1 ) UGM & ITB Jadi Percontohan Mata Kuliah SNI
http://kampus.okezone.com/read/2012/05/10/373/627599/ugm-itb-jadi-percontohan-mata-kuliah-sni

Kamis, 10 Mei 2012 19:16 wib
DENPASAR – Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi kampus percontohan untuk pengenalan mata kuliah standarisasi nasional Indonesia (SNI).”Kami telah menunjuk dua universitas sebagai pilot percontohan pengenalan SNI yaitu UGM dan ITB,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Prof. Dr. Djoko Santoso di Kuta, Bali, Kamis (10/5/2012). Penerapan mata kuliah tersebut, lanjutnya, dikaitkan pada mata kuliah lain seperti industri manajemen. Mahasiswa bisa mendalami mata kuliah standarisasi dengan melanjutkan jenjang pascasarjana (S-2). Djoko berharap, seluruh perguruan tinggi di Indonesia bisa menerapkan mata kuliah standardisasi mengingat hal itu akan menjadi acuan penting dalam produksi barang apa pun. “Yang distandardisasi itu alat produksinya, sehingga hasilnya pun pasti standar,” kata Djoko Santoso disela kegiatan “The ICES Conference and WSC Academic Day 2012” yang berlangsung selama dua hari.

…dst

2 ) RUU PT, Angin Segar Pendidikan Vokasi
http://kampus.okezone.com/read/2012/05/10/373/627320/ruu-pt-angin-segar-pendidikan-vokasi

Kamis, 10 Mei 2012 17:02 wib
JAKARTA – Keberadaan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Rancangan Undang-Undang Perguruan Tinggi (RUU PT) kian memberikan angin segar bagi pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia. Menurut Ketua Prodi Program Diploma Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Wikan Sakarinto, hadirnya KKNI dan RUU PT membuat pendidikan vokasi semakin diakui dan sejajar dengan pendidikan akademik serta profesi. “Ini momentum nasional bagi pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia,” ujar Wikan seperti dikutip dari situs UGM, Kamis (10/5/2012). Wikan menggambarkan, dengan adanya RUU PT, nantinya pendidikan vokasi atau politeknik di Indonesia diberi peluang untuk membuka layanan pendidikan pada jenjang master dan doktor terapan. Selama ini, politeknik menawarkan pendidikan vokasi hingga jenjang diploma empat (D-4) atau sarjana sains terapan yang sama dengan S-1 pendidikan tinggi akademik. “Kita tunggu melalui RUU PT yang tengah digodok saat ini agar menjadi payung hukum pengembangan pendidikan vokasi ke depannya,” imbuhnya.

…dst

3 ) Telusuri Dugaan Penyelewengan
Masyarakat Diharap Ikut Mengawasi Penyaluran Bidik Misi
http://www.jpnn.com/read/2012/05/11/127047/Telusuri-Dugaan-Penyelewengan-

Jum’at, 11 Mei 2012 , 08:14:00
JAKARTA – Beasiswa pendidikan bagi mahasiswa berprestasi (Bidik Misi) ditetapkan untuk mahasiswa dari keluarga miskin. Tapi dugaan pengucuran yang tidak tepat sasaran masih muncul. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bertekad menulusuri dugaan penyelewengan ini. Dikabarkan, penyelewengan beasiswa ini muncul di salah satu provinsi di pulau Sumatera. Mahasiswa penerima bidik misi di daerah itu dikabarkan adalah anak dari dosen-dosen kampus penerima kuota bidik misi. Praktek ini muncul diduga karena kuota atau pagu penerima bidik misi di kampus tersebut tidak terserap. Dari pada harus dikembalikan lagi ke kas negara, kuota bidik misi yang tidak terserap itu dikucurkan tidak sesuai aturan. “Siapa tahu memang dosen itu miskin, sehingga anaknya didaftarkan program ini,” tutur Mendikbud Mohammad Nuh. Tapi, menteri asal Surabaya itu mengatakan akan menulusir kebenaran dugaan pengucuran bidik misi yang tidak tepat sasaran tadi. Kemendikbud merespon baik jika masyarakat ikut mengontrol pengucuran bidik misi. Inspektur Jendral (Irjen) Kemendikbud Haryono Umar juga mengatakan siap menindaklanjuti jika ada laporan bidik misi dikucurkan tetapi tidak tepat sasaran. Dia berharap, jika memang sudah diputuskan diterima oleh mahasiswa yang tidak miskin, keputusan itu harus dianulir.

…dst

4 ) Pendaftar SNMPT Hari Pertama Mulai Ramai
http://www.jpnn.com/read/2012/05/11/127018/Pendaftar-SNMPT-Hari-Pertama-Mulai-Ramai-

Jum’at, 11 Mei 2012 , 02:48:00
MALANG – Hari pertama pendaftaran seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) 2012, Kamis (10/5) langsung membuat sibuk panitia lokal (Panlok) Malang. Tak sedikit pendaftar yang mulai datang hanya sekadar bertanya mengenai prosedur pendaftaran. Hingga pukul 18.00 WIB kemarin, tercatat sebanyak 244 pendaftar sudah mendaftarkan diri. Terdiri dari 114 pendaftar IPA, 87 pendaftar IPS dan 43 pendaftar IPC. Ketua Koordinator Humas Panlok SNMPTN Malang, Drs Yahya MA menuturkan di tahap awal pendaftaran ini diharapkan bisa dimanfaatkan oleh siswa lulusan tahun lalu untuk mendaftar. “Tahun ini memang tidak ada pemisahan waktu pendaftaran bagi lulusan tahun lalu atau yang tahun ini,” ujarnya. Menurut Yahya lulusan tahun ini yang masih menunggu pengumuman Ujian nasional (UN) memang belum bisa mendaftar online. Namun bagi yang ingin membeli PIN sudah bisa dilakukan karena syaratnya hanya menyebutkan tanggal lahir saja. Dengan kode tanggal lahir ini diharapkan memperkecil peluang perjokian dalam pelaksanaan SNMPTN. Sebab sistem data based tidak lagi diurutkan berdasarkan nama pendaftar, melainkan tanggal lahirnya. Sehingga sistem akan sangat susah dibobol atau diacak oleh joki.

…dst

5 ) Jika Peserta SNMPTN 2012 Jalur Undangan Gagal, Bisa Ikuti Jalur Tertulis
http://www.pikiran-rakyat.com/node/187930

Kamis, 10/05/2012 – 17:08
BANDUNG, (PRLM).- Peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur undangan bisa kembali mendaftar jalur tertulis jika tidak diterima di jalur undangan. Bahkan bagi peserta yang sudah terdaftar sebagai peserta beasiswa bidik misi bisa langsung mendaftar tanpa harus membayar lagi biaya pendaftaran. “Jadi nanti kalau pada saat pengumuman jalur undangan pada 28 Mei dinyatakan belum diterima, peserta boleh daftar lagi di jalur tertulis. Khusus bagi peserta bidik misi tidak perlu bayar. PIN yang sudah dimiliki bisa digunakan kembali untuk daftar di jalur tulis,” kata Marlia Singgih, Tim Humas dan Informal Panitia SNMPTN Pusat saat dihubungi “PRLM”, Kamis (10/5/12). Di hari pertama pendaftaran SNMPTN jalur tertulis, Marlia menjelaskan belum terlihat adanya lonjakan jumlah pendaftar. Sebab biasanya peserta baru mendaftar di pertengahan terutama setelah pengumuman jalur undangan dilaksanakan dan juga pengumuman Ujian Nasional tingkat SMA/SMK/MA yang rencananya baru akan dilaksanakan pada 24-26 Mei mendatang. “Untuk hari pertama ini biasanya belum begitu banyak dan sampai siang ini belum direkap,” ucapnya.Namun demikian, Marlia berharap agar para peserta tidak menunda-nunda proses pembayaran hingga saat-saat terakhir tenggat pendaftaran. Sebab dikhawatirkan ketika mendaftar di hari-hari terakhir terjadi jam atau jaringan yang terganggu karena padatnya pendaftaran.

…dst

6 ) Peserta Bidik Misi Bisa Ikut SNMPTN
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/493947/

Friday, 11 May 2012
SEMARANG – Koordinator Wilayah (Korwil) II Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Prof Sudijono Sastroatmodjo mengatakan calon pendaftar beasiswa Bidik Misi dapat mendaftar melalui SNMPTN. “Sebenarnya para peminat (beasiswa Bidik Misi) sudah dapat mendaftarkan diri secara online melalui http:// daftar.bidikmisi.dikti.go.id sejak 1 Mei lalu hingga 29 Mei nanti. Namun, pendaftaran SNMPTN Jalur Ujian Tulis-Keterampilan dibuka 10-30 Mei 2012,” katanya kemarin. Dia meminta kepada para calon pendaftar agar membaca dengan cermat semua petunjuk terkait pendaftaran. Semua petunjuk tersebut dapat diakses melalui dua web yang sudah tersedia, yakni snmptn.ac.id dan bidikmisi. dikti.ac.id. (susilo himawan)

…dst

7 ) Unnes sediakan 1.500 beasiswa “Bidik Misi”
http://www.antaranews.com/berita/310105/unnes-sediakan-1500-beasiswa-bidik-misi

Kamis, 10 Mei 2012 21:24 WIB
Semarang (ANTARA News) – Universitas Negeri Semarang menyediakan kuota penerima beasiswa “Bidik Misi” sebanyak 1.500 mahasiswa pada tahun ini, sedikit lebih tinggi dibandingkan kuota yang disediakan pada tahun lalu. “Kami mendapatkan kuota beasiswa Bidik Misi sebanyak 1.500 mahasiswa, lebih besar dari tahun lalu. Kalau kuota tahun kemarin hanya 1.450 mahasiswa,” kata Rektor Unnes Profesor Sudijono Sastroatmodjo di Semarang, Kamis. Pada tahun lalu, Unnes awalnya hanya mendapatkan kuota Bidik Misi untuk 450 mahasiswa, kemudian Unnes mengusulkan tambahan kuota lagi untuk memfasilitasi mahasiswa miskin sehingga mendapat tambahan kuota 1.000 mahasiswa. Dari kuota Bidik Misi sebanyak 1.500 mahasiswa itu, kata dia, sebanyak 960 penerima diseleksi melalui Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN) undangan, 240 penerima lewat SNMPTN tulis, dan 300 penerima lewat jalur mandiri. Menurut Sudijono, kuota Bidik Misi yang disediakan Unnes tersebut merupakan yang terbanyak dari seluruh PTN yang ada di Indonesia sebagai bagian dari komitmen untuk memfasilitasi mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin.

…dst

8 ) Seleksi Masuk PTN Jalur Tertulis Akankah Dihapus?
http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/11/10520822/Seleksi.Masuk.PTN.Jalur.Tertulis.Akankah.Dihapus.

Jumat, 11 Mei 2012 | 10:52 WIB
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggulirkan rencana untuk menghapus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri jalur ujian tertulis. Ke depan, hanya ada dua sistem penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri (PTN). Pertama, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur undangan yang didasarkan pada nilai rapor, ranking siswa, dan nilai UN. Kedua, seleksi mandiri yang dilaksanakan oleh masing-masing PTN. Sebelum Kemdikbud dan PTN menetapkan sistem seleksi baru ini, perlu kajian terhadap sistem seleksi yang ada dan diinformasikan kepada masyarakat. Dengan demikian, kebijakan baru akan ditopang oleh bukti-bukti kuat guna menumbuhkan tradisi “evidence-based policy” dalam pengambilan kebijakan.Ada tiga hal penting yang perlu dikaji sebelum mengubah sistem penerimaan. Pertama, perbedaan fungsi UN dan SNMPTN jalur ujian tertulis. Kedua, validitas prediktif. Ketiga, dampak perubahan sistem terhadap komposisi mahasiswa di PTN.

…dst

9 ) Bidikmisi di Kementerian Agama Dihapuskan
http://www.mediaindonesia.com/read/2012/05/05/318614/293/14/Bidikmisi-di-Kementerian-Agama-Dihapuskan

Rabu, 09 Mei 2012 23:42 WIB
JAKARTA–MICOM: Pada tahun ini, tidak ada lagi Bidikmisi untuk perguruan tinggi negeri di bawah Kementerian Agama. Hal itu dikemukakan Ketua Umum Panitia Pelaksana SNMPTN 2012 Akhmaloka (Rektor ITB) dalam konferensi pers di Kemendikbud, Jakarta, Rabu (9/5). “Jadi Bidikmisi hanya berlaku untuk PTN di bawah koordinasi Kemendikbud,” tegasnya. Penghapusan jatah Bidikmisi bagi PTN di bawah Kemenag didasari upaya untuk menjaga keadilan. Sebelumnya, baru diketahui bahwa anggaran Kemenag untuk pendidikan sebesar Rp28 triliun. Jumlah itu lebih dari 50 persen anggaran pendidikan Kemendikbud yang hanya berkisar Rp54 triliun. Padahal kewajiban Kemendikbud jauh lebih besar dari kewajiban pengelolaan pendidikan Kemenag. “Kami yakin nanti ada mekanisme beasiswa lain yang bisa ditawarkan Kementerian Agama untuk PTN di bawahnya,” katanya.

…dst

10 ) 6 Mahasiswa Unnes Ikuti Olimpiade
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/493946/

Friday, 11 May 2012
SEMARANG – Enam mahasiswa dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (Unnes) akan mengikuti olimpiade MIPA tingkat nasional di Hotel Sahid Surabaya, 12–16 Mei 2012. Keenam mahasiswa tersebut adalah Sutrisno Jurusan Biologi, Retno Asih (Biologi), Listiyanto (Fisika), Fikri Hasanah (Fisika), Akhmad Musyafak (Fisika), dan Zulfani Aziz (Fisika). “Mereka dinyatakan lolos seleksi tingkat wilayah ON MIPA-PT 2012 oleh panitia pusat sesuai dengan surat pengumuman Nomor 05310642/ E3.4/2012,” kata Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan (PR III) Unnes Prof Masrukhi, kemarin. Masrukhi berpesan agar para mahasiswa yang terpilih tersebut manfaatkan seleksi ini sebaik mungkin. (susilo himawan)

…dst

11 ) BSN Siapkan Dua Kampus Jenjang Strata Dua
http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/11/06394576/BSN.Siapkan.Dua.Kampus.Jenjang.Strata.Dua

Jumat, 11 Mei 2012 | 06:39 WIB
Kuta, Kompas — Badan Standardisasi Nasional belum memiliki tenaga profesional ataupun lembaga pendidikan di bidang standardisasi. Di tengah rendahnya kesadaran publik dalam negeri tentang pentingnya standardisasi kualitas produk, BSN menilai penting melahirkan tenaga profesional standardisasi melalui jalur formal. Kepala BSN Pusat Bambang Setiadi mengatakan, pihaknya menyiapkan kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung dan Universitas Gadjah Mada untuk jenjang strata dua (S-2) khusus standardisasi. “Selama ini, pendidikan standardisasi masih sebatas kurikulum pengantar di kampus-kampus. Tahun ini mudah-mudahan selesai,” katanya, seusai pembukaan The ICES Conference dan WCS Academic Day 2012 di Bali, Kamis (10/5/2012).

…dst

12 ) Diversifikasi Pangan dari IPB
http://cetak.kompas.com/read/2012/05/11/02565163/diversifikasi.pangan.dari.ipb.

11 Mei 2012
Tepung gandum yang 100 persen diimpor menjadi contoh jebakan pangan yang menciptakan ketergantungan. Demikian juga beras. Periset teknologi pangan Institut Pertanian Bogor berupaya mencegah lewat inovasi beras analog. Bentuknya mirip beras padi, terbuat dari campuran bahan baku lokal, seperti sagu, sorgum, umbi-umbian, dan jagung. Mulai Juni 2012 beras analog akan diproduksi secara komersial. Industrinya ada di Jawa Timur. Bahan baku untuk sementara dipilih sorgum, jagung, dan sagu,” kata Direktur Food Technopark Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) Slamet Budijanto, Rabu (9/5), di Bogor, Jawa Barat. Menurut doktor kimia pangan dari Universitas Tohoku Jepang ini, sebagai produk diversifikasi pangan, beras analog memiliki keunggulan ditilik dari komposisi bahan baku. Sorgum dipilih karena indeks glikemiknya rendah. Indeks glikemik adalah dampak makanan terhadap kadar gula darah. Makanan dengan indeks glikemik rendah lambat meningkatkan kadar gula dalam darah. Dengan demikian, makanan tersebut menyehatkan dan baik bagi penderita diabetes. Selain itu, kandungan protein beras analog 12 persen. Lebih tinggi dibandingkan beras yang 6-8 persen.

…dst

13 ) ITSB Kampus Pertama Bersertifikasi “Green Building”
http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/11/13474867/ITSB.Kampus.Pertama.Bersertifikasi.Green.Building.

Jumat, 11 Mei 2012 | 13:47 WIB
Kompas.com – Gedung kampus Institut Teknologi dan Sains Bandung (ITSB) menjadi gedung kampus pertama yang mendapatkan sertifikasi “Green Building” atau bangunan ramah lingkungan dari Green Building Council Indonesia. Bangunan utama kampus yang berlokasi di Kota Deltamas Bekasi itu memiliki empat lantai seluas 4.000 meter persegi itu baru diresmikan pada Desember 2011 dan dapat menampung 400 mahasiswa. Menurut Ari Darmawan, rektor ITSB, gedung kampus ITSB mendapat sertifikasi “Green Building” karena konsumsi energinya di bawah rata-rata, mempunyai ruang terbuka hijau, serta air buangan tidak langsung dibuang ke tanah tapi ditampung sehingga memungkinkan untuk diserap sumur resapan. Selain itu, ruang kuliah yang dilengkapi pengatur suhu udara (AC) mempunyai sirkulasi udara yang baik. Juga ada taman rambat yang tumbuh vertikal dengan sistem penyiraman melalui pipa.

…dst

14 ) Lulus Kuliah, Mahasiswa Dituntut Siap Kerja
http://www.jpnn.com/read/2012/05/10/126984/Lulus-Kuliah,-Mahasiswa-Dituntut-Siap-Kerja-

Kamis, 10 Mei 2012 , 18:35:00
BEKASI – Rektor Institut Teknologi dan Sains Bandung (ITSB), Ari Darmawan Pasek mengungkapkan masih banyak para sarjana yang baru lulus kuliah, ternyata tidak siap kerja. Sehingga para sarjana baru tersebut tidak bisa menutupi kebutuhan pasar kerja di Indonesia. “Itu yang menjadi tantangan kita. Sehingga, kita sekarang ini terus menggenjot para mahasiswa untuk bisa mengisi kebutuhan pasar kerja khususnya di bidang industri,” kata Ari kepada wartawan saat acara ITSB campus tour di Gedung Kampus ITSB, Bekasi, Kamis (10/5). ITSB yang dikelola oleh ITB, Sinarmas dan Pemerintah Kabupaten Bekasi ini merupakan feeder university bagi Institut Teknologi Bandung (ITB). Yaitu, mahasiswa ITSB yang berprestasi prima dapat melanjutkan studinya jutkan studinya di ITB sebagai mahasiswa ITB dan lulus sebagai sarjana ITB. “Bisa dikatakan, kampus ini adalah ITB 2. Mahasiswa yang bagus bisa ditransfer ke ITB dengan syarat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)-nya di atas 3,5,” jelasnya.

…dst

15 ) Menristek canangkan Sulawesi pusat riset kakao
http://www.antaranews.com/berita/310150/menristek-canangkan-sulawesi-pusat-riset-kakao

Jumat, 11 Mei 2012 11:14 WIB |
Makassar (ANTARA News) – Kementerian Riset dan Teknologi bersama Wakil Gubernur Sulawesi Selatan mencanangkan Pusat Riset dan Pengembangan Rumput Laut dan Kakao.”Indonesia kaya sekali. Produksi kakao kita nomor tiga di dunia, tapi kita masih mengekspornya mentah-mentah tanpa mengolahnya lebih dulu, juga rumput laut,” kata Menteri Ristek Gusti Muhammad Hatta pada Rapat Koordinasi SDM dan Iptek Koridor Sulawesi antara Kemristek, para pejabat badan litbang di Sulawesi dan peneliti Universitas Hasanuddin di Makassar, Jumat. Menteri mengatakan, Struktur ekonomi Indonesia saat ini masih terfokus pada pertanian dan industri yang mengeksploitasi hasil alam, sedangkan industri yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah produk masih terbatas. Padahal ketersediaan sumberdaya alam tidak tanpa batas, sementara kebutuhan pembiayaan untuk pelaksanaan pembangunan terus meningkat. “Jika sumber daya alam sudah habis, ekonomi kita akan bertumpu pada impor. Defisit sumber daya alam ini dapat menimbulkan permasalahan besar,” katanya.

…dst

16 ) Mahasiswa Ternate Himpun Dana untuk Korban Gamalama
http://regional.kompas.com/read/2012/05/11/11050780/Mahasiswa.Ternate.Himpun.Dana.untuk.Korban.Gamalama

Jumat, 11 Mei 2012 | 11:05 WIB
TERNATE, KOMPAS.com – Peristiwa banjir lahar dingin Gunung Gamalama, Rabu (9/5/2012), membuat elemen mahasiswa Ternate yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Ternate dan mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate turut bersimpati. Mereka menggelar aksi pengumpulan dana untuk para korban banjir. Sejak Kamis kemarin, puluhan mahasiswa tengah sibuk berorasi di berbagai sudut Kota Ternate untuk menghimpun dana. Mereka berorasi menyampaikan keprihatinan mereka terhadap korban banjir lahar dingin yang menimpa warga Kota Ternate. Mereka juga meminta warga lainnya turut berprihatin atas peristiwa tersebut.

…dst

17 ) Rosa dan Yulianis Diperiksa Kasus Korupsi Untirta
http://www.republika.co.id/berita/nasional/hukum/12/05/10/m3t072-rosa-dan-yulianis-diperiksa-kasus-korupsi-untirta

Kamis, 10 Mei 2012, 18:06 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Setelah kasus korupsi di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Universitas Sriwijaya (Unsri), tim penyidik Kejaksaan Agung kini juga tengah menyidik kasus korupsi di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). Tim penyidik telah memeriksa Mindo Rosalina Manulang alias Rosa dan Yulianis di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (9/5) lalu. “Tim penyidik Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten Kejati pada Rabu (9/5) memeriksa Mindo Rosalina Manulang dan Yulianis di Gedung KPK,” kata Asisten Intelijen Kejati Banten, Dicky Rachmat Raharjo, Kamis (10/5). Dicky menambahkan Rosa dan Yulianis diperiksa dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pada pengadaan barang atau jasa paket pekerjaan pengadaan peralatan laboratorium Untirta. Dananya bersumber dari APBNP Tahun Anggaran 2010, yaitu sebesar Rp 49 miliar. Rosa diperiksa dalam kapasitasnya sebagai mantan direktur marketing PT Anugerah Nusantara dan Yulianis diperiksa sebagai mantan direktur keuangan PT Anugerah Nusantara. PT Anugerah Nusantara ini merupakan akan perusahaan dari Permai Group milik Nazaruddin.

…dst

18 ) Indonesia Gandeng Thailand Kembangkan SMK
http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/330

05/10/2012 (All day)
Jakarta — Indonesia dan Thailand bekerja sama dalam mengembangkan SMK di kedua negara dalam program School Partnership Indonesia-Thailand. Tujuan program tersebut adalah untuk membangun komunitas pendidikan untuk perbaikan mutu, dan sarana untuk berbagi/bertukar ilmu pendidikan serta kearifan lokal masing-masing negara. Program ini sudah dijalankan sejak tahun 2009. Demikian diungkapkan oleh direktur SEAMOLEC, Gatot Hari Priwirjanto, saat memberikan keterangan pers di Gedung Kemdikbud, Kamis (10/05). Gatot mengatakan, melalui program ini kedua negara saling melakukan penjajakan, dan pengembangan dalam rangka menyongsong Asian Community 2015. “Program ini juga upaya untuk menjalankan mandat 11 menteri pendidikan di Asia Tenggara, untuk menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh,” katanya. Pembelajaran jarak jauh yang dilakukan kedua negara ini melibatkan sekolah-sekolah dan universitas yang dikembangkan bersama. Ada kegiatan pertukaran guru, siswa, dan materi pembelajaran yang dilakukan dengan SEA cyber class. “Setelah belajar bersama, akan ada ujian bersama mirip UN,” kata Gatot. Ujian bersama tersebut dilakukan untuk mengetahui nilai siswa SMK di wilayah Asia Tenggara. “Berapa nilai bahasa inggrisnya, elektronika, ataupun pelajaran lainnya,” tambahnya.

…dst

19 ) Duh, 95 Persen Bahan Baku Obat Diimpor dari China dan Eropa
http://www.mediaindonesia.com/read/2012/05/10/318802/293/14/Duh-95-Persen-Bahan-Baku-Obat-Diimpor-dari-China-dan-Eropa

Kamis, 10 Mei 2012 18:20 WIB
JAKARTA–MICOM: Ketergantungan industri farmasi lokal terhadap impor bahan baku obat dinilai dapat mengancam kelangsungan dunia farmasi Indonesia. Ketergantungan pada asing membuat industri farmasi Indonesia rentan terhadap fluktuasi harga di pasaran. Selain itu pemerintah juga lebih sulit untuk mengontrol kualitas mutu dari bahan baku. Kini hampir 95% bahan baku obat industri farmasi Indonesia bersumber dari China, India dan Eropa. “Tingginya ketergantungan bahan baku asing juga berpotensi menimbulkan kerawanan ketersediaan akses obat di dalam negeri,” ujar Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti usai membuka Convention on Pharmaceutical Ingredients Southeast Asia (CPhI SEA), di Jakarta, Kamis (10/5). CPhI SEA merupakan pameran bahan baku obat terbesar di ASEAN yang digelar tanggal 10-12 Mei di Jakarta International Expo. Padahal, lanjut Ghufron, tren permintaan obat di dalam negeri cenderung mengalami peningkatan pada setiap tahunnya.

…dst

20 ) MUSIBAH SUKHOI

Tugas Mama Sudah Selesai
http://cetak.kompas.com/read/2012/05/11/02030699/tugas.mama.sudah.selesai..

11 Mei 2012
Mama sudah dipanggil. Tugas mama sudah selesai,” kata Michael Arcy (19), sulung dari dua bersaudara anak pramugari Sky Air, Rossy Witham (43), yang tewas dalam penerbangan pesawat Sukhoi Superjet 100, di Tenjolaya, Cidahu, tebing Gunung Salak, Rabu (9/5). Saat hendak terbang, ujar Michael, ibunya sempat menghubungi dirinya melalui Blackberry untuk pamit akan terbang. “Saya jawab, ‘Have a nice flight, Ma,'” kata Michael. Setelah melaporkan kasus bundanya di posko Disaster Victim Identification, ia menuju lantai dua kantor Sky Air. Saat mendengar kecelakaan yang menimpa ibunya, Michael sedang berada di Pangkal Pinang, mengikuti sekolah pilot. “Saya berangkat dari sana pukul 07.00 dan tiba di Bandara Halim pukul 08.00,” tuturnya. Ia masih memakai seragam siswa dengan kepala plontos. Michael sudah empat bulan menjalani sekolah pilot. Jika tak ada halangan, tahun depan Michael bakal menjadi pilot maskapai Sriwijaya Air. Saat ditanya tentang bundanya semasa hidup, Michael menjawab dengan tegar. “Mama orang yang gigih. Ia tetap gigih meski sejak tahun 2000 mama berpisah dengan papa. Saya sedih kehilangan mama, tetapi saya ingin seperti mama. Show must go on,” katanya. Pesan bundanya yang selalu Michael ingat adalah, “Kelak, saat kamu berada di atas, kamu harus tetap rendah hati. Ingatlah selalu saat kamu berada di bawah.” Michael mengaku siap menggantikan mamanya membesarkan adiknya, Kevin (14).

…dst

21 ) Sekilas dalam Negeri
Tragedi Sukhoi
Inilah Ucapan Belasungkawa dari Putin
Soal Sukhoi Jatuh, Ini 2 Permintaan Putin ke SBY
Rusia: Human Error Diduga Penyebab Jatuhnya Sukhoi
Kedubes Rusia di Jakarta Bentuk “Crisis Center”
Sukhoi Superjet 100 dan Gunung Salak
Tujuh helikopter disiapkan untuk membawa korban Sukhoi
Butuh minimal dua minggu periksa DNA korban
Sukhoi Joy Flight, Kenapa Ambil Rute Selatan?
Tragedi Gunung Salak Ulangi Insiden Vietnam
Presiden Minta Pencarian sampai Tuntas
SBY Minta Tak Ada Berita Simpang Siur Soal Korban
Usai Tengok Keluarga Korban Sukhoi, SBY Ngantor di Bali
Sukhoi Belum Kantongi Sertifikat Kemenhub
Pilot Senior itu Akhirnya Ikut Jatuh
Maria Marcella, Mantan Pramugari Terbaik Garuda yang Kepincut Sukhoi
Korban Sukhoi: Femi, Livestrong dan Kenangan Sang Ayah
JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
Awak dan Penumpang Sukhoi Diasuransikan USD300 Juta
Satu Korban Sukhoi Dapat Asuransi Rp 464 Juta