Mahira Mujahida


Sewaktu menjalankan pemeriksaan tahun 2011

Foto bulan Mei 2012 Pasca Operasi di RSHS Bandung 16 Januari 2012

Pagi ini terkenang kembali  Kisah Mahira Mujahida (l. 2002), putri Dr Mufti Ali, Dosen IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Serang Banten yang berusia 10 tahun, yang sejak lahir mengalami penyakit langka yaitu retrognathia, posisi tulang rahang bagian bawah yang terlalu ke belakang. Kondisi ini diduga yang menyebabkan gangguan pernapasan akut (sleep apnea), sehingga sejak lahir Mahira dinyatakan tidak pernah istirahat (tidur), pertumbuhannya tidak normal dan keadaannya cukup memprihatinkan. Ayahnya yang berstatus PNS gol. III/ C sudah menghabiskan semua milik mereka untuk mengobati puteri kesayagan mereka. Kisahnya sempat saya himpun di :
Tunjukkan Bahwa Anda Perduli

Alhamdulillah berkat bantuan Program Corporate Social Responsibility PT Pertamina (Persero), pada tgl 16 Januari 2012 Mahira berhasil menjalankan operasi pemasangan alat osteodistraksi seharga Rp 200 Juta untuk membantu pertumbuhan rahangnya yang tidak sempurna di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung (baca: Pertamina wujudkan impian Mahira).

Kaadaannya semakin baik, di bawah ini adalah kutipan berita Pertamina 10 Mei 2012 :
Mahira Kian Percaya Diri Meraih Cita-cita

Kabar terkini kondisi Mahira semakin membaik. Walaupun Mahira sering harus absen menjalankan pengobatan ternyata masih bisa mempertahankan prestasi 5 besar di kelasnya, alhamdulillah…semoga tumbuh menjadi insan yang bisa membanggakan kedua orang tuanya, amiin.

Kisah nyata dari Pak Mufti membuktikan Allah SWT Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Alhamdulillah berkat sikap sabar, ikhlas  dan tawakkal, Allah SWT sudah mengubah kesulitan Pak Mufti menjadi kemudahan sehingga puteri kesayangannya bisa memperoleh kesembuhan, bisa menjalani kehidupan normal dan bersekolah seperti kawan-kawan Mahira.

Renungan :

Firman Allah SWT:
Ingat bahwa Allah tidak akan memberi ujian dan cobaan kepada Hambanya diluar batas kemampuan hambanya itu.
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya.” (Q.S Albaqoroh: 286).

Rasulullah saw bersabda
Sungguh Menakjubkan Keadaan Orang Beriman
Rasulullah saw bersabda, ” Sungguh menakjubkan urusan orang beriman! Sesungmua urusannya baik. Dan yang demikian tidak dapat dirasakan oleh siapapun selain orang beriman. Jika ia memperoleh kebahagiaan, maka ia bersyukur. Bersyukur itu baik baginya. Dan Jika dia tertimpa musibah, dia bersabar, sehingga musibah itu juga akan menjadi kebaikan baginya. “” (HR Muslim 5318)
Sabar dalam Menghadapi Cobaan
– Rasulullah saw bersabda, ” Suatu bencana ataupun penyakit yang menimpa seorang Muslim, kecemasan dan kesedihan, atau sesuatu yang menyakitkan dan menyusahkan, meskipun hanya duri kecil yang menusuk anggota badan, adalah cara Allah untuk menghapus kesalahan-kesalahannya. ” (HR.Muslim)
– Rasulullah saw bersabda, ” Jika Allah ingin memberikan satu kebaikan kepada seseorang, Dia akan menimpakan satu musibah kepadanya. ” (HR.Al-Bukhari)

Wasiat Luqman
– Luqman mewsasiati anaknya dengan perkataannya; Wahai anakku, sesungguhnya emas diuji dengan api. Hamba yang saleh diuji degan cobaan. Jika Allah mencintai suatu kaum, Dia mengujinya. Siapa yang ridha, maka baginya keridhan, dan siapa yang murka, maka baginya kemurkaan.