1 ) Rektor ITS Minta Bea Cukai Lepas Sapu Angin
http://kampus.okezone.com/read/2011/10/11/373/513607/rektor-its-minta-bea-cukai-lepas-sapu-angin

Selasa, 11 Oktober 2011 12:02 wib
JAKARTA – Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Triyogi Yuwono, meminta Bea dan Cukai segera melepaskan mobil Sapu Angin 4. Mobil milik tim mahasiswa ITS itu ditahan Bea Cukai setelah menjurai Shell Eco-Marathon (SEM) Asia di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia sebagai mobil teririt pada Juli lalu. “Jika Bea dan Cukai tak kunjung melepas mobil tersebut, maka akan menyulitkan mahasiswa kami untuk melakukan persiapan menghadapi kejuaraan tahun depan. Aneh sekali, mobil untuk lomba mahasiswa dianggap barang komersial,” ujar Triyogi Yuwono, Selasa (11/10/2011). Menurut dia, semestinya mobil untuk keperluan lomba yang membawa nama negara, apalagi sifatnya untuk penelitian, dibebaskan dari bea masuk. Dia berharap, Bea dan Cukai turut berpartisipasi dalam menghargai hasil karya anak bangsa, yang berhasil mengibarkan Merah Putih di dunia internasional.

…dst

2 ) Institut Teknologi Akan Ditambah di Kalimantan & Sumatera
http://kampus.okezone.com/read/2011/10/11/373/513939/institut-teknologi-akan-ditambah-di-kalimantan-sumatera

Selasa, 11 Oktober 2011 19:22 wib
JAKARTA – Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) akan menambah dua institut teknologi baru agar perkembangan teknologi Indonesia makin meningkat.Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh mengatakan, lokasi pastinya berada di Kalimantan dan Sumatera. Mengapa di kedua pulau tersebut? Mendiknas menjawab, karena keduanya merupakan pulau yang besar dan juga menyimpan sumber daya manusia yang potensial untuk digarap.Selain itu, jika membangun dua institut teknologi di kedua pulau itu maka calon mahasiswa dari keduanya pun dapat diserap sendiri tanpa menyebrang ke Pulau Jawa. Di mana di Pulau Jawa sudah ada dua institut besar, yakni Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Teknologi Surabaya (ITS). “Sudah ada rancangannya. Di kabupaten mana masih kami bahas,” katanya di Gedung Kemendiknas.

…dst

3 ) ITB Kembangkan Desa Inovasi
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/435238/

Wednesday, 12 October 2011
BANDUNG– Institut Teknologi Bandung (ITB) merintis desa inovasi untuk menggenjot perekonomian masyarakat pedesaan. Rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat desa menjadi penyebab lambatnya perkembangan ekonomi desa.Akibatnya, kesenjangan ekonomi antara masyarakat kota dan desa tidak bisa dihindari. Menurut Ketua Alumni ITB tahun 1981,Hiramsyah S Thaib, potensi desa pada dasarnya sangat besar. Sayangnya, potensi tersebut tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakatnya.Salah satu yang saat ini sedang digagas alumni ITB adalah merintis desa inovasi.Tahap awal, Desa Guntur Mekar di Kabupaten Sumedang terpilih sebagai pilot project terobosan tersebut. Program tersebut telah dimulai dikembangkan sejak April 2011 lalu.

…dst

4 ) Logo Makara Resmi Milik UI
http://edukasi.kompas.com/read/2011/10/11/12164053/Logo.Makara.Resmi.Milik.UI

Selasa, 11 Oktober 2011 | 12:16 WIB
DEPOK, KOMPAS.com — Merek logo makara telah resmi menjadi milik Universitas Indonesia (UI) sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek. Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia telah mengesahkan pendaftaran logo tersebut. Kepala Kantor Komunikasi UI Vishnu Juwono, Selasa (11/10/2011), mengatakan, dengan terdaftarnya merek logo makara UI, pemakaian logo tersebut untuk keperluan barang dan jasa dipersilakan mengajukan permohonan kepada pimpinan UI. Sementara itu, permohonan izin dapat diajukan secara tertulis kepada pimpinan UI dengan tembusan kepada Kantor Pelayanan Hukum dan Peraturan serta Direktorat Kemitraan dan Inkubator Bisnis (DKIB), dengan format yang telah ditentukan di laman http://siyanki.ui.ac.id.

…dst

5 ) Perpustakaan Tanpa Dana Mahasiswa
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/435120/

Wednesday, 12 October 2011
DEPOK – Universitas Indonesia (UI) menegaskan bahwa pembangunan Perpustakaan Pusat The Crystal Knowledge dan Rumah Sakit (RS) UI tidak menggunakan dana mahasiswa. Perpustakaan UI berdiri di atas lahan seluas 30.000 m2 dan menelan anggaran Rp107 miliar. UI menerima dana hibah dari Pendidikan Tinggi (Dikti) sebesar Rp77 miliar dan hanya mampu membangun 2/3 dari lahan yang tersedia. Karenanya UI kemudian gencar mencari dana ke pihak swasta. “Tetapi itu juga belum cukup untuk membeli interior perpustakaan sehingga kami mengajukan permohonan ke pihak swasta,” kata Rektor UI Gumilar R Somantri seusai acara peresmian Gedung Media Center di Perpustakaan UI, Depok. Dia menambahkan, dari pihak swasta perbankan UI mendapat hibah Rp50 miliar. (r ratna purnama)

…dst

6 ) Kemenkes Gandeng WHO
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/435119/

Wednesday, 12 October 2011
JAKARTA– Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) disiapkan go internasionaldengan menggandeng Badan Kesehatan Dunia (WHO). “Ini bukan hal mudah, tapi kita berusaha untuk bisa ikut serta di pusat penelitian WHO Collaboration Center,” kata Kepala Litbang Kemenkes Trihono saat dihubungi SINDOkemarin. Trihono menjelaskan, beberapa kali Indonesia telah ikut serta dalam penelitian yang dilakukan oleh WHO Collaboration Center, di antaranya untuk penelitian mengenai virus flu burung, penelitian pestisida, dan penelitian sistem kesehatan. Menurut dia, dengan banyak bekerja sama dan ikut ambil bagian dengan WHO Collaboration Center, nama Indonesia di kancah dunia internasional akan terangkat. (dyah ayu pamela)

…dst

7 ) UGM Gelar Research Week 2011
http://edukasi.kompas.com/read/2011/10/11/09144168/UGM.Gelar.Research.Week.2011

Selasa, 11 Oktober 2011 | 09:14 WIB
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, menggelar Open Campus and Innovation Expo yang merupakan rangkaian UGM Research Week 2011 di Gedung Grha Sabha Pramana, Kompleks Kampus UGM, Yogyakarta, pada 11-15 Oktober 2011. Ketua Panitia UGM Research Week 2011 Ambar Pertiwiningrum mengatakan, kegiatan ini akan menampilkan penelitian terbaik yang dilakukan mahasiswa dan dosen di kampus tersebut. “Kegiatan itu menampilkan hasil penelitian terbaik mahasiswa dan dosen di UGM, unit kegiatan mahasiswa, mitra, karya siswa SMK terbaik, produk unggulan daerah, dan festival kuliner,” kata Ambar, Senin (10/10/2011), di Yogyakarta.

…dst

8 ) Beruntunglah Pegawai Negeri…
http://edukasi.kompas.com/read/2011/10/11/1508292/Beruntunglah.Pegawai.Negeri

Selasa, 11 Oktober 2011 | 15:08 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Kesempatan untuk melanjutkan studi di luar negeri kini terbuka lebar bagi abdi negara alias pegawai negeri sipil. Tak perlu lagi ada dilema antara memilih pekerjaan sebagai abdi negara atau melanjutkan studi! Ariono Hadipuro (Ono), staf di Nuffic NESO Indonesia, mengungkapkan, saat ini justru kesempatan untuk melanjutkan studi di luar negeri bagi para pegawai negeri terbuka lebar. Ia mengatakan, pegawai negeri kini menjadi target utama dari pemberi beasiswa berbagai negara.”Kenapa pegawai negeri? Pertama, pegawai negeri adalah policy maker,” kata Ono, Senin (10/10/2011) malam, dalam diskusi mengenai studi luar negeri, di Jakarta.Ia menjelaskan, banyak negara mengutamakan memberikan beasiswa kepada PNS karena fungsi PNS diharapkan bisa mengutamakan kepentingan negara setelah mereka menyelesaikan studinya.”Istilahnya itu tidak ada makan siang yang gratis,” ujarnya.

…dst

9 ) Mahasiswa IPB Ciptakan Toilet Berbasis Padi
http://kampus.okezone.com/read/2011/10/11/372/513883/mahasiswa-ipb-ciptakan-toilet-berbasis-padi

Selasa, 11 Oktober 2011 18:05 wib
JAKARTA – Salah satu permasalahan yang timbul ketika terjadi bencana adalah kesulitan mendapatkan air bersih. Melihat hal tersebut, mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) membuat inovasi baru dengan menciptakan toilet ramah lingkungan (biotoilet).Para mahasiswa tersebut, yakni Fauziah Nur Annisa. Fauziah, Septian Suhandono, dan Yani Mulyani. “Untuk mengatasi krisis air di daerah pengungsian, kini kami kembangkan jamban kering berbasis alkohol hasil fermentasi limbah agar-agar yang berwawasan lingkungan, yakni biotoilet,” kata Fauziah seperti dilansir dari siaran pers yang diterima okezone, Selasa (11/10/2011).Biotoilet merupakan alternatif baru karena toilet ini tidak membutuhkan banyak air seperti toilet pada umumnya. Pasalnya, inovasi ini menggunakan bahan baku lokal bernilai limbah, yaitu limbah hasil agar-agar dan sekam padi.

…dst

10 ) Unnes Gandeng BPPT
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/10/12/162404/Unnes-Gandeng-BPPT

12 Oktober 2011
SEMARANG- Universitas Negeri Semarang (Unnes) menggandeng Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Senin (10/10), di Auditorium Unnes Kampus Sekaran Gunungpati. Kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Rektor Unnes Prof Sudijono Sastroatmodjo dan Kepala BPPT Dr Ir Marzan A Iskandar.Fokus yang akan digarap kedua pihak itu, yakni penguatan kemampuan SDM dan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) nasional untuk mendukung program utama sesuai Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011-2025.Kepala BPPT Dr Ir Marzan A Iskandar mengatakan, sesuai Perpres No 32 Tahun 2011 tentang MP3EI, program ini bertujuan untuk mengangkat Indonesia menjadi negara maju dan merupakan kekuatan 12 besar dunia pada tahun 2025 dan delapan besar dunia pada 2045, yaitu melalui pertumbuhan ekonomi tinggi yang inklusif dan berkelanjutan dengan strategi utama.

…dst

11 ) Intercultural Night di Undip
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/10/12/162403/Intercultural-Night-di-Undip

12 Oktober 2011
SEMARANG- Sebanyak 130 mahasiswa asing Undip baru-baru ini mengikuti ”Intercultural Night” di hall rektorat kampus Tembalang, menandai penyambutan awal kuliah sejumlah mahasiswa asing. Acara yang diselenggarakan International Office itu, dihadiri Rektor Prof Sudharto P Hadi MES PhD dan unsur pimpinan universitas. Direktur International Office Undip Sapto Purnomo Putro mengatakan, acara tersebut merupakan kali kedua untuk menyambut mahasiswa asing yang belajar di Undip. ”Tujuannya agar mereka bisa lebih kenal dan lebih akrab dengan Rektor dan pimpinan lainnya,” kata dia.Dalam acara itu, grup paduan suara Undip tampil membawakan lagu-lagu Barat dan daerah. Tim kesenian Jawa menyuguhkan tari pendet dan grup mahasiswa Fakultas Kedokteran menampilkan tari saman. Beberapa mahasiswa asing dari Libia, Papua Nugini, Vietnam, Belanda, Republik Ceko, Korea, dan Vietnam tidak mau ketinggalan menyanyikan lagu dari negara masing-masing.

…dst

12 ) Pesan JK untuk Perguruan Tinggi di Indonesia
http://edukasi.kompas.com/read/2011/10/11/1232561/Pesan.JK.untuk.Perguruan.Tinggi.di.Indonesia

Selasa, 11 Oktober 2011 | 12:32 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Salah satu kunci untuk menuntaskan kemiskinan dan pengangguran terletak pada peningkatan pendidikan bagi sumber daya manusia di Indonesia. Oleh karena itu, perguruan tinggi berperan penting dalam pengentasan rakyat dari kemiskinan dan kesejahteraan rakyat serta menurunkan angka pengangguran.Demikian diungkapkan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat memberikan orasi ilmiah dalam acara wisuda Universitas Nasional di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa (11/10/2011). Menurut Kalla, perguruan tinggi harus juga mampu memahami masyarakat lebih baik, dan memiliki kemampuan untuk memberdayakan masyarakat miskin. “Kurikulum pendidikan perlu memasukkan unsur sosial, budaya, dan lingkungan alam dalam pembelajaran, serta hal yang sifatnya experimental learning, kehidupan yang bercirikan kemiskinan, agar dapat mengasah kepekaan, serta menemukan formula yang tepat untuk pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan rakyat,” ujar Kalla.

…dst

13 ) Gubernur Babel Minta Ubah STAIN Menjadi IAIN
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita-pendidikan/11/10/11/lsw3vo-gubernur-babel-minta-ubah-stain-menjadi-iain

Selasa, 11 Oktober 2011 14:09 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, PANGKALPINANG – Sebagai daerah pemekaran, Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung kini berkembang pesat. Di bidang pendidikan, daerah yang terpisah dari Sumatera Selatan (Sumsel) ini sudah memiliki dua Perguruan Tinggi Negeri (PTN), yaitu Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) dan Universitas Bangka Belitung (UBB).Sebagai sekolah tinggi agama Islam yang baru, Gubernur Provinsi Babel Eko Maulana Ali, meminta kepada Menteri Agama Suryadharma Ali yang hadir pada Annual Conference on Islamic Studies (ACIS) di Pangkalpinang, sejak 10 – 13 Oktober 2011, untuk dapat meningkatkan status (STAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN). “Peningkatan status ini sesuai rencana induk pengembangan STAIN Syaikh Abdurrahman Siddik pada 2014. Selanjutnya, pada 2018 dikembangkan menjadi Universitas Islam Negeri atau UIN Babel. Dan pada 2035 menjadi Common University atau sebuah universitas yang mampu melayani semua kebutuhan keilmuan masyarakat dunia,” kata Eko, Selasa (11/10)

…dst

14 ) Mau Kuliah Sastra Jerman? Baca Ini Dulu!
http://edukasi.kompas.com/read/2011/10/11/09592529/Mau.Kuliah.Sastra.Jerman.Baca.Ini.Dulu

Selasa, 11 Oktober 2011 | 09:59 WIB
DEPOK, KOMPAS.com – Anda menyukai studi yang berkaitan dengan bahasa dan sastra? Beberapa cerita dari para alumni Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia ini mungkin bisa menjadi testimoni yang menguatkan niat Anda itu. Mengambil pogram studi sastra bukan lagi sesuatu yang dianggap kurang menjanjikan, tetapi juga banyak mendatangkan keuntungan. Dalam acara sharing rangkaian Dies Natalis Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Program Studi Sastra Jerman UI, kemarin, lima orang alumni, yaitu Tristiastini, Maya Siahaan, Marina Estella Anwar Bey, Nadiah Abidin,dan Setiorini yang memiliki bidang pekerjaan beragam, dari jurnalis, pengusaha, konjen, hingga penerjemah, berbagi pengalamannya menempuh program studi tersebut. Mereka menekankan bahwa belajar bahasa selain bahasa Inggris merupakan suatu keunggulan.

…dst

15 ) Rektor Unas Galakkan Wirausaha kepada Mahasiswanya
http://kampus.okezone.com/read/2011/10/11/373/513799/rektor-unas-galakkan-wirausaha-kepada-mahasiswanya

Selasa, 11 Oktober 2011 16:33 wib
JAKARTA – Pada acara wisuda Universitas Nasional (Unas) tahun akademik 2011/2012, Rektor Unas El Amry Bermawi Putera menyebutkan, pentingnya membangun jiwa wirausaha dalam diri mahasiswa yang berperan penting dalam mengentaskan kemiskinan. El Amry mengungkapkan, rendahnya tingkat pendidikan para pekerja yang berpengaruh terhadap tingkat upah yang diterima, mengakibatkan masih banyaknya pekerja yang berada dalam kemiskinan.”Kemudahan untuk mengakses sarana pendidikan secara gratis merupakan salah satu kunci untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran.

…dst

16 ) Berburu Beasiswa Luar Negeri
http://www.tempointeraktif.com/hg/pendidikan/2011/10/11/brk,20111011-360817,id.html

SELASA, 11 OKTOBER 2011 | 11:05 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta – Berburu beasiswa adalah jalan untuk melanjutkan sekolah tanpa biaya. Tersedia ribuan beasiswa bagi yang bersungguh-sungguh mengejar cita-cita bersekolah. Menurut penulis novel Ahmad Fuadi, yang meraih dua gelar master di Inggris dan Amerika, beasiswa itu tidak untuk orang pintar.”Beasiswa itu didesain bukan untuk orang yang pintar, tapi untuk orang yang bersungguh-sungguh di atas rata-rata orang lain,” ujar dia dalam diskusi beasiswa di Obrolan Langsat, Senin, 10 Oktober 2011 malam. Maka mencari beasiswa, kata Fuadi, harus juga sungguh-sungguh. “Termasuk mengisi formulir,” kata penerima beasiswa Fullbright ( Amerika Serikat) dan beasiswa Chevening (Inggris) ini.

…dst

17 ) Cara Meraih Gelar Doktor di Amerika Serikat
http://www.tempointeraktif.com/hg/pendidikan/2011/10/11/brk,20111011-360816,id.html

SELASA, 11 OKTOBER 2011 | 11:04 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta – Tak perlu takut bercita-cita menjadi doktor (S-3) meski hanya memiliki gelar sarjana strata-1. Ternyata di Amerika Serikat tak perlu harus memiliki gelar master (S-2) untuk mendaftar program doktor. “S3 itu tidak harus S-2, karena kalau keterima nanti ada kelas selama dua tahun yang setara master,” ujar Roby Muhammad dalam diskusi beasiswa ke luar negeri, di Obrolan Langsat, Senin, 10 Oktober 2011 malam.Roby yang mendapat gelar master dan PhD dari Amerika menuturkan memang perlu usaha keras untuk mendapat beasiswa doktor. “Pertama kontak profesor,” saran dia. Kunci masuk ke program doktor adalah rekomendasi profesor. Jangan dikira mengontak profesor meski hanya lewat e-mail itu mudah. “Tidak semua profesor bersedia membalas, jadi kirimlah sebanyak mungkin e-mail ke setiap profesor,” papar pengajar di Universitas Indonesia ini.

…dst

18 ) Ubah Johar Baru, dari Kampung Tawuran Jadi Kampung Pendidikan
http://edukasi.kompas.com/read/2011/10/12/03134524/Ubah.Johar.Baru.dari.Kampung.Tawuran.Jadi.Kampung.Pendidikan

Rabu, 12 Oktober 2011 | 03:13 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Tawuran warga di wilayah Johar Baru bukan merupakan hal baru. Sosiolog Paulus Wirutomo yang melakukan penelitian di Johar Baru mengatakan bahwa pembangunan komunitas dengan memberi kegiatan pendidikan dan pelatihan yang mampu melatih warga merupakan strategi yang perlu dikembangkan untuk menjadi solusi masalah ini. “Strategi ini diharap bisa mengubah Johar Baru dari kampung tawuran menjadi kampung pendidikan,” kata Paulus di Balaikota, Jakarta, Selasa (11/10/2011). Menurutnya, tawuran yang kerap terjadi di Johar Baru lebih merupakan penyakit sosial daripada kriminalitas.

…dst

19 ) Suara Sumbang Profesor Harvard soal Steve Jobs
http://kampus.okezone.com/read/2011/10/10/373/513385/suara-sumbang-profesor-harvard-soal-steve-jobs

Selasa, 11 Oktober 2011 08:15 wib
MASSACHUSETTS – Salah satu profesor asal Universitas Harvard, James H Waldo menilai, Steve Jobs tidak layak dinilai sebagai seorang inovator yang jenius.Menurut profesor ilmu komputer ini, pendiri Apple tersebut tidak melakukan banyak invonasi. Produk hasil kreativitas Jobs, mulai dari Macintosh, iPod hingga iPhone, dinilai hanya perluasan dari konsep yang sudah ada.Menurut Waldo, Jobs hanya merevolusi teknologi menjadi lebih indah dan membuat konsumen percaya untuk membayar keindahan itu.”Dia memiliki rasa yang mendalam atas desain. (Dia) mengambil hal-hal yang telah dilakukan orang lain dan membuatnya jauh lebih elegan dan jika disadari, lebih indah. Orang-orang berbicara hal itu sebagai inovasi, tapi itu adalah rasa dari seni dan keahlian,” jelas Waldo.Profesor lainnya juga sepakat bahwa memanggil Jobs sebagai visioner “seni”, tidaklah berlebihan. “Dia adalah orang pertama, menurut pendapat saya, yang memasukkan desain dan estetika dalam pemikiran teknologi,” ujar Dosen Visual dan Studi Lingkungan, Allen Sayegh seperti dikutip dari The Crimson, Selasa (11/10/2011).

…dst

20 ) Pembinaan Profesi Guru Mandek
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/10/12/162406/Pembinaan-Profesi-Guru-Mandek

12 Oktober 2011
SEMARANG- Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Dr H Sulistiyo MPd menyatakan, sampai saat ini pembinaan profesi guru di Indonesia terasa mandek, berjalan di tempat, bahkan terasa mundur dibandingkan dua tahun lalu. Hal itu dikemukakan dalam diskusi terbatas peringatan Hari Guru Internasional di Gedung PB PGRI Jakarta, kemarin.Ia menilai pembinaan profesi guru seperti barang langka yang sangat sulit dijumpai di seluruh daerah. ”PGRI menemukan banyak guru yang tidak berkesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan yang dibiayai dan disiapkan pemerintah. Apalagi guru sekolah swasta dan guru honorer,” ungkapnya.

…dst

21 ) Obat Tradisional Banyak Pakai Bahan Kimia
Berbahaya, Harus Segera Dihentikan
http://www.jpnn.com/read/2011/10/11/105138/Obat-Tradisional-Banyak-Pakai-Bahan-Kimia-

Selasa, 11 Oktober 2011 , 01:47:00
JAKARTA – Sejumlah tugas besar menunggu Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Yang paling mendesak adalah bocornya bahan-bahan kimia obat dan industri ke perusahaan rumahan. Setelah merambah industri rumahan makanan, kini bahan kimia ini juga ditemukan pada obat tradisonal.Tingkat kebocoran bahan kimia obat dan industri ini Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya BPOM Roy Sparringa. Dia menuturkan, modus kebocoran ini sudah semakin berkembang. Di antaranya, pihak distributor mengirim langsung bahan-bahan kimia itu ke industri rumahan. “Jadi semakin sulit dipantau, jika hanya dilihat di retailer-retailer saja,” tuturnya. Untuk bahan kimia berbahaya yang kerap ditemukan di makanan di antaraya pewarna tekstil, borak, dan formalin. Roy menuturkan, sebagian besar bahan kimia itu bisa ditemukan di jajanan.

…dst

22 ) Sekilas dalam Negeri

Pendidikan
Banyak Guru Manipulasi Jumlah Jam Ngajar
Vini Disambut Haru Guru dan Murid 
Batas Indo-Malaysia
Tak Ada Kompromi soal Batas
Warisan Dunia
Tujuh Hari Menentukan dari Tim Penilai UNESCO di Bali 
Kasus Dokumen Palsu MK
Segera Tuntaskan Kasus Surat Palsu MK
Hafiz Tersangka, Hanya untuk Pengalihan Isu
Tetapkan Hafiz Tersangka, Polri Dinilai Diskriminasi
Kejagung Tegaskan Ketua KPU Tersangka
Ketua KPU Jadi Tersangka, Polri-Kejaksaan Diminta Hati-hati
Kasus Nazaruddin
Nazaruddin Gugat Menufandu Rp 1 Triliun
Kasus Wali Kota Bekasi nonaktif
Putusan Pengadilan Tipikor Pukulan Telak bagi KPK
KY Analisis Putusan Bebas Mochtar Mohamad
KPK Pelajari Proses Persidangan Mochtar
Mochtar Mohamad Bebas, KPK Prihatin
KPK Kalah dari Terdakwa Korupsi
Vonis Tipikor Bandung Preseden Buruk
Berikut Sikap KPK Setelah Lolosnya Terdakwa Empat Kasus Korupsi Bekasi  
Pencurian Pulsa
Gerakan Melawan Pencurian Pulsa Muncul di Facebook
Korban ‘Pencurian’ Pulsa Ancam Lakukan Class Action
Kasus jual Ipad tanpa buku manual berbhs Indonesia
Calvin ‘iPad’ Siap Bacakan Pledoi Usai Dituntut 8 Bulan Penjara
Timnas
Kalah Lagi, Timnas dan Pelatih Dievaluasi
Libya hari ini
Gaddafi diperkirakan sembunyi di perbatasan 
Tentara NTC Libya rebut markasbesar kepolisian di Sirte