1 ) Tiga Kementerian Dilaporkan ke Presiden
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/432203/38/

Saturday, 01 October 2011
JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaporkan tiga kementerian kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.Ketiganya dinilai lemah dalam berbagai proses tata kelola internal. Ketiga kementerian tersebut menurut Ketua KPK Busyro Muqoddas adalah Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Pendidikan Nasional. Busyro menegaskan, tiga kementerian tersebut dilaporkan bukan terkait dengan dugaan korupsi, melainkan asistensi perbaikan sistem pada tiap kementerian tersebut. “Proses-proses tata kelola tiap kementerian itu supaya transparan kan harus diperbaiki. KPK punya kewenangan, itu diatur undang-undang dan kita lakukan itu,”ujar Busyro seusai diskusi di Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Jakarta kemarin.Mantan Ketua Komisi Yudisial ini menjelaskan, tiga kementerian dinilai lemah karena membutuhkan asistensi KPK. Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh mengaku heran apabila kementerian yang dipimpinnya dibilang kurang transparan. Sebab, jika merujuk pada penilaian Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,Kemendiknas selalu di posisi pertama. “Kalau dibilang kurang transparan ya tidak apa-apa. Tapi kan saya selalu kasih (data dan informasi) yang diminta,” ujarnya tadi malam.

…dst

2 ) Nuh Instruksikan Perketat Pengawasan Proyek Kemdiknas
http://www.jpnn.com/read/2011/10/01/104406/Nuh-Instruksikan-Perketat-Pengawasan-Proyek-Kemdiknas-

Sabtu, 01 Oktober 2011 , 02:06:00
JAKARTA – Inspektor Jenderal (Irjen) Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas), Musliar Kasim menegaskan, pihaknya telah diisntruksikan oleh Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh untuk melakukan evaluasi terhadap pengadaan barang di lingkungan Kemdiknas selama tahun 2010.Menurutnya, hal ini merupakan salah satu upaya Kemdiknas untuk menghindari terjadinya penyelewenangan di dalam lingkungan Kemdiknas. Selain itu, adanya dugaan korupsi yang menimpa salah satu staff Kemdiknas saat ini juga menjadi pembelajaran bagi Kementerian.”Pak Menteri sudah memerintahkan kita untuk segera melakukan evaluasi pengadaan barang dan segala bentuk proyek sejak tahun 2005 hingga tahun 2010,” ujar Musliar ketika ditemui di Gedung Kemdiknas, Jakarta, Jumat (30/9).Disebutkan, dalam melakukan evaluasi terhadap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kemdiknas tersebut akan difokuskan pada 3 unit kerja. Antara lain, Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), Sekretariat Jenderal (Setjen), dan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Anak Usia Dini dan Nonformal Informal (PAUDNI).

…dst

3 ) Postur Anggaran Kemdiknas Harus Ditinjau Ulang
http://www.jpnn.com/read/2011/10/01/104402/Postur-Anggaran-Kemdiknas-Harus-Ditinjau-Ulang-

Sabtu, 01 Oktober 2011 , 00:04:00
JAKARTA — Anggota Komisi X DPR bidang pendidikan, Raihan Iskandar mengatakan, harus ada peninjauan ulang di dalam postur anggaran Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) menyusul adanya putusan Mahkamah Konnstitusi (MK) yang mewajibkan pemerintah untuk membiayai sekolah di jenjang pendidikan dasar. Menurutnya, kata “wajib” dalam putusan MK tersebut pastinya secara tidak langsung akan mempengaruhi postur anggaran Kemdiknas itu sendiri. “Dikhawatirkan keputusan itu akan mempengaruhi postur anggaran Kemdiknas. Jujur saja, kami Komisi X belum ada pembahasan mengenai hal ini. Tetapi alangkah baiknya jika ada pembahasan dan peninjauan kembali mengenai postur anggaran Kemdiknas dengan badan anggaran (banggar) besar terkait dikeluarkannya putusan MK ini,” ungkap Raihan kepada JPNN di Jakarta, Jumat (30/9).Selain itu, politikus dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menjelaskan, keputusan MK tersebut sebaiknya juga harus harus dilokalisir dengan jelas. “Wajib untuk jenjang apa, lalu bantuan jenis apa, sebab putusan ini juga harus mempertimbangkan postur anggaran yang ada,” jelas Raihan.

…dst

4 ) Wajib Bantu Sekolah Swasta
Nuh: Putusan MK Hanya untuk Pendidikan Dasar
http://edukasi.kompas.com/read/2011/09/30/16114425/Nuh.Putusan.MK.Hanya.untuk.Pendidikan.Dasar

Jumat, 30 September 2011 | 16:11 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh mengatakan, pemerintah memang mempunyai kewajiban untuk membantu semua sekolah tanpa diskriminasi. Tetapi, menurutnya, kewajiban itu hanya berlaku untuk sekolah-sekolah di jenjang pendidikan dasar (SD, SMP dan sederajat).Hal itu diungkapkan Nuh menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai kewajiban pemerintah untuk memberikan bantuan kepada sekolah-sekolah swasta tanpa diskriminasi. Putusan ini berkaitan dengan uji materi yang diajukan perwakilan sekolah swasta terhadap Pasal 55 Ayat (4) Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Tahun 2003.

…dst

5 ) Pemerataan Tenaga Medis
Unsoed Siap Tampung Calon Dokter Indonesia Timur
http://edukasi.kompas.com/read/2011/09/30/11111614/Unsoed.Siap.Tampung.Calon.Dokter.Indonesia.Timur

Jumat, 30 September 2011 | 11:11 WIB
PURWOKERTO, KOMPAS.com — Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah, membuka program beasiswa pada Fakultas Kedokteran bagi 70 lulusan sekolah menengah atas asal Indonesia bagian timur. Program tersebut diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di kawasan tersebut yang saat ini dinilai masih belum memadai.Rektor Unsoed Prof Edy Yuwono, Jumat (30/9/2011), di Purwokerto mengatakan, beasiswa tersebut termasuk dalam Beasiswa Unggulan Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri (BU-BPKLN), hasil kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Nasional. “Sebanyak 70 beasiswa unggulan pada Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan ini diperuntukkan bagi putra-putri asal kawasan Indonesia timur yang memiliki prestasi akademik bagus,” katanya.Kawasan Indonesia timur yang dimaksud meliputi Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua. Menurut Edy, pelayanan kesehatan di pulau-pulau tersebut belum merata dan masih kekurangan tenaga medis. Kondisi ini menjadi keprihatinan semua pihak sehingga mendorong Unsoed membuka program beasiswa tersebut.

…dst

6 ) 40 Persen Puskesmas belum Memiliki Dokter
http://www.mediaindonesia.com/read/2011/09/30/264218/293/14/40-Persen-Puskesmas-belum-Memiliki-Dokter

Jumat, 30 September 2011 13:54 WIB
MATARAM–MICOM: Lebih dari 40 persen puskesmas belum memiliki tenaga dokter sehingga dikhawatirkan akan menghambat tercapainya MDG seperti angka kematian ibu yang masih belum memenuhi target.”Untuk mengatasi masalah ini, mulai tahun 2012, rekrutmen dokter PTT(Pegawai Tidak Tetap) akan ditingkatkan dan dengan masa tugas sekurang-kurangnya satu tahun,” kata Staf Ahli Bidang Medikolegal Menteri Kesehatan Budi Sampurna dalam Muktamar VI Asosiasi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) di Mataram, Jumat (30/9).

…dst

7 ) UI Gelar Indonesia Leadership Camp 2011
http://edukasi.kompas.com/read/2011/09/30/2044112/UI.Gelar.Indonesia.Leadership.Camp.2011

Jumat, 30 September 2011 | 20:44 WIB
DEPOK, KOMPAS.com – Universitas Indonesia (UI) menggelar Indonesia Leadership Camp 2011. Acara ini akan diikuti 125 mahasiswa dari 40 perguruan tinggi di Indonesia,3-6 Oktober 2011.Pembukaan acara dilakukan di Senin (3/10/201) pukul 09.00 di Balai Sidang UI, Kampus Depok, Jawa Barat. Pembukaan acara Indonesia Leadership Camp (ILC) dilakukan Rektor UI, Prof Gumilar R Somantri.Informasi yang diterima Kompas, Jumat (30/9/2011) malam ini dari Kepala Kantor Komunikasi UI Vishnu Juwono melalui surat elektronik, menyebutkan, ILC merupakan program pembinaan kepemimpinan dan kewirausahaan sosial di kalangan mahasiswa. Selama kegiatan yang berlangsung lima hari itu, peserta kemping di lingkungan kampus UI, Depok.Beberapa perguruan tinggi yang dipastikan mengikuti ILC 2011 di antaranya Universitas Syiah Kuala (Banda Aceh), Universitas Andalas (Padang), Universitas Mulawarman (Samarinda), Universitas Gadjah Mada (Yogyakarta), Intitut Teknologi Bandung (Bandung), Universitas Udayana (Denpasar), dan Universitas Cendrawasih (Jayapura).

…dst

8 ) Profesor Australia: Indonesia Sedang Bersinar
http://kampus.okezone.com/read/2011/09/30/373/509095/profesor-australia-indonesia-sedang-bersinar

Jum’at, 30 September 2011 17:03
AUSTRALIA – Konferensi tahunan Indonesia Update 2011 digelar di Canberra, Australia, hari ini. Konferensi ini membahas meningkatnya minat negara lain atas Indonesia serta masa depan yang cerah di Tanah Air.”Indonesia sedang dalam kondisi ekonomi baik dan juga dalam kondisi politik baik, dalam arti berhasil dalam hal demokrasi dan telah bergabung dengan G20 (grup ekonomi maju),” jelas pemimpin konferensi, Anthony Reid. Konferensi digelar di Australian National University (ANU). Konferensi yang tidak memungut biaya ini berhasil menarik minat akademisi, guru, pejabat pemerintah, perwakilan organisasi bisnis dan non-pemerintah, serta mahasiswa. Pembicara yang hadir termasuk ekonom Ross Garnaut, ekonom asal Indonesia, Chatib Basri, dan pengamat Indonesia di Universitas Stanford, Don Emmerson. Tahun ini, konferensi memiliki tema Menempatkan Indonesia di Dunia. Konferensi dibuka dengan perkembangan terbaru dari dunia politik dan ekonomi Indonesia.

…dst

9 ) Unsoed Bangun RSGM Pendidikan
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/10/01/161078/Unsoed-Bangun-RSGM-Pendidikan

01 Oktober 2011
Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) memiliki Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM). Peletakan batu pertama dilakukan oleh Rektor Unsoed Prof Edy Yuwono PhD dan Bupati Banyumas Drs Mardjoko MM, di kompleks Unsoed Karangwangkal, baru-baru ini.Rektor Unsoed Prof Edy Yuwono Phd mengatakan, pembangunan SMGM merupakan salah satu upaya untuk memenuhi syarat akreditasi bagi Program Studi Kedokteran Gigi. Menurutnya, dari 26 perguruan tinggi yang memiliki program studi Kedokteran Gigi, saat ini baru 14 yang memiliki rumah sakit.”RSGM Pendidikan Unsoed akan menjadi RSGM pertama di Jawa Tengah,” kata Rektor.Pembantu Rektor 2 Unsoed Drs Eko Hariyanto MSi selaku penanggung jawab pembangunan menuturkan, gedung tersebut rencananya dibangun empat lantai dan dikerjakan secara maraton siang malam. Pembangunan diperkirakan selesai dalam 100 hari.”Setelah melalui proses panjang, isya Alla pembangunan ini akan segera bisa dilaksanakan,” kata Eko.

…dst

10 ) Dies ke-48 disemarakkan forum IPB mendengar
http://www.antaranews.com/berita/277822/dies-ke-48-disemarakkan-forum-ipb-mendengar

Jumat, 30 September 2011 22:03 WIB
Bogor (ANTARA News) – Perayaan Dies ke-48 Institut Pertanian Bogor 2011 disemarakkan oleh “Forum IPB Mendengar” dan rangkaian kegiatan-kegitan lainnya, kata Kepala Humas IPB Henny Windarti Jumat di Bogor.
“Forum IPB Mendengar rencananya akan dilaksanakan pada 23 Oktober mendatang, sebagai salah satu kegiatan yang diharapkan dapat menyemarakkan gaung Dies ke-48 2011,” papar Henny Windarti. Dikatakannya, “Forum IPB Mendengar” merupakan salah satu upaya pimpinan IPB untuk membuka diri dan berkomunikasi secara terbuka dengan publik luas.”Forum IPB Mendengar digagas untuk memberikan kesempatan kepada semua pihak, agar memberikan masukannya kepada IPB dalam kerangka pengembangan layanan pendidikan maupun pembangunan pertanian Indonesia,” tuturnya. Kegiatan “Forum IPB Mendengar” telah berlangsung dalam tiga tahun terakhir. Pada 2010, pihak IPB menghadirkan sejumlah tokoh publik dan pakar dalam sesi diskusi khusus untuk memberikan pernilaian dan masukan terhadap IPB.

…dst

11 ) Penelitian
Universitas Bengkulu Riset Energi Alternatif
http://edukasi.kompas.com/read/2011/09/30/14054022/Universitas.Bengkulu.Riset.Energi.Alternatif

Jumat, 30 September 2011 | 14:05 WIB
BENGKULU, KOMPAS.com – Universitas Bengkulu (Unib) mengembangkan beberapa riset energi alternatif dari angin dan limbah pengolahan kelapa sawit. Kepala Lembaga Penelitian Unib Prof. Sarwit Sarwono mengatakan, untuk penelitian pusat listrik tenaga angin saat ini terhenti akibat keterbatasan dana, sedangkan karakteristik angin di Bengkulu tidak stabil dan perlu peralatan dengan desain khusus.”Hingga kini beberapa peneliti kita sedang fokus pada energi alternatif dari udara dan limbah kelapa sawit, penelitian telah dilakukan beberapa waktu lalu dan sekarang belum mendapatkan kesimpulan karena tantangannya banyak,” kata Sarwit, di Bengkulu, Jumat (30/9/2011).

…dst

12 ) Uhamka Gelar Seminar Teknologi Informasi
http://www.mediaindonesia.com/read/2011/09/30/264370/293/14/Uhamka-Gelar-Seminar-Teknologi-Informasi

Jumat, 30 September 2011 20:35 WIB
JAKARTA–MICOM: Upaya meningkatkan mutu proses pembelajaran dan manajemennya, Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) menyelenggarakan seminar internasional tentang teknologi dan informasi. Kegiatan yang bertajuk Asian Workshop on Policy, Practice, and Research in Technology Transformed Learning (APPRITTL) itu, berlangsung 30 September-1 Oktober 2011 di Kampus Uhamka, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Rektor Uhamka Suyatno mengatakan APPRITTL bertujuan untuk berbagi pengetahuan, dan pengalaman para pakar bidang teknologi informasi, teknologi pendidikan dalam rangka mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran.”Forum internasional ini memberi dampak positif untuk peningkatan keberhasilan pembelajaran melalui teknologi informasi dan komunikasi.Selain itu, akan mendorong siswa dan juga mahasiswa menyerap banyak pengetahuan yang ditransfer melalui guru dan para dosen,” kata Suyatno, Jumat (30/9).

…dst

13 ) Tiga Pemuda Wakili Indonesia di “Global Youth Summit” London
http://edukasi.kompas.com/read/2011/09/30/09155528/Tiga.Pemuda.Wakili.Indonesia.di.Global.Youth.Summit.London

Jumat, 30 September 2011 | 09:15 WIB
KOMPAS.com – Ryan Fajar Febrianto Haryono, Anindita Kusuma Listya, dan Niesrina Nadhifah, boleh jadi tengah bersukacita saat ini. Mereka terpilih untuk mewakili generasi muda Indonesia dalam ajangGlobal Youth Summit yang akan berlangsung di Uplands, High Wycombe, London, Inggris, 13-20 November mendatang.Ryan Fajar Febrianto Haryono adalah mahasiswa Sosiologi Universitas Indonesia, dan Anindita Kusuma Listya, mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Indonesia. Ryan dan Dita terpilih dan akan bergabung dengan 60 anak muda dari 45 negara untuk berdiskusi dan juga mengikuti workshop tentang isu-isu yang sedang hangat di dunia. Isu-isu tersebut diantaranya mengenai Hak Asasi Manusia, antikorupsi, youth work, hak-hak perempuan, perubahan iklim, pemberantasan kemiskinan, edukasi, HIV/AIDS, dan social entrepreneurship. Global Youth Summit ini diadakan oleh Global Changemakers dari British Council, yang merupakan perkumpulan anak-anak muda dari seluruh dunia yang peduli dengan isu-isu global dan memiliki track record sebagai aktivis sosial, social entrepreneur, dan juga volunteer di berbagai LSM.

…dst

14 ) UNY Pecahkan Rekor Jumlah Wisudawan
http://kampus.okezone.com/read/2011/09/30/373/508945/uny-pecahkan-rekor-jumlah-wisudawan

Jum’at, 30 September 2011 09:47 wib
JAKARTA – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) tengah mengadakan wisuda untuk semua jenjang pendidikan, mulai dari D-3 hingga S-3. Wisuda periode September 2011 ini merupakan wisuda dengan jumlah lulusan terbanyak karena rata-rata jumlah lulusan per periodenya hanya sekira 1.000 wisudawan.Pada prosesi kali ini, UNY meluluskan sebanyak 2.343 wisudawan. Mereka terdiri dari Diploma Kependidikan sejumlah empat wisudawan, Diploma non Kependidikan sebanyak 292 wisudawan, S-1 Kependidikan 1.636 wisudawan, S-1 non Kependidikan 333 wisudawan, S-2 sebanyak 67 wisudawan, dan S-3 sejumlah 11 wisudawan.

…dst

15 ) Kemendiknas Masuk MURI
http://www.mediaindonesia.com/read/2011/10/01/264408/293/14/Kemendiknas-Masuk-MURI

Sabtu, 01 Oktober 2011 03:27 WIB
JAKARTA–MICOM: Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) membuat terobosan dengan menyajikan buku pelajaran dalam bentuk komik sehingga meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia. Penganugerahan Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk Kategori Bahan Ajar Berbasis Komik Pertama di Indonesia diserahkan langsung Jaya Suprana kepada Mendiknas M Nuh disaksikan Dirjen Pendidikan Menengah (Dikmen) Kemendiknas Hamid Muhammad, Dirjen Pendidikan Dasar (Dikdas) Suyanto di Kantor Kemdiknas, Jumat (30/9).Pendiri MURI Djaya Suprana menyatakan terobosan yang dilakukan jajaran Kemdiknas layak dicatat dalam rekor MURI sebab buku pelajaran dalam bentuk komik baru pertama kali dan merupakan sebuah pekerjaan yang tidak mudah. “Kalau produksi komik mungkin sudah banyak tetapi komik yang isinya tentang pelajaran merupakan sesuatu yang perlu dicatatkan oleh MURI,” kata Jaya Suprana. Mendiknas Mohammad Nuh mengatakan ide dasar komik buku pelajaran ini berawal dari keinginan untuk memberikan buku pelajaran yang menarik sehingga materi pelajaran yang terkesan sulit akan menjadi mudah karena disuguhkan dalam bentuk komik atau gambar.

…dst

16 ) Menwa se-Indonesia Adu Ketangkasan di Unej
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita-pendidikan/11/09/30/lsbqz2-menwa-seindonesia-adu-ketangkasan-di-unej

Jumat, 30 September 2011 14:18 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JEMBER – Anggota Satuan Resimen Mahasiswa (Menwa) se-Indonesia beradu ketangkasan militer di Universitas Jember (Unej), Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang digelar Sabtu (1/10).Komandan Satuan Menwa 807 Unej, Siska Vallyani, Jumat, mengatakan ajang adu ketangkasan militer tersebut dikemas dalam “Lomba Ketangkasan Perorangan Bagi Anggota Resimen Mahasiswa Se-Indonesia 2011″ atau biasa dikenal dengan Jalaka Paragri 2011.”Mereka saling beradu kemampuan di bidang bongkar pasang senjata, bela diri militer, lempar pisau dan kapak, ilmu medan peta dan kompas, rayapan tali, jembatan tali, jaring pendarat, membuat bivak, serta ketrampilan militer lainnya,” tuturnya.Menurut dia tujuan digelarnya Jalaka Paragri 2011 antara lain untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan dasar militer bagi anggota Menwa seluruh Indonesia.

…dst

17 ) Inilah 6 Calon Ketum IA ITB
http://kampus.okezone.com/read/2011/09/30/373/509301/inilah-6-calon-ketum-ia-itb

Jum’at, 30 September 2011 19:05 ‘
AKARTA – Sebanyak enam orang sementara ini menjadi calon ketua umum Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (ketum IA ITB), jumlah tersebut diperoleh dari banyaknya jumlah pengembalian formulir oleh para kandidat ke sekretariat IA ITB.Hal tersebut juga diungkapkan oleh Ketua Biro Hubungan Masyarakat IA ITB Ferry Kuntoro. “Ada enam orang yang telah mengembalikan dan membayar uang tanda keseriusan sebesar Rp135 juta,” kata Ferry saat dihubungi okezone (30/9/2011). Ferry menerangkan, ada pun keenam orang tersebut yakni Sumaryanto Widayatin (Teknik Sipil `74), Gatut Prasetyo (Arsitektur `74), Dasep Ahmadi (Mesin `84), Amir Sambodo (Mesin `78), Hermanto Dardak (Teknik Sipil `75) dan Nining I Soesilo ( Arsitektur `76).”Mereka sudah mengembalikan formulir, berikut persyaratan yang harus dipenuhi, yakni tanda tangan sebanyak 100 dari pendukungnya, uang senilai Rp135 juta. Oleh karena itu, Insya Allah Senin 3 Oktober 2011 akan dilakukan deklarasi bersama para calon ketum IA ITB,” lanjutnya.

…dst

18 ) Tips Beasiswa
Jangan Sepelekan Surat Rekomendasi!
http://edukasi.kompas.com/read/2011/09/30/09543396/Jangan.Sepelekan.Surat.Rekomendasi

Jumat, 30 September 2011 | 09:54 WIB
KOMPAS.com – Dalam pengajuan aplikasi beasiswa, ada salah satu syarat yang harus Anda penuhi yaitu surat rekomendasi atau Letters of Recommendation. Surat rekomendasi ini biasanya diberikan oleh Rektor (jika Anda ingin melanjutkan S2) atau Kepala Sekolah (untuk S1), bisa juga ditulis oleh orang-orang yang sudah berpengalaman dan berpengaruh di bidang akademik yang memiliki kredibilitas.Selain itu, Surat rekomendasi ini bisa juga diberikan oleh orang yang kredibel di bidang pekerjaan yang sesuai dengan minat Anda. Surat rekomendasi ini juga menjadi salah satu persyaratan yang akan memuluskan jalan Anda meraih beasiswa.Ada beberapa hal yang harus Anda lakukan untuk membuat surat rekomendasi yang baik.

…dst

OOT:

19 ) Antasari: Ada Hikmah Besar di Balik Kasus Saya
http://forum.tempointeraktif.com/node/1344

30 September 2011

“Saya tidak menuduh siapa dan saya tidak dendam kepada siapa pun. Ini sudah jalan hidup saya untuk jalannya seperti ini. Ini semua demi tegaknya hukum dan peradilan di negara ini,” kata Antasari. Namun, Antasari mengaku akan selalu optimistis, kasusnya akan berakhir dengan baik. Ia akan selalu berupaya dengan berbagai cara agar kebenaran materiil kasusnya dapat terungkap. “Kalau masalah optimistis, dari persidangan awal, saya sudah optimistis karena saya tidak berbuat dan melakukannya. Namun, saya yakin sebagai Muslim, ada hikmah besar di balik semua kasus saya ini,” ungkapnya.

…dst

20 ) KEBIJAKAN OBAT
Tidak Seluruh Masyarakat Punya Akses terhadap Obat
http://cetak.kompas.com/read/2011/10/01/04203495/tidak.seluruh.masyarakat.punya.akses.terhadap.obat

01 Oktober 2011
Jakarta, Kompas – Obat murah bukan solusi mengatasi kurangnya akses masyarakat terhadap obat. Kebijakan itu sia-sia jika obat tak tersedia. Industri farmasi tak mau memproduksi obat murah jika merugi. Hal itu dinyatakan Guru Besar Asuransi dan Ekonomi Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Hasbullah Thabrany, dalam lokakarya media massa tentang “Akses Obat dan Dampaknya terhadap Kebijakan Nasional”, Jumat (30/9), di Jakarta. Pemerintah memang menyediakan obat layanan dasar dengan harga murah di puskesmas. Obat itu umumnya obat generik.Namun, saat orang harus dirawat di rumah sakit, mereka yang tidak tercakup Jaminan Kesehatan Masyarakat harus membayar mahal. Mereka harus membeli obat yang diresepkan dokter, tanpa tahu harga dan tidak bisa memilih jenis yang sesuai dengan kemampuan.Harga paket obat untuk penyakit kronis, seperti jantung, stroke, dan kanker, mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.Mereka yang ikut program asuransi kesehatan bisa terbantu untuk membeli obat yang mahal itu. Akan tetapi, yang tidak ikut asuransi bisa jatuh miskin.

…dst

21 ) MK Terima Gugatan Perimbangan Keuangan
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/432120/

Saturday, 01 October 2011
JAKARTA– Mahkamah Konstitusi (MK) menerima permohonan pengujian UU Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah kemarin. Permohonan diajukan oleh Majelis Rakyat Kalimantan Timur Bersatu yang diberikan kuasa kepada Muspani,Wakil Kamal, dan Iqbal Tawakal. Pasal yang diuji adalah Pasal 14 huruf e dan f UU Nomor 33 Tahun 2004, khususnya pada frase “84,5% untuk pemerintah dan 15,5 % untuk daerah” serta frase “69,5% untuk pusat dan 30,5% untuk daerah”.Pasal ini diuji konstitusionalitasnya dengan Pasal 1 ayat 1, Pasal 33 ayat 3 dan 4,Pasal 18A ayat 2, Pasal 28D ayat 1, Pasal 28I ayat 2 UUD 1945.Menurut Muspani, masyarakat Kaltim tidak mendapat pembagian kekayaan yang adil dalam pembagian kekayaan daerah khususnya minyak bumi dan gas.Pembagian kekayaan selama ini tidak mencerminkan penggunaan kekayaan alam yang dipergunakan sebesar- besarnya untuk kepentingan rakyat dan kesatuan ekonomi nasional.

…dst

22 ) PNS Dapatkan Bantuan Uang Pembangunan Rumah
Hanya Berlaku untuk Golongan I-III, Maksimal Bantuan Rp 15 Juta
http://www.jpnn.com/read/2011/09/30/104387/PNS-Dapatkan-Bantuan-Uang-Pembangunan-Rumah-

Jum’at, 30 September 2011 , 17:51:00
JAKARTA – Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan (Bapertarum) melakukan terobosan untuk kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pasalnya, Bapertarum memutuskan untuk meningkatkan tambahan bantuan uang muka dan sebagian biaya pembangunan rumah. Ada pun besarnya bantuan adalah Rp 15 juta per orang, yang dikhususkan bagi PNS golongan I, II, dan III. Sedangkan syarat penerima bantuan adalah PNS dengan masa kerja minimal lima tahun, belum memiliki rumah, dan belum pernah menerima bantuan dari Tabungan Perumahan (Taperum).”Ini kebijakan yang sangat baik untuk membantu PNS kita. Apalagi masih ada 1,3 juta PNS belum memiliki rumah,” kata Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tasdik Kinanto, Jumat (30/9). Dijelaskannya, peningkatan bantuan tersebut murni bersumber dari iuran Taperum PNS yang harus dikembalikan dengan tingkat suku bunga paling tinggi enam persen per tahun, sebagaimana diatur Peraturan Menteri Negara Perumahan Rakyat No. 12 Tahun 2011 tentang Tambahan Bantuan Uang Muka dan Bantuan Sebagian Biaya Membangun Bagi PNS.

…dst

23 ) 600 Ribu Honorer Kategori II Tetap Diverifikasi
http://www.jpnn.com/read/2011/09/30/104360/600-Ribu-Honorer-Kategori-II-Tetap-Diverifikasi-

Jum’at, 30 September 2011 , 13:53:00
JAKARTA – Honorer tertinggal kategori dua yang berjumlah 600 ribu orang masih harus melalui tahap verifikasi. Itu berarti, sebelum dilakukan tes sesama honorer dalam seleksi CPNS pada 2012 mendatang, data-data mereka harus diperiksa lagi.”Tidak bisa langsung ikut tes. Data mereka harus diperiksa lagi. Memang data terakhir yang masuk ada 600 ribu orang,” kata Kabag Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tumpak Hutabarat, Jumat (30/9).Perlunya verifikasi data, lanjutnya, untuk menghindari manipulasi data honorer. Dikhawatirkan data yang masuk tidak semuanya masuk kriteria honorer kategori dua.”Syarat utama mereka harus honorer di bawah 2005 yang diperkuat dengan SK pengangkatan per Januari 2005,” ujarnya.

…dst

24 ) Rencana aksi moratorium PNS difinalkan minggu depan
http://www.antaranews.com/berita/277629/rencana-aksi-moratorium-pns-difinalkan-minggu-depan

Kamis, 29 September 2011 17:53 WIB
Jakarta (ANTARA News) – Wakil Presiden (Wapres) Boediono mengatakan, rencana aksi moratorium (penundaan sementara) penerimaan pegawai negeri sipil (PNS) akan difinalkan pada minggu depan.”Minggu depan kita akan membahas lagi konsep rencana aksi untuk memfinalkannya,” kata Wapres dalam hasil rapat reformasi birokrasi yang diterima wartawan Istana Wapres, Jakarta, Kamis.Wapres mengharapkan rencana aksi moratorium calon PNS ini sudah dapat mulai dijalankan dua minggu mendatang.Rencana aksi tersebut merupakan salah lanjutan dari keputusan pemerintah pada 24 agustus 2011 yang lalu, untuk menunda sementara (moratorium) tambahan formasi untuk penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil. Moratorium itu berlaku sejak 1 September 2011 hingga 31 Desember 2012, dan dilakukan untuk menata ulang seluruh kebutuhan pegawai negeri.Selain itu, moratorium itu juga bersifat fleksibel untuk jabatan-jabatan atau fungsi-fungsi mendesak yang harus diisi. Dalam rapat sebelumnya terungkap, untuk tenaga medis dan juga dosen, penerimaan masih tetap dibutuhkan.

…dst

25 ) Reshuffle Kabinet Tak Pengaruhi Ekonomi
Pasar Tenang, Cabut Status Waspada
http://www.jpnn.com/read/2011/10/01/104408/Reshuffle-Kabinet-Tak-Pengaruhi-Ekonomi-

Sabtu, 01 Oktober 2011 , 02:48:00
JAKARTA – Menteri Keuangan Agus Martowardojo menilai gejolak pasar keuangan domestik sudah mulai mereda. Ia mengatakan, status waspada yang diaktifkan sejak 14 September kini telah dicabut.”Kita juga melihat kerjasama yang baik antar Bank Indonesia (BI) dengan pemerintah membuat kita semakin lebih meyakini bahwa kita hanya perlu waspada. Bahkan, posisi yang sejak tangal 14 September kita canangkan sebagai waspada, mungkin hari ini sudah bisa kita lepas status waspadanya,” kata Agus di kantornya, Jumat (30/9).Menkeu mengatakan, dibandingkan dengan negara-negara lain, pasar keuangan Indonesia lebih terkendali. Nilai tukar rupiah sudah mulai stabil. Imbal hasil obligasi juga sudah mulai pulih. “Jadi secara umum tidak ada yang perlu kita terlalu khawatirkan,” ujarnya.Meski demikian, untuk pembahasan RAPBN 2012, pemerintah akan mempertimbangkan gejolak di pasar keuangan untuk membahas asumsi makro. “Itu yang perlu kita perhatikan. Karena pada saat sekarang perkembangan di September ini kan kondisi ekonomi dunia forecast-nya juga sudah mulai berubah,” kata Agus. Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengatakan gejolak nilai tukar rupiah sudah mulai tenang. “Kurs ada di sekitar Rp 8.810 titik tengahnya, dan tekanan tidak seberat seminggu lalu,” kata Darmin.

…dst

26 ) Sekilas dalam Negeri
Pendidikan
FKGH Minta Pencairan Tunjangan Fungsional Berdasar NUPTK
Mendiknas Tepis Anggapan Diskriminatif Terhadap Sekolah Swasta
Putusan MK Hanya Berlaku untuk SD
Mendiknas Sebut, Alokasi BOS di DKI Memalukan
Australia Akan Bangun 2.000 SMP di Penjuru Nusantara
Pesawat Cassa 212 jatuh
Ada Tanda Kehidupan, Pilot Cassa 212 Telepon NBA
Pesawat Cassa dalam kondisi terperosok di lereng gunung 
Evakuasi Terhambat Cuaca Buruk
Harapan Selamat Jadi Semangat Keluarga
Tiga Jam Jalan Kaki untuk Evakuasi Korban Cassa 212-200 
Menhub Belum Terima Laporan Korban Pesawat Cassa 212
Helikopter SAR Tiba di Bahorok, Warga Berkerumun
Mafia Banggar DPR
PPATK Serahkan Transaksi Mencurigakan Banggar DPR Jika KPK Meminta
Ada Jaminan Banggar Tak akan Hadir, KPK Siap Rapat dengan DPR
Banggar Harus Dapat Pelajaran Agar Tidak Main-main Anggaran
Banggar DPR Lanjutkan Pembahasan Anggaran di Puncak
Ingin Anggaran Lolos, Komisi Ombudsman ‘Dipalak’ Oknum Banggar Rp 9 M
ORI-KPK Koordinasikan Mafia Anggaran
Ada 21 Transaksi Mencurigakan Anggota Banggar  
O.C. Kaligis Berkolaborasi dengan Elza Syarief Tangani Kasus Nazaruddin  
Kasus Andi Nurpati/Dokumen Palsu MK
Keterangan Mahfud MD Melengkapi Berkas Zainal Arifin Hoesein
Jadi Saksi Meringankan, Mahfud MD Malah Sebut Zainal Ceroboh
Suap di Kemenakertrans
KPK Bakal Cecar Muhaimin Soal Duit Rp 1,5 Miliar
Kasus Nazaruddin
Pengacara Tetap Ingin Nazar-Chandra Dikonfrontasi 
Nazaruddin Akan Didampingi 5 Pengacara  
Wah Buronan
Lho! Buronan BLBI Djoko Tjandra Bangun Hotel di Bali
Bom Solo
Polisi Tetapkan Dua Buronan Baru Bom Solo
Kepolisian Masih Lakukan Investigasi Internal Soal Bom Solo
DPR Soal RUU Intelijen: Sadap Boleh, Tangkap Jangan
Kisruh PSSI
Kondisi PSSI Saat Ini
Djohar Arifin Dianggap Tak Layak Pimpin PSSI 
Libya
Saadi Resmi Jadi Buron 
Yaman
Saleh tak ingin lengser jika bekas sekutu maju