1 ) IPK Nyaris Sempurna, Putri Tukang Becak Dapat Beasiswa
http://kampus.okezone.com/read/2011/08/28/373/497412/ipk-nyaris-sempurna-putri-tukang-becak-dapat-beasiswa

Minggu, 28 Agustus 2011 12:40
JAKARTA – Siapa sangka, putri dari seorang penarik becak bisa mencetak Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang nyaris sempurna. Raeni merupakan salah satu dari ratusan mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) angkatan 2010 yang memperoleh beasiswa Bidik Misi. Mahasiswi Fakultas Ekonomi Unnes, jurusan Pendidikan Ekonomi Akuntasi tersebut mencetak IPK senilai 4,00 dari skala 4,00. Tidak hanya sebuah prestasi yang membanggakan, tetapi juga sempurna. Meski semester berikutnya mengalami penurunan menjadi hanya 3,98, prestasi yang diukir Raeni dinilai membanggakan.Terhadap prestasi tersebut, Rektor Unnes Sudijono memberikan apresiasi. Selain melakukan kunjungan baru-baru ini, rektor juga memberikan pengharagaan secara khusus kepada para penerima beasiswa Bidik Misi.”Kami memang merasa berkewajiban untuk mengawal Beasiswa Bidik Misi. Tidak hanya supaya tepat sasaran, tetapi juga agar penerimannya selalu memiliki motovasi untuk terus berprestasi selama studi,” kata Sudijono, seperti yang dikutip dari situs Unnes, Minggu (28/8/2011).

…dst

2 ) Kecewa Pelayanan Staf Dikti
http://www.inilah.com/suarakonsumen/detail/1769648/kecewa-pelayanan-staf-dikti

Minggu, 28 Agustus 2011 | 14:05 WIB
Saya tertarik mengikuti program Twelfth Model Confrence UNESCO di Argentina pada 5-8 Oktober 2011. Saya adalah mahasiswa semester 5 (tingkat 3) di sebuah kampus swasta di Kemanggisan, Jakarta Barat. Tetapi, mulai 20 Juli 2011 sampai hari ini (18 Agustus 2011) status saya adalah trainee di sebuah kantor kamar dagang industri di Menteng, Jakarta Pusat. Karena itu, sebetulnya saya tidak mempunyai jatah cuti setengah hari atau bahkan full day.

Sekadar informasi, saya sendiri berdomisili di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pada Jumat, 11 Agustus 2011, saya melihat penawaran yang ada di website DIKTI untuk mengikuti program Twelfth Model Confrence UNESCO di Argentina pada 5-8 Oktober 2011. Dikatakan di webpage yang sama bahwa hanya 3 mahasiswa yang diundang. Pendaftaran paling lambat adalah 6 September 2011. Langkah pertama yang saya lakukan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut adalah dengan mengirimkan surat elektronik kepada dikti@dikti.go.id. Tidak lupa, saya juga masukkan pertanyaan ke menu tanya jawab yang tersedia di website DIKTI.

Karena saya tidak mendapat respons/balasan apapun dari kedua cara, pada Senin 15 Agustus 2011, saya memutuskan menemui salah satu staff UNESCO Indonesia yang bernama Puput di lantai 17 gedung C. Saya diberitahu bahwa saya bisa mendapatkan informasi mengenai: biaya, pembayaran, seleksi, dan sebagainya dari salah staf Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan DIKTI yang bernama panggilan Meli/ Melly. Akhinya, saya pun mencoba untuk menghubungi Meli/ Melly di nomor 021 – 57946073 (Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan) mulai jam 10.00. Dua kali pertama, saya berhasil disambungkan kepada telepon extension Meli/ Melly oleh sebuah staf wanita yang saya tidak tahu namanya, Meli/Melly tidak menjawab telepon saya. Setelah itu, telepon saya ke Direktorat tersebut tidak dijawab oleh siapa pun.

Tidak hanya itu, telepon saya ke nomor DIKTI di 021 – 57946100 pun tidak ada yang menjawab. Sampai detik ini, saya sangat kecewa terhadap sikap dari para pegawai negeri sipil yang bekerja di Direktorat tersebut dan DIKTI sendiri, yang seharusnya dapat memberikan informasi selengkap dan sebaik mungkin untuk para calon penerus perjuangan pahlawan-pahlawan yang telah lalu, dalam memajukkan bidang pendidikan di negeri ini.

Saya sangat berharap kejadian seperti ini tidak akan terulang lagi.
Aisyah Novanarima
Jl Palapa 2 No 5, Komp Deptan, Pasar Minggu, Jakarta, 085890517065, ashnvah@gmail.com

>>>

3 ) Bantu Pemerataan Pendidikan, FMIPA ITB Buat Media
http://kampus.okezone.com/read/2011/08/28/373/497409/bantu-pemerataan-pendidikan-fmipa-itb-buat-media

Minggu, 28 Agustus 2011 12:10
JAKARTA – Guna membantu pemerataan pendidikan, Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Bandung (FMIPA ITB), berinisiatif membuat media pembelajaran yang dapat membantu penyebaran ilmu pengtahuan di Indonesia.Hal tersebut diungkapkan oleh Dekan FMIPA ITB Umar Fauzi. Dia mengatakan, dengan membuat media yang mampu diakses oleh banyak orang, maka akan memberikan banyak keuntungan,” kata Umar, seperti yang dikutip dari situs ITB, Minggu (28/8/2011).Tidak hanya media pembelajaran, lanjut dekan yang pernah menjabat sebagai Ketua Program Studi Sarjana Fisika 2008, FMIPA juga akan membuat metode pembelajaran dalam bentuk video ala Khan Academy.”Metode pembelajaran dalam bentuk video ala Khan Academy bisa menjadi acuan. Model pembelajaran seperti ini menarik dan mampun mengatasi masalah mahasiswa yang tidak selalu menangkap materi kuliah dalam waktu singkat,” Umar memaparkan.

…dst

4 ) Bosscha: Lebaran pada 31 Agustus 2011
http://www.antaranews.com/berita/273713/bosscha-lebaran-pada-31-agustus-2011

Minggu, 28 Agustus 2011 15:47 WIB
Ngamprah, Bandung (ANTARA News) – Peneliti senior di Observatorium Bosscha – Bandung, Jawa Barat, Deva Octavian, menegaskan Idul Fitri 2011 atau 1 Syawal 1432 Hijriah akan terjadi pada 31 Agustus 2011. Penentuan itu berdasar hasil dari pengamatan dan penerapan analisis ilmu astronomi. Oleh karena itu,ijtimak akhir Ramadhan 1432 Hijriah akan dilakukan pada pukul 10.04 WIB Senin, 29 Agustus. “Tinggi bulan saat matahari terbenam 29 Agustus di seluruh wilayah Indonesia kurang dari dua derajat. Dari data tersebut, hilal tidak mungkin dilihat di wilayah Indonesia. Dengan begitu, 1 Syawal 1432 Hijriah terjadi pada 30 Agustus setelah maghrib. Jadi, masih ada Salat Tarawih pada 29 Agustus dan tidak ada tarawih pada 30 Agustus,” ujarnya. Dengan demikian puasa pada 1432 Hijriah kali ini berjumlah 30 hari. Meski begitu, rencananya sidangitsbat penentuan 1 Syawal 1432 Hijriah akan dilakukan pada 29 Agustus. “Makanya, tidak salah kalau yang menggunakan metodehisab dan rukyatul hilal dalam penentuan awal syawal akan berbeda. Sebab, 29 Agustus, hilal belum terlihat oleh mata karena dekat dengan matahari,” katanya. Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul F Wibisono, mengatakan, Muhammadiyah sudah menentukan Idul Fitri 1432 Hijriah pada Selasa (30/8). Keputusan itu merupakan hasil perhitungan hisab tim Muhammadiyah. Saat matahari terbenam pada hari ke-29 Ramadhan, posisi hilal ada di atas ufuk dengan ketinggian 1 derajat 55 menit.

…dst

5 ) Bagi yang tertarik pada pembahasan kiblat, rukyat dan hilal, bisa kunjungi ini:
http://luk.tsipil.ugm.ac.id/kmi/v01/iptek/Etc/
Cari di menu sebelah kanan

…dst

6 ) Satu Lagi Pembunuh Mahasiswi Binus Ditangkap
http://metro.vivanews.com/news/read/243761-satu-lagi-pelaku-pembekap-livia-ditangkap

MINGGU, 28 AGUSTUS 2011, 12:37 WIB
VIVAnews – Satu dari dua buronan tersangka pembunuh mahasiswi Universitas Bina Nusantara (Binus) Livia Pavita Soelistio, ditangkap petugas Polres Metro Jakarta Barat. Menurut Kapolres Jakarta Barat, Komisaris Besar Stija Junianta, dia ditangkap di sebuah kawasan di Jakarta Barat pada Sabtu kemarin, 27 Agustus 2011, oleh tim gabungan dari Polda Metro Jaya. “Kami tangkap satu lagi pelaku, menjelang subuh kemarin,” ujar Setija di Jakarta, Minggu. Dari hasil pemeriksaan sementara, orang itu mengaku membekap dan memegangi Livia hingga tewas saat aksi perampokan dilakukan. Belum bisa dipastikan, apakah dia juga yang meperkosa perempuan malang itu.

…dst

Himpunan berita terkait tragedi ini bisa baca di :
http://lipsus.kompas.com/topikpilihanlist/1351/1/pembunuhan.mahasiswi

7 ) Sekilas dalam Negeri

Nazaruddin Dipantau dengan Tiga CCTV
Di YouTube, Ada Video Curhat ‘Anak’ Nazaruddin  
Kasus Nazaruddin Mentok, Publik Makin Frustasi
Tragedi Mahasiswi Binus
Lagi, Satu Pelaku Pembunuh Livia Tertangkap
Liontin Dewi Kwan Im Menuntun ke Pembunuh Livia
Kapal Tenggelam
Nahkoda: KMP Windu Karsa tenggelam karena dihantam ombak
Kalla Janji Santuni Korban Kapal Windu Karsa
Berita LIbya
Tragedi Khadafy, Pelajaran Penting bagi RI
Peran NATO di Libya terkuak 
Khadafi Hidup Sederhana 
Tripoli Terancam Krisis Pangan dan BBM
Pemberontak Tolak Tawaran Qadhafi
Pemberontak 30 km dari kota kediaman Gaddafi
Pengebom Lockerbie Tetap di Tripoli
Pemberontak Libya tidak akan ekstradisi pembom Lockerbie
Oposisi Bebaskan 10.000 Tahanan
Puluhan ribu tawanan Libia masih hilang
Gerilyawan Libya berjuang pulihkan layanan umum
Jika Tertangkap, Khadafi Tetap Diadili di Libia
‘Algojo’ Qaddafi Ternyata Seorang Gadis Berusia 19 Tahun…Akui Tembak Mati 11 Pemberontak yang Ditawan
Mantan Presiden Pakistan
Pengadilan Sita Harta Musharraf
Pakistan Buru Musharraf
Amerika
Diterjang Badai, New York jadi Kota Mati
Korban Tewas Badai Irene Jadi 14 Orang
Badai Irene Hantam New York