Lebih Dekat dengan Masyarakat melalui KKN Tematik Posdaya

http://www.dikti.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=2578:layanan-informasi&catid=143:berita-harian
Written by Layanan Informasi
Tuesday, 06 December 2011 17:20

Jakarta, 6 Desember 2011–Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menjawab tantangan terkait pembinaan sumber daya manusia melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya).

KKN merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi terutama penyelenggaraan pendidikan berbasis masyarkat dengan kekhasan agama, sosial, budaya, aspirasi dan potensi masyarakat sebagai perwujudan dari, oleh dan untuk masyarakat. “Program ini menjawab tuntutan untuk meningkatkan daya saing Indonesia,” ujar Dirjen Dikti Djoko Santoso saat membuka Seminar Program Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM)-KKN Tematik Posdaya.

Pengembangan program PPM bertujuan mendorong pencapaian target pembangunan milenium (Millennium Development Goals – MDGs) secara mandiri dengan memanfaatkan kearifan budaya lokal. KKN dikembangkan menjadi KKN Tematik sebagai wahana penerapan ilmu dan teknologi untuk membantu dan mendampingi masyarakat untuk melakukan pemberdayaan menuju kehidupan yang lebih baik. KKN Tematik Posdaya mengajak masyarakat untuk bergotong-royong dan melakukan langkah-langkah nyata pemberdayaan wilayahnya.

Lebih dari 100 kabupaten di 11 provinsi telah menyelenggarakan KKN Tematik Posdaya. Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Suryo Hapsoro mengungkapkan bahwa dalam program ini mahasiswa benar-benar berada dalam masyarakat sehingga akan membentuk karakter mereka. “Dengan begitu, mahasiswa akan lebih mampu menyelesaikan problematika yang ada dalam masyarakat,” ujar Suryo.

Sumber daya manusia yang terlibat dalam KKN Tematik Posdaya, harus memiliki bekal yang mumpuni untuk terjun dalam masyarakat. “Kita siap memberikan pelatihan,” ujar Ketua Yayasan Damandiri Prof Dr Haryono Suyono. Menko Kesra dan Taskin era Presiden Habibie ini yakin mahasiswa dapat melaksanakan tugasnya dalam memberikan penyuluhan terkait pentingnya pembentukan jaringan Posdaya dalam masyarakat.

Dengan program ini, setiap anggota yang terlibat diharapkan mampu bekerja keras untuk hidup sehat, cerdas dan sejahtera. Salah satu ukuran keberhasilan KKN Tematik Posdaya adalah peningkatan partisipasi keluarga dalam suatu wilayah Posdaya, antara lain keluarga yang mampu membantu keluarga tertinggal. KKN Tematik Posdaya menempatkan keluarga dan masyarakat sebagai titik sentral pembangunan.