1 ) Meski Tunarungu, Mia Nurkanti Raih Doktor
http://www.pikiran-rakyat.com/node/156126

Selasa, 23/08/2011 – 12:31
BANDUNG, (PRLM).- Mia Nurkanti (50 tahun) terlahir normal, namun sejak tahun 2002 kehilangan pendengaran karena sakit sehingga menjadi tunarungu. Meski demikian, kekurangannya tidak menghentikan wanita kelahiran Bandung 18 Januari 1961 ini berprestasi. Ia bahkan meraih “doktor”, gelar akademik tertinggi pada Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (SPs UPI), Selasa (23/8/2011). Putri kelima dari enam bersaudara pasangan H. Ondi Djuhandi Kartawiria (Alm.) dan Hj. O. Harnilah Nur (almh.) ini mempertahankan disertasi berjudul, “Pengembangan Program Pembelajaran IPA Biologi MIVI untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SMALB Tunarungu”, di hadapan sidang terbuka yang dipimpin Asisten Direktur SPS UPI Prof. Dr. Didi Suryadi. Para penguji terdiri atas Prof. Dr. Nuryani Y. Rustaman, M.Pd.; Dr. Zaenal Alimin, M.Ed.; Prof. Dr. Suroso Adi Yudianto, M.Pd.; Prof. Dr. Hj. Sri Rejeki, M.Pd.; dan Dr. Totok Bintoro, M.Ed.

…dst

2 ) Guru Besar Terbukti Plagiat
http://cetak.kompas.com/read/2011/08/24/04004238/guru.besar.terbukti.plagiat

Rabu, 24 Agustus 2011
Pekanbaru, Kompas – Guru besar Universitas Riau, Prof II, terbukti melakukan plagiarisme dalam membuat buku berjudul Sejarah Maritim. Buku dimaksud merupakan jiplakan dari buku Budaya Bahari karya Mayor Jenderal (Marinir) Joko Pramono terbitan Gramedia, tahun 2005. “Dalam sidang Komisi Etika ditambah unsur guru besar senior di Universitas Riau (Unri), Prof II diputuskan terbukti melakukan plagiarisme,” ujar Profesor Adnan Kasri, anggota senat Unri paling senior yang dihubungi pada Selasa (23/8). Setelah menganalisa dan melihat berbagai pertimbangan akademik, sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi, tim mengusulkan beliau dijatuhkan sanksi. “Hukumannya berdasarkan Pasal 12 Ayat (2) huruf (d). Pasal itu berisikan hukuman penurunan pangkat dan jabatan akademik/fungsional,” kata Adnan. Menurut Adnan, ada kelalaian dan unsur kesengajaan yang bersangkutan dalam menerbitkan buku Sejarah Maritim. Apalagi buku itu dijual untuk umum.

…dst

3 ) Beasiswa untuk Dosen
Beasiswa S-3 Dikti-Neso ke Belanda
http://edukasi.kompas.com/read/2011/08/23/10453415/Beasiswa.S-3.Dikti-Neso.ke.Belanda

Selasa, 23 Agustus 2011 | 10:45 WIB
KOMPAS.com – Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional mengadakan program beasiswa bagi dosen tetap dari PTN atau PTS di lingkungan pendidikan tinggi Indonesia untuk mengikuti program doktor di Belanda. Beasiswa akan diberikan kepada calon yang berstatus mahasiswa baru selama maksimum 36 bulan atau 3 tahun. Untuk tahun keempat akan dibiayai oleh universitas di Belanda.
Persyaratan apa yang harus dipenuhi?
• Dosen tetap dari PTN atau PTS;
• Telah mendapatkan unconditional Letter of Acceptance yang masih berlaku dari Perguruan Tinggi luar negeri yang dituju (diutamakan yang berasal dari perguruan tinggi dengan reputasi baik berdasarkan ranking THES dan Webos);

…dst

4 ) 650 mahasiswa ITB bebas biaya kuliah
http://www.antaranews.com/berita/272947/650-mahasiswa-itb-bebas-biaya-kuliah

Selasa, 23 Agustus 2011 10:59 WIB
Bandung (ANTARA News) – Sebanyak 650 mahasiswa baru ITB mendapatkan subsidi sebesar 100 persen, kata Rektor ITB, Akhmaloka, di Bandung, Selasa.Dari jumlah tersebut, sebanyak 450 mahasiswa mendapatkan beasiswa melalui program Bidik Misi, sedangkan 200 mahasiswa lainnya mendapatkan beasiswa 100 persen yang disediakan ITB. Menurut Akhmaloka, selain bebas biaya kuliah, para penerima beasiswa tersebut juga mendapatkan biaya hidup selama menjadi mahasiswa ITB. “Biaya hidup selama kuliah juga ditanggung, baik yang bidik misi maupun yang dari ITB. Setiap tahunnya mereka mendapat 12 juta rupiah,” katanya.Akhmaloka menuturkan, pemerintah telah menetapkan aturan bagi perguruan tinggi negeri untuk menyediakan kursi sebanyak 20 persen bagi mahasiswa berprestasi yang kurang mampu.Tahun ini ITB menerima sekitar 3.200 mahasiswa baru, sehingga untuk tahun ini jatah 20 persen tersebut disediakan bagi 450 mahasiswa. “Jumlah 450 itu hanya untuk penerima Bidik Misi dari pemerintah saja, sedangkan ITB juga sudah menyediakan beasiswa bagi 200 mahasiswa. Jadi, totalnya ada 650 mahasiswa yang bebas biaya kuliah dan dapat tanggungan biaya hidup,” katanya. (ANT)

…dst

5 ) Kampung Kelinci Buatan Mahasiswa KKN Undip
http://kampus.okezone.com/read/2011/08/23/373/495145/kampung-kelinci-buatan-mahasiswa-kkn-undip

Selasa, 23 Agustus 2011 10:00
JAKARTA – Sebanyak 326 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Diponegoro (KKN Undip) membuka kampung kelinci di Kecamatan Kaloran. Pembukaan kampung kelinci tersebut bertujuan untuk menggali potensi daerah Temanggung.Tidak hanya itu, pembukaan kampung kelinci ini salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat melalui ternak kelinci.
Menanggapi hal tersebut, Staf Alhi Rektor III Ngadiwiyono mengatakan, dengan adanya program KKN dan membuka kampung kelinci ini diharapkan tidak berhenti di tahun ini saja.”Kami sebagai pihak akademisi merasa bangga bisa bekerja sama dengan pemerintah daerah sehingga bisa membantu masyarakat. Kepada mahasiswa KKN, kami berharap bisa membekali mereka untuk turn ke masyarakat sehingga dapat mengaplikasikan ilmu yang mereka dapatkan di bangku kuliah,” kata Wiyono seperti yang dikutip dari situs Undip, Selasa (23/8/2011).

…dst

6 ) Undip Tambah Kuota Bidik Misi
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/08/24/157066/Undip-Tambah-Kuota-Bidik-Misi

24 Agustus 2011
SEMARANG-Universitas Diponegoro (Undip) pada penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2011/2012 ini akan menambah kuota bidik misi yang diberikan kepada mahasiswa kurang mampu. Usulan penambahan kuota hingga 275 beasiswa. Rektor Prof Sudharto P Hadi mengatakan, tahun 2011 ini Undip mendapat jatah untuk memberikan beasiswa bidik misi kepada 225 mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin. Namun, karena kebutuhan dan jumlah mahasiswa yang mengajukan banyak serta harus dibantu, maka pihaknya mengusulkan kembali untuk menambah kuota kepada Dirjen Dikti Kemdiknas menjadi 275 beasiswa. `’Jika usulan kami disetujui oleh Kemdiknas, jatah atau kuota yang diberikan pada 2010 lalu 500 beasiswa akan terpenuhi. Sebab, memang sudah menjadi tugas Undip sebagai perguruan tinggi negeri untuk mengakomodasi mahasiswa miskin minimal 20% dari yang diterima pada setiap tahun ajaran baru sesuai dengan PP No 66 tahun 2010,” jelasnya, kemarin.

…dst

7 ) Kedapatan Bohong
19 Mahasiswa UPI Dicoret dari Daftar Penerima Beasiswa Bidik Mi

http://www.pikiran-rakyat.com/node/156172
Selasa, 23/08/2011 – 19:40
BANDUNG, (PRLM).- Kedapatan memanipulasi data mahasiswa miskin, sekitar 19 mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia dicoret dari daftar penerima beasiswa bidik misi. Meski demikian, mereka tetap terdaftar sebagai mahasiswa UPI namun diharuskan membayar seperti halnya mahasiswa reguler lainnya. “Iya setelah kita kros cek ke lapangan ternyata mereka mampu. Ada sekitar 17 sampai 19 orang yang ketahuan. Oleh karena itu kami memohon kepada masyarakat untuk jujur dalam menyampaikan data dan kondisi ekonomi keluarga,” kata Rektor UPI, Prof. Sunaryo Kartadinata. (A-157/das)***

…dst

8 ) Dosen Polines Ikuti Pelatihan di AS
Tingkatkan Manajemen Community College
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/08/24/157063/Dosen-Polines-Ikuti-Pelatihan-di-AS

24 Agustus 2011
SEMARANG-Dua dosen Politek nik Negeri Semarang (Polines), Lukman Khakim dan Lusia M Silitonga akan mengikuti pelatihan pengelolaan kelas Community College di Amerika Serikat. Keduanya akan menjalani pendidikan di Paman Sam empat bulan bersama 16 dosen lain dari perguruan tinggi di Indonesia. Selama berada di AS, mereka akan mendapatkan materi-materi berkenaan bagaimana mengelola kelas Community College. Program ini dikelola American Indonesian Exchange Foundation (Aminef) serta didanai United States Department of Education (Kemdiknas-nya AS). Lukman Khakim akan menempuh pelatihan pada Highline Community College di Seatle, sedangkan Lusia M Silitonga pada Kapiolani Com munity College di Hawai. Community College merupakan alternatif bagi lulusan SMA/SMK untuk mengenyam pendidikan tingkat tinggi dan saat ini mulai banyak dilirik oleh siswa.

…dst

9 ) Eks Mahasiswa Libya Lanjutkan Studi di Unpad
http://edukasi.kompas.com/read/2011/08/23/1402552/Eks.Mahasiswa.Libya.Lanjutkan.Studi.di.Unpad

Selasa, 23 Agustus 2011 | 14:02 WIB
BANDUNG, KOMPAS.com — Lima mahasiswa Indonesia yang dievakuasi dari Libya memilih melanjutkan studi di Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat. Staf Humas Unpad, Weny Widyowati, mengatakan, kelima mahasiswa tersebut adalah Hidayatullah Negarawan El-Islamy (Sastra Arab), Hendi Nugraha (Fakultas Ekonomi), Gelar Digjaya Muhammad (Fakultas Ekonomi), Anisatul Fadhilah (Sastra Arab), dan M Miftakhur Risal (Sastra Arab).”Semuanya merupakan mahasiswa The Islamic Call College, salah satu universitas di Tripoli, Libya,” ujar Weny di Bandung, Selasa (23/8/2011).Weny menjelaskan, para mahasiswa ini terpaksa kembali ke Tanah Air dan melanjutkan studi di Indonesia akibat instruksi pemerintah untuk mengevakuasi semua warga negara Indonesia yang berada di Tripoli, Libya.

…dst

10 ) 12 Kandidat Perebutkan Kursi Ketum IA ITB
http://kampus.okezone.com/read/2011/08/23/373/495364/12-kandidat-perebutkan-kursi-ketum-ia-itb

Selasa, 23 Agustus 2011 15:47
JAKARTA – Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) kembali menerbitkan formulir pendaftaran calon ketua umum (ketum) baru. Ada pun jumlah formulir baru yang diambil hingga hari ini sejumlah empat lembar.Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Eksekutif IA ITB M Azhar, dia mengatakan, pengambilan empat formulir tersebut merupakan kesempatan terakhir bagi alumni yang ingin mengajukan diri menjadi calon Ketum.”Hari ini sudah tidak bisa lagi mengambil formulir, karena pendaftaran sudah kami tutup,” kata Azhar ketika dihubungi okezone, Selasa (23/8/2011).Dengan demikian, lanjutnya, jumlah alumni yang mengambil formulir pendaftaran yakni sebanyak 12 orang. “Genap 12 orang dari berbagai latar belakang profesi, jadi para calon ketum IA ITB beragam dan mewakili bermacam lini,” Azhar mengimbuhkan.

…dst

11 ) Membaca Asyik di Perpustakaan Kemdiknas!
http://edukasi.kompas.com/read/2011/08/23/1322082/Membaca.Asyik.di.Perpustakaan.Kemdiknas

Selasa, 23 Agustus 2011 | 13:22 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Anda suka membaca? Rasanya, membaca akan lebih mengasyikkan jika dilakukan dalam suasana yang tenang dan nyaman. Perpustakaan yang satu ini mungkin bisa menjadi pilihan. Di Kompleks Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), tepatnya di gedung A, terdapat sebuah perpustakaan yang tidak hanya besar, tetapi menyuguhkan koleksi puluhan ribu judul buku dengan berbagai jenis.Perpustakaan yang terdiri dari dua lantai ini juga didesain lengkap dengan ruang sirkulasi, katalog digital, lemari buku, ruang audio visual, ruang jurnal, ruang diskusi, ruang nonton film, ruang pertemuan, dan cafeteria.

…dst

12 )  Tangan Asing di Balik Oposisi

Rabu, 24 Agustus 2011
Brussels, Selasa – Keberhasilan oposisi Libya menerobos ke Tripoli setelah enam bulan aksi militer yang membuat frustrasi menyingkap banyak rahasia di baliknya. Adanya tangan-tangan asing, baik NATO maupun kekuatan yang tidak kelihatan lainnya, telah menopang pencapaian oposisi itu. Mengutip diplomat di markas Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Brussels, Belgia, Associated Press, Selasa (23/8), melaporkan, negara sekutu dan bukan sekutu berada di balik oposisi. Pasukan oposisi yang lemah dalam semua hal, baik personel maupun senjata, bisa menghadang pasukan yang lebih kuat dan loyalis Moammar Khadafy. Pasukan-pasukan rahasia, tentara bayaran, dan aset-aset intelijen Amerika Serikat dilibatkan penuh dalam satu rantai kegiatan penyamaran. Mereka terpisah dari struktur NATO yang memulai intervensi militernya sejak 31 Maret setelah ambil alih dari Perancis, Inggris, dan AS. Mereka adalah bagian dari kekuatan asing yang tak kelihatan. Pengeboman tepat sasaran oleh NATO melumpuhkan semua fasilitas komunikasi dan gudang senjata penting Khadafy. Jumlah pesawat pembunuh tak berawak terus ditingkatkan mengawal oposisi. Tangan-tangan tak tampak ini membantu oposisi menjadi pasukan penyerbu jantung pertahanan Khadafy di Tripoli.
…dst

13 ) Sekilas dalam Negeri