1 ) SMK Model Embrio Akademi Komunitas Pacitan
http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/639

09/10/2012 (All day)
Pacitan — Peletakan batu pertama pembangunan SMK Model/Rujukan di Pacitan telah dilakukan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, Minggu siang (9/9). Pembangunan SMK ini merupakan langkah awal pendirian Akademi Komunitas (AK) di Pacitan. SMK yang diberi nama SMK Negeri 2 Pacitan ini dibangun dalam masa transisi pelaksanaan amanat undang-undang pendidikan tinggi. Oleh karena itu, pembangunannya tidak langsung berstatus Akademi Komunitas, tapi melalui SMK. Karena administrasi anggaran pembangunannya masih berada di Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. “Nanti setelah jadi AK, baru statusnya akan menjadi perguruan tinggi,” demikian disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, saat memberi sambutan pada acara peletakan batu pertama pembangunan SMK Rujukan Pacitan, Minggu (9/9). Pacitan menjadi lokasi pendirian AK pertama yang nantinya akan menjadi model pembangunan AK di 19 lokasi lainnya. Namun pendirian AK lainnya nanti tidak melalui SMK, melainkan langsung berstatus Akademi Komunitas.

…dst

2 ) Indonesia Ukir Prestasi di Olimpiade Geografi Jerman
http://kampus.okezone.com/read/2012/09/10/373/687646/indonesia-ukir-prestasi-di-olimpiade-geografi-jerman

Senin, 10 September 2012 14:13 wib
BANDUNG – Tim Indonesia berhasil mengukir prestasi dalam ajang kompetisi International Geography Olympiad (IGEO) 2012 di Kohl, Jerman. Kompetisi berlangsung 21 hingga 27 Agustus 2012. Tim Indonesia yang terdiri dari empat orang, yakni Bintang Rahmat Wananda dan Adnan Jati Satria (SMA Krida Nusantara), Moh Anja Istala (SMA Taruna Nusantara), serta Moh Ridwan (SMA Boarding School Sragen), berhasil mendapat penghargaan The Best Presentation untuk “Studi Kasus: Karst Hidrology in Relation With Drought Problem in Gunung Kidul, Yogyakarta, Indonesia.” Salah seorang anggota tim, Bintang Rahmat Wananda, lulusan SMAN 8 yang kini kuliah di Fakultas Ilmu Teknik Kebumian (FITK) Institut Teknologi Bandung (ITB), juga berhasil meraih medali perak pada ajang olimpiade geografi dua tahunan itu. “Satu hal yang membanggakan adalah Indonesia baru pertama kali mengikutkan timnya di olimpiade geografi ini,” kata Ketua Tim Syamsul Bachri, di Rektorat ITB, Bandung, Senin (10/9/2012). Syamsul menjelaskan, tim Indonesia, khusunya Bintang, berhasil mengharumkan nama ITB dan Indonesia dengan perolehan medali perak. Bintang juga peraih emas Olimpiade Kebumian Nasional pada 2011. Dosen FITK ITB ini mengungkapkan, jumlah medali yang diperebutkan terdiri dari 10 emas, 21 perak dan 31 perunggu. Olimpiade ini diikuti 124 peserta yang berasal dari 32 negara.

…dst

3 ) Indonesia Paparkan Aksi Keaksaraan di Unesco
http://edukasi.kompas.com/read/2012/09/10/0717027/Indonesia.Paparkan.Aksi.Keaksaraan.di.Unesco

Senin, 10 September 2012 | 07:17 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Pembinaan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ella Yulaelawati tampil berbicara dalam sidang Unesco (lembaga PBB yang mengurusi pendidikan dan kebudayaan) di Paris, Perancis, terkait Hari Aksara Internasional 2012. Dalam persiapan kembali ke Tanah Air, Senin (10/9/2012) dinihari atau Minggu petang waktu Paris, Ella mengungkapkan antuasiasme peserta sidang yang berasal dari 41, negara termasuk Indonesia. Ella diundang hadir dan berbicara dalam sidang Unesco atas prestasinya mengantar Indonesia meraih penghargaan First Prize dari King Sejong Prize. Penghargaan diserahkan oleh Direktur Jenderal Unesco pada 6 September 2012. “Hari Aksara International yang lazimnya jatuh pada 8 September, diselenggarakan lebih awal pada 6 September,” ujar Ella. Penyerahan penghargaan dihadiri pula Duta Besar Indonesia untuk Perancis Rezlan Jeni, Atase Pendidikan dan Kebudayaan RI di Perancis Akhlus Tafsir, dan Deputi Wakil Tetap Unesco Carmidi Machbub.

…dst

4 ) Mahfud: Banyak Lulusan Universitas Jadi Beban Negara
http://edukasi.kompas.com/read/2012/09/10/14191072/Mahfud.Banyak.Lulusan.Universitas.Jadi.Beban.Negara

Senin, 10 September 2012 | 14:19 WIB
MAKASSAR, KOMPAS.com – Dalam orasi ilmiahnya di acara dies natalis yang digelar di baruga Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Senin (10/09/2012), Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, menyebutkan bahwa kini, para sarjana dan lulusan universitas telah menjadi beban negara. Pasalnya, banyak sarjana yang tak langsung terserap lapangan kerja. “Lulusan universitas bukan berarti aset, tetapi menjadi beban negara. Karena belum tentu lulusan universitas bermanfaat bagi negara, karena faktanya banyak yang menganggur dan tidak bisa memanfaatkan ilmu yang diperolehnya dari universitas,” kata Mahfud. Pada acara yang dihadiri oleh Gubernur Sulsel, Panglima Kodam (Pangdam) VII Wirabuana, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda), Panglima Komando Operasional Angkatan Udara (Pangkoopsau) II Makassar, Danlantamal VI Makassar, dan Guru Besar Unhas itu, Mahfud menambahkan, sarjana belum pantas disebut cendekiawan meski telah mengenakan toga. Proses meraih gelar sarjana, lanjutnya, hanya mengukur kecerdasan otak. Namun, Mahfud berharap setiap sarjana mampu menjadi seorang cendekiawan.

…dst

5 ) Inefisiensi Anggaran Pendidikan Belum Teratasi
http://edukasi.kompas.com/read/2012/09/10/08291953/Inefisiensi.Anggaran.Pendidikan.Belum.Teratasi

Senin, 10 September 2012 | 08:29 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Alokasi dana pendidikan tahun 2013 mencapai Rp 331,8 triliun. Namun, anggaran banyak untuk proyek tak produktif yang tak sebanding dengan peningkatan kualitas pendidikan. Kenyataannya, publik menikmati kurang dari 30 persen total alokasi anggaran pendidikan. Demikian Direktur Institute for Development of Economics and Finance Enny Sri Hartati di Jakarta, Minggu (9/9). Manfaat yang langsung dinikmati, antara lain, lewat program penambahan kelas, perbaikan ruang kelas, bantuan operasional sekolah (BOS), dan pengadaan sarana-prasarana. Sisanya untuk program tak produktif yang intinya untuk kepentingan birokrasi, seperti rapat, sosialisasi, dan perjalanan dinas. “Sebenarnya (20 persen anggaran pendidikan) bohong-bohongan. Yang dinikmati masyarakat sangat sedikit, yang melalui Kemdikbud saja,” kata Enny. Menteri Keuangan Agus Martowardojo, pekan lalu, menyatakan, anggaran pendidikan 2013 sebesar Rp 331,8 triliun adalah dana besar. “Kadang tak didukung program kerja cukup. Kami tak ingin nanti dana itu jadi begitu besar karena pertumbuhan APBN tinggi, tapi program merealisasikannya tidak tinggi. Malah untuk yang kurang produktif,” ujarnya.

…dst

6 ) Tinjau Ulang Uang Perkuliahan di UI
http://www.mediaindonesia.com/read/2012/09/10/347026/293/14/Tinjau-Ulang-Uang-Perkuliahan-di-UI

Senin, 10 September 2012 04:36 WIB
JAKARTA–MICOM: Universitas Indonesia (UI) perlu meninjau kembali uang perkuliahan mahasiswa agar terjangkau masyarakat terutama bagi yang tinggal di daerah-daerah. “Idealnya untuk operasional perguruan tinggi bukan hanya dari iuran mahasiswa, tetapi melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dan pihak lain,” kata kandidat Rektor Universitas Indonesia Prof Wiku Adisasmito PhD di Jakarta, Minggu (9/9). Menurut Wiku, akibat biaya kuliah yang mahal membuat ada anggapan UI hanya untuk warga Jabodetabek saja, padahal seharusnya milik bangsa Indonesia, untuk itu ke depan UI harus dapat berkerja sama dengan daerah, serta perusahaan. Wiku mengatakan, UI dapat membantu melakukan riset kepada daerah dan perusahaan yang membutuhkan, tentunya mereka juga ikut memberi kontribusi terhadap pendapatan. Ia berharap ke depan UI dapat menjadi universitas riset kelas dunia. UI ke depan harus dapat membantu daerah-daerah yang kualitas SDM tertinggal melalui potensi yang dimiliki. “Kita mengenal lulusan UI banyak menjadi pemimpin untuk itu visi saya ke depan ingin menjadikan UI is the home of true leaders (pemimpin yang betul-betul pemimpin), seperti kekaguman saya terhadap Emil Salim,” ujar dia.

…dst

7 ) UI bakal Jaring Mahasiswa asal Kawasan Timur
http://www.mediaindonesia.com/read/2012/09/10/347035/293/14/UI-bakal-Jaring-Mahasiswa-asal-Kawasan-Timur

Senin, 10 September 2012 03:55 WIB
JAKARTA–MICOM: Calon Rektor Universitas Indonesia yang lolos verifikasi Wiku Adisasmito menyatakan UI mesti memprioritaskan mahasiswa dari kawasan timur seperti Papua, Maluku, dan NTT. Pasalnya saat ini sebagian besar mahasiswa berasal dari kawasan Jabodetabek. “Ya, saat ini 70 persen mahasiswa UI berasal dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Nanti mesti kita prioritaskan mahasiswa kawasan Timur karena UI sejatinya untuk Indonesia karena sandang nama Indonesia,” kata Wiku Adisasmito di Jakarta. Ia mengingatkan UI tidak pantas menyandang Indonesia kalau mayoritas mahasiswanya hanya dari Jabodetabek saja. Wiku yang juga Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI ini menyatakan pula pentingnya mengutamakan pembangunan kawasan Timur yang masih jauh tertinggal dengan Pulau Jawa dan pulau lain. “Saya menawarkan program UI tidak hanya untuk UI, juga untuk Indonesia. Maka visi saya UI mesti menjadi yang terdepan dalam bidang akademik, inovasi, profesionalisme, dan nasionalisme,” tegas Guru Besar Kebijakan Kesehatan itu. Ia menekankan UI harus membuat terobosan yakni UI mesti hadir di daerah menemani Aceh, Papua, dan NTT sembari bekerjasama dengan PTS dan PTN setempat.

…dst

8 ) Unikom Terima 3.419 Mahasiswa Baru
http://www.pikiran-rakyat.com/node/202842

Senin, 10/09/2012 – 10:29
BANDUNG,(PRLM).-Universitas Komputer Indonesia (Unikom) menggelar prosesi Dies Natalis ke-XII sekaligus penerimaan mahasiswa baru dan penyerahan penghargaan di Gedung Sasana Budaya Genesa Jln. Tamansari Bandung, Senin (10/9). Tahun ini Unikom menerima 3.419 mahasiswa baru. Jumlah ini merupakan jumlah yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. “Tahun lalu Unikom menerima 3.032 mahasiswa. Peningkatan jumlah mahasiswa baru ini menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat atas sistem pendidikan yang dibangun Unikom. Ini harus direspon dengan sistem pendidikan dan layanan yang lebih baik lagi dari dosen, karyawan, dan pimpinan Unikom,” kata Rektor Unikom Eddy Soeryanto Soegoto dalam sambutannya.

…dst

9 ) Dekan FT UNY Isi Summer School di Austria
http://kampus.okezone.com/read/2012/09/10/373/687493/dekan-ft-uny-isi-summer-school-di-austria

Senin, 10 September 2012 10:37 wib
JAKARTA – Dekan Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Dr. Moch Bruri Triyono menjadi narasumber dalam Summer School di The Private University College of Education of The Diocese of Linz, Austria, awal September ini. Tidak tanggung-tanggung, Bruri mengajar para mahasiswa doktoral di institusi tersebut. Bruri membawakan materi mengenai “Sistem Pendidikan dan Pengaruh Media Baru Pada Pendidikan di Indonesia.” Selain Bruri, kegiatan yang berlangsung pada 1-10 September ini juga mengundang beberapa ahli dari negera lain seperti Polandia, Austria, Mesir, Prancis, dan Jerman. Bagi Bruri, kegiatan Summer School ini sangat baik untuk menjadi sarana publikasi internasional bagi UNY. Terlebih, pada Juni lalu UNY menjadi tuan rumah perayaan 60 tahun hubungan bilateral Indonesia-Jerman. FT UNY pun telah resmi menjadi anggota baru Regional Cooperation Platform (RCP).

…dst

10 ) Raih Beasiswa Perlindungan Iklim di Jerman!
http://edukasi.kompas.com/read/2012/09/10/08331715/Raih.Beasiswa.Perlindungan.Iklim.di.Jerman.

Senin, 10 September 2012 | 08:33 WIB
KOMPAS.com – Alexander von Humboldt Foundation menyediakan 15 beasiswa internasional perlindungan iklim bagi calon pemimpin dari berbagai negara, selain di Eropa. Pelamar yang bekerja di bidang perlindungan iklim dan konservasi sumber daya di akademisi, bisnis atau administrasi di negara Anda dapat melamar program beasiswa ini, akan tetapi kandidat yang terlibat dalam masalah hukum, ekonomi dan sosial yang berkaitan dengan perubahan iklim juga didorong untuk mengajukan permohonan untuk program ini. Sebab, persekutuan ini akan memungkinkan penerima untuk melakukan proyek penelitian yang berhubungan dengan pilihan mereka sendiri dengan host di Jerman yang mereka pun bebas memilih sendiri. Program ini didanai the International Climate Initiative by the Federal Ministry for the Environment, Nature Conservation and Nuclear Safety, termasuk kursus bahasa persiapan intensif di Jerman, seminar pengantar beberapa minggu, kursus pelatihan beberapa hari dan sampai tahap akhir pertemuan di Berlin. Kegiatan ini akan memungkinkan Anda untuk mendapatkan wawasan tambahan soal akademik, kehidupan sosial, budaya, ekonomi dan politik di Jerman.

…dst

11 ) Persiapkan 2 Hal Utama untuk Belajar ke Luar Negeri!
http://edukasi.kompas.com/read/2012/09/10/0827116/Persiapkan.2.Hal.Utama.untuk.Belajar.ke.Luar.Negeri.

Senin, 10 September 2012 | 08:27 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Kendala yang sering ditemui pelajar Indonesia yang berniat untuk melanjutkan studinya ke luar negeri terletak pada soal perencanaan finansial dan juga kemampuan berbahasa asing. Sementara, menurut Ketua Ikatan Konsultan Pendidikan Internasional Indonesia (IKPII) Sumarjono, dukungan finansial menjadi hal penting yang harus masuk ke dalam bab perencanaan pendidikan ke luar negeri. “Pengalaman orangtua yang pernah merencanakan pendidikan anaknya sampai ke luar negeri, tapi mereka nggak atau belum siap dalam hal keuangannya, beberapa diantara mereka pernah ada yang dikembalikan lagi,” katanya bicara soal perencanaan pendidikan terpadu yang sering dikonsultasikan calon peserta pendidikan luar negeri kepada lembaganya. Perencanaan pendidikan ini menurutnya perlu dipersiapkan secara matang untuk menunjang sisi finansial para calon peserta studi.

…dst

12 ) 17 Balon Rektor UI Lolos Verifikasi, Termasuk Gumilar
http://edukasi.kompas.com/read/2012/09/10/10573981/17.Balon.Rektor.UI.Lolos.Verifikasi.Termasuk.Gumilar

Senin, 10 September 2012 | 10:57 WIB
DEPOK, KOMPAS.com — Sebanyak 27 nama telah mendaftarkan diri dalam Pemilihan Rektor Universitas Indonesia periode 2012-2017 sampai pendaftaran ditutup hari Jumat (7/9/2012). Namun, tiga orang tidak melanjutkan pendaftaran sampai pada tahap bakal calon rektor UI dan dianggap mengundurkan diri. Dari ke-24 nama yang sampai pada tahap pendaftaran, 17 nama sudah dinyatakan lolos verifikasi untuk menjadi balon rektor UI sampai pada hari Minggu (9/9/2012). Ke-17 nama itu, seperti tercatat di situs resmi Pemilihan Rektor UI, adalah:

…dst

13 ) Mendikbud Persilakan Gumilar Maju Pilrek UI Lagi
http://kampus.okezone.com/read/2012/09/10/373/687649/mendikbud-persilakan-gumilar-maju-pilrek-ui-lagi

Senin, 10 September 2012 14:16 wib
JAKARTA – Pencalonan mantan Rektor Universitas Indonesia (UI) periode 2007-2012 Gumilar Rusliwa Somantri dalam bursa pemilihan rektor UI mendapat lampu hijau Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh. Menurut Nuh, tidak ada larangan bagi Gumilar untuk kembali mencalonkan diri dalam pemilihan orang nomor satu di UI tersebut. “Oh boleh, kalau enggak boleh, kan, sudah enggak boleh daftar,” ujar Nuh kepada wartawan di DPR, Jakarta, Senin (10/9/2012). Meski demikian, Nuh enggan mengomentari lebih jauh perihal rekam jejak Gumilar saat menjadi rektor UI. “Monggo, silakan kalau mau dijadikan pertimbangan, silakan komunitas UI yang akan menilai,” sambungnya. Nuh menjelaskan, terjadi perbedaan antara penjaringan dan penyaringan. Penjaringan, sambung Nuh, merupakan hak dasar bagi siapa saja selama memenuhi persyaratan, dan tidak hanya dari kalangan internal. “Saya tidak punya kepentingan melarang si A, dan mendorong si B. Silakan, selama memenuhi persyaratan, ya, monggo saja,” imbuhnya.

…dst

14 ) Maju Pilrek UI, Gumilar Janji Lebih Solid dan Profesional
http://edukasi.kompas.com/read/2012/09/08/18461350/Maju.Pilrek.UI.Gumilar.Janji.Lebih.Solid.dan.Profesional

Sabtu, 8 September 2012 | 18:46 WIB
DEPOK, KOMPAS.com – Mantan Rektor Universitas Indonesia (UI) Gumilar Rusliwa Somantri mengaku senang dapat kembali maju pada bursa pemilihan calon rektor UI. Pasalnya, beberapa calon rektor yang telah lolos verifikasi panitia khusus pemilihan rektor (pilrek) UI adalah mereka yang di periode sebelumnya mendampingi Gumilar di masing-masing posisinya. “Saya sangat bahagia banyak sahabat saya juga maju sebagai calon rektor. Mereka semua yang selama ini selalu setia mendampingi dan bersedia memberi masukan serta saran-saran untuk berbagai kebijakan UI,” ujar Gumilar dalam testimoni yang dikirim sekretaris pribadinya, Devie Rachmawati, Sabtu (8/9/2012) sore. Melalui testimoni itu, Gumilar juga menyampaikan tekadnya untuk membangun suasana kerja yang lebih baik apabila dirinya kembali terpilih sebagai rektor UI untuk periode 2012-2017.

…dst

15 ) “Nyalon Rektor UI Lagi, Bukan Urusan Kalah Menang!”
http://kampus.okezone.com/read/2012/09/10/373/687472/nyalon-rektor-ui-lagi-bukan-urusan-kalah-menang

Senin, 10 September 2012 10:01 wib
DEPOK – Rektor Universitas Indonesia (UI) periode 2007-2012 Gumilar Rusliwa Somantri maju kembali dalam pemilihan rektor. Dia sudah memenuhi persyaratan administrasi yang diajukan melalui website resmi pemilihan rektor UI di hari terakhir pendaftaran, Jumat pekan lalu. Gumilar berkata, seorang pemimpin harus memiliki jiwa yang jujur, berani dan tegas. Di UI, kata dia, sifat itu tak hanya harus dimiliki rektor, tetapi hadir di berbagai layer. Tak hanya rektor, tapi juga wakil rektor, dan dekan. Bicara soal peluang, lanjutnya, Gumilar mengaku hanya mencoba ikhtiar. Dia mengklaim, tidak akan sakit hati jika nantinya tidak terpilih. “Peluangnya wajib ikhtiar, tapi selebihnya terserah Rab Yang Maha Tinggi. Tak usah sakit hati, ini bukan soal menang dan kalah. Perkara menang dan kalah urusan Tuhan Yang Maha Tinggi,” tegasnya kepada wartawan di kediamannya di Depok, belum lama ini.

…dst

16 ) Jika Hikmahanto Juwana Jadi Rektor UI
http://www.tempo.co/read/news/2012/09/10/079428474/Jika-Hikmahanto-Juwana-Jadi-Rektor-UI

Senin, 10 September 2012 | 07:22 WIB
TEMPO.CO, Jakarta – Bakal Calon Rektor Universitas Indonesia dari Fakultas Hukum Hikmahanto Juwana ingin mengembalikan perguruan tinggi itu menjadi lembaga akademik. “Universitas Indonesia kisruh seperti ini karena konflik politik,” kata Hikmahanto saat ditanya seumpama ia kelak menjadi rektor, Ahad 9 September 2012. Hikmahanto mengatakan UI adalah murni lembaga akademik. Untuk itu, ia mengaku tidak mempunyai tim sukses ketika mengikuti seleksi orang nomer satu di kampus “yellow jackets” ini. “Ini bukan seperti pemilihan gubernur atau anggota legislatif,” ujarnya. Hikmahanto juga mengaku tidak melakukan transaksi politik apapun. Guru Besar Fakultas Hukum ini menambahkan ada beberapa orang yang sudah menawarkan diri untuk mendukungnya, namun mereka meminta imbalan menjadi dekan atau jabatan. “Saya tidak ingin ada balas budi,” katanya. Menurut Hikmahanto, dia tidak terlalu ngoyo untuk menjadi lima besar yang akan diajukan ke Majelis Wali Amanat. Namun ia berharap Senat Akademik Universitas mengedepankan hati nurani untuk memilih calon pemimpin UI kelak.

…dst

17 ) Mahasiswa Baru ITS Pecahkan Rekor Muri
http://www.mediaindonesia.com/read/2012/09/10/346995/293/14/Mahasiswa-Baru-ITS-Pecahkan-Rekor-Muri

Senin, 10 September 2012 01:20 WIB
SURABAYA–MICOM: Sebanyak 4.500 mahasiswa baru ITS Surabaya dan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) memecahkan rekor Muri dengan membuat maket komplek kampus ITS yang disusun dari 9.000 buku tulis. “Setiap mahasiswa memang membawa dua buku untuk orientasi mahasiswa baru bertajuk Gerigi atau Generasi Integralistik 2012 di kampus ITS pada 7-9 September,” kata Ketua Pelaksana Gerigi 2012 Himawan R Auditiardy, Minggu (9/9). Dalam orientasi yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ITS 2011-2012 itu, katanya, setiap mahasiswa baru membawa buku tulis yang dibungkus kertas cokelat. “Mahasiswa baru ITS yang digabung dengan ITK itu berjumlah 4.500 orang sehingga apabila diakumulasi akan terkumpul 9.000 buku tulis kosong,” katanya. Dalam penyusunan buku yang memecahkan rekor Muri itu, para mahasiswa diminta menyusun sesuai kode yang diberikan panitia, lalu buku-buku itu ditumpuk di atas kain ‘vinyl’ berukuran 10 meter x 10 meter yang bergambar peta kampus ITS Sukolilo dan Manyar dengan skala 1 : 108.

…dst

18 ) MM Unissula Raih Akreditasi A
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/09/10/198247/MM-Unissula-Raih-Akreditasi-A

10 September 2012
SEMARANG- Program Magister Manajemen (MM) Unissula meraih nilai akreditasi A (sangat baik) berdasarkan SK BAN PT Nomor 010/BAN-PT/Ak-X/S2/VII/2012 tahun 2012. Pencapaian hasil itu mencerminkan kemampuan program studi MM dalam menjabarkan dan mengimplementasikan visi, menjadi program studi Magister Manajemen terkemuka di Indonesia dalam membangun generasi khaira ummah tahun 2025. Pencapaian tersebut melalui pengembangan ilmu manajemen atas dasar nilai-nilai Islam dan membangun peradaban Islam menuju masyarakat sejahtera yang dirahmati Allah dalam kerangka rahmatan lil ëalaminî ke dalam kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Di samping itu, kualitas dosen tetap MM Unissula sangat baik, 100% berkualifikasi doktor sebanyak 15 dosen, tiga guru besar, dan yang sedang dalam proses pengajuan guru besar sebanyak empat orang. Juga didukung sarana dan prasarana pembelajaran berbasis IT yang berupa cyber learning, cyber office, dan cyber library.

…dst

19 ) Dua Formasi Dosen Undip Kosong
Ilmu Kedokteran dan Patologi Klinik
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/09/10/198248/Dua-Formasi-Dosen-Undip-Kosong

10 September 2012
SEMARANG- Dua formasi dosen di Universitas Diponegoro (Undip), yakni Ilmu Kedokteran dan Patologi Klinik dipastikan tidak terisi. Hingga pelaksanaan tes tertulis, Sabtu (8/9), di Gedung Prof Soedarto Tembalang, tidak ada satu pun pelamar yang dinyatakan lolos verifikasi. “Ada peminat, tapi tidak lolos verifikasi offline, padahal kebutuhan pengajar dua formasi ini sangat mendesak,” kata Kabiro Administrasi Umum dan Keuangan Undip, Purwanti. Untuk merekrut lulusan S-2 Ilmu Kedokteran dan Patologi Klinik agak sulit. Tahun ini pusat mencabut moratorium dosen khusus untuk bidang kesehatan dan ilmu eksakta termasuk pengajar Fakultas Teknik. Selama dua pekan pendaftaran dibuka, 342 pendaftar dinyatakan lolos verifikasi untuk mengikuti tes tertulis. Dia menjelaskan, meski moratorium bagi pengajar ilmu sosial belum dicabut, masih terjadi kekurangan dosen. Sebab, rasio dosen dan mahasiswa belum imbang. Apalagi dosen dan guru besar yang memasuki masa pensiun juga sudah berada dalam daftar tunggu.

…dst

20 ) 160 Pelamar Seleksi CPNS UNS Dipastikan Gugur
http://kampus.okezone.com/read/2012/09/10/373/687680/160-pelamar-seleksi-cpns-uns-dipastikan-gugur

Senin, 10 September 2012 15:08 wib
SOLO – Sebanyak 160 pelamar seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dipastikan gugur. Padahal pelamarnya hanya 289 orang. “Dari ke-160 pelamar tersebut, tercatat ada 142 peserta yang gugur karena tidak lolos seleksi administrasi atau tidak memenuhi persyaratan formal,” ungkap Pembantu Rektor II UNS, Prof Dr. Jamal Wiwoho, SH, MH. Sedangkan 18 peserta lainnya, kata Prof Jamal, juga dinyatakan gugur karena tidak menghadiri ujian seleksi tahap pertama. “Ujian tahap pertama sudah berlangsung pada Sabtu, 8 September, kemarin,” ungkapnya. Lebih lanjut Jamal mengatakan bahwa dengan gugurnya 160 pelamar, maka ada tujuh formasi yang kosong. Empat formasi karena tidak ada peminat, masing-masing dokter spesialias jantung dan pembuluh darah, dokter spesialis THT, dokter spesialis mata dan dosen Kimia. Tiga formasi lainnya kosong karena tidak ada pelamar yang memenuhi syarat, yakni dokter spesialis patologi klinik, dokter spesialis penyakit dalam dan dosen teknik informatika dan komputer.

…dst

21 ) Magister Vokasi Masih Malu Eksis
http://kampus.okezone.com/read/2012/09/10/373/687460/magister-vokasi-masih-malu-eksis

Senin, 10 September 2012 09:41 wib
YOGYAKARTA – Magister terapan atau S-2 terapan ternyata ada di perguruan tinggi (PT) di Indonesia seperti halnya di luar negeri. Hanya, kebanyakan orang belum mengetahuinya. Sementara, pihak pengelola belum terlalu percaya diri memperkenalkan magister ilmu aplikatif tersebut. “Indonesia memiliki empat jalur pendidikan yakni sains, terapan, profesi, dan keahlian. Universitas Gadjah Mada (UGM) selama ini menerapkan program sains dan terapan. Cuma program terapan masih ‘tersembunyi,'” beber Direktur Sekolah Pascasarjana UGM Hartono, kemarin. Teman-teman prodi S-2 terapan, lanjut dia, belum secara gamblang menyatakan diri sebagai lulusan ilmu terapan. Padahal dari nama prodi, kerjasama dengan pihak asing atau desain kurikulum jelas-jelas terapan. “Sayangnya mereka masih malu-malu kucing,” ujarnya. Belum ingin tampilnya prodi-prodi S-2 terapan di Sekolah Pascasarjana UGM sendiri karena mereka memilih jalan aman dengan menunggu reaksi positif masyarakat sebagai target pasar. Padahal, sejalan dengan disahkannya Undang-Undang (UU) Pendidikan Tinggi pada Juli lalu, sekolah vokasi atau kejuruan yang di dalamnya termasuk S-2 terapan saat ini menjadi fokus utama pendidikan di Indonesia.

…dst

22 ) Moratorium Pacu Kualitas PT
http://kampus.okezone.com/read/2012/09/10/373/687445/moratorium-pacu-kualitas-pt

Senin, 10 September 2012 09:17 wib
YOGYAKARTA – Kebijakan moratorium atau penghentian sementara waktu pendirian dan perubahan bentuk perguruan tinggi (PT) serta pembukaan program studi (prodi) dinilai berdampak positif bagi masyarakat. Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Rochmat Wahab mengutarakan moratorium menjadi bukti tanggung jawab pemerintah dan lembaga pendidikan kepada masyarakat. Kebijakan ini sendiri telah resmi dirilis melalui surat edaran Dirjen Dikti Kemendikbud Nomor 1061/E/T/2012. Isinya, penghentian sementara waktu pendirian dan perubahan bentuk PT serta pembukaan prodi baru mulai 1 September 2012–31 Agustus 2014. “Kemungkinan ini terkait pengendalian PT maupun prodi baru, jadi sah-sah saja dilakukan. Namun implikasi dari moratorium adalah dalam Undang- Undang (UU) Perguruan Tinggi disebutkan tiap PT atau prodi baru nantinya harus otomatis terakreditas C, sedangkan dulu tidak selalu,” ungkap Rochmat yang ditemui di Fakultas Teknik UNY, kemarin. Melalui aturan tersebut, kata dia, maka membuat PT atau prodi baru sejak awal tidak boleh setengah-setengah. Sejak dibuka sudah harus memenuhi persyaratan minimal memenuhi akreditasi C.

…dst

23 ) Menag Dorong Unwahas Buka FK
http://kampus.okezone.com/read/2012/09/10/373/687463/menag-dorong-unwahas-buka-fk

Senin, 10 September 2012 09:45 wib
SEMARANG – Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali mendorong Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang untuk membuka fakultas kedokteran (FK). Pembukaan fakultas itu agar bisa menjadi pembeda dengan kampus-kampus Nahdlatul Ulama (NU) lainnya. “Kalau Unwahas membuka fakultas kedokteran, kami akan membantu melanjutkan perjuangan ini, semoga berhasil!” kata Menag di sela-sela acara kuliah umum dan peresmian Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an di Kampus Unwahas Semarang, akhir pekan kemarin. Suryadharma menaruh harapan terhadap Unwahas karena sebagai kampus swasta dengan modal institusionalnya dianggap bisa berkreasi leluasa memanfaatkan sumber daya yang dimiliki. “Jadi bukan hanya mengandalkan uluran tangan, tapi modal internal kelembagaan, bisa terus memperbaiki diri, berkreasi, supaya lebih bermutu,” ucap Ketua Umum DPP PPP ini.

…dst

24 ) Ketika Sunda dan Jepang “Bertukar” Budaya
http://kampus.okezone.com/read/2012/09/10/373/687590/ketika-sunda-dan-jepang-bertukar-budaya

Senin, 10 September 2012 12:44 wib
BANDUNG – Keunikan tokoh-tokoh kartun Jepang sudah menjadi sorotan anak muda di Tanah Air. Sebut saja, tokoh nan jenaka Shincan, tokoh nan gagah berani Goku (Dragon Ball), dan tokoh pahlawan nan cantik jelita Sailor Moon. Selain karakternya, keunikan kostum dari tokoh kartun tersebut juga menyedot perhatian yang cukup besar. Fenomena ini juga menjadi sorotan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Padjajaran (Unpad). Keberadaan tokoh-tokoh anime Negeri Sakura dihadirkan melalui acara Bandung-Hamamatsu Culture Festival 2012. Perhelatan tahunan ini digelar di Aula Pusat Studi Bahasa Jepang (PSBJ) kampus Unpad, Jatinangor. Agenda ini sekaligus menjadi bentuk jalinan persahabatan antara Indonesia dan Jepang untuk mengetahui serta memahami budaya satu sama lain. “Acara ini mencoba untuk mendekatkan orang Jepang, supaya tahu kultur Sunda itu seperti apa, dan kita juga mengupayakan agar orang Indonesia khususnya Sunda mengetahui budaya Jepang yang kali ini diwakili budaya Hamamatsu,” ujar Ketua Perhimpunan Alumni dari Jepang (Persada) Jawa Barat, Dr. Agus Suherman Suryadimulya, M.A., seperti dinukil dari laman Unpad, Senin (10/9/2012).

…dst

25 ) Unram – Selandia Baru Jajaki Riset Bidang Pangan
http://kampus.okezone.com/read/2012/09/10/373/687545/unram-selandia-baru-jajaki-riset-bidang-pangan

Senin, 10 September 2012 11:55 wib
JAKARTA – Universitas Mataram (Unram) sedang giat menjalin kerjasama pendidikan dengan Selandia Baru. Terbaru, pihak Selandia Baru menjajaki peluang kerjasama pendidikan dan riset dalam bidang teknologi pangan. Penjajakan kerjasama ini dilakukan oleh ahli teknologi pangan dari Massey University, Selandia Baru, Prof. Richard Archer dengan mendatangi Unram, 20 September mendatang. Kedatangan Archer dimaksudkan untuk meningkatan mutu Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dengan Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri Unram. Menurut Rektor Unram Prof. Ir. Sunarpi, Ph.D., pihaknya akan terus meningkatkan mutu dan daya saing Unram di tingkat nasional dan internasional dan terarah sesuai dengan kemampuan sumber daya yang dimiliki Unram. “Kita harus bekerja lebih keras, konsisten dan terarah seperti yang direncanakan dalam Blue Print Pengembangan Unram, untuk memabawa maju Unram menjadi perguruan tinggi riset berkelas dunia pada 2025,” kata Sunarpi, seperti dikutip dari laman Unram, Senin (10/9/2012).

…dst

26 ) Gletser Papua Terancam Hilang dalam 20 Tahun
http://sains.kompas.com/read/2012/09/09/18522313/Gletser.Papua.Terancam.Hilang.dalam.20.Tahun

Minggu, 9 September 2012 | 18:52 WIB
KOMPAS.com – Pemanasan global mulai memperlihatkan dampaknya pada penghuni Bumi. Bukti keberadaannya kali ini dirasakan oleh masyarakat Indonesia dengan foto dari satelit NASA mengenai kondisi es di Puncak Jaya, Papua. Imaji satelit yang dirilis pekan lalu oleh NASA menunjukkan hilangnya gletser di Puncak Jaya yang merupakan bagian dari Barisan Sudirman. Puncak Jaya memiliki nama lain Carstenz Pyramid, warga lokal menyebutnya Ndugu-Ndugu. Foto diambil menggunakan Thematic Mapper (TM) di Landsat 4 dan 5. Di ketinggian 4.884 meter, foto satelit NASA membandingkan kondisi gletser di tahun 1989 dan 2009. Tahun 1989, ada lima gletser di Puncak Jaya. Namun, 20 tahun kemudian, tepatnya pada 2009, dua dari lima gletser itu hilang sama sekali. Sedangkan sisa tiga gletser lainnya berkurang secara drastis. Menurut Ardheshir Yaftebbi, salah satu pendaki dalam ekspedisi 7 Summits yang mencapai puncak Carstenz Pyramid -puncak tertinggi di komplek Pegunungan Jayawijaya- pada April 2010, ia dan timnya menjadi saksi penyusutan es.

…dst

27) Tragedi Pendidikan
http://edukasi.kompas.com/read/2012/09/10/15301522/Tragedi.Pendidikan

Senin, 10 September 2012 | 15:30 WIB
Oleh Sidharta Susila

KOMPAS.com – Ada ironi nan pilu dalam pendidikan kita. Kemasygulan ironi itu berulang dan kian mengabaikan martabat pendidikan. Terbayangkankah guru memperlakukan siswanya seperti barang tak berjiwa? Hal itu dilakukan hanya demi kepentingan guru. Beginikah nasib pendidikan ketika uang begitu memobilisasi dinamika pendidikan? Riwayat pendidikan kita diwarnai sejarah uang (gaji). Sampai lahirnya era Reformasi, gaji guru, khususnya guru PNS, demikian kecil. Reformasi telah membalikkan nasib guru, khususnya guru PNS. Pemerintah terus menaikkan gaji guru dan memberikan beragam tunjangan. Niat meningkatkan kesejahteraan guru itu mulia. Sayang, begitu banyak guru yang belum selesai dengan dirinya. Kepahitan hidup panjang karena gaji kecil membuat mereka demikian dahaga uang. Jiwa mereka kian kerontang ketika panggilan jiwa sebagai pendidik nihil. Guru hanyalah sebuah pekerjaan. Ketika pemerintah terus menaikkan gaji dan memberikan beragam tunjangan, mereka tergagap-gagap hingga mabuk. Mereka tak lagi berpijak kukuh karena nihilnya panggilan jiwa sebagai pendidik. Pengabdian dengan menjadi guru menjadi tema usang dan bahan olok-olokan.

…dst