1 ) Anggaran Pendidikan-Dana Beasiswa dan Penelitian Capai Rp15 Triliun
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/529226/38/

Monday, 24 September 2012
JAKARTA –Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menambah dana abadi pendidikan untuk membiayai beasiswa, dana penelitian, dan bencana. Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan, total dana abadi yang dikelola kementerian hingga akhir 2012 nanti akan mencapai Rp15,617 triliun. Adapun dalam nota keuangan APBN 2013 Kemendikbud berniat untuk menyisihkan Rp5 triliun lagi untuk dana cadangan tersebut. Nuh menjelaskan, dana abadi merupakan tabungan untuk kepentingan pendidikan nasional. Dana abadi disisihkan dari seluruh anggaran fungsi pendidikan negara mulai 2010. Mulai APBN Perubahan 2010 sampai APBN 2012,Kemendikbud menyisihkan setiap tahun dari anggaran fungsi pendidikan sebesar Rp1 triliun untuk dana abadi. Namun, pada APBN Perubahan 2012, Kemendikbud menyisihkan Rp7 triliun. Mantan Menkominfo itu menjelaskan, dana abadi pendidikan akan dimanfaatkan untuk tiga kebutuhan, yaitu beasiswa strata satu dan strata dua (S-1/S-2) di luar dosen, penelitian berskala nasional, dan dana infrastruktur pendidikan akibat bencana.Namun, hingga kini dana abadi belum dipakai. Kemendikbud berencana memakainya mulai tahun anggaran 2013 untuk beasiswa S-2 dan S-3 secara masif. “Prinsipnya simpel, masak kita punya uang dihabis-habiskan.

…dst

2 ) Anies Baswedan: Penerima Beasiswa Bisa Memberi Beasiswa
http://edukasi.kompas.com/read/2012/09/24/08433470/Anies.Baswedan.Penerima.Beasiswa.Bisa.Memberi.Beasiswa

Senin, 24 September 2012 | 08:43 WIB
PERTH, KOMPAS.com- Rektor Universitas Paramadina Jakarta Anies Baswedan mengajak dan mengimbau para mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di luar negeri untuk menyebarkan pengalaman mereka dalam hal mendapatkan beasiswa. Baswedan juga mengimbau mereka yang pernah mendapatkan beasiswa untuk juga memberikan beasiswa kepada yang lainnya. Inilah yang disampaikan oleh Anies Baswedan dalam kulian umum kepada para mahasiswa Indonesia di Canberra dan Perth akhir pekan lalu, seperti dilaporkan koresponden Kompas di Australia, L. Sastra Wijaya. Sejak tahun 2008, Anies Baswedan mendirikan sebuah organisasi bernama Indonesia Mengajar dan tampaknya berusaha keras untuk menyebarkan ide agar semua komponen anak bangsa bertanggung jawab meningkatkan taraf hidup penduduk Indonesia lewat pendidikan.

…dst

3 ) Mendikbud: Magister Terapan Untuk Menyongsong “Tujuh Besar”
http://edukasi.kompas.com/read/2012/09/24/03302515/Mendikbud.Magister.Terapan.Untuk.Menyongsong.Tujuh.Besar

Senin, 24 September 2012 | 03:30 WIB
SURABAYA, KOMPAS.com – Mendikbud Mohammad Nuh menegaskan, pendirian magister terapan (S2 terapan) di PENS merupakan ihtiar untuk menyongsong Indonesia 2030, yang diprediksi masuk “tujuh besar” negara dengan ekonomi tinggi. “Riset Indonesia Today yang dikeluarkan Mc Kenzie pada September 2012 mencatat Indonesia akan masuk 16 besar negara dengan perekonomian cukup tinggi,” katanya di Surabaya, Minggu (23/9/2012). Di sela-sela pemancangan tiang pancang Gedung Magister Terapan di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), ia menjelaskan dengan posisi ’16 besar’ itu menunjukkan 45 juta penduduk yang memiliki daya beli yang baik. Selain itu, 53 persen penduduk hidup di kota dengan kontribusi 74 persen PDB, 55 juta tenaga terampil, peluang pasar mencapai Rp0,5 triliun untuk sektor agrikultur dan pendidikan, dan seterusnya. “Indonesia Today memprediksi perubahan akan terjadi signifikan pada 2030, karena Indonesia saat itu masuk “tujuh besar” dengan peringkat tiga setelah China dan India, padahal kedua negara itu mengalami penurunan perekonomian,” katanya.

…dst

4 ) Calon PNS Wajib Ikuti Tes Kedua
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/529195/

Monday, 24 September 2012
JAKARTA– Pemerintah memperketat seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Tahun ini CPNS wajib mengikuti tes seleksi dua kali yakni tes pertama seperti yang berlaku sebelumnya dan tes kompetensi bidang (TKB). Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian PendayagunaanAparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) Ramli Effendi Naibaho mengatakan, setiap CPNS yang sudah mengikuti ujian penerimaan pada 8 September 2012 belum tentu lolos menjadi PNS sebab, ujian yang kemarin diikuti sebatas tes kompetensi dasar (TKD) yang menguji ilmu pengetahuan dan kemampuan birokrasi peserta. TKD ini tertuangdalamPeraturanKepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 9 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan CPNS. Selanjutnya ujian yang paling menentukan dalam penerimaan CPNS tenaga khusus adalah tes kompetensi bidang (TKB) yang prosedurnya ditentukan oleh masing-masing instansi.” Jadi jangan salah,pengumuman CPNS TKD ini belum menentukan seseorang menjadi PNS.

…dst

5 ) Pemerintah Fokus Kembangkan 7 Penelitian Ini
http://www.tempo.co/read/news/2012/09/24/173431526/Pemerintah-Fokus-Kembangkan-7-Penelitian-Ini

Senin, 24 September 2012 | 15:22 WIB
TEMPO.CO, Medan – Medan – Kementerian Negara Riset dan Teknologi saat ini memfokuskan penelitian pada tujuh bidang. Menteri Negera Riset dan Teknologi (Ristek) Gusti Muhammad Hatta menjelaskan, ketujuh bidang itu dipilih karena bisa berperan mempercepat pembangunan. Adapun tujuh bidang penelitian itu adalah (1) bidang pertanian dan ketahanan pangan, (2) energi (termasuk energi terbarukan), (3) teknologi dan transportasi, (4) kesehatan dan obat, (5) informasi dan teknologi, (6) material maju (nano teknologi) dan (7) industri pertahanan. “Dari semua fokus penelitian itu, ada yang sudah menghasilkan vaksin flu burung dan vaksin hepatitis b dan c dalam bidang kesehatan dan obat,” kata Gusti di Medan saat bertemu 100 peneliti Sumatera Utara, Senin 24 September 2012. Gusti mengajak, daerah terus mengembangkan kegiatan riset berbasis pada potensi sumberdaya lokal dengan melibatkan peneliti-peneliti daerah. Meski Gusti mengakui, dana penelitian di Indonesia masih kecil sehingga peneliti sulit bekerja. “Tapi saya percaya pusat penelitian mampu menghasilkan produk terbaru dengan keterbatasan pendanaan,” tutur Gusti.

…dst

6 ) LIPI Kekurangan 1.500 Peneliti Baru
http://www.tempo.co/read/news/2012/09/19/061430444/LIPI-Kekurangan-1500-Peneliti-Baru

Rabu, 19 September 2012 | 11:22 WIB
TEMPO.CO, Jakarta – Di balik prestasi sebagai salah satu dari seratus lembaga riset terbaik dunia versi Webometrics, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ternyata kekurangan tenaga peneliti. Lembaga riset tertua di Indonesia itu kini “hanya” memiliki 1.384 peneliti. “Kami minta pengangkatan baru sampai lima tahun ke depan sebanyak 1.500 peneliti,” kata Kepala LIPI, Lukman Hakim, usai acara Pengukuhan Profesor Riset LIPI, Selasa, 18 September 2012. Ia mengatakan jumlah ideal peneliti yang dimiliki lembaga riset seperti LIPI sebenarnya sekitar 5.500 orang. Jumlah itu untuk mengantisipasi para peneliti senior yang akan memasuki masa pensiun. Dalam tiga tahun ini, rata-rata lebih dari 150 peneliti yang pensiun. “Banyak profesor riset LIPI berada di usia di atas 50 tahun,” katanya. Krisis tenaga peneliti yang dihadapi LIPI terutama terjadi di tingkat peneliti muda. Karena itu, kata Lukman, pasokan tenaga baru akan diutamakan untuk mengisi posisi tersebut, meskipun pos untuk posisi yang lebih senior juga tetap ada. “Peneliti di lembaga-lembaga riset internasional itu paling tidak setingkat doktor. LIPI berjalan ke sana,” ujarnya. Dari 700 peneliti yang direkrut pada 2006-2008, sebanyak 400 orang di antaranya sedang mengikuti program master dan doktor di luar negeri.

…dst

7 ) Pemilihan Rektor UI 2012
Senat Akademik Universitas Pilih Lima Kandidat
http://www.mediaindonesia.com/read/2012/09/23/350516/293/14/Senat-Akademik-Universitas-Pilih-Lima-Kandidat

Minggu, 23 September 2012 18:57 WIB
DEPOK–MICOM: Tahapan Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Indonesia (UI) mulai memasuki tahap seleksi Senat Akademik Universitas (SAU) pada 24 hingga 27 September untuk memilih lima dari 23 Bakal Calon (balon) Rektor UI. Tahapan selanjutnya adalah seleksi akhir pemilihan rektor UI pada 9 Oktober. Pada tahap ini seluruh anggota Majelis Wali Amanat (MWA) yang berwenang untuk memilih rektor UI. “Penetapannya akan dilakukan pada 16 Oktober mendatang,” ujar Ketua Panitia Khusus Pemilihan Rektor (Pansus Pilrek) Universitas Indonesia (UI) 2012, Endriartono Sutarto kepada Media Indonesia Minggu (22/9). Ke-23 balon sudah melewati tahapan Cyber Campaign atau kampanye secara daring melalui situs sejak 8 hingga 21 September. Ia mengatakan masyarakat luas dan civitas akademika UI bebas memberikan pertanyaan kepada seluruh balon. “Melalui jawaban-jawan yang diberikan, masyarakat beserta civitas akademika UI dapat menilai seberapa layak seorang calon untuk bisa menjadi rektor,” ungkap Endriartono. Setelah itu panitia yang terdiri dari SAU dan MWA akan membuat resume dari jawaban para balon rektor untuk kemudian ditampilkan di situs pemilihan rektor UI. Endriartono menyebutkan beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi para calon rektor antara lain adalah adanya pernyataan tertulis bersedia menjadi rektor UI dan memiliki gelar doktor dari perguruan tinggi yang terakreditasi.

…dst

8 ) Calon Rektor IPB Dilarang Berkampanye
http://www.mediaindonesia.com/read/2012/09/24/350717/293/14/Calon-Rektor-IPB-Dilarang-Berkampanye

Senin, 24 September 2012 15:22 WIB
BOGOR–MICOM: Majelis Wali Amanah (MWA) dan Panitia Pemilihan Rektor (PPR) Institut Pertanian Bogor (IPB) melarang calon-calon rektor yang nantinya lolos verifikasi atau masuk sembilan besar melakukan promosi atau berkampanye di luar kampus. Ketua MWA Chozin mengatakan Sistem Pemilihan Rektor(Pilrek) IPB saat ini berbeda dengan pilrek-pilrek sebelumnya. Menurutnya, pilrek tahun lalu lebih jor-joran, namun untuk saat ini, aturan pilrek lebih sederhana. “Dengan aturan lebih sederhana ini diharapkan lebih baik. Tidak ada hura-hura. Tidak ada kampanye besar-besaran. Kalau dulu siapa yang berdana besar, boleh promosi memperkenalkan diri dengan pasang iklan besar di mana-mana. Sekarang enggak boleh,” katanya. Ketua PPR Toto Toharmat menjelaskan, semua proses dan kebutuhan untuk memperkenalkan para balon atau kampanye dilakukan oleh MWA dan PPR. Sosialisasi sembilan bakal calon rektor (BCR) akan digelar mulai 22 Oktober hingga 31 Oktober. “Semua biaya untuk promosi dari IPB. Mereka atau kesembilan bakal calon itu dilarang kampanye di luar. Termasuk pasang iklan,” kata dia. Jika pada pelaksanaannya ada calon rektor yang mempromosikan diri dengan berkampanye di luar atau juga dengan memasang iklan, menurut Chozin dan Toto, merupakan sebuah pelanggaran.

…dst

9 ) Satu Perempuan Diajukan Jadi Calon Rektor IPB
http://www.mediaindonesia.com/read/2012/09/09/350218/293/14/Satu_Perempuan_Diajukan_Jadi_Calon_Rektor_IPB

Jumat, 21 September 2012 23:15 WIB
BOGOR–MICOM: Dari 55 bakal calon pada bursa pemilihan Rektor Institut Pertanian Bogor(IPB) yang akan dilaksanakan November mendatang, hanya ada satu perempuan yang muncul, yakni Prof Dr Ir Rina Oktaviani. Rina adalah seorang guru besar di Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM). “Untuk proses pemilihan rektor kali ini memang sistemnya berbeda. Bukan mereka yang mengajukan atau melamar. Tapi mereka diusulkan oleh unit. Mungkin akan lain jika mereka sendiri yang mengajukan. Bisa banyak, karena dosen, profesor, sampai mahasiswa di IPB lebih banyak perempuan,” Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) IPB Prof Dr MA Chozin di Bogor, Jumat (21/9).

…dst

10 ) Pemerintah Dukung Perguruan Tinggi yang Diselenggarakan Pesantren
http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/688

09/23/2012
Pati, Jawa Tengah — Pemerintah mendukung penuh perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh pondok pesantren (ponpes) ataupun lembaga keagamaan yang lain. “Ada aturan tentang ma’had aly di Undang-undang Pendidikan Tinggi,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh, seusai memberikan kuliah umum di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Mathali’ul Falah Pati Jawa Tengah, Sabtu (22/9) kemarin. Dalam Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi, pasal 30 ayat 1 disebutkan bahwa Pemerintah atau masyarakat dapat menyelenggarakan pendidikan tinggi keagamaan. Sedangkan pada ayat 2 diatur tentang bentuk perguruan tinggi keagamaan tersebut yaitu dapat berupa universitas, institut, sekolah tinggi, ataupun berbentuk ma’had aly. “Jadi Undang-undang sudah mengaturnya, tidak ada diskriminasi antara pendidikan umum dan pendidikan keagamaan,” kata mantan Menkominfo tersebut.

…dst

11 ) UB Bersiap Sambut Pimnas 2013
http://kampus.okezone.com/read/2012/09/24/373/694238/ub-bersiap-sambut-pimnas-2013

Senin, 24 September 2012 15:07 wib
JAKARTA – Menyongsong Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) 2013, Biro Administrasi Kemahasiswaan (BAK) Universitas Brawijaya (UB) Malang menghelat Sosialisasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Berbagai ahli pun didatangkan sebagai narasumber dalam acara ini, yakni Reviewer Nasional PKM Anik Martina dan Juri Nasional Pimnas Bambang Dwi Argo. Kegiatan ini diikuti oleh 20 mahasiswa perwakilan masing-masing fakultas yang diharapkan menjadi kader-kader Pimnas yang akan datang, termasuk dari UB Kediri. Dalam kesempatan tersebut dipaparkan berbagai jenis PKM, yaitu: PKM-Penelitian (PKM-P), PKM-Kewirausahaan (PKM-K), PKM-Pengabdian Masyarakat (PKM-M), PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T), PKM-Penulisan Artikel Ilmiah (PKM-AI), PKM-Karsa Cipta (PKM-KC), dan PKM-Gagasan Tertulis (PKM-GT).

…dst

12 ) UII-Akakom Fokus Tingkatkan Kualitas
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/529263/

Monday, 24 September 2012
YOGYAKARTA – Universitas Islam Indonesia (UII) dan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) AKAKOM Yogyakarta akan memfokuskan diri terhadap kualitas pendidikan di kampusnya. Dengan begitu,bukan hanya pengakuan lulusan di tengah masyarakat, tapi juga dapat menjawab perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal tersebut disampaikan oleh masing-masing pimpinan kedua perguruan tinggi saat wisuda periode pertama 2012/ 2013, akhir pekan lalu. Rektor UII Yogyakarta Edy Suandi Hamid mengatakan, selain harus memiliki kompetensi sesuai kebutuhan masyarakat,lulusan UII juga dituntut untuk menjadi panutan yang baik. Guna memenuhi tuntutan itu, faktor kualitas internal dan proses pendidikan menjadi perhatian UII. “Langkah ini juga sebagai wujud nyata untuk menguatkan keunggulan dan kualitas akademik, sekaligus upaya dalam mencapai perguruan tinggi yang unggul,”kata Edy di hadapan 825 wisudawan UII dari jenjang D3 hingga S3 di auditorium Kahar Muzakhir kampus setempat.

…dst

13 ) Kaji Kehalalan Obat dan Kosmetika, LPPOM MUI Gandeng Uhamka
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita-pendidikan/12/09/24/maugwp-kaji-kehalalan-obat-dan-kosmetika-lppom-mui-gandeng-uhamka

Senin, 24 September 2012, 15:00 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) melibatkan Fakultas Farmasi dan Sains Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) untuk mengkaji kehalalan produk obat-obatan dan kosmetika di Indonesia. “Obat dan kosmetik punya pasar sangat besar di Indonesia tapi kebanyakan tidak terjamin kehalalannya, Uhamka dinilai punya kemampuan mengkaji soal ini,” kata Rektor Uhamka Prof Dr Suyatno MPd usai Kuliah Umum Perdana yang dihadiri 3.593 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) di Jakarta, Senin. Dalam kaitannya dengan kerja sama tersebut Uhamka, ujar Suyatno, sudah menyediakan dana pembangunan laboratorium uji halal pada obat dan kosmetika senilai Rp2-3 miliar, dan sedang mendata obat dan kosmetika yang akan dikaji kehalalannya. Kerja sama antara LPPOM MUI dengan Uhamka, ujarnya, mencakup bidang pengkajian dan penelitian yang merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MOU) yang telah ditandatangani tahun lalu.

…dst

14 ) Pertamina Sebar Beasiswa ke 17 PTN
http://kampus.okezone.com/read/2012/09/22/373/693707/pertamina-sebar-beasiswa-ke-17-ptn

Senin, 24 September 2012 09:05 wib
JAKARTA – Pertamina Foundation akan menjaring mahasiswa berprestasi di 17 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia. Uniknya, beasiswa bagi 205 mahasiswa ini tidak saja mensyaratkan nilai akademik tetapi juga diperuntukan bagi mereka yang memiliki wawasan dan berbudaya lingkungan. “Kami ingin memberikan kesempatan lahirnya calon-calon pemimpin bangsa yang mampu menerapkan dan mengajak orang lain untuk berbudaya lingkungan,” ujar Direktur Eksekutif Pertamina Foundation Nina Nurlina Pramono, dalam siaran pers yang diterima Okezone, Senin (24/9/2012). Sesuai tujuan tersebut, lanjut Nina, maka program ini dinamakan Beasiswa Sobat Bumi Pertamina Foundation. Program ini hadir untuk mendukung terwujudnya kehidupan dan budaya ramah lingkungan di kalangan mahasiswa.

…dst

15 ) Pendidikan Karakter Jangan Sekadar Jadi Ilmu Pengetahuan
http://edukasi.kompas.com/read/2012/09/24/14110937/Pendidikan.Karakter.Jangan.Sekadar.Jadi.Ilmu.Pengetahuan

Senin, 24 September 2012 | 14:11 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Pengamat Pendidikan Institut Teknologi Bandung (ITB), Iwan Pranoto menyampaikan, pemerintah harus memberikan materi pendidikan karakter dengan formulasi yang tepat. Menurutnya, pemerintah dan tenaga pendidik jangan terjebak menyampaikan materi mengenai pendidikan karakter hanya sebatas sebagai ilmu pengetahuan dan kemudian lupa menekankan subtansi untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. “Maka saya bilang jangan dijadikan mata pelajaran, nanti jadinya hanya sebatas ilmu pengetahuan, padahal bukan,” kata Iwan kepada Kompas.com, Senin (24/9/2012). Jika pemahamannya melenceng, lanjut Iwan, nantinya cara penyampaian juga akan tidak tepat. Akhirnya, pendidikan karakter dianggap sebagai mata pelajaran, diujikan, dan semua berlomba-lomba untuk mendapatkan nilai tinggi. “Jangan seperti itu. Jangan diujikan, dan bukan sekadar mendapat nilai tinggi tapi tak ada jaminan para siswa mengerjakan soal ujian tanpa mencontek. Lebih tepat jika menyelipkan muatan pendidikan di semua mata pelajaran,” pungkasnya.

…dst

16 ) Gagasan Unas Tanpa Pengawas Mulai Tuai Dukungan
PGRI Ingatkan Kualitas Soal Harus Prima

http://www.jpnn.com/read/2012/09/24/140725/Gagasan-Unas-Tanpa-Pengawas-Mulai-Tuai-Dukungan-
Senin, 24 September 2012 , 05:50:00
JAKARTA – Gagasan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyelenggarakan ujian nasional (unas) tanpa ada guru pengawas di setiap ruang ujian, mulai memunculkan tanggapan beragam. Diantaranya ada yang mendukung gagasan ini, asalkan Kemendikbud berani menjamin kualitas soal ujian. Gagasan tadi digunakan untuk menjamin kejujuran unas. Diantara nada dukungan terhadap gagasan unas tanpa menggunakan guru pengawas, keluar dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Induk organisasi profesi guru itu mengakui jika sampai sekarang publik masih menuding jika guru sendiri terlibat di lingkaran kecurangan unas. “Sudah kita fair saja. Mulai dari siswa, guru, kepala sekolah, hingga kepala daerah selama pelaksanaan unas menginginkan tingkat kelulusan yang setinggi-tingginya,” tutur Ketua Umum PB PGRI Sulistyo saat dihubungi dari Jakarta, Minggu (23/9). Sayangnya, untuk mewujudkan tingkat kelulusan yang tinggi itu, kaidah-kaidah kejujuran telah rontok. Selama program unas berjalan, Sulistyo mengatakan ada mata rantai upaya penekanan yang sistematis. Dimulai dari kepala daerah menekan kepala dinas pendidikan setempat. Kemudian kepala dinas menekan kepala sekolah. Selanjutnya, kepala sekolah menekan jajaran guru. Dan terakhir, tidak jarang muncul laporan dari masyarakat ada guru yang “membantu” siswa mengerjakan unas.

…dst

17 ) Jual Ijazah di Kafe, Pria Ini Diringkus Polisi
http://regional.kompas.com/read/2012/09/24/14352259/Jual.Ijazah.di.Kafe.Pria.Ini.Diringkus.Polisi

Senin, 24 September 2012 | 14:35 WIB
MALANG, KOMPAS.com — Rega, warga Jalan Candi, Gang IIIB, Kota Malang, Jawa Timur, harus mendekam di sel tahanan Mapolresta Malang. Ia diketahui melakukan penipuan penjualan ijazah palsu pada 20 orang yang ingin memiliki ijazah. Harga ijazah mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 8 juta. Kasatreskrim Polresta Malang Ajun Komisaris James Hutajulu saat gelar kasus di Mapolresta Malang, Senin (24/9/2012), mengatakan, kasus ini terjadi pada 26 Maret lalu, tetapi korban melapor ke polisi baru pada 15 September lalu. Tersangka ditangkap di sebuah kafe di Kota Malang saat menawarkan kepada pengunjung kafe. Lanjut James, sebenarnya ijazah yang ditawarkan pelaku tidak pernah ada. “Ijazahnya memang tidak ada. Pelaku hanya berniat mau menipu orang. Gaya menawarkan seperti sales,” jelasnya. “Sampai saat ini, para korban yang lain belum melapor. Dan, belum ada indikasi kalau modus ini ada jaringannya. Tersangka melakukan sendirian,” lanjut James.

…dst

18 ) DPR Pangkas Perjalanan Dinas Kementerian dan Lembaga
http://nasional.kompas.com/read/2012/09/24/15125968/DPR.Pangkas.Perjalanan.Dinas.Kementerian.dan.Lembaga

Senin, 24 September 2012 | 15:12 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Pimpinan DPR dan pimpinan Badan Anggaran (Banggar) sepakat memangkas anggaran perjalanan dinas untuk kementerian/lembaga sebesar 30-40 persen dari yang diusulkan tahun 2013 atau sekitar Rp 21 triliun. Anggaran itu akan dialihkan untuk pembangunan infrastruktur dan program prorakyat lainnya. “Kami usahakan pengurangan 40 persen, tetapi sedikit-dikitnya 30 persen. Akan ada penghematan antara Rp 6 triliun dan Rp 8 triliun,” kata Ketua DPR Marzuki Alie, seusai rapat antara pimpinan DPR dan Banggar di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin ( 24/9/2012 ). Rapat dihadiri pimpinan DPR lainnya, yakni Priyo Budi Santoso, Anis Matta, Taufik Kurniawan, dan Pramono Anung. Adapun, Pimpinan Banggar yang hadir adalah Ketua Banggar Ahmadi Noor Supit dan Tamsil Linrung.

…dst

19 ) Presiden Termiskin, Sumbang 90 Persen Gajinya
http://www.metrotvnews.com/metronews/news/2012/09/24/107233/Presiden-Termiskin-Sumbang-90-Persen-Gajinya/3

Senin, 24 September 2012 12:02 WIB
Metrotvnews.com, Montevideo: Presiden Uruguay, José Mujica, mendapat sebutan el presidente mas pobre atau presiden termiskin. Mujica mendapat julukan tersebut, karena presiden 77 tahun itu menyumbangkan hampir semua gaji presidennya. Kepada koran Spanyol, El Mundo, Mujica mengatakan bahwa dia menerima gaji $12.500 sebulan atau Rp 118,9 juta. Namun, ia hanya mengambil $1.250 atau Rp 11,89 juta dari gajinya. “Saya cukup dengan jumlah itu. Saya harus mencukupkan diri dengan jumlah itu, karena banyak orang Uruguay yang hidup dengan lebih sedikit dari jumlah itu,” kata Mujica. Mujica dan istrinya, yang seorang senator, tinggal di sebuah peternakan di Montevideo. Pengeluaran terbesarnya adalah untuk membeli mobil Volkswagen Beetle seharga $1.945 atau Rp 18,5 juta. Tanpa kekayaan, rekening bank dan bahkan sedikit hutang, Mujica mengatakan masih bisa tidur tenang. Banyak yang berkata, Uruguay mengalami masa jaya saat dipimpinnya. Meski demikian ia tak takut jika kelak jabatannya berakhir.

…dst