1 ) RUU PT Dibahas Lagi Tahun Depan
http://kampus.okezone.com/read/2011/12/17/373/543685/ruu-pt-dibahas-lagi-tahun-depan

Senin, 19 Desember 2011 08:07 wib
JAKARTA – Pembahasan rancangan undang-undang pendidikan tinggi (RUU PT) dipastikan akan dilanjutkan awal tahun depan. Sedianya, pembahasan RUU PT rampung akhir tahun dan disahkan Desember ini. Namun, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Komisi X DPR RI Raihan Iskandar menyatakan, pembahasan RUU PT memang tidak mungkin selesai hingga akhir masa sidang tahun ini. “Kami sepakat, pembahasan RUU PT akan dilanjutkan awal tahun depan dengan agenda pembahasan pasal per pasal,” kata Raihan kepada okezone, baru-baru ini. Raihan yakin, pembahasan RUU PT bisa selesai. Dengan begitu, akan ada payung hukum tentang penyelenggaraan pendidikan tinggi di Tanah Air. “Perhatian utama kami dalam RUU PT ini adalah menyediakan pendidikan terjangkau dan bermutu sesuai standar dan kualitas pendidikan. Ini termasuk pembicaraan mengenai pendanaan yang lebih konkret,” Raihan memaparkan. Dia mencontohkan, skema pembiayaan pendidikan bisa disamaratakan per program studi (prodi). Artinya, beban yang ditanggung masyarakat untuk satu prodi sama di semua perguruan tinggi.

…dst

2 ) Ratusan Ilmuwan Diminta Pulang ke Tanah Air
http://www.jpnn.com/read/2011/12/19/111666/Ratusan-Ilmuwan-Diminta-Pulang-ke-Tanah-Air-

Senin, 19 Desember 2011 , 16:26:00
JAKARTA – Saat ini ada ratusan ilmuwan yang bekerja di sejumlah negara lain. Mereka minimal bergelar doktor dengan beragam latar belakang keilmuan. Menteri Riset dan Tekhnologi (Menristek) Gusti Muhammad Hatta berharap mereka pulang ke tanah air. “Banyak orang pintar bertebaran di luar negeri. Mungkin karena kita (yang di tanah air) sibuk, nggak sempat memanggil. Kita berharap mereka pulang,” ujar Gusti Muhammad Hatta saat membuka diskusi yang digelar Ikatan Ilmuan Indonesia Internasional di gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BBPT), Jakarta, Senin (19/12). Namun, mantan menteri Lingkungan Hidup itu mamaklumi, para ilmuwan itu bekerja di luar negeri karena gaji yang jauh lebih tinggi dibanding kerja di dalam negeri. Hanya saja, Gusti yakin, rasa cinta tanah air tetap mengalahkan persoalan gaji. “Saya yakin, pasti ada rasa benih rindu, sayang Indonesia,” ujar Gusti. Dia mengaku telah memerintahkan pada anak buahnya untuk mencari data, berapa persisnya jumlah ilmuwan Indonesia yang kerja di luar negeri. Di tempat yang sama, Deputi Riset dan Tekhnologi bidang Sumber Daya IPTEK Freddy Permana Zen mengaku khawatir jumlah orang pintar Indonesia semakin banyak yang direkrut negara-negara lain.

…dst

3 ) Mendikbud: Ada 20 Alasan untuk Bangga Jadi WNI
http://kampus.okezone.com/read/2011/12/19/373/544334/mendikbud-ada-20-alasan-untuk-bangga-jadi-wni

Senin, 19 Desember 2011 14:19 wib
SURABAYA – Di saat banyak orang Indonesia merasa tidak bangga menjadi warga negara Indonesia karena berbagai kasus seperti kemiskinan, korupsi yang merajalela, dan sebagainya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh justru menyatakan kebanggaannya menjadi orang Indonesia. “Orang yang tidak bangga menjadi orang Indonesia, karena dia tidak melihat dengan jernih. Coba jika dia berpikir dengan jernih, maka pasti dia akan bangga menjadi orang Indonesia,” ujar Nuh di hadapan mahasiswa penerima Bidik Misi di kampus Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, baru-baru ini. Kata Nuh, setidaknya ada 20 alasan mengapa kita harus bangga menjadi orang Indonesia. Dua puluh alasan itu, kata Nuh, dimulai dari takdir. Menurutnya, Tuhan menakdirkan kita menjadi orang Indonesia tentunya pasti ada alasannya. Dan itulah yang harus kita cari sendiri.

…dst

4 ) Wamendikbud: Mahasiswa Wajib Diasramakan!
http://edukasi.kompas.com/read/2011/12/19/11424177/Wamendikbud.Mahasiswa.Wajib.Diasramakan

Senin, 19 Desember 2011 | 11:42 WIB
TANGERANG, KOMPAS.com – Untuk membendung semakin maraknya kasus kekerasan di dunia kampus, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Bidang Pendidikan, Musliar Kasim, meminta seluruh rektor perguruan tinggi negeri (PTN) menerapkan pendidikan karakter di kampusnya. Salah satu cara yang diusulkan adalah mengasramakan para mahasiswa tingkat satu dan dua. Musliar menjelaskan, pendidikan di asrama merupakan jawaban atas tantangan dunia pendidikan yang tidak mampu mendidik karakter anak akibat waktu anak di sekolah atau kampus sangat terbatas. Belum lagi, kata dia, jika situasi keluarga tidak mendukung anak-anak untuk membentuk sikap dan sifat-sifat yang baik, sehingga karakter sang anak sulit terbentuk dan semakin menurun.

…dst

5 ) Sarjana Sebaiknya Tak Jadi PNS
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/453112/

Tuesday, 20 December 2011
JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meminta kepada para lulusan perguruan tinggi untuk tidak menunggu formasi menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) bidang Pendidikan Musliar Kasim mengatakan,para lulusan perguruan tinggi harus segera mengimplementasikan pendidikannya di berbagai bidang. Tidak perlu lagi menunggu ajang penerimaan PNS dari pemerintah. Apalagi, pemerintah sendiri masih melakukan moratorium atau pembatasan penerimaan aparatur negara mulai tahun ini dan yang akan datang. “Memang masih ada kesempatan menjadi PNS di bidang tenaga pendidik atau kesehatan, namun jumlah yang diterima pun masih terbatas, “katanya pada Wisuda Sarjana, Magister dan Ahli Madya UHAMKA kemarin.

…dst

6 ) Dua Saudara ITS dan ITB Akan Hadir di Luar Jawa
http://kampus.okezone.com/read/2011/12/19/373/544373/dua-saudara-its-dan-itb-akan-hadir-di-luar-jawa

Senin, 19 Desember 2011 15:21 wib
SURABAYA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan membangun dua institut teknologi baru di luar Pulau Jawa. Ditargetkan, pada 2014 dua institut baru ini akan sudah dapat menerima mahasiswa baru. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh menyatakan, untuk sementara dua institut baru yang akan dibangun itu berada di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Sedangkan target jangka panjangnya, semua pulau besar di Indonesia juga harus mempunyai institut. Namun untuk dua institut baru yang akan dibangun ini, Nuh masih belum bersedia membocorkan akan dibangun di kota mana. “Masa iya sejak Indonesia belum merdeka hingga kini, baru memiliki dua institut saja, yaitu Institut Teknologi Bandung dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya,” kata M Nuh baru-baru ini. Padahal, kata Nuh, saat ini Indonesia sedang membutuhkan banyak insinyur untuk merealisasikan Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) dengan membangun enam koridor pembangunan di seluruh Indonesia. Para insinyur ini dibutuhkan untuk membangun konektivitas antarkoridor-koridor itu.

…dst

7 ) ITS Perkuat Kerja Sama
dengan Hiroshima University
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita-pendidikan/11/12/19/lwgixi-its-perkuat-kerja-sama-dengan-hiroshima-university

Senin, 19 Desember 2011 22:27 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Jawa Timur, meningkatkan kerja sama dengan Hiroshima University melalui Hiroshima University Surabaya Alumni Association. “Di Surabaya ada sedikitnya 70 alumni universitas Hiroshima yang tersebar di ITS, Unair, Unesa, Unitomo, Untag, dan universitas lain,” kata Rektor ITS Prof Dr Ir Triyogi Yuwono DEA di Surabaya, Senin (19/12). Oleh karena itu, ia menyambut baik hubungan kerja sama antara kedua perguruan tinggi. “Kehormatan bagi ITS untuk menjalin kerja sama dengan Hiroshima University baik social activity maupun riset,” tuturnya. Sementara itu, Vice President of Hiroshima University Dr Yasuo Yamane mengaku ingin mengenalkan Hiroshima University kepada mahasiswa yang berminat melanjutkan studinya. “Hubungan Hiroshima University dengan ITS telah diawali dengan studi dari Nonot Soewarno Soemarno pada 1983, saya berharap akan ada kelanjutan kerja sama yang baik untuk pendidikan dan riset,” katanya.

…dst

8 ) Asosiasi PT Swasta Tolak Rancangan Internasionalisasi Pendidikan
http://edukasi.kompas.com/read/2011/12/20/03060511/Asosiasi.PT.Swasta.Tolak.Rancangan.Internasionalisasi.Pendidikan

Selasa, 20 Desember 2011 | 03:06 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Internasionalisasi Pendidikan Tinggi yang tercantum dalam Rancangan Undang-Undang Pendidikan Tinggi (RUU PT) mendapat banyak penolakan. Penolakan terbesar datang dari asosiasi perguruan tinggi swasta menyusul adanya rencana kebijakan yang memperbolehkan Perguruan Tinggi Asing (PTA) masuk ke Indonesia. Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI), Edi Suandi Hamid mengatakan, internasionalisasi pendidikan dapat mengancam eksistensi pendidikan tinggi terutama perguruan tinggi swasta (PTS) di dalam negeri. Untuk itu, kata dia, perlu ada batasan tegas, tentang aturan serta peranan PTA jika nantinya diperbolehkan masuk ke Indonesia. “Dalam RUU PT tidak ada pengertian internasionalisasi dan pasal apa yang digunakan. Jangan hanya memakai Peraturan Presiden (Perpres) No 77 tahun 2007 yang memang sangat liberal,” kata Edi, dalam Seminar Internasionalisasi Perguruan Tinggi di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (19/12/2011).

…dst

9 ) PTS Khawatirkan Serbuan PT Asing
http://www.jpnn.com/read/2011/12/19/111698/PTS-Khawatirkan-Serbuan-PT-Asing-

Senin, 19 Desember 2011 , 21:42:00
JAKARTA – Rencana pemerintah tentang internasionalisasi pendidikan tinggi (PT) yang tertuang di dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Pendidikan Tinggi, ternyata membuat kalangan perguruan tinggi swasta (PTS) waswas. Pasalnya, jika RUU tersebut disahkan maka perguruan tinggi asing (PTA) akan menyerbu masuk ke Indonesia. Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Edi Suandi Hamid menilai, internasionalisasi PT dapat mengancam eksistensi PT terutama PTS di dalam negeri. Untuk itu perlu diberi batasan tegas, tentang aturan serta peranan PTA tersebut di dalam negeri. “Dalam penjelasan di RUU itu juga tidak ada pengertian internasionalisasi. Kalau mau masuk pasal apa yang digunakan. Jangan hanya memakai Perpres No 77 tahun 2007 yang memang sangat liberal,” terang Edi di dalam Seminar Internasionalisasi Perguruan Tinggi di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (19/12). Meskipun UNESCO memandang RUU PT dan rencana internasionalisasi PT sebagai hal yang positif, namun APTISI meminta adanya pengaturan yang lebih rinci. Di antaranya, aturan apakah perguruan tinggi asing dapat membuka kampus sendiri atau tetap harus terintegrasi dengan perguruan tinggi lokal.

…dst

10 ) Mahasiswa & Dosen Universitas Ternate Terlibat Bentrok
http://news.okezone.com/read/2011/12/19/340/544339/mahasiswa-dosen-universitas-ternate-terlibat-bentrok

Senin, 19 Desember 2011 14:26 wib
TERNATE- Aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Khairun Ternate, Maluku Utara, berujung ricuh. Mahasiswa dan dosen terlibat aksi baku hantam, serta perusakan sejumlah fasilitas kampus. Awalnya, ratusan mahasiswa ini ingin menyalurkan aspirasinya atas terbitnya surat keputusan rektor tentang pelarangan mahasiswa untuk melakukan aksi unjuk rasa. Mahasiswa yang tersulut emosinya, tiba-tiba terlibat keributan dengan petugas keamanan kampus, hingga akhirnya berujung bentrok. Bentrokan sempat mereda setelah beberapa orang dari masing-masing pihak berupaya menenangkan kedua kubu. Namun sejumlah mahasiswa yang terlanjur kesal, kemudian melakukan perusakan pintu gerbang serta membakar ban bekas dan sejumlah fasilitas kampus lainnya di halaman kampus.

…dst

11 ) Kebijakan UGM Diprotes
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/453146/

Tuesday, 20 December 2011
YOGYAKARTA– Kebijakan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Sudjarwadi terus menuai protes dari mahasiswa. Setidaknya ada tujuh kebijakan rektor yang dinilai tidak humanis. Dari survei Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UGM, kebijakan Sudjarwadi yang bermasalah adalah kebijakan penerapan kartu identitas kendaraan (KIK),perubahan program diploma menjadi sekolah vokasi, transparansi laporan keuangan, seleksi masuk UGM,alokasi beasiswa dan relokasi pedagang usaha kecil (PUK). Presiden Mahasiswa (Presma) UGM Lutfi Hamzah mengatakan tujuh catatan kebijakan bermasalah UGM ini berdasarkan hasil riset BEM UGM terhadap 338 mahasiswa.Riset se menggunakan bermacam metode survei,terutama untuk menilai kepemimpinan dan kebijakan rektor UGM Sudjarwadi mulai 2007 hingga 2011. “Dari hasil riset ini, kebijakan KIK paling disorot, yaitu mencapai 58% responden, kemudian transparansi laporan keuangan 17,6% dan seleksi masuk UGM (SNMPTN), 10,6%,”ungkap Lutfi di sela-sela aksi KadoUltahuntukUGMke-62 di Bundaran UGM,kemarin. Menurut Lutfi,selain belum menyentuh kepentingan mahasiswa, kebijakan-kebijakan tersebut juga tidak jelas pengelolanya.

…dst

12 ) Mahasiswa Tewas di Gunung Papandayan-BKSDA Larang Pendakian
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/452982/

Tuesday, 20 December 2011
GARUT –Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Garut melarang aktivitas pendakian di Gunung Papandayan. Pasalnya, status gunung tersebut masih dinyatakan berbahaya. Kepala BKSDA Wilayah V Jabar Teguh Setiawan menegaskan, aktivitas pendakian di Gunung Papandayan masih dilarang untuk dilakukan.”Selama statusnya masih berada di level III, selama itu pula aktivitas pendakian atau wisata di wilayah itu dilarang.Kawasan itu sangat berbahaya,”tandasnya. Terkait tewasnya mahasiswa Universitas Nasional (Unas) Jakarta,Ahmad Nurhidayatullah 19, yang tewas saat mendaki di sekitar Gunung Papandayan, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, Minggu (18/12) bukan disebabkan oleh gas beracun. Hal itu ditegaskan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), kemarin. Menurut Kepala Sub Bidang Evaluasi Bencana Gunung Api Agus Budianto,lokasi tempat korban berkemah,Pondok Saladah,terbilang jauh dari kawasan kawah Gunung Papandayan, yaitu sekitar 1,5 jam perjalanan. “Makanya, kami imbau kepada masyarakat agar tidak masuk ke zona larangan itu, apalagi mendekati lokasi kawah,”terangnya. fani ferdiansyah

…dst

13 ) Safety Ride ala Unsoed dan Jasa Raharja
http://kampus.okezone.com/read/2011/12/19/373/544394/safety-ride-ala-unsoed-dan-jasa-raharja

Senin, 19 Desember 2011 19:02 wib
JAKARTA – Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali menunjukkan kepedulian terhadap kondisi masyarakat. Kali ini, Unsoed berkonsenterasi terhadap masalah keselamatan dalam berkendara, terutama bagi mahasiswa. Hal ini dilatarbelakangi oleh data Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang menunjukkan masih tingginya korban kecelakaan kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Unsoed pun menggandeng Jasa Rahardja dan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan aksi keselamatan lalu lintas jalan terutama bagi mahasiswa. Kepala Biro Administrasi Minat, Penalaran, dan Kesejahteraan Mahasiswa Unsoed Sudiro yang membacakan sambutan rektor mengatakan, ketidakdisiplinan mematuhi peraturan lalu lintas dan kurang hati-hati dalam berkendara adalah pemicu utama kecelakaan.

…dst

14 ) UNESCO Kembangkan Belajar “Mobile”
http://edukasi.kompas.com/read/2011/12/19/20190356/UNESCO.Kembangkan.Belajar.Mobile.

Senin, 19 Desember 2011 | 20:19 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Teknologi bergerak (mobile) tidak hanya meningkatkan akses kepada informasi dan pendidikan. Teknologi mobile juga dapat mengubah pendidikan terkait pengenalan bentuk baru literasi dan konteks baru pengajaran dan belajar. Saat ini, sedikitnya tercatat potensi 5,3 miliar pelanggan mobile atau kira-kira 90 persen dari penduduk dunia. Untuk itu, UNESCO akan mengarahkan potensi belajar mobile dengan menyasar pengguna teknologi mobile di seluruh dunia. Direktur Jenderal UNESCO Irina Bokova dalam situs resmi UNESCO http://www.unesco.org mengatakan, teknologi komunikasi dan informasi mengubah hidup manusia dewasa ini, termasuk juga dalam pendidikan. Kemajuan teknologi justru dapat digunakan untuk membuat pendidikan semakin mudah diakses oleh banyak orang. UNESCO akan mengeluarkan Guidelines on Mobile Learning pada akhir tahun 2012.

…dst

15 ) UGM Anugerahi Sultan HB X Doktor HC Bidang Kemanusiaan
http://www.detiknews.com/read/2011/12/19/142008/1794624/10/ugm-anugerahi-sultan-hb-x-doktor-hc-bidang-kemanusiaan

Senin, 19/12/2011 14:20 WIB
Yogyakarta – Universitas Gadjah Mada (UGM) memberikan gelar doktor honoris causa (HC) kepada Sri Sultan Hamengku Buwono X. UGM menilai Sultan layak menerima gelar doktor HC bidang kemanusiaan atas kiprahnya yang dilakukan selama ini terutama saat menangani berbagai peristiwa. Pemberian anugerah dilakukan hari ini di gedung Graha Sabha Pramana (GSP), di kampus Bulaksumur Yogyakarta, Senin (19/12/2011). Acara pemberian gelar bertepatan dengan Dies Natalis UGM yang ke-62. Dalam pidatonya Sultan menyampaikan pidato berjudul “Menggugah Hati, Mengetuk Nurani, Membangun Peradaban Berbasis Nilai-Nilai Kemanusiaan”. Bertindak sebagai promotor adalah Rektor UGM Prof Ir Sudjarwadi, MEng, PhD didampingi Prof Dr Djoko Suryo dan Prof Dr dr Sutaryo, SpA. Rektor UGM Prof Sudjarwadi dalam sambutannya mengatakan Sultan Hamengku Buwono X dinilai layak menerima gelar doktor HC bidang kemanusiaan karena Sultan mampu membangun dialog yang baik dengan banyak pihak.

…dst

16 ) Gunakan Tablet, Ukrida Kuliah Tanpa Buku
http://edukasi.kompas.com/read/2011/12/19/18432768/Gunakan.Tablet.Ukrida.Kuliah.Tanpa.Buku

Senin, 19 Desember 2011 | 18:43 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com- Universitas Krida Wacana (Ukrida) Jakarta merintis pendidikan tanpa kertas atau paperless. Tidak ada lagi buku-buku pelajaran yang berat bagi mahasiswa Ukrida karena para mahasiswa memakai tablet ramping Motorola XOOMTM ke dalam kelas. Menggunakan OS AndroidTM 3.2 Honeycomb produksi Google, tablet peraih bermacam penghargaan ini menjadi satu-satunya perangkat yang dibutuhkan untuk mengakses semua materi kuliah di universitas tersebut. Langkah progresif ini membuat UKRIDA berinisiatif untuk menggunakan tablet gengam menggantikan buku teks tradisional. Selain itu, tujuan program ini adalah menggunakan Motorola XOOM sebagai perangkat utama interaksi antara staf akademis dan para mahasiswa, serta memprioritaskannya melebihi komputer pribadi.

…dst

17 ) Trisakti Apresiasi Mahasiswa Berprestasi
http://www.mediaindonesia.com/read/2011/12/20/285560/293/14/Trisakti-Apresiasi-Mahasiswa-Berprestasi

Selasa, 20 Desember 2011 00:45 WIB
JAKARTA–MICOM: Universitas Trisakti (Usakti) memberikan penghargaan dan apresiasi kepada sejumlah mahasiswa berprestasi pada event nasional dan internasional. Rektor Usakti Thobi Mutis menyatakan prestasi mahasiswa Usakti dalam sejumlah event itu dapat bermanfaat bagi peningkatan kualitas akademis dan ekstrakurikuler mahasiswa serta memberi kontribusi bermanfaat bagi masyarakat. “Kami mengapresiasi mahasiswa Usakti yang berprestasi pada ajang nasional dan internasional ini yang turut mengharumkan nama Usakti dan bangsa juga dapat bermanfaat bagi masyarakat,” kata Thobi Mutis saat memberi keterangan menyambut Dies Natalis ke- 46 Usakti yang dihadiri 30 mahasiswa berprestasi, Senin (19/12).

…dst

18 ) Beasiswa UEU Total Rp 6 Miliar, Mau?
http://edukasi.kompas.com/read/2011/12/19/09005561/Beasiswa.UEU.Total.Rp.6.Miliar.Mau

Senin, 19 Desember 2011 | 09:00 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Univesitas Esa Unggul (UEU) memberikan beasiswa dengan nilai total Rp 6 miliar untuk siswa lulusan SMA/sederajat. Kesempatan ini terbuka luas bagi para lulusan SMA/sederajat yang memiliki prestasi akademik dan non akademik, serta keterbatasan finansial. Tak tanggung-tanggung, bagi mereka yang mendapatkan kesempatan ini, beasiswa penuh akan diberikan selama berkuliah di UEU.
Beasiswa ini terbuka seluas-luasnya bagi para siswa SMA/SMK yang memiliki prestasi akademik dan non akademik, serta keterbatasan finansial. Kategori beasiswa tahun 2012 ini, antara lain, Beasiswa Unggulan, Beasiswa Prestasi, dan Beasiswa Aksesibilitas.

…dst

19 ) TNI Buka Beasiswa untuk Perwira Karier
http://kampus.okezone.com/read/2011/12/19/368/544389/tni-buka-beasiswa-untuk-perwira-karier

Senin, 19 Desember 2011 18:09 wib
JAKARTA – Markas Besar (Mabes) Tentara Nasional Indonesia (TNI) membuka kesempatan bagi para mahasiswa untuk menjadi calon Perwira Prajurit Karier melalui program Mahasiswa Beasiswa TNI. Program beasiswa ini berlaku bagi para mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan jurusan/program studi akreditasi ‘A’ serta Perguruan Tinggi binaan TNI dengan jurusan/program studi akreditasi ‘A’ atau ‘B’ (sesuai kebutuhan). Penerima beasiswa nantinya akan dilantik menjadi Perwira TNI dengan Pangkat Letnan Dua setelah lulus kuliah dan mengikuti Pendidikan Pertama. Setiap bulan, peserta program akan mendapat tunjangan Beasiswa Rp750 ribu dan bantuan skripsi Rp1 juta, bantuan skripsi ini diberikan satu kali selama masa kuliah. Berbagai tunjangan akan diberikan selama empat tahun bagi pendidikan profesi di fakultas kedokteran, psikologi, dan farmasi. Bagi mahasiswa S-1 pemberian tunjangan akan berlangsung selama tiga tahun.

…dst

20 ) Koran Masuk Sekolah Tingkatkan Pembelajaran Bahasa Inggris
http://www.kemdiknas.go.id/kemdiknas/berita/148

12/19/2011
Jakarta —- Program Koran Masuk Sekolah dapat menjadi stimulus pemberdayaan Bahasa Inggris bagi para peserta didik. “Pembelajaran Bahasa Inggris akan lebih berkembang dengan adanya interaksi peserta didik, guru, dan media,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hamid Muhammad seusai menandatangani nota kesepahaman bersama (MoU) dengan Eksekutif Direktur The Jakarta Post Foundation Yulia Herawati tentang Program Koran Masuk Sekolah di Kemdikbud, Jakarta, Senin (19/12). Turut menyaksikan penandatanganan MoU, Presiden Direktur Jakarta Post Jusuf Wanandi dan Presiden Direktur PT Chevron Pacific Indonesia, Abdul Hamid Batubara. Menurut Hamid, program yang telah dimulai sejak 2007 ini akan dikembangkan ke 100 sekolah menengah atas dan sekolah menengah kejuruan di sembilan provinsi di Indonesia, yakni di Riau, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, dan DKI Jakarta. “Setiap sekolah akan mendapatkan tiga eksemplar Jakarta Post (koran harian berbahasa Inggris) selama setahun untuk dijadikan pembelajaran di sekolah,” katanya.

…dst

21 ) Robot Batik Raih Emas di Olympiade Robot 2011
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/kompetisi/11/12/19/lwgcv9-robot-batik-raih-emas-di-olympiade-robot-2011

Senin, 19 Desember 2011 20:16 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Robot hemat energi bermotif batik yang dikaryakan oleh salah seorang siswa SMP Negeri 7 Kota Bandung, Azman Syah Barran berhasil menyabet medali emas pada kejuaraan “International Robotics Olimpiade:IRO” 2011 yang berlangsung di Jakarta, 15-16 Desember. “Saya tidak menyangka menang, dan ketika panitia mengumumkan memang salah menyebutkan nama,” kata Azman kepada wartawan saat jumpa Pers di sekolahnya, Bandung, Senin. Dalam kejuaraan itu diinformasikan oleh pembina robotica SMP Negeri 7, Eril Mozef bahwa sekolahnya mengirimkan 6 tim untuk berkompetisi pada ajang Junior dan Challenge dan dari enam tim itu semuanya berhasil memperoleh medali.

…dst

22 ) Kemdikbud Segera Atur Akreditasi Pendidikan Nonformal
http://edukasi.kompas.com/read/2011/12/19/09373113/Kemdikbud.Segera.Atur.Akreditasi.Pendidikan.Nonformal

Senin, 19 Desember 2011 | 09:37 WIB
TANGERANG, KOMPAS.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) bersama Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Nonformal, dan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) berencana mengatur akreditasi pada seluruh lembaga pendidikan nonformal dan informal. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Bidang Pendidikan, Musliar Kasim mengatakan, akreditasi pada seluruh lembaga pendidikan nonformal bertujuan memberi jaminan kepada masyarakat agar lembaga pendidikan nonformal dapat terselenggara lebih tertib, dan memiliki standar mutu yang jelas, khususnya mengenai sarana dan prasarananya. Ia berharap, masyarakat yang terlibat dalam penyelenggaran pendidikan nonformal dapat memahami bahwa pendidikan nonformal bukan sekadar menggali potensi uang, mencari keuntungan, ataupun sekadar ingin mendapatkan ijasah.

…dst

23 ) Banyak Lembaga Penyelenggara Pendidikan Tolak Akreditasi
http://www.jpnn.com/read/2011/12/19/111691/Banyak-Lembaga-Penyelenggara-Pendidikan-Tolak-Akreditasi-

Senin, 19 Desember 2011 , 20:02:00
JAKARTA – Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Hendarman, mengingatkan perlunya akreditasi bagi lembaga penyelenggara pendidikan. Sayangnya, para penyelenggara pendidikan baik informal maupun non formal sering tidak mau diakreditasi. “Kami sudah mengindentifikasi ada beberapa lembaga-lembaga penyelenggara yang tidak mau ikut aturan pemerintah. Banyak dari mereka yang tidak mau dan merasa tidak perlu dengan adanya akreditasi,” ungkap Hendarman di Jakarta, Senin (19/12). Menurutnya, para penyelenggara pendidikan non formal dan informal tersebut melihat bahwa akreditasi itu tidak memberikan kontribusi apapun bagi mereka. Padahal, lanjut Hendarman, akreditasi pendidikan non formal dan informal ini sifatnya wajib layaknya akreditasi di pendidikan tinggi.

…dst

24 ) Soal Surat Izin Belajar Palsu, BKD Purwakarta Dituding Menghambat
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita-pendidikan/11/12/19/lwg7di-soal-surat-izin-belajar-palsu-bkd-purwakarta-dituding-menghambat

Senin, 19 Desember 2011 18:17 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA – Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Purwakarta, Deddy Effendi, membantah jika para guru di wilayahnya telah memalsukan surat izin belajar. Seharusnya, menurut dia, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) tidak asal bicara. Melainkan, tudingan itu harus berdasarkan fakta. “Kalau ada guru yang seperti itu, silahkan dipanggil dan diproses,” ujar Deddy di Purwakarta, Senin (19/12). Diakui Deddy, justru fakta yang ada bukan seperti yang ditudingkan oleh BKD. Pihaknya, sering menerima keluhan dari para guru. Ternyata, BKD sering mempersulit proses pembuatan surat izin mengajar.

…dst

25 ) Nuh Minta Daerah Anggarkan BOS 20 Persen
http://www.jpnn.com/read/2011/12/19/111612/Nuh-Minta-Daerah-Anggarkan-BOS-20-Persen-

Senin, 19 Desember 2011 , 07:23:00
JAKARTA — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, pemerintah daerah kabupaten/kota tetap harus wajib menyalurkan anggaran bantuan operasional sekolah daerah (BOSDA) meskipun BOS sudah ditanggung 100 persen oleh pusat. Menurutnya, BOSDA merupakan suatu hal yang wajib dilakukan daerah guna meningkatkan pendidikan di daerahnya masing-masing. “Yang harus didorong sekarang adalah penyaluran BOSDA sebesar 20 persen. Utamakan untuk pendidikan dasar, karena itu sudah diwajibkan,” ungkap Nuh kepada JPNN di Jakarta, Minggu (18/12). Nuh mengakui, hingga saat ini hanya sekitar 18 persen daerah dari 497 kabupaten/kota di Indonesia yang sudah menyalurkan BOSDA. Mantan Rektor ITS ini menilai, hal ini selain disebabkan karena belum ada kesadaran daerah untuk meningkatkan pendidikan dasar.

…dst

26 ) Menguji Mesuji
oleh DENNY INDRAYANA
Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia,Guru Besar Hukum Tata Negara UGM
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/453237/38/

Tuesday, 20 December 2011
Akhir pekan lalu saya berpikir akan sedikit merenggangkan fisik dan pikiran. Sudah beberapa akhir pekan saya harus tetap bekerja di kantor. Minggu sebelumnya tiba-tiba saya mendapatkan amanah menjadi ketua panitia nasional untuk Hari Antikorupsi Sedunia yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono( SBY) diSemarang.Alhamdulillah, acara berjalan lancar meski persiapannya mendadak. Pada kesempatan itu,Presiden SBY juga berkesempatan untuk berdialog dengan aktivis gerakan antikorupsi di antaranya dari ICW, TII, Pukat Korupsi, dan lain-lain. Minggu kemarin saya berpikir ingin sedikit melepas penat, tapi ternyata amanah kembali harus diemban. Jumat (16/12) pagi,dalam rapat di Kantor Kementerian Koordinator Polhukam,Pak Djoko Suyanto meminta saya memimpin tim pencari fakta Mesuji. Tugas yang pasti tidak ringan. Maka, dengan mandat dari Menkopolhukam, saya menghubungi beberapa rekan. Tersusunlah Tim Gabungan Pencari Fakta (TGFP) Kasus Mesuji yang terdiri atas anggota: Mas Achmad Santosa (Satgas Pemberantasan Mafia Hukum),Ichsan Malik (pegiatresolusi konflik),Indriaswati Dyah Saptaningrum (Direktur Eksekutif ELSAM),Endro Agung(Kemenkopolhukam), Agus Mulyono (Kemenhut), Bambang Soeparsono (Mabes Polri), dan Tisnanta (Fakultas Hukum Universitas Lampung).

…dst

27 ) Bisnis Wisata ke Antartika
http://www.mediaindonesia.com/read/2011/12/20/285387/293/14/Bisnis-Wisata-ke-Antartika

Selasa, 20 Desember 2011 06:13 WIB
SERATUS tahun lalu, tepatnya 14 Desember 1911, petualang asal Norwegia Roald Amundsen menjadi manusia pertama yang mencapai kutub Selatan. Sejak itu, benua es tersebut telah didatangani ribuan orang, termasuk para wisatawan. Memang, Benua Antartika kini menjadi salah satu tujuan wisata favorit. Puncak liburan di Antartika terjadi November hingga akhir Februari, masa saat benua es tersebut mengalami musim panas. The International Association of Antarctic Tour Operators telah menggelar ratusan kali perjalanan wisata ke benua dengan lingkungan paling ekstrem di dunia tersebut. Dengan mengeluarkan uang sekitar US$30 ribu seseorang sudah bisa menikmati sensasi hidup di Antartika.

…dst

28 ) Sekilas dalam Negeri
Pendidikan
Dana BOS Sekolah Swasta Disalurkan Minggu Ini
BOS 2012 lebih dari setengah triliun rupiah
Nuh Minta Daerah Anggarkan BOS 20 Persen
Koran Masuk Sekolah Stimulus Pemberdayaan Bahasa Inggris
kasus Mesuji
Ahli Telematika Cek Video Kekerasan Mesuji
Kata Polisi, Video Mesuji Rekayasa
Lampung Masih Panas
Kasus Mesuji Dibawa ke Pengadilan Internasional
Hasyim Muzadi: Ada Pihak-pihak yang Memperkeruh Kasus Mesuji
Tim Gabungan Belum Berani Menyimpulkan
Tak ke Lokasi Tragedi Mesuji, Tim DPR Hanya Dialog
Kasus Nazaruddin
Suap Wisma Atlet Wafid Muharram Divonis 3 Tahun Penjara 
Kasus Mantan Dirut PLN
Kasus Mantan Dirut PLN Eddie Widiono: Menguntungkan Negara Kok Malah Dituduh Korupsi
Sekilas Luar Negeri 
Korea Utara
Kematian Kim Jong-Il Mencemaskan Dunia
Reaksi internasional atas wafatnya Kim Jong-il
Rakyat Korut Meratapi Kepergian Kim Jong-il
Pemerintah RI Sampaikan Duka Cita Atas Meninggalnya Kim Jong-il
Kim Jong-il Wafat, Jepang Bersiap untuk Keadaan Tak Terduga
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-il Meninggal karena Stroke, Korut Siaga
Korsel Umumkan Siaga Darurat
Wafat, Kim Jong-il Digantikan Anak
Kim Jong Un, Putra Bungsu Kesayangan
Kim Jong Un Dinilai Masih Belum Siap
Libya
Saif al-Islam, dari calon pewaris jadi tahanan tak berdaya
Iran
Iran Pamerkan Agen CIA
Iran kembali tolak permintaan AS pulangkan pesawat mata-mata
Iran balik ancam Barat
Filipina
Penguburan massal korban banjir Filipina
Singapura Kirim Donasi Uang
Suriah
Pemantau Liga Arab boleh masuk ke Suriah
Suriah Pastikan Teken Persetujuan Pengamat
Portugal
Talangi Portugal, IMF Kucurkan 2,9 Miliar Euro
Google digugat
BT menggugat Google karena mencuri hak paten