1 ) PTN Minta Komitmen Pembiayaan
Kekurangan Perguruan Tinggi Ditutup BOPTN
http://edukasi.kompas.com/read/2012/09/28/2221295/PTN.Minta.Komitmen.Pembiayaan

Jumat, 28 September 2012 | 22:21 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Keterjangkauan biaya kuliah yang diharapkan pemerintah akan dimulai pada tahun ajaran 2013/2014 yang didukung perguruan tinggi negeri. Namun, perguruan tinggi negeri (PTN) meminta komitmen pemerintah untuk memberikan anggaran memadai guna menjamin kualitas layanan pendidikan tinggi bagi masyarakat. “Tentu saja keinginan baik pemerintah supaya biaya kuliah terjangkau masyarakat kami dukung. Namun, kebijakan tersebut harus menguntungkan semua pihak, baik pemerintah, mahasiswa, maupun perguruan tinggi,” kata Rochmat Wahab, Rektor Universitas Negeri Yogyakarta, Jumat (28/9/2012). Hal senada disampaikan Idrus Paturusi, Rektor Universitas Hasanuddin, Makassar. “Jika pemerintah memang berkomiten akan memberlakukan biaya kuliah yang terjangkau, nantinya program studi yang selama ini dikeluhkan mahal juga akan terbantu,” kata Idrus. Menurut Idrus, yang juga Ketua Majelis Rektor PTN Indonesia, saat ini pihak kampus sudah diminta untuk menghitung satuan biaya masing-masing program studi (prodi). Dari penghitungan tersebut, nanti akan ditetapkan berapa biaya yang bisa dipungut dari mahasiswa. Jika masih ada kekurangan, pemerintah akan menyubsidi ke kampus lewat bantuan operasional PTN (BOPTN).

…dst

2 ) Mendikbud Akan Mantapkan Standar Pendidikan Nasional
http://www.pikiran-rakyat.com/node/205247

Jumat, 28/09/2012 – 19:53
JAKARTA, (PRLM).- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh mengatakan, standar pendidikan nasional yang ada saat ini perlu dimantapkan. Bukan sekadar di atas kertas, tapi juga diterjemahkan dalam bahasa aksi. Tujuannya, agar standar tersebut bisa menjawab tantangan pendidikan yang semakin kompleks. “Sebisa mungkin selain pemantapan standar itu, masukkan variabel-variabel yang sifatnya intangible (karakter), agar tidak terjebak dalam angka kuantitatif. Kualitatif juga harus didorong,” tutur Mendikbud saat mengukuhkan 31 anggota Badan Akreditasi Nasional (BAN) Perguruan Tinggi, Sekolah dan Madrasah, serta Pendidikan Non Formal, di Graha Utama Kemdikbud, Jumat (28/9). Sebagai badan mandiri, Mendikbud menegaskan, BAN tidak berjalan sendiri. Ada komponen lain dalam sistem pendidikan yang sama-sama memiliki tugas, wewenang yang tujuan akhirnya adalah untuk meningkatkan akses, mutu, dan relevansi. “Tingkatkan fungsi koordinasi. Karena posisinya tidak sendiri, tidak boleh mengabaikan catatan-catatan atau rekomendasi dari seluruh bagian keluarga besar Kemdikbud,” katanya. Mendikbud juga meminta agar setiap entitas yang ada di keluarga besar Kemdikbud tetap menggunakan tiga prinsip dalam meningkatkan kinerja. Kinerja lokal, kinerja institusi terkecil, dan kinerja yang langsung dirasakan masyarakat yaitu kinerja prestasi. Untuk mendukung kinerja tersebut, Menteri Nuh menekankan penggunakan TIK, berbagi sumber daya, dan integrasi proses.

…dst

3 ) Tingkatkan Doktor, Universitas Massey Teken MoU dengan Dikti
http://kampus.okezone.com/read/2012/09/28/373/696442/tingkatkan-doktor-universitas-massey-teken-mou-dengan-dikti

Jum’at, 28 September 2012 15:04 wib
JAKARTA – Perguruan-perguruan tinggi dan pusat pendidikan tinggi dari Selandia Baru berencana untuk meningkatkan kemitraan lebih lanjut dengan Indonesia. Salah satu perguruan tinggi tersebut adalah Universitas Massey. Maka, belum lama ini Universitas Massey menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (Kemendikbud) dengan tujuan meningkatkan jumlah mahasiswa program Doktor dari Indonesia untuk menerima dana dan melanjutkan studi mereka di universitas tersebut. Tidak hanya itu, kemarin Universitas Massey yang diwakili langsung oleh sang Rektor, yakni Steve Maharey dan Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia David Taylor kembali melakukan penandatanganan nota kesepahaman. Kali ini, Universitas Airlangga (Unair) Surabaya pun didapuk sebagai mitra.

…dst

4 ) Unhas Dorong Dialog Antarbangsa
http://edukasi.kompas.com/read/2012/09/29/0927404/Unhas.Dorong.Dialog.Antarbangsa.

Sabtu, 29 September 2012 | 09:27 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Universitas Hasanuddin (Unhas) menganugerahkan penganugerahan gelar doctor honoris causa kepada Pangeran El Hasan bin Talal di Royal Scientific Society, Yordania. Penghargaan untuk bidang multicultural communication for human and nation development itu bertujuan mendorong dialog antarbangsa di muka bumi ini. Dalam siara pers yang diterima Kompas Jumat (28/9/2012) malam, Rektor Unhas Idrus A Paturusi menyebutkan, gelar doktor HC tersebut merupakan bentuk apresiasi Unhas atas peran global yang telah dimainkan oleh Pangeran El Hassan bin Talal. “Beliau konsisten mencurahkan perhatiannya dalam memperkuat dan menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan melalui aktivitas kemanusiaannya. Semua itu merupakan bagian dari upaya menciptakan perdamaian, hubungan sosial budaya dan saling menghargai sesama bangsa dan negara, baik di lingkungan negara-negara Arab maupun antarbangsa secara umum,” kata Idrus. Pangeran El Hassan bin Talal yang lahir Amman 20 Maret 1947 merupakan putra bungsu mendiang Raja Talal dan Ratu Zein El Sharaf. Ia merupakan adik dari almarhum Mulia Raja Hussein. El Hassan bin Talal secara resmi menerima takhta sebagai Putra Mahkota Yordania, pada April 1965. Ia kemudian menerima mahkota raja yang diwariskan Raja Hussein pada Januari 1999.

…dst

5 ) Marak Cybercrime, Unissula Buka Program Doktor Ilmu Hukum
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/09/29/200381/Marak-Cybercrime-Unissula-Buka-Program-Doktor-Ilmu-Hukum

29 September 2012
SEMARANG- Era demokrasi membawa konsekuensi terhadap terbukanya keran kebebasan berekspresi, termasuk di dunia maya. Dalam hal transaksi pun demikian, seakan tak berbatas dan bersekat seiring dengan teknologi digital yang kian canggih. Namun, yang perlu diingat, kejahatan yang terjadi di dunia maya juga kian besar dengan beraneka rupa modus. Rektor Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Prof Dr Laode M Kamaluddin mengamati, payung hukum tentang kejahatan di dunia maya masih generik dan sedikit, apalagi mengenai transaksi elektronik. ”Kami memandang cyberlaw bisa menjadi area riset dan pengajian bagi perkembangan hukum di Indonesia. Karena itu, mulai tahun ini kami berrinisiatif membuka Program Doktor Ilmu Hukum dengan pengembangan keilmuan mengarah pada cyberlaw,” katanya, kemarin di Gedung Fakultas Hukum Kampus Kaligawe.

…dst

6 ) Psikolog: Tawuran Akibat Sekolah Tak Tanamkan Empati
http://edukasi.kompas.com/read/2012/09/28/21474664/Psikolog.Tawuran.Akibat.Sekolah.Tak.Tanamkan.Empati

Jumat, 28 September 2012 | 21:47 WIB
SEMARANG, KOMPAS.com – Psikolog Universitas Katolik Soegijapranata Semarang Ferdinand Hindiarto menilai maraknya tawuran pelajar akibat pendidikan di sekolah yang tak menanamkan empati pada siswa. “Kurikulum pendidikan sekarang ini hampir tidak memberi porsi penanaman empati, rasa, dan pengolahan hati di kalangan siswa. Semua cenderung mementingkan aspek akademik,” katanya, di Semarang, Jumat (28/9/2012). Menurut dia, penanaman empati kepada kalangan siswa sangat dibutuhkan untuk menumbuhkan rasa saling menghormati, saling memahami, dan saling menyayangi, tetapi sayangnya porsinya dalam kurikulum minim. Kalaupun ada penanaman empati, kata dia, cenderung diberikan sebatas pengetahuan yang tentu tidak akan efektif, sebab empati berkaitan dengan rasa yang harus ditanamkan, bukan hanya sekadar diajarkan. Ia mengungkapkan cara menumbuhkan empati di kalangan siswa banyak sekali, misalnya program live in yang mengharuskan siswa tinggal sementara dan membaur dengan kalangan masyarakat kurang beruntung. “Bisa pula dengan mengajak melihat kehidupan anak jalanan, pengamen, atau menjenguk temannya yang sakit. Di situlah empati akan muncul, merasakan penderitaan orang lain, sulitnya mencari uang,” katanya.

…dst

7 ) AKSES INFORMASI
Indonesia Miliki 7.000 Badan Publik
http://cetak.kompas.com/read/2012/09/29/05275729/indonesia.miliki.7.000.badan.publik

Sabtu, 29 September 2012
Jakarta, Kompas – Indonesia memiliki sekitar 7.000 badan publik, baik berbentuk lembaga negara maupun lembaga swadaya masyarakat. Badan publik adalah institusi yang dibiayai oleh negara atau memanfaatkan dana bantuan dari luar negeri. “Namun, hingga sekarang Komisi Informasi baru bisa memantau 120 badan publik,” kata Abdul Rahman Ma’mun, Ketua Komisi Informasi Pusat, Jumat (28/9), dalam acara diskusi publik Manfaat Keterbukaan bagi Badan Publik dan Masyarakat. Komisi Informasi sebagai lembaga independen bertugas untuk mendorong dan membantu masyarakat mendapatkan akses informasi seluas-luasnya dari badan publik. Selain itu, badan ini juga membantu menyelesaikan konflik jika masyarakat sulit mendapatkan informasi. “Masyarakat yang merasa kesulitan mendapatkan informasi yang diinginkan bisa meminta bantuan Komisi Informasi agar informasi itu bisa diperoleh,” kata Ma’mun. Keterbukaan informasi pada badan publik ini diatur melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008. Dalam UU ini diamanatkan bahwa masyarakat memiliki hak mendapatkan seluruh informasi yang dimiliki badan publik. Badan publik memiliki kewajiban membuka akses informasi tanpa harus diminta masyarakat. Tujuan didirikannya Komisi Informasi ini agar kepercayaan masyarakat terhadap badan publik meningkat. Dyah Paramita, peneliti di bidang lingkungan, pernah bersengketa dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) karena kesulitan mendapatkan data. Setelah dimediasi Komisi Informasi Pusat, akhirnya data itu diperoleh. “Namun, butuh waktu lebih dari tiga bulan untuk mendapatkan data,” ujarnya. (IND)

***

8 ) Mahasiswa Mulai Bergerak Dukung KPK
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/530883/

Saturday, 29 September 2012
YOGYAKARTA – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KM Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menuding revisi terhadap Undang-Undang (UU) No 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diajukan Komisi III DPR menjadi bagian dari skenario besar pelemahan lembaga antikorupsi tersebut. Masyarakat diminta melakukan pe ngawasan ketat terhadap upaya tersebut. Peranan KPK dalam memberantas korupsi sudah diakui banyak pihak. Namun, keberhasilan itu menjadikan pihakpihak tertentu terusik dan berupa ya melemahkannya. “KPK sebagai lembaga harus di dukung penuh masyarakat untuk memberantas korupsi di negeri ini,” tandas Kadep Sosial Politik BEM KM UNY Jefry Moa saat berdemonstrasi mendukung KPK bersama lima temannya di depan lobi Gedung DPRD DIY, kemarin. KPK dibentuk dengan UU No 30/2002 setelah adanya penilaian bahwa keberadaan polisi dan kejaksaan tidak mampu bekerja optimal menangani kasus korupsi. Penindakan kasus korupsi yang melibatkan pejabat dari institusi ke polisian, kejaksaan, dan DPR menjadi dasar munculnya skenario besar melemahkan KPK. “Kasus Cicak vs Buaya, kasus Bibit Chandra. Itu semua adalah upaya melemahkan KPK,” katanya.

…dst

9 ) MWA gelar rapat evaluasi calon rektor IPB
http://www.antaranews.com/berita/335823/mwa-gelar-rapat-evaluasi-calon-rektor-ipb

Jumat, 28 September 2012 21:29 WIB
Bogor (ANTARA News) – Majelis Wali Amanat Institut Pertanian Bogor menggelar rapat tertutup yang dihadiri sejumlah anggotanya serta panitia pemilihan rektor terkait evaluasi calon-calon rektor perguruan tinggi negeri itu untuk pemilihan pada akhir 2012 mendatang. “Kami (MWA) hanya menggelar rapat rutin, rapat hari ini sifatnya hanya monitoring dan evaluasi pelaksanaan pemilihan rektor yang sudah memiliki 55 nama bakal calon,” kata Ketua MWA Prof Dr MA Chozin, saat dihubungi usai rapat yang digelar di Sekretariat MWA IPB, Bogor, Jumat malam. Chozin mengatakan, belum ada agenda penting yang dibahas dalam rapat kali ini. Pihaknya hanya melakukan monitoring dan evaluasi bakal calon rektor yang telah terjaring pada 18 September lalu. Hingga kini pun, lanjut Chozin, belum ada bakal calon yang mengembalikan persyaratan administrasi pemilihan. “Waktunya masih panjang untuk masa pengembalian. Nanti tanggal 19 Oktober akan kami sampaikan hasilnya kepada media,” katanya.

…dst

10 ) MNC-AMIKOM Kerja Sama Animasi
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/530890/

Saturday, 29 September 2012
YOGYAKARTA – Perkembangan industri animasi di Indonesia menunjukkan perkem bangan signifikan. Ini di tandai bermunculnya perusahaan animasi. Terutama dalam memproduksi film-film animasi. Perkembangan ini berdampak terhadap kebutuhan tenaga-tenaga ahli dan profesional dalam bidang terse but. Melihat potensi tersebut, 10 industri kreatif Asia, satu di antaranya MNC Picture mrintis kerja sama dengan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) AMIKOM Yogyakarta, yakni melalui Autodesk Digital En – ter tainment Creation Industry Networking Session yang digelar pada Selasa (25/9). Ketua STMIK AMIKOM Yogyakarta Suyanto menerima langsung rombongan industri kreatif Asia itu di Ruang Citra 2, kampus ini. Sepuluh industri kreatif yang menyambanginya adalah PT MNC Pictures-MNC Group, Biznet Networks, DreamtoOn Animation Studios, Fly Studio Sdn Bhd, Lemon Sky Animation Sdn Bhd, Pixelpost Sdn Bhd, Polyassets United (M) Sdn Bhd, PT Mataram Surya Visi, Young Jump Animation Sdn Bhd, dan PT Ki – nema Systrans Multimedia (Infinite Studio).

…dst

11 ) Fresh Graduated UT Capai 20 Persen
http://www.jpnn.com/read/2012/09/29/141392/Fresh-Graduated-UT-Capai-20-Persen-

Sabtu, 29 September 2012 , 13:29:00
JAKARTA – Setelah mendapat dukungan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh, Universitas Terbuka (UT) tak henti-hentinya menjaring mahasiswa baru, khususnya dari kalangan fresh graduated atau siswa yang baru lulus SLTA. Rektor UT Tian Belawati PhD mengatakan, saat ini mahasiswa UT dari kalangan fresh graduated sudah mencapai 20 persen atau sekitar 123.000 mahasiswa dari total 585.700 mahasiswa. “Tahun ini kami juga menjaring mahasiswa baru dari Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) dengan menargetkan lima persen dari 900 ribu pendaftar SPMB,” katanya di sela-sela Bedah Kampus dengan tema `Membuka Akses Perguruan Tinggi Bagi Semua’, kampus UT di Jakarta. Untuk merangsang calon mahasiswa, lanjut Tian, pihaknya juga menawarkan 150 beasiswa Bidik Misi. “Selain itu, UT juga bekerja sama dengan Mitra UT dalam menambah jumlah beasiswa bagi mahasiswa baru melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) yang secara berkala akan ditambah setiap tahunnya,” jelas dia.

…dst

12 ) Wow, Sepeda Listrik UNS Mampu Jungkir Balik
http://www.mediaindonesia.com/read/2012/09/29/351946/293/14/Wow-Sepeda-Listrik-UNS-Mampu-Jungkir-Balik

Sabtu, 29 September 2012 03:31 WIB
SOLO–MICOM: Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo, Jawa Tengah kembali memamerkan karya kreasi terbarunya. Kali ini sebuah sepeda listrik yang mampu jungkir balik dan berputar 360 derajat saat dikendarai. Sepeda yang diberi nama Electric Two-Wheeled Vehicle (ETV) itu dibuat oleh empat mahasiswa program Diploma 3 Fakultas Teknik Mesin. Mereka adalah, Indra Nugroho, Muh. Nur Hidayat, Puji Suyudi, dan singgih Yohan Sambada. “Sepeda ini dibuat dalam rangka tugas akhir mereka,” jelas Ubaidillah, dosen pembimbing ke empat mahasiswa tersebut saat ditemui di ruang humas UNS, Jumat (28/9). Dari sisi desain, wujud ETV yang memiliki lebar 1,3 meter dan tinggi 1,5 meter ini terbilang sederhana. Sekilas bentuknya mirip ayunan yang ada ditaman bermain dengan roda di kedua sisinya.

…dst

13 ) Kembangkan Posdaya, Damandiri Rangkul 170 PT
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/09/29/200378/Kembangkan-Posdaya-Damandiri-Rangkul-170-PT

29 September 2012
SEMARANG- Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (Damandiri) yang diketuai Prof Dr Haryono Suyono menjalin kerja sama dengan 170 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Tujuannya mengembangkan gerakan Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) sebagai wadah delapan gerakan masyarakat. Haryono yang merupakan mantan Menko Kesra dan Kepala BKKBN itu mengatakan, saat ini telah ada lebih dari 120.000 Posdaya yang berada di 200 kota/kabupaten. Sementara di Jawa Tengah memiliki sekitar 5.000 posdaya. “Kami telah melakukan kerja sama dengan beberapa universitas. Di Jawa Tengah ada Undip dan IAIN Walisongo,” kata Haryono seusai menandatangani MoU dengan IAIN Walisongo Semarang, belum lama ini. Menurutnya, Posdaya memiliki peran signifikan dalam pemberdayaan masyarakat. Sebagaimana delapan fungsi yang diterapkan, yakni fungsi peningkatan keimanan, pengembangan budaya bangsa, cinta kasih, dan perlindungan. Ditambah fungsi peduli kesehatan, peduli pendidikan, fungsi kewirausahaan, dan perbaikan lingkungan.

…dst

14 ) Mendikbud Pilih Opsi Stop At All Cost Atasi Tawuran Pelajar
http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/704

09/28/2012
Jakarta — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menggelar pertemuan bersama antara Kemdikbud dengan manajemen SMA N 6 dan SMA N 70 untuk membahas solusi dalam rekonsiliasi kedua sekolah. Pertemuan berlangsung di Gedung A Kemdikbud, pada Jumat (28/9) siang. Dalam pertemuan tersebut, Mendikbud mengutarakan ada tiga opsi yang bisa dilakukan dalam menghadapi kasus tawuran pelajar. “Ini adalah kejadian besar. Beberapa koran bahkan menjadikannya sebagai headline. Ini adalah kasus besar. Itu kesan publik. Artinya kasus ini tidak bisa diselesaikan dengan cara biasa,” katanya. Ia mengatakan, opsi pertama dalam menghadapi masalah tawuran pelajar adalah mendukung kesuburan tawuran pelajar dengan memberikan modal yang maksimum agar kualitas tawurannya semakin tinggi. “Bagaimana, apa perlu kita seperti itu? Beri mereka bedil supaya banyak korban yang jatuh. Saya pikir tak akan ada yang setuju karena ini tidak waras,” ucapnya. Opsi kedua adalah menyelesaikan permasalahan secara alami. Semua pihak cukup melarang dan kemudian ketika tawuran kembali terulang, dibiarkan selesai secara alami. Sementara opsi ketiga adalah dengan cara stop at all cost, yaitu berusaha membuatnya berhenti, berapa pun biaya yang harus dikeluarkan. “Sebagai penanggung jawab di dunia pendidikan, saya ambil opsi yang ketiga. Siapa pun yang menghadang, kita tabrak. Siapa yang menghalangi, kita sikat. Ini soal masa depan generasi, virus yang luar biasa. Maka stop at all cost,” kata Mendikbud tegas.

…dst

15 ) Tim Khusus Awasi SMAN 6 dan SMAN 70
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/530912/38/

Saturday, 29 September 2012
JAKARTA – Terhitung mulai Jumat kemarin hingga satu bulan ke depan, SMAN 6 dan SMAN 70 Jakarta akan mendapatkan pengawalan dan pengawasan khusus dari tim yang melibatkan unsur kepolisian, internal sekolah, dan alumni. Tim khusus ini diharapkan bisa memberikan rasa aman bagi pelajar kedua SMA yang berseteru tersebut sehingga mereka tidak ragu kembali melakukan aktivitas belajar pada Senin depan (1/10). Pengawasan tidak hanya saat belajar di kelas, kegiatan eksternal juga akan dipantau. Pembentukan tim khusus ini merupakan salah satu solusi jangka pendek yang diambil dalam rapat bersama yang mempertemukan pimpinan, komite, alumni, dan pengurus OSIS SMAN 6 dan SMAN 70 Jakarta di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jakarta kemarin.

…dst

16 ) Pendidikan Karakter untuk Standar Nasional Pendidikan
http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/701

09/28/2012
Jakarta — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh mengatakan, standar pendidikan nasional yang ada saat ini perlu dimantapkan. Bukan sekadar di atas kertas, tapi juga diterjemahkan dalam bahasa aksi. Tujuannya, agar standar tersebut bisa menjawab tantangan pendidikan yang semakin kompleks. “Sebisa mungkin di samping delapan standar itu, masukkan variabel-variabel yang sifatnya intangible (karakter), agar tidak terjebak dalam angka kuantitatif. Kualitatif juga harus didorong,” demikian disampaikan Mendikbud saat mengukuhkan 31 anggota Badan Akreditasi Nasional (BAN) Perguruan Tinggi, Sekolah dan Madrasah, serta Pendidikan Non Formal, di Graha Utama Kemdikbud, Jumat (28/09). Sebagai badan mandiri, Mendikbud menegaskan, BAN tidak berjalan sendiri. Ada komponen lain dalam sistem pendidikan yang sama-sama memiliki tugas, wewenang yang tujuan akhirnya adalah untuk meningkatkan akses, mutu, dan relevansi.

…dst

17 ) Tiga SMK DIY Dapat Dana Miliaran Rupiah
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/530887/

Saturday, 29 September 2012
YOGYAKARTA– SMK kini menjadi idola para siswa. Untuk meningkatkan kualitas SMK, pemerintah menyiapkan anggaran hingga Rp1,2 triliun yang disokong Bank Pembangunan Asia hingga USD80 juta. Upaya peningkatan tersebut diupayakan melalui Proyek Penguatan Pendidikan Menengah Kejuruan Indonesia atau Indonesian Vocational Education Strengthening Project (Inest). Proyek ini direncanakan ber jalan 2008–2013 nanti. Terkait hal ini, kemarin dilakukan peresmian 90 SMK pilihan dari 33 provinsi se-Indonesia di SMK Negeri 2 Kasihan, Bantul. Kepala SMK Negeri 2 Kasihan Samsuri Nugroho mengungkapkan, 90 sekolah ini tiap sekolahnya mendapatkan da – na hibah Rp3–6 miliar. Dana dicairkan secara bertahap setiap bulannya. “Penerimaan dana hibah itu juga dilakukan audit dan dilihat program-prog ramnya. Kalau ada peningkatan mutu dan kualitasnya maka ditingkatkan juga bantuan dananya,” tandasnya kemarin. Untuk menjadi salah satu dari 90 SMK terpilih itu, pihak sekolah wajib mengajukan proposal. Kemudian, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memutuskan sekolah mana yang mendapatkan dana hi – bah dilihat dari per kebangan nya masing-masing.

…dst

18 ) Kapal Perang Rp 114 Miliar Ludes Terbakar
http://www.jpnn.com/read/2012/09/29/141359/Kapal-Perang-Rp-114-Miliar-Ludes-Terbakar-

Sabtu, 29 September 2012 , 04:24:00
BANYUWANGI – Kapal cepat rudal (KCR) KRI Klewang milik TNI AL yang baru diluncurkan pada 31 Agustus 2012 lalu dari galangan kapal PT Lundin Industrty Invest, Banyuwangi, ludes terbakar Jumat (28/9) sore. Tidak satupun barang dari kapal yang kini bersandar di dermaga Pangkalan TNI AL Banyuwangi itu berhasil diselamatkan. Belum diketahui secara pasti penyebab terbakarnya kapal perang jenis Trimaran milik TNI AL yang konon tercanggih ini. Saat kapal perang ini terbakar, sebenarnya masih dalam proses finishing. Puluhan pekerja, hingga kemarin masih ada yang memasang mesin. “Yang di kapal ada sekitar 60 orang pekerja,” cetus salah satu pekerja pada Jawa Pos Radar Banyuwangi. Dengan tidak mau menyebut identitasnya pekerja ini membeberkan, sebelum kapal perang senilai Rp 114 miliar ini terbakar, semua lampu yang ada di kapal tiba-tiba padam. Selanjutnya, ada percikan api dari arah mesin yang ada di bagian tengah. “Ada api, kita semua langsung lari,” terangnya. Pekerja ini menjelaskan, api yang ada dibagian tengah kapal dalam waktu singkat sudah membesar. Angin yang bertiup cukup besar di sekitar Selat Bali, membuat api cepat menjalar hingga membakar bagian lain dari kapal yang berbahan baku composit tersebut.

…dst