Diskusi Terkait Permendikbud tentang Pengangkatan Jabatan Akademik Dosen Tidak Tetap

Ada pertanyaan menarik terkait Permendikbud no. 40 tahun 2012 tentang Pengangkatan Profesor/Guru Besar Tidak Tetap pada Perguruan Tinggi

M xxxx bertanya di GDI:
Mohon penjelasan Ibu Holy Chaniago, permendikbud no 40/2012 di atas bukannya hanya khusus mengatur Pengangkatan Profesor/Guru Besar Tidak Tetap pada Perguruan Tinggi saja? Dan bukan mengatur Jabfung yang lainnya (Asisten Ahli, Lektor, dan Lektor Kepala). CMIIW alias KSJSS=Koreksi saya jika saya salah

Fitri Menjawab di GDI:
Dik Mxxxx, pertanyaan adik cukup menarik. Judulnya ” Pengangkatan Profesor/GB Tidak Tetap pada Perguruan Tinggi” namun isinya berlaku untuk semua Dosen Tidak Tetap, sama seperti Pedoman PAK 2009 untuk kum dosen , judulnya “Pedoman Penilaian AK Kenaikan Jafung ke LK dan GB” padahal isinya berlaku (jadi pedoman) untuk kenaikan semua jenjang jafung dari AA sampai GB, Permendikbud no. 48 tahun 2009 judulnya ” Pedoman Pemberian Tugas Belajar Bagi PNS di lingkungan Depdiknas” padahal isinya berlaku untuk semua dosen tetap (baik PNS maupun PTS) di lingkungan Kemdikbud dll banyak contoh produk hukum yang tak bisa saya sebutkan satu persatu karena keterbatasan waktu. Back to Permendikbud no. 40 tahun 2012 ini, kalo dicermati pasal 1 butir 1 dan 2 merupakan pemberian wewenang ke PT untuk menetapkan jabatan akademik tertentu (maksudnya jabatan akademik di luar yang disebut di pasal 2 yaitu GB) bagi dosen tidak tetap yang bertugas di kampusnya. Dan penetapan GB dosen tidak tetap harus dengan SK Mendikbud setelah diusulkan PT dan peroleh pertimbangan dari Dirjen Dikti, diatur di pasal 2.

Pemahaman yang bisa saya kutip dari Permen ini:
Pasal 1 butir 1 memberi peluang untuk mengangkat dosen tidak tetap (dosen honorer/dosen luar biasa/dosen kontrak di bawah 5 tahun) ke jenjang AA-LK
Pasal 1 butir 2 memberi wewenang penuh ke PT untuk melaksanakan pasal 1 butir 1 sesuai kriteria “Prestasi Luar Biasa” yang berlaku di PT masing-masing.
Pasal 2 menetapkan tatacara pengusulan dosen tidak tetap ke jenjang GB
Pasal 3 memberitakan Permendikbud berlaku sejak tgl 07 Juni 2012

Dan perlu dijelaskan selama ini berlaku pengangkatan dosen tetap di lingkungan PTS harus dengan SK yayasan, kekurangan SK Pengangkatan dari Yayasan tidak bisa diproses sebagai dosen tetap di Epsbed. Untuk pengangkatan dosen tidak tetap cukup SK pimpinan PTS.

Semoga bermanfaat, salam, Fitri.

>>>

Pertanyaan lanjut dari Mxxxx di GDI

Terimakasih atas penjelasannya Bu Holy Chaniago, pertanyaan selanjutnya adalah apakah selama ini, pengangkatan dosen tidak tetap di PT (sy kira kebanyakan di PTS, untuk jabatan AA-LK) telah berjalan dengan baik di seluruh kopertis? Ataukah sama seperti Kopertis VI yg tidak memperoses usulan jabfung dosen?

Jawaban berikutnya dari Fitri di GDI :

Dik Mxxxx Mohon diperhatikan Permendikbud ini ditetapkan tgl 07 Juni 2012, diundangkan pada tgl 12 Juni 2012, baru ditampilkan/diedarkan di website Kemenkumham tgl 19 Juli 2012 dan disusul kemdikbud pada tgl 20 Juli 2012 yang tentunya Para Koordinator Kopertis baru tahu ada Permendikbud ini (jangan-jangan ada kopertis masih belum tahu sudah lahir Permendikbud ini mengingat hari ini baru tgl 25 Juli 2012 dan dalam suasana Ramadhan) jadi kalo pertanyaan adik APAKAH SELAMA INI TELAH BERJALAN BAIK terkesan aneh dibaca mengingat Permendikbud baru diedarkan 5 hari. Saya nilai apa yang diberlakukan di Kopertis 6 selama ini (sebelum lahir permen ini) yaitu menolak usulan jafung bagi dosen tidak tetap melalui surat edaran Koordinator Kopertis 6 no. 784/K6/PT/2012 hanya karena JUKNIS (Permen) belum lahir, Kopertis sebagai perpanjangan tangan Dikti di daerah yang ditugaskan membina dan mengawasi PTS di wilayahnya,tak berwenang buat peraturan sendiri sebelum ada turun Permendikbud atau SK Dirjen Dikti yang beri mereka petunjuk. Jadi saya nilai apa yang dilakukan Pak Koordinator 6 cukupJempol (beliau ini termasuk salah satu Koordinator Kopertis yang sangat patuh pada kebijakan Dikti dan perhatikan pada PTS binaannya cukup besar), so bagaimana beliau dan jajarannya bisa proses usulan jafung dosen tidak tetap kalo tak ada petunjuk dari Kemdikbud selama ini ?

Salam, Fitri