Universitas Maritim Raja Ali Haji Resmi Berstatus Negeri
Written by Layanan Informasi
Tuesday, 27 December 2011 09:34

Tanjung Pinang, 26 Desember 2011–Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh meresmikan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

Nuh meresmikan UMRAH setelah pada hari yang sama juga meresmikan Politeknik Negeri Bengkalis. Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Mendikbud yang disaksikan Wakil Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Eko Prasojo, Gubernur Kepri Muhammad Sani, Ketua DPRD Kepri Nur Syafriadi dan Penjabat Sementara Rektor Universitas Maritim Raja Haji (UMRAH) Maswardi M Amin. Peresmian ini juga dihadiri Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Djoko Santoso, Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Ditjen Dikti Achmad Jazidie dan pejabat di lingkungan Kemdikbud lainnya.

Masyarakat Kepulauan Riau menyambut dengan antusias peresmian ini. Hal ini ditandai dengan hadirnya berbagai elemen masyarakat Kepri dalam peresmian ini mulai dari kalangan pelajar, mahasiswa, pemuka masyarakat, bupati dan walikota di Kepulauan Riau dan undangan lainnya. Hal ini mengingat Universitas Maritim Raja Ali Haji merupakan universitas negeri pertama di Kepulauan Riau.

Dalam Sambutannya, Nuh mengatakan Universitas Maritim Raja Ali Haji ini merupakan universitas maritim pertama dan satu-satunya di Indonesia yang digunakan sebagai objek penelitian dan pengetahuan. Misi yang diemban UMRAH, jelasnya,melaksanakan penelitian diberbagai bidang untuk pengembangan keilmuan,melakukan penelitian terapan dan pengembangan Iptek untuk memberikan kontribusi pada daerah dan nasional, dan yang terpenting adalah melaksanakan penelitian untuk menemukan inovasi dan teknologi terbarukan di bidang kemaritiman

Nuh menambahkan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan saat ini menjadikan wilayah perbatasan sebagai prioritas dalam pendirian universitas negeri, sebab merupakan beranda depan Indonesia. Menurut Mendikbud, dengan Fokus pada Kelautan dan Maritim maka akan terbuka peluang-peluang besar bagi UMRAH untuk menjadi Pusat Unggulan di wilayah perbatasan, Kepulauan Riau. Dengan menjadi pusat unggulan maka tidak cuma mahasiswa dalam negeri saja yang akan belajar di UMRAH, kelak mahasiswa-mahasiswa dari negara-negara lain pun belajar disini.

Sebagai perguruan tinggi negeri UMRAH diharapkan menjadi perguruan tinggi yang ramah sosial, tidak boleh ada mahasiswa yang dikeluarkan hanya karena permasalahan biaya. Nuh berpesan agar UMRAH memanfaatkan program bantuan pendidikan Bidik Misi yang dikoordinasikan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi untuk calon mahasiswa yang tidak kuat secara finansial.

Penjabat Sementara Rektor Maswardi M. Amin  menyatakan bahwa Program studi yang dikembangkan UMRAH saat ini  ialah Ilmu Kelautan untuk S-1,Manajemen Sumber Daya Kelautan (S-1), Teknik Elektro (D-3 dan S-1),Teknik Perangkat Lunak (S-1),Teknik Informatika (S-1 dan D-3),Akuntansi (S-1 dan D-3),dan Pendidikan Bahasa Indonesia (S-1). Setelah UMRAH resmi dijadikan sebagai perguruan tinggi negeri, Maswardi berharap agar Dosen dan Karyawan UMRAH dapat dijadikan Calon Pegawai Negeri Sipil.

Sumber : http://www.dikti.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=2615:layanan-informasi&catid=143:berita-harian