RI Dominasi Lomba Robot Cerdas di Amerika Serikat

02 April 2012

Hartford — Indonesia boleh bangga. Tim robot dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Telkom (ITTelkom), dan Universitas Komputer Indonesia (Unikom), semuanya asal Bandung, Jawa Barat mendominasi lomba robot cerdas Trinity College Fire-Fighting Home Robot Contest (TCFFHRC), yang berlangsung di Trinity College, Hartford, Connecticut, Amerika Serikat.

Tim robot Indonesia yang dikirim dalam ajang ini adalah hasil seleksi nasional dalam Kontes Robot Cerdas Indonesia 2011. Dalam lomba ini, tim robot Indonesia berhasil membawa pulang delapan gelar juara internasional. Pemerinciannya juara satu dan dua untuk kategori robot pemadam api divisi beroda dari  ITTelkom. Juara ketiga untuk kategori ini diraih tim Shepherd University Amerika Serikat.

Kemudian, juara satu, dua, dan tiga untuk kategori robot pemadam api divisi berkaki berturut-turut dari ITTelkom dan ITB; juara satu kategori RoboWaiter divisi Entry Level diraih Unikom; juara satu dan dua RoboWaiter divisi Advanced diraih Unikom.

Ajang ini diikuti 130 tim. Selain Amerika Serikat, negara lain yang ikut antara lain Portugal, Israel dan China. TCFFHRC adalah kompetisi tahunan robot cerdas pemadam api yang diselenggarakan di Trinity College, Hartford, Connecticut, Amerika Serikat. Kompetisi yang sudah berlangsung selama 19 tahun ini telah menjadi standar acuan kompetisi robot pemadam api di berbagai belahan dunia.

Aturan pertandingan pada kompetisi TCFFHRC diadopsi pada kompetisi robot di berbagai negara, mulai tingkat regional hingga nasional. Indonesia juga mengadopsi aturan kompetisi ini pada ajang Kontes Robot Cerdas Indonesia, untuk kategori robot beroda dan robot berkaki.

Terdapat beberapa divisi pertandingan pada TCFFHRC. Pada divisi Fire-Fighting, robot secara cerdas dan mandiri berusaha mencari api dalam labirin yang menyerupai denah ruangan rumah, kemudian mematikan api tersebut, dan kembali ke tempat semula.

Divisi fire-fighting secara umum terbagi dua divisi yaitu robot beroda dan robot berkaki. Sedang divisi RoboWaiter, robot bertugas menjadi pendamping orang tua yang memiliki keterbatasan (disable), yakni robot bertugas mengambil piring dari tempat penyimpanan makanan/kulkas dan memindahkannya ke meja tempat orang tersebut akan makan. Pada divisi RoboWaiter, ada dua kategori, yaknientry level dan kategori advanced. (pih)

Sumber : http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/236

>>>

Berita Media Terkait
Indonesia dominasi lomba robot di AS
ITB dan Unikom Genapi Kemenangan IT Telkom
Tim Robot Indonesia Raih Delapan Gelar Internasional
Bandung Jawara Robot Dunia-ITB, IT Telkom, dan Unikom Berkibar di AS
Kemenangan IT Telkom di Luar Dugaan
Tim IT Telkom Indonesia Juara di AS