1 ) 2015, Indonesia Targetkan 100 Ribu Doktor
http://www.mediaindonesia.com/read/2012/08/26/343394/293/14/2015-Indonesia-Targetkan-100-Ribu-Doktor

Minggu, 26 Agustus 2012 13:37 WIB
JAKARTA–MICOM: Indonesia menargetkan jumlah pemegang gelar doktor mencapai seratus ribu orang pada 2015. Target tersebut disampaikan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Musliar Kasim dalam pembukaan Seminar Internasional ‘Aku Cinta Indonesia Kita (Acikita) Kedua’ di Gedung RRI, Jakarta Pusat, Minggu (26/8).”Jika Indonesia memiliki doktor yang banyak, inovasi dan ilmu pengetahuan akan maju dengan pesat,” kata Musliar. Untuk mencapai target tersebut, Musliar mengatakan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengupayakan pemberian beasiswa doktoral kepada pelajar-pelajar Indonesia yang berprestasi. “Kami genjot jumlah penerima beasiswa doktoral mulai awal 2012 lalu,” katanya. Berdasarkan data yang disampaikan Musliar, jumlah penyandang gelar doktor di Indonesia hingga 2012 baru mencapai 25.000 orang. Oleh karena itu, menurut Musliar, pendidikan untuk mencapai jenjang S3 harus dibangun dari sekarang dengan memberlakukan wajib belajar 12 tahun. “Saat ini kita masih menyebut wajib belajar 12 tahun dengan ‘program pendidikan universal’ dimana pemerintah memberikan subsidi hingga ke jenjang menengah atas,” katanya.

…dst

2 ) Syarat Melamar Guru PNS Kian Rumit – Sarjana FKIP akan bersaing dengan sarjana lainnya
http://www.jpnn.com/read/2012/08/26/137654/Syarat-Melamar-Guru-PNS-Kian-Rumit-

Minggu, 26 Agustus 2012 , 07:31:00
JAKARTA – Pemerintah prihatin dengan kemampuan sebagian besar guru saat ini yang jeblok. Kedepan mereka berupaya merekrut guru pegawai negeri sipil (PNS) berkualitas jempolan. Diantaranya mereka sedang menggodok persyaratan baru pendaftaran guru PNS, untuk diterapkan tahun depan. Diantara persyaratan yang akan diterapkan tahun depan adalah dokumen atau ijazah kelulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG). “Dengan skema baru ini, untuk menjadi guru, baik PNS maupun non-PNS tidak cukup hanya dengan ijazah S.Pd (sarjana pendidikan, red),” tutur Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh. Menteri asal Surabaya itu mengatakan, prinsip ini mengadopsi rekrutmen dokter PNS. Dia mengatakan untuk bisa menjadi dokter PNS, pelamar atau pendaftar tes CPNS tidak bisa hanya berbekal ijazah sarjana kedokteran (S.Ked). Tetapi mereka juga wajib mengikuti pendidikan profesi dokter selama satu tahun.

…dst

3 ) UU No. 12/2012: Dana Ditanggung Pemerintah, Semua Orang Punya Kesempatan Masuk PTN
http://setkab.go.id/berita-5455-uu-no-122012-dana-ditanggung-pemerintah-semua-orang-punya-kesempatan-masuk-ptn.html

Sabtu, 25 Agustus 2012 – 09:17 WIB
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 10 Agustus lalu telah menandatangani Undang Undang Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (UU PT) pada 10 Agustus 2012, yang sebelumnya telah disahkan Sidang Paripurna DPR-RI pada 13 Juli lalu. Dengan tertibnya UU PT diharapkan akses pendidikan tinggi makin luas dan terjangkau. UU ini mengatur seluruh hal terkait pengelolaan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS). UU PT memberi kepastian hukum pada semua perguruan tinggi yang berstatus badan hukum milik negara (BHMN). Sejak dibatalkannya UU Badan Hukum Pendidikan (BHP), tidak ada lagi regulasi yang jelas dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Sebagaimana diketahui Mahkamah Konstitusi (MK) pada 1 April 2010 membatalkan Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan secara keseluruhan karena dinilai bertentangan dengan UUD 1945. MK tidak sepakat dengan penyeragaman bentuk badan hukum penyelenggara pendidikan seperti yang diatur dalam UU Nomor 9 Tahun 2009.

…dst

4 ) Pertanyakan Kebijakan Kampus YAI Dipenjara, Ortu: Beta Anak Pintar
http://news.detik.com/read/2012/08/26/132348/1999168/10/pertanyakan-kebijakan-kampus-yai-dipenjara-ortu-beta-anak-pintar?n991102605

Minggu, 26/08/2012 13:23 WIB
Jakarta Langkah Universitas YAI, Salemba, Jakarta Pusat, memenjarakan Beta Alexander (21) dan Chandra membuat shock keluarga. Apalagi Beta merupakan mahasiswa berprestasi dengan IP selalu di atas 3,0. “IP Beta dalam 6 semester terakhir selalu di atas 3. Dia aktif juga di organisasi pencinta alam, panjat tebing dan SAR,” kata orang tua Beta, Jemmy Anderson (42), saat berbincang dengan detikcom, Minggu (26/8/2012). Sebagai orang tua, selain mengetahui kemampuan akademik anaknya, Jemmy juga sangat mengenal watak anaknya. Beta dikenal idealis dan solider dengan nasib sesama temannya. Hal ini terlihat saat dia mempertanyakan alasan skorsing ketiga teman-temannya kepada pihak rektorat. “Anak saya dilempar-lempar. Saat bertanya ke rektorat mengapa teman-temannya dikenai skrosing, rektorat menjawab ini wewenang otoritas kampus. Saat bertanya ke otoritas, dilempar lagi ini tanggung jawab satpam. Anak saya wajar kalau emosi. Dia memang seperti itu, keras,” beber Jemmy. Jemmy mengakui emosi anaknya yang tidak terkontrol membuat dia kelepasan memukul kaca pos satpam. Pihak keluarga siap mengganti kerugian kaca jika memang Universitas YAI merasa dirugikan dengan hal tersebut.

…dst

5 ) MMB UGM Kirim Dua Mahasiswa untuk Presentasi di LN
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2012/08/25/127968/MMB-UGM-Kirim-Dua-Mahasiswa-untuk-Presentasi-di-LN

26 August 2012
YOGYAKARTA, suaramerdeka.com – Berbagai program peningkatan mutu akademik terus dilakukan Program Studi Magister Manajemen Bencana (MMB) Sekolah Pascasarjana UGM. Sejak berdiri pada tahun 2011 lalu, Program itu selalu berkomitmen memajukan staf pengajar dan mahasiswanya. Ketua Program MMB UGM Prof Dr HA Sudibyakto MS menjelaskan, untuk tahun 2012 Prodi yang dipimpinnya mengirimkan dua mahasiswa yang memperoleh beasiswa unggulan dari BPKLN Depdikbud Jakarta, mempresentasikan makalah pada seminar internasional di Bangkok dan di Davos Swiss. Seminar tersebut bertema “International Conference in International Relation and Development Towards an ASEAN Economic Community (AEC): Prospects, Challenges and Paradoxes in Development, Governance and Human Security”.

…dst

6 ) Moratorium Program Studi Tak Berlaku untuk Diploma
http://edukasi.kompas.com/read/2012/08/25/15062325/Moratorium.Program.Studi.Tak.Berlaku.untuk.Diploma.

Sabtu, 25 Agustus 2012 | 15:06 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menegaskan bahwa moratorium program studi pada pendidikan tinggi tidak berlaku untuk program studi diploma atau vokasi. Pemberhentian sementara pembukaan program studi hanya diperuntukkan kepada program studi akademik di luar program studi diploma. “Terkait dengan moratorium program studi lebih ditepatkan untuk jalur non vokasi,” kata Nuh, Sabtu (25/8/2012), di Jakarta. Nuh menjelaskan, moratorium dilakukan untuk mengontrol, mengevaluasi dan meningkatkan mutu seluruh program studi di luar program studi vokasional. Pasalnya, sampai saat ini program studi di seluruh perguruan tinggi hampir mencapai 20 ribu program studi.

…dst

7 ) Akademi Komunitas Dinilai Ancam PTS
http://edukasi.kompas.com/read/2012/08/25/1709178/Akademi.Komunitas.Dinilai.Ancam.PTS

Sabtu, 25 Agustus 2012 | 17:09 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (Aptisi) Suyatno mengatakan, keberadaan akademi komunitas (AK) akan mengancam eksistensi perguruan tinggi swasta (PTS). Suyatna khawatir, PTS akan kekurangan peminat karena calon mahasiswa berbelok memilih AK. Menurutnya, calon mahasiswa tentu akan lebih tertarik pada AK karena waktu belajar yang lebih singkat dan praktis. Dalam satu atau dua tahun saja, mahasiswanya sudah bisa meraih gelar D1 atau D2, sementara program S1 yang rata-rata dibuka oleh PTS harus ditempuh dengan waktu belajar yang lebih lama. “Pengaruhnya tentu ada, PTS akan sepi peminat karena semua akan masuk AK yang lebih praktis,” katanya, kapada Kompas.com, Sabtu (25/8/2012), di Jakarta. Namun demikian, Rektor Universitas Dr Hamka (Uhamka) Jakarta ini juga mengakui keunggulan AK. Selain praktis, AK juga akan membuka akses pendidikan tinggi dan lebih menggiurkan karena berorientasi pada dunia pekerjaan. Lulusan AK, lanjutnya, mudah diserap oleh tenaga kerja.

…dst

8 ) Akademi Komunitas, Diprioritaskan di Daerah TKI, Diajar Para Instruktur
http://edukasi.kompas.com/read/2012/08/25/1608178/Diprioritaskan.di.Daerah.TKI..Diajar.Para.Instruktur

Sabtu, 25 Agustus 2012 | 16:08 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah berencana memprioritaskan pendirian Akademi Komunitas (AK) di daerah yang menjadi “gudang” tenaga kerja Indonesia (TKI). Prioritas ini diambil karena AK dirancang untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja. “Kita dirikan di daerah-daerah yang banyak mengirimkan TKI supaya mereka memiliki daya saing dan nilai jual yang lebih tinggi. Atau bisa juga di daerah yang memiliki sumber daya alam melimpah tapi belum mampu dikelola dengan baik,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh , Jumat (24/8/2012), di Jakarta. AK juga didirikan demi tujuan memperbesar akses pendidikan tinggi. Para lulusannya akan memperoleh gelar setingkat D1 atau D2. Peningkatan akses pendidikan diharapkan memengaruhi angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi dan rata-rata lama sekolah penduduk Indonesia.

…dst

9 ) Akademi Komunitas Tingkatkan Kualitas Tenaga Kerja
http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/597

08/25/2012
Jakarta — Pendirian Akademi Komunitas (AK) yang sedang digarap oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merupakan perluasan dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Keberadaan SMK sebagai pendidikan vokasi akan didorong dengan AK. AK nantinya juga akan saling melengkapi dengan politeknik. Menteri Pendidkan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mengatakan, ada tiga sasaran pendirian AK. Pertama, AK bertujuan untuk meningkatkan kualitas ketenagakerjaan. Salah satu kriteria wilayah pendirian AK adalah kantong-kantong penyedia tenaga kerja Indonesia (TKI). “Misalkan Indramayu, Tasikmalaya,” kata Mendikbud saat ditemui pada hari Jum’at (24/08) di Jakarta.

…dst

10 ) 5 Tahun Lagi, Indonesia Punya Pisang “Gemuk” dan Lezat
http://sains.kompas.com/read/2012/08/21/18362039/5.Tahun.Lagi.Indonesia.Punya.Pisang.Gemuk.dan.Lezat

Selasa, 21 Agustus 2012 | 18:36 WIB
KOMPAS.com – Indonesia kaya akan varietas pisang yang tak cuma berpotensi sebagai buah tetapi juga sebagai makanan pokok. Sayang, baru 20 persen saja yang termanfaatkan, ratusan lainnya terbengkalai. Menyadari hal itu, Dr. Ir. Witjaksono M.Sc., Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menggali keanekaragaman pisang yang ada untuk dapat menciptakan varietas pisang unggul. Jalannya lewat bioteknologi. Witjaksono terus mencari indukan dengan sifat-sifat unggul sehingga suatu saat bisa mengumpulkan sifat unggul itu dalam satu indukan. Targetnya ialah menciptakan pisang yang panjang, berukuran besar alias gemuk, tahan penyakit serta lezat. Pisang yang gemuk dan lezat ini kemungkinan sudah bisa dinikmati 5 – 10 tahun lagi. Beberapa pencapaian kini telah dicapai. Misalnya, keberhasilan penyilangan pisang madu Sumatera Barat dengan pisang liar Musa acuminata malaccensis. Pisang yang dihasilkan cukup enak, berisi banyak pisang dalam satu tandannya sekaligus tahan ama layu Fusarium.

…dst

11 ) Pemerintah Tata Ulang Sistem Penggajian PNS
http://setkab.go.id/berita-5440-pemerintah-tata-ulang-sistem-penggajian-pns.html

Jumat, 24 Agustus 2012 – 07:59 WIB
Kementerian Keuangan bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam waktu dekat akan mencoba menata sistem gaji pegawai dan program pensiun khususnya untuk pegawai negeri sipil (PNS). “Saat ini sistem penggajian pegawai negeri adalah gaji pokok relatif rendah. Yang besar tunjangan pegawainya. Idealnya gajinya yang tinggi, tapi ternyata tekanan terhadap pensiun begitu besar dalam tiga tahun ini,” kata Menteri Keuangan Agus Martowardoyo di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (23/8). Menurut Agus, belanja pegawai dalam kurun waktu tahun 2007- 2012 meningkat rata- rata sampai dengan 18,6% per tahun. Jika pada tahun 2007 yang lalu besaran belanja pegawai baru mencapai Rp 90,4 triliun pada 2012 anggaran belanja pegawai meningkat menjadi Rp 212,3 triliun. Belaja pegawai 2012 sebesar Rp 212,3 triliun, terdiri atas kontribusi sosial (untuk dana pensiun dan Taspen) sebesar Rp 69,2 triliun, honorarium dan vakasi Rp 41,8 triliun, dan gaji serta tunjangan Rp 101,3 triliun.

…dst

12 ) Satu Tangan Antarkan Nicholas Jadi Pianis Handal
http://edukasi.kompas.com/read/2012/08/20/15503290/Satu.Tangan.Antarkan.Nicholas.Jadi.Pianis.Handal

Senin, 20 Agustus 2012 | 15:50 WIB
KOMPAS.com – Nicholas McCarthy (23) hanya memiliki satu tangan. Namun, itu tak membatasinya untuk bermimpi menjadi seorang pianis handal. Kini, alunan nada dari permainan pianonya menghibur dunia. Dia menjadi pianis pertama dari Inggris yang bermain dengan satu tangan. Pengalaman pahit di masa remajanya menjadi pemicu semangat Nicholas. Ketika mengikuti sebuah audisi untuk mendaftar di sekolah piano, Nicholas ditolak. Tak hanya itu, dia juga menerima pernyataan pedas oleh salah seorang guru kepala bahwa dia tak akan pernah sukses. Guru itu mengatakan bahwa dia tak perlu bercita-cita untuk hal yang mustahil karena itu tak akan membuatnya maju. Guru tersebut menyarankan agar Nicholas lebih baik tidak membuang-buang waktunya sendiri dan juga waktu orang lain. Saat mengenang masa itu kembali, Nicholas mengungkapkan betapa sakit hatinya dia. “Hal itu sangat memukul jiwa saya karena bermain pianolah yang begitu saya inginkan,” ungkapnya seperti dilansir BBC. Di tengah sikap sejumlah orang yang meremehkannya, Nicholas bertekad untuk terus berjuang keras. Dia yakin bisa memainkan sonata-sonata yang indah hanya dengan satu tangannya.

…dst