1 ) Empat “Dis” Mengancam Kita
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/476363/38/

MOH MAHFUD MD
Guru Besar Hukum Konstitusi

Saturday, 10 March 2012
Untuk tidak mengatakan “mengerikan” yang bisa dianggap mendramatisasi masalah, saya memilih kata “sungguh mengkhawatirkan” untuk menggambarkan keadaan kita belakangan ini. Saya ingin mengatakan bahwa keadaan kita sebagai bangsa sungguh mengkhawatirkan karena pembangkangan atau disobey (disobedience) terhadap aparat pemerintah sudah terjadi secara masif,muncul di mana-mana. Setiap hari kita bisa mengikuti pemberitaan di koran, majalah, televisi, internet,dan Twitter dengan berbagai anakpinaknya tentang terjadinya perlawanan, bahkan penyerangan, terhadap aparat penegak hukum dan keamanan dan terhadap aparat pemerintah. Kamis kemarin (8/3) di Sidoarjo terjadi unjuk rasa yang sangat anarkistis. Para pengunjuk rasa mengobrak-abrik sebuah kantor dan melawan polisi saat hendak ditertibkan. Pekan lalu jaksa Sistoyo dibacok oleh seseorang di kantor pengadilan. Dua hari yang lalu juga terjadi sekelompok pengunjuk rasa memberhentikan mobil pengangkut bahan bakar minyak (BBM) yang hendak menyuplai BBM ke sebuah pompa bensin.

…dst

2 ) Warisan Widjojo Perlu Dilanjutkan
http://www.kopertis12.or.id/2012/03/10/selamat-jalan-prof-widjojo-nitisastro.html

Sabtu, 10 Maret 2012
Jakarta, Kompas – Tubuh begawan ekonomi Prof Widjojo Nitisastro telah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Jumat (9/3) petang. Namun, banyak pengamat ekonomi menilai, banyak warisan pemikiran almarhum yang perlu dilanjutkan. Prof Widjojo (84), Jumat pukul 02.30, mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Pria kelahiran Malang, Jawa Timur, 23 September 1927, ini sempat dirawat cukup lama sejak mengalami serangan stroke pada 21 Juni 2010. “Kita kembali kehilangan salah satu putra terbaik bangsa, Bapak Prof Widjojo Nitisastro. Beliau punya andil, peran, dan jasa yang besar bagi pembangunan,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat melayat almarhum di Gedung Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Jakarta.

…dst

3 ) SBY: Prof. Widjojo Perancang Berkelas Dunia
http://nasional.kompas.com/read/2012/03/10/06014377/SBY.Prof.Widjojo.Perancang.Berkelas.Dunia

Sabtu, 10 Maret 2012 | 06:01 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Wafatnya Begawan Ekonomi Indonesia Prof. Wdjojo Nitisastro disebut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai kehilangan besar bagi bangsa Indonesia. Presiden menyebut ekonom senior tersebut memiliki andil, peran, dan jasa yang besar dalam pembangunan bangsa. “Kita semua mengenal, pada masa pembangunan di era Orde Baru, (Prof Widjojo) adalah perancang pembangunan yang andal, berkelas dunia. Banyak sekali pemikiran-pemikiran almarhum yang akhirnya menjadi kebijakan ekonomi, kebijakan pembangunan di era itu,” kata Presiden. seusai memberikan penghormatan terakhir di Gedung Bappenas, Jakarta, Jumat (9/3/2012).

…dst

4 ) Boediono: Andai Indonesia Tak Ada Widjojo Nitisastro
http://www.tempo.co/read/news/2012/03/09/078389210/Boediono-Andai-Indonesia-Tak-Ada-Widjojo-Nitisastro

JUM’AT, 09 MARET 2012 | 23:16 WIB
TEMPO.CO, Jakarta- Prof Widjojo Nitisastro bukan sekadar ekonom dan pejabat tinggi. Begawan ekonomi yang pernah menjabat sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional itu, di mata Wakil Presiden Boediono adalah seseorang yang seluruh hidupnya oleh kerja intens, kerja yang sungguh-sungguh dan ikhlas. “Kita tidak bisa membayangkan apa jadinya Indonesia di dalam dua dasawarsa sejak akhir 1960-an, seandainya tak ada beliau, seandainya tak ada sumbangan tenaga dan pikiran beliau,” kata Boediono dalam sambutannya di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata, Jumat 9 Maret 2012. Boediono mengingatkan jika kondisi ekonomi Indonesia di pertengahan tahun 1960-an sangat mencemaskan. Ketika itu terjadi inflasi mencapai 650 persen. Produksi barang kebutuhan masyarakat mandek, perdagangan praktis tak bergerak, barang-barang menghilang. Bahkan rakyat harus antre untuk mendapatkan bahan pokok. Transportasi publik tak berfungsi efektif. “Dari keadaan yang seperti itulah Prof Widjojo menegakkan ekonomi Indonesia,” katanya.

…dst

5 ) Seorang Calon Guru Besar Universitas Lampung Diduga Kuat Plagiat
http://news.detik.com/read/2012/03/10/040455/1863281/10/seorang-calon-guru-besar-universitas-lampung-diduga-kuat-plagiat?n991102605

Sabtu, 10/03/2012 04:04 WIB
Lampung, Seorang calon guru besar Universitas Lampung (Unila) diduga kuat melakukan praktek plagiat karya ilmiah. Hal ini berdasarkan hasil pemeriksanaan yang dilakukan tim pemeriksa yang dibentuk Rektor Unila.Tim pemeriksa yang diketuai oleh Guru Besar Unila, Prof Ali Kabul ini beranggotakan 12 orang dosen. Tim telah melakukan pemeriksaan terhadap dua calon guru besar Unila yang terindikasi plagiat. “Setelah diteliti, hanya satu orang yang sangat kuat terbukti melakukan plagiat. Calon guru besar ini berasal dari FKIP,” ujar Ali saat dihubungi detikcom, Jumat (9/3/2012). Unila mendapat laporan dari Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), soal dua calon guru besar yang melakukan plagiat karya ilmiah pada awal Januari lalu. Atas laporan tersebut, Rektor Unila Prof Sugeng P Harianto membentuk tim pemeriksa guna menindaklanjuti temuan Dikti itu.

…dst

6 ) Nama Sekolah Curang Tak Jadi Diumumkan
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/03/10/179766/Nama-Sekolah-Curang-Tak-Jadi-Diumumkan

10 Maret 2012
SOLO- Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur undangan di Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) pernah mengatakan akan mengumumkan nama-nama sekolah yang melakukan kecurangan dengan manipulasi data pada SNMPTN jalur undangan, namun akhirnya hal itu urung dilakukan. Panitia akan langsung memberikan surat pada sekolah-sekolah yang bersangkutan. “Nama-nama sekolah tidak diungkap, itu terlalu vulgar. Sekolah akan diberi surat dan akan di-blacklist,” kata Koordinator Humas SNMPTN Nasional Prof Dr Ravik Karsidi, Jumat (9/3). Sebagaimana diberitakan, lebih dari 10 sekolah terbukti memanipulasi data siswa yang masuk dalam SNMPTN. Jumlah ini jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan tahun 2011, yang hanya ada tiga sekolah. Sebagaimana sanksi yang ditetapkan, siswa-siswi yang didaftarkan puluhan sekolah tersebut tidak akan diproses. Dua tahun setelah ini, sekolah juga tidak diundang dalam SNMPTN. Menurutnya, apa yang dilakukan sekolah merupakan kesalahan sangat fatal. Nilai kejujuran hendaknya ditanamkan oleh sekolah pada siswa, dan bukan sebaliknya yang mengajarkan segala cara untuk meraih tujuan.

…dst

7 ) SMA di Medan dan Kaltim Di-Blacklist
http://www.jpnn.com/read/2012/03/10/120172/SMA-di-Medan-dan-Kaltim-Di-Blacklist-

Sabtu, 10 Maret 2012 , 02:46:00
JAKARTA – Peluang lulusan satu sekolah SMA di Medan dan beberapa di Kalimantan Timur (Kaltim) untuk kuliah di PTN lewat jalur undangan, sudah tertutup. Untuk di Medan yakni SMAN 5. Hanya saja, untuk yang di Kaltim tidak disebutkan di SMA mana saja. Panitia SNMPTN secara tegas menyatakan, masuknya SMAN 5 Medan dalam daftar blacklist bukan lantaran siswa yang pernah diterima lewat jalur undangan tidak melakukan daftar ulang alias tidak mengisi kursi yang didapat. Namun, semata-mata karena adanya manipulasi nilai yang dikirim saat mendaftar di jalur undangan itu. “Bukan, bukan itu. Ini karena ada kaitannya dengan soal kejujuran” ujar Sekretaris Panitia Pusat SNMPTN 2012 Rochmat Wahab saat dihubungi JPNN dari Jakarta, kemarin (9/3). Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu langsung mengatakan hal tersebut saat koran ini mengatakan, apa benar SMAN 5 Medan di-blacklist gara-gara sebelumnya ada siswa yang diterima tapi tidak melakukan daftar ulang. Rochmat menjelaskan, pada tahun lalu ada satu siswa yang diterima lewat jalur undangan.

…dst

8 ) Publikasi di Jurnal Internasional Sangat Minim
http://edukasi.kompas.com/read/2012/03/09/23325627/Publikasi.di.Jurnal.Internasional.Sangat.Minim.

Jumat, 9 Maret 2012 | 23:32 WIB
SOLO, KOMPAS.com – Dari tahun ke tahun jumlah penelitian dari Indonesia yang dipublikasikan pada jurnal ilmiah internasional sangat minim. Padahal publikasi pada jurnal ilmiah merupakan nilai tambah terhadap pengayaan ilmu pengetahuan dan teknologi.Pada tahun 2000, jumlah publikasi penelitian dari Indonesia hampir sama deng an publikasi dari Malaysia. Bahkan tahun 2011, jumlah publikasi dari Malaysia lima kali lipat dari publikasi Indonesia . Hal ini disampaikan Deputi Bidang Kelembagaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kementerian Riset dan Teknologi Benyamin Lakitan di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jumat (9/3/2012). “Jumlah penelitian meningkat dibandingkan 10 tahun yang lalu, namun peningkatannya sangat sedikit. Kalah dibandingkan negara tetangga,” kata Benyamin.

…dst

9 ) KY Kerja Sama dengan 34 Perguruan Tinggi
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/476246/

Saturday, 10 March 2012
YOGYAKARTA– Komisi Yudisial (KY) menandatangani kerja sama dengan 34 perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki Fakultas Hukum untuk meningkatkan peranan kampus dalam pelaksanaan tugas dan wewenang KY. Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan di Hotel Phoenix Yogyakarta kemarin.Dari KY diwakili oleh Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Ibrahim dan dari perguruan tinggi diwakili dekan atau pimpinan Fakultas Hukum. Hadir dalam kesempatan tersebut,Ketua KY Eman Suparman,Wakil Ketua Imam Anshori Saleh, dan beberapa anggota KY. Juru Bicara KY Asep Rahmat Fajar mengatakan, 34 fakultas ini terdiri atas dua kelompok. Kelompok pertama berisikan 10 perguruan tinggi yang merupakan perpanjangan kerja sama.Sementara sisanya merupakan perjanjian kerja sama baru. “Dengan kerja sama ini,perguruan tinggi bisa terlibat lebih dalam pelaksanaan tugas dan wewenang KY,” kata Asep. Kampus dapat terlibat aktif dalam diskusi, kajian putusan, serta peningkatan kapasitas hakim.Kampus juga bisa memberikan peranan lebih besar dalam mendukung pencalonan hakim agung. “Kita berharap perguruan tinggi bisa mengajukan calon dari jalur nonkarier,”ucapnya. Menurut Fajar,lingkup kerja sama yang akan dibangun cukup luas.

…dst

10 ) Perguruan Tinggi Diberi Otonomi, bukan Komersialisasi
http://www.mediaindonesia.com/read/2012/03/10/304368/293/14/Perguruan-Tinggi-Diberi-Otonomi-bukan-Komersialisasi

Sabtu, 10 Maret 2012 05:11 WIB
MAKASSAR–MICOM: Panitia Kerja Rancangan Undang-Undang Pendidikan Tinggi (Panja RUU Dikti) dari Komisi X DPR RI, Jumat (9/3), berkunjung ke Makassar, Sulsel. Ketua Panja yang juga Wakil Ketua Komisi X Syamsul Bachri mengatakan, kunjungan kerja tersebut tidak hanya di gelar di Makassar, tapi juga di dua daerah lain, yaitu Banjarmasin dan Medan. Tujuannya memberi kesempatan stake holder untuk menkeritisi, memberi masukan yang lebih lengkap tentang substansi yang diatur dalam UU ini nantinya. “Adapun yang dibahas menyangkut akreditasi, status, pembiayaan, mengelolaan, pengalokasian, organisasi mahasiswa dan hak-hak mahasiswa dan ternyata yang banyak dikritisi adalah status perguruan tinggi, biaya kuliah yang mahal,” jelasnya. Dalam RUU Dikti yang terdiri atas 10 bab dan 119 pasal tersebut, memberikan otonomi pada perguruan tinggi untuk mengelola semuanya juga diatur, tapi jangan diartikan otonomi itu sebagai komersialisasi, karena itulah yang dihindari dalam UU tersebut. (OL-11)

…dst

11 ) Haryono Umar Dilantik Menjadi Irjen Kemdikbud
http://www.kemdiknas.go.id/kemdiknas/berita/284

03/09/2012
Jakarta – Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2007-2011, Haryono Umar, resmi dilantik sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Haryono dilantik Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh, pada Jumat pagi, (9/03), di Aula Utama Kemdikbud. Sebelumnya, Haryono telah menjadi pelaksana tugas (Plt) Irjen Kemdikbud sejak Januari 2012. Dalam sambutannya, Mendikbud M. Nuh memberikan empat pesan penting untuk diperhatikan Irjen Kemdikbud yang baru. Pertama, Irjen Kemdikbud harus menyiapkan satu sistem agar pungutan-pungutan liar di sekolah bisa diberantas. Selain di sekolah, pungutan liar yang terjadi di seluruh lini, baik di pusat maupun daerah yang memberikan layanan pendidikan dan kebudayaan, juga harus diberantas. “Termasuk pungutan-pungutan yang tidak dibenarkan, kepada para guru, calon pegawai, dan sebagainya. Mulai 2012 kita bertekad memberantas pungutan-pungutan liar yang sama sekali tidak bisa ditolerir,” tegas Menteri Nuh.

…dst

12 ) Haryono Umar Targetkan LHKPN Kemdikbud Capai 100 Persen
http://www.kemdiknas.go.id/kemdiknas/berita/285

03/09/2012
Jakarta – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) menjadi salah satu bidang kerja sama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kerja sama antara Kemdikbud dengan KPK tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Mendikbud Mohammad Nuh dengan Ketua KPK Abraham Samad. Abraham Samad mengatakan, hampir 70% dari jumlah wajib lapor di Kemdikbud, sudah melaporkan harta kekayaannya.
“Dari 5500 wajib lapor, hampir 70 persen yang sudah laporan, berdasarkan data terakhir tanggal 5 Maret 2012,” ujar Ketua KPK, Abraham Samad, saat acara penandatanganan nota kesepahaman, di Aula Utama Kemdikbud, pada Jumat pagi, (9/03). Selanjutnya, Abraham mengharapkan, ketaatan wajib lapor bisa dimaksimalkan. Untuk itu, KPK (dalam hal ini Direktorat LHKPN) akan terus menghimbau semua instansi pemerintah, termasuk Kemdikbud, untuk memaksimalkan LHKPN. “Harus sesegera mungkin untuk mencapai persentase tinggi, kalau bisa 100%. Jadi transparansi dan akuntabilitas bisa dipertanggungjawabkan ke publik,” tutur Abraham. Sejalan dengan harapan Abraham, Mendikbud M. Nuh mengatakan, ia akan meminta Sekretaris Jenderal Kemdikbud, Ainun Na’im, untuk mendorong pejabat eselon 1, 2, 3 dan 4, dalam memberikan LHKPN.

…dst

13 ) Resmi Jadi Irjen Kemdikbud
Haryono Umar, dari KPK ke Kemdikbud
http://edukasi.kompas.com/read/2012/03/09/13255640/Haryono.Umar.dari.KPK.ke.Kemdikbud

Jumat, 9 Maret 2012 | 13:25 WIB
JAKARTA, Kompas.com – Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Haryono Umar resmi dilantik menjadi Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Irjen Kemdikbud) menggantikan posisi Musliar Kasim yang kini telah menjadi Wamendikbud bidang Pendidikan. Pelantikan dilakukan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh,di Gedung Kemdikbud Jakarta, Jumat (9/3/2012) pagi. Dalam sambutannya, Nuh berharap Haryono mampu membawa tata kelola pendidikan nasional ke arah yang lebih baik. Khususnya memutus budaya pungutan liar di dunia pendidikan.”Saya harap tidak ada lagi pungutan di sekolah. Semua pengelolaan harus akuntabel dan tidak ada penyimpangan, meningkatkan pendidikan antikorupsi, serta bekerja sama untuk membangun sistem pemerintahan yang baik” kata Nuh.

…dst

14 ) Korupsi di PTN Jadi Fokus KPK
http://edukasi.kompas.com/read/2012/03/09/14255523/Korupsi.di.PTN.Jadi.Fokus.KPK

Jumat, 9 Maret 2012 | 14:25 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengungkapkan, pihaknya akan terus melakukan investigasi terhadap seluruh perguruan tinggi negeri (PTN). Ia mengatakan, adanya kerjasama antara KPK dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) tak akan dijadikan alasan untuk memperlunak investigasi. Samad mengungkapkan, KPK akan terus menelusuri dugaan korupsi yang terjadi di PTN. Khususnya dugaan korupsi yang terjadi di Universitas Inonesia (UI). Sampai saat ini, kata dia, KPK masih terus mengumpulkan bukti dugaan korupsi di UI dan PTN lainnya. Menurutnya, tidak ada halangan apa pun bagi KPK untuk melakukan investigasi lebih jauh. “Perlu diingat, kami memang bekerja sama, tapi itu bukanlah suatu bentuk kerjasama yang mampu memperlunak KPK dalam melakukan pemeriksaan terhadap PTN,” kata Samad, Jumat (9/3/2012), di Gedung Kemdikbud, Jakarta.

…dst

15 ) Pendidikan Antikorupsi Mulai Juni 2012
http://cetak.kompas.com/read/2012/03/10/02292112/pendidikan.antikorupsi.mulai.juni.2012

Sabtu,10 Maret 2012
Jakarta, Kompas – Pendidikan antikorupsi di sekolah akan mulai diberlakukan pada tahun ajaran baru 2012/2013, Juni mendatang. Pendidikan ini tidak hanya diberlakukan bagi siswa, tetapi juga bagi guru dan kepala sekolah serta diintegrasikan dengan pendidikan karakter. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan hal itu seusai menandatangani nota kesepahaman dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang kerja sama pemberantasan tindak pidana korupsi, Jumat (9/3), di Jakarta. “Kita ingin dunia pendidikan dan kebudayaan menjadi motor pencegahan korupsi melalui proses pembudayaan,” ujar Nuh. Melalui pendidikan antikorupsi ini, Nuh berharap semua pihak menyadari bahaya korupsi bagi masyarakat dan menerapkan langsung dalam operasional sekolah. Hal itu, misalnya, sistem pengelolaan keuangan di sekolah menjadi lebih transparan, tidak ada pungutan, dan pengelolaan keuangan di sekolah semakin baik.
Ketua KPK Abraham Samad mengatakan, pelajaran antikorupsi yang disisipkan ke dalam kurikulum pendidikan karakter di jenjang pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi sejalan dengan program KPK. “Kita ingin membangun generasi penerus yang suatu ketika tidak mengenal perilaku atau tindakan korupsi. Mendengar kata korupsi saja sudah tabu,” ujarnya.

…dst

16 ) Kurikulum di FISIP UMJ Sesuai Tuntutan Industri
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/universitas-muhammadiyah-jakarta/12/03/09/m0lwtu-kurikulum-di-fisip-umj-sesuai-tuntutan-industri

Jumat, 09 Maret 2012 14:29 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,Sulitnya mencari lapangan kerja, membuat FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) melakukan berbagai terobosan, Salah satu diantaranya adalah menyesuaikan kurikulum di fakultas ini sesuai dengan tuntutan industri. UMJ saat ini memiliki 4 program studi (prodi) yaitu Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Prodi Ilmu Administrasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Komunikasi. Hingga kini alumni FISIP UMJ tersebar di berbagai instansi negeri maupun swasta. Tuntutan dan masyarakat serta dunia industri terkait berkembang sangat sangat cepat dan terus berkembang secara dinamis menuntut perguruan tinggi untuk menyiapkan SDM yang kompeten dan tidak gagap dalam menghadapi setiap perubahan. Untuk menghadapi tantangan tersebut, FISIP UMJ akan terus mengkaji dan mengembangkan kurikulum semua prodi di FISIP-UMJ sebagai upaya memenuhi kebutuhan dan tuntutan dinamika masyarakat dan dunia industri terkait.

…dst

17 ) Riset Energi Terbarukan Tidak Terarah
http://cetak.kompas.com/read/2012/03/10/02352797/riset.energi.terbarukan.tidak.terarah

Sabtu, 10 Maret 2012
Jakarta, Kompas – Berbagai kegiatan riset energi terbarukan selama ini tidak terarah untuk menunjang kegiatan produksi secara nasional dan mengantisipasi kenaikan harga bahan bakar minyak fosil. Pemerintah tidak memiliki kebijakan jelas untuk menerapkan hasil riset energi terbarukan. Hal itu dikatakan Deputi Bidang Jasa Ilmiah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Fatimah Zulfah S Padmadinata, Jumat (9/3), di Jakarta. Menurut Fatimah, pemerintah harus memiliki kebijakan yang terarah terhadap berbagai kegiatan risetnya. “Seperti negara-negara di Eropa, produksi dan pemakaian energi terbarukan didukung kebijakan bahan pemerintah yang menerapkan pajak tinggi pada bahan bakar minyak,” kata Fatimah. Kepala Pusat Inovasi LIPI Bambang Subiyanto mengatakan banyak hasil riset energi karena bidang itu diprioritaskan pemerintah, di samping bidang pangan. LIPI siap dilibatkan untuk menerapkan hasil risetnya dalam mengantisipasi dampak kenaikan harga bahan bakar minyak. “Berbagai teknologi produksi energi terbarukan sudah siap diterapkan,” kata Bambang.

…dst

18 ) FMIPA Undip Menjadi Fakultas Sains dan Matematika
http://edukasi.kompas.com/read/2012/03/09/21572153/FMIPA.Undip.Menjadi.Fakultas.Sains.dan.Matematika

Jumat, 9 Maret 2012 | 21:57 WIB
SEMARANG, KOMPAS.com – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Diponegoro Semarang, Jawa Tengah, kini berubah menjadi Fakultas Sains dan Matematika. Salah satu alasan penggantian nama fakultas karena tidak populer di dunia internasional. Nama FMIPA saat ini tidak populer di dunia internasional, sehingga menyulitkan dalam berkomunikasi dalam rangka pengembangan institusi, dan sering menimbulkan salah persepsi. Penggantian fakultas tersebut disampaikan Dekan Fakultas Sains dan Matematika Undip Semarang, Dr Muhammad Nur DEA , Jumat (9/3/2012) di Kampus Undip, Tembalang, Semarang.

…dst

19 ) Unpad dan IKA Lakukan Pendataan Alumni
http://www.pikiran-rakyat.com/node/180072

Jumat, 09/03/2012 – 15:04
BANDUNG, (PRLM).- Universitas Padjadjaran (Unpad) akan melakukan pendataan secara terpusat terhadap alumni Unpad terutama data pekerjaan dan lama memperoleh pekerjaan sejak dia lulus. Sebagai langkah awal, pendataan akan dilaksanakan bersamaan dengan proses registrasi bagi alumni Unpad yang akan melaksanakan pemilihan Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unpad pada 14 April mendatang.”Ada 180 ribu alumni Unpad. Kalau saat pemilihan bisa mengumpulkan 50 persen saja sudah hebat. Makanya kami ingin ada form tambahan dalam registrasi. Kerja di mana, jabatannya apa. Ke depan ada tambahan lagi, lama tunggu dari dia lulus sampai dapat pekerjaan berapa lama. Sebab ini menjadi indikator keberhasilan pendidikan. Meski sekarang ditepis orientasinya menjadi seberapa besar dia mampu bekerja untuk diri sendiri,” kata Rektor Unpad Prof. Ganjar Kurnia dalam acara peluncuran website mubes dan e-voting pemilihan Ketua Ika Unpad, di Eksekutif Lounge Rektorat Unpad, Jln. Dipati Ukur Bandung, Jumat (9/3/12).

…dst

20 ) Indonesia masih Kekurangan Dokter Mata
http://www.mediaindonesia.com/read/2012/03/10/304374/293/14/Indonesia-masih-Kekurangan-Dokter-Mata

Sabtu, 10 Maret 2012 06:42 WIB
PALEMBANG–MICOM: Ketua Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia (Perdami) Provinsi Sumatra Selatan Dr dr Anang Tribowo SpM mengatakan Indonesia masih kekurangan dokter spesialis mata. “Idealnya setiap 20 orang terdapat 1 dokter mata, tetapi realitasnya di Indonesia tidak lebih dari seribu orang dokter mata saja,” katanya usai acara pertemuan dokter spesialis mata Sumsel di Palembang, Sumatra Selatan, Jumat (9/3). Menurut dia, saat ini perbandingan antara penduduk dengan dokter mata, yaitu 1 berbanding 160 ribu. Padahal tren pengidap penyakit katarak semakin meningkat. Pada 2010, pengidap penyakit katarak di Indonesia sebanyak 11 ribu pasien, lalu 2011 sudah melebihi angka tersebut. “Sebanyak 1,5 persen penduduk Indonesia, 0,7 persennya mengidap penyakit katarak,” kata dia pula.

…dst

21 ) Akademisi Nilai Tudingan Greenpeace tidak Bisa Dipertanggungjawabkan
http://www.mediaindonesia.com/read/2012/03/09/304361/89/14/-Akademisi-Nilai-Tudingan-Greenpeace-tidak-Bisa-Dipertanggungjawabkan

Jumat, 09 Maret 2012 23:30 WIB
DEPOK–MICOM: Pakar Kehutanan IPB Dr Ir Yanto Santosa DEA menilai tudingan Greenpeace terhadap perusahaan pulp dan paper yang menggunakan kayu ramin untuk bahan baku bubur kertas, tidak bisa dipertanggungjawabkan sepenuhnya. “Apalagi tudingan itu hanya berdasarkan investigasi, sehingga tidak mengandung kebenaran yang objektif,” kata Yanto Santosa. Peneliti IPB ini mempertanyakan investigasi yang dilakukan LSM asing yang bermarkas di Belanda itu. Seharusnya, Greenpeace masuk ke pabriknya. Lihat, apakah benar mesin yang dipakai bisa dipakai untuk kayu ramin. Setahu dirinya, mesin untuk pembuat bubur kertas itu mempunyai spesifikasi tertentu, artinya hanya bisa dipakai untuk jenis kayu-kayu yang sudah ditentukan. “Kalau mesin itu untuk kayu meranti, tidak bisa dipakai untuk kayu yang lain,” ungkapnya.

…dst

22 ) Indonesia peringkat tiga penghasil spam
http://www.antaranews.com/berita/300503/indonesia-peringkat-tiga-penghasil-spam

Jumat, 9 Maret 2012 00:34 WIB
Jakarta (ANTARA News) – Indonesia menduduki peringkat tiga dalam daftar negara penghasil utama spam di dunia selama 2011, setelah India dan Brazil, kata perusahaan keamanan komputer Kasperky.Sebuah perubahan besar, karena Indonesia semula berada pada peringkat 16 dan Brazil peringkat lima, sementara Amerika Serikat yang pada 2010 berada di peringkat pertama, kini tidak masuk peringkat.”Namun secara regional tidak terlihat adanya perubahan signifikan. Asia, Amerika Latin, dan Eropa Timur masih menjadi penghasil utama junk mail yang masuk ke inbox pengguna Internet,” kata Kasperky Lab melaporkan statistik spam dan malware 2011.Setelah mengalami peningkatan tajam pada kisaran 85,2 persen pada 2009, porsi junk mail turun menjadi 80,26 persen dari keseluruhan pengiriman email pada 2011. Dari sisi jumlah, menurut Kasperky, jumlah spam pada 2011 lebih sedikit, namun dari sudut risiko lebih berbahaya. Presentase spam dengan lampiran (sisipan) berbahaya meningkat lebih dari 1,5 kali dibandingkan 2010 dan mencapai 3,8 persen dari seluruh pengiriman surat elektronik.

…dst

23 ) Membangun Budaya Baca dan Tulis Melalui Islamic Book Fair
http://www.kemdiknas.go.id/kemdiknas/berita/286

03/09/2012
Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh membuka penyelenggaraan Islamic Book Fair (IBF) ke-11, di Istora Senayan, Jakarta, (9/03). Dalam sambutannya, Mendikbud mengatakan, pameran buku seperti IBF merupakan acara yang penting, karena bisa menjadi sarana untuk membangun budaya membaca, menulis, dan berbagi. IBF kali ini bertemakan “Kuat dan Mandiri dengan Pendidikan Qur’ani”, dan terdapat 2461 buku yang dipamerkan di 396 stand. Penerbit yang berperan serta dalam IBF tidak hanya berasal dari dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri, seperti Brunei Darussalam, Turki, Arab Saudi, dan Malaysia.

…dst

24 ) MK Harus Berani Batalkan Jabatan Wamen
http://www.jpnn.com/read/2012/03/10/120174/MK-Harus-Berani-Batalkan-Jabatan-Wamen-

Sabtu, 10 Maret 2012 , 03:05:00
JAKARTA – Pakar Hukum Tata Negara, Irman Putra Sidin mengatakan wakil menteri (Wamen) merupakan jabatan yang inkonstitusional. Menurutnya, jabatan Wamen sebagai aturan sengaja disusupkan dalam ketatanegaraan yang tidak diatur Undang-Undang Dasar 1945.Irman menilai jabatan Wamen bertentangan karena dalam Undang-Undang Kementerian Negara, pada penjelasannya muncul norma susupan yang menyebut Wamen itu adalah pejabat karir. “Wamen itu inkonstutisional karena mengharuskan Wamen pejabat karir. Seharusnya, itu jabatan yang sama dengan jabatan menteri karena anak kandung dari Bab Kementerian Negara dalam UUD 1945,” katanya saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat, (9/3).

…dst

25 ) Badai Matahari-Fisikawan NASA Prediksi Puncak Aktivitas Akhir 2013-2014
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/476353/38/

Saturday, 10 March 2012
WASHINGTON – Badai matahari yang dikhawatirkan mengganggu medan magnet bumi ternyata tidak menimbulkan dampak buruk bagi jaringan listrik, lalu lintas udara, dan sistem navigasi satelit di antariksa pada Kamis (8/3) waktu Amerika Serikat (AS). Sebelumnya, para pakar khawatir badai matahari bakal mengganggu segala sesuatu yang berkaitan dengan komunikasi radio dan navigasi di udara. Badai matahari terjadi karena adanya dua ledakan besar pada bagian matahari.”Hingga saat ini orientasi badai matahari menimbulkan dampak minimal pada medan magnet bumi,” kata Joseph Kunches, pakar cuaca antariksa dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) AS. Namun, lanjut Kunches, masih ada sedikit gangguan kecil di wilayah kutub yang mengharuskan pesawat mengalihkan rute agar tidak terjadi masalah pada Rabu (7/3).

…dst

26 ) BMKG : badai matahari pengaruhi medan magnet bumi
http://www.antaranews.com/berita/300689/bmkg–badai-matahari-pengaruhi-medan-magnet-bumi

Sabtu, 10 Maret 2012 03:12 WIB
Jakarta (ANTARA News) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengumumkan laporan terjadinya badai matahari yang berpengaruh terhadap medan magnet bumi. “Pada 7-8 Maret 2012 terjadi badai matahari sehingga mempengaruhi medan magnet bumi dan sampai dengan 9 Maret masih berlangsung,” lapor BMKG dalam lamannya, Sabtu. Badan tersebut melakukan pengamatan melalui tiga stasiun BMKG yang terdiri atas Stasiun Geofisika Kupang, Stasiun Geofisika Manado, serta Obeservatorium Pelabuhan Ratu. Badai matahari yang mengeluarkan radiasi magnet tersebut, diakui BMKG, telah mengubah variasi harian serta perubahan medan magnet bumi dengan rata-rata sekitar 50-100 nT.
“Badai magnet dapat mempengaruhi sistem komunikasi,” jelas laporan tersebut.

…dst

27 ) Sekilas dalam Negeri
UN 2012
Hasil UKA
Kasus Dhana
Sekilas Luar Negeri
Badai matahari