1 ) Tarif Joki Masuk UGM Rp100 Juta
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/511077/38/

Sunday, 15 July 2012
SLEMAN – Polisi menetapkan satu orang sebagai tersangka pelaku perjokian dalam ujian di kelas internasional Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM), Jumat (13/7). Pelaku mengaku sindikat beroperasi sangat rapi dan bertarif mahal. Tersangka adalah IS,28, warga Jakarta Selatan. Dalam ujian itu, IS menggunakan dokumen atas nama M,19, warga Jakarta Pusat yang merupakan salah satu peserta ujian. “IS kita kenakan tindak pemalsuan. Ini akan kita kembangkan apakah terkait dengan kelompok yang lebih besar,” ujar Kasatreskrim Polres Sleman AKP Widy Saputra kemarin. Dari hasil pemeriksaan, 42 calon mahasiswa Fakultas Kedokteran yang ditangkap mengaku mendapatkan alat komunikasi dari orang lain di sekitar kompleks kampus UGM sebelum tes. Jika dalam tes mereka lolos, peserta yang rata-rata perempuan tersebut dimintai membayar antara Rp70 juta sampai dengan Rp100 juta. Sementara tersangka IS hingga kemarin masih bungkam.

…dst

2 ) Wamenkes Galau Ada Joki di Fakultas Kedokteran UGM
http://www.tempo.co/read/news/2012/07/14/079417009/Wamenkes-Galau-Ada-Joki-di-Fakultas-Kedokteran-UGM

Sabtu, 14 Juli 2012 | 15:20 WIB
TEMPO.CO, Yogyakarta – Wakil Menteri Kesehatan, yang juga mantan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Ali Ghufron Mukti, mengaku kecewa berat dengan banyaknya temuan joki di Ujian Masuk Program Internasional Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) 2012. “Itu sangat ilegal dan merusak moral profesi dokter. Saya sangat kecewa,” kata Ali menjawab pertanyaan Tempo saat ia mendampingi Menteri Luar Negeri Australia Bob Carr dalam kunjungannya ke Yogyakarta, Sabtu, 14 Juli 2012. Pada Jumat kemarin, 13 Juli 2012, sebanyak 52 joki Ujian Masuk Program Internasional Fakultas Kedokteran UGM 2012 ditangkap petugas pengawas Rektorat UGM karena diduga kuat membantu para peserta ujian untuk mendapatkan kunci jawaban saat mengerjakan ujian.

…dst

3 ) Aptisi Cemaskan UU Perguruan Tinggi
http://www.mediaindonesia.com/read/2012/07/15/333359/293/14/Aptisi-Cemaskan-UU-Perguruan-Tinggi

Minggu, 15 Juli 2012 19:56 WIB
JAKARTA–MICOM: Persetujuan DPR atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perguruan Tinggi (PT) untuk disahkan menjadi undang-undang (UU) membawa kecemasan terhadap kalangan pendidikan. Pasalnya, UU itu dianggap memberi celah bagi perguruan tinggi asing membuka lahan di Tanah Air. “Karena sudah diundangkan, mau tidak mau ini harus diantisipasi. Karena salah satu pasal UU PT membolehkan PT asing membuka program studi di Indonesia. Terus terang keberadaan UU PT itu menimbulkan harapan dan juga kecemasan.” kata Sekjen Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Suyatno seusai peresmian Fakultas Farmasi dan Sains menggantikan Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) di kampus Uhamka, Jakarta, Minggu (15/7). Menurut Suyatno, keberadaan PT asing di Indonesia harus memenuhi syarat tertentu yakni mesti bekerja sama dengan PT di Indonesia dan hanya boleh berdiri di beberapa kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta. “Nah, seluruh kalangan perguruan tinggi swasta mesti bersiap diri mampukah berkolaborasi dan bekerja sama dengan PT asing tersebut,” kata Rektor Uhamka Jakarta itu. (Bay/OL-04)

…dst

4 ) Kampus Swasta Siap Tagih Janji Pemerintah
Selama Ini Merasa Kurang Diperhatikan
http://www.jpnn.com/read/2012/07/15/133833/Kampus-Swasta-Siap-Tagih-Janji-Pemerintah-

Minggu, 15 Juli 2012 , 08:41:00
JAKARTA – Undang-Undang Pendidikan Tinggi (UU Dikti) disahkan dengan sejumlah janji sikap pemerintah kepada kampus swasta. Asosiasi Peruguran Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) siap menagih janji tersebut. Sebab mereka merasa selama ini perhatian pemerintah kepada kampus swasta kurang. Ketua Umum Aptisi Pusat Edy Suandi Hamid, Sabtu (14/7) menuturkan, selama ini perhatian pemerintah kepada kampus swasta sudah ada. “Tetapi kecil sekali. Jauh dibandingkan dengan kampus negeri,” tandasnya. Padahal menurut Edy posisi kampus swasta cukup strategis. Menurutnya di saat kuota mahasiswa baru di kampus negeri sangat terbatas, kampus swasta bisa menjadi solusinya.Pria yang juga rektor Universitas Islam Indonesia (UII) itu menjelaskan, posisi kampus swasta sekaligus turut andil program pemerintah menggenjot angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi. “Tapi itu tadi, perannya sama hanya bentuk perhatiannya yang jomplang,” jelas Edy.

…dst

5 ) Peserta SMUP Unpad Capai Puluhan Ribu Peserta
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita-pendidikan/12/07/14/m75tcm-peserta-smup-unpad-capai-puluhan-ribu-peserta

Sabtu, 14 Juli 2012, 23:48 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Hasil Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) tahun 2012 jenjang pendidikan S-1 telah diumumkan pada Sabtu (14/7) dini hari sejak pukul 00.00 WIB. Para peserta SMUP sudah dapat melihat hasil pengumuman tersebut melalui www.pengumuman.unpad.ac.id. Sementara hasil ujian SMUP jenjang pendidikan Diploma baru akan diumumkan pada 20 Juli 2012 mendatang berdasarkan hasil ujian tertulis yang berlangsung di kampus Unpad Dipati Ukur, Bandung, Sabtu (14/7). Panitia SMUP, Dr Denie Heriyadi Ir. MS mengatakan peminat SMUP S-1 tahun ini mengalami peningkatan jika dilihat dari jumlah pembelian PIN. Menurut data, terjual 22.313 PIN SMUP S-1, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya sekitar 20.000-an. Hal sebaliknya terjadi pada SMUP jenjang pendidikan Diploma yang cenderung menurun dari tahun sebelumnya, yaitu hanya 2.561 pembelian dari 2.700-an tahun lalu. SMUP tahun ini dibuka untuk 42 prodi S-1 dan 16 prodi Diploma.

…dst

6 ) Guru Besar IPB Raih Penghargaan Pembangunan Koperasi
http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/07/14/98395/Guru-Besar-IPB-Raih-Penghargaan-Pembangunan-Koperasi/3

Sabtu, 14 Juli 2012 23:05 WIB
Metrotvnews.com, Bogor: Guru Besar Emeritus Institut Pertanian Bogor, Prof Dr Eriyatno, meraih penghargaan Satya Lancana Pembangunan Bidang Koperasi. Penghargaan tersebut diberikan atas jasanya dalam pembangunan bidang ekonomi.”Penghargaan tersebut diberikan kepada mereka yang dinilai berperan besar dalam pemberdayaan Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM), dan Prof Eriyatno adalah salah satunya,” kata Kepala Humas IPB Ir Henny Windarti, MS.i di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (14/7). Penghargaan itu disematkan Wakil Presiden Boediono, pada puncak peringatan Hari Koperasi ke-65 tingkat nasional 2012 di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (12/7). Dalam karir di birokrasi pemerintahan, Eriyatno pernah menjabat Kepala Regional I Bappenas, Staf ahli Menko Ekuin, dan Deputi Pembiayaan-Kementerian Koperasi dan UKM. Saat ini, Eriyatno merupakan anggota The International Society of System Science dan menjadi editor Journal of System Research and Behavioral Science.

…dst

7 ) Ribuan Siwa PAUD Cari Ilmu di UI
http://www.jpnn.com/read/2012/07/15/133862/Ribuan-Siwa-PAUD-Cari-Ilmu-di-UI-

Minggu, 15 Juli 2012 , 19:19:00
DEPOK – Sebanyak 3000 murid pendidikan anak usia dini (PAUD) mengikuti berbagai kegiatan di Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Minggu (15/7). Dalam even itu yang digelar di Balairung U, Rektorat UI dan Science Park UI itu murid-murid PAUD mengikuti berbagai kegiatan seperti lomba menggambar, pertunjukkan tari, drumband, outbond, konsultasi psikologi dan bazaar PAUD dan Tour The Campus. Direktur Jendral PAUD Kemdikbud,Reni Akbar Hawadi mengungkapkan, kegiatan itu merupakan bagian dari acara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2012. “Sekaligus kita ingin memberikan wawasan kepada anak-anak PAUD sekaligus memperkenalkan dunia pendidikan tinggi kita,” ungkap Reni di kampus UI, Depok, Jawa Barat, Minggu (15/7). Reni menjelaskan, para peserta PAUD ini terdiri atas berbagai kelompok usia PAUD. Bagi kelompok usia bermain 3 – 6 tahun, disediakan arena bermain untuk membentuk sikap, pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan bagi anak usia dini dalam menyesuaikan diri terhadap lingkungan dan untuk pertumbuhan. “Tentunya kita juga memberikan pembekalan kepada mereka sehingga siap memasuki pendidikan dasar,” imbuhnya.

…dst

8 ) Kuota CPNS 2012 Bisa Capai 60 Ribu
http://www.depdagri.go.id/news/2012/06/15/kuota-cpns-2012-bisa-capai-60-ribu

Jumat, 15 Juni 2012 10:34:00
Formasi yang diusulkan dibatasi untuk kategori tenaga pendidik, kesehatan, dan mendesak. Bila lewat Juni 2012, usulannya akan dimasukkan untuk kebutuhan 2013. Perlu diketahui, formasi CPNS untuk tahun ini dialokasikan sebanyak 72 ribu dari honorer, dan sekitar 60 ribu dari pelamar umum. “Untuk formasi tahun 2012, kami telah menerima usulan formasi dari 85 daerah, tetapi hanya 20 yang telah melengkapi dengan analisa jabatan, analisa beban kerja serta proyeksi kebutuhan pegawai hingga lima tahun ke depan,” kata Deputi SDM bidang Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Ramli Naibaho kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Bagi yang tidak melaporkan dengan benar, sesuai dengan kebijakan moratorium, tidak diberi alokasi formasi PNS. “Bagi yang masih ingin mengajukan formasi, diberikan kesempatan hingga akhir Juni, karena sudah harus masuk dalam pembahasan APBN. Kalau memasukkan sesudah bulan Juni, maka akan masuk dalam prioritas untuk tahun 2013,” tambah Ramli.

…dst

9 ) Medio Juli, Data Honorer K2 Diuji Publik
http://www.jpnn.com/read/2012/07/08/133206/Medio-Juli,-Data-Honorer-K2-Diuji-Publik-

Minggu, 08 Juli 2012 , 23:31:00
JAKARTA–Proses pengangkatan tenaga honorer kategori dua (K2) menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) segera memasuki tahapan penting. Data honorer K2 akan diuji publik mulai pertengahan Juli mendatang. Jika untuk honorer K1 masa uji publik atau masa sanggah hanya 14 hari, maka K2 lebih lama yakni sekitar 21 hari. “Penyampaian listing data tenaga honorer K2 dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) kepada instansi pusat dan daerah direncanakan mulai pekan kedua Juli. Listing data ini harus diumumkan ke publik selama 21 hari melalui media koran lokal maupun online,” ungkap Deputi SDM Bidang Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN&RB) Ramli Naibaho saat dihubungi, Minggu (8/7).Panjangnya masa sanggah ini, menurut Ramli untuk memberikan kesempatan lebih banyak kepada masyarakat untuk mengajukan laporan pengaduan terhadap data yang tidak benar. Apalagi saat uji publik honorer K1, banyak daerah meminta perpanjangan masa sanggahnya.

…dst