1 ) UGM, UI, dan ITB Kembangkan Infrastruktur
http://kampus.okezone.com/read/2012/06/29/373/655937/ugm-ui-dan-itb-kembangkan-infrastruktur

Jum’at, 29 Juni 2012 11:58 wib
JAKARTA – Tiga perguruan tinggi negeri (PTN) ternama di Nusantara melakukan kerjasama dalam pengembangan infrastruktur. Ketiga PTN tersebut adalah Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Universitas Indonesia (UI), dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Nota kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Rektor UGM Pratikno, Rektor UI yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan, dan Kerjasama Industri, Sunarji, dan Rektor ITB yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Wawan Gunawan A Kadir. Pada penandatangan yang berlangsung kemarin, hadir pula Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian RI, Hatta Rajasa, dan sejumlah pimpinan di lingkungan UGM. Pratikno mengatakan, UGM, UI, dan ITB sepakat melakukan kerjasama dalam pengembangan infrastruktur dalam rangka mendorong Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3I) dalam bidang infrstruktur yang progresif dan berkeadilan. “Hal ini menjadi pekerjaan berat bagi perguruan tinggi untuk ikut berkontribusi memikirkan pendidikan dalam bidang infrastruktur,” tutur Pratikno, seperti dilansir dari laman UGM, Jumat (29/6/2012).

…dst

2 ) Tiga Kampus Rancang Jembatan Selat Sunda
http://kampus.okezone.com/read/2012/06/29/373/655801/tiga-kampus-rancang-jembatan-selat-sunda

Jum’at, 29 Juni 2012 09:24 wib
YOGYAKARTA – Tiga universitas besar di Indonesia, yakni Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), dan Institut Teknologi Bandung (ITB), memperpanjang kerjasama mereka. Tak tanggung-tanggung, dalam kerja sama ke depan, ketiga kampus ini fokus pada pengembangan infrastruktur megaproyek jembatan Selat Sunda.Penandatanganan kerjasama ketiga universitas dilakukan di Balai Senat UGM kemarin dan disaksikan Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Kepala Bidang Peningkatan Mutu Penelitian Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UGM Harno Dwi Pranowo berkata, tim dari ketiga perguruan tinggi telah menyiapkan pembangunan jembatan Selat Sunda yang memang sudah dipesan lama oleh pemerintah.

…dst

3 ) Juli, RUU Pendidikan Tinggi Disahkan
http://edukasi.kompas.com/read/2012/06/28/14012080/Juli.RUU.Pendidikan.Tinggi.Disahkan

Penulis : Indra Akuntono | Kamis, 28 Juni 2012 | 14:01 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Rancangan Undang-Undang Pendidikan Tinggi (RUU PT) akan disahkan pada Juli 2012 mendatang. Hal itu dikatakan Anggota Komisi X DPR, Parlindungan Hutabarat kepada Kompas.com, Kamis (28/6/2012), di Jakarta. Parlindungan menjelaskan, draf RUU PT telah selesai dibahas oleh Komisi X DPR bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sejak bulan lalu. Akan tetapi, karena alasan penyempurnaan, akhirnya pengesahan RUU PT ditunda atas dasar permohonan dari pemerintah. “Drafnya kan sudah selesai, pemerintah juga telah menyempurnakan. Pertengahan Juli saya rasa bisa disahkan,” kata Parlindungan. Secara terpisah, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh menyampaikan hal yang sama. Ia optimistis RUU PT akan disahkan pada Juli mendatang. Saat ini, Kemdikbud terus menggenjot pembangunan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di setiap provinsi. Sebab, UU PT mengatur pengadaan minimal satu PTN di setiap provinsi dan daerah perbatasan. Baik itu universitas, mau pun sekolah tinggi.”Saya optimistis RUU PT disahkan sebelum pertengahan Juli. Konsekuensi dari pengesahan itu adalah pembangunan minimal satu PTN di setiap provinsi,” ujarnya.

…dst

4 ) Yusuf Penerima Bidik Misi dengan IPK Sempurna
http://kampus.okezone.com/read/2012/06/28/373/655295/yusuf-penerima-bidik-misi-dengan-ipk-sempurna

Kamis, 28 Juni 2012 17:04 wib
JAKARTA – Keterbatasan ekonomi tidak menjadi alasan bagi Yusuf Bramastya tetap berprestasi. Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) penerima Beasiswa Bidik Misi ini mampu meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00 selama tiga semester berturut-turut. Menurut Yusuf, mendapat IPK 4,00 bukanlah impian terbesarnya tapi merupakan bonus yang diberikan Sang Pencipta. “Bagi saya bisa kuliah saja itu merupakan anugerah yang sangat besar. Hal inilah yang membuat saya bersemangat untuk tetap belajar dan terus bermimpi dalam kondisi yang tidak memungkinkan sekalipun,” kata Yusuf, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Kamis (28/6/2012). Yusuf adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Ayahnya bekerja sebagai buruh bangunan, sedangkan ibunya bekerja sebagai buruh cuci. Dengan kondisi ekonomi tersebut, Yusuf merasa pesimistis mampu melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. “Kami tinggal di sebuah rumah kontrakan yang cukup kecil di daerah Meruya Utara, Jakarta Barat. Dengan penghasilan yang pas-pasan rasanya sangat tidak mungkin bagi orangtua saya untuk membiayai saya melanjutkan kuliah. Untuk makan sehari-hari saja orangtua saya harus bekerja sangat keras,” tutur Yusuf.

…dst

5 ) Penerima Beasiswa Tak Boleh Egois
http://kampus.okezone.com/read/2012/06/29/373/655825/penerima-beasiswa-tak-boleh-egois

Jum’at, 29 Juni 2012 09:58 wib
YOGYAKARTA – Tuntutan agar dapat mempertahankan prestasi dalam bidang akademik menjadi penyebab mengapa selama ini mahasiswa penerima beasiswa umumnya cenderung egois. Bila prestasi mereka menurun, tentu akan berpengaruh dengan eksistensi beasiswa yang diterima. Padahal selain dituntut terus berprestasi akademik, mahasiswa juga dituntut berprestasi dalam bidang nonakademik. “Oleh karena itu, pola pikir tersebut harus diubah. Salah satunya melalui pendidikan karakter,” kata Koordinator Beasiswa Unggulan (BU) Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri (BPKLN) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Abe Susanto saat monitoring dan evaluasi bagi mahasiswa penerima BU-BPKLN di Auditorium FPSB Universitas Islam Indonesia (UII) akhir pekan lalu.

…dst

6 ) Pendidikan Karakter Redam Egoisme Penerima Beasiswa
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/507028/

Friday, 29 June 2012
YOGYAKARTA – Tuntutan agar dapat mempertahankan prestasi dalam bidang akademik menjadi penyebab mengapa selama ini mahasiswa penerima beasiswa umumnya cenderung egois.Bila prestasi mereka menurun, tentu akan berpengaruh dengan eksistensi beasiswa yang diterima. Padahal selain dituntut terus berprestasi akademik, mahasiswa juga dituntut berprestasi dalam bidang nonakademik.” Oleh karena itu, pola pikir tersebut harus diubah. Salah satunya melalui pendidikan karakter,” kata Koordinator Beasiswa Unggulan (BU) Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri (BPKLN) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Abe Susanto saat monitoring dan evaluasi bagi mahasiswa penerima BU-BPKLN di Auditorium FPSB Universitas Islam Indonesia (UII) akhir pekan lalu.

…dst

7 ) Kemdikbud dan Bank Indonesia Kerja Sama Edukasi Perbankan
http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/441

06/28/2012
Jakarta – Bank Indonesia dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menandatangani kesepakatan pelaksanaan edukasi perbankan dan keuangan kepada peserta didik di sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah umum, serta perguruan tinggi. Nota kesepahaman ditandatangani langsung Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh pada Rabu (27/6) siang, di arena Indonesia Banking Expo (IBEX) 2012 di Jakarta Convention Center. Wakil Presiden Boediono turut menyaksikan penandatanganan ini. Salah satu bagian acara dalam IBEX 2012 adalah Pekan Keuangan Inklusif. Keuangan Inklusif merupakan program yang bersifat jangka panjang, yang dalam pelaksanaannya memerlukan koordinasi dan kerja sama dengan pihak lain, termasuk Kemdikbud.

…dst

8 ) Hanya Tiga Lembaga Riset Terima Remunerasi
http://cetak.kompas.com/read/2012/06/29/03403438/hanya.tiga.lembaga.riset.terima.remunerasi

29 Juni 2012
Jakarta, Kompas – Hanya tiga dari tujuh lembaga pemerintah non-kementerian di bidang riset ilmu pengetahuan dan teknologi serta Kementerian Riset dan Teknologi yang dinilai berkinerja baik. Karena itu, mereka berhak memperoleh remunerasi berupa kenaikan tunjangan kinerja bagi pegawai. Tiga lembaga itu adalah Badan Tenaga Nuklir Nasional, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, serta Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Staf Khusus Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Gusti Nurpansyah, Kamis (28/6), menjelaskan, Komisi VII menyetujui pemberian remunerasi berdasarkan usulan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) tentang kenaikan tunjangan kinerja bagi pegawai di lingkungan Kemenristek dan lembaga pemerintah non-kementerian (LPNK) ristek. Persetujuan didapat dalam rapat dengar pendapat dengan Menristek Gusti Muhammad Hatta dan jajarannya, Rabu. Persetujuan juga berdasarkan penilaian Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. “Lembaga tersebut dianggap mampu meningkatkan kinerja, memberikan pelayanan prima, dan integritasnya dianggap baik,” kata Mulyanto, Sekretaris Menristek.

…dst

9 ) ITB Gelar Konferensi Linguistik Internasional ke-IX
http://www.mediaindonesia.com/read/2012/06/28/329548/293/14/ITB-Gelar-Konferensi-Linguistik-Internasional-ke-IX

Kamis, 28 Juni 2012 19:30 WIB
BANDUNG–MICOM: Bahasa Inggris masih mendominasi keanekaragaman bahasa nasional atau lokal di dunia. Penguasaan bahasa yang digunakan secara nasional itu dikhawatirkan bisa menyingkirkan bahasa yang minim digunakan. Hal itu diungkapkan Tove Skutnabb-Kangas dari University of Roskilde, Denmark, pada acara Konferensi Linguistik Internasional ke-IX di Institut Teknologi Bandung (ITB), Kamis (28/6). “Ini jelas merupakan ancaman serius terhadap kelangsungan dan keanekaragaman linguistik,” ujarnya.Hadir dalam acara itu Duta Besar Inggris untuk Indonesia Mark Canning dan Rektor ITB Akhmaloka serta beberapa perwakilan dari universitas negera-negara peserta konferensi. Konferensi bahasa ini merupakan kelanjutan dari delapan konferensi serupa yang sebelumnya diselenggarakan dari 1995 sampai 2010. Konferensi Internasional Bahasa di Bandung dikenal sebagai perhelatan yang membahas beragam isu di dunia pendidikan bahasa di Indonesia yang juga menarik perhatian para ahli bahasa dari berbagai belahan dunia.

…dst

10 ) Rektor ITS : Proses Lebih Penting Daripada Hasil
http://kampus.okezone.com/read/2012/06/28/373/655321/rektor-its-proses-lebih-penting-daripada-hasil

Kamis, 28 Juni 2012 18:03 wib
JAKARTA – Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, Tri Yogi Yuwono melepas tim robotik ITS yang akan berlaga dalam Kontes Robot Nasional (KRN) 2012 di Bandung. Dalam prosesi pelepasan tersebut, orang nomor satu di ITS ini memberikan apresiasi kepada kontingen serta membakar semangat mereka dengan mengikrarkan kata “vivat” sebanyak tiga kali. Tri Yogi mengatakan, pengumuman untuk menjadi jawara tidak perlu menunggu hingga KRN berakhir. Menurut Tri Yogi, sejak saat ini pun mereka sudah menjadi pemenang karena berhasil menjalankan dengan baik tanggung jawab yang dibebankan. ”Siap untuk bertanding merupakan faktor yang sangat penting,” ujar Tri Yogi, seperti dinukil dari ITS Online, Kamis (28/6/2012).Alumni Jurusan Teknik Mesin ITS itu menyebut, dalam pertandingan nanti, kontingen ITS harus menjunjung tinggi sportivitas. Kejujuran harus berada pada garis terdepan, seperti apapun hasilnya. ”Proses lebih penting daripada hasil,” tuturnya.

…dst

11 ) Peraturan Menteri Agama Nomor 3/2012 Bertentangan dengan UU Sisdiknas
http://nasional.kompas.com/read/2012/06/28/20062061/Peraturan.Menteri.Agama.Nomor.32012.Bertentangan.dengan.UU.Sisdiknas

Kamis, 28 Juni 2012 | 20:06 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, KH Abdul Hakim, mengingatkan Menteri Agama, tentang keberadaan Peraturan Menteri Agama Nomor 3 Tahun 2012. Menurut Abdul Hakim, peraturan itu tidak mengakomodir penyelenggara pendidikan diniyah dan pesantren. Isi dari Peraturan tersebut banyak melanggar dan bertentangan dengan UU Nomor 20/2003 tentang sistem pendidikan Nasional, dan PP Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan. “Banyak pasal yang tidak mengakomodir kepentingan penyelenggara pendidikan pesantren. Terkesan Kementerian Agama tidak melakukan kajian dan riset yang mendalam terhadap permasalahan pendidikan diniyah dan pesantren,” ujar Abdul Hakim di Jakarta, Kamis (28/6/2012). Dalam ketentuan-ketentuan yang terdapat pada Peraturan Menteri Agama Nomor 3 Tahun 2012 itu, menurut Abdul Hakim, memberikan kesan pemerintah ingin membatasi ruang gerak pendidikan diniyah dan pesantren.

…dst

12 ) Saweran untuk KPK Dinilai Tak Cerdas, Dorong Perbaikan Pembahasan di DPR
http://news.detik.com/read/2012/06/29/064325/1953652/10/saweran-untuk-kpk-dinilai-tak-cerdas-dorong-perbaikan-pembahasan-di-dpr

Jumat, 29/06/2012 06:43 WIB
Jakarta, Aksi penggalangan dana untuk pembangunan gedung baru KPK dianggap bukan cara yang cerdas. Seharusnya, masyarakat mendorong adanya perbaikan model pembahasan anggaran di DPR yang dinilai bermasalah. “Jalan tengahnya, kita dorong perbaikan model pembahasan anggaran di DPR,” cetus pengamat hukum dari Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM, Oce Madril, dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (28/6/2012) malam. Menurut Oce, pertemuan-pertemuan atau lobi-lobi di belakang forum resmi saat pembahasan anggaran berlangsung harus dihilangkan. Ia menilai hal itulah yang membuat pembahasan anggaran menjadi lama dan terkadang memakan banyak biaya.”Ada problem dalam fungsi budgeting DPR. Ada sesuatu yang salah, proses sistemnya harus diperbaiki,” tuturnya.

…dst

13 ) Pukat UGM: DPR Tahan Anggaran Gedung Baru Agar KPK Lebih Jinak
http://news.detik.com/read/2012/06/29/091224/1953729/10/pukat-ugm-dpr-tahan-anggaran-gedung-baru-agar-kpk-lebih-jinak?n991103605

Jumat, 29/06/2012 09:12 WIB
Jakarta, Penolakan DPR untuk mencairkan anggaran gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disinyalir sarat alasan politis. Sebabnya, selama ini kedua lembaga ini terlibat rivalitas yang tak kunjung usai. “Tidak tahu apa alasan utama DPR. Boleh jadi agak politis, agar KPK tunduk pada DPR, pada Komisi III. Agar KPK lebih jinak, agar KPK mengemis kepada Komisi III,” ujar pengamat hukum dari Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM, Oce Madril, dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (28/6/2012) malam. Menurut Oce, persoalan gedung baru KPK ini tidak bisa dilepaskan dari rivalitas kedua lembaga ini. Masih lekat dalam ingatan publik bagaimana kedua lembaga yang seharusnya bermitra ini, justru terlibat adu argumen terkait sejumlah persoalan.

…dst

14 ) Pemerintah Tegaskan Dana Saweran untuk Gedung KPK Halal
http://news.detik.com/read/2012/06/28/182752/1953487/10/pemerintah-tegaskan-dana-saweran-untuk-gedung-kpk-halal

Kamis, 28/06/2012 18:27 WIB
Jakarta Dana saweran yang sedang dikumpulkan secara swadaya oleh masyarakat untuk pembangunan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diperbolehkan. Dana itu masuk dalam kategori hibah. Sekjen Kemenkeu, Kiagus Ahmad Baddarudin, menjelaskan hibah yang diberikan kepada lembaga negara ataupun komisi diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan 171 tahun 2007 tentang tata cara hibah langsung maupun hibah dalam bentuk barang. “Jadi memang itu jauh sebelum kasus KPK memang sudah ada ketentuannya. Hibah itu boleh. Memang ketentuannya seperti itu, halal,” kata Kiagus di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (28/6/2012). Terkait anggaran gedung baru, KPK pernah mengajukan anggaran multi years. Anggaran ini kemudian masuk dalam APBN Perubahan 2012. “Awalnya Rp 80 miliar kemudian dipotong penghematan, kemarin tersisa sekitar Rp 60 miliar,” terangnya.

…dst

15 ) Calon Mahasiswa STMIK AMIKOM Dibekali Kuliah Umum
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/507029/

Friday, 29 June 2012
YOGYAKARTA – Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) AMIKOM Yogyakarta tahun akademik 2012/2013 kembali memberikan kuliah umum kepada calon mahasiswa yang ingin menempuh studi di perguruan tinggi tersebut. Kuliah umum ini diberikan setiap akhir pekan hingga akhir pendaftaran di Ruang Citra I, kampus STMIK AMIKOM Yogyakarta. Hingga sekarang sudah berlangsung untuk yang ke-13 kalinya. Selain memperkenalkan dan membiasakan calon mahasiswa dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK), ini juga sebagai bekal dan pemantapan mengapa memilih kuliah di Kampus Ungu itu. Periode ke-13 ini diikuti 180 peserta yang merupakan calon mahasiswa dari pendaftar terakhir gelombang II.

…dst

16 ) Akuntan se-Indonesia Kumpul, Wapres Beri Wejangan
http://www.republika.co.id/berita/nasional/jawa-tengah-diy-nasional/12/06/27/m698gu-akuntan-seindonesia-kumpul-wapres-beri-wejangan

Rabu, 27 Juni 2012, 09:34 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Wakil Presiden RI Boediono membuka secara resmi konvensi nasional akuntansi (KNA) ke VII di Yogyakarta, Rabu (27/6). KNA sendiri adalah himpunan ratusan akuntan dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini digelar sejak 27 hingga 28 Juni 2012. KNA VII mengambil tema transformasi good governance dari kepatuhan menuju budaya.Selain KNA dalam kegiatan itu juga digelar Kongres Luar Biasa Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Rombongan Wapres datang ke kegiatan tersebut tepat pukul 09.30 WIB. Pembukaan KNA sendiri dilalukan pukul 10.00 WIB. Menurut Ketua Panitia Pelaksanaan KNA VII, Supriyadi, KNA VII digelar sebagai upaya untuk menciptakan komitmen profesi agar bisa berperan lebih aktif dalam menciptakan transparansi, akuntabilitas dan tata kelola organisasi dalam menopang kelangsungan hidup organisasi.

…dst

17 ) 5.588 Mahasiswa UGM Ikuti KKN di 23 Provinsi
http://www.pikiran-rakyat.com/node/193979

Kamis, 28/06/2012 – 16:55
YOGYAKARTA, (PRLM).- Menko Perekonomian Hatta Rajasa melepas 5.588 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdyaan Masyarakat (KKN-PPM ). Mereka ditempatkan di 23 provinsi, terdiri 47 kabupaten/kota dari luar Jawa, dan 38 kabupaten/kota di Jawa. Dalam pernyataannya, Kamis (28/6/12), dia menyatakan KKN penting dalam kaitan mendorong kemajuan masyarakat seperti program pengentasan kemiskinan. Sentuhan-sentuhan dari mahasiswa diharapkan dia bisa meningkatkan capaian mengurangi kemiskinan dan masalah sosial lainnya. Menurut dia, percepatan peningkatan pengentasan kemiskinan dan masalah lainnya sangat membantu pencapaian Millenium Development Goals (MDGs) 2015. Targetnya, kemiskinan hanya pada level 8-10 persen dan pengangguran hanya 5-6 persen. Rektor UGM Prof. Dr. Pratikno menyatakan peserta KKN tidak hanya mahasiswa lokal, terdapat sejumlah mahasiswa asing yang kuliah di UGM dari 15 negara seperti mahasiswa dari Australia, Hongkong, Jepang, Jerman, Jerman, dan Afrika Selatan.

…dst

18 ) Mapala 09 Unhas Akan Taklukkan Mount Elbrus
http://kampus.okezone.com/read/2012/06/29/373/655884/mapala-09-unhas-akan-taklukkan-mount-elbrus

Jum’at, 29 Juni 2012 10:50 wib
MAKASSAR – Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) 09 Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali membuat gebrakan. Setelah tahun lalu berhasil menaklukkan puncak tertinggi Indonesia, Cartenz Piramid, Pegunungan Jayawijaya, Papua, kini mereka akan mendaki puncak tertinggi di Eropa, yakni Mount Elbrus di Rusia. Rencana pendakian yang diberi nama Ekspedisi Ewako Merah Putih (Mount Elbrus 5642 MDPL, Russian, Eropa Timur) dilaksanakan pada September-Oktober 2012. Ketua Panitia Kegiatan Aan Anggareksa berkata, saat ini persiapan pendakian sudah sampai pada tahap persiapan khusus dengan melakukan simulasi pendakian di Gunung Bawakaraeng, Malino, Kabupaen Gowa. Untuk mematangkan diri, dilakukan persiapan khusus berupa simulasi pendakian. Namun, untuk lokasi simulasi yang dianggap paling mendekati kondisi lapangan di Elbrus nantinya, masih menunggu instruksi dari tim pelatih yang berada di Jakarta.

…dst

19 ) C-Dry, Pengering Cabe Efisien Karya ITS
http://kampus.okezone.com/read/2012/06/29/372/655943/c-dry-pengering-cabe-efisien-karya-its

Jum’at, 29 Juni 2012 13:02 wib
JAKARTA – Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya seakan tidak kehabisan ide untuk menelurkan inovasi. Teranyar, empat mahasiswa ITS berhasil mendesain sebuah alat pengering cabai segar yang dijuluki Chili Dryer (C-Dry) yang menigkatkan pendapatan petani cabai di Kota Batu serta mengantarkan mereka lolos Pekan Ilmiah Nasional (Pimnas) XXV di Yogyakarta. Adalah Rizky Fitria Fauzy, Suhartono, Yuandhika Adhi W, dan Zulvah. Ketua PKMT C-Dry Rizky menjelaskan, inisiatif pembuatan PKMT ini muncul dari Tugas Akhir (TA) yang tengah dikerjakan. Mereka pun melakukan survei ke Batu, Malang, yang notabene merupakan salah satu daerah penghasil cabai terbesar di Jawa Timur. ”Di sana sudah ada alat pengering cabai, namun hasilnya masih kurang optimal,” papar Rizky, seperti dilansir dari ITS Online, Jumat (29/6/2012).

…dst

20 ) Lima Duta Google dari ITS
http://kampus.okezone.com/read/2012/06/28/373/655249/lima-duta-google-dari-its

Kamis, 28 Juni 2012 15:02 wib
JAKARTA – Lima mahasiswa jurusan Teknik Informatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya menorehkan prestasi di kancah Asia Tenggara. Qotrun Nada Haroen, Andre Rizqon Maulana, Hani Ramadhan, Firman Insan Muhammad, dan Aldi Syahdeni terpilih sebagai Google Student Ambassador untuk kawasan Asia Pasifik. Kelima mahasiswa ini tidak pernah menyangka akan terpilih menjadi duta bagi Google. Pasalnya, sebelum ini tidak pernah ada pengumuman mengenai open recruitment menjadi anggota salah satu search engine nomer satu di dunia tersebut. ”Ini yang pertama di Indonesia dan Asia Tenggara,” ujar Andre, seperti dikutip dari ITS Online, Kamis (28/6/2012). Andre melanjutkan, proses pendaftarannya sendiri tidak begitu rumit. Mereka hanya perlu mengisi formulir pendaftaran yang disediakan oleh pihak Google, kemudian mengirimnya via online. “Tidak ada yang istimewa. Kami sebenarnya juga bingung kenapa bisa lolos,” papar satu-satunya mahasiswa angkatan 2009 yang terpilih sebagai duta Google.

…dst

21 ) BNI Berikan Beasiswa untuk 40 Mahasiswa IPB Kurang Mampu
http://www.pikiran-rakyat.com/node/193951

Kamis, 28/06/2012 – 11:49
BOGOR, (PRLM).-Bank Negara Indonesia (BNI) memberikan beasiswa Rp 500 juta untuk 40 mahasiswa IPB yang kurang mampu selama 6 semester. Selain itu untuk koperasi pegawai, BNI juga akan memberikan kredit usaha senilai Rp 2 milyar bagi 1.579 pegawai PNS di lingkungan IPB. Kredit tersebut akan disalurkan melalui koperasi Pegawai IPB Teko Sumodihardjo. BNI juga menawarkan untuk memperbaiki shelter sepeda dan akan membuat pojok BNI wirausaha dan Carrier Development Affair Lounge untuk mempermudah kegiatan perekrutan alumni IPB sebagai pegawai BNI. Rektor IPB, Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, MSc dalam sambutannya menyampaikan kerja sama dengan BNI tercatat sejak tahun 1970. Selain itu BNI juga telah membantu IPB dalam meringankan proses penyelesaian hutang pembangunan asrama. Rektor berharap kerja sama tidak hanya soal beasiswa tetapi juga dalam hal rekruitmen pegawai BNI.

…dst

22 ) Pungutan Sekolah Swasta Diperlonggar
Revisi Permendikbud No 60 Tahun 2011
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/06/28/190880/Pungutan-Sekolah-Swasta-Diperlonggar

28 Juni 2012
JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akhirnya akan merevisi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No 60 Tahun 2011 tentang Larangan Pungutan Biaya Pendidikan SD dan SMP. Revisi atas Permendikbud No 60 Tahun 2011 bertujuan memperkuat aturan-aturan yang sudah ada. Terdapat sejumlah hal baru yang akan diatur dalam permen tersebut. Di antaranya, sekolah swasta penerima dana bantuan operasional sekolah (BOS) diperbolehkan menarik pungutan. Akan tetapi, pungutan tersebut sekadar untuk menutup biaya operasional sekolah dengan batasan tertentu. “Dalam perubahan itu, sekolah negeri tetap dilarang memungut biaya. Hanya saja, di sekolah swasta, BOS jadi pengurang. Maksudnya, kalau tadinya biaya operasionalnya ditetapkan 200.000 per bulan, tapi sekolah swasta hanya menerima BOS 100.000 per bulan. Karena itu, setiap murid dapat ditarik maksimal 100.000. Pungutan tetap tidak diperbolehkan,” ungkap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, di Gedung Kemdikbud, kemarin.

…dst

23 ) Stop Jatah Kursi PNS untuk Pejabat
http://www.jpnn.com/read/2012/06/29/132293/Stop-Jatah-Kursi-PNS-untuk-Pejabat-

Jum’at, 29 Juni 2012 , 05:18:00
JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menegaskan, perilaku memberikan jatah kuota perekrutan pegawai bagi pejabat di daerah harus dihentikan. Praktik-praktik tersebut, kata dia, melanggar UUD. Sebab, semua orang memiliki hak dan kedudukan yang sama di pemerintahan. “Saya rasa praktik-praktik seperti itu tidak boleh ada. Warga negara mempunyai hak dan kedudukan yang sama di bidang pemerintahan. Tanpa terkecualinya,” tegas Gamawan di kantornya Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, (28/6).Sudah menjadi rahasia umum kalau banyak pejabat di daerah mendapatkan jatah perekrutan pegawai. Dengan jatah tersebut mereka dapat “menitipkan” kerabat atau orang dekatnya untuk bekerja sebagai abdi negara. Akibat banyaknya perilaku tersebut, mantan Bupati Solok, Sumatera Barat ini menilai, sangat wajar jika Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN dan RB) menggandeng Indonesia Corruption Watch (ICW) untuk memantau perekrutan pegawai di daerah.

…dst

24 ) Rekrut CPNS tapi Terbatas
http://www.jpnn.com/read/2012/06/29/132317/Rekrut-CPNS-tapi-Terbatas-

Jum’at, 29 Juni 2012 , 09:15:00
BANDA ACEH – Pemerintah pusat membuka kembali `kran’ penerimaan calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) Tahun 2012. Tapi, sejumlah Kabupaten/kota di Aceh memastikan tidak mau ambil bagian, mengingat jumlahnya sudah mencukupi, seperti di tingkat pemerintah provinsi dan Kota Banda Aceh. “Saya kira untuk tingkat provinsi tahun ini tidak ada, kalaupun ada pastinya hanya untuk formasi tertentu saja seperti kesehatan dan pendidikan,” Kata Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Drs. T. Setia Budi, kepada Rakyat Aceh (Grup JPNN), Kamis (28/6).Sekda menyebutkan, kebutuhan PNS di lingkungan Pemprov Aceh sudah memadai, jumlahnya saat ini lebih kurang sudah mencapai 10 ribu orang. Sehingga untuk tahun ini, tidak begitu mendesak untuk dilakukan perekrutan CPNS, apalagi belum ada surat permintaan usulan formulasi dari pemerintah pusat.

…dst

25 ) Mendagri Ancam Sanksi Kada yang Berani Mainkan Seleksi CPNS
http://www.jpnn.com/read/2012/06/29/132285/Mendagri-Ancam-Sanksi-Kada-yang-Berani-Mainkan-Seleksi-CPNS-#

Jum’at, 29 Juni 2012 , 03:38:00
JAKARTA – Mendagri Gamawan Fauzi mendukung langkah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Anzar Abubakar yang memperketat pengawasan pelaksanaan seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2012.Mantan gubernur Sumbar pun menyatakan persetujuannya atas dilibatkanya Indonesia Corruption Watch (ICW). Dia pun mengancam akan memberikan sanksi bagi kepala daerah yang nekad mengambil keuntungan material dari proses rekrutmen CPNS ini.Gamawan mengingatkan jangan coba-coba lagi kepala daerah main titip-titipan peserta seleksi. “Bisa diberi sanksi kalau itu pejabat juga yang mengambil keputusan itu,” tegas Gamawan di kantornya, Kamis (28/6).Disebutkan, sanksinya berupa sanksi administrasi. Hanya saja, tidak disebutkan lebih detil jenis sanksi yang dimaksud. Namun, dari aspek pidana, tetap diproses hukum. “Di sana kan pengawasan, bisa diberi sanksi, diproses (hukum) karena itu bentuk perilaku yang tidak adil,” tegasnya.

…dst