1 ) Indonesia Lambat Mencetak Doktor
http://edukasi.kompas.com/read/2011/08/03/14515836/Indonesia.Lambat.Mencetak.Doktor

Rabu, 3 Agustus 2011 | 14:51 WIB
YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Jumlah doktor di perguruan tinggi merupakan salah satu parameter kredibilitas lembaga pendidikan tersebut. Hal itu dikatakan Rektor Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, Edy Suandi Hamid, di Yogyakarta, Rabu (3/8/2011).”Oleh karena itu, perguruan tinggi termasuk Universitas Islam Indonesia (UII) perlu terus menambah jumlah doktor untuk meningkatkan kualitas dan kredibilitas,” kata Edy saat memberikan penyambutan delapan doktor baru UII, hari ini. Menurut dia, dengan jumlah doktor yang terus bertambah, perkembangan universitas dalam melaksanakan tugas utamanya sebagai institusi pendidikan tinggi semakin meningkat.Ia mengatakan, jumlah doktor di Indonesia hingga saat ini dinilai masih sangat minim. Dari total penduduk Indonesia sekitar 230 juta orang, hanya 23.000 orang yang menyandang gelar doktor.”Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) mencatat pada 2010 pertambahan dosen berkualifikasi doktor hanya sekitar 3.500-4.000 orang. Indonesia juga dinilai terlambat mencetak doktor dibandingkan dengan negara lain,” katanya.

…dst

2 ) Pengembangan Sains di Indonesia Dinilai Rendah
http://www.jpnn.com/read/2011/08/03/99746/Pengembangan-Sains-di-Indonesia-Dinilai-Rendah-

Rabu, 03 Agustus 2011 , 20:08:00
DEPOK – Perhatian bangsa dan negara Indonesia terhadap pengembangan pendidikan sains dan teknologi dinilai masih sangat rendah dan masih harus ditingkatkan. Rektor Universitas Indonesia (UI), Gumilar Rusliwa Soemantri menerangkan, hal tersebut dipicu adanya praktik-praktik di dalam masyarakat Indonesia yang belum kondusif. “Misalkan saja, penghargaan pada sarjana-sarjana di bidang sains dan teknologi, penghargaan pada riset dan inovasi. Masyarakat kita belum benar-benar menghargai inovasi, meskipun sekarang mulai tumbuh kesadaran bahwa inovasi itu penting. Tanpa sains dan teknologi maju, tidak mungkin muncul inovasi. Tanpa inovasi, tidak akan ada peradaban,” ungkap Gumilar ketika ditemui di Kampus UI, Depok, Rabu (3/8). Jika pengembangan pendidikan sains dan teknologi ini maju, lanjut Gumilar, maka proses pendidikan sains dan teknologi harus terus dikembangkan, serta minat pada sains dan teknologi juga harus terus didorong. “Format pendidikan di TK, SD, SMP, SMA, harus sudah mulai memberikan ruang untuk menumbuhkan minat yang tinggi dan tidak fobia pada sains dan teknologi. Seperti matematika dan sains yang ditakuti. Harus ditumbuhkan (rasa) suka melihat alam dan mengutak-atik angka. Hubungan antara guru sains dan matematika juga kerap kaku dan tidak menyenangkan, sehingga mata pelajaran itu menjadi tidak menyenangkan,” paparnya.

…dst

3 ) USU Bantah Pungli terhadap Mahasiswa Asing
http://edukasi.kompas.com/read/2011/08/03/16294134/USU.Bantah.Pungli.terhadap.Mahasiswa.Asing

Rabu, 3 Agustus 2011 | 16:29 WIB
MEDAN, KOMPAS.com – Pihak Universitas Sumatera Utara (USU) membantah telah melakukan pungutan liar terhadap mahasiswa asing asal Malaysia yang akan kuliah di perguruan tinggi negeri tertua di Sumatera itu. Hal itu dikatakan Humas USU Bisru Hafi di Medan, Rabu (3/8/2011). “Semua ada aturan mainnya, baik uang masuk maupun yang lainnya dan semua sudah sesuai dengan mekanisme yang ada. Jadi, kalau ada petugas yang melakukan kutipan di luar yang ditentukan tentunya akan langsung ketahuan,” kata Bisru.Bagi mahasiswa asing yang akan kuliah di USU ada dua jalur seleksi yang disediakan, yakni melalui jalur program Internasional dan Twinning Program dengan Allianze College of Medical Sciences(ACMS) Malaysia. Untuk program internasional mandiri biaya kuliah yang dikenakan adalah Rp 85 juta per tahun dan Dana Kelengkapan Akademik (DKA) sebesar Rp 5 juta yang hanya dibayarkan calon mahasiswa sekali selama kuliah.

…dst

4 ) BI Bagi-bagi Beasiswa Rp 9 Miliar
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita-pendidikan/11/08/03/lpclpr-bi-bagibagi-beasiswa-rp-9-miliar

Rabu, 03 Agustus 2011 17:41 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Bank Indonesia pada tahun ini memberikan dana beasiswa sebesar Rp9,22 miliar kepada 2.960 mahasiswa strata 1 dari 63 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Pemberian beasiswa secara simbolis diberikan Deputi Gubernur Bank Indonesia Muliaman D Hadad kepada empat perguruan tinggi di Jabodetabek yaitu Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Negeri Jakarta, dan Universitas Islam Negeri Hidayatullah di Jakarta, Rabu.Direktur SDM BI, Gatot Sugiono mengatakan program ini diberikan kepada mahasiswa program strata 1 yang kurang mampu, namun memiliki prestasi akademik yang baik guna menyelesaikan tugas akhir akademi atau studinya dan bersifat sosial serta tanpa ikatan dinas. “Jumlah penerima beasiswa meningkat teris dari tahun 2000 untuk 60 PT menjadi 63 PT mulai 2008,” katanya.Muliaman mengatakan sejak tahun 1980 sudah memberikan beasiswa dengan jumlah yang cukup besar dan akan diusahakan terus diperbesar setiap tahunnya.

…dst

5 ) 4 PTN Sepakati MoU Beasiswa dengan BI
http://kampus.okezone.com/read/2011/08/03/373/487758/4-ptn-sepakati-mou-beasiswa-dengan-bi

Rabu, 03 Agustus 2011 17:34 wib
JAKARTA – Sebanyak empat Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menandatangani MoU program kerja sama beasiswa 2011 dengan Bank Indonesia (BI) di Gedung Sjariffdin Prawiranegara, Jakarta, Rabu (3/8/2011) sore.Adapun keempat PTN yang turut menandatangani perjanjian ini, yakni Universitas Indonesia (UI) yang diwakilkan oleh Dr.Kamaruddin, Institut Pertanian Bogor (IPB) yang diwakilkan oleh Prof. Yanny Koesmaryono, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) diwakilkan oleh Dr. Fakhruddin Arbah, dan UIN Syarifhidayatullah oleh sang Rektor, yakni Prof. Komaruddin Hidayat.Deputi Gubernur Bank Indonesia, Muliaman D Hadad, mengatakan program beasiswa ini telah dimulai sejak 1980 dan perlu diapresiasi serta ditingkatkan. “Mudah-mudahan program ini bisa ditingkatkan jumlah besaran beasiswanya pada tahun depan. Dan diharapkan mahasiswa menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya,” kata Muliaman pada sambutannya.Beasiswa ini, lanjutnya, juga diharapkan bisa memberikan akses kepada mahasiswa untuk menuju kesuksesan. “Sambil berjalannya nanti, akan dipikirkan peningkatan beasiswa. Karena kebutuhan beasiswa makin meningkat disetiap daerah,” katanya.

…dst

6 ) BI Berkomitmen Bekali Wawasan Mahasiswa
http://kampus.okezone.com/read/2011/08/03/373/487789/bi-berkomitmen-bekali-wawasan-mahasiswa

Rabu, 03 Agustus 2011 19:05 wib
JAKARTA – Bank Indonesia (BI) akan mengagendakan program edukasi non-akademis untuk mahasiswa guna menjalankan komitmennya di bidang pendidikan tinggi di Indonesia.Deputi Gubernur Bank Indonesia Muliaman D Hadad mengatakan, melalui program ini, mahasiswa akan diarahkan untuk pengembangan dirinya untuk mencapai kesuksesan. “Program non-akademis yang bersifat edukasi ini berbentuk seminar atau pelatihan yang terkait untuk menambah pengetahuan dan wawasan mahasiswa,” kata Muliaman saat membuka acara penandatanganan MoU beasiswa dari BI kepada 4 Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Rabu (3/8/2011) sore ini.Tidak hanya seminar, lanjutnya, mahasiswa juga akan diikutsertakan pada acara atau kegiatan BI. “Pertemuan secara rutin dengan mahasiswa untuk silaturahmi dan pembinaan akhlak atau mental mahasiswa juga akan dilakukan,” kata Muliaman mengimbuhkan.

…dst

7 ) IPB Kembangkan Situ Gede sebagai Kawasan Agrowisata
http://www.mediaindonesia.com/read/2011/08/03/247552/293/14/IPB-Kembangkan-Situ-Gede-sebagai-Kawasan-Agrowisata

Rabu, 03 Agustus 2011 13:42 WIB
BOGOR–MICOM: Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat Instutut Pertanian Bogor (IPB) mengembangkan wilayah Kelurahan Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, sebagai kawasan agrowisata berbasis masyarakat. Kepala Humas dan Protokol IPB Henny Windarti, Rabu (3/8), di Bogor, mengatakan, wilayah Kelurahan Situ Gede merupakan salah satu dari kelurahan binaan IPB.Kelurahan Situ Gede memiliki potensi besar pada kerajinan rakyat. Hasilnya berhasil menembus berbagai pusat perbelanjaan modern di Jabodetabek.Selain itu, produk kerajinan mereka juga banyak dikirim ke berbagai kota besar di Indonesia.Kerajinan yang dikembangkan warga Kelurahan Situ Gede, yaitu berupa pembuatan kompos, pengelolaan lingkungan yang sehat dan bersih, pembinaan pos pemberdayaan masyarakat (posdaya), hingga lembaga ekonomi mikro. Selain itu, Kelurahan Situ Gede juga memiliki potensi wisata alam luar biasa dengan keberadaan hutan penelitian Cifor maupun wahana rekreasi alam danau Situ Gede yang lokasinya bersebelahan. (Ant/OL-5)

…dst

8 ) UI – BMW Beri Beasiswa Ilmu Sains
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/418050/

Thursday, 04 August 2011
DEPOK– Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dengan BMW meluncurkan program beasiswa bagi mahasiswa pascasarjana dengan total beasiswa mencapai Rp350 juta.Presiden Direktur BMW Indonesia Ramesh Divyanathan mengatakan, program beasiswa ini yang pertama dilakukan oleh perusahaan automotif. Beasiswa penuh tersebut tahun ini akan diberikan kepada lima mahasiswa pascasarjana dari universitas bereputasi tinggi di Indonesia.Biaya yang diberikan mencakup biaya kuliah, buku, serta riset selama empat semester. “Kami ingin mereka percaya diri akan keahliannya untuk tantangan global. Karena itu, selain dukungan dana, kami integrasikan dengan internship, workshop, dan training,” ungkap Ramesh di Kampus UI, Depok, kemarin. (neneng zubaidah)

…dst

9 ) UM D-3 Undip Dibajiri 1.972 Peserta
http://kampus.okezone.com/read/2011/08/03/373/487721/um-d-3-undip-dibajiri-1-972-peserta

Rabu, 03 Agustus 2011 17:10 wib
JAKARTA – Sebanyak 1.972 peserta mengikuti Ujian Masuk (UM) untuk program diploma (D-3) Universitas Diponegoro (Undip) di lingkungan kampus Undip Tembalang, Rabu (3/8/2011) pagi ini.Dengan banyaknya jumlah peserta yang mengikuti UM D-3 tersebut Rektor Undip Sudharto P Hadi menuturkan, pendidikan jalur vokasi D-3 masih sangat diperlukan untuk menyiapkan lulusan yang siap kerja dan mempunyai kompentensi. “Selain itu juga untuk mendukung visi kuat Undip sebagai universitas riset,” ungkap Sudharto, seperti yang dikutip dari laman Undip, Rabu (3/8/2011). Dia melanjutkan, sudah tugas institusi untuk menyelenggarakan pendidikan di semua jenjang vokasi. “Tidak hanya vokasi, tetapi juga sarjana (S-2, S-2 dan S-3) dan profesi,” katanya.

…dst

10 ) Mahasiswi Petra Surabaya Rancang Pusat Informasi Wayang
http://www.antaranews.com/berita/270092/mahasiswi-petra-surabaya-rancang-pusat-informasi-wayang

Rabu, 3 Agustus 2011 22:37 WIB
Surabaya (ANTARA News) – Mahasiswi Universitas Kristen Petra (UKP) Surabaya, Jessyca Aprilia Limanto (22), merancang interior “Pusat Informasi Wayang Kulit di Surabaya” dalam tugas akhir (TA) strata 1.”Awalnya, saya memang tertarik dengan budaya, tapi saya akhirnya menelusuri wayang secara literatur, karena ada wayang China, Malaysia, dan Indonesia, ternyata wayang itu memang asli Indonesia,” katanya di Surabaya, Rabu.Menjelang wisuda dirinya bersama 920 wisudawan UKP yang akan dilepas Rektor UKP Prof Dr.Eng Ir Rolly Intan MASc pada 5-6 Agustus 2011, ia menjelaskan hasil penelusuran mendorongnya untuk menyelamatkan wayang.”Kalau batik saja bisa kita selamatkan, saya kira wayang juga bisa, apalagi wayang lebih mendarah daging dalam masyarakat kita, cuma wayang memang ada masalah kemasan, bahasa tutur, dan pola pementasan,” katanya.Oleh karena itu, alumnus SMAK St. Louis 1 Sidoarjo itu pun merancang tugas akhir yang berjudul “Perancangan Interior Pusat Informasi Wayang Kulit di Surabaya” dengan konsep seluas 1.100 meterpersegi, tapi konsep itu bisa disesuaikan dengan kondisi lahan.

…dst

11 ) PTN Mahal Salah Siapa?
http://edukasi.kompas.com/read/2011/08/03/08530745/PTN.Mahal.Salah.Siapa

Rabu, 3 Agustus 2011 | 08:53 WIB
KOMPAS.com – Pendidikan harus menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, dan dunia industri.Pemerintah adalah pihak yang paling bertanggung jawab membiayai pendidikan, termasuk pendidikan tinggi. Kenyataannya, anggaran pemerintah kita kurang memadai untuk mengelola pendidikan tinggi yang berkualitas.Anggaran yang minim tidak sejalan dengan tuntutan menjadikan perguruan tinggi negeri (PTN) sebagai universitas kelas dunia. Oleh karena itu, cita-cita membentuk universitas riset hanyalah mimpi di siang bolong. Ketika sebuah lembaga internasional mengumumkan peringkat universitas-universitas di dunia, kita merasa terabaikan. Yang masuk peringkat tersebut hanya beberapa universitas ternama di Indonesia, seperti ITB, UI, dan IPB. Padahal, jumlah perguruan tinggi di Indonesia sangat banyak.Unit biaya pendidikan tinggi terkait erat dengan mutu penyelenggaraan pendidikan. Biaya rendah akan mengorbankan kualitas yang hendak dicapai. Peningkatan mutu dosen, aktivitas riset, dan pelaksanaan proses belajar-mengajar memerlukan biaya besar, dan itu semua merupakan satu kesatuan untuk menghasilkan sarjana yang kompeten.

…dst

12 ) Trik Cerdik Sebelum Tes IBT TOEFL
http://edukasi.kompas.com/read/2011/08/03/09414377/Trik.Cerdik.Sebelum.Tes.IBT.TOEFL

Rabu, 3 Agustus 2011 | 09:41 WIB
KOMPAS.com – Internet Based-Test TOEFL (IBT TOEFL) merupakan salah satu pilihan untuk menguji kemahiran Anda dalam berbahasa Inggris. Untuk menjalani tesnya, biaya yang Anda keluarkan juga tak sedikit. Nah, sebelum membayar mahal untuk tes tersebut, trik di bawah ini mungkin bisa Anda ikuti. Tujuannya, agar tes yang Anda jalani mendapatkan hasil yang memuaskan. Apa saja? Langkah 1: Pelajari tes IBT TOEFL secara gratis; Ada beberapa situs web yang menyediakan bagi siapa saja untuk mempelajari IBT TOEFL secara gratis. Diantaranya, http://www.ets.org. Selain itu, siapa saja bisa bergabung latihan di sebuah komunitas TOEFL online yang banyak tersedia. Anda bisa melakukan browsing untuk menemukan berbagai komunitas itu.

…dst