1 ) Website UI, Laman Paling Eksis se-Indonesia
http://kampus.okezone.com/read/2011/07/31/373/486354/website-ui-laman-paling-eksis-se-indonesia

Minggu, 31 Juli 2011 11:59 wib
JAKARTA – Website Universitas Indonesia (UI) menduduki peringkat pertama katergori Rangking Web versi Webometrics untuk Juli 2011. Peringkat ini dilihat bedasarkan eksistensi laman universitas di Indonesia. Survei yang dilakukan Webometric di jagad pendidikan tinggi tidak hanya berkisaran di biaya pendidikan, kualitas kurikulum, dan kans lulusannya mendapat pekerjaan saja namun juga dari segi publikasi universitas melalui website. Ada pun empat komponen yang menjadi indikator dari penilaian Webometrics yaitu size dengan kuota persentase 20 persen, visibility dengan bobot 50 persen, rich files sebanyak 15 persen, dan scholar dengan kuota nilai 15 persen. Adapun pengertian size yakni jumlah halaman website yang tertangkap oleh search engines seperti Google, Yahoo!, dan Live Search (Bing).

…dst

2 ) UMM, Universitas Terbaik ke-8 di Indonesia Versi Webometrics
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita-pendidikan/11/07/31/lp6l77-umm-universitas-terbaik-ke8-di-indonesia-versi-webometrics

Minggu, 31 Juli 2011 11:45 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, MALANG – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menempati posisi kedelapan dalam ranking web of world universities dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Institusi pemberi ranking tersebut, Webometrics, juga menempatkan UMM di posisi 1.264 dari 20 ribu universitas di seluruh dunia. “UMM kali ini juga berhasil menembus peringkat 35 ASEAN,” ujar Kepala ICT Center UMM, Suyatno, Sabtu (30/7). Menurut Suyatno, posisi UMM naik signifikan dibandingkan Januari lalu. Saat itu, UMM berada di urutan 18 di Indonesia dan urutan 1.495 di dunia. Dalam ranking Webometrics yang baru, UMM berada di bawah UI, ITB, UGM, IPB, Universitas Gunadarma, UM, dan Universitas Kristen Petra. Setelah UMM, posisi selanjutnya ditempati Undip, Unand, UNS, Unsri, dan UB. Sejak Webometrics pertama kali dirilis pada 2004, UMM belum pernah masuk kategori kelas dunia. Namun, sejak akhir tahun lalu, upaya mencapai ranking dunia terus diperkuat.

…dst

3 ) Indonesia di Tujuh Puncak Dunia
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/416809/38/

Sunday, 31 July 2011
JAKARTA– Empat pendaki Mahitala Universitas Parahyangan berhasil menuntaskan perjalanan panjang menggapai tujuh puncak dunia. Prestasi luar biasa itu didapat setelah pendaki yang tergabung dalam Tim Indonesia Seven Summits Expedition Mahitala Universitas Katolik Parahyangan (ISSEMU) menjejakkan kaki di Puncak Denali, Alaska, AS,pada 7 Juli pukul 17.37 waktu setempat atau 8 Juli pukul 08.35 WIB. Dengan keberhasilan ini, Sofyan Arief Fesa, 28,Xaverius Frans,24,Broery Andrew Sihombing, 22, dan Janatan Ginting, 22,tercatat sebagai orang pertama Indonesia yang mampu mencapai tujuh puncak tertinggi di dunia.Kesuksesan itu juga memosisikan Indonesia menjadi negara ke-53 yang berhasil menuntaskan ekspedisi seven summits. Sofyan mengaku bangga bisa menyelesaikan ekspedisi ini. “Kami berempat sangat bangga.Ini pembuktian kepada dunia, orang tropis bisa mendaki gunung,” ujarnya saat memberikan keterangan pers Jumat (29/7) malam. Pendakian menuju Puncak Denali (6.194 mdpl) bukan perkara mudah.

…dst

4 ) ISI Mantapkan Kerja Sama dengan 20 LPTS
http://id.berita.yahoo.com/isi-mantapkan-kerja-sama-dengan-20-lpts-044522201.html

Denpasar (ANTARA) – Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar telah memantapkan jalinan kerja sama dengan sekitar 20 lembaga pendidikan tinggi seni (LPTS) di Indonesia dan mancanegara dalam upaya menjadikan lembaga pendidikan tinggi seni itu “go internasional”. “Kerja sama itu juga dirintis dengan lembaga-lembaga internasional termasuk kedutaan besar RI di mancanegara, kata Rektor ISI Denpasar Prof Dr I Wayan Rai. S. MA di Denpasar, Minggu. Ia mengatakan, kerja sama yang telah terjalin baik selama ini antara lain dengan University of Western Australia (UWA), di mana 22 mahasiswa sekolah tinggi seni itu sempat belajar tiga minggu di ISI Denpasar. Kerja sama lainnya dengan Asian Culture Cauncil, The Ford Foundation, Japan Foundation, UCLA, University of Hawaii, San Dioga State University Mills Collage, University UPSI of Malaysia, University Japan dan Totyo University of Arts.

…dst

5 ) Persiapan Sejak Dini Studi di Luar Negeri
http://edukasi.kompas.com/read/2011/07/31/10084819/Persiapan.Sejak.Dini.Studi.di.Luar.Negeri

Minggu, 31 Juli 2011 | 10:08 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Memberikan pendidikan terbaik bagi anak merupakan keinginan seluruh orangtua. Pilihannya, bisa jadi di dalam negeri, atau pun di luar negeri. Tergantung pada kemampuan ekonomi dan kemampuan si anak sendiri. Saat ini, anak-anak juga sudah mulai kritis dan bisa menentukan pilihannya sendiri. Bagaimana jika ia ingin melanjutkan studi di luar negeri? Biasanya, anak akan mendapatkan gambaran sekolah setelah mereka mengetahui minat dan bakatnya. Setelah anak sudah memiliki persiapan yang matang dalam segi akademis dan mental, orangtua yang akan berperan untuk mewujudkannya. Tak mudah untuk menyekolahkan anak keluar negeri. Banyak yang harus disiapkan. Mulai dari biaya pendidikan, tempat tinggal, uang saku, dan lain sebagainya.

…dst

6 ) Google+ Baru Sebulan, Sudah Tak Laku
http://teknologi.inilah.com/read/detail/1751342/google-baru-sebulan-sudah-tak-laku

Teknologi – Minggu, 31 Juli 2011 | 09:36 WIB
INILAH.COM, Jakarta – Di minggu ke-4, popularitas Google+ mulai berkurang. Penggunanya membuka akun tak sampai semenit.Terhitung sudah sejak sebulan usia Google+ sejak rilis pertama. Awalnya, kemunculan situs jejaring sosial baru ini disambut ramai. Banyak orang yang mencari cara supaya bisa di-invite. Kalau dapat invitasi, girangnya bukan main. Jumlah penggunanya membludak di dua minggu pertama. Di minggu ketiga, jumlahnya sudah mencapai 20 juta. Tapi sekarang sepertinya masa kejayaan itu berangsur-angsur mulai sirna. Seperti dilaporkan Bloomberg, total jumlah kunjungan Google+ turun 3% di minggu keempat. Jumlah pengguna baru pun semakin sedikit. Apa mungkin Google+ bisa mengalahkan Facebook yang saat ini penggunanya sudah sampai 750 juta? Bahkan, rata-rata pengguna Google+ mengunjungi akunnya hanya sebentar, dari yang semula lima menit jadi hanya 15 detik. Waktu kunjungan yang sangat singkat itu mungkin karena pengguna tidak melihat ada aktivitas baru dari teman-teman di akunnya.

…dst

7 ) Sekilas dalam Negeri

Pendidikan
Molor, Kerja Tim Verifikasi Pungli PPDB
Sekolah Diimbau Kurangi Kegiatan Fisik Selama Ramadhan 
Politik
Jimly: Wajar, Pejabat Ingin KPK Bubar
PBNU: Indonesia Butuh KPK
Usul KPK Dibubarkan, Marzuki Akan Diadukan ke BK DPR
DPR Usulkan Lembaga Pengawas KPK 
Pernyataan Marzuki Soal Pembubaran KPK Buat PD Makin Terpuruk
Soal Pembelaan Koruptor, Ini Jawaban Marzuki
Gerindra: Bubarkan Dulu Partai Demokrat Sebelum KPK 
Chandra Cs Dijegal Istana?
Kasus Andi Nurpati
Pemalsuan Putusan MK – PDIP Tuntut Selidiki Peran KPU
PDIP Sebut Mafia Pemilu Cederai Legitimasi Pemerintah
Larangan Sweeping
Lakukan Sweeping, Ormas Diancam Pidana
Lain-Lain
Peneliti Muda Temukan Kecanggihan Borobudur
Transaksi IIMS 2011 Bisa Tembus Rp3 T (Indonesia International Motor Show)
Libya
Penawaran Khadafi Tinggal di Libia Kadaluwarsa
Pemberontak Libya Perintahkan Milisi Bubar 
Al Qaida Bunuh Kepala Militer Pemberontak Libya ?
AS Desak Pemberontak Libya Fokus pada Persatuan 
Lain-Lain
Google+ Baru Sebulan, Sudah Tak Laku
Restoran Terbaik Dunia Akhirnya Tutup
2011, Penduduk Dunia Capai 7 Miliar Jiwa