1 ) Biaya Kuliah Akan Dipangkas
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/440404/

Tuesday, 01 November 2011
JAKARTA– Pemerintah akan memangkas biaya pendidikan pada perguruan tinggi agar menjadi lebih murah. Meski begitu, batasan biaya maksimal dari setiap universitas tidak akan sama.Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) saat ini tengah memperjuangkan batasan pembiayaan tersebut. Wamendikbud bidang Pendidikan Musliar Kasim mengatakan, motivasi Kemendikbud untuk memperjuangkan batasan biaya di perguruan tinggi ini karena banyak keluhan dari masyarakat. Kemendikbud akan mengatur perhitungan batas biaya perguruan tinggi didasarkan oleh beberapa kriteria. Di antaranya perbandingan besaran biaya setiap fakultas,kemampuan biaya hidup di daerah, serta kemampuan dari perguruan tinggi itu sendiri. “Selama ini universitas bebas sekali (melakukan pungutan),” katanya di Gedung Kemendiknas kemarin. Mantan Rektor Universitas Andalas Sumatera Barat ini berharap aturan batas atas pembiayaan perguruan tinggi itu dapat terealisasi pada Tahun Ajaran 2012. Aturan itu nanti tidak masuk ke dalam RUU Perguruan Tinggi, yang saat ini sedang digodok DPR, tapi akan tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud).

…dst

2 ) Pemerintah Batasi Biaya Kuliah di PTN
http://www.jpnn.com/read/2011/10/31/107064/Pemerintah-Batasi-Biaya-Kuliah-di-PTN-

Senin, 31 Oktober 2011 , 20:20:00
JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) berencana membatasi besaran pembiayaan pendidikan di perguruan tinggi negeri (PTN). Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) bidang Pendidikan, Musliar Kasim, menyatakan, langkah tersebut merupakan respon pemerintah terhadap keluhan masyarakat yang mengeluhkan mahalnya tingginya biaya pendidikan terutama di jenjang pendidikan tinggi. Menurut Musliar, penetapan plafon atau batas atas biaya pendidikan ini akan disesuaikan dengan tingkat kemahalaman kota lokasi PTN berada. Rencana penetapan plafon biaya pendidikan ini juga bertujuan untuk memberikan akses pendidikan bagi masyarakat miskin.
“Jumlah mahasiswa miskin di jenjang pendidikan tinggi saat ini hanya sekitar tiga persen dari jumlah total mahasiswa yang ada. Penyebab terbesarnya adalah tingginya biaya kuliah dan ditambah banyaknya pungutan di PTN. Sehingga wajar saja jika angka serapan mahasiswa miskin sulit terdongkrak,” ungkap Musliar di Gedung Kemdikbud, Jakarta, Senin (31/10).

…dst

3 ) DPR Godok Pendidikan Murah PTN
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/11/01/164841/DPR-Godok-Pendidikan-Murah-PTN

01 November 2011
JAKARTA – Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tengah menggodok Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Perguruan Tinggi (PT). Salah satu poin pentingnya adalah masalah batas atas biaya di perguruan tinggi negeri (PTN). Anggota Komisi X dari Fraksi PKS Raihan Iskandar mengatakan, pihaknya masih mencari celah agar dapat segera terwujud pendidikan murah di perguruan tinggi negeri. Hingga saat ini pihaknya sedang meminta masukan dari berbagai kalangan.”Harapannya PTN ini punya standar SPP yang sama, baik otonom maupun tidak. Tapi, mungkin nanti kualitasnya agak berbeda,” katanya di Jakarta, kemarin. Menurutnya, selama ini otonomi perguruan tinggi justru dijadikan sebagai sarana untuk mengambil pembiayaan yang mahal kepada peserta didik (mahasiswa). Dampaknya, biaya pendidikan di PTN lebih mahal dari biaya di perguruan tinggi swasta.Dia berharap, jika nanti sudah ada ketetapan terkait dengan platform biaya perguruan tinggi, jangan sampai hal itu justru membuat para pengelola perguruan tinggi menjadi tidak sejahtera. “Makanya kita lagi cari bentuk,” ujar Raihan. Pihaknya sudah audiensi dengan beberapa PTN untuk membahas hal tersebut. Pada dasarnya pengelola perguruan tinggi setuju jika diberlakukan batas atas biaya, asal pemerintah juga mau membantu.

…dst

Baca juga
DPR Dorong Pembatasan Biaya Kuliah di PTN
http://www.jpnn.com/read/2011/10/31/107070/DPR-Dorong-Pembatasan-Biaya-Kuliah-di-PTN-
Senin, 31 Oktober 2011 , 22:22:00

…dst

4 ) Pendidikan Karakter Diramu Dalam Belajar Bahasa Inggris
http://edukasi.kompas.com/read/2011/10/31/19265892/Pendidikan.Karakter.Diramu.Dalam.Belajar.Bahasa.Inggris

Senin, 31 Oktober 2011 | 19:26 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Meramu pendidikan karakter dalam pembelajaran bahasa Inggris, bakal dibahas dalam Konferensi Internasional Teflin di IKIP PGRI Semarang, November 2011.Konferensi ini merupakan agenda tahunan Teflin, organisasi profesi nirlaba yang para anggotanya terdiri dari dosen, guru, dan praktisi bahasa Inggris di seluruh Indonesia. Dalam konferensi ini hadir pakar pendidikan bahasa inggris dari berbagai negara negara, antara lain Ohio Sate University (Amerika), Wollongong University (Australia), Cambridge University (Inggris), University of Santo Thomas (Filipina), MELTA (Thailand), RELC (Singapura), Malaysia, China, Iran, Jepang, dan Indonesia.

…dst

5 ) Peneliti Harus Antre
Penelitian Dimasukkan dalam Pos Pengadaan Barang
http://cetak.kompas.com/read/2011/11/01/02264060/peneliti.harus.antre

Selasa,01 November 2011
BANDUNG, KOMPAS – Akibat anggaran penelitian yang sangat terbatas, peneliti harus bergilir dan antre mendapatkan dana penelitian. Akibatnya, kegiatan penelitian belum tentu bisa berlanjut setiap tahun.Demikian salah satu pokok persoalan yang mengemuka dalam Forum Inovasi Daerah II 2011 di Institut Teknologi Bandung, Senin (31/10). Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Suryo Hapsoro Tri Utomo mengatakan, dana untuk riset cenderung turun dalam tiga tahun terakhir. Tahun 2009, misalnya, anggaran riset masih Rp 1,2 triliun, tetapi tahun 2010 turun lebih dari separuh menjadi Rp 453 miliar dan tahun 2011 ini turun lagi menjadi Rp 435 miliar. “Karena anggaran terbatas, beberapa rencana penelitian yang diajukan terpaksa harus antre,” kata Suryo Hapsoro.

…dst

6 ) UI Klaim Mampu Tingkatkan Dana Penelitian
http://kampus.okezone.com/read/2011/10/31/373/522842/ui-klaim-mampu-tingkatkan-dana-penelitian

Senin, 31 Oktober 2011 16:30 wib
DEPOK – Universitas Indonesia (UI) menjawab dan membeberkan secara transparan terkait dana penelitian yang digelontorkan selama ini. Pihak Rektorat UI mengklaim, semenjak 2007, UI telah melakukan penataan manajemen yang diawali dengan integrasi keuangan. Kepala Deputi Sekretariat Pimpinan UI Devie Rahmawati mengatakan, pengintegrasian ini membuat UI mampu menghimpun sumber daya ekonomi universitas dari Rp650 miliar pada awal 2007 meningkat menjadi Rp2,5 triliun pada 2011.”Dengan sumber daya tersebut, UI mampu memberikan insentif bagi civitas akademika UI, baik dosen atau peneliti melalui mekanisme pembiayaan dana riset, beasiswa, dan pelatihan atau seminar dengan anggaran yang besar,” kata Devie dalam rilis kepada okezone, kemarin.Devie merinci, besaran dana tersebut, yakni dana beasiswa sebelum penataan sebesar Rp15 miliar pada 2007 menjadi Rp63 miliar pada 2011, setelah penataan. Sementara dana pelatihan atau seminar sebelum penataan sebesar Rp9 miliar pada 2007 menjadi Rp32 miliar di 2011.

…dst

7 ) Peneliti Sangat Sulit Mendapatkan Paten
http://edukasi.kompas.com/read/2011/10/31/08475321/Peneliti.Sangat.Sulit.Mendapatkan.Paten

Senin, 31 Oktober 2011 | 08:47 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Para peneliti Indonesia sangat sulit mendapatkan hak paten meskipun sudah mengurusnya selama bertahun-tahun, bahkan bisa sampai 11 tahun. Padahal, paten merupakan pengakuan atas keberhasilan peneliti melakukan riset.Bambang Subiyanto, misalnya, mendapatkan hak paten untuk temuan bambu kompositnya selama 11 tahun.”Sejak mengurus tahun 2000, baru keluar tahun 2011 ini,” kata Bambang, Kepala Pusat Inovasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Peneliti senior pada Balai Besar Teknologi Energi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Herliyani Suharta, juga merasakan sulitnya mengurus hak paten. Ia mengajukan paten kompor tenaga surya pada tahun 1998 dan baru memperoleh patennya tahun 2008.

…dst

8 ) Mahasiswa Peternakan Undip Juara Lomba Inovasi Produk
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/11/01/164839/Mahasiswa-Peternakan-Undip-Juara-Lomba-Inovasi-Produk

01 November 2011
SEMARANG – Anitya Vionita Pratiwi dan Triyatmo Adi Nugroho, mahasiswa Fakultas Peternakan Undip angkatan 2009 dan 2007 berhasil menjadi juara III kategori mahasiswa dan peneliti Lomba Inovasi Pengembangan Produk Nilai Tambah Hasil Perikanan yang diselenggarakan Kementerian Perikanan dan Kelautan di Jakarta, 24-26 Oktober 2011.Selain trofi dan piagam penghargaan, keduanya memperoleh hadiah uang tunai Rp 6 juta. Mereka diterima Dekan Fakultas Peternakan Prof V Priyo Bintoro dan Pembantu Dekan III Bambang Sulistiyanto PhD, akhir pekan lalu.
Priyo Bintoro menyampaikan apresiasinya atas prestasi tersebut dan menyatakan pantas dihargai, karena juara I dan II dinilai lebih berpengalaman mengingat pekerjaannya sebagai peneliti di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) serta Teknologi Hasil Perikanan UGM.

…dst

9 ) Tuntut Gaji Tetap, Dosen IKIP Ancam Mogok
http://www.jpnn.com/read/2011/10/31/107020/Tuntut-Gaji-Tetap,-Dosen-IKIP-Ancam-Mogok-

MATARAM – Para dosen yang tergabung dalam Forum Komunikasi Dosen Tetap Yayasan (FKDTY) Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Mataram bakal mogok mengajar. Itu akan dilakukan jika gaji tetap sebagai dosen tetap yayasan (DTY) tidak dibayarkan per 1 November besok. Aksi mogok yang dilakukan tanggal 2 November lusa untuk menuntut kesejahteraan yang dirasakan masih jauh dari harapan.Ketua FKDTY, L Pujo Basuki mengatakan bahwa tuntutan DTY IKIP Mataram memiliki dasar yang kuat. Di antaranya Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, UU 17/2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 37/2009 tentang Dosen, PP RI Nomor 41/2009 tentang Tunjangan Profesi Guru dan Dosen, Tunjangan Khusus Guru dan Dosen, serta Tunjangan Kehormatan Profesor, PP Nomor 40/2004 dan PP 84/2010 tentang Perubahan Ketujuh atas PP Nomor 14 Tahun 1993 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja di IKIP Mataram.

…dst

10 ) IPB Berencana Membuka Program D3 Jurusan Jamu
http://www.pikiran-rakyat.com/node/163914

Senin, 31/10/2011 – 13:46
BOGOR, (PRLM).- Institut Pertanian Bogor (IPB) berencana membukan program D3 jurusan jamu dalam rangka mendukung Road Map Pengembangan Jamu 2011-2025. Saat ini, sejumlah kelengkapan fasilitas untuk program ini telah dalam persiapan. Demikian disampaikan Kepala Pusat Studi Biofarmaka Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB, Prof. Lathifah K Darusman, Senin (31/10).Dikatakan Lathifah, Institut Pertanian Bogor (IPB) berkomitmen mempersiapkan sumberdaya manusia melalui pendidikan formal maupun informal, khususnya dalam pengawasan produk berbasis bahan alam dan juga produksi serta pembudidayaan tanaman obat. “Hal ini untuk mendukung terciptanya produk obat bahan alam yang berkualitas dan berdaya saing tinggi,” katanya. Jika program ini sudah terwujud, maka pihaknya akan melanjutkan dengan memikirkan level pascasarjana. Menanggapi rencana tersebut, Direktur Program Pendidikan Diploma, Prof. Zairin Junior mengatakan program pendidikan Diploma 3 ini diharapkan dapat diciptakan tenaga ahli madya yang siap bekerja di Industri Obat Tradisional (IOT), Industri Kecil Obat Tradisional (IKOT), home industri obat tradisional maupun di Industri farmasi yang menghasilkan produk bahan alam. Selain itu lulusan juga dapat bekerja sebagai mitra pemerintah khususnya dalam pengawasan /analis produk obat tradisional.

…dst

11 ) ITS Gelar Seminar Energi Terbarukan
http://kampus.okezone.com/read/2011/10/31/373/523004/its-gelar-seminar-energi-terbarukan

Senin, 31 Oktober 2011 20:04 wib
SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggelar seminar Renewable Energy for Sustainable Development of Indonesia and Germany. Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi energi dan mendorong pengembangan energi bersih dari berbagai sumber.Rektor ITS, Prof Triyogi Yuwono, mengatakan, Indonesia saat ini sedang menghadapi tantangan yang cukup berat. Meski perekonomian Indonesia saat ini dibilang cukup kuat, namun harus mendapati tantangan dengan naiknya harga minyak dunia.”Permintaan energi, khususnya minyak, batu bara, dan gas semakin meningkat dan akan tetap penting di masa mendatang,” kata Tri Yogi dalam rilisnya yang diterima okezone, Senin (31/10/2011). Dia menjelaskan, Indonesia juga berperan aktif dalam persoalan lingkungan untuk menjamin pembangunan berkelanjutan negara. Di depan G-20 forum di Pittsburgh – USA pada 2009 lalu, Presiden SBY berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 26 persen pada 2020. “Dengan dukungan internasional, Indonesia bahkan bisa mengurangi hingga 41 persen,” tambahnya.

…dst

12 ) IPB Latih Masyarakat Meracik Bakso dan Nuget
http://kampus.okezone.com/read/2011/10/31/373/522638/ipb-latih-masyarakat-meracik-bakso-dan-nuget

Senin, 31 Oktober 2011 10:31 wib
BOGOR – Himpunan Mahasiswa Produksi Peternakan (Himaproter) Fakultas Peternakan bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Pertanian Bogor (LPPM-IPB) mengadakan pelatihan pengolahan ternak kepada masyarakat binaan LPPM IPB. Kegiatan bertajuk Pelatihan Pengolahan Pangan Asal Ternak ini dilakukan di Bagian Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan di bawah bimbingan dosen yang berkeahlian di bidang Teknologi Hasil Ternak dan dihadiri oleh 27 ibu-ibu PKK dari 14 Desa Lingkar Kampus Binaan LPPM IPB.

…dst

13 ) Terbuka, Peluang Berkarier Kuliner di Singapura
http://edukasi.kompas.com/read/2011/10/31/15180166/Terbuka.Peluang.Berkarier.Kuliner.di.Singapura

Senin, 31 Oktober 2011 | 15:18 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Minat pelajar Indonesia yang mengambil pendidikan kuliner pada pendidikan formal semakin meningkat. Hal itu dikatakan General Manager Universal, Recruitment Agent for At-Sunrice in Indonesia, Suwito, saat ditemui Kompas.com, di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Senin (31/10/2011).Ia mengatakan, jika pada tahun-tahun sebelumnya pelajar yang ingin mengambil pendidikan kuliner sering terganjal persetujuan dari orangtua, saat ini semuanya cenderung lebih terbuka. Di At-Sunrice GlobalChef Academy, pada tahun 2006 siswa yang berasal dari Indonesia hanya sekitar lima orang, tetapi pada 2010 melonjak hingga lebih dari 30 orang.

…dst

14 ) Siswa Indonesia, Aset Bertaraf World Class
http://kampus.okezone.com/read/2011/10/31/373/522914/siswa-indonesia-aset-bertaraf-world-class

Senin, 31 Oktober 2011 17:21 wib
JAKARTA – Keunggulan siswa Indonesia di dunia kuliner internasional dinilai bertaraf kelas dunia oleh Masterchef asal Prancis, Christophe Megel. Terdapat karakter tersendiri yang dimiliki oleh siswa kelas kuliner Indonesia yang menjadikan mereka spesial.”Saya Chief Executive Officer akademi memasak At Sunrice, Singapura, dan saya melihat ada satu karakter yang hanya dimiliki siswa Indonesia,” ujarnya kepada okezone, Senin (31/10/2011).Indikator tersebut, lanjut chef berkaca mata itu, siswa Indonesia berani mengungkapkan apa yang mereka pikirkan. Performa mereka dalam grup maupun individual pun selalu baik.

…dst

15 ) Berminat Jadi Chef Tingkat Internasional?
http://kampus.okezone.com/read/2011/10/31/373/522729/berminat-jadi-chef-tingkat-internasional

Senin, 31 Oktober 2011 12:47 wib
JAKARTA – Sekolah memasak At Surice Global Chef Academy membuka program Work Skill Qualification (WSQ) tahun depan. Program tersebut merupakan program lanjutan dari modul pendidikan tingkat sertifikasi dan diploma yang telah ada sebelumnya.Sesuai dengan visi akademi, Memajukan Seni Kuliner dan Profesi Food dan Beverage yang berintergrasi dan bermakna, At Sunrice lebih mengedepankan pelayanan food and baverages, wine, and spirits, coffe and tea.Chief Executive Officer At Sunrice Christophe Megel mengatakan, merupakan kebanggan dapat melihat kesuksesan siswa-siswi dari Indonesia yang telah lulus dari akademi.

…dst

16 ) Gaji dan Uang Makan PNS Naik Lagi
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/440369/38/

Tuesday, 01 November 2011
JAKARTA – Kesejahteraan pegawai negeri sipil (PNS) dan anggota TNI/Polri semakin meningkat tahun depan.Pemerintah memutuskan menaikkan uang makan untuk PNS dan uang lauk pauk untuk TNI/Polri sebesar Rp5.000. Pemerintah juga akan menaikkan gaji mereka 10%.
“Uang makan PNS dinaikkan menjadi Rp25.000 (saat ini Rp20.000) dan uang lauk pauk untuk anggota TNI/Polri dinaikkan menjadi Rp45.000 per hari,” ungkap Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Herry Purnomo di Jakarta kemarin. Selain uang makan dan kenaikan gaji sebesar 10%, pemerintah juga mengalokasikan anggaran untuk gaji ke-13. Tambahan uang makan dan uang lauk pauk, serta rencana kenaikan gaji PNS tersebut membuat alokasi anggaran yang disediakan pemerintah pusat untuk belanja pegawai kian besar.

…dst

17 ) Pusat Tangguhkan Rekrut CPNS Baru
Tidak Termasuk Pengangkatan Honorer
http://www.jpnn.com/read/2011/10/31/106989/Pusat-Tangguhkan-Rekrut-CPNS-Baru-

Senin, 31 Oktober 2011 , 06:06:00
JAKARTA – Program reformasi birokrasi (RB) membuat pengangkatan CPNS baru kian rumit. Usul CPNS baru yang diajukan instansi pusat, pemprov, dan pemkot/pemkab Juli lalu digugurkan. Namun, hal itu tidak berlaku untuk rekrutmen CPNS dari honorer.Data di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan RB (Kemen PAN dan RB) menyebutkan, pada Juli lalu seluruh permohonan dari Jatim, baik pemprov maupun pemkot/pemkab sudah komplet. Total CPNS yang diminta mencapai 67.359 orang. Sayangnya, setelah diberlakukan program moratorium atau penghentian sementara pengangkatan CPNS pada 1 September lalu, usul tersebut buyar. Semua usul digugurkan. Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kemen PAN dan RB Ramli Naibaho menjelaskan, usul CPNS dari seluruh instansi pusat maupun daerah dikembalikan lagi.

…dst

 

18 ) Sekilas dalam Negeri

Pendidikan khusus
Indonesia Gelar Outbound Pramuka Berkebutuhan Khusus
Menggagas Koperasi untuk Anak Jalanan
Konferensi UNESCO
SBY Pidato di Konferensi UNESCO   
Presiden Bangga Dipilih UNESCO Pidato di Paris
Pelemahan KPK
Pemerintah Dukung KPK Tak Bisa SP-3
Pemerintah Tolak Pelemahan KPK
Kata Yusril, Tak Cukup 1000 KPK Atasi Korupsi 
Bencana alam
Banjir Lahar Dingin, 3 Jembatan Darurat di Lereng Merapi Hanyut
Gempa 5,2 SR Hentak Barat Daya Melonguane, Sulut
Gempa 5,1 SR Goyang Mentawai
Gempa 5,6 SR Goyang Ambon, Tidak Berpotensi Tsunami
Jakarta Tak Siap Hadapi Banjir 
Suara Rakyat Papua
Dengarlah Suara Hati Rakyat Papua 
Penutupan Akses Freeport Tetap Dilakukan
Papua Perlu Dibawa ke Forum KTT G-20
Besok, Aksi Mogok Karyawan Freeport Dibubarkan Paksa 
Pemerintah Akan Minta Penjelasan Kepolisian
KPK Tunggu Hasil Audit Duit Freeport
KPK Didesak Usut Aliran Duit Freeport ke Kepolisian  
Penduduk ke 7M
Dunia Sambut Penduduk Ke-7 Miliar 
Palestina merdeka
Palestina Resmi Jadi Anggota UNESCO 
UNESCO Terima Otoritas Palestina
Voting Palestina Mulai dari UNESCO
Suriah
Liga Arab Minta Suriah Tarik Tank-Tank
Bashar al-Assad: Apa Yang Terjadi di Libya takkan Terulang di Suriah
Pemimpin NATO kesampingkan zona larangan terbang terhadap Suriah
Libya
Sekjen NATO Bertemu NTC
Sekjen NATO puji intervensi militer di Libya
Pemimpin NTC: senjata kimia terlihat di Tripoli 
Jepang
PM Jepang meminta maaf terkait sumbangan asing