1 ) Wow, ITS Kebanjiran Pesanan Kapal
http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/02/19/lzm7xf-wow-its-kebanjiran-pesanan-kapal

Minggu, 19 Pebruari 2012 07:56 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA — ITS yang dikenal sebagai universitas teknologi dengan keahlian teknologi perkapalan, energi, dan kelautan kini “panen” pesanan kapal dari berbagai kalangan, di antaranya PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek), dan bahkan sejumlah kalangan asing.”PGN memesan kapal untuk mendukung ‘Floating Storage and Regasification Unit (FSRU)’ PGN dan ITS terlibat mulai tahap perancangan hingga mengawasi pembangunan kapal-kapal pendukung FSRU itu,” kata Dekan Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) ITS, Prof Eko Budi Djatmiko, di Surabaya, Minggu.

…dst

2 ) 49 Tim Bersaing Pada Kontes Robot Polibatam
http://www.jpnn.com/read/2012/02/19/117809/49-Tim-Bersaing–Pada-Kontes-Robot-Polibatam-

Minggu, 19 Februari 2012 , 07:06:00
BATAM – Sebanyak 135 siswa, yang terbagi dalam 49 tim, dari 10 sekolah di Provinsi Kepulauan Riau mengikuti Polibatam Robotic Contest 2012 di aula kampus Politeknik Batam (Polibatam). Kontes ini dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Elektro Politeknik Batam dan berlangsung 18-19 Februari 2012. “Kontes ini bertujuan untuk mengasah kreativitas siswa-siswi SMK dan SMA di Provinsi Kepulauan Riau dengan mengenalkan teknologi robotik yang mandiri,” kata Ketua Panitia Kontes, Toni Firnandes. Menurut Toni, selain menumbuhkan jiwa kompetisi, kontes ini juga melatih peserta soal sportivitas sejak dini. Karena itu panitia memilih “Bunga Persahabatan” sebagai tema kontes kali ini.

…dst

3 ) STIKES Tutupi Kasus Atap
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/470577/

Sunday, 19 February 2012
SEMARANG– Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Karya Husada berupaya menutupi rapat kasus runtuhnya atap ruang laboratorium, pada Rabu (8/2) lalu, yang menyebabkan seorang mahasiswi meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka. Korban meninggal adalah Gigih Laras Hikmati,19,warga RT 5/III Dusun Kenep Desa Mangunjiwan, Demak.Sementara korban luka adalah Puji Lestari, 18,Nuke,30,Dewi Retno, 40. Ketika SINDO, mendatangi Kampus STIKES yang ada di Jalan Intan Raya No. 1 Sambiroto, Tembalang kemarin, kondisinya terlihat sepi.Terlihat hanya beberapa sepeda motor dan mobil yang yang terparkir di halaman. Dua satpam yakni M Bambang dan Wahyuningsih melarang SINDO untuk melakukan konfirmasi kepada pihak Stikes. Bahkan hanya untuk masuk melihat lokasi ruangan yang atapnya ambrol saja, kedua satpam itu juga melarang keras. Kedua satpam tersebut mengatakan pimpinan memerintahkan untuk melarang kepada siapapun, termasuk wartawan untuk memasuki areal gedung yang atapnya roboh.

…dst

4 ) IPB Buka Program Pascasarjana di Politeknik Jember
http://edukasi.kompas.com/read/2012/02/18/2324473/IPB.Buka.Program.Pascasarjana.di.Politeknik.Jember.

Sabtu, 18 Februari 2012 | 23:24 WIB
JEMBER, KOMPAS.com — Institut Pertanian Bogor membuka Program Pascasarjana Manajemen dan Bisnis di Politeknik Negeri Jember dengan sistem perkuliahan jarak jauh. Program pascasarjana yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi terapan ini merupakan yang pertama di Indonesia. “Nanti akan menyusul politeknik lain. Ini merupakan tantangan bagi dunia pendidikan, terutama politeknik, agar tidak berhenti hanya sampai D-3, tetapi ke jenjang yang lebih tinggi,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Joko Santoso pada pencanangan Program Pascasarjana MB IPB di Politeknik Negeri Jember, Jawa Timur, Sabtu (18/2/2012).

…dst

5 ) Mendikbud: Tak Ada Sanksi Universitas Tolak Jurnal
http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/02/18/82303/Mendikbud-Tak-Ada-Sanksi-Universitas-Tolak-Jurnal/3

Sosbud / Sabtu, 18 Februari 2012 16:15 WIB
Metrotvnews.com, Lamongan: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh menyatakan, tidak akan memberi sanksi universitas yang menolak surat edaran Ditjen Dikti tentang kewajiban publikasi artikel di jurnal ilmiah bagi calon sarjana S-1, S-2, dan S-3. “Kalau ada (universitas) yang menolak (jurnal ilmiah), nggak apa-apa. Kita tidak memberikan sanksi, tapi kita jelaskan dulu, karena mereka belum paham,” kata Nuh di sela-sela Kongres I Ikatan Sarjana NU di Unisda, Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (18/2). Menurut Nuh, surat edaran kewajiban publikasi artikel di jurnal ilmiah itu bukan dimaksudkan untuk meningkatkan jumlah karya ilmiah secara kuantitas dan mengabaikan kualitas. Surat edaran itu lebih dimaksudkan pada pertanggungjawaban universitas pada masyarakat. “Output universitas itu ada dua, orang dan karya ilmiah. Karena itu jurnal ilmiah merupakan bentuk pertanggungjawaban universitas pada masyarakat sekaligus akan mengangkat nama universitas itu bila karya ilmiah yang dituliskan dipublikasikan pada jurnal ‘online’,” katanya.

…dst

6 ) Agar Tak Asal-asalan, Harus Disiapkan Jurnal Ilmiah Berkualitas
http://news.detik.com/read/2012/02/19/110109/1846002/10/agar-tak-asal-asalan-harus-disiapkan-jurnal-ilmiah-berkualitas?n991101605

Minggu, 19/02/2012 11:01 WIB
Jakarta Kebijakan yang mensyaratkan kelulusan S1-S3 dengan menulis di jurnal ilmiah dinilai tidak mudah. Wadah atau jurnal yang bagus harus disiapkan Kemendiknas agar jurnal ilmiah tak dibuat asal-asalan. “Di luar negeri semua seperti itu (lulus dengan syarat menulis jurnal). Namun saya cenderung tidak setuju karena belum ada wadah atau jurnalnya,” ujar Koordinator Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) se-Dunia, Febry HJ Dien. Hal itu dikatakan Febry ketika berbincang dengan wartawan di sela-sela Simposium PPI se-Dunia (Indonesian Students World Symposium/ISWS) di Hotel Citrus, Jalan Tiong Nam, Kuala Lumpur, Malaysia, yang diselenggarakan Kamis-Minggu (16-19/2/2012).

…dst

7 ) Guru Besar UI: Beri Tenggat Bagi PT untuk Terapkan Jurnal Ilmiah
http://news.detik.com/read/2012/02/13/115935/1840914/10/guru-besar-ui-beri-tenggat-bagi-pt-untuk-terapkan-jurnal-ilmiah

Senin, 13/02/2012 11:59 WIB
Jakarta Guru Besar Universitas Indonesia Prof Dr dr med Akmal Taher SpU(K), setuju kebijakan jurnal ilmiah sebagai syarat lulus SI, S2 dan S3. Ia usul universitas yang belum mampu menerapkan diberi tenggat waktu agar tidak ada jurnal ilmiah abal-abal. “Sebagai policy, saya setuju sekali. Tinggal tahapannya, detailnya seperti apa. Apa Agustus ini bisa diterapkan atau tidak. Memang ini terkesan sedikit dipaksa. Tetapi, memang kita butuh hal seperti ini. Saya sangat yakin policy ini betul,” papar Akmal.Hal ini disampaikan Akmal usai pelantikan Senat Akademik UI di Balai Sidang Kampus UI, Depok, Senin (13/2/2012).

…dst

8 ) Jurnal Tingkatkan Tanggung Jawab Dosen
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/02/18/177513/Jurnal-Tingkatkan-Tanggung-Jawab-Dosen-

18 Februari 2012
JAKARTA – Kewajiban mahasiswa untuk membuat serta mempublikasikan karya ilmiah ternyata memberikan tanggung jawab yang lebih besar kepada para dosen. Karena dengan begitu dosen harus memberikan bimbingan yang lebih serius.”Dengan begitu akan memaksa dosen-dosen untuk lebih serius dalam melakukan bimbingan. Karena, nama dosen itu akan ada dalam jurnal. Begitu juga dengan mahasiswanya,” tutur Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, di Gedung Kemdikbud.

…dst

9 ) PT Islam Dukung Jurnalisasi Karya Mahasiswa
http://edukasi.kompas.com/read/2012/02/19/10341213/PT.Islam.Dukung.Jurnalisasi.Karya.Mahasiswa

Minggu, 19 Februari 2012 | 10:34 WIB
MALANG, KOMPAS.com — Perguruan tinggi Islam yang tergabung dalam Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Islam Swasta (BKS PTIS) menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang mewajibkan bakal lulusan S-1, S-2, dan S-3 menyetorkan tulisan untuk dimuat dalam jurnal ilmiah. BKS PTIS yakin, Ditjen Dikti tidak akan gegabah memberikan instruksi meski kemudian memang masih menunggu bagaimana rincian petunjuk pelaksanaannya.

…dst

10 ) Karya Ilmiah di Jurnal Tak Bisa Dihindari
http://edukasi.kompas.com/read/2012/02/18/23345781/Karya.Ilmiah.di.Jurnal.Tak.Bisa.Dihindari

Sabtu, 18 Februari 2012 | 23:34 WIB
JEMBER, KOMPAS.com — Karya ilmiah mahasiswa yang diterbitkan di jurnal ikut menentukan kualitas calon sarjana. Karena itu, calon sarjana tidak bisa menghindar lagi untuk membuat karya tulis ilmiah yang harus dimuat di jurnal.”Mahasiswa calon sarjana pasti bisa membuat karya ilmiah untuk dimuat di jurnal, kecuali kalau skripsinya dibuatkan orang lain,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Joko Santoso kepada wartawan di Politeknik Negeri Jember, Jawa Timur, Sabtu (18/2/2012).

…dst

11 ) Terbiasa Belajar 24 Jam, Raih IPK Sempurna di Sekolah Bergengsi
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/470627/38/

Sunday, 19 February 2012
Hartadinata bersama dua pengajar Bard High School Early College (BHSCE) New York, Amerika Serikat. Siapa bilang Indonesia inferior dan tidak bisa melahirkan generasi unggul? Tengoklah Hartadinata Harianto.Remaja asal Surabaya ini pantas disebut siswa jenius dengan sederet prestasi mengagumkan.Harta, panggilan akrab Hartadinata, menjadi satu-satunya anak Indonesia di Bard High School Early College (BHSEC),New York,Amerika Serikat,sekolah terkemuka dan bergengsi yang menerapkan sistem akselerasi atau percepatan. Di sekolah yang dana operasionalnya dibantu Bill and Melinda Gates Foundation ini,Harta bukan siswa biasabiasa saja.Dia secara gemilang mencatat indeks prestasi kumulatif (IPK) atau grade point average (GPA) 4,0! Harta menjadi satu di antara tiga orang yang berhasil mendapatkan IPK sempurna itu.”Dua lainnya siswa dari Amerika Serikat.

…dst

11 ) Kemdikbud Tingkatkan Kompetensi Guru PAUD untuk Capai APK 75 Persen pada 2015
http://www.kemdiknas.go.id/kemdiknas/berita/231

02/18/2012
Jakarta — Layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sangat penting untuk mewujudkan insan Indonesia yang berakhlak mulia, berkarakter, cerdas, mandiri, terampil, dan kreatif. Untuk mewujudkan hal itu, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Non Formal Informal (PAUDNI) Lydia Freyani Hawadi memandang perlu untuk meningkatkan kompetensi dari ketenagaan PAUD. Jadi, bukan sekedar mengangkat Angka Partisipasi Kasar PAUD pada tahun 2015 menjadi sebesar 75 persen. Hal ini dijelaskan saat jumpa pers Kebijakan Program PAUDNI di Gedung E, Jakarta, Jumat (17/02).

…dst

12 ) PGRI Segera Ajukan Uji Kompetensi Guru ke MK
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/470585/

Sunday, 19 February 2012
JAKARTA-Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sedang mengkaji untuk membawa penolakan adanya Uji Kompetensi guru ke Mahkamah Konstitusi (MK) yang dianggap melanggar peraturan perundangan. Ketua PB PGRI Sulistiyo mengatakan,pihaknya dengan dukungan dari beberapa pakar akademisi akan membawa polemik uji kompetensi ke MK. Pasalnya setelah dikaji internal oleh PGRI uji kompetensi untuk menyeleksi dan menetapkan peserta sertifikasi guru tidak sejalan dengan UU No.14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan tidak sesuai dengan Pasal 12 PP No. 74 Tahun 2008 tentang Guru. Dia menjelaskan,pada Pasal 12 PP No. 74/2008 yang dimaksud uji kompetensi adalah dengan portofolio dan jika belum cukup dilengkapi dengan pendidikan dan pelatihan.

…dst

13 ) Guru Wajib Ngajar 24 Jam Seminggu
http://www.jpnn.com/read/2012/02/19/117799/Guru-Wajib-Ngajar-24-Jam-Seminggu-

Minggu, 19 Februari 2012 , 03:45:00
CIREBON – Disdik Kota Cirebon tengah gencar menyosialisasikan, setiap guru wajib mengajar 24 jam seminggu. Demi menjalankan peraturan lima menteri. “Saat ini kami memang tengah gencar menjalankan peraturan lima menteri. Di mana, isinya mengenai peraturan bahwa setiap guru mata pelajaran diharuskan mengajar sebanyak 24 jam dalam satu minggu,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan, Drs Dana Kartiman MPd kepada Radar Cirebon (JPNN Group), Sabtu (18/2).

…dst

14 ) Kaki tokek sanggup tahan 350 kilogram
http://www.antaranews.com/berita/297744/kaki-tokek-sanggup-tahan-350-kilogram

Jumat, 17 Februari 2012 16:53 WIB
Jakarta (ANTARA News) – Sekelompok peneliti polymer dan biologi dari University of Massachusetts Amherst menemukan lem di kaki tokek sanggup menahan beban 350 kilogram (700 pon) pada tembok yang rata. “Menakjubkan, kaki tokek dapat nempel dan lepas dengan mudah tanpa sisa lem yang lengket pada permukaan,” kata Ducan Irschick, peneliti yang selama 20 tahun mempelajari bagaimana tokek menempel dan merayap. Irschick, bersama Michael Bartlett rekan satu timnya, mengatakan kemampuan menempel, membalik, menahan beban, dan daya adhesi pada kaki tokek membuka kemungkinan penerapan kemampuan yang sama pada berbagai bahan sintesis. “Berbagai kombinasi kemampuan ini belum pernah ditemukan sebelumnya,” kata Bartlett.

…dst

15 ) Kebakaran Hutan Tewaskan 339 Ribu Orang Setiap Tahun
http://news.detik.com/read/2012/02/19/113110/1846016/1148/kebakaran-hutan-tewaskan-339-ribu-orang-setiap-tahun?n991102605

Minggu, 19/02/2012 11:31 WIB
Vancouver 339 Ribu orang tewas setiap tahunnya dalam kebakaran hutan dan kebakaran lahan gambut. Asia Tenggara menempati urutan kedua dalam jumlah korban tewas setelah Afrika. Seperti diberitakan AFP, Minggu (19/2/2012), jumlah korban tewas terbanyak berada di wilayah Sahara, Afrika, dengan total korban tewas mencapai 157 ribu orang. Sedangkan Asia Tenggara berada di tempat kedua dengan total korban tewas 110 ribu orang. “Saya sangat terkejut dengan hitungan kami yang begitu tinggi ketika kalian berpikir asap kebakaran sangat berbahaya bagi kebanyakan orang,” ujar peneliti dari Universitas Tasmania, Fay Johnston. “Bakan di Asia Tenggara dan Afrika, kebakan menjadi fenomena musiman. Hal yang tidak terjadi sepanjang tahun,” kata Johnson.

…dst

16 ) Sekilas dalam Negeri
Mahfud MD “benci” parpol
MK Bisa Bubarkan FPI Ormas Anarkistis Bisa Dibubarkan
Anggaran Perbatasan
Anggaran Perbatasan 2012 Rp3 T
Kasus Bos Sanex
Kasus Pembunuhan Bos Sanex, John Kei Terancam Hukuman Seumur Hidup
Didor Polisi, John Kei: Saya Tidak Melawan!
Keluarga John Kei Protes Lagi Soal Penjagaan Ketat Polisi
Jadikan Penangkapan John Kei Pintu Masuk Berantas Preman di Jakarta
Selain Kasus Ayung, Polisi Usut Laporan Kriminal John Kei Lainnya
Sekilas Luar Negeri
Iran
Menlu Inggris peringatkan perang dingin di Timur Tengah
AS kenakan sanksi baru kepada Iran
Iran Hentikan Ekspor Minyak, Italia Mulai Khawatir
Iran tuduh masalah regional akibat campur tangan asing
Pakistan
Serangan pesawat AS tewaskan 13 orang di Pakistan
Belanda
Pangeran Belanda kritis setelah terkubur dalam salju
Jerman
Presiden Jerman mundur karena salahgunakan kedudukan
Rusia
Pejabat : ekspor senjata Rusia capai rekor 13,2 miliar dolar
Rusia larang Sukhoi 24 terbang setelah kecelakaan