan tinggi asing. “Bahkan, kampus sebesar Harvard pun bisa masuk ke Indonesia. Namun, kami seperti Amerika Serikat, menolak diintervensi oleh negara lain,” tegas Harris di Jakarta kemarin. Menurut Harris, belum dibukanya izin tersebut karena keberadaan perguruan tinggi asing akan mengancam posisi perguruan tinggi negeri dan swasta yang sudah lama berdiri. Dia mengatakan, calon mahasiswa pasti akan tersedot ke perguruan tinggi asing karena perguruan tinggi di Indonesia juga belum siap untuk menghadangnya.

…dst

5 ) Sarjana
Calon Sarjana Ini Tak Pernah Kuliah
http://edukasi.kompas.com/read/2011/07/25/21560841/Calon.Sarjana.Ini.Tak.Pernah.Kuliah

Senin, 25 Juli 2011 | 21:56 WIB
AMBON, KOMPAS.com — Calon sarjana tanpa melalui proses perkuliahan harus membuat laporan ke kepolisian karena tindakan yang dilakukan Onisimus Paipet selaku pengelola Universitas Graha Ga Utama Jombang (Jawa Timur) cabang Kota Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru (Maluku), merupakan kejahatan.”Kalau ada yang mendapatkan sarjana tanpa melalui proses kuliah itu sebuah penipuan dan para korban yang telah mendaftar lalu menyetor sejumlah uang harus dilaporkan ke polisi untuk ditindaklanjuti,” kata Ketua Komisi D DPRD Maluku, Suhfi Madjid, di Ambon, Senin (25/7/2011). Apalagi, sudah ada patokan harga yang ditentukan pelaku kepada calon sarjana sebesar Rp 15 juta dan telah disetor oleh puluhan calon. Pemerintah pusat telah mengeluarkan regulasi yang melarang perguruan tinggi membuka jalur khusus seperti cabang di setiap kabupaten dan kota, maka pemerintah daerah harus mengambil langkah tegas.

…dst

6 ) Atlantic Challenge 2012
“Merdeka 3” ITS Akan Berlayar di Irlandia
http://edukasi.kompas.com/read/2011/07/25/18030283/Merdeka.3.ITS.Akan.Berlayar.di.Irlandia

Senin, 25 Juli 2011 | 18:03 WIB
SURABAYA, KOMPAS.com – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mulai mempersiapkan diri menuju ajang bahari internasional Atlantic Challenge 2012. Ajang ini akan berlangsung di Irlandia pada tahun 2012 mendatang. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) ITS, Maritime Challenge memperkenalkan kapal layar baru dengan nama “Merdeka 3″ yang tengah dalam proses perakitan, Senin (25/7/2011). Merdeka 3 akan diikutsertakan dalam ajang internasional tersebut.”Sebagai bentuk dedikasi ITS kepada perkembangan bahari Indonesia, dan sebagai bentuk apresiasi terhadap seni budaya dan teknologi Indonesia, ITS kembali melakukan pembangunan perahu yang memadukan unsur seni dan budaya Indonesia, dengan seni konstruksi kapal kayu,” kata pembina proyek, Prof Dr Ir Daniel M Rosyid Daniel, saat pemasangan gading pertama kapal, di Bengkel Nonmetal PPNS ITS, Surabaya, Jawa Timur.

…dst

7 ) Tarian Mahasiswa UI Guncang Houston
http://kampus.okezone.com/read/2011/07/25/373/483958/tarian-mahasiswa-ui-guncang-houston

Senin, 25 Juli 2011 14:10 wib
JAKARTA – Siapa sangka tari tradisional Indonesia, seperti Tari Jaipong, maupun Tari Piring dapat memukau masyarakat luar negeri? Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) membuktikannya sendiri dengan aksi mereka di depan warga Amerika Serikat (AS).Kehadiran para mahasiswa yang tergabung dalam Kencana Pradipa tersebut sebagai perayaan HUT ke-66 kemerdekaan RI yang diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Houston. Kelompok musik dan tari tradisional yang terdiri dari 30 mahasiswa Psikologi UI tersebut membawakan tarian tradisional Indonesia selama empat hari berturut-turut sejak 20-23 Juli di hadapan masyarakat Houston, Texas, AS.Penampilan pertama mereka digelar di Wisma Indonesia pada 20 Juli dalam acara Bisnis Forum yang diselenggarakan KJRI Houston. Sejumlah pengusaha AS dan pemerintah kota Houston yang hadir dalam acara tersebut mengapresiasi penampilan para mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi negeri favorit di Tanah Air.

…dst

8 ) Siswa Miskin di PTN Kesulitan Dana
http://edukasi.kompas.com/read/2011/07/25/13542376/Siswa.Miskin.di.PTN.Kesulitan.Dana

Senin, 25 Juli 2011 | 13:54 WIB
DEPOK, KOMPAS.com — Tiga siswa miskin yang bersekolah di Yayasan Bina Insan Mandiri Kota Depok mampu menembus perguruan tinggi negeri. Meski sudah berhasil, mereka menghadapi persoalan baru, yaitu menutupi biaya masuk kuliah. Sayangnya, belum semua PTN memahami kondisi ekonomi calon mahasiswa.Tiga siswa miskin itu adalah Muhammad Muar (19), Dody Dores (19), dan Tuti (20). Muar diterima di Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Jakarta. Muar merupakan anak tukang sayur di Pasar Lama Dewi Sartika, Depok. Berikutnya Dody, anak tukang ojek yang diterima di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia. Sementara Tuti berhasil diterima di Fakultas Adab, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Tuti merupakan siswa asal Jawa Timur. “Saya diterima di jalur UMB (ujian masuk bersama). Biaya masuknya lebih mahal dari melalui jalur reguler. Panitia penerimaan menyampaikan, saya harus menyiapkan uang Rp 5,650 juta,” kata Muar saat ditemui Kompas, Senin (25/7/2011), di Depok.

…dst

9 ) Duh, dari 237 Juta, Baru 5,2 Juta Orang Indonesia yang Mampu Kuliah
http://www.tempointeraktif.com/hg/pendidikan/2011/07/25/brk,20110725-348214,id.html

Senin, 25 Juli 2011 | 14:47 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta – Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh mengatakan pemerintah tengah menggenjot angka partisipasi kasar (APK) untuk tingkat perguruan tinggi. Saat ini, APK perguruan tinggi nasional baru mencapai 26 persen. “Ke depan mau kami genjot sampai 36 persen hingga 2014,” ujar Nuh usai pelantikan pejabat eselon I Kementerian Pendidikan Nasional di kantornya, Senin 25 Juli 2011.Angka 26 persen tersebut menunjukkan saat ini baru ada sekitar 5,2 juta penduduk Indonesia yang mengenyam pendidikan tinggi. Sementara, APK untuk SMA/SMK mencapai 60 persen, APK SMP 80 persen. dan SD memiliki APK paling tinggi, yakni 117 persen. “Kalau begitu berarti piramidanya harus kita tata dari yang SMK,” kata Nuh. Caranya, kata dia, adalah dengan membenahi kemampuan siswa tingkat SMA/SMK agar berkeinginan melanjutkan ke pendidikan tinggi. Dukungan pembiayaan juga rencananya akan ditingkatkan dengan ditambahnya dana Bantuan Operasional Manajemen Mutu (BOMM) SMA/SMK.

…dst

10 ) Antisipasi Rekening Liar
Nuh: Pimpinan PTN Perlu Diajari Tata Keuangan
http://edukasi.kompas.com/read/2011/07/25/14542346/Nuh.Pimpinan.PTN.Perlu.Diajari.Tata.Keuangan

Senin, 25 Juli 2011 | 14:54 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh mengaku telah menyiapkan tiga langkah untuk mengantisipasi agar ditemukannya rekening liar di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional tidak terulang pada tahun-tahun berikutnya.Beberapa waktu lalu, secara resmi Badan Pemeriksa Keuangan melansir adanya 43 rekening liar di tubuh Kemdiknas. Menurut BPK, sejumlah rekening liar itu berasal dari beberapa perguruan tinggi negeri dan disinyalir belum didaftarkan atau tidak memiliki izin dari Kementerian Keuangan dengan jumlah saldo lebih dari Rp 26 miliar.Nuh menjelaskan, langkah pertama yang dilakukan adalah memberikan wawasan kepada para rektor dan wakilnya yang mengurus bidang administrasi. Kedua, memberikan integrasi. Terakhir, menjatuhkan sanksi bagi yang tidak mematuhi aturan yang dibuat kementerian.

…dst

11 ) Tiga Cara Menteri Nuh Cegah Rekening Liar
http://www.tempointeraktif.com/hg/pendidikan/2011/07/25/brk,20110725-348194,id.html

Senin, 25 Juli 2011 | 12:55 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta – Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh mengaku menyiapkan 3 langkah demi mencegah munculnya rekening liar di perguruan tinggi negeri seperti yang diungkap Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), beberapa waktu lalu.”Pertama, pimpinan perguruan tinggi negeri (PTN) harus dibekali bagaimana cara mengelola PTN, termasuk sisi administrasi dan keuangan,” ujar Nuh usai pelantikan pejabat eselon 1 Kementerian Pendidikan Nasional di Kantor Kementerian, Senin 25 Juli 2011.Kedua, pemberlakuan sistem online keuangan dan terintegrasi di seluruh PTN. Dengan adanya integrasi itu, antara pemerintah, PTN, dan bank tempat menyimpan dana dapat saling bekerja sama. “Kami bekerja sama dengan bank. Kalau ada rekening apa saja yang tidak dilaporkan atau yang aneh dari PTN, tolong laporkan ke kami,” tutur Nuh.

…dst

12 ) PTN Dinilai Belum Penuhi Kuota 20% Anak Miskin
http://kampus.okezone.com/read/2011/07/25/373/484167/ptn-dinilai-belum-penuhi-kuota-20-anak-miskin

Senin, 25 Juli 2011 20:10 wib
BANDA ACEH – Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia dinilai belum sepenuhnya memberikan kuota 20 persen kursi untuk anak-anak kurang mampu.Anggota Komisi X DPR RI Utut Adianto mengatakan, berdasarkan pantauan pihaknya selama ini, PTN rata-rata baru memberikan 4-6 persen jatah untuk warga kurang mampu.”Dorongan agar menyediakan 20 persen kursi untuk masyarakat kurang mampu belum terealisasi. Berdasarkan pantauan kami di lapangan, rata-rata PTN baru memberikan jatah kursi sekitar 4-6 persen saja,” katanya dalam kunjungan ke Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Banda Aceh, Senin (25/7/2011). Menurutnya kebijakan harus tersedia kursi minimal 20 persen dari daya tampung PTN kepada warga kurang mampu untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu.”Sangat disayangkan kalau ini tidak dilaksanakan sepenuhnya, karena kita tahu di luar sana masih banyak anak yang memiliki prestasi di bidang akademik tapi tidak mampu dari segi ekonomi,” kata politisi PDI Perjuangan itu.

…dst

13 ) UI akan Bangun Medical Physic Center
http://www.mediaindonesia.com/read/2011/07/25/244950/293/14/UI-akan-Bangun-Medical-Physic-Center

Senin, 25 Juli 2011 17:47 WIB
JAKARTA–MICOM: Universitas Indonesia (UI) akan membangun medical physic center dengan berbasis pada teknologi alat kesehatan nuklir. Rencana UI ini mendapat dukungan Batan, Bapeten, IAEA, maupun Kementerian Ristek dan Kementerian Kesehatan. “Dengan teknologi baru di bidang kesehatan nuklir, biaya kesehatan pun akan menjadi murah karena mempersingkat waktu terapi dari empat bulan menjadi sebulan,” kata Kepala Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN) Hudi Hastowo di Jakarta, Senin (25/7). Ia didampingi Deputi Direktur Jendral Badan Atom Internasional (IAEA) Bidang Sains dan Aplikasi Iptek Nuklir, Daud Mohammad.Hudi mengatakan, dalam perkembangan ilmu kesehatan belakangan ini, banyak penyakit yang bisa dideteksi menggunakan nuklir. Dia mencontohkan untuk mengetahui cedera kepala, penyakit kanker, jantung, kini menggunakan alat kesehatan nuklir.

…dst

14 ) Masuk Babak Eliminasi, Kompetisi Makin Sengit
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/415476/

Tuesday, 26 July 2011
YOGYAKARTA– Turnamen debat nasional Java Overland Varsity English Debate (JOVED) 2011 yang digelar Universitas Gadjah Mada (UGM) 22–26 Juli memasuki babak eliminasi. Sejak Sabtu (23/7),60 tim telah mengikuti enam pertandingan debat yang sangat kompetitif dan berlangsung sengit.Seluruh tim berusaha mengumpulkan poin kemenangan terbanyak agar bisa lolos ke babak eliminasi. “Pengumuman timyangloloske babakoktofinal sendiri dilaksanakan Minggu (24/7) malam, dalam acara Breaking Night party di Auditorium Fakultas Teknologi Pertanian UGM. Dalam acara itu diumumkan tim mana saja yang masuk ke babak 16 besar,”ungkap ketua pelaksana JOVED 2011,Jhendra A Samodra.Tim Universitas Diponegoro berhasil mengumpulkan poin kemenangan tertinggi, diikuti oleh tim-tim dari Binus Internasional, Universitas Indonesia, Universitas Parahyangan, Institut Teknologi Bandung,Universitas Gadjah Mada,Bina Nusantara, Universitas Bakrie, Universitas Brawijaya, dan Universitas Atma Jaya Jakarta.

…dst

15 ) Beasiswa Master di Leiden, Mau?
http://edukasi.kompas.com/read/2011/07/25/10480963/Beasiswa.Master.di.Leiden.Mau

Senin, 25 Juli 2011 | 10:48 WIB
KOMPAS.com —- Tersedia beasiswa untuk melanjutkan studi S-2 di Universitas Leiden, Belanda. Untuk perkuliahan yang akan dimulai pada Februari 2012, batas waktu aplikasi 1 Oktober 2011. Beasiswa ini untuk kandidat yang berasal dari negara non-Uni Eropa.Program yang ditawarkan…cut…Informasi selengkapnya silakan mengunjungi websitehttp://www.leidenuniv.nl.

…dst

16 ) Siapkan Diri untuk Beasiswa Fulbright TA 2012-2013
http://kampus.okezone.com/read/2011/07/25/368/484164/siapkan-diri-untuk-beasiswa-fulbright-ta-2012-2013

Senin, 25 Juli 2011 19:30 wib
JAKARTA – Bermimpi melanjutkan pendidikan tinggi ke luar negeri khususnya ke Amerika, kini bukan impian di tengah hari bolong. Pasalnya beragam program beasiswa ditawarkan oleh banyak pihak instansi pemerintah, swasta dan kedutaan-kedutaan besar. Salah satu yayasan pertukaran pelajar antar Indonesia dan Amerika, American Indonesian Exchange Foundation (Aminef) melalui program beasiswa Fulbright menyediakan beasiswa untuk semua program S2, S3, Ph.D, Penelitian, dan program non-gelar untuk tahun ajaran 2012-2013 …cut…Daftarkan dirimu melalui situs Fulbright, atau untuk lebih lengkapnya, langsung ke kantor Aminef di CIMB Plaza lantai tiga, Jalan Jendral Sudirman Kavling 25, Jakarta. Tenggat waktu untuk mendaftar di tahun ajaran 2012-2013 ini adalah 15 April 2012. Walaupun masih lama, baiknya kamu persiapkan sejak sekarang.

…dst

17 ) Belanda Akan Tambah Beasiswa untuk 500 Mahasiswa Indonesia
http://www.pikiran-rakyat.com/node/153102

Senin, 25/07/2011 – 18:57
JAKARTA, (PRLM).- Pemerintah Kerajaan Belanda terus mendukung pendidikan tinggi di Indonesia dengan cara pemberian beasiswa bagi mahasiswa program S1 hingga S3. Tahun ini, kurang lebih 500 calon mahasiswa dari Indonesia diberangkatkan ke berbagai universitas di Belanda. Melalui jalur pendidikan, hubungan bilateral antara Pemerintah Belanda dan Indonesia akan semakin meningkat.Duta Besar Kerajaan Belanda, Mr. Tjeerd F. de Zwaan mengatakan itu dalam siaran pers yang diterima “PRLM” pada Senin (25/7). Pada kesempatan itu, Zwaan mengucapkan selamat kepada seluruh calon mahasiswa yang akan berangkat studi di Belanda. Ia berharap agar para mahasiswa dapat lebih berkarya di Indonesia jika kelak telah lulus dari universitas di Belanda tempat mereka menimba ilmu. “Anda semua adalah calon pemimpin masa depan,” ujarnya kepada para calon mahasiswa.

…dst

18 ) Tips
5 Langkah Awal Berburu Beasiswa
http://edukasi.kompas.com/read/2011/07/25/11433316/5.Langkah.Awal.Berburu.Beasiswa

Senin, 25 Juli 2011 | 11:43 WIB
KOMPAS.com – Bagi para pemburu beasiswa, silakan mempersiapkan diri dari sekarang. Dalam beberapa bulan ke depan, sejumlah donor beasiswa akan mulai membuka kesempatan bagi mereka yang tertarik untuk mendaftarkan diri. Sebelum mulai berburu, sejumlah tips ini mungkin bisa membantu, apa yang bisa dilakukan dalam upaya mencari informasi seputar beasiswa. Yuk, disimak!1. Buatlah komitmen. Misalnya, menyisihkan waktu satu hari dalam seminggu untuk menemukan informasi dan mengajukan aplikasi beasiswa. Satu hal yang paling mudah untuk “memaksa” diri sendiri adalah mengikuti jadwal yang kita buat. Jangan sampai mendapatkan informasi beasiswa mendekati batas aplikasi atau malah terlambat.

…dst

19 ) Mahasiswa Asing Belajar Penyakit Tropis di UMY
http://www.antaranews.com/berita/268726/mahasiswa-asing-belajar-penyakit-tropis-di-umy

Senin, 25 Juli 2011 15:39 WIB
Yogyakarta (ANTARA News) – Sebanyak 30 mahasiswa asing belajar penyakit tropis dalam “International Tropical Medicine Summer School” yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta selama tiga pekan.”Mahasiswa asing sebanyak itu berasal dari Inggris, Kanada, Belgia, Arab Saudi, Italia, Austria, dan Belanda,” kata Ketua Panitia Program “International Tropical Medicine Summer School” (ITMSS) Irwansyah di Yogyakarta, Senin.Menurut dia, hal itu menunjukkan penyakit tropis seperti malaria, tuberkulosis, dan demam berdarah saat ini bukan hanya menjadi permasalahan bagi negara tropis, tetapi telah menjadi isu global dan mendapat perhatian dari banyak negara. “Salah satu bentuk perhatian negara asing tersebut adalah mengirim mahasiswa kedokteran terbaik mereka mengikuti ITMSS. ITMSS merupakan program andalan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY),” katanya.

…dst

20 ) Hasil Riset Belum Termanfaatkan
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/415478/

Tuesday, 26 July 2011
YOGYAKARTA – Hasil-hasil penelitian di Indonesia selama ini masih belum termanfaatkan dengan baik. Hasil riset cenderung hanya menjadi produk akademis. Untuk menjadi negara maju, sebuah bangsa harus mampu memanfaatkan hasil penelitian sebagai inovasi. Diketahui, Indonesia selama ini belum mampu melakukannya. Padahal dari sisi kualitas, berbagai penelitian yang dikembangkan masyarakat dan perguruan tinggi (PT) berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat banyak. Hal ini dikarenakan riset yang dikembangkan cenderung bersifat kecil-kecil dan parsial. “Kita diberi mandat oleh pemerintah untuk menjembatani antara dunia industri dan riset,yang selama ini belum terlihat memiliki hubungan optimal untuk menciptakan inovasi bagi kesejahteraan masyarakat,” papar Ketua Komite Inovasi Nasional (KIN) Prof Zuhal Abdul Kadir seusai menjadi pembicara tunggal Public Lecture “Sistem Paradigma Pembangunan Ekonomi Berdaya Saing” di Sekolah Pascasarjana UGM,kemarin.

…dst

21 ) IA ITB Gelar Pameran Seni Rupa Kontemporer Islami
http://kampus.okezone.com/read/2011/07/25/373/484056/ia-itb-gelar-pameran-seni-rupa-kontemporer-islami

Senin, 25 Juli 2011 17:10 wib
JAKARTA – Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) dan Yayasan Inisaf menggelar pameran seni rupa kontemporer Islami yang diikuti 200 seniman dari berbagai daerah di Tanah Air. Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, pameran yang mengusung Bayang sebagai tema besarnya, bisa dikunjungi setiap hari oleh masyarakat umum dari 28 Juli-14 Agustus 2011 di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Adapun pembukaan pameran seni ini akan digelar pada Rabu 27 Juli 2011, pukul 19.00 WIB, yang akan diresmikan oleh Menteri Perekonomian (Menko) Hatta Rajasa. Melalui konferensi pers yang diadakan Senin (25/7/2011) siang ini, Ketua Panitia Pameran Seni Rupa Kontemporer, Abdul Sobur mengatakan, seni rupa Islam juga merupakan bagian penting bagi bangsa Indonesia, walaupun sering dicap keras.

…dst

22 ) Mendiknas Bantah “Database” Siswa Miskin Lemah
http://edukasi.kompas.com/read/2011/07/25/13362618/Mendiknas.Bantah.Database.Siswa.Miskin.Lemah

Senin, 25 Juli 2011 | 13:36 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh membantah jika kementeriannya tidak sanggup menyajikan data individual terkait jumlah siswa miskin di seluruh Indonesia. Menurut Nuh, selama ini penyaluran subsidi beasiswa miskin selalu mengacu pada data individual siswa miskin tersebut.Data individual bermanfaat untuk memetakan berapa jumlah siswa miskin di semua jenjang (SD, SMP dan SMA) di seluruh Indonesia. Selain itu, data individual juga menjadi salah satu tolok ukur saat Kementerian Pendidikan Nasional mengajukan Rencana Anggaran Pembelanjaan dan Pendapatan Negara Perubahan (RAPBN-P) 2011 yang telah disetujui oleh Komisi X DPR sebanyak Rp 11,76 triliun beberapa waktu lalu.”Data individual siswa miskin itu ada, bahkan ada data setiap anaknya,” kata Nuh seusai melantik pejabat eselon satu Kemdiknas, Senin (25/7/2011), di Jakarta.

…dst

23 ) Database Kemendiknas Lemah
http://edukasi.kompas.com/read/2011/07/25/0841522/Database.Kemendiknas.Lemah

Senin, 25 Juli 2011 | 08:41 WIB
BANDUNG, KOMPAS.com — Kepala Bagian Perencanaan dan Penganggaran Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan Nasional Nono Adya Supriatno mengatakan, Kementerian Pendidikan Nasional tidak mempunyai data individual terkait jumlah siswa miskin jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Hal ini diakuinya sebagai kelemahan Kemendiknas dan ditengarai sebagai salah satu pemicu sulitnya menekan angka putus sekolah.Menurut Nono, kesulitan menyajikan data individual siswa miskin disebabkan sumber daya pekerjanya tidak mampu memperoleh dan mengolah data tersebut dari berbagai sumber. Meski demikian, dirinya merasa masyarakat harus memahami sulitnya menyajikan data individual siswa miskin. Mengingat, negara besar seperti Amerika baru bisa menyelesaikan data individual untuk mengintervensi pembangunan pendidikan selama lebih dari 10 tahun.

…dst

24 ) 10 Bahasa Daerah Punah
http://cetak.kompas.com/read/2011/07/26/03535664/10.bahasa.daerah.punah

Selasa, 26 Juli 2011
Jakarta, Kompas – Sedikitnya 10 bahasa daerah di Papua dan Maluku Utara ditengarai punah dan 32 lainnya terancam punah. Pembinaan serta pengembangan bahasa oleh pemerintah daerah dan penutur asli mendesak dilakukan untuk menyelamatkan bahasa daerah.Peneliti senior Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Nasional, Dendy Sugono, di Jakarta, Senin (25/7), mengatakan, bahasa daerah punah karena jumlah penuturnya berkurang hingga kurang dari 100 orang (terancam punah) atau habis (punah). Selain bahasa daerah dengan jumlah penutur kurang dari 1.000 orang, keluhan berkurangnya penutur asli diungkapkan oleh para pemerhati bahasa daerah dengan jumlah penutur besar, seperti bahasa Jawa, Sunda, Madura, dan Bali.”Ada kecenderungan penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa ibu (bahasa yang pertama kali dipelajari), antara lain karena perkawinan antaretnis dan lingkungan sosial yang heterogen atau multietnis,” ujarnya.

…dst

25 ) Monorel yang Akan Dibuat JK di Makassar Asli Buatan Dalam Negeri
http://www.detiknews.com/read/2011/07/25/185307/1689182/10/monorel-yang-akan-dibuat-jk-di-makassar-asli-buatan-dalam-negeri?n990102mainnews

Senin, 25/07/2011 18:53 WIB
Makassar – Proyek monorel yang akan dibangun Jusuf Kalla (JK) di Makassar sejatinya akan menjadi proyek monorel pertama buatan anak negeri. Gerbong kereta dan sistem yang nanti akan digunakan merupakan rakitan PT Bukaka Teknik Utama, anak perusahaan PT Hadji Kalla. Sementara konstruksinya juga akan dikerjakan oleh PT Bumi Karsa yang masih bagian Kalla Group. Seluruh tenaga kerja juga akan diserap dari tenaga kerja asli Indonesia.”Masak sudah 60 tahun merdeka, membuat monorel saja tidak mampu, ini harus kita bangun tanpa ada satu pun pihak asing yang terlibat, lihat Bandara Makassar tidak ada satu pun pihak asing yang terlibat,” kata JK saat melakukan penandatanganan MoU dengan Walikota Makassar, Bupati Maros dan Bupati Gowa di rumah jabatan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Jl Jenderal Sudirman, Makassar, Senin (25/7/2011).

…dst

26 ) Sekilas dalam Negeri
Pendidikan menengah
Kertas Ini Dibuat dari Kotoran Kuda
Nuh Jamin Masa Depan Siswa Berkebutuhan Khusus
Rp 35 Miliar Dana Pendidikan Mengendap di Batam
Kredit Kenaikan Pangkat Bikin Guru Swasta di Bali Mengelus Dada
Kasus Nazaruddin
Pemerintah Klaim Sudah Deteksi Keberadaan Nazaruddin
KPK Bentuk Tim Pengusut ‘Nyanyian’ Nazaruddin  
Priyo: Jika Benar Chandra Hamzah Ketemu Nazar, Wassalam…
Dicecar Soal Nazaruddin, Chandra Hanya Senyum  
Dituding Nazar, Ade Rahardja Siap Diperiksa KPK 
Kejagung Telusuri Proyek Hambalang
Djoko: KPK Harus Usut Proyek Hambalang
Kasus Andi Nurpati
MK Tuding Kasus Pemalsuan Surat MK Dilokalisir
Andi Perintahkan Hasan 
Jumat, Polri Konfrontir Masyhuri Hasan & Andi Nurpati
Masyhuri Lakukan 19 Adegan di Kantor Jak TV
Skandal Pejabat Kota Medan
Polisi Medan Ringkus Penyiram Soda Api
Skandal Mantan Bos IMF
Penuduh Strauss-Kahn Bicara
Skandal Penyadapan
Skandal Penyadapan Telepon di Inggris – Polisi Terjerat Tuduhan Baru 
Teror Norwegia
Air Mata, Karangan Bunga, Lilin, Bendera: Oslo Berduka
Indonesia Mengutuk Keras Tragedi Oslo
Buku Harian Teroris Norwegia
Bunuh 76 Orang, Breivik Hanya Terancam Hukuman 21 Tahun Penjara
Polisi Revisi Jumlah Korban Tewas Jadi 76 Orang
Bahrain
Kerusuhan Bahrain, 33 Tewas 400 Cedera