Prestasi Penerima Bidikmisi Memuaskan

05/30/2012
Jakarta – Hingga saat ini, terdapat sekitar 50-ribu mahasiswa yang sedang menerima Bidikmisi, dengan perincian 20-ribu mahasiswa di tahun 2010 dan 30-ribu mahasiswa di tahun 2011. Dari jumlah tersebut, sebagian besar memiliki Indeks Prestasi Kumulatif yang baik, yaitu di atas 2,75, bahkan banyak yang memiliki IPK lebih dari 3,5.  Demikian dikatakan Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Illah Saillah, saat menggelar jumpa pers di Gedung D Kemdikbud, (30/5).

Kalo dari prestasi, luar biasa. Untuk memilih 500 terbaik saja harus mulai dari IPK 3,84. Kalau IPK 3,5 ada sekitar 3700 mahasiswa. Banyak juga yang 2,75 ke atas,” ujarnya. Namun masih ada juga yang memiliki IPK di bawah 2,0. Untuk mahasiswa penerima Bidikmisi yang prestasi akademiknya kurang baik, diharapkan perguruan tinggi memiliki program pembinaan khusus bagi mereka. Nilai akademik mereka harus dipantau sejak semester pertama, sehingga bisa langsung diberikan pembinaan jika hasilnya kurang baik. “Pembina akademiknya bisa dosen atau kakak kelas,” jelas Illah.

Sementara untuk biaya pembinaan khusus, Bidikmisi memiliki alokasi dana yang disebut Settlement Cost, dan telah diberlakukan sejak 2011. Settlement Cost merupakan biaya yang dikeluarkan untuk kedatangan mahasiswa penerima Bidikmisi yang berasal dari luar kota, dan untuk proses adaptasinya dengan lingkungan baru hingga ia merasa nyaman setelah menjalani satu semester di awal perkuliahannya. Karena itu perguruan tinggi harus bisa memprediksi biaya yang dibutuhkan mahasiswa yang datang dari daerah lain.

Mengenai mahasiswa dari luar daerah ini, Illah mengatakan, salah satu tantangan dalam sosialisasi Bidikmisi adalah bagaimana pemberitaan Bidikmisi bisa menjangkau seluruh daerah dan pelosok di Indonesia. “Tiga tahun sosialisasi Bidikmisi ternyata belum cukup. Masih banyak yang belum tau tentang Bidikmisi,” katanya. Karena itu ia berharap media massa bisa menjadi mitra dalam menyebarluaskan informasi mengenai Bidikmisi ke seluruh wilayah nusantara. (DM).