Lulusan Ilmu Teknik Ditargetkan 15 Persen

Sabtu,  07 Januari 2012
Politeknik Balikpapan Menjadi Negeri

Balikpapan, Kompas – Untuk meningkatkan daya saing dengan negara-negara maju, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menargetkan jumlah lulusan ilmu teknik yang dihasilkan oleh perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia bisa mencapai 15 persen pada tahun 2015.

”Idealnya 20 persen seperti di negara-negara maju, tetapi sampai tahun 2015 ditargetkan 15 persen dulu,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh di sela-sela peresmian Politeknik Negeri Balikpapan, Jumat (6/1).

Menurut Nuh, jumlah lulusan teknik saat ini hanya 11 persen dari jumlah sarjana yang dicetak oleh seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia per tahun atau sekitar 137.500 orang.

Untuk mengejar target 15 persen tersebut, kata Nuh, pemerintah menyiapkan tiga strategi. Pertama, meningkatkan kapasitas perguruan tinggi yang ada. Kedua, mengalihkan status perguruan tinggi swasta menjadi negeri. Ketiga mendirikan perguruan tinggi baru di sejumlah wilayah.

Sampai tiga atau empat tahun ke depan, lanjut Nuh, akan didirikan enam perguruan teknik baru di Indonesia, terutama di luar Jawa. ”Selain untuk meningkatkan jumlah lulusan teknik, pembangunan perguruan tinggi teknik yang baru juga untuk pemerataan layanan pendidikan agar tidak terpusat di Jawa,” kata Nuh.

Dua institut teknik, misalnya, sedang disiapkan di Kalimantan dan Sumatera dengan anggaran masing-masing sekitar Rp 400 miliar. Untuk Kalimantan sudah disiapkan di Balikpapan, Kalimantan Timur, yang pembangunan fisiknya mulai tahun 2012 sehingga tahun 2014 sudah bisa menerima mahasiswa baru.

Siapkan lahan

Nuh mengatakan, untuk mendirikan Institut Teknologi Kalimantan (ITK), pihaknya meminta agar disiapkan lahan minimal 300 hektar sehingga bisa dibangun beberapa fasilitas pendidikan, termasuk hutan pendidikan. ”Dulu ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) Surabaya menyiapkan lahan 180 hektar, ternyata sekarang terasa sempit,” kata Nuh.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan berkomitmen mendirikan ITK sehingga APBD Kota Balikpapan menyiapkan anggaran Rp 5 miliar pada 2012 untuk penyediaan lahan. Selain itu, Pemkot Balikpapan juga menyiapkan infrastruktur, seperti jaringan listrik dan air bersih.

Saat ini, kata Rizal, baru tersedia 60 hektar lahan milik Pemprov Kaltim untuk pembangunan ITK. ”Kami masih mempunyai kewajiban untuk menyediakan lahan seluas 240 hektar,” katanya.

Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengatakan, ITK akan fokus pada industri yang mengolah sumber daya alam dan pertanian. ”Karena Kaltim diprioritaskan menjadi lumbung energi nasional,” ujarnya.

Pejabat Sementara Politeknik Balikpapan (Poltekba), Riswan Asmaran, mengatakan, saat ini Poltekba memiliki empat program studi, yakni teknik mesin alat berat, teknik elektronika, teknik sipil, dan tata boga. Jumlah mahasiswa Poltekba 870 orang. (PRA)

Sumber : http://cetak.kompas.com/read/2012/01/07/02260242/lulusan.ilmu.teknik.ditargetkan.15.persen