1 ) AMIKOM Wakili Indonesia
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/445259/

Monday, 21 November 2011
YOGYAKARTA – Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) AMIKOM Yogyakarta mewakili Indonesia pada ajang Asia Pasific ICT Award (APICTA) 2011, atau kompetisi Informasi dan Teknologi (IT) di Pattaya,Thailand. Pada kompetisi yang diikuti 16 negara di Asia Pasifik itu,AMIKOM akan memperkenalkan dua produk inovatifnya, yaitu Airport Safety dan Ad@Hand. Tim AMIKOM yang diterjunkan dalam ajang bergengsi tersebut yaitu Wakil Direktur I Innovation Center Andi Sunyoto, Staf Ketua AMIKOM Emha Taufiq Luthfi, Fitriansyah dari Time Excellindo (Badan Usaha Milik AMIKOM), Obed Irwanto (Time Excellindo), dan Herlambang Priantoro (Time Excellindo). “Ini keikutsertaan yang ketiga kali di APICTA. Pada 2006, AMIKOM masuk dua nominasi yakni Tertiary Student Project dan Education & Training di Makau, China. Sementara 2009 di Melbourne, Australia, produk Touch It With Ultimate Learning and Exploring Experience (Tiwule_) dan V-Track juga mampu menembus nominasi,” ungkap Andi Sanyoto baru- baru ini.  Di APICTA 2011, kata dia, AMIKOM menawarkan dua produk yang sebenarnya sudah teraplikasi di perusahaan berskala nasional di Tanah Air.Airport Safety telah diadopsi oleh manajemen Bandara Soekarno Hatta,Banten sebagai pengelola sistem kedaruratan. Sementara Ad@Hand digunakan oleh operator seluler terbesar di Indonesia untuk aplikasi advertising pada perangkat mobile.

…dst

2 ) Audit Akademis IPB Libatkan Majelis Wali Amanat
http://www.tempointeraktif.com/hg/pendidikan/2011/11/20/brk,20111120-367519,id.html

MINGGU, 20 NOVEMBER 2011 | 18:39 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta -Rektor Institut Pertanian Bogor, Herry Suharyanto, menyatakan lembaganya sudah mengaudit sektor akademis dan keuangan setiap tahun. “Sudah tumbuh kultur audit di dalam kampus,” kata dia ketika dihubungiTempo, Ahad, 20 November 2011. Menurut Herry, sebagai Badan Hukum Milik Negara, IPB memiliki Dewan Audit dengan lima anggota dari Majelis Wali Amanat. “Semuanya bukan orang IPB,” ujarnya. Ketua Dewan Audit dijabat oleh Azzumardi Azra. Dewan Audit bertugas mengaudit sektor akademis dan keuangan di seluruh unit yang ada di IPB. Dalam menjalankan tugas, Dewan Akademik akan bermitra dengan kantor audit internal yang telah dibentuk rektor. “Yang melaksanakan tugas adalah petugas kantor audit internal. Nanti hasilnya dilaporkan ke Dewan Audit,” ucap Herry. Selanjutnya, laporan audit itu akan dilaporkan ke Majelis Wali Amanat setiap tahun.

…dst

3 ) ITB Dukung Audit Lembaga Pendidikan
http://www.tempointeraktif.com/hg/pendidikan/2011/11/20/brk,20111120-367510,id.html

MINGGU, 20 NOVEMBER 2011 | 16:49 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta – Institut Teknologi Bandung mendukung rencana pemerintah untuk mengaudit lembaga-lembaga pendidikan. Audit dapat digunakan untuk mengetahui seberapa besar dana yang diberikan pemerintah kepada lembaga pendidikan dan dana yang dikeluarkan lembaga pendidikan itu. “Saya kira bagus-bagus saja. ITB siap-siap saja (untuk diaudit),” kata Rektor ITB, Ahmaloka, ketika dihubungi Tempo, Ahad, 20 November 2011. “Selain itu, dana yang dicari sendiri berapa banyak.” Wakil Presiden Boediono sebelumnya menyatakan pemerintah akan melakukan audit terhadap lembaga-lembaga pendidikan. Tujuannya untuk menekan biaya pendidikan agar tidak melambung melebihi kewajaran. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan, Musliar Kasim, menyatakan audit terhadap lembaga pendidikan memungkinkan bertujuan menekan biaya pendidikan. Pasalnya, selama ini masih ada kesenjangan biaya pendidikan antarlembaga pendidikan pemerintah ataupun swasta. “Memang masih ada perguruan tinggi yang kemahalan sekali, misalnya untuk biaya jurusan kedokteran akan jauh lebih besar dari yang ekonomi,” ujar Musliar, Sabtu kemarin. Namun, kata Ahmaloka, sebenarnya ITB telah melakukan audit keuangan setiap tahunnya. Audit itu dilakukan oleh tiga lembaga, yaitu Badan Pemeriksa Keuangan, Irjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta akuntan publik. “Setiap tahun, tiga sampai empat kali audit,” katanya.

…dst

4 ) AS Kucurkan USD165 Juta untuk Kerja Sama Dikti
http://kampus.okezone.com/read/2011/11/20/373/531761/as-kucurkan-usd165-juta-untuk-kerja-sama-dikti

Minggu, 20 November 2011 12:30 wib
JAKARTA – Amerika Serikat (AS) akan mengucurkan USD165 juta atau setara dengan Rp1,4 triliun (Rp9.053 per USD) dalam pakta kerja sama pendidikan tinggi antara AS dengan Indonesia. Alokasi dana tersebut merupakan bentuk perwujudan komitmen antara Presiden Amerika Serikat (AS) Barrack Obama dan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk meningkatkan kerja sama pendidikan antarkedua negara. Selama lima tahun, AS akan menyalurkan USD165 juta dalam berbagai program pendidikan tinggi. Salah satunya adalah memperluas dukungan untuk program beasiswa Fulbright binational, sebuah program besutan Departemen Luar Negeri AS. Program Fulbright Indonesia Research, Science and Technology (FIRST) misalnya, akan mendapat USD15 juta. Beasiswa riset ini ditujukan bagi peneliti Indonesia untuk meneliti bidang sains dan teknologi di Amerika, dan bagi peneliti AS untuk meneliti bidang yang sama di Indonesia. Demikian seperti dikutip dari laman resmi Gedung Putih, Minggu (20/11/2011). Dana USD2,5 juta juga disediakan Community College di AS dalam bentuk beasiswa bagi sekira 50 mahasiswa Indonesia tiap tahun. Mereka akan belajar dalam program tersertifikasi selama satu tahun. Program ini juga bertujuan menyatukan 18 fakultas dan administrator pendidikan dalam upaya pengembangan dunia profesional di perguruan tinggi AS.

…dst

5 ) Gaet Pelajar RI, AS Tambah USD4,5 Juta
http://kampus.okezone.com/read/2011/11/20/373/531763/gaet-pelajar-ri-as-tambah-usd4-5-juta

Minggu, 20 November 2011 13:49 wib
JAKARTA – Pemerintahan Barrack Obama akan menambah dana USD4,5 juta per tahun dalam upaya meningkatan jumlah pelajar Indonesia di Amerika Serikat (AS). Dana tersebut akan dialokasikan dalam program pendidikan dan pelatihan bahasa Inggris, jasa pendampingan pelajar, dan program pertukaran lainnya. Salah satu misi AS di Indonesia adalah menerima aplikasi-aplikasi visa studi para pelajar Indonesia. Pada tahun akademik 2011, aplikasi visa pelajar ini meningkat dan tertinggi dalam 10 tahun. Dari jumlah tersebut, 95 persen permohonan visa pelajar pun telah disetujui. Demikian seperti disitat dari laman resmi Gedung Putih, Minggu (20/11/2011). AS juga berencana meningkatkan profil dari institusi pendidikan tinggi AS melalui pendidikan yang menjangkau Indonesia. Wakil Menteri Perdagangan AS Francisco J Sanchez memimpin misi pendidikan terbesar ke Indonesia tahun ini. Mereka bermitra dengan Putera Sampoerna Foundation.

…dst

6 ) Pendidikan Dasar RI Juga Dilirik AS
http://kampus.okezone.com/read/2011/11/20/373/531764/pendidikan-dasar-ri-juga-dilirik-as

Minggu, 20 November 2011 14:34 wib
JAKARTA – Tidak hanya pendidikan tinggi, kerja sama pendidikan antara Amerika Serikat (AS) dan Indonesia juga dilakukan dalam sektor pendidikan dasar. Badan AS untuk pembangunan internasional (USAID) berkomitmen untuk meningkatkan kualitas manajemen sekolah, pemerintahan, dan pengembangan guru profesional dalam sistem sekolah publik Indonesia. Komitmen tersebut diwujudkan dengan memberikan dukungan di bidang perencanaan penganggaran sekolah; serta penciptaan bahan dan alat untuk memfasilitasi pembelajaran dalam membaca, matematika, dan ilmu pengetahuan. Demikian dilansir dari laman resmi Gedung Putih, Minggu (20/11/2011).

…dst

7 ) Dua PTS Ingin Jadi PTN
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/11/21/167144/Dua-PTS-Ingin-Jadi-PTN

21 November 2011
SEMARANG- Dua perguruan tinggi swasta di Jawa Tengah mengusulkan untuk mengubah status menjadi perguruan tinggi negeri (PTN). Saat ini pengusulan tersebut sedang diproses oleh Ditjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Menurut Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah VI Jateng Prof Mustafid, dua PTS yang ingin menjadi PTN, yakni Universitas Pancasakti Tegal dan Universitas Tidar Magelang. Usulan kedua institusi pendidikan itu sudah dilakukan sekitar dua tahun lalu. ”Dalam proses tersebut, Kopertis hanya bertindak sebagai salah satu pihak yang memberikan rekomendasi. Namun selebihnya mekanisme ditangani langsung oleh pusat, seperti visitasi, survei ke perguruan tinggi yang bersangkutan, hingga memutuskan menjadi PTN,” jelasnya. Pengusulan PTS menjadi PTN harus memenuhi syarat yang ditetapkan oleh Kemdikbud. Syarat tersebut antara lain perguruan tinggi yang bersangkutan memiliki aset, sumber daya manusia, dan punya rekomendasi dari pihak terkait.

…dst

8 ) Penghuni perumahan UIN Syarif Hidayatullah tolak digusur
http://www.antaranews.com/berita/285691/penghuni-perumahan-uin-syarif-hidayatullah-tolak-digusur

Minggu, 20 November 2011 19:09 WIB
Jakarta (ANTARA News) – Para penghuni perumahan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah menolak digusur. Mereka bermaksud membeli rumah tersebut dengan alasan sudah menempati kurang lebih 10 tahun. Bahkan, ada di antara para penghuni yang menempati rumah tersebut sejak 1960-an. “Selama ini, kami sendiri (penghuni) yang membayar pajak bumi dan bangunan (PBB), merawat rumah, dan tanah. Para penghuninya sudah menempati lebih dari 10 tahun,” kata Profesor Chotibul Umam, mantan Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah yang menjadi juru bicara para penghuni di Malang, via percakapan telepon, Minggu. Para penghuni perumahan UIN Ciputat kini resah terkait dengan surat Rektor UIN Syarif Hidayatullah, 17 Oktober 2011, yang meminta penghuni perumahan tersebut untuk mengosongkan rumahnya sampai batas waktu 31 Desember 2012. Areal tanah yang tepat berada di depan kampus UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang, itu terdapat 130 rumah dengan sekitar 170 penghuni. Sebanyak 41 rumah masih dihuni oleh pegawai UIN, sisanya dihuni oleh mantan dosen, mantan guru besar, mantan dekan, dan mantan rektor universitas tersebut.

…dst

9 ) Anies: gerakan Indonesia mengajar makin dikenal masyarakat
http://www.antaranews.com/berita/285699/anies-gerakan-indonesia-mengajar-makin-dikenal-masyarakat

Minggu, 20 November 2011 22:34 WIB
Yogyakarta (ANTARA News) – Gerakan Indonesia Mengajar yang mengirim pengajar muda ke daerah pelosok semakin dikenal oleh masyarakat, kata Ketua Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar Anies Baswedan di Yogyakarta, Minggu. “Dulu saat angkatan pertama pengajar, Gerakan Indonesia Mengajar kesulitan mencari daerah karena orang belum mengenal gerakan ini. Namun, saat ini banyak daerah yang meminta tenaga pengajar dari Gerakan Indonesia Mengajar,” kata dia. Dia mengatakan banyak daerah di Indonesia, terutama di daerah-daerah terpencil yang membutuhkan tenaga pengajar. “Kebutuhan guru atau tenaga pengajar yang selalu bertambah bukan hal baru di Indonesia. Oleh karena itu, Indonesia Mengajar akan terus mengirim pengajar muda untuk memenuhi kebutuhan di daerah terpencil,” katanya. Menurut dia, pengiriman tenaga pengajar muda dilakukan bergantian setiap tahun. “Pengiriman pengajar dilakukan secara estafet atau diteruskan ke angkatan berikutnya. Untuk pengajar muda angkatan pertama sudah kembali ke daerah masing-masing. Indonesia Mengajar telah mengirim penggantinya karena pengajar angkatan pertama telah habis masa tugasnya,” katanya.

…dst

10 ) Rakyat Indonesia Terancam tak Bisa Menamatkan SD
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita-pendidikan/11/11/20/luy9mz-rakyat-indonesia-terancam-tak-bisa-menamatkan-sd

Minggu, 20 November 2011 15:16 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, PADANG – Pakar ekonomi Unand, Prof Elfindri mengatakan penduduk Indonesia terancam tidak bisa menamatkan sekolah dasar (SD), ditandai dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia kini mencapai 0,07 poin pertahun. “Dengan IPM 0,07 poin itu Indonesia berada pada nomor urut 124 dari 169 negara di dunia dan Indonesia memang terancam tidak menamatkan SD,” kata Elfindri di Padang, Ahad (20/11). Posisi tersebut telah menempatkan Indonesia menurun lebih jauh terkait sebelumnya IPM Indonesia pernah berada pada nomor urut 108 dunia. Sementara itu ancaman penduduk Indonesia tidak menamatkan SD bisa terjadi antara lain lebih akibat tidak tepatnya penggunaan anggaran peningkatan kualitas sumber daya manusia. Selama ini, katanya, anggaran negara lebih banyak tersedot untuk pembiayaan rutin dan praktek-praktek korupsi masih saja terjadi. “Jika kondisi demikian terus terjadi maka beberapa tahun mendatang banyak penduduk Indonesia akan bisa mengenyam pendidikan hanya 5,7 tahun saja atau tidak tamat SD,” katanya.

…dst

11 ) Waaaee Waaaaeeooo Kita Bisa
http://kampus.okezone.com/read/2011/11/20/367/531735/waaaee-waaaaeeooo-kita-bisa

Minggu, 20 November 2011 11:21 wib
SEDIKIT lagi, maka Indonesia akan menjadi juara umum di SEA Games ke-26 ini. Selaku tuan rumah, predikat menjadi juara umum tentu merupakan kebanggan tersendiri. Terlebih, hingga saat ini Indonesia masih memimpin perolehan emas sementara dengan selisih jauh dari negara lainnya.Euforia bangsa Indonesia semakin menjadi, tatkala para atlet kebanggaan Indonesia berhasil mendapatkan medali emas di berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan di SEA Games ini. Panen emas pun tidak terelakkan, terutama dari cabang renang. Salah satu atlet kebanggaan kita mampu menorehkan rekor baru, dan mengalahkan rekor lama yang dipegang oleh perenang asal Thailand .Tentu ini menjadi prestasi yang menggembirakan. Para atlet yang berlaga, baik di Jakarta maupun di Palembang, pun tidak mau kalah menyumbangkan emas. Mereka mengantarkan Tanah Air unggul dari 11 negara peserta SEA Games tahun ini.

…dst

12 ) Pertukaran Budaya
Ada “Thanksgiving” di UMM
http://edukasi.kompas.com/read/2011/11/20/19021944/Ada.Thanksgiving.di.UMM

Minggu, 20 November 2011 | 19:02 WIB
KOMPAS.com — Jika di Indonesia ada tradisi mudik Lebaran, di Amerika Serikat juga ada tradisi mudik yang biasa mereka sebut Thanksgiving. Pelaksanaannya biasanya pada hari Kamis keempat November. Sebagaimana tradisi mudik, pada saat Thanksgiving yang awalnya berkembang dari Amerika Utara, orang AS juga pulang kampung untuk bertemu keluarga dan bercerita tentang keberhasilan panen raya yang kini tentu keberhasilannya dalam kehidupan. Lalu bagaimana dengan orang AS di Indonesia yang tak sempat mudik ke kampung halamannya? Salah satunya seperti dilakukan Konsul Jenderal AS di Surabaya, Kristen F Bauer. Seperti disampaikan Asisten Rektor Bidang Kerja Sama Luar Negeri UMM Suparto, dalam siaran pers Humas UMM Minggu (20/11/2011), hari Jumat lalu Kristen sengaja datang ke UMM dan “merayakan” Thanksgiving di kampus itu. Di hari Thanksgiving yang biasa disebut juga sebagai Hari Kalkun itu, Kristen membawa masakan dengan menu utama ayam kalkun untuk dinikmati bersama-sama dengan jajaran struktural UMM, warga AS di Malang, pengajar asing, serta guru dan siswa SMA.

…dst

13 ) JK: lulusan PT jadi pengusaha jangan berharap jadi PNS
http://www.antaranews.com/berita/285628/jk-lulusan-pt-jadi-pengusaha-jangan-berharap-jadi-pns

Minggu, 20 November 2011 07:09 WIB
Yogyakarta (ANTARA News) – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mendorong para lulusan perguruan tinggi agar menjadi pengusaha, karena kesempatan bekerja lebih luas ketimbang mendaftar menjadi pegawai negeri sipil.”Lulusan perguruan tinggi jangan berharap menjadi pegawai negeri sipil (PNS), karena peluangnya lebih kecil,” katanya ketika menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Teknologi Industri 2011 yang mengangkat tema `Mengembangkan Jiwa Kewirausahaan Berdaya Saing Menuju Persaingan Global`, di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Sabtu. Menurut dia, kuota PNS saat ini hanya terbatas pada tenaga pendidik dan kesehatan, sehingga lulusan perguruan tinggi hendaknya mempertimbangkan pilihan lain di luar PNS. “Pilihan lain para lulusan PT adalah bekerja di sektor swasta atau menjadi pengusaha atau berwirausaha,” katanya. Ia mengatakan para lulusan PT yang ingin menjalankan usaha sebaiknya mampu bersaing.

…dst

14 ) Pakar: “soft skill” jadi nilai tambah mahasiswa
http://www.antaranews.com/berita/285701/pakar-soft-skill-jadi-nilai-tambah-mahasiswa

Minggu, 20 November 2011 22:39 WIB
Yogyakarta (ANTARA News) – “Soft skill” atau keterampilan mengatur diri sendiri dan berhubungan dengan orang lain dapat menjadi nilai tambah mahasiswa untuk meraih sukses, kata pakar pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta Mochammad Bruri Triyono. “Dengan memiliki `soft skill` diharapkan mahasiswa dapat bersaing dan meraih sukses dalam kuliah dan terjun ke lapangan kerja,” katanya pada pembekalan “soft skill” bagi 2.500 mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Yogyakarta, Minggu. Menurut dia, “soft skill” dapat membuat mahasiswa memiliki daya saing yang tinggi dan tidak hanya kompeten di bidangnya sehingga mudah beradaptasi dengan lingkungan kerja dan masyarakat. “Keterampilan yang dimasukkan dalam kategori `soft skills` antara lain integritas, kedisiplinan, jujur, inisiatif, motivasi, etika, kerja sama dalam tim, kepemimpinan, kemauan belajar, komitmen, mendengarkan, tangguh, fleksibel, komunikasi lisan, dan berargumentasi logis,” katanya.

…dst

15 ) Juknis Telat, Rehabilitasi Sekolah Molor
http://www.jpnn.com/read/2011/11/20/108627/Juknis-Telat,-Rehabilitasi-Sekolah-Molor-

Minggu, 20 November 2011 , 22:25:00
JAKARTA – Anggota Komisi X DPR RI, Rully Chairul Azwar mengatakan, molornya pelaksanaan program rehabilitasi gedung sekolah yang rusak sudah diprediksikan sejak awal. Pasalnya, petunjuk teknis (Juknis) pelaksanaan program ini telat diterbitkan. Rully mengungkapkan, petunjuk pelaksanaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) baru turun akhir September. Padahal, DPR sudah meminta sejak Juli lalu. “Juknis telat sekali. Sudah pasti tidak terserap (anggaran),” ungkapnya ketika dihubungi melalui telepon selularnya di Jakarta, Minggu (20/11). Pelaksanaan rehabilitasi sekolah rusak ini, terang Rully, merupakan kegiatan yang membutuhkan dana atau anggaran yang besar sekali. Bahkan, ada daerah yang saat ini masih melaksanakan program-program Dana Alokasi Khusus (DAK) 2010. “Jadi sudah dapat dipastikan akan molor pelaksanaan rehabilitasi sekolahnya,” imbuhnya.

…dst

16 ) Guru Honorer Merasa Masih Diabaikan
Tunjangan Sertifikasi yang Pernah Diterima Harus Dikembalikan
http://cetak.kompas.com/read/2011/11/21/02445480/guru.honorer.merasa.masih.diabaikan

21 November 2011
Jakarta, Kompas – Guru-guru honorer di sekolah negeri dan swasta merasa kurang mendapat perhatian pemerintah, baik dalam segi kesejahteraan maupun profesionalisme. Selain gajinya kecil, guru honorer juga tidak punya peluang diikutsertakan dalam sertifikasi guru. “Jika tidak ikut sertifikasi, berarti tak ada peluang untuk meningkatkan profesionalisme dan tak ada kesempatan mendapatkan tambahan satu kali gaji pokok untuk kesejahteraan guru,” kata Yanyan Herdiyan, Ketua Forum Komunikasi Guru Honorer Kota Bandung, Minggu (20/11)…cut…Iwan Hermawan, Sekretaris Jenderal Guru Independen Indonesia, mengatakan, para guru honorer saat ini resah dan tertutup peluang disertifikasi sesuai surat Kementerian Pendidikan Kebudayaan.”Yang telanjur lolos sertifikasi, tidak bisa dibayarkan tunjangan profesi. Guru honor yang pernah menerima tunjangan sertifikasi harus mengembalikan ke negara,” kata Sekretaris Jenderal Kemendikbud Ainun Na’I’m dalam suratnya. (ELN)

…dst